Pengurus Paguyuban Muslimah NTB Periode 2022-2025 Dikukuhkan
Sekda NTB mengukuhkan pengurus Paguyuban Muslimah NTB, diharapkan pengurus baru ebih solid serta dapat berkontribusi maksimal untuk masyarakat
MATARAM.lombokjournal.com ~ Pengukuhan pengurus Paguyuban Muslimah Nusa Tenggara Barat masa bhakti 2022-2025 dikukuhkan di Pendopo Gubernur, Sabtu (30/07/22).
Sekertaris Daerah Provinsi NTB, H. Lalu Gita Ariadi saat mengukuhkan kepengurusan baru itu berharap kepemimpinan yang baru bisa lebih solid serta dapat berkontribusi maksimal untuk masyarakat.
Acara pengukuhan itu dihadiri oleh Ustaz H. Abdul Somad Batubara atau yang kerap disapa UAS.
Sementara itu, Rini Jati Ayu, Ketua Pelantikan Pengurus sekaligus Ketua Paguyuban Muslimah NTBmenyebutkan, pengurus yang dilantik berjumlah 100 orang berasal dari berbagai organisasi muslimah di NTB.
Paguyuban Muslimah NTB sendiri, memiliki visi memupuk silaturahmi antar organisasi muslimah yang ada di NTB. Serta membumikan Islam dalam wujud amal saleh untuk kesempurnaan iman.
Paguyuban Muslimah NTB juga merupakan perjuangan umat khususnya Muslimah NTB. Khususnya dalam memperjuangkan nilai-nilai keumatan yang mutlak serta pendidikan dalam masyarakat dengan nilai-nilai tauhid dan iman.
“Paguyuban Muslimah NTB memiliki visi memupuk silaturahmi antar organisasi muslimah. Membumikan islam dalam wujud amal saleh untuk kesempurnaan iman,” tandasnya.***
Serem, Warga Sering Jumpa Kuntilanak di Lingkok Rumbuk
Cerita Warga Rumbuk, Lombok Timur, ada lingkok yang memang serem, warga sering melihat Kuntilanak di Lingkok di Desa Rumbuk itu
LOTIM.lombokjournal.com ~ Dalam perspektif sains, keberadaan hantu masih diragukan, namun dalam perpektif budaya dan tradisi ada pandangan lain.
Hantu melekat dan diyakini turun-temurun dan mendapatkan legitimasi oleh narasi agama.
Di Desa Rumbuk Lombok Timur, fenomena adikodrati tersebut sudah turun temurun diyakini.
Sebuah lingkok (tempat mata air) di Dusun Tanah Gadang 1 Desa Rumbuk, warga mengaku sering jumpa kuntilanak.
Di sana ada empat lingkok yang digunakan warga untuk mandi dan cuci pakaian yang dikenal angker. Lokasi tersebut bernama Lingkok Merdani.
Di sana terdapat empat lingkok tepat berada di pinggir sungai. Sementara di atasnya terdapat pohon beringin dengan akar yang menghujam bumi.
Warga sekitar sering melihat penampakan hantu berwujud wanita berpakaian putih dengan rambut yang terurai menyeramkan. Warga sering melihat sosok wanita sedang duduk atau berdiri di sekitar lingkok.
Asal Usul dan Khasiat Air
Tokoh masyarakat setempat, Amaq Rusniah mengatakan, lingkok tersebut memiliki sejarah panjang. Konon, lingkok tersebut didirikan oleh bangsa lelembut bernama Mbik Mayani. Sosok tersebut diyakini wali jin dari Gunung Rinjani yang membangun lingkok tersebut.
Amaq Rusniah di hadapan Tim Ekspedisi Mistis yang digawangi PDIP NTB dan Lembaga Kajian Sosial dan Politik M16, berkomunikasi melalui telepati dengan sosok yang disebut wali jin tersebut.
Peristiwa transendental itu dijelaskan secara terpotong oleh Amaq Rusniah.
Dia menjelaskan, lingkok tersebut diyakini sebagian masyarakat dapat mengobati penyakit. Ttidak jarang lingkok itu dikunjungi masyarakat dari luar kampung untuk mandi dengan niatan mengobati penyakitnya.
“Sampai sekarang banyak yang datang berobat mandi di sana,” katanya.
Ada ritual khusus yang dilakukan masyarakat saat datang ke lingkok tersebut.
Masyarakat biasa membawa ketupat, rokok pilitan, beras kuning dan lainnya.
Setelah itu, mereka melakukan ritual mandi untuk membersihkan diri dari penyakit.
Percaya tidak percaya, namun itu diyakini masyarakat di sana.
Aura mistis di lokasi tersebut juga sangat terasa jika hari menjelang magrib. Lingkok tersebut sangat sepi dan tenang, tapi membuat bulu kuduk merinding.
Penataan Kawasan Lingkok Merdani
Sementara itu Sekretaris Tim Ekspedisi Mistis, Amrullah mengatakan, fenomena mistis yang kerap dijumpai wargadi sekitar Lingkok Merdani tidak pernah mengganggu warga sekitar. Serangkaian penampakan mistis haruslah dimaknai, skuad lelembut ingin memberikan pesan damai sekaligus penegasan untuk tetap setia menjaga kelestarian kawasan Lingkok.
“Sebagai warga Rumbuk, saya tidak terganggu dengan fenomena penampakan mahkluk astral karena itu bagian dari tradisi saling menghormati eksistensi antar dimensi,” ungkap Amrullah, yang kelahiran desa Rumbuk ini, Sabtu ( 30/07/22) .
Amrullah berharap, kawasan Lingkok Merdani bisa ditata rapi dan diberdayakan agar menjadi kawasan yang harmoni, asri dan bersih.
“Setidaknya dengan ada penataan kawasan lingkok merdani, mweupakan upaya merawat dan melestarikan peninggalan kebudayaan leluhur desa Rumbuk,” tukasnya.***
Askab PSSI Lobar, Asosiasi Sepak Bola Terbaik di NTB
Dari segi manajemen tata kelola organisasi Askab PSSI Lobar jadi rujukan asosiasi daerah lain
LOBAR.lombokjournal.com ~ Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia Lombok Barat (Askab PSSI Lombok Barat) disebut jadi asosiasi sepakbola terbaik di Provinsi NTB.
Hal tersebut disampaikan Ketua Askab PSSI Lombok Barat, dr. Arbain saat memberi sambutan di acara Technical Meeting (TM) Gubernur Cup 2022 di lapangan Gelora Sujarman Lingsar Kabupaten Lombok Barat, Sabtu (20/07/22).
Dikatakan, dari segi manajemen tata kelola organisasi Askab PSSI Lombok Barat jadi rujukan asosiasi daerah lain.
Beberapa hal seperti pendataan klub, pendataan pemain, penyelenggaraan liga, penyediaan perangkat pertandingan seperti wasit turut diikuti daerah lain.
“Kita punya wasit terbaik di NTB. Ada 50 wasit di Lombok Barat,” jelasnya.
Termasuk dalam hal penyelenggaraan kegiatan-kegiatan sepakbola tingkat kecamatan, Lombok Barat jadi daerah yang paling banyak mengadakan turnamen sepakbola terbuka. Saat ini tercatat ada 10 titik penyelenggaraan.
“Alhamdulillah Lombok Barat jadi barometer. Semua belajar dari Lombok Barat terkait peraturan liga dan kartu Askab,” katanya.
Arbain mengaku bahagia dengan capaian tersebut. Kendati demikian ada beberapa catatan terkait disiplin wasit dan penertiban suporter.
Dijelaskan, wasit dan penyelenggara pertandingan mustinya mencerminkan disiplin khususnya disiplin waktu agar pertandingan tidak molor oleh ulah perangkat pertandingan.
Terkait hal itu, Arbain meminta Komite Wasit Askab PSSI NTB tegas memberi sangsi wasit bermasalah.
“Komwas (komite wasit) tolong tegas kalau ada wasit yang tidak sesuai aturan datang telat tolong dinonaktifkan. Termasuk panitia pelaksana pertandingan tolong ditindak. Kita beri kepercayaan penuh pada Komwas untuk wasit,” ujarnya.
Hal lain yang disampaikan Arbain, yakni adanya penambahan esco Askab PSSI Lombok Barat dari tiga wilayah yakni wilayah utara, tengah dan selatan.
Ia pun berharap kebijakan penambahan jumlah tersebut diimbangi dengan semakin majunya sepak bola di Kabupaten yang terkenal dengan slogan Patut Patuh Pacu atau tripat ini.
“Alhamdulillah kemarin kita menambah jumlah personil terutama pemabahan exco wilayah tengah utara dan selatan. Jadi perwakilan di wilayah yang sudah kita bagi. Itu terkait dengan kongres, Alhamdulillah teman teman. Mudahan ke depannya kita terus bekerjasama meningkatkan sepak bola Lobar,” terangnya. ***
Karnaval Hijraturrasul Semarakkan Tahun Baru 1444 H
Sekda NTB bersama Walikota Mataram melepas Karnaval Hijraturrasul menandai tahun baru Hijriyah
MATARAM.lombokjournal.com ~ Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi bersama Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana melepas Karnaval Hijraturrasul,di depan masjid Hubbul Wathan Islamic Center, Mataram, Sabtu (30/07/22).
Karbaval tersebut menyemarakkan perayaan Tahun Baru Hijriyah, 1 Muharram 1444 H, yang bertajuk “Mari Perkokoh Persatuan Umat Islam Menuju Masyarakat yang Madani“,
Ia memberikan apresiasi atas semangat dari seluruh elemen, baik itu ibu-ibu, anak-anak dan seluruh masyarakat yang sudah berpartisipasi dalam Pengajian Majelis Ta’lim.
“Senang melihat antusiasme para peserta untuk mengikuti karnaval ini,” kata Sekda NTB.
Karnaval itu diikuti sebanyak 80 kafilah terdiri dari kelompok ibu-ibu pengajian Majlis Ta’lim, pelajar SMA/MA, SMP/MTs, SD/Mi dan murid – murid TK. ***
Gubernur NTB Kunjungi Korban Kebakaran di Juran Alas Sumbawa
Gubernur NTB menyerahkan bantuan menyampaikan rasa duka yang sangat mendalam kepada masyarakat yang menjadi korban kebakaran
SUMBAWA.lombokjournal.com ~Gubernur NTB Zulkieflimansyah, mengunjungi langsung lokasi kebakaran dan menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat korban kebakaran di Juran Alas Kabupaten Sumbawa.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur menyampaikan rasa duka yang sangat mendalam kepada masyarakat yang menjadi korban kebakaran, yang terjadi Kamis (28/07/22) sore.
“Mari kita terus tingkatkan kewaspadaan karena musibah bisa datang setiap saat,”pesan Bang Zul sapaannya, Jumat (29/07/22) di Sumbawa.
Posisi Mori di AKD DPRD NTB, Urusan Internal Partai
Ketua Fraksi Gerindra DPRD NTB Sudirsah Sujanto menegaskan, penempatan posisi Mori di AKD DPRD NTB tinggal tunggu arahan partai, jadi tak perlu digramatisir
MATARAM.lombokjournal.com ~Ketua Fraksi Gerindra DPRD NTB Sudirsah Sujanto mengatakan, ada upaya pihak tertentu hendak mendiskreditkan Partai Gerindra
Ini terkait respon sejumlah kalangan yang mendramatisir belum terbitnya keputusan DPD Partai Gerindra NTB terkait posisi Mori Hanafi di Alat Kelengkapan DPRD NTB. Khususnya setelah penggantian antar waktu (PAW) dari jabatan Wakil Ketua DPRD NTB.
Sudirsah Sujanto
“Saya sebagai Ketua Fraksi berharap, persoalan ini jangan terlalu didramatisirlah,” kata Sudirsah Sujanto di Mataram, Jumat (29/07/22).
Menurutnya, belum ada 1 x 24 jam Mori Habafi turun dari Wakil Ketua DPRD, tapi sudah distigmatisasi diterlantarkan, dan itu sangat keliru.
Mori Hanafi diberhentikan secara hormat dari posisi Wakil Ketua DPRD NTB berdasarkan Keputusan Dirjen Otda Kementerian Dalam Negeri Nomor : 161.52/4913/OTDA tertanggal 15 Juli 2022.
Kemudian, hanya lantaran DPD Partai Gerindra NTB belum memutuskan penempatan Mori Hanafi di Alat Kelengkapan (AKD) DPRD NTB, muncul pemberitaan di media yang menyudutkan Partai Gerindra.
“Seakan-akan telah menelantarkan kadernya sehingga nasibnya terkatung-katung,” kata Sudirsah.
Ditegaskan, penempatan Mori di Komisi atau AKD DPRD NTB sepenuhnya urusan internal Partai Gerindra.Selayaknya semua pihak harus menghormati hal tersebut.
Jika pun penempatan tersebut saat ini belum dibahas, hal itu semata lantaran DPD Partai Gerindra NTB masih fokus mempersiapkan verifikasi Partai politik oleh Komisi Pemilihan Umum.
Serta persiapan menghadapi Rapimnas Partai di DPP Partai Gerindra awal minggu depan.
“Semua pengurus di DPD Partai Gerindra NTB lagi turun ke bawah. Mengonsentrasikan waktu, tenaga, pikiran, dan kegiatannya untuk persiapan verifikasi Partai,” tandas Sudirsah.
Menurut Sudirsah, yang bersangkutan menganggap belum adanya keputusan Partai atas penempatan dirinya di AKD DPRD NTB sebagai masalah kecil. Tidak ada pengaruhnya.
Menurut Sudirsah, sebenarnya tidak pantas juga jika dikaitkan dengan tunjangan AKD yang akan diterimanya.
Sebab, take home pay yang akan diterima paling hanya akan berselisih Rp. 200 ribu andai pun penempatan di AKD tersebut belum ditetapkan hingga pergantian bulan.
“Kongkritnya kalau pak Mori saja nggak mempermasalahkan persoalan ini, kenapa kita harus meributkannya,” tandas Sudirsah.
Ketua Bidang OKK DPD Partai Gerindra NTB ini pun meminta semua pihak, termasuk Mori, untuk tenang, menahan diri dan sabar. Menunggu sepenuhnya arahan Partai nanti seperti apa.
Sudirsah menyebut Naufar Furqoni Farinduan hendaknya menjadi contoh bagi kader juga simpatisan Partai.
Tidak pernah ribut-ribut walaupun sudah dua bulan lebih ditunjuk Partai menjadi Wakil Ketua DPRD menggantikan Mori, belum juga dilantik.
“Adinda Farin nggak ada ribut-ributnya. Dan nggak merasa dihambat-hambat juga. Begitulah kader sejati Partai,” tandas Sudirsah.
Ditegaskannya sekali lagi, penempatan Mori di AKD adalah urusan internal Partai Gerindta. Dan biarlah Partai Gerindra bersikap untuk menentukan keputusan terbaik buat kader-kadernya.
Lagi pula, Partai Gerindra adalah Partai besar. Sudah berpengalaman dalam mempromosi dan mendegradasi jabatan kader-kadernya.
Karena itu, politisi asal Lombok Utara ini menekankan, apa yang terjadi saat ini adalah hal yang biasa dan tidak ada istimewa-istimewanya.
“Dinamika pergantian jabatan di internal Partai itu bukan hanya terjadi di NTB. Tapi juga di daerah-daerah lainnya di Indonesia. Yang pasti, evaluasi dan perbaikan akan terus dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tandas Sudirsah.
Diapun memastikan, muara dari pergantian jabatan kader Gerindra di DPRD NTB tersebut adalah untuk peningkatan pelayanan pada masyarakat. Bukan kepentingan Partai semata.***
Mahasiswa Lotim Antusias dengan Program Beasiswa Pemprov
LOTIM.lombokjournal.com ~Dialog Cerdas bersama Gubernur NTB dengan Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Republik Indonesia (DPC GMPRI Lotim) berlangsung di Lesehan Black White Sepapan, Jerowaru, Lotim, Kamis (28/07/22).
Gubernur Zulkieflimansyah
Dri dialog itu, Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengaku terkesan, antusiasme mahasiswa-mahasiswi Lombok Timur terhadap program Beasiswa Provinsi NTB begitu besar.
Jumlah Awardee Beasiswa per 1 September 2021 sebanyak 595 orang. Adapun negara yang dituju yaitu Polandia, Rusia, Cina, Malaysia, Taiwan, Ceko, Hungaria, Sudan, Australia, Thailand. ***
Peta Proses Bisnis Provinsi NTB Diapresiasi Kemenpan
Kemenpan RB mendorong Peta Proses Bisnis Pemerintah Provinsi NTB segera ditetapkan, karena dinilai sudah paripurna sekali
MATARAM.lombokjournal.com ~ Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Republik Indonesia, mengapresiasi Pemerintah Provinsi NTB dalam penyusunan Peta Proses Bisnis Pemerintah.
Penyusunan Peta Proses Bisnis sendiri merupakan acuan bagi instansi pemerintah untuk menggambarkan hubungan kerja yang efektif dan efisien antar unit organisasi.
Penyusunan peta proses bisnis menjadi salah satu faktor suksesnya pelaksanaan Reformasi Birokrasi di instansi pemerintah.
“Kami mengapresiasi dan memberikannya penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kepala Biro Organisasi Setda NTB, Dr. Nursalim dan tim atas capaian dalam menyusun Peta Proses Bisnis Pemerintah Provinsi NTB. Kami mendorong segera ditetapkan, karena kami memandang sudah paripurna sekali,” puji Pungky Hendrawijaya, Ph.D analis kebijakan Madya pada Deputi Kelembagaan dan Tata Laksana Kemenpan RB, di Mataram, Kamis (28/07/22).
Hendrawijaya juga menyampaikan akan menjadikan Peta Proses Bisnis Provinsi NTB sebagai acuan dan contoh bagi Provinsi dan daerah lain di Indonesia.
“Selamat Pak Karo dan Tim atas kerja keras dan capaiannya,” kata alumnus Curtin University, Australia tersebut.
Sementara itu Kepala Biro Organisasi NTB Dr. Nursalim menyampaikan rasa syukurnya atas kinerja dan ikhtiar dalam menyusun Peta Proses Bisnis.
“Alhamdulillah hari ini Tim Menpan RB telah melihat sendiri capaian di NTB dan akan menjadikannya sebagai contoh bagi Provinsi – Provinsi lain di Indonesia. Ini suatu kebanggaan bagi NTB,” jelas Dr. Nursalim.
Nursalim turut mengapresiasi seluruh tim yang terdiri dari berbagai unsur seperti Inspektorat, Bappeda, Biro Hukum hingga BPSDM Provinsi NTB.
“Penyusunan peta proses bisnis merupakan bagian dari penataan tata laksana yang dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas sistem, proses, dan prosedur kerja yang jelas, efektif, efisien dan terukur sehingga misi NTB Bersih dan Melayani betul – betul kita wujudkan ” kata alumnus Universitas Brawijaya itu. ***
NTB Targetkan kembali Raih Provinsi Terinovatif 2022
Gubernur NTB mengungkapkan, NTB paling serius dalam mengimplementasikan inovasi
MATARAM.lombokjournal.com ~Provinsi Nusa Tenggara Barat implementasinya sangat serius dalam berinovasi, salah satunya mendirikan Badan Riset Inovasi Daerah (BRIDA) awal tahun 2022.
Brida NTB sendiri adalah yang pertama di Indonesia dan dijadikan contoh bagi daerah lain.
Tak heran kalau Provinsi NTB targetkan raih gelar Provinsi Terinovatif pada ajang Innovative Government Award (IGA) Tahun 2022.
Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengungkapkan itu saat membuka acara Sosialisasi indeks inovasi daerah menuju Innovative Government Award Tahun 2022 di Gedung Sangkareang Kantor Gubernur, Kamis (28/07/22).
“Saya pikir Provinsi kita yang paling serius,” kata Gubernur.
Menurutnya, inovasi dalam birokrasi sendiri merupakan sebuah keharusan dan kebutuhan. Administrasi yang dijalankan memiliki kunci pada prinsip faster, better, and chiper (lebih cepat, lebih baik, dan lebih murah).
Sehingga dapat berjalan beriringan dengan inovasi yang dilaksanakan.
Meski menargetkan sebagai Provinsi Terinovatif di Indonesia, Gubernur meminta kepada seluruh stake holder terkait untuk tidak menjadikan target tersebut sebagai beban. Ia meminta untuk menikmati setiap proses dan mengambil pelajaran darinya.
Di tahun 2021, Provinsi NTB berhasil meraih predikat Provinsi Terinovatif kedua di Indonesia setelah Provinsi Sumatera Selatan.
Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengatakan itu saat menghadiri acara Longseran Berzikir dan Bermunajat menyambut Tahun Baru Islam 1444 H di Desa Persiapan Longseran, Rabu, (27/07/22).
Wagub Sitti Rohmi
“Sekolah menjadi hal yang paling utama karena pendidikan ini merupakan warisan terbaik yang bisa diberikan kepada anak-anak, khususnya pendidikan agama,” tutur Ummi Rohmi sapaan wagub.
Ia juga menyampaikan, Desa Induk dan Desa Pemekaran harus tetap menjaga kekompakan, kebersamaan, kerja sama dan gotong royong.
Ia juga menyampaikan rasa bahagia karena bisa bersilaturahim dengan seluruh masyarakat Desa Persiapan Longseran.
Ummi Rohmi mengaku senang sekali bisa kembali silaturrahim bersama masyarakat Longseran.
“Inysa Allah, silaturrahim kita tetap terjaga hingga masa mendatang,” tuturnya.
Ia juga menuturkan, Desa Persiapan Longseran adalah desa yang indah, subur dan memiliki lingkungan yang asri.
“Desa persiapan Longseran luar biasa indah, subur dari sisi lingkungan dan semoga kita semua bisa menjaga semua lingkungan yang ada di desa longseran ini khususnya kecamatan lingsar,” tutur Ummi Rohmi.***