Umat Budha Desa Mareje Datangi Pendopo Gubernur

Gubernur NTB terima Silahturahmi warga Umat Budha Desa Mareje

MATARAM.lombokjournal.com ~ Perwakilan warga Umat Buddha Desa Mareje, Kecamatan Lembar, Lombok Barat melakukan silaturahmi ke Gubernur Zulieflimansyah di pendopo Gubernur, Rabu (03/08/22).

Selain bersilahturahmi, warga Umat Buddha Desa Mareje melaporkan kondisi terkini di Desa Mareje.

BACA JUGA: Gubernur NTB Tindaklanjuti Permintaan Masyarakat Sangiang

Seperti diketahui, di Desa Mareje, Kecamatan Lembar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, sempat terjadi kesalah pahaman yang menimbulkan peristiwa penyerangan terhadap Umat Buddha, tanggal 1 Mei 2022.  Namun akhirnya peristiwa tersebut berhasil didamaikan aparat, termasuk berkat campur tangan Pemprov NTB.                                                                                                                            

Gubernur Zukieflimansyah menyampaikan terima kasih atas laporan yang disampaikan warga umat Budha.                                                                                                   

“Terimakasih atas informasi yang diberikan, untuk segala kekurangan yang belum diselesaikan akan kami jadikan atensi. Selanjutnya akan kami koordinasikan dengan stakeholders terkait,” kata Gubernur.

Selantunya, perwakilan warga Desa Mareje yang sekaligus pemuka Agama, Romo Nasib, mengucapkan terimakasih atas tindakan yang dilakukan Pemprov NTB dalam membantu warga Umat Buddha Desa Mareje selama ini.

BACA JUGA: Grand Launching Buku untuk Memperluas Wawasan Kebangsaan

“Terimakasih saya ucapkan atas semua tindakan yang dilakukan Pemrov NTB dan pak Gubernur. Kami berharap agar semua bisa diselesaikan dengan baik dan cepat,” harapnya.*** 

 

 




Gubernur NTB Tindaklanjuti Permintaan Masyarakat Sangiang 

Saat Kunker Gubernur NTB ke Bima,  masyarakat Sangiang minta bronjong untuk area sepanjang sungai yang menuju laut untuk mendukung Desa Wisata

KOTABIMA.lombokjournal.com ~ Permintaan masyarakat Desa Sangiang Kecamatan Wera, untuk bronjong area sepanjang sungai yang menuju laut untuk mendukung Desa Wisata, direspon cepat oleh Gubernur NTB.

BACA JUGA: Desa Wisata Sangiang Wera Punya Destinasi Pantai Sangiang

Gubernur NTB langsung tindaklanjuti untuk bronjong area sungai

Masyarakat Sangiang menyampaikan oermintaan itu saat Gubernur NTB. Zulkieflimansyah, melakukan kunjungan kerja ke Bima dan Dompu, Minggu (31/07/22).

“Alhamdulillah, hari Senin  (01/08/22) langsung turun ke lapangan melihat kondisi di Sangiang. Mudah-mudahan tak ada aral yang merintang untuk pengerjakan bronjongnya,” kata Bang Zul sapaan Gubernur NTB, Senin (01/08/22) di Kota Bima.

Saat Kunker ke Bima dan Dompu Gubernur NTB menyambangi Desa Wisata Sangiang Kecamatan Wera.

Terkait permintaan masyarakat dan Kades Sangiang A. Rasyid, untuk memperbaiki beberapa fasilitas dan menambah sarana untuk medukung desa wisata, dan bronjong aliran sungai supaya terjaga dari erosi, Bang Zul langsung memerintahkan Kepala BWS wilayah Sumbawa, menindaklanjuti esoknya.

Kepala BWS Wilayah Sumbawa yang hadir mendampingi Gubernur NTB, langsung menyatakan kesiapannya untuk meninjau dan menindaklanjuti permintaan warga.

BACA JUGA: Gubernur NTB Menyapa Kembali Warga Bedi Bima

“Terima kasih Mas Hendra dari BWS yang respon nya begitu cepat,” ucap Bang Zul. ***

i




Gubernur NTB Menyapa Kembali Warga Bedi Kota Bima

Kebiasaan untuk menyapa warga tetap terus dilakukan, kata Gubernur NTB

KOTABIMA.lombokjournal.com ~ Kebiasaan menyapa warga di dusun dan desa seluruh NTB, telah lama dilakakukan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah. 

Karena janji Zul-Rohmi, bila menang di NTB kebiasaan untuk menyapa warga tetap terus dilakukan.

Kini Gubernur Zulkieflimansyah menyapa warga Bedi Kelurahan Manggemaci Kecamatan Mpunda Kota Bima, pada agenda kunjungan kerjanya di Bima dan Dompu.

BACA JUGA: Gubernur NTB Sebut PERPU Representasi Perempuan Hebat

Gubernur NTB mengatakan pentingnya menjaga silaturahmi
Gubernur Zulkieflimansyah

“Mohon maaf, kami baru menyempatkan diri untuk berkunjung kembali, menyapa warga disini,” kata Bang Zul sapaan populernya, didampingi ketua TP. PKK Prov. NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, Senin (01/08/22) di Bedi Kota Bima.

Menurut gubernur, bertemu dan menyapa langsung masyarakat, dapat membangun pengertian dan saling memahami. Untuk itulah, silaturahmi penting terus dijaga.

‘Kami turun ke lapangan sambangi warga, Bima dan Dompu dengan niat tulus penuh ikhlasan. Kalau ada yang bisa kami bantu, akan kami bantu, sehingga akan bermakna baik,” katanya.

Gubernur Bang Zul juga menegaskan, satu satunya wakil pusar di daerah adalah Gubernur. Sedangkan yang membantu dan bersinergi dengan Gubernur adalah Walikota dan Bupati. 

Untuk itu, pemerintah harus merubah  paradigma, Kepala Daerah adalah raja. Namun harus di balik Kepala Daerah itu merupakan pelayan masyarakat

“Terima kasih sudah membersamai kami sejak dulu. Mudah-mudahan apa yg disampaikan bisa kami tindaklanjuti,” tutup Gubernur.

Kepala lingkungan Bedi, menyampaikan terimakasih yang tidak terhingga, atas kunjungan Gubernur. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Buka Turnamen Sepak Bola Gubernur Cup 2022

“Semoga, apa yang disampaikan dan diminta warga, dapat ditindaklanjuti,” harapnya.

Usai silaturahmi, Gubernur NTB menyerahkan bantuan ke Masjid Babul Jannah kampung Bedi, kelurahan Manggemaci Kecamatan Mpunda Kota Bima. 

Turut mendampingi Gubernur NTB, Asisten I Setda Provinsi NTB, Kadis kelautan dan perikanan, Kadis Perdagangan, Kadiskop dan UMKM, Kadis Pariwisata, Kadis Perkim, Kadispora Kalak BPBD, Karo Adpim Setda Provinsi NTB. 

Turut hadir juga sekda Kota Bima, lurah dan jajarannya serta tokoh pemuda, agama dan masyarakat Bedi Kota Bima.***

 




NTB Mulai Bersiap Gunakan Aplikasi Srikandi

Bimtek Implementasi E-Arsip terintegrasi digelar untuk menyiapkan NTB menggunakan aplikasi Srikandi 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi E-Arsip Terintegrasi di Lingkungan Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota se-NTB digelar di Mataram, Senin (01/08/22) di Hotel Golden Palace Mataram.

Bimtek itu merupakan kesiapan Provinsi Nusa Tenggara Barat menggunakan Aplikasi Srikandi. 

Aplikasi tersebut merupakan salah satu aplikasi yang semula dinamai SiMAYA yang telah ditetapkan oleh Kemenkominfo RI.

BACA JUGA: Hari Anak Nasional 2022, Mensos: Semua Anak Berhak Sulses

Sekda membuka Bimtek sebagai kesiapan NTB menggunakan aplikasi Srikandi

Aplikasi itu saat ini dikembangkan oleh Arsip Nasional RI untuk memenuhi kebutuhan pembuatan surat menyurat dan arsip elektronik secara online dan terintegrasi.  

Karena itu, Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs. HL. Lalu Gita Ariadi, M.Si saat membuka acara Bimtek yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) tersebut menyampaikan terimakasih kepada ANRI. “Telah membantu Pemprov NTB agar SPBE dan Penerapan Srikandi dengan berbagai kondisinya,” kata Miq Gite.

Hal itu disampaikan Lalu Gite di hadapan 55 peserta perwakilan Kabupaten/Kota se-NTB yang akan mengoperasikan Aplikasi Srikandi .

Sekda juga menjelaskan, masyarakat Indonesia pada umumnya masih memegang budaya tutur. Sehingga menjadi PR bersama untuk mentransformasikan ke dalam budaya tulis yang harus dilestarikan dengan sistem arsip yang baik. 

“Bagaimana budaya tutur harus ditransformasikan ke budaya tulis yang harus dilestarikan dengan sistem asrsip yang baik,” ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB, Drs. Tri Budi Prayitno menyebutkan, Bimtek yang digelar ditargetkan dapat membuat NTB siap menggunakan Aplikasi Srikandi saat ulang tahun NTB 17 Desember mendatang.  

BACA JUGA: Dewa 19 Siap ‘Getarkan’ Kota Mataram. Lombok

Aplikasi Srikandi ini sendiri harus digunakan di seluruh Indonesia paling lambat Januari 2023 mendatang.

“Teman-teman kita tetap harus semangat untuk kejar target. Ini akan jadi kado ulang tahun NTB 17 Desember nanti,” tandasnya.***

 

 




Desa Wisata Sangiang Wera Punya Destinasi Pantai Sangiang 

Kunker ke Bima, Gubernur NTB mengunjungi Desa Wisata Sangiang dan mengagumi keindahan destinasi wisata Pantai Sangiang ysng indah dan bersih

MATARAM.lombokjournal.com ~ Desa wisata Sangiang Kecamatan Wera Kabupaten Bima, memiliki destinasi pantai Sangiang yang indah dan bersih.

Pujian itu diucapkan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah saat mengunjungi pantai Sangiang di desa tersebut, Minggu (31/07/22).

Dalam kunjungan itu, Bang Zul yang didampingi Ketua TP. PKK Provinsi NTB, Minggu (31/07/22) berharap para pemuda dan masyarakat sekitar agar menjaga potensi dan aset wisata desa, sebagai media untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.

BACA JUGA: Gubernur NTB Tinjau Lokasi Kebakaran di Tente

Gubernur NTB memuji keindahan Pantai Sangiang di Desa Wisata Sangiang
bantuan kepada pelaku usaha dan nelayan

“Wera ini banyak pemuda pemudinya yang luar biasa,” ucap pria kelahiran Sumbawa ini, disambut ratusan warga Wera.

Atas kunjungan itu, Kades Sangiang A. Rasyid H.Imran, ST menyampaikan apresiasi pada Gubernur NTB untuk melihat kondisi dan keadaan desa Sangiang.

“Terima kasih  Pak Gubernur, sudah meringankan langkah di sela kesibukannya, mengunjungi desa kami,” kata Kades.

Terkait destinasi pantai Sangiang, Rasyid H.Imran menyampaikan situasi pantai itu.

“Ttiap gelombang pasang, air selalu naik, jadi mohon dibantu untuk pemecah ombak, sehingga pantai ini tetap bisa dipakai untuk jualan masyarakat,” pintanya.

Selain itu, Desa Wisata Sangiang, butuh WC portabel dan bronjongisasi untuk menjaga kawasan tersebut aman dari abrasi.

Kata Bang Zul, permintaan masyarakat untuk memperbaiki beberapa fasilitas dan menambah sarana untuk medukung desa wisata, akan diinventarisasi kebutuhan yang menjadi prioritas.

“Insya Allah, kami akan berusaha membantu masyarakat disini,” katanya.

Diakuinya, dulu semua dusun dan desa selalu disambanginya. Dan kebiasaan itu, terus dilakukan hingga sekarang.

Bang Zul juga mengingatkan, keadaan yang sudah ada sekarang harus disyukuri.

BACA JUGA: Warga Sebeok Sumbawa, Meriah Rayakan Tahun Baru Hijriyah

Sementara itu, Kadis Perkim dan Kepala BWS Wilayah Sumbawa yang hadir mendampingi, langsung menyatakan kesiapannya untuk meninjau dan menindaklanjuti permintaan warga.

Di akhir silahturrahim dengan Pemuda Kreatif dan Pelaku UMKM Wera, Gubernur Zul menyerahan sejumlah bantuan kepada pelaku usaha dan nelayan.

Turut mendampingi Gubernur NTB, Asisten I Setda Provinsi NTB, Kadis kelautan dan perikanan, Kadis Perdagangan, Kadiskop dan UMKM, Kadis Pariwisata, Kadis Perkim, Kadispora Kalak BPBD, Karo Adpim Setda Provinsi NTB. 

Turut hadir juga babinsa dan bhabinkamtibmas, aparatur desa Sangiang, sejumlah tokoh masyarakat, agama, pemuda Kecamatan Wera. ***

 

 




Gubernur NTB Tinjau Lokasi Kebakaran di Tente

Serahkan bantuan korban kebakaran di Tente, Gubernur NTB berpesan agar masyarakat hati-hati saat musim kemarau

KAB.BIMA.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE., M. Sc., menyerahkan sejumlah bantuan untuk meringkan korban kebakaran di Desa Tente Kecamatan Woha Kabupaten Bima.

Usai menyerahkan bantuan berupa tenda, tikar dan bantuan lainnya, secara simbolis kepada Sekdes Tente, Gubernur Zul meninjau lokasi kebakaran di Tente Kabupaten Bima.

Gubernur NTB meninjau kebakaran di Tente, Kabupaten Bima
Salah satu toko yang terbakar

“Bantuan ini semoga bermanfaat dan meringankan beban, akibat musibah ini,” kata Gubernur dalam kunker ke Kabupaten Bima dan Dompu. 

Penyerehan bantuan didampingi Ketua DPRD Bima dan Anggota DPRD Provinsi NTB,  Minggu (31/07/22) di Desa Tente, Kabupaten Bima

Gubernur berpesan untuk terus hati-hati saat musim kemarau. Cuaca yang panas siang hari disertai angin harus diwaspadai.

“Ayo semakin tingkatkan kewaspadaan, bencana bisa terjadi kapan saja,” pesan Bang Zul sapaan Gubernur NTB, dalam rangkian kunjungan kerjanya ke Kabupaten Dompu, Kabupaten Bima dan Kota Bima, 

 Sementara itu, Sekretaris Desa (Sekdes) Tente Kecamatan Woha Kabupaten Bima, menyampaikan ucapan terimakasih atas perhatian Gubernur NTB.

“Terimakasih Pak Gubernur sudah menengok kami di desa Tente,” kata Sekdes

Bantuan ini sangat membantu masyarakat yang tertimpa musibah kebakaran di desa Tente, pada Minggu (24/07/22) lalu.

Kebakaran melanda pertokoan Tente Desa Tente, Kecamatan Woha, dan Kabupaten Bima. Sedikitnya ada 6 toko terbakar dan 5 di antaranya hangus rata dengan tanah. 

Akibat dari kebakaran tersebut 6 toko hangus terbakar dan tidak ada korban jiwa.

Turut mendampingi Gubernur NTB, Asisten I Setda Provinsi NTB, Kadis kelautan dan perikanan, Kadis Perdagangan, Kadiskop dan UMKM, Kadis Pariwisata, Kadis Perkim, Kadispora Kalak BPBD, Karo Adpim Setda Provinsi NTB. Turut hadir juga babinsa dan bhabinkamtibmas, aparatur desa Tente, sejumlah tokoh masyarakat, agama, pemuda kecamatan Woha. ***

 

 




Gubernur NTB Kunjungi Rumah Tahfidz Sabilul Muhtadin di Sape

Gubernur NTB berharap. Rumah Tahfidz, di Sape, Bima mampu mencetak generasi penghafal Al-Qur’an dan mengajari masyarakat sekitar 

KAB.BIMA.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE., M. Sc., menyambangi Rumah Tahfidz Sabilul Muhtadin, Desa Nae, Kecamatan Sape dan Menyapa warga sekitar.

“Rumah Tahfidz semoga mampu mencetak generasi penghafal Al-Qur’an dan mengajari masyarakat di sekitar,” kata Gubernur dalam Kunkernya ke Bima dan Dompu, Minggu (31/07/22) di Sape.

BACA JUGA: Gubernur NTB Bantu Nelayan di Desa Lasi, Dompu

Gubernur NTB bertemu santri di rumah tagdiz yang sederhana

Bang Zul berharap, keberadaan Rumah Tahfidz dapat dirasakan masyarakat sekitarnya. 

“Sehingga masyarakat dapat berpartisipasi ikut membantu pembangunan beberapa ruangan Rumah Tahfidz,” ujar Bang Zul.

Ia juga mengingatkan,  jangan sampai bantuan yang diperoleh Rumah Tahfizd,  melalaikan ibadah dan tugas utamanya.

“Karena biasanya pimpinan itu, akan banyak yang diurus ketika banyak bantuan. Kalau sudah dapat bantuan masjid, selanjutnya biaya kebersihan, trus soundsistem dan seterusnya, ini yang perlu dijaga,” pesan Doktor Zul.

Maka, syukuri yang ada, di tempat yang sederhana ini, akan menghadirkan santri yang soleh dan solehah serta Rizadul dahwah di kemudian hari.

Sementara itu, pimpinan Rumah Tahfidz Sabilul Muhtadin, Desa Nae, Kecamatan Sape, Ustad Muhaimin Kuraisin menyampaikan ucapan terimakasih atas keluangan waktu Gubernur menyambangi tempatnya.

Diakuinya, Rumah Tahfidz ini sudah berjalan selama 3 tahun. Dengan jumlah santri sebanyak 150 orang. 

“Santri kami bahkan sudah ada yang hafiz 15 Juz,”ujarnya.

Namun dalam keterbatasan Rumah Tahfidz, ia berharap Gubernur, anggota DPRD Kabupaten dan Provinsi membantu sarpras ponpesnya.

“Karena seiring waktu, santrinya makin banyak, meka kebutuhan mendesak kami adalah ruangan belajar untuk tahfidz,” pintanya.

BACA JUGA: Kabel Listrik PLN di Karang Temu, Lingsar Terbakar

Menjawab permintaan Ustad Muhaimin Kuraisin, Gubernur NTB, Anggota DPRD Provinsi NTB Abdul Rauf dan Ketua DPRD Kabupaten Bima M. Ferryandi, akan berkoordinasi untuk membantu Rumah Tahfidz.

Ratusan masyarakat antusian menyambut kedatangan Gubernur Zul, untuk silaturahmi dan melihat keadaan Rumah Tahfidz Sabilul Muhtadin.

Turut mendampingi Gubernur NTB, Asisten I Setda Provinsi NTB, Kadis kelautan dan perikanan, Kadis Perdagangan, Kadiskop dan UMKM, Kadis Pariwisata, Kadis Perkim, Kadispora, Kalak BPBD, Karo Adpim Setda Provinsi NTB. 

Turut hadir juga Sekcam Sape, sejumlah tokoh masyarakat, agama, pemuda kecamatan Sape. ***

 




Warga Sebeok Sumbawa, Meriah Rayakan Tahun Baru

Gubernur NTB puji antusias warga Sebeok Kecamatan Orong Telu, Sumbawa, merayakan tahun baru hijriyah

SUMBAWA.lombokjournal.com ~ Makna tahun baru Hijriyah bagi umat Islam memiliki kesan mendalam, termasuk bagi  warga Desa Sebeok Kecamatan Orong Telu Kabupaten Sumbawa.

Warga  Desa Sebeok tampak antusias merayakan tahun baru Islam pada 1 Muharram tahun Hijriyah. Bahkan, Gubernur NTB, Zulkieflimansyah memuji antusias warga Desa Sebeok Kecamatan Orong Telu Kabupaten Sumbawa, merayakan tahun baru hijriyah 1444 Hijriyah.

BACA JUGA: Gubernur NTB Bantu Nelayan di Desa Lasi, Dompu

Warga Sebeok antusias merayakan Tahun Baru Hijriyah

“Walau terpencil, merayakan Tahun Baru Islam malam ini di Desa Sebeok Kec Orong Telu terasa sesuatu sekali,” kata Gubernur NTB, Sabtu (30/07/22) di desa tersebut.

Kata Bang Zul sapaan Gubernur, walaupun hawa dingin tidak  menghalangi kemeriahan masyarakat, merayakan dan memperingati tahun baru islam.

Gubernur juga menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kolaborasi Pemerintah Kecamatan dan Desa yang telah sukses menyelenggarakan acara ini.

“Terima Kasih Pak Camat dan Pak Kades yg membuat acara malam ini terasa istimewa,” ucap Bang Zul.

Kegiatan memeriahkan tahun baru islam ini, diisi dengan kegiatan pengajian, kasidah dan hiburan islam lainnya.

Sebagaimana diketahui, Tahun baru Islam 1444 Hijriyah tahun ini jatuh pada hari Sabtu, 30 Juli 2022. Berbeda dengan merayakan tahun baru masehi, umat Islam punya cara dalam memaknai dan menyongsong tahun baru Islam.

Bulan Muharram dalam islam dianjurkan untuk menjalankan amalan-amalan baik, salah satunya adalah puasa. 

BACA JUGA: Kabel Listrik PLN di Karang Temu, Lingsar Terbakar

Hadir pada kegiatan tersebut, kepala OPD lingkup Pemprov.NTB, Forkopimda Pemkab Sumbawa, toko agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan masyarakat Desa Sebeok Kecamatan Orong Telu Kabupaten Sumbawa. ***

 




Gubernur NTB Bantu Nelayan di Desa Lasi, Dompu

Dalam silaturahmi di Desa Lasi Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu, Gubernur NTB memberi bantuan mesin ketiting untuk nelayan

DOMPU.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah menyerahkan sejumlah bantuan untuk nelayan di Desa Lasi Kecamatan Kilo Kabupaten Dompu.

BACA JUGA: BPD HIPMI NTB Gewlar Diskusi Peluang Usaha

Gubernur NTB menyerahkan mesin Ketinting di Dompu

“Alhamdulillah pagi ini, kami bisa silaturahmi  dan bantu para nelayan di Desa Lasi Kecamatan Kilo Kabupaten Dompu,” kata Gubernur Zulkieflimansyah, Minggu (31/7/2022) di Kilo Dompu.

Ketua TP. PKK Hj. Niken Saptarini Widyawati ikut mendampingi agenda kunjungan kerjanya  ke Kabupaten Dompu, Kabupaten Bima dan Kota Bima, 

Menurut Bang Zul sapaan Gubernur, nelayan membutuhkan bantuan  sederhana dan perhatian untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya.

Penyerahan bantuan alat perikanan di Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, berupa mesin ketiting untuk nelayan.

Salahsatu nelayan yang memperoleh bantuan, menyampaikan rasa syukur dan terimakasih kepada Gubernur NTB, atas perhatiannya kepada rakyat kecil.

“Kami sangat terbantukan dengan adanya mesin ketinting, bantuan dari Gubernur NTB,” ujarnya.

BACA JUGA: Pengurus Paguyuban Muslimah NTB 2022-2025 Dikukuhkan

Turut mendampingi Gubernur NTB, Asisten I Setda Provinsi NTB, Karo Kesra, Kadis Kelautan dan Perikanan, Kadis Perdagangan, Kadiskop dan UMKM, Kadis PUPR, Kadis Pariwisata, Kadis Perkim, Kalak BPBD, Karo Adpim, Ketua Baznas NTB dan Dirut NTB. Serta dihadiri OPD lingkup Pemkab Dompu dan masyarakat Kilo Dompu. ***

 




Kabel Listrik PLN di Karang Temu, Lingsar Terbakar 

Warga panik berhamburan keluar rumah karena kabel listrik di rumah warga terbakar, beruntung api padam setelah warga menyiramkan air dan pasir

LOBAR.lombokjournal.com ~ Terjadi kepanikan warga di Dusun Karang Temu Desa Persiapan Reban Madani, Kacamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat, karena korsleting arus listrik yang menyebabkan kabel terbakar. 

Kabel listrik besar yang tersambung dari rumah ke rumah pemilik meteran listrik,  mengeluarkan api dari kabel yang tersambung di atap rumah Saripah pada Sabtu (30/07/22) malam. 

BACA JUGA: Askab PSSI Lobar, Asosiasi Sepakbola Terbaik di NTB

ilustrasi

Warga sekitar yang panik berhamburan keluar rumah guna bergegas menuju rumah Saripah membawa air dan pasir untuk memadamkan api. 

Beruntung warga yang hadir menyiram kabel listrik yang menyala dengan pasir basah sehingga api menjadi padam. 

Petugas dari PLN Lombok Barat yang dihubungi warga via telpon segera tiba di lokasi guna memeriksa kabel terbakar tersebut. Sempat terjadi pemadaman beberapa saat. 

Kepada lombokjournal.com di lokasi kejadian, petugas PLN menyampaikan kejadian karena daya pemakaian listrik warga melebihi kapasitas. 

Kabel listrik PLN yang dipakai terlalu kecil dan jumlah warga pengguna terlalu banyak. 

“Over kapasitas,” kata salah seorang petugas tersebut. 

Dikatakan, solusi dari persoalan tersebut yakni penambahan tiang listrik yang diikuti penambahan kabel, agar ‘cantelan’ ke rumah warga bisa langsung dari kabel yang mengalir dari tiang.  

Kepala Dusun Karang Temu Heri Susanto menyatakan, kejadian tersebut bukan yang pertama kali terjadi. Sebelumnya ada empat kasus sama di rumah warga yang berbeda-beda. Penyebabnya sama yakni korsleting listrik. 

Karena seringnya korsleting listrik tersebut, pihaknya mengaku resah bila sewaktu-waktu musibah yang sama terjadi lagi. 

Untuk itu Heri berharap PLN segera menambah daya listrik ke Dusun Karang Temu. 

BACA JUGA: Serem, Warga Sering Melihat Kuntilanak di Lingkok, Rumbuk

Heri menjelaskan, beberapa kali mengirim surat pengaduan ke kantor PLN melalui pemerintah desa. 

Surat pengaduan pertama dikirim tahun 2020 yang lalu. Tetapi hingga saat ini belum tindakan dari pihak PLN. 

“Sudah sering kita kirim (surat pengaduan) melalui desa,” terangnya. 

Satu-satunya cara menyelesaikan masalah korsleting listrik yang kerap terjadi di Karang Temu dengan penambahan kapasitas daya. 

Penambahan kapasitas dilakukan dengan penambahan tiang listrik dan kabel besar. 

Bila hal tersebut tak segera dilakukan PLN maka hal serupa sangat mungkin terjadi lagi.***