Korsleting Listrik, Kabel Depan Wisma Seruni Terbakar

Korsleting listrik di depan Wisma Seruni, Ampenan membuat kepanikan pengendara

MATARAM.lombokjournal.com ~ Terjadi sedikit kepanikan saat para pengendara melewati perempatan jalan Majapahit, persisnya di depan Wisma Seruni, Ampenan. Rabu (10/08/22) 

Pasalnya, kabel listrik yang melintang tepat di atas perempatan terbakar karena korsleting listrik. 

Korsleting listrik di perempatan depan Wisma Seruni, Ampenan
Bangku ditaruh di tengah jalan

Beberapa pedagang di sekitar kejadian berinisiatif mengingatkan para pengendara, agar tak melewati kabel yang menyala karena api yang meleleh jatuh tepat di aspal tengah-tengah perempatan. 

BACA JUGA: Kades Diminta Prioritaskan Bangun Kesehatan di Desa

Sampai berita ini ditulis, belum tampak petugas baik dari PLN,  Dinas Perhubungan maupun kepolisian datang ke tempat kejadian. 

Kepada lombokjournal.com, salah seorang warga yang kebetulan melintas menyampaikan terbakarnya kabel listrik yang tiba-tiba itu, membuatnya mengingatkan pengendara lain agar tak melintas tepat di bawah kabel yang terbakar. 

Ia lantas menyayangkan lambannya petugas PLN hadir ke lokasi kejadian. 

Sebab makin lama nyala api makin besar dan dikhawatirkan menyebar ke kabel-kabel lain yang posisinya berdempetan dengan kabel yang menyala tersebut. 

“Sudah lumayan lama menyala. PLN lambat ini,” kesalnya. 

Dari pantauan lombokjournal.com, setelah beberapa saat mulai terlihat petugas dari Dinas Perhubungan dibantu petugas kepolisian mengamankan lokasi kejadian agar tak dilewati pengendara. 

Pengalihan arus lalulintas juga dilakukan guna menghindari kemacetan. 

BACA JUGA: Mengenang Pejuang Veteran, Menjadi Inspirasi Perjuangan

Pengendara dari arah Lombok Episentrum Mall yang hendak ke arah Polda NTB diminta memutar ke kiri melewati jalan samping Wisma Seruni, begitu pun pengendara dari arah jalan Langko diminta belok kiri ke arah jalan Majapahit. 

Sampai berita ditulis belum tampak petugas PLN hadir di lokasi kejadian. Sementara kabel-kabel lain banyak yang melintang di dekat kabel yang terbakar. ***

 




Kades Diminta Prioritaskan Bangun Kesehatan di Desa

Wagub NTB minta Kades fokus dalam penggunaan anggaran dana desa untuk penanganan kesehatan di desa

LOTENG,lombokjournal.com ~ Pembangunan desa diminta fokus bangun kesehatan, dan seharusnya anggaran desa harus diprioritaskan untuk peralatan dan penghargaan untuk kader posyandu.. 

Penegasan itu disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Nusa Tenggara Barat, Hj Sitti Rohmi Djalillah menegaskan, di Posyandu Melati di Dusun Bongor, Desa Batu Nyala, Kecamatan Praya Tengah, Rabu(10/08/22).

BACA JUGA: Wagub NTB Konsisten Mengawal Posyandu Keluarga

Wagub NTB minta prioritaskan anggaran desa untuk Posyandu

“Stunting itu program nasional dan berbasis pembangunan berkelanjutan. Anggaran desa harus lebih banyak untuk peralatan dan penghargaan pada kader Posyandu,” ujar Wagub. 

Menurutnya, prioritas ini karena sektor kesehatan dasar yang diampu oleh Posyandu Keluarga bisa menyelesaikan masalah lebih besar. 

Penanganan gizi, stunting, bayi, balita, ibu hamil dan lansia memastikan sumberdaya manusia siap mendukung program pembangunan lainnya. 

Wagub minta Kepala Desa fokus dalam penggunaan anggaran dana desa, karena anggaran yang dibutuhkan setiap tahunnya juga tak terlalu besar namun signifikan karena tepat sasaran. 

Wagub juga meminta Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di desa bekerja profesional dan berkelanjutan. 

Sementara itu, Kepala Desa Batu Nyala, HM Zaenudin mengakui meski kasus stunting menurun setiap bulannya, akumulasinya masih terbilang besar. 

“Per bulan ini masih ada belasan kasus dari 45 kasus di bulan April lalu”, sebutnya. 

Ia menjelaskan, beberapa fasilitas Posyandu juga masih terdapat kekurangan seperti alat timbang digital dan penunjang lainnya. 

BACA JUGA: Posyandu Aktif, Angka Stunting Optimis Bisa Turun

Namun ia memastikan para kader Posyandu mendapatkan honor standar setiap bulannya. Iapun memastikan perbaikan anggaran kesehatan melalui Posyandu.

Di desa yang sama, Wagub juga mengunjungi Posyandu Keluarga di Dusun Tembeng dan meminta kader Posyandu memastikan kecukupan protein telur bagi balita dan meminta kegiatan pelayanan tetap aktif dilakukan. ***

 

 

 




APKLI dan Karman BM Bagi Tiket Gratis Nonton Liga 3 NTB

Karman BM bersama  APKLI NTB membagikan tiket gratis untuk penonton setiap hari sebanyak 50 tiket setiap pertandingan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Memeriahkan Liga 3 Bank NTB Syariah PSSI NTB, Karman BM bekerjasama dengan Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia Nusa Tenggara Barat (APKLI NTB), membagikan tiket gratis untuk para penonton Liga 3.

BACA JUGA: Liga 3 NTB Belum Waktunya Menjual Tiket, Ini Kritik HBK

Untuk mendapatkan tiket tersebut, aktivis pemuda itu menjelaskan bisa menghubungi APKLI di sekretariatnya di Perumahan Lingkar Permai Jalan Lingkar Selatan, Loang Baloq Kota Mataram. 

“Bersama APKLI NTB, saya akan membagikan tiket gratis untuk penonton setiap hari sebanyak 50 tiket setiap pertandingan,” kata Karman, Senin (08/08/22) di Mataram. 

Menurutnya, ini bentuk dukungan kita terhadap pesta bola rakyat ini. 

“Saya tegaskan ini bukan gagah-gagahan tapi ini bentuk kepedulian kita terhadap sepakbola di NTB,” jelasnya. 

Ketua APKLI NTB, Abdul Majid dikonfirmasi menegakkan, akan memberikan dukungan terhadap liga 3 ini, dengan memberikan tiket gratis.

Ini khusus untuk penonton yang tidak mampu membeli tiket di loket tiket yang tersedia di GOR 17 Desember Turida Kota Mataram. 

“APKLI NTB ikut mensukseskan dan memeriahkan liga 3 ini dengan membagikan tiket gratis kepada penonton yang tidak mampu membeli tiket,” tegas aktivis pemuda NTB ini. 

BACA JUGA: Turnamen Volley Ball Gubernur Cup Pelajar se NTB, Digelar

Untuk diketahui, liga 3 Bank NTB Syariah telah dilakukan kick off pada, Sabtu 6 Agustus 2022 Minggu kemarin. Liga 3 ini akan diikuti oleh 26 klub di NTB dibagi beberapa zona, yaitu zona Pulau Lombok, Zona Sumbawa dan Zona Bima. (*)

 

 




Pemprov NTB Siap Kerjasama Pendidikan dengan ITS

Dies Natalis ke 62 Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya  diisi kegiatan gowes di Mandalika, selain itu ITS juga akan melakukan kerjasama pendidikan dengan Pemprov NTB

 MATARAM.lombokjournal.com ~ Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya berencana akan menyelenggarakan acara Gowes from Mandalika pada tanggal 15 Oktober mendatang.

Rencana acara menyambut Dies Natalis ke-62 ITS itu  disambut baik Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah. 

Ia menyatakan, prinsipnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) mendukung dan senang karena telah memilih Mandalika sebagai tempat pelaksanaan Gowes.

BACA JUGA: Wagub NTB Tinjau Dua Posyandu di Lotim

“Intinya kami sambut baik ide untuk gowes di Mandalika. Nanti rute gowesnya usahakan bisa melewati sentra-sentra UKM, desa wisata, dan lainnya. Tentu kita juga sangat senang karena telah memilih Mandalika. Mudah-mudahan lancar,” kata Wagub.

Ia mengatakan itu saat menerima audiensi dari Panitia Dies Natalis ITS di Aula Pendopo Wagub, Senin (08/08/22).

Rupanya pihak ITS tidak sekedar melakukan kegiatan Gowes. Sebab Ummi Rohmi, sapaan akrab Wagub menyatakan sangat mendukung adanya kerjasama dalam bidang pendidikan antara ITS dan Pemprov NTB.

“Untuk kerjasama, kami sangat menyambut baik juga. Nanti Pemda bisa kerjasama dengan ITS untuk anak-anak kita dapat diterima di ITS untuk penjurusan yang memang kita butuhkan. Kemudian untuk kerjasama lainnya kita sangat flexibel, silahkan saja dieksekusi,” tutur Wagub.

Jauhari, salah satu Panitia Dies Natalis ITS menyatakan, tidak hanya Gowes kedatangan ITS ke NTB juga untuk menjalin kerjasama dalam bidang pendidikan, khususnya bagi masyarakat NTB yang ingin melanjutkan studinya ke ITS, baik untuk jenjang S1 maupun S2.

“Barangkali setelah acara ini kita bisa bekerjasama. Karena acara kita itu tidak hanya gowes, tapi kita juga ingin meng-ITS kan Lombok, dan me-Lombok kan ITS. Mepromosikan ITS agar banyak yang ke ITS, karena mahasiswa ITS yang dari Lombok itu masih jarang,” jelas Jauhari. 

Sebagai informasi, Dies Natalis ITS ke-62 di Mandalika akan dilaksanakan secara hybrid, yaitu Offline dan Virtual Race. 

BACA JUGA: ABKIN Memfasilitasi Guru BK untuk Mengembangkan Progesionalisme

Offline race di Mandalika akan diikuti sekitar 400 goweser, dan goweser lainnya akan mengikuti secara virtual. 

“Ada sekitar 400-an peserta secara offline. Total ribuan peserta offline dan online. Offline race untuk pembukaan saja, secara bersamaan juga ada virtual, peserta dari daerah lain bisa memulai bersamaan dengan kita disini,” tutup Jauhari. 

Turut mendampingi Wagub pada audiensi tersebut yaitu, Kadis Pariwisata Provinsi NTB, Kadis Dikbud Provinsi NTB, Kadis LHK Provinsi NTB, Kadis Pora Provinsi NTB, Kadis Koperasi dan UKM Provinsi NTB dan Kadis Kominfotik Provinsi NTB *** 

 




Turnamen Voley Ball Gubernur Cup Pelajar se NTB Digelar

Penyelenggaraan turnamen Bola Voly antar pelajar SLTA untuk menemukan atlit berbakat dari lingkungan pendidikan 

LOBAR.lombokjournal.com ~ Kejuaraan Bola Voly antar pelajar SLTA sederajat se NTB memperebutkan piala Gubernur Cup dimulai, Minggu (07/08/22) di GOR  Mini, Gerung, Lombok Barat. 

Sebanyak 10 Tim dari 10 kabupaten/kota se NTB pada event  untuk mencari atlit-atlit berbakat dari lingkungan pendidikan  turut ambil bagian dalam Tournamen ini.

BACA JUGA: Gubernur NTB Buka Turnamen Sepak Bola Gubernur Cup 2022

Sekda membuka turnamen bola voli pelajar se NTB
Lalu Gita Ariadi

Sekda NTB Drs. HL. Gita Ariadi, M.Si atas nama Pemprov NTB mengapresiasi gelaran turnamen bola voley ini. 

Ia memastikan atlit-atlit bola voley asal NTB cukup diperhitungkan di tingkat nasional, bahkan turut memperkuat tim voley nasional ke kejuaraan bertaraf internasional. 

Turnamen Voley Ball ini dinilai sebagai ajang untuk mencari bibit-bibit olahraga berbakat, bertalenta dan berprestasi, menjadi atlit andalan NTB yang suatu saat i bisa mengharumkan nama daerah di ajang nasional bahkan internasional.   

Kecuali itu, Miq Gita sapaan akrabnya juga mengharapkan agar para atlit-atlit muda voley NTB bisa menunjukkan kemampuannya dalam event ini untuk mempersiapkan diri pada event-event nasional terutama menjelang terselenggaranya PON 2028 mendatang, dimana NTB sebagai tuan rumah.

“Jadi kita inginkan, NTB tidak hanya sukses dalam sebagai tuan rumah PON 2028, namun juga jauh lebih penting bagaimana atlit-atlit NTB bisa menunjukkan kemampuannya untuk bisa meraih medali emas sebanyak-banyaknya pada PON di NTB nanti,” harap mantan Kepala DPMTSP NTB ini.

Untuk tujuan tersebut, Miq Gita memerintahkan secara khusus kepada Kadispora NTB untuk membenahi cabang olaharga yang belum secara serius melakukan pembinaan termasuk yang belum terbentuk kepengurusannya.

Menurutnya, dengan adanya pengurus yang terorganisir dengan baik, akan memudahkan untuk melakukan koordinasi, kolaborasi dan pembinaan secara lebih intens. 

Untuk meraih hasil yang lebih baik dari hasil pembinaan yang sudah dilakukan selama ini. 

“Demikian juga kompetisi akan bisa terlaksana dengan baik jika koordinasi dan semangat untuk meraih prestasi di bidang olahraga tentu akan lebih mudah. Saya harapkan juga tim yang berlaga dalam event ini untuk tetap menjjnjung sportivitas bertanding dan memiliki mental bertanding yang tinggi untuk bisa meraih yang terbaik,” tutupnya.

Asisten III Setdakab Lobar, H. Ilham, M.Pd berterima kasih atas terslenggaranya event ini di Lombok Barat. Ilham menyebutkan, banyak atlit-atlit asal Lombok Barat yang memperkuat NTB pada event-event nasional maupun internasional.

Atlit kebanggaan NTB

Dirut Bank NTB Kukuh Raharjo berkomitmen untuk terus mendukung berbagai event olahraga yang melibatkan generasi muda, yang dimulai dari sekolah-sekolah. 

Harapannya, agar dari event semacam ini akan lahir atlit kebanggaan NTB menuju event nasional dan internasional.

BACA JUGA: Liga 3 NTB Belum Saatnya Menjual Tiket, Ini Kritik HBK

Ketua Panitia penyelenggara, Abdurrasyid Zainal mengungkapkan, kejuaraan bola voley ini ddikuti oleh 10 tim voley dari NTB.  

Masing-masing kabupate/kota mengirimkan masing-masing satu tim. Event  ini sebagai ajang untukmemperoleh bibit-bibit handal NTB yang  nantinya bisa memperkuat NTB di event nasional.

Turnamen ini, terselenggara atas kerjjasama Pemprov NTB, Bank NTB, Pemkab Lombok Barat, PDAM Giri Menang dan sejumlah media online yang tergabung  dalam Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) NTB. ***

 

 

 




Ketua DPRD KLU Tinjau Kebakaran di Gili Trawangan

Rombongan Ketua DPRD KLU melihat langsung puing dari bungalo ke bungalo serta deretan rongsokan sepeda dan mesin elektronik yang terbakar

GILI INDAH,KLU. lombokjournal.com ~ Dua hari setelah resmi sebagai Ketua DPRD KLU Artadi, S.Sos meninjau spot kebakaran yang berada di Jambuluwuk Oceano Resort, Gili Trawangan, Sabtu (06.08/22).

Dengan menggunakan boat dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan KLU, bersama tiga anggota Komisi III DPRD KLU, Ikhwanuddin, S.Ag (Golkar), Kardi, A.Ma (Demokrat) dan Rusdianto (PBB), unsur petugas Dinas Pemadam Kebakaran KLU, Asmadi serta dari Sekretariat DPRD KLU melaju menuju Gili Trawangan.

Sampai di Dermaga Trawangan, langsung mengayuh sepeda ke lokasi peristiwa kebakaran yang jaraknya berkisar 2 kilometer. 

Ketua DPRD KLU melihat langsung puing dari bungalo ke bungalo
Puing-puing kebakaran

Sungguh panorama yang memilukan, puing-puing kebakaran yang masih terlihat hangus dan menghitam. Akibat kebakaran, beberapa bangunan telah tak berbentuk, serta pepohonan tinggi yang mengering menunjukkan kebakaran yang terjadi berskala besar. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Ajak Bikers Nikmati Wisata ke Lombok-Sumbawa

Rombongan Ketua DPRD KLU melihat langsung puing dari bungalo ke bungalo serta deretan rongsokan sepeda dan mesin elektronik yang terbakar ditumpuk pada salah satu tempat, untuk memudahkan pengangkutan. 

Banyaknya arang dari kebakaran bangunan menambah rasa pilu. Ornamen bangunan sdh tinggal puing-puing saja.

Ketua DPRD KLU, Artadi, S.Sos menyatakan, yang diperlukan segera dari pihak resort adalah bantuan untuk merelokasi puing bangunan, agar bangunan lain tetap bisa digunakan untuk usaha pariwisata. 

Pihaknya, dalam waktu dekat akan melakukan rapat dengar pendapat.

“Dalam waktu dekat, kita akan adakan rapat dengar pendapat untuk mencari jalan keluar dengan mitra kerja dan pihak-pihak kepariwisataan. Agar solusi bisa disegerakan pihak eksekutif maupun pihak lainnya yang berkaitan dengan peristiwa. Mengingat pariwisata baru saja pulih,” tandasnya.

Ketika ditemui Cluster General Manager Jambuluwuk Oceano Resort Ni Made Sriasih, SH., CHA, menyatakan, saat kejadian dirinya sedang ada di Bali. 

Tetapi gerak cepat dilakukan dengan menghubungi jaringan hotel yang dimilikinya untuk membereskan hunian dan layanan tamu-tamu pengunjung yang menginap, untuk dievakuasi dan diberikan layanan jaringan hotel lainnya.

“Selama ada kebakaran (di Gili Indah), sepertinya ini yang skalanya besar. Ada 59 bangunan resort dan 5 homestay hangus terbakar. Saat peristiwa kebakaran, tamu resort ada 48 orang dan karyawan hotel 36 orang, semuanya selamat dan tidak ada korban jiwa,” tuturnya.

Dari hasil kunker, yang kerap menjadi hambatan di Gili Trawangan terkait pengelolaan sampah, potensi abrasi dan infrastruktur jalan umum. 

BACA JUGA: Pemuda Telong-Elong Ingin Punya Sirkuit Balap Sampan

“Sampah adalah persoalan klasik dari dulu belum selesai dan bagaimana seharusnya. Harapannya sampah dari puing kebakaran bisa direlokasi,” ungkapnya.

Hingga kunker tersebut, belum bisa ditaksir nilai kerugian dan penyebab utamanya dari peristiwa kebakaran. 

Pihak Jambuluwuk Oceano Resort kini sedang mengurus asuransi dan berencana membangun kembali bangunan yang terdampak secara bertahap. ***

 

 




Program PMII Diminta Turun Langsung ke Masyarakat 

Sekda NTB menyampaikan pesan, program PMII harus turun ke lapangan untuk mengedukasi berbagai persoalan yang selama ini dihadapi masyarakat 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) NTB untuk dapat  mengedukasi masyarakat, terkait permasalahan stunting, perdagangan orang, pernikahan dini dan lain sebagainya. 

Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi, mengajak PMII bergerak, mengedukasi ibu bapak sanak saudara kita, agar terhindar dari berbagai permalahan yang ada di sekitar masyarakat. 

BACA JUGA: Posyandu Keluarga di NTB Punya Data Stunting Tiap Dusun

Sekda NTB pesan, agar program PMII bisa turun mengedukasi masyarakat

“Seperti maraknya kasus stunting yang akar mulanya dari pernikahan dini yang harus dicegah, hadirnya PMII di tengah masyarakat tentu dapat mengedukasinya,” tutur Sekda NTB saat menerima audiensi PMII di Ruang Rapat Sekda NTB, Jum’at (05/08/22).

Pesannya, agar setiap program kerja dari PMII dapat turun langsung ke masyarakat. sehingga berbagai permaslahan dapat diselesaikan dari hulu ke hilir. Jangan lagi ada Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal, banyaknya masyarakat yang masih menggunakan calo.

“Jangan sampai hal seperti ini kita diamkan, termasuk masyarakat yang pergi menjadi tenaga kerja ilegal tanpa prosedur yang jelas. Inilah yang menjadi masalah, baik musibah kecelakaan di perjalanan, diperlakukan tidak senonoh di tempat kerja, tidak dapat perlindungan karena di luar jangkauan jalur-jalur resmi pemerintah,” ungkap Miq Gite.

Ia memberikan apresiasi dan dukungan terhadap PMII yang akan mengikuti Seminar Nasional oleh Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC) Bali-Nusa Tenggara yang akan dilaksanakan pada 14-16 Agustus di Denpasar Bali.

Sekretari Umum PMII NTB, Muhammad Faozan berharap, agar PMII dan Pemerintah Daerah dapat terus bersinergi dalam melakukan penanggulangan stunting, pernikahan dini maupun perdagangan orang.

BACA JUGA: Rakor Perhubungan Bertajuk “Trans[ortasi Berkeselamatan” Dinilai Tepat

“KIta berharap kesinambungan PMII, Stakeholder terkait dan Pemerintah Daerah untuk menanggulangi pernikahan dini maupun stunting ini kita bersinergi dalam upaya penanggulangan hal tersebut,” tutupnya. ***

 

 




Gubernur NTB mulai Lakukan Roadshow Industrialisasi

Industrialisasi merupakan keniscayaan yang harus dilakukan, ini ikhtiarM ewujudkan kesejahteraan masyarakat,kata Gubernur NTB

SUMBAWA.lombokjournal.com ~ Industrialisasi merupakan salah satu ikhtiar mewujudkan kesejahteraan masyarakat NTB.

Itu dikatakan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, saat memulai Roadshow Industrialisasi di sentra IKM, Kabupaten Sumbawa Barat, Kamis (04/08/22).

Menurutnya, Industrialisasi diperlukan karena setiap tahun jumlah pencari pekerjaan terus mengalami peningkatan.

BACA JUGA: Pemuda Telong-Elong Ingin Punya Sirkuit Balap Sampan

Masyarakat KSB berdialog bersama Gubernur NTB

 “Industrialisasi itu bukan konsep Gubernur, tapi untuk mencapai kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat, Industrialisasi merupakan keniscayaan yang harus kita lakukan,” ungkap Bang Zul sapaan gubernur.

Di acara Talkshow Tematik “Sinergitas Pengembangan Industri dalam mendukung kawasan industry Maluk” Bang Zul menjelaskan, industrialisasi itu bukan memiliki gedung tinggi, bukan juga  pabrik-pabrik besar. 

Tapi Industrialiasi itu sederhana, yaitu bagaimana mengolah produk lokal menjadi barang yang bernilai dan memiliki nilai jual tinggi.

Sederhananya, ia mencontohkan, dengan industrialisasi kita tidak lagi menjual bawang mentah ke pabrik luar, tidak lagi menjual produk lokal untuk di olah ke daerah lain. 

“Kita harus berani memulai, berani mengolah, berani memproduksi dengan mesin-mesin yang dibuat langsung oleh masyarakat NTB,” tambah Bang Zul didampingi Ketua PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah.

Dicontohkan, saat awal Pandemi Covid-19, masyarakat mengalami kelangkaan masker, semua produk masker dikirim dari luar daerah dengan harga yang sangat mahal. 

Padahal, bahan dan Sumber Daya Manusia (SDM) di NTB tidak kalah dengan daerah lain.

Masyarakat NTB membeli masker dari luar daerah dengan harga sangat mahal. 

“Padahal, penjahit kita bisa buat sendiri, bahannya juga banyak. Pokoknya jangan lagi kita bangga menjual produk-produk mentah,” tegasnya.

Industrialisasi, mengolah bahan baku

Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M., menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi NTB maupun pusat, menjadikan KSB sebagai kawasan industri.

“Termasuk membangun kesadaran masyarakat, untuk mengolah nilai tambah, dari mengolah bahan baku menjadi bernilai,” katanya.

BACA JUGA: Ribuan PMI asal NTB akan Diberangkatkan ke Malaysia

Ekosistim industrialisasi harus terus berjalan dan diperbaiki. Sehingga industri besar membantu industri masyarakat meningkat.

Mewujudkan industrialisasi dengan mengolah bahan baku, untuk nilai tambah sangat dibutuhkan. Begitu juga pasarnya juga harus disiapkan.

“Maka perlu terus disosialisasikan untuk membangun kesadaran masyarakat juga,” katanya.

Turut mendampingi Gubernur, Kadis Perindustrian, Kadis Perdagangan, Kadis Ketahanan Pangan, Kadis Koperasi UKM, Kadis Pertanian, Kadis LHK, Kadis Pariwisata, Kadis Peternakan, Kadis Dikbud, Kadis Kesehatan, Kadis PMPD, Kadis Kominfo dan Biro Perekonomian Setda Provinsi NTB. 

Hadir juga pada kegiatan tersebut Wakil Bupati KSB, Sekda KSB, Kapolres, Dandim, para camat KSB, pimpinan PT. Aman, Tokoh Agama, madyatakat dan UMKM masyarakat KSB.*** 

 

 




Pemuda Telong-Elong Ingin Punya Sirkuit Balap Sampan

Gubernur NTB serap Aspirasi melalui dialog publik bersama Ikatan Pemuda Telong-Elong

LOTIM.lombokjournal.com ~ Banyak aspirasi  diungkapkan saat berlangsung dialog publik antara Gubernur NTB, Zulkieflimansyah dengan Ikatan Pemuda Telong-Elong,Jerowaru, Lombok Timur, Rabu (03/08/22)

Salah satu yang diungkapkan tokoh pemuda, aktivis dan masyarakat sekitar, yaitu ingin memiliki sirkuit balap sampan yang representatif untuk Kejuaraan Nasional.

BACA JUGA: Gubernur NTB: Penting Rejuvenasi di Era Industrialisasi

Gubernur NTB banyak menyerap aspirasi pemuda Telong-ELONG

Dalam dialog publik itu Gubernur Zulkieflimansyah menjadi narasumber dalam dialog dengan tema “Dari NTB Untuk Indonesia: Kampung Lobster Nasional Boat Circuit”. 

Bang Zul sapaan akrabnya, mengatakan turut senang dengan kegiatan ini. 

“Berdialog dengan tokoh-tokoh pemuda, aktivis dan masyarakat Jerowaru sore ini di Dusun Telong Elong Lombok Timur. Banyak sekali aspirasi-aspirasi,” ucapnya.

“Aspirasi banyak dan menarik termasuk ingin memiliki Sirkuit Balap Sampan yg representatif untuk Kejuaraan Nasional,” tuturnya.

Pemuda, lanjut Gubernur, memiliki peran penting dalam memajukan daerah. Untuk itu, Gubernur yang populer disapa Bang Zul tersebut meminta pemuda Desa Telong-elong mengajak semua pihak untuk memajukan desa, terutama di bidang pariwisata.

“Silahkan ajak semua pihak kolaborasi, berdialog untuk memajukan desa kita. Tapi ingat! Diskusikan sesuatu dengan baik, berdialog dengan cara memanusiakan manusia,” ungkap Bang Zul.

BACA JUGA: Ribuan PMI akan Diberangkatkan ke Malaysia

Turut hadir Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Biro Adpim NTB, Ketua DPRD Kabupaten Lombok Timur dan Kepala Desa Telong-elong. ***

 

 




Gubernur NTB: Penting Rejuvenasi di Era Industrialisasi

Hadiri Pelantikan DPD KNPI NTB, Gubernur NTB tegaskan pentingnya perubahan cara pandang atau Rejuvenasi dalam era Industrialisasi 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengingatkan pentingnya peran pemuda sebagai agen perubahan, khususnya perubahan cara pandang atau Rejuvenasi dalam era Industrialisasi yang berusaha diwujudkan oleh Provinsi NTB.

Hal itu disampaikan Bang Zul sapaan Gubernur NTB dalam sambutan saat menghadiri Pelantikan Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Nusa Tenggara Barat, (DPP KNPI Provinsi NTB) di Prime Park Hotel & Convention Lombok, pada Rabu (03/08/22), yang bertajuk “Rejuvenasi Pemuda di Era Industrialisasi”.

BACA JUGA: Organisasi Umat Budha Gelar Kegiatan di NTB

Gubernur NTB ingatkan pentingnya perubahan cara pandang atau rejuvenasi di era industrialisasi
Gubernur Zulkieflimansyah

Menurut Bang Zul sapaan gubernur, Industrialisasi yang hendak dibangun di NTB bukan banyaknya pabrik besar dengan produksi masif di sana-sini. 

Namun dimulai dengan mengolah hasil mentah menjadi komoditas yang nilai jualnya lebih besar. Demi kesejahteraan masyarakat yang lebih baik. 

“Karena itu tepat sekali oleh KNPI ini, apalagi latar belakang KNPI ini banyak yang pengusaha, akan memberi warna tidak hanya bagi Nusa Tenggara Barat tapi juga Indonesia bahkan dunia,” tutur Gubernur Zul. 

Aktivis preneur

Sementara itu, Ketua Umum DPP KNPI. M. Ryano Panjaitan mejelaskan pentingnya aktivis preneur bagi pemuda. 

Aktivis preneur disebutkan Ryano adalah sebuah sintesis dari aktivisme  yang berlandaskan moral, intelektualitas, link atau jaringan.

Di satu sisi entrepreneur ada kelebihannya yaitu mandiri secara ekonomi, konsisten, disiplin, kreatif, inovatif. 

Sehingga aktivis preneur akan mendorong para pemuda untuk lebih memiliki jiwa sosial yang tinggi dan mendorong teman-teman aktivis untuk bisa mandiri secara ekonomi. 

Ryano menyemangati para pemuda untuk mengambil aksi yang lebih banyak untuk melakukan perubahan. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Ajak Bikers Nikmati Wisata Lombok-Sumbawa

“Sekali lagi saya ucapkan selamat mengemban amanah sebagai pemuda, sekarang adalah era eksekusi, stop diskusi tanpa aksi, mari kita perkuat hal-hal yang kongkrit ke depannya,” katanya. ***