NTB akan Canangkan Masyarakat Sadar Inflasi 

NTB akan canangkan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan melalui Desa Berdaya dan Tanggap Inflasi

MATARAM.lombokjournal.com ~ Rapat Koordinasi (Rakor) Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GN-PIP) Provinsi NTB, membahas Pencanangan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GN PIP) Provinsi NTB, Selasa (16/08/22).

Yakni upaya gencar gerakan masyarakat sadar inflasi secara nasional akan dilakukan oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah Prov Nusa Tenggara Barat. 

Rakor ini dihadiri Kepala Kantor Perwakilan  Bank Indonesia (BI) NTB, Heru saptaji, Kepala Biro Perekonomian selaku Sekretaris TPID, Kadis Ketahanan Pangan, Sekretaris Dinas Pertanian,  Plt. Kadis Kominfotik NTB, Kepala Bagian Ekonomi Setda Kota Mataram.

BACA JUGA: Harga Sayur Naik, Masyarakat Dianjurkan Bijak Berbelanja

Menganjurkan masyarakat NTB MENANAM SAYURAN
Menganjurkan menanam sayur di pekarangan

Kepala BI NTB  menjelaskan, pentingnya membangkitkan kesadaran masyarakat akan pengendalian inflasi pangan. 

Untuk di NTB bertepatan dengan HUT RI 17 Agustus mendatang akan dilakukan pencanangan (kick off) GN-PIP, ditandai dengan launching 7 program strategis antara lain, membentuk   77 desa berdaya dan tanggap inflasi. 

Selain itu akan dilakukan gerakan Urban Farming, menanam 7.700 bibit cabe merah, memasifkan operasi pasar murah di seluruh kab/kota se NTB, gerakan menanam holtikultura di 7 pondok pesantren dan 7 kampus se NTB, memperkuat kerjasama antar daerah (KAD) untuk memperkuat tersedianya bahan pokok masyarakat, dan literasi inflasi bagi masyarakat NTB.

Kepala BI NTB, Heru Saptaji menambahkan, kegiatan  operasi pasar murah di seluruh Kab/Kota  minimal dua kali sebulan, KAD antar pengusaha dan juga OPD. 

Selain itu rencana penerapan pengendalian inflasi pangan ini akan diikut sertakan pada gelaran upacara bendera pada Rabu 17 Agustus 2022 di Kantor Gubernur.

Dan akan menjadi program bagi sejumlah kabupaten kota yang akan turut berpartisipasi hingga akhir tahun mendatang. 

BACA JUGA: 40 Partai Politik Sudah Mendaftar ke KPU

Selain itu dalam pencanangan tersebut, akan melibatkan setidaknya tujuh Perguruan Tinggi (PT) dan juga tujuh Pondok Pesantren (Ponpes) dengan harapan mampu memberikan kontribusi bagi NTB dalam hal pengendalian terhadap inflasi pangan.

Dan kegiatan ini akan tetap selalu digaungkan di media sosial pemprov atau seluruh media sosial OPD dengan fokus pada Literasi Inflasi. ***

i




Manajemen Pengelolaan Masjid NTB Harus Lebih Baik

Hampir tiap hari masyarakat membangun masjid, namun tidak dibarengi dengan aspek manajemen pengelolaan yang baik oleh para takmir

MATARAM.lombokjournal.com ~ Asisten I Setprov NTB, Madani Mukarom mengatakan 

manajemen masjid masjid di Nusa Tenggara Barat dalam pengelolaan dan pelayanan jamaah harus makin baik.

Hanya 20 persen saja masjid di NTB yang manajemen pengelolaannya baik

“Masjid sebagai pusat kegiatan masyarakat harus makin baik pengelolaaannya,” ujarnya saat penganugerahan DMI Award NTB di Islamic Center, Senin (15/08/22). 

Sebada dengan itu, Ketua DPW DMI NTB, Dr Mansyur mengatakan, data terakhir jumlah masjid di NTB dari data Kementerian Agama sebanyak 9.996, namun data masjid yang memiliki pengelolaan baik dari riset DMI baru duapuluh persen saja. 

BACA JUGA: Harlah Yayasan Daulatul Ummah, Ini Pesan Wagub NTB

“Apalagi dari pemantauan, hampir setiap hari masyarakat membangun mesjid namun tidak dibarengi dengan aspek pengelolaan yang baik oleh para takmir,” jelasnya. 

DMI NTB yang juga mengadakan penganugerahaan serupa sebelumnya memborong tujuh penghargaan dalam Dewan Masjid Indonesia (DMI) Awards 2022, bulan Juli lalu. 

Penghargaan bagi masjid-masjid di NTB tersebut, di antaranya juara satu kategori masjid raya terbaik tingkat provinsi se-Indonesia, yang diraih Masjid Raya Hubbul Wathan Islamic Center Mataram.

NTB juga mendapatkan empat peringkat, masing-masing untuk kategori aspek kesehatan dan sumber daya lingkungan berbasis masjid.

“Dari kategori dakwah dan pendidikan NTB mendapatkan juara tiga. Dari pemberdayaan ekonomi dan wiraswasta berbasis masjid juara tiga dan dari aspek dakwah dan hukum juara dua,” ujarnya.

Selain itu, NTB mendapatkan juara dua nasional untuk kategori jumlah masjid terbanyak yang melakukan registrasi untuk mendapatkan id masjid. 

Bahkan, Masjid Agung Al-Mutaqqin di Cakranegara memenangkan tingkat kabupaten dan kota dengan meraih juara tiga nasional.

BACA JUGA: Harga Sayur Naik, Masyarakat Dianjurkan Bijak Berbelanja

Ia berharap, dengan diselenggarakannya DMI Awards di tingkat provinsi merupakan sebuah tahapan agar NTB memiliki big data Masjid NTB.***

 

 

 




Harga Sayur Naik, Masyarakat Dianjurkan Bijak Berbelanja

Dengan melambungnya harga bahan dapur, TPID NTB ini menganjurkan masyarakat manfaatkan pekarangan dan berlanja sesuai kebutuhan 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Dalam dua minggu terakhir harga kebutuhan pokok, seperti tomat, cabe merah dan beberapa jenis sayuran lain mulai melambung.

Naiknya harga kebutuhan dapur ini menjadi beban masyarakat,membuat masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan pokok dapur. 

Selain itu dengan naiknya harga kebutuhan bahan bumbu masakan ini berdampak pada komoditi yang dibeli menjadi  lebih sedikit.

BACA JUGA: Gubernur NTB Resmikan Rumah Adat Palung Dalem, Lotim

mensiasati kenaikan harga sayur, masyarakat dianjurkan bijak berbelanja

Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan NTB, Heru Saptaji menyatakan, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi NTB menghimbau masyarakat lebih bijak dalam berbelanja. 

Bijak berbelanja dimaksud pemerintah yakni masyarakat hendaknya berbelanja sesuai kebutuhan.

“Jangan lupa cermati harganya cerdas dan bijak belanja,” kata Heru di Mataram, Senin (15/08/22). 

Heru Saptaji menganjurkan, lakukan pola konmsumsi yang bervariasi. 

Dan tentu di tengah harga harga kebutuhan naik, pemerintah menganjurkan masyarakat untuk mencari alternatif sebagaimana dianjurkan pemerintah. 

“Di antaranya, yakni belanja sesuai kebutuhan,” katanya. 

Ia menambahkan, alternatif lain mensiasati harga kebutuhan pokok yang naik yakni  dengan memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam sayur-mayur seperti cabe, tomat dan lainnya.  

Untuk menanam sayur-mayur di rumah tidaklah ribet. Tips dan trik tanam cabe dan tomat sudah banyak di internet, tinggal mengikuti panduannya. 

BACA JUGA: Atasi Stunting di NTB, HBK Peduli Bagikan Telur Ayam Segar

“Kuncinya jika harga kebutuhan naik, tidak perlu risau. Namun masyarakat harus mencari alternatif lainnya,” ujar Saptaji.

Dicontohkan, jika harga cabe rawit merah naik, bisa diganti dengan cabe hijau, namun rasanya nendang dan terpenuhi rasa pedasnya. 

Selain itu membiasakan di rumah memakai sambal olahan atau cabe bubuk dan pedasnya sama-sama nempel, tambahnya. 

Menyinggung komoditi lainnya seperti bawang merah, minyak goring atau kebutuhan lainnya yang dirasakan masyarakat naik, Heru menghimbau untuk memperolehnya melalui Operasi Pasar (OP) murah.

“Harganya di OP kan lebih murah dan pengeluaran jadi lebih hemat dan harganyapun bersahabat,” tutup Heru.***

 

 




Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi NTB Ditutup

Dalam penutupan Jambore Bunda Niken menyampaikan pesan, Inovasi dan kretifitas kader PKK lain, menjadi pengalaman bagi TP. PKK lain untuk diikuti dan ditiru

DOMPU.lombokjournal.com ~ Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi NTB yang berlangsung di Dompu ditutup Ketua TP.PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati, Jum’at (13/08/22) di pantai Lakey Kecamatan Hu’u Kabupaten Dompu.

Dikatakan, kegiatan jambore yang diselenggarakan bertujuan untuk bersikaturahim. Selain itu, juga untuk menambah wawasan dan semangat sebagai TP. PKK. 

Acara penutupan Jambore dihadiri Wakil Bupati Dompu, H. Syahrul Parsan, ST. MT.

BACA JUGA: Parade Jambore Kader PKK tingkat Provinsi Diikuti Ribuan Peserta

Bunda Niken mengatakan acara Jambore selain bersilaturahmi juga untuk meningkatkan wawasan kader PKK

Jambore diharapkan memotivasi para kader untuk saling bertukar pengalaman dan belajar. 

“Inovasi dan kretifitas kader PKK lain, menjadi pengalaman bagi TP. PKK lain untuk diikuti dan ditiru. Seperti pengolahan sampah dan limbah rumah tangga dari TP.PKK Dompu,” jelas Ketua Dekranasda NTB.

Bunda Niken juga memuji antusias, para  ketua TP. PKK Kecamatsn dan Desa, menguasai tugas-tugas seperti urusan literasi, penyuluhan, membuat makanan yang sehat, dan kemampuan lainnya.

“Kami berharap, contoh baik, pengalaman dan yang telah dilakukan pada lomba di jambore, ibu-ibu harus terus melakukannya di tempatnya masing-masing, demi mencapai kesejahteraan masyakat,” pesannaya kepada Ketua TP. PKK se NTB.

Ikhtiar untuk menyelenggaran dan mensukseskan program pokok PKK, dapat tercapai, guna mensejahterakan para anggota PKK dan masyarakat.

Diumumkan juga, Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi NTB Tahun 2023, akan diselenggarakan di Kota Mataram. 

Pelaksanaannya dipercepat,  awal tahun 2023, mengingat tahun 2024 akan dilaksanakan Pemilu serentak diseluruh Indonesia.

Bunda Niken juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Bupati, Wakil Bupati, Sekda, Kepala OPD dan Forkopimda dan Ketua TP. PKK Kabupaten Dompu dan jajarannya, yang menjadi tuan rumah yang baik dan menyenangkan.

“Terimakasih atas kontribusi dan partisipasinya, mendukung dan terlibat langsung dengan antusias dan semangat yang tinggi,” kata Bunda Niken.

BACA JUGA: Bunda Niken Puji Peserta Jambore Kader PKK Provinsi NTB

Acara penutupan jambore juga dibacakan pengumuman para juara lomba dan penyerahan tropy dan hadiah untuk para pemenang. 

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Kepala Kepala Dinas Perpusda NTB, Kadis DLHK Provinsi NTB, Kepala OPD lingkungan Kabupaten Dompu dan seluruh jajarannya, GOW, DWP, organisasi wanita lainnya, Camat, Lurah, Kades, Toma, Toga, jajaran TNI/Polri dan masyarakat Dompu.***

 

 




Aksi Cegah Stunting di NTB, HBK Peduli Bagikan Telur Ayam Segar 

HBK PEDULI tiap hari distribusikan 1.500 telur ayam segar untuk warga Lombok, ini aksi nyata cegah stunting di NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ HBK PEDULI, membuktikan komitmennya membantu pemerintah mencegah stunting pada anak-anak di NTB, dengan menyalurkan bantuan telur ayam segar kepada ibu-ibu dan anak-anak di P. Lombok.

Penyerahan bantuan telur ayam segar tersebut menyasar warga yang bermukim di Kab. Lombok Barat. 

Penyerahan bantuan dihadiri langsung HBK selaku Ketua Yayasan HBK PEDULI, H. Bambang Kristiono SE, didampingi Sekretaris Yayasan, Rannya Agustyra Kristiono, hadir dalam penyerahan batuan itu. 

BACA JUGA: Harlah Daylatul Ummah, Ini Pesan Wagub NTB

HBK Peduli bagikan 1500 telur tiap hari di Lombok
Menyerahkan bantuan bola

Hadir pula Ketua Penasehat Tim HBK PEDULI Kab. Lombok Barat, Nurhidayah, yang juga Ketua DPRD Kab. Lombok Barat dari Partai Gerindra.

“Penyaluran bantuan telur ayam segar di Kab. Lombok Barat ini telah dimulai pada Rabu, 10 Agustus 2022 di Gunungsari,” kata Ketua Tim HBK PEDULI Kab. Lombok Barat, Lahmudin Blank, di Mataram,  Sabtu (13/08/22).

Penyerahan bantuan tersebut menjadi sangat spesial lantaran dihadiri HBK dan Rannya.

Rannya menjelaskan, program penyaluran bantuan telur ayam segar kepada ibu-ibu dan anak-anak di P. Lombok ini merupakan salah satu program unggulan HBK PEDULI untuk mengatasi persoalan stunting di NTB.

Tiap harinya, tidak kurang dari 1.500 butir telur ayam segar dibagikan oleh Tim HBK PEDULI yang berada di delapan titik di P. Lombok dengan menyasar seluruh Kab/Kota di Pulau Seribu Masjid.

“Pelaksanaannya dilakukan secara bergiliran. Nanti keliling di tim-tim HBK PEDULI yang ada di Pulau Lombok,” kata Rannya.

Proses penyaluran bantuan di Gunungsari pun meriah, karena selain bantuan telur ayam segar, diserahkan pula bantuan dana tunai kepada anak-anak dan sebagian ibu-ibu yang hadir. 

Rannya pun berinteraksi dengan begitu guyub dengan anak-anak yang rata-rata masih menempuh pendidikan dasar tersebut.

Dara yang saat ini sedang merampungkan pendidikannya di Brunell University, London, Inggris ini merangkul anak-anak tersebut dan mengajaknya berbincang. 

Rannya menayakan nama mereka, sekolahnya di mana, dan saat ini duduk di kelas berapa.

BACA JUGA: Bupati Djohan Sjamsu: Orang di PMI Luar Biasa

“Ini buat beli susu atau keperluan-keperluan sekolah yang lain, supaya kamu tambah sehat dan tambah pinter,” kata Rannya kepada setiap anak-anak yang mendapatkan bantuan dana tunai.

Ditegaskan Rannya, masalah stunting sekarang ini bukan hanya persoalan masyarakat NTB. Tapi juga daerah-daerah lain di Indondsia. 

Karena itu, HBK PEDULI pun berharap, semua pemangku kepentingan terkait, termasuk Pemerintah Prov. dan Kab/Kota di NTB bisa bekerja sama dan saling memberikan dukungan dalam mengatasi masalah stunting ini.

“Kalau saja semua stakeholder di NTB ini, termasuk Pemda Prov. dan Kab/Kota berpartisipasi aktif dalam memberikan dukungan terhadap program mengatasi stunting ini, in syaa Allah, kita akan dapat mengatasinya jauh lebih cepat dari daerah-daerah lain di Indonesia,” kata Rannya.

Merujuk hasil survei Kedai KOPI yang dilaksanakan pada 6-16 Juli 2022 dengan methode survei face to face interview (home visit) kepada 1.000 responden di P. Lombok dan P. Sumbawa, persoalan ekonomi dan kesehatan, termasuk masalah stunting di dalamnya, menjadi permasalahan utama di NTB. 

Kedua faktor di atas mencapai 81 persen dari permasalahan utama masyarakat Bumi Gora.

Dalam kesempatan sama HBK menjelaskan, Yayasan HBK PEDULI dan Partai Gerindra, akan menggunakan hasil survei KedaiKOPI itu sebagai acuan dalam menentukan langkah-langkah kerja serta pengabdiannya bagi masgarakat NTB.

“Dengan begitu, kita akan lebih fokus dalam mengatasi persoalan-persoalan utama yang dihadapi masyarakat NTB,” kata Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini.

Bantuan Jersey dan Bola

Disamping mendampingi Tim2 HBK PEDULI melaksanakan kegiatan rutinnya di tengah-tengah masyarakat P. Lombok, Rannya juga berkesempatan untuk bertemu dengan beberapa kelompok pemuda pecinta sepakbola. 

Kepada mereka, Rannya yang juga merupakan CEO Lombok FC, memberikan bantuan bola dan jersey sepakbola.

Bantuan tersebut antara lain diserahkan kepada kelompok pemuda di Dusun Dasan Geres, Desa Ranjok, Kab. Lombok Barat.

Atas bantuan tersebut, Umar Yazid, tokoh pemuda sekaligus Kepala Dusun Dasan Geres menyampaikan terima kasih atas segala bantuan serta perhatiannya.

Tidak lupa, Rannya juga telah menyempatkan waktunya untuk menengok pemain Perselobar yang mengalami cidera, Diva, pada saat bertanding melawan Lombok FC.

Rannya yang saat ini sedang menjalani liburan semesternya di Brunel University, London, juga memanfaatkan kepulangannya di P. Lombok untuk mengunjungi usaha UMKM kerajinan penganyaman alang-alang di Dusun Limbungan Selatan, Desa Limbungan, Kec. Gunungsari serta para perajin gerabah di Desa Banyumulek, Kec. Kediri. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Resmikan Rumah Adat Palung Dalem, Lotim

Kunjungan ini adalah wujud dukungan langsung Rannya kepada para perajin yang bekerja sebagai penopang ekonomi keluarga.

Pada saat ditanya, apa kendala utama dalam menjalankan usaha UMKM ini, hampir semua pengrajin menyampaikan, masalah utama UMKM di NTB adalah permodalan.

“Terima kasih ibu-ibu, saya akan dorong semua anggota Fraksi Partai Gerindra di DPRD Kab. Lobar untuk mencarikan jalan keluarnya. Tetap semangat ya Ibu-ibu,” tutup Rannya. (*)

 

 




Harlah Yayasan Daulatul Ummah, Ini Pesan Wagub NTB

Wagub NTB hadiri harlah Yayasan Daulatul Ummah, dan berharap kelak para santri menjadi calon-calon pemimpin yang hebat

LOTIM.lombokjouenal.com ~ Santri dan santriwati sekaligus para wali murid agar selalu memperhatikan kesehatan, sehingga dapat mengenyam pendidikan untuk menjadi orang hebat dan maju.

Pesan itu disampaikan Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah dalam acara syukuran Hari Lahir (Harlah) Yayasan Daulatul Ummah al-Islamiyah yang ke-16 di Suralaga, Kab. Lombok Timur, Minggu (14/08/22).

BACA JUGA: Gubernur NTB Resmikan Rumah Adat Patung Dalem di Lotim

Wagub Hj Sitti Rohmi hadir dala harlah Yayasan Daulatul Ummah al-Islamiyah

“Tidak ada yang bisa menghalangi kita untuk maju  selama kita sehat dan dasar agama kita kuat untuk menuntut ilmu ke seluruh belahan dunia,” kata Wagub.

Katanya, kalau anak-anak sehat, insya Allah generasi muda  ini akan menjadi calon-calon pemimpin yang hebat. 

Ummi Rohmi sapaan akrabnya juga berharap, dengan bertambahnya usia dari Yayasan Daulatul Ummah al-Islamiyah, ke depan dapat semakin berkembang dan menghasilkan generasi yang berkualitas.

“Semoga Daulatul Ummah semakin maju dan berkembang. Semua jenjangnya Allah berkahi. Dimudahkan perjuangannya dalam memperjuangkan ummat sehingga semua generasi mudanya menjadi generasi Qur’ani, menjadi bibit-bibit pemimpin hebat di masa datang. Selamat kepada Yayasan Daulatul Ummah. Terus membangun untuk NTB yang Gemilang dan Indonesia yang semakin Maju! Aamiinn,” kataUmmi Rohmi. 

Sementara itu Ketua Umum Yayasan Daulatul Ummah, H. Mudhan Hazdi melaporkan,  perayaan hari jadi tersebut merupakan bentuk syukur atas eksistensi yayasan untuk membangun bangsa.

“Peringatan hari jadi ini semata-mata kita maksdukan sebagai wujud syukur kepada Allah Swt, atas eksistensi Yayasan Daulatul Ummah al-Islamiyah yang didirikan untuk memajukan kesejahteraan bangsa, memperkokoh kesatuan dan persatuan ummat dalam rangka mewujudkan kemaslahatan ummat Islam dalam bingkai NKRI,” jelas H. Mudhan Hazdi.

BACA JUGA : Zero Waste Trekker, Upaya Selamatkan Rinjani

Turut hadir pada acara tersebut,  Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi NTB, Asisten I Setda Kabupaten Lotim, Camat Sukamulia, Baznas Kabupaten Lombok Timur, Camat Suralaga, dan Kades se-Kecamatan Suralaga. ***

 

 




Gubernur NTB Resmikan Rumah Adat Palung Dalem, Lotim

Rumah Sederhana Tapi Dihuni Jiwa-Jiwa Besar, ini kata Gubernur NTB saat peresmian Rumah Adat di Desa Suwangi, Lotim

LOTIM.lombokjournal.com ~  Gubernur NTB, Zulkieflimansyah terkejut dengan sambutan selamat datang dengan slogan “Bertaubatlah saudaraku karena dunia sudah tua” yang ditulis oleh Ali Akbar selaku Ketua Rumah Adat Bale Beleq Palung Dalem.

Itu diungkapkannya saat meresmikan Rumah Adat Bale Beleq Palung Dalem Desa Suwangi Sakra Lombok Timur, (14/08/22).

BACA JUGA: Bupati Djohan Sjamsu: Orang di PMI Luar Biasa

Gubernur NTB BERHARAP RUMAH ADAT JADI NYAMAN UNTUK SEMUA
Gubernur Zulkieflimansyah

Bang Zul sapaan akrab Gubernur mengatakan, kalimat ini diungkapkan oleh Prof. Hariri yang termasuk dalam buku terbaik dunia saat ini.

“Jadi, luar biasa buku terbaik dunia saat ini mengutip tulisan Ali Akbar,” puji Bang Zul.

Bang Zul menyampaikan pesan tegas bahwa dunia boleh tua, dunia boleh berubah tetapi Ali Akbar tetap kelihatan muda.

Ia mengutarakan, nama Bale ini adalah rumah yang menyamankan kita semua. Sekarang banyak punya rumah yang besar tapi jiwanya sempit

“Jadi rumah yang diinginkan Ali Akbar ini kelihatannya sederhana mungkin kecil bentuknya tapi rumah ini dihuni oleh orang-orang berjiwa besar di bumi yang kita cintai ini,” tandasnya.

Hadirnya institusi tersebut diharapkan masyarakat tidak kehilangan arah dalam hidup.

“Mudah-mudahan Bale Adat ini menjadi rumah yang nyaman buat semuanya, tempat keluh kesah, tempat berdoa, dan terus mempererat persaudaraan dan lebih kuat persatuannya,” katanya.

BACA JUGA: Letusan Samalas, Benda Peninggalan Kedatuan Benue Diuji Radiokarbon

Peresmian Rumah Adat Bale Beleq Palung Dalem ditandai dengan pemukulan Gendang Belek oleh Gubernur didampingi Ketua Rumah Adat, Ali Akbar, Wakil Bupati Lombok Timur, dan Tokoh Adat lainnya dan penandatanganan prasasti. ***

 

 




Bupati Djohan Sjamsu; Orang di PMI Luar Biasa

Saat menghadiri Muskab PMI ke-III Lombok Utara, Bupati Djohan Sjamsu berharap, Ketua PMI terpilih agar mampu menjaga Marwah PMI

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Orang-orang yang berkerja di Palang Merah Indonesia (PMI) dinilai sebagai orang yang luar biasa.

Hal itu dikatakan Bupati Lombok Utara, H Djohan Sjamsu saat menghadiri Musyawarah Kabupaten (Muskab) ke III Palang Merah Indonesia (PMI) Lombok Utara  yang berlangsung Sabtu (13/08/22), di Aula SMAN 1 Tanjung.

Hadir juga para Camat, BPBD, Damkar, Dikes, perwakilan PMR, Forum relawan (Forel),  utusan Kecamatan serta Sibat Desa yang ada di Lombok Utara. 

“Orang yang duduk di PMI saya anggap luar biasa, karena betul-betul bekerja sukarela untuk kemanusiaan, tidak ada menyangkut kepentingan materil di lembaga ini,” kata 

Bupati Djohan Sjamsu.

BACA JUGA: Zero Waste Trekker, Upaya Selamatkan Rinjani

Menurutnya, PMI menjadi organisasi kemanusiaan yang telah berdiri sejak awal kemerdekaan Republik Indonesia.

PMI ada di tingkatan seluruh pemerintahan dari pusat hingga kabupaten.

Ia berharap, Ketua PMI terpilih agar mampu menjaga Marwah PMI dan tetap totalitas dalam kerja-kerja kemanusiaan tanpa berfikir soal materi, karena sejatinya PMI tempat pengabdian yang ikhlas.

Memang, walaupun membantu dana hibah sesuai kemampuan daerah, namun anggaran tersebut tidak sebanding dengan upaya yang dilakukan PMI dalam kebencanaan selama ini.

“Pada anggaran murni 2022 PMI tidak mendapat alokasi dana Hibah, namun saya berharap kawan-kawan tidak patah semangat, kita harus maklumi karena kondisi keuangan daerah saat ini sangat terbatas. Keuangan APBD kita berkurang hingga Rp 400 miliar, namun tetap kita upayakan untuk dapat mengakses anggaran di APBD perubahan mendatang,” tuturnya.

Dalam agenda sidang pleno Muskab yang dipimpin Tarpiin Adam, disepakati menetapkan secara aklamasi Ketua PMI Lombok Utara Periode 2022-2027 kepada Fatmawati, S.Ag., M.M.

Ktua terpilih itu sebelumnya merupakan Wakil Ketua PMI Bidang Diklat dan PMR periode 2017-2022 dan juga menjabat PLT Ketua PMI Lombok Utara.

Saling menguatkan kerja kemanusiaan

Ketua PMI Terpilih Fatmawati menyampaikan ucapan terimakasih atas amanah yang dimandatkan dalam memimpin organisasi kepalang merahan tersebut. 

Ia mengakui amanah yang dibebankan dipundaknya itu tidak lah mudah.

Ia pun mengajak semua pengurus, relawan dan staf markas untuk bersinergi saling menguatkan dalam aktifitas kerja kemanusiaan di palang merah

Ditututrkan, selama proses perjalanan tanggap darurat bencana gempa lalu, relawan PMI hampir mencapai ratusan orang.

BACA JUGA: Letusan Samalas, Benda Peninggalan Kedatuan Benue Diuji Radiokarbon 

Namun dalam seiring waktu di perjalanan banyak relawan yang melepaskan pengabdian di PMI ketika anggaran kegiatan sudah tidak disuport PMI pusat juga federasi.

Itulah sebabnya Fatmawati mengatakan, masih banyak PR PMI ke depan baik yg terkait dengan pengkanderan, penanganan kebencanaan yang membutuhkan keikhlas para relawan untuk membantu masyarakat.

Masyarakat masih membutuhkan bantuan, salah satunya dalam penanganan kekeringan, pendampingan kesehatan juga bencana alam banjir, serta longsor yang menjadi langganan di daerah.

“Oleh karena itu saya mengajak semua Relawan KLU untuk menunjukkan loyalitas tinggi dalam gerakan kemanusiaan ini, serta mampu menunjukkan profesionalisme dan kejujuran dalam kerja kemanusiaan,” ungkapnya. *** 

 




Ceramah KH Achmad Zen Menyimpangkan Sejarah tentang Pancasila

PDIP NTB Laporkan KH Achmad Zen ke Polda NTB, ceramah dalam video yang diunggahnya melalui akun media You Tube merupakan bentuk penyimpangan sejarah

 MATARAM.lombokjournal.com ~ Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) DPD PDIP NTB melaporkan KH Achmad Zen ke Polda NTB , Jumat (12/08/22). 

Pengaduan dengan nomor 01/EX/BBHAR-DAERAH/ NTB/2022 tersebut diterima Kantor Satelit Investigasi Kejahatan Dunia Maya atau Cyber Crime Investigation Satellite Office Polda NTB.

Ceramah KH Achmad Zen menyimpangkan sejarah tentang Pancasila

“Pengaduan ini kami lakukan ke Polda NTB karena apa yang disampaikan oleh KH Achmad Zen dalam video ceramahnya termasuk bentuk penyimpangan sejarah dan berita tidak benar atau berita bohong,” kata Ketua BBHAR DPD PDIP NTB Suhaimi, sesaat usai pelaporan diterima secara resmi Polda NTB.

BACA JUGA: Vanili dari NTB, Produk Unggulan Terbaik di Indonesia

Sekretaris DPD PDIP NTB, HL Budi Suryata dan Pengurus DPD PDIP NTB, H Ruslan Turmuzi hadir bersama Suhaimi di Polda NTB dalam pelaporan tersebut. 

Ketiganya menyerahkan laporan secara langsung sesuai dengan instruksi Ketua DPD PDIP NTB, H Rachmat Hidayat.

KH Achmad Zen sendiri dilaporkan menyusul beredarnya video ceramah melalui akun media sosial YouTube. 

Dalam video tersebut KH Achmad Zen yang tengah duduk di tengah-tengah jamaah berbicara soal asal Pancasila. 

“Pancasila dari siapa? Bukan dari kesepakatan ulama. Itu buatan Soekarno, yang kemudian dijual ke umat ‘ini loh kesepakatan ulama’. Demi Allah itu bukan buatan ulama, itu pengkhianatan Soekarno. Saya tanggung jawab!” ujarnya dalam video tersebut.

KH Achmad Zen kemudian membandingkan Pancasila dengan khilafah. 

Pertama-tama, ia menyebut khilafah berasal dari Allah. Ia menyebut syariat dan khilafah dapat menyelesaikan persoalan, sementara Pancasila tidak bisa.

Suhaimi mengatakan, dengan laporan tersebut, pihaknya meminta agar Polda NTB segera melakukan penyelidikan dan penyidikan serta memanggil KH Achmad Zen untuk memberi keterangan terhadap ucapannya dalam video.

Suhaimi menegaskan, video tersebut telah beredar luas di masyarakat dan bisa memicu gesekan dan gejolak sosial. 

Karena itu, laporan yang diajukan pihaknya bagian dari upaya mencegah agar gejolak dan gesekan sosial tersebut tidak sampai terjadi.

“Dengan pelaporan ini kami ingin persoalan ini menjadi ranah kepolisian. Soalnya, video ini sudah beredar secara luas melalui media sosial di tengah-tengah masyarakat,” ujar Anggota DPRD Lombok Tengah ini.

Dia menekankan, menyebarkan berita bohong yang menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat adalah merupakan tindak pidana sebagaimana diatur Pasal 14 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Sejauh ini, tidak banyak informasi terkait sosok KH Achmad Zen. 

Penceramah ini dikenal sebagai seorang ustaz di kawasan Cikampek, Jawa Barat, dan tercatat sebagai mudir atau pemimpin Pondok Pesantren Al-Husna Cikampek.

Dalam laman resmi Pesantren Al-Husna, pesantren ini didirikan sejak tahun 1997 di bawah naungan Yayasan Dasar el Husna. Pesantren memiliki program pendidikan terpadu selama 7 tahun.

Achmad juga aktif mengunggah ceramah atau tausyiahnya di sosial media YouTube. Ia bahkan memiliki kanal YouTube sendiri bernama Ahmad Zen el-Husna. Kanal YouTubenya itu mengunggah ceramah dengan berbagai tema.

BACA JUGA: Industrialisasi di NTB Tercermin dari Perkembangan SMK

Tak hanya di kanal YouTube miliknya sendiri, ceramah tersebut juga diunggah di berbagai kanal YouTube lainnya. 

Bila diketik dalam kolom pencarian YouTube dengan kata kunci ‘Ahmad Zen’, kerap muncul ceramahnya yang membahas soal ‘hukum mengkritik penguasa zalim dalam Islam’, ‘wajib bernegara ala nabi’, hingga membahas Islamophobia.

Sekretaris DPD PDIP NTB HL Budi Suryata mengatakan, dengan pelaporan yang dilakukan pihaknya, masyarakat diminta menyerahkan sepenuhnya penanganan permasalahan ini kepada penegak hukum. Jangan sampai ada kelompok masyarakat mengambil tindakan yang kontraproduktif. ***

 

 




Rayakan Tahun Baru Islam, Gubernur NTB Ajak Bersyukur

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah rayakan tahun baru Islam di Ponpes Darussalam Al-Kubro Lombok Timur, dan dikatakan orang menyadari rasa bersyukur maka hudupnya akan bahagia

LOTIM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, menghadiri acara Perayaan Hari Besar Islam 1 Muharram 1444 H yang dilaksanakan oleh Yayasan Pondok Pesantren Darussalam Al-Kubro Moyot, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur, Sabtu (13/08/22).

Pada kesempatan tersebut, Gubernur NTB mengajak masyarakat lebih pandai dan banyak bersyukur atas berkah kenikmatan yang diberikan oleh Allah SWT. 

BACA JUGA: Vanili dari NTB, Produk Unggulan Terbaik di Indonesia

ikut rayakan tahun baru Islam, Gubernur NTB menekankan pentingnya bersyukur

Dengan selalu bersyukur maka keberkahan dan kebahagiaan selalu mengikuti.

“Mensyukuri segala sesuatu adalah hal yang sangat penting. Ketika orang menyadari rasa bersyur maka hudupnya akan bahagia dan penuh keberkahaan,” ucapnya.

Bang Zul juga berpesan, di dalam kehidupan harus menyadari, semua hal pasti berubah dan tidak ada yang pasti atau akan berganti. 

Dan hal tersebut janganlah dijadikan beban atau masalah, namun jadikan hal tersebut sebuah berkah dari Allah SWT.

“Segala sesuatu yang kita punya saat ini belum tentu akan bertahan selamanya, maka dari itu penting kita harus menyadari semua pasti berubah, dan tidak ada yang pasti atau akan berganti. Hal ini harus kita syukuri,” terangnya.

BACA JUGA: Akreditasi dan Sertifikasi RS Syari’ah, Tingkatkan Mutu RS di NTB

Sementara itu, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Darussalam Al-Kubro Moyot, TGH. H. Yahya Ibrahim Saleh Almadani, mengaku senang kepada Gubernur yang telah menyempatkan hadir kembali pada kegiatan kali ini.

“Terimakasih pak Gubernur atas waktunya yang telah menyempatkan hadir kembali untuk kedua kalinya, kami sangat senang,” katanya.***