Ceramah KH Achmad Zen Menyimpangkan Sejarah tentang Pancasila

PDIP NTB Laporkan KH Achmad Zen ke Polda NTB, ceramah dalam video yang diunggahnya melalui akun media You Tube merupakan bentuk penyimpangan sejarah

 MATARAM.lombokjournal.com ~ Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) DPD PDIP NTB melaporkan KH Achmad Zen ke Polda NTB , Jumat (12/08/22). 

Pengaduan dengan nomor 01/EX/BBHAR-DAERAH/ NTB/2022 tersebut diterima Kantor Satelit Investigasi Kejahatan Dunia Maya atau Cyber Crime Investigation Satellite Office Polda NTB.

Ceramah KH Achmad Zen menyimpangkan sejarah tentang Pancasila

“Pengaduan ini kami lakukan ke Polda NTB karena apa yang disampaikan oleh KH Achmad Zen dalam video ceramahnya termasuk bentuk penyimpangan sejarah dan berita tidak benar atau berita bohong,” kata Ketua BBHAR DPD PDIP NTB Suhaimi, sesaat usai pelaporan diterima secara resmi Polda NTB.

BACA JUGA: Vanili dari NTB, Produk Unggulan Terbaik di Indonesia

Sekretaris DPD PDIP NTB, HL Budi Suryata dan Pengurus DPD PDIP NTB, H Ruslan Turmuzi hadir bersama Suhaimi di Polda NTB dalam pelaporan tersebut. 

Ketiganya menyerahkan laporan secara langsung sesuai dengan instruksi Ketua DPD PDIP NTB, H Rachmat Hidayat.

KH Achmad Zen sendiri dilaporkan menyusul beredarnya video ceramah melalui akun media sosial YouTube. 

Dalam video tersebut KH Achmad Zen yang tengah duduk di tengah-tengah jamaah berbicara soal asal Pancasila. 

“Pancasila dari siapa? Bukan dari kesepakatan ulama. Itu buatan Soekarno, yang kemudian dijual ke umat ‘ini loh kesepakatan ulama’. Demi Allah itu bukan buatan ulama, itu pengkhianatan Soekarno. Saya tanggung jawab!” ujarnya dalam video tersebut.

KH Achmad Zen kemudian membandingkan Pancasila dengan khilafah. 

Pertama-tama, ia menyebut khilafah berasal dari Allah. Ia menyebut syariat dan khilafah dapat menyelesaikan persoalan, sementara Pancasila tidak bisa.

Suhaimi mengatakan, dengan laporan tersebut, pihaknya meminta agar Polda NTB segera melakukan penyelidikan dan penyidikan serta memanggil KH Achmad Zen untuk memberi keterangan terhadap ucapannya dalam video.

Suhaimi menegaskan, video tersebut telah beredar luas di masyarakat dan bisa memicu gesekan dan gejolak sosial. 

Karena itu, laporan yang diajukan pihaknya bagian dari upaya mencegah agar gejolak dan gesekan sosial tersebut tidak sampai terjadi.

“Dengan pelaporan ini kami ingin persoalan ini menjadi ranah kepolisian. Soalnya, video ini sudah beredar secara luas melalui media sosial di tengah-tengah masyarakat,” ujar Anggota DPRD Lombok Tengah ini.

Dia menekankan, menyebarkan berita bohong yang menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat adalah merupakan tindak pidana sebagaimana diatur Pasal 14 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Sejauh ini, tidak banyak informasi terkait sosok KH Achmad Zen. 

Penceramah ini dikenal sebagai seorang ustaz di kawasan Cikampek, Jawa Barat, dan tercatat sebagai mudir atau pemimpin Pondok Pesantren Al-Husna Cikampek.

Dalam laman resmi Pesantren Al-Husna, pesantren ini didirikan sejak tahun 1997 di bawah naungan Yayasan Dasar el Husna. Pesantren memiliki program pendidikan terpadu selama 7 tahun.

Achmad juga aktif mengunggah ceramah atau tausyiahnya di sosial media YouTube. Ia bahkan memiliki kanal YouTube sendiri bernama Ahmad Zen el-Husna. Kanal YouTubenya itu mengunggah ceramah dengan berbagai tema.

BACA JUGA: Industrialisasi di NTB Tercermin dari Perkembangan SMK

Tak hanya di kanal YouTube miliknya sendiri, ceramah tersebut juga diunggah di berbagai kanal YouTube lainnya. 

Bila diketik dalam kolom pencarian YouTube dengan kata kunci ‘Ahmad Zen’, kerap muncul ceramahnya yang membahas soal ‘hukum mengkritik penguasa zalim dalam Islam’, ‘wajib bernegara ala nabi’, hingga membahas Islamophobia.

Sekretaris DPD PDIP NTB HL Budi Suryata mengatakan, dengan pelaporan yang dilakukan pihaknya, masyarakat diminta menyerahkan sepenuhnya penanganan permasalahan ini kepada penegak hukum. Jangan sampai ada kelompok masyarakat mengambil tindakan yang kontraproduktif. ***

 

 




Rayakan Tahun Baru Islam, Gubernur NTB Ajak Bersyukur

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah rayakan tahun baru Islam di Ponpes Darussalam Al-Kubro Lombok Timur, dan dikatakan orang menyadari rasa bersyukur maka hudupnya akan bahagia

LOTIM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, menghadiri acara Perayaan Hari Besar Islam 1 Muharram 1444 H yang dilaksanakan oleh Yayasan Pondok Pesantren Darussalam Al-Kubro Moyot, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur, Sabtu (13/08/22).

Pada kesempatan tersebut, Gubernur NTB mengajak masyarakat lebih pandai dan banyak bersyukur atas berkah kenikmatan yang diberikan oleh Allah SWT. 

BACA JUGA: Vanili dari NTB, Produk Unggulan Terbaik di Indonesia

ikut rayakan tahun baru Islam, Gubernur NTB menekankan pentingnya bersyukur

Dengan selalu bersyukur maka keberkahan dan kebahagiaan selalu mengikuti.

“Mensyukuri segala sesuatu adalah hal yang sangat penting. Ketika orang menyadari rasa bersyur maka hudupnya akan bahagia dan penuh keberkahaan,” ucapnya.

Bang Zul juga berpesan, di dalam kehidupan harus menyadari, semua hal pasti berubah dan tidak ada yang pasti atau akan berganti. 

Dan hal tersebut janganlah dijadikan beban atau masalah, namun jadikan hal tersebut sebuah berkah dari Allah SWT.

“Segala sesuatu yang kita punya saat ini belum tentu akan bertahan selamanya, maka dari itu penting kita harus menyadari semua pasti berubah, dan tidak ada yang pasti atau akan berganti. Hal ini harus kita syukuri,” terangnya.

BACA JUGA: Akreditasi dan Sertifikasi RS Syari’ah, Tingkatkan Mutu RS di NTB

Sementara itu, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Darussalam Al-Kubro Moyot, TGH. H. Yahya Ibrahim Saleh Almadani, mengaku senang kepada Gubernur yang telah menyempatkan hadir kembali pada kegiatan kali ini.

“Terimakasih pak Gubernur atas waktunya yang telah menyempatkan hadir kembali untuk kedua kalinya, kami sangat senang,” katanya.***

 

 




Bunda Niken Gelar Penghijaun di Pantai Lakey

Salah satu program pokok PKK adalah penghijauan dengan menanam pohon, kata Bunda Niken

DOMPU.lombokjournal.com ~ Usai seluruh rangkaian Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi NTB Tahun 2022, Ketua TP. PKK Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah yang disapan Bunda Niken menggelar penghijauan di Lakey Hu’u Dompu, Desa Hu’u Kecamatan Hu’u Kabupaten Dompu, Sabtu (14/08/22).

Menurut Bunda Niken, gerakan penghijauan dengan menanam pohon, merupakan salah satu program pokok PKK.

BACA JUGA: Zero Waste Trekker, Upaya Lindungi Rinjani

Kata Bunda Niken, salah satu program PKK adalah penghijauan
Bunda Niken

Dalam penghijauan di Desa Hu’u itu, Bunda Niken didampingi Ketua TP.PKK Kabupaten Dompu, Ketua TP.PKK Kota Bima, Ketua TP.PKK Kabupaten Bima dan Kabupaten/Kota se-NTB.

“Tim PKK tidak hanya mengurus keluarga. Namun harus ikut memperhatikan lingkungan dan alam sekitar,” katanya. 

Melakukan penghijauan dapat menghasilkan keindahan dan kecantikan untuk lingkungan.

Selain keindahan, tanaman yang hijau dan berbunga  juga memberikan perlindungan untuk mahluk hidup. Mampu memproduksi oksigen untuk makhluk hidup dan alam. 

“Pohon yang kita tanam ini menjadi warisan untuk generasi yang akan datang,” tegasnya.

Sebelumnya, Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB, Julmansyah, S. Hut., MAP.menjelaskan, dalam rangkian kegiatan Jambore Kader PKK NTB, ada 800 pohon yang akan ditanam sepanjak 1,8 km sepanjang jalan pantay lakey  Hu’u Dompu.

“Jenis pohon yang disiapkan ada Ketapang Kencana dengan tinggi 3-4 meter,  pohon dan pohon  Tabebuya,” jelas Kadis DLHK.

Teknis penanamannya juga, masing-masing pohon berjarak 7 meter sepanjang 1,8 km.

“Melakukan penanaman pohon, artinya kita menyumbang oksigen untuk mahluk hidup dan alam,” ucapnya.

Oksigen yang dihasilkan dari satu batang pohon sebanyakan 202 kg per tahun. sedangkan kebutuhan manusia sebanyak 1,17-2,030 gram oksigen sekali tarikan napas.

“Semoga gerakan ini menggerakan kader untuk melakukan penanam di tempat masing,” harapnya.

BACA JUGA: Industrialisasi di NTB Tercermin dari Perkembangan SMK

Ikut menanam pohon, Wakil Bupati Dompu, Ketua TP.PKK se Kabupaten/Kota, dan seluruh kader TP.PKK yang ikut Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi NTB Tahun 2022. Turut hadir mendampingi Bunda Niken, Kadis Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi NTB. ***

 




Bunda Niken Nyanyikan Lagu Tradsional Bersama Kader PKK

Pada acara ramah Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi Bunda Niken ikut mendendangkan lagu daerah NTB

DOMPU.lombokjournal.com ~ Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah bersama kader TP. PKK Provinsi, menyanyikan lagu tradisional Sasak, Samawa dan Mbojo.

Momen itu berlangsung pada acara ramah tamah yang merupakan salah satu dari rangkaian Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi NTB, Jum’at (12/08/22) di gedung Samakai Kabupaten Dompu.

Bunda Niken tampak lincah gemulai dan fasih ikut menyanyikan lagu tradisional Bima

“Penampilan para peserta menyanyikan lagu tradisional cukup memukau. Apalagi perfomance Ketua TP. PKK Provinsi NTB Niken Saptarini Widyawati bersama pengurus TP.PKK Provinsi luar biasa,” ungkap Ketua TP. PKK Kabupaten Dompu, Lilis Suryani H. Kader Jaelani.

BACA JUGA: Parade Jambore Kader PKK tingkat NTB Diikuti Ribuan Peserta

Bunda Niken sapaannya, tampak lincah gemulai dan fasih ikut menyanyikan lagu tradisional Bima dengan judul “Dambe-Dambe”. 

Sedangkan lagu tradisional sasak judulnya “Tegining Taganang, dan lagu Sumbawa judulnya “Bsai Ate” dinyannyikannya bersama.

Mengenakan atasan jilbab berwarna pink dan kostum tenun kombinasi warna abu-abu dengan paduan motif corak bergaris pink dibawah kostum dan bawahan rok berwarna abu-abu, Bunda Niken bersama pengurus TP. PKK Provinsi NTB, tampil anggun dan manis.

Gerak gemulai tangan dan kelincahan istri Gubernur NTB, mendapat apresiasi dan uplause dari para kader PKK se-NTB yang hadir pada acara ramah tamah tersebut.

Selain membawakan lagu Bima, Bunda Niken juga memantaskan dirinya mampu menyanyikan lagu Sasak dengan judul “Kodek Merari”.

Suasana akrab dan bahagia terpancar dari rona raut wajah para kader PKK se-NTB, saat menyaksikan performance Bunda Niken bersama TP. PKK Provinsi NTB.

Pada acara ramah tamah tersebut, masing-masing Kabupaten/Kota menampilkan lagu dan tarian tradisional yang berasal dari daerah masing-masing peserta.

BACA JUGA: Bunda Niken Puji Peserta Jambore PKK ringkat NTB

Turut hadir pada ramah tamah kader PKK  se-NTB Tahun 2022, Kepala OPD lingkup Pemprov. NTB, wakil Bupati Dompu, Sekda Dompu, anggota DPRD Dompu, FKPD Dompu, OPD lingkup Kabupaten Dompu, GOW, DWP, organisasi wanita lainnya, BUMN, Camat, Lurah, Kades, Toma, Toga dan masyarakat Dompu. *** 

 

 




Vanili dari NTB, Produk Unggulan Terbaik di Indonesia

Pelepasan ekspor produk unggulan Vanili tahun 2022 dari NTB menunjukkan progres yang sangat signifikan 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Setelah dilakukan salah satu pendampingan perbaikan produktivitas dengan mendatangkan ahli vanili dari Balai Penelitian Tanaman dan Obat (Balittro) dinyatakan, salah satu vanili terbaik di Indonesia itu ada di NTB.

Pelepasan ekspor Vanili tujuan Amerika Serikat merupakan salah satu kegiatan dan bentuk dukungan terhadap percepatan dan penguatan ekspor di Provinsi NTB. 

BACA JUGA: Akreditasi dan Sertifikasi RS Syariah, Tingkatkan Mutu RS di NTB

Kata Sekda NTB, di NTB vanili bisa hidup dan jadi yang terbaik

Pelepasan ekspor Vanili dilakukan Sekda NTB Lalu Gita Ariadi, di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Jum’at (12/08/22).

“Di NTB vanili bisa hidup dan jadi yang terbaik, di Lombok-Sumbawa, jadi tidak hanya harus tembakau, ada potensi-potensi lain yang punya harga pasar bagus,” kata Miq Gita.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Heru Saptaji juga menyampaikan, ini adalah salah satu komitmen penuh untuk kita terus genjot ekspor non tambang.

“Kalau kita lihat perjalannya, pada tahun 2020 sebesar 1.4 kemudian di 2021 meningkatkan 2.4, dan sekarang meningkat jd 6.5 ton, terjadi progres yang sangat signifikan” kata Heru. 

Komitmen dari BI, bagaimana program sisi hulu ini harus juga inline dengan program quality control yang melekat di dalamnya. 

Selain itu juga ingin melihat bagaimana turunan produk olahan dari vanili di NTB. 

Sisi hilir pasar yang di bentuk juga diturunkan menjadi produk olahan turunan berupa powder vanili. Sehingga diharapkan petani-petani bisa ikut semakin berkembang.

Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Mataram drh. Arinaung, M.Si juga menyampaikan, ini adalah salah satu bentuk keberhasilan yang dicapai. 

Namun capaian itu masih sekitar 10 persen dari potensi pasar. 

BACA JUGA: Desa di Lotim Didorong Jadi Desa Wisata Berbasis Sampah

“Oleh karena itu potensi kita sangat besar, kami menyampaikan juga temuan di lapangan bahwa ada potensi ekspor kita untuk vanili organik yang kita harapkan dapat dikembangkan, karena petani kita ternyata juga mampu menghasilkan vanili organik yang berkualitas internasional,” katanya. 

Dengan kembali mengirimkan ekspor komoditas vanili yang merupakan salah satu produk unggulan di wilayah NTB, menjadi harapan agar perekonomian di NTB terus semakin membaik.

“Pemerintah daerah senantiasa memfasilitasi bagaimana proses-proses ekspor unggulan ini dapat terus kita tingkatkan” tutup Miq Gita. ***

 

 




Bunda Niken Puji Peserta Jambore Kader PKK NTB 

Antusias peserta Jambore Kader PKK tingkat NTB dipuji Bunda Niken

DOMPU.lombokjournal.com ~ Peserta dan kader PKK Kabupaten/Kota se-NTB, yang mengikuti Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi NTB, Jum’at (12/8/2022) di Kabupaten Dompu, mendapat pujian  

Ketua TP.PKK Provinsi NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah memuji dan mengapresiasi antusias peserta Jambore dari seluruh kabupaten/kota se NTB 

Bunda Niken puji antusias peserta Jambote PKK NTB 2022

“Terimakasih, penampilan seluruh peserta luar biasa,” ucap Bunda Niken.

BACA JUGA: Parade Jambore PKK Provinsi NTB 2022 Diikuti Ribuan Peserta

Ia mengenakan Lupe payung tradisional dari masyarakat Donggo Kabupaten Bima, yang diserahkan Bupati Bima Hj. Indah Damayanti Putri sebagai cinderamata.

Tampak hadir Bupati Dompu Kader Jaelani dan Ketua TP. PKK Dompu Lilis Suryani Kader Jaelani, hari Jum’at (12/08) di lapangan Beringin Kantor Bupati Dompu.

Para peserta menampilkan performance terbaiknya saat tampil pada lomba/parade yel-yel  NTB Gemilang, yang diikuti oleh 10 kabupaten/kota dengan peserta inti 25 orang dan pasukan tambahan.

Lomba yel-yel untuk mengkampayekan implementasi 10 program PKK dari TP.PKK se-NTB, dipadu dengan kombinasi tarian tradisional dan atraksi budaya yang memukau, sesuai ciri khas daerah masing-masing.

Peserta perdana, tampil dari TP. PKK Kabupaten Lombok membawakan tari merari, dengan memberi pesan agar menghindari pernikahan dini, bagi remaja.

Peserta dari TP.PKK Kota bima, menampilkan proses adat hanta Ua Pua dari kesultanan Bima. Disela penampilannya para penari mengajar peserta jambore mensukseskan peran kader PKK membantu pemerintah, mensukseskan 10 program pokok PKK.

Begitu pun dengan penampilan dari TP.PKK Kabupaten Sumbawa Barat, yang menyampaikan pesan agar terus memberdayakan posyandu keluarga, atau posyandu gotong royong di KSB.

Penampilan dari Kota Mataram, Sumbawa, Lombok Barat, Kabupaten Bima, KLU, Lombok Timur dan tuan rumah Kabupaten Dompu, tampil memakau para peserta jambore.

Kegiatan Jambore Kader PKK Tingkat Prov.NTB Tahun 2022, mengusung tema “ Tingkatkan Kinerja PKK Melalui 10 program pokok PKK “, digelar  selama empat hari, dan dua hari Jum’at (12/08) dan Sabtu (13/08) merupakan puncak kegiatan Jambore.

Di akhir pembukaan Jambore Kader PKK se-NTB Tahun 2022, dilakukan pengguntingan pita untuk pelepasan balon ke udara, menandai dimulainya rangkian kegiatan.

BACA JUGA: Gubernur NTB Lepas Kwarda Pramuka NTB ke Jamnas XI

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Anggota DPR RI perwakilan NTB H. Syafrudin, Kepala OPD lingkup Pemprov. NTB, wakil Bupati Dompu, Sekda Dompu, anggota DPRD Dompu, FKPD Dompu, OPD lingkup Kabupaten Dompu, GOW, DWP, organisasi wanita lainnya, BUMN, Camat, Lurah, Kades, Toma, Toga dan masyarakat Dompu.***

 




Bangun Pura Dalem di Pemenang, Gotong Royong Umat Hindu Diapresiasi

Gubernur NTB Apresiasi Semangat Gotong Royong dan kebersamaan umat Hindu bangun tempat ibadah

KLU.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengapresiasi semangat dan gotong royong umat Hindu di Pemenang, Lombok Utara, terhadap pembangunan Pura Dalem. 

Hal itu disampaikan Gubernur NTB saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan kembali Pura Dalem Pemenang, Lombok Utara, Jumat (12/08/22).

Peletakan batu pertama bangun kembali Pure Dalem di Pemenang
Peletakan batu pertama

“Umat Hindu disini sangat hebat gotong royongnya, saya sangat apresiasi. Meski terdampak gempa 2018 lalu, namun semangat gotong-royong dan kebersamaan untuk membangun kembali rumah ibadah tetap tinggi,” kata Gubernur Zul.

BACA JUGA: Remaja NTB Tidak Boleh Ada yang Kurang Darah

Ia mengatakan akan membantu pembangunan kembali Pura Dalem Pemenang, agar segera terselesaikan dan digunakan oleh umat Hindu.

“Saya mewakili Pemerintah Provinsi NTB akan membantu pembangunan kembali Pura Dalem Pemenang. Saya berharap hal ini dapat membantu umat Hindu di sini agar beribadah lebih nyaman,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Krama Hindu Pemenang, I Wayan Gede, mengungkapkan terimakasih pada Gubernur NTB yang datang sekaligus membantu percepatan pembangunan Pura Dalem Pemenang.

“Terimakasih atas kesempatannya Pak Gubernur telah hadir. Terlebih lagi Pak Gubernur telah memberikan bantuan agar Pura ini segera dapat di gunakan secepatnya,” terangnya.

Pembangunan ulang Pura Dalem Pemenang sebagai dampak gempa yang menimpa hampir seluruh daerah di Kabupaten Lombok Utara. 

Ditargetkan terdapt 5 Pelinggih yang akan dibangun ulang nantinya.

BACA JUGA: Masyarakat Bayan Antusias Sambut HUT RI

Turut hadir dalam kegiatan ini, Bupati Lombok Utara, Anggota DPRD Lombok Utara, Ketua PHDI Lombok Utara, Perwakilan Bimas Hindu Kemenag NTB, Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja NTB

 dan Kepala Biro Kesra NTB. ***

 

 

 




Wagub NTB Ingatkan agar Balita Tiap Hari Konsumsi Telur 

Saat melakukan kunjungan ke Posyandu Desa Padamare dan Setanggor, Lotim,  Wagub NTB kembali tegaskan kalau Posyandu aktif akan turunkan stunting

LOTIM.lombokjournal.com ~ Ditandai dengan pembagian telur ayam kepada sasaran di dua Postandu tersebut, Wagub mengingatkan, 

Telur merupakan sumber protein, karena itu diharapkan masyarakat yang memiliki anak balita membiasakan memberi konsumsi anaknya minimal 2 butir per hari. 

Ini penting, telur mengandung sumber protein tinggi dan asupan telur secara rutin mampu mencegah stunting. 

BACA JUGA: Masyarakat Sambut Antusias Hari Kemerdekaan RI

Wagub NTB pesan, agar balita diberi konsumsi telur

Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengatakan itu sambil membagikan telur saat kunjungan ke Posyandu Mawar Desa Padamare, dan Posyandu Pondok Hijau desa Setanggor Kecamatan Sukamulia Lombok Timur, Kamis (11/08/22). 

Melihat pelayanan di dua Posyandu ini Wagub memberi apresiasi. Kedua Posyandu ini Dinilai bagus pelayanannya dan berjalan aktif sebagai upaya mencegah angka stunting.

Umi Rohmi sapaan akrab Wagub, mengatakan sesuai yang disampaikan oleh Kades tersebut bahwa angka stunting masih ada.

“Jangan khawatir, stunting bisa diatasi apalagi dengan anggaran yang disediakan oleh Pemerintah Desa. Karena fasilitas dan peralatan posyandu tidak mahal-mahal dan masih tergolong murah,” tegas Umi Rohmi.

Ia mengingatkan kepada para petugas atau kader posyandu, agar menyakinkan kepada seluruh anak stunting untuk mengkonsumsi protein hewani.

Tiap hari harus terus makan makanan yang sehat, dan mendapatkan asupan vitamin.

“Kuncinya yang penting terjaring semua balitanya diukur dan penanganannya secara benar sehingga otomatis stunting bisa turun dan semua anak-anak menjadi sehat,” katanya.

Umi Rohmi mengingatkan, tolak ukur keberhasilan menjadi Kepala Desa, bukan pada bagusnnya infrastruktur jalan yang mulus. 

Ukuran keberhasilannya adalah kesehatan, angka stunting, kematian bayi, kematian ibu hamil, perkawinan anak termasuk kondisi pendidikan dan ekonomi serta pengelolaan sampahnya baik tidak dan lain sebagainya.

“Itulah ukurannya sekarang, meselaraskan program-program unggulan Pemprov NTB,” kata Wagub 

Sementara itu Kepala Desa Pademara, Mukti Ali menyebutkan angka stunting di desanya hingga saat ini berjumlah 21 balita. 

1 anak pergi ke Kalimantan, 2 anak sudah lulus dari sisi usia, dan 6 anak sudah lulus dari sisi kesehatan termasuk tinggi badan sudah sesuai. Sisanya tinggal 12 orang anak dari 48 sasaran.

BACA JUGA: Gubernur NTB Berbagi Pengalaman Pemulihan Ekonomi NTB

“Dilihat dari perkembangan saat ini, sudah mau segera selesai dari 48 sasaran anak balita. Bentuk kepedulian kita terhadap operasinal Posyandu, Dana Desa kita alokasikan 10 persen agar keberlangsungan Posyandu tetap berjalan dengan baik sesuai harapan bersama,” tukasnya. 

Sementara itu di Posyandu Pondok Indah,  Desa Setangggor  Kades setempat melaporkan,  angka stunting di Desa Stanggor tercatat Balita sangat pendek sebanyak 23 anak,  katagori pendek 38 anak.

Namun secara umum di semua Posyandu yang ada di Setanggor menunjukkan grafik peningkatan dan perbaikan terkait angka stunting yang menunjukkan tren membaik

“Berbagai upaya telah kita lakukan, setidaknya meski masih belum berbuat banyak terkait pengangaran APBDes untuk peningkatan derajat kesehatan masyarakat terutama kelompok sasaran anak balita, ibu hamil di Posyandu telah dianggarkan,” terang Kepala Desa, Setanggor Moh Ashari, SH. 

Pada kunjungan kali ini, Wagub NTB Kepala Dinas Kominfotik NTB, Kadis Kesehatan Provinsi NTB, Dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM, MARS, Kadis PMPD Dukcapil, Dr. H. Ashari, SH., MH. ***

 




Gubernur NTB Silaturahmi ke Masyarakat Tanak Beak 

Menjadi seorang pemimpin bukan mencari kehidupan dari jabatannya, Ini pesan Gubernur NTB pada masyarakat Tanak Beak

LOTENG.lombokjournal.com ~ Kesadaran untuk berkorban lebih banyak lagi kepada masyarakat merupakan kewajiban bagi siapa pun yang menjadi Gubernur, siapapun menjadi Bupati, Camat, bahkan Kepala Desa

Kata gUBERNUR ntb, menjadi pemimpin bukan mencari hidup dari jabatannya
Gubernur NTB berfoto bersama dengan remaja Tanak Beak

“Menjadi seorang pemimpin bukan mencari kehidupan dari jabatannya,” ujar Gubernur NTB Zulkieflimansyah saat mengunjungi masyarakat Dusun Jurang Taggluk, Desa Tanak Beak, Lombok Tengah, Kamis (11/08/22).

BACA JUGA: Remaja NTB Tidak Boleh Ada yang Kurang Darah  

Menyapa masyarakat, selain untuk bersilaturahmi, merupakan janji Guberbur Zul. 

Ketika menjadi Gubernur ia ingin terus melanjutkan kembali silaturahmi untuk menyapa orang-orang kecil, termasuk tokoh agama untuk diberikan keberkahan bagi kabupaten dan Provinsi pada saat kampanye.

“Saya senang bisa kembali datang mengunjungi untuk menyapa masyarakat disini,” ucap Bang Zul sapaan akrab Gubernur.

Diceritakan Bang Zul bukan pertama kali ia datang kesini. Melainkan waktu itu Pak Musleh lah yang mengenalkan dirinya membukakan pintu yang luas untuk masyarakat. Waktu itu ia belum dikenal bahkan belum diketahui dibandingkan calon Gubernur lainnya.

BACA JUGA: Wagub NTB Ingatkan, Tiap Hari Balita Harus Konsumsi Telur

“Mudah-mudahan kalau diamanahkan menjadi Kepala Desa, tetapi kalau tidak terpilih bukan akhir dari dunia. Karena apa pun hasil perjuangan itulah yang terbaik buat kita dan adalah orang yang tepat atas doa kita kepada Allah SWT,” kata Bang Zul.***

 




Bunda Niken Hadiri Pelantikan Penyelenggaraan Jasa Boga NTB

Bunda Niken menyampaikan pesan penting saat pelantikan Perkumpulan Penyelenggaraan Jasaboga Indonesia (PPJI)  DPD Provinsi NTB

LOBAR.lombokjournal.com ~ Seluruh pengurus dan anggota Perkumpulan Penyelenggaraan Jasaboga Indonesia (PPJI)  DPD Provinsi NTB, agar menjadi organisasi sebagai wadah mencapai tujuan bersama. Dan, mendapatkan edukasi yang bermanfaat bagi seluruh UMKM.

Ketua PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah menyampaikan pesan itu, dalam sambutan pelantikan dan pengukuhan Perkumpulan Penyelenggaraan Jasaboga Indonesia (PPJI)  DPD Provinsi NTB yang berlangsung di Hotel Aruna, Lombok Barat, Rabu (10/08/22).

BACA JUGA: Pesan Bunda Niken untuk Pengurus APJI NTB

Bunda Niken mengharapkan pengurus PPJI NTB bersenigergi dengan berbagai elemen

“Tujuan kita bergabung dalam organisasi adalah untuk mendapatkan manfaat,” kata Bunda Niken.

Tentu ini memerlukan pelajaran terus-menerus, edukasi bagi para anggota, edukasi bagi masyarakat, edukasi bagi para UMKM yang ada di dalamnya, tambahnya.

Dikatakan, sebuah organisasi harus terus bersinergi dengan berbagai elemen, untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas organisasi. 

Sinergi bukan hanya 1 + 1 = 2 tetapi 1 + 1 = 5. Jadi dengan bersinergi diharapkan semua potensi-potensi yang ada, yang tadinya berjalan sendiri-sendiri, jika disatukan dalam sebuah organisasi bisa melejit kemampuannya. 

Serta melejit kapasitasnya, melejit performan organisasi tersebut.

Lebih lanjut dikatakan, yang terakhir adalah kolaborasi. Sebuah organisasi harus terus melakukan kolaborasi dengan menciptakan inovasi sehingga terus bisa bersaing dengan pasar masa kini. 

“Kolaborasi dengan berbagai macam organisasi yang ada,” tuturnya.

BACA JUGA: Kades Diminta Prioritaskan Bangun Kesehatan di Desa

Bunda Niken yakin, PPJI Nusa tenggara Barat di bawah bimbingan DPP PPJI, insya Allah bisa menjadi salah satu pemain utama dalam penggerak kemajuan masyarakat di daerah kita, tegas Bunda Niken.

Dalam kegiatan itu, Bunda Niken didampingi oleh Asisten III Setda Provinsi NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi dan beberapa stakeholder terkait.***