Dinas Kesehatan KLU Terjunkan Tim Penanganan Kesehatan

Petugas medis dari Dinas Kesehatan Kavupaten Lombok Utara membawa bantuan obat-obatan dan masker

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Utara terjunkan Tim Penanganan Kesehatan (PKM) melakukan kaporitasi, dan melakukan assesement ke lokasi bencana banjir bandang dan longsor akibat curah hujan pada hari Minggu (16/10/22).

BACA JUGA: Bupati dan Wabup Lombok Utara Kunjungi Korban Tanah Longsor

Dinas Kesehatan KLU melakukan kaporitasi
Kadis Kesehatan KLU, dr. H Abdul Kadir

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Utara, dr. H. Abdul Kadir, mengatakan, pihaknya menurunkan Tim SKM dan Puskel ke Desa Malaka Kecamatan Pamenang untuk membantu penanganan kesehatan akibat bencana banjir dan longsor, dengan memberikan pelayanan kesehatan kepada warga yang terdampak bencana. 

Petugas medis yang dilengkapi dua unit mobil SKM dan Puskel disertai bantuan obat-obatan dan masker disiapkan untuk penanganan yang terdampak akibat banjir dan longsor di Malimbu dan sekitarnya di Desa Malaka Kecamatan Pamenang KLU.

Abdul Kadir menjelaskan, Kondisi terkini warga kesulitan air bersih akibat kondisi air yang ada sudah berubah warna dan tidak layak untuk di konsumsi. 

“Sejauh ini belum ada menerima laporan korban jiwa,” katanya.

Hasil assesment terdata dua orang sakit yaitu satu orang balita dan satu orang lansia. 

BACA JUGA: Festival Lasqi NTB, Tiga Peserta Asal KLU Raih Juara

Petugas kesehatan dikerahkan ke lokasi bencana banjir dan longsor, terutama penanganan anak anak balita dan lansia di Dusun Setangi dan Dusun Badung Desa Malaka Kecamatan Pamenang. ***

 

 




Pemimpin Beri Cinta Tanpa Syarat, Ini Pesan Bang Zul

Pemimpin Beri Cinta Tanpa Syarat, Ini Pesan Bang Zul

Bang Zul panggilan akrab Gubernur NTB memberikan gambaran watak dan perilaku seorang pemimpin

LOTENG.lombokjournal.com ~ Seorang pemimpin harus memenuhi persyaratan sebagai pemimpin yang memiliki cinta tanpa syarat.

Gubernur NTB, Zulkiefimansyah menyampaikan pesan itu pada acara  Maulid Rasulullah SAW yang diadakan oleh KASTA NTB, Sabtu (15/10/21) di Lombok Tengah.

BACA JUGA: Maulid Nabi Muhammad SAW Dirayakan di Puskesmas Gangga

Bang Zul mengatakan, pemimpin harus memenuhi persyaratan sebagai pemimpin yang memiliki cinta tanpa syarat

“Menjadi seorang gubernur pun begitu, coba  bayangkan jika seorang Gubernur yang memiliki kekuasaan besar, lalu dia gunakan kekuasaannya  untuk melawan orang yang tidak disukainya, maka hancurlah semua,” ungkap Gubernur, 

“Rasulullah bahkan setiap hari tetap memberikan makan dan menyuapi Yahudi buta tersebut sampai akhir hayat Baginda Rasul Muhammad SAW,” cerita Bang Zul.

Sikap dan tindakan Rasulullah menghadirkan cinta tanpa syarat, tidak saja melalui dakwah tapi juga melalui prilaku yang dihadirkan. Dan cinta tanpa syarat itu telah membawa di Yahudi kemudian memeluk Islam.

“Untuk itu, saatnya semua pihak membangun jembatan pengertian antara anak bangsa, terlebih  di NTB,” tutur pria kelahiran Sumbawa tersebut.

Dan harus diingat,  ada justifikasi di dalam agama Islam. Jangan karena merasa sebagai aktivis lalu  bisa semena mena mencaci maki orang lain. 

Harus disadari, alam semesta juga punya cara menjawab apa yang telah dilakukan, jangan sampai karena caci maki itu, semuanya kembali kepada pencela terebut.

Bang Zul mengapresiasi keberanian Kasta mengundangnya. Di tengah suasana para pejabat pemerintah yang sedang dikritik oleh LSM Kasta 

Diakuinya, Gubernur di era dulu berbeda dengan jabatan Gubernur sekarang. Kalau dulu selalu dilayani dan menempatkan dirinya sebagai orang yang harus dihormati. 

Tapi hari ini,  seorang Gubernur harus memiliki gagasan, sehingga  menjadi orang yang kuat dan memiliki kuasa. Dan tidak jumawa ketika diberikan tepuk tangan dan pujian.

“Sekali lagi apresiasi saya kepada KASTA, karena KASTA NTB telah berani melawan stigma seakan-akan LSM harus selalu berseberangan dengan pemerintah. Apa yang dilakukan KASTA saat ini adalah sejalan dengan tuntutan agama kita. Dan ini semua adalah karena cinta dan lebih jelasnya Cinta tanpa syarat,” tutur Bang Zul.

BACA JUGA: Festival Budaya Lombok Utara 2022 di Desa Bentek

KASTA NTB yang digawangi Presiden KASTA Lalu Wink Haris, juga memberikan santunan untuk anak Yatim dan Lansia, usai acara tersebut.

Turut mendampingi Gubernur NTB,  Kepala Dinas Sosial NTB, Kepala Kesbang Poldagri NTB dan Kepala Biro Hukum Setda NTB, dan hadir pula aktivis KNPI dan LSM lainnya ***

 




Ultah ke 58, Partai Golkar KLU Gelar Jalan Sehat

Memperingati Ultah ke 58, seluruh DPD Partai Golkar seluruh Indonesia melakukan jalan sehat untuk mendekatkan kepada nasyarakat

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Peringati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 pada tanggal 20 Oktober 2022 mendatang, Partai Golongan Karya (Golkar) menggelar  jalan sehat yang berlangsung di Lapangan Tioq,Tata,Tunaq pada Minggu (16/10/22).

Jalan sehat ini merupakan rentetan kegiatan DPD II Partai Golkar Lombok Utara 

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPD II Golkar KLU Mariadi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua II DPRD Lombok Utara, serta diikuti ribuan peserta, kader dan simpatisan partai berlambang pohon beringin tersebut.

BACA JUGA: Festival Lasqi NTB, Tiga Peserta KLU Raih Juara

Pengurus DPD II Partai Golkar Lombok Utara, Mariadi yang ditemui usai kegiatan mengungkapkan, kegiatan ini berlangsung di seluruh Indonesia. 

“Seluruh DPD I dan DPD II Partai Golkar melakukan kegiatan untuk memperkenalkan diri kepada nasyarakat,” katanya. 

Pada puncaknya pada tanggal 20 yang akan datang, baik fraksi, anggota, serta pimpinan golkar di daerah akan diundang ke Jakarta untuk mengikuti konsolidasi. Acara utamanya,

mendengarkan arahan DPP menyangkut gelaran pesta demokrasi yaitu Pileg, Pilpres, dan juga Pilkada.

“Maka momen ini jadi kepentingan kami untuk mendekatkan partai golkar kepada komponen masyarakat, adapun nanti seperi apa hasilnya maka ini adalah proses politik yang terus berjalan,” ungkap Mariadi.

Pihaknya mengapresiasi masyarakat yang sudah hadir dari lima kecamatan di Lombok Utara. Sebelum jalan sehat, digelar senam sehat, serta disediakan doorprize seperti kulkas, tv, mesin cuci, sepeda gunung, sepeda listrik, kompor, megicom, setrika, sembako dan lainnya. 

Biaya dari kegiatan ini adalah urunan anggota fraksi yang ada. Kegiatan jalan sehat start dari Lapangan Tioq tata tunaq, menuju Karang Raden, terus ke Gubug Baru dan kembali ke lapangan.

“Sesuai tingkatannya DPD I adakan sendiri dan DPD II juga mengadakan sendiri se Indonesia. Saya sebagai Ketua DPD II Partai Golkar KLU cukup puas dengan kehadiran massa yang cukup banyak karena ini rentetan hut golkar,” jelasnya.

Untuk Pemilihan Legislatif yang akan datang, Mariadi secara tegas menyebutkan Golkar harus menjadi pemenang di Lombok Utara.

Kursi di DPR saat ini tercatat 4 kursi, pada pileg nanti fokusnya yaitu untuk menambah 2 kursi lagi. Jadi masing-masing dapil minimal ditargetkan akan terisi 2 kursi, kemudian untuk dapil III pihaknya berusaha untuk mempertahankan 2 kursi yang sudah ada. 

Dengan demikian, muaranya golkar akan lebih berpeluang untuk tampil di pilkada yang akan datang.

“Karena modal kita pada pileg yang akan datang menargetkan menang pilkada, jadi target kami di masing dapil ada 2 anggota,” tegasnya.

Golkar disebutnya sudah memiliki strategi kendati itu tidak diungkap Mariadi, namun yang jelas pihaknya akan menampilkan kader yang dikehendaki rakyat. Dengan menerapkan standar PDLT yaotu Pendidikan, Dedikasi, Loyalitas, dan Tidak Tercela. 

BACA JUGA: Shell Eco Marathon Ditutup, Ini Pesan Bang Zul

Karena itu penting dalam rangka membawa mandat rakyat ketika nanti sudah diamanahkan. Selanjutnya, konsolidasi partai ini tidak akan pernah dihentikan dan ini bagian daripada konsolidasi partai.

“Kemudian nanti akan ada kegiatan-kegiatan di semua kecamatan sampai dengan di desa. Kita harap ini akan menunjang suara golkar,” katanya.***

 

 




Festival Lasqi NTB, Tiga Peserta KLU Raih Juara 

Festival Lasqi Tingkat Provinsi NTB 2022 merupakan ajang seleksi untuk mewakili Provinsi NTB ke ajang tingkat Nasional

TANJUNG,lombokjournal.com ~ Dalam Festival Lasqi Tingkat Provinsi NTB 2022, banyak yang sudah menduga peserta dari Kabupaten Lombok Utara bakal menyabet kemenangan. 

Ternyata benar, hal itu seperti dikatakan Kepala Dinas Dikbutpora Kabupaten Lombok Utara, Adnan, S.pd,Mpd, tiga peserta asal KLU meraih juara di Festival Lasqi Tingkat Provinsi NTB 2022. Masing-masing adalah: 

BACA JUGA: Festival Budaya Lombok Utara 2022 di Desa Bentek

(1) Bivo Qasidah Gambus Dewasa Putra, peserta asal KLU atas nama Nanang Zarkasi, meraih Juara Satu;

(2) Bivo Qasidah Gambus Remaja Putri, peserta asal KLU atas nama Uskiani meraih    Juara Satu; dan 

(3) Untuk kategori Pop Religi Remaja Putra, peserta asal KLU atas nama Rahadi meraih juara tiga

Adnan mengatakan, pemenang Festival Lasqi tingkat provinsi dinilai mengharumkan nama daerah
Adnan, S.pd,Mpd

“Ajang ini merupakan seleksi untuk memilih wakil NTB pada Festival Lasqi tingkat nasional di Karawang, Jawa Barat (Jabar) mendatang,” tutur Adnan saat pembukaan kegiatan lokakarya Pendidikan Guru Penggerak (PPGP) di SDN Sokong, Minggu (16/10/22).

Kadis Dikbudpora KLU mengapresiasi pemenang asal KLU yang telah berjuang mengharumkan nama daerah Kabupaten Lombok Utara.

“Patut kita sama sama syukuri, lanjut Adnan, dalam kondisi daerah yang baru serba kekurangan akibat beruntunnya bencana, putra putti kita bisa meraih perestasi dibidang masing masing,” katanya.

Seperti diketahui, Festival Seni Qasidah Bintang Vocalis tingkat Provinsi NTB dipusatkan di bencingah Adiguna Praya lapangan Muhajirin, Praya, Lombok Tengah (Loteng). Festival Lasqi tingkat provinsi itu dibuka Gubernur NTB, hari Kamis (13/10) lalu. 

Ketua DPW Lembaga Seni Qasidah Indonesia (Lasqi) NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, SE menegaskan, pemenang festival kali ini, akan mewakili NTB di tingkat nasional.

BACA JUGA: Maulid Nabi Muhammad SAW Dirayakan di Puskesmas Gangga

Festival Lasqi tingkat provinsi yang dipusatkan di Lombok Tengah, yang berlangsung 10-11 Oktober 2022 dengan materi; 

– Pemilihan Duta Qasidah Kolaborasi

– Pemilihan Qasidah Rebana Klasik Remaja Putri

– Pemilihan Vokalis Qasidah atau Gambus Remaja

– Pemilihan Pop Religi  Tingkat Anak anak.

– Pemilihan Pop Religi Tingkat Remaja   ***

 

 




Maulid Nabi Muhammad SAW Dirayakan di Puskesmas Gangga 

Perayaan Maulid Nabi dirayakan karyawan Puskesmas Gangga bersama tokoh agama dan masyarakat

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Acara perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung di Puskesmas Gangga, Lombok Utara, yang dipimpin Kepala Puskesmas Gangga (Kapus) Gangga, Sabri, S.KM, Sabtu (15/10/22).

Beberapa tokoh agama tampak hadir seperti Uts Maridep,Amd.Kep, H Mukman, Penghulu Desa Gondang, Kiai Krng Anyar Gondang dan beberapa lainnya.

BACA JUGA: Festival Budaya Lombok Utara 2022 di Desa Bentek

Dalam perayaan Maulid Nabi di Puskesmas Gangga, dipesankan pentingnya mendirikan shalat

Kapus Gangga, Sabri menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT dan berterima kasih kepada segenap karyawan dan para undangan.

Secara khusus ucapan terima kasih ditujukan kepada panitia yang telah mempersiapkan acara Perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw.

“Memperingati Maulid Nabi ini, menandakan kita senantiasa untuk meneladani dan mencintai Rasulullah SAW,” ucap Sabri.

Rasulullah Muhammad SAW sebagai pembawa rahmat menuju ke jalan yang benar bagi umat muslim.

Pada momen perayaan hari Sabtu (15/10) ini, Sabri juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada warga setempat. Mereka secara ihlas terus menjaga dan melestarikan tradisi bersama merayakan Maulud Nabi secara sederha, namun bermakna. 

Ia berharap, momen ini dapat meningkatkan iman dan kecintaan kepada Rasullah SAW beserta memperkuat silaturahmi antara segenap karyawan Puskesmas Gangga dengan masyarakat Kecamatan Gangga.

Mendirikan shalat

Penceramah Ustad Maridep, AMd,Kep, mengajak semua ummat Muslim untuk mendirikan shala.

“Itu adalah keutamaan yang penting dan mulia,” katanya.

Namun, jika memperhatikan realita yang ada di rumah-rumah kebanyakan orang saat ini, maka banyak didapati keluarga yang meremehkan dan melalaikan shalat.

“Kita jangan tidak saling mengingatkan dan mengajak anggota keluarganya untuk menjaga shalat. Agar anggota keluarganya menjadi generasi yang melalaikan dan meremehkan shalat,” ujarnya

Ia mengutip surat Al Quran:⁣⁣⁣⁣⁣ “Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa.” (QS. Thaha/20:132).⁣⁣⁣⁣⁣

BACA JUGA: Pemda KLU Serahkan 150 Paket Sembako untuk Nelayan

Shalat merupakan perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala kepada Nabi-Nya Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Apa pun yang Allah perintahkan kepada Nabi-Nya berarti sekaligus perintah bagi ummatnya.⁣⁣⁣⁣

Bang Sabri sapaan akrab Kapus Gangga berdoa, agar semuanya selalu diberikan kesehatan dan selalu dalam lindungan Allah SWT dalam menjalankan tugas serta aktivitas. ***

 




Festival Budaya Lombok Utara 2022 di Desa Bentek

Bupati Lombok Utara, Djohan Sjamsu menyambut antusias berlangsunya Festival Budaya di Desa Bentek

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Rumah Budaya Kembang Rampe Sammirai sebuah komunitas budaya di Kabupaten Lombok Utara menyelenggarakan kegiatan kebudayaan Pendayagunaan Ruang Publik di Lapangan Titi Palang Desa Bentek, tanggal 13 hingga 15 Oktober 2022, 

Kegiatan bertajuk “Festival Budaya Lombok Utara Tahun 2022” tersebut merupakan  Program Fasilitasi Bidang Kebudayaan Tahun 2022 dari Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia.

BACA JUGA: Ragam Kesenian Islami, di Festival Qasidah Lasqi

menurut Bupati Lombok Utara mengatakan kegiatan Festibal Budaya ini mengembalikan semangat seniman

Kegiatan kebudayaan ini dimaksudkan untuk menguatkan Kembali ketahanan budaya Kabupaten Lombok Utara serta membangkitkan kembali semangat dan tekad para seniman di di Bumi Tioq Tata Tunaq.

Hal itu disampaikan Ketua Pelaksana Festival Budaya Lombok Utara 2022, Sandi Justiya Putra saat pembukaan festival, Kamis (13/10/22).

Bupati Lombok Utara, H Djohan Stamsu menyampaikan dengan adanya Festival Budaya yang di selenggarakan oleh “Kembang Rampe Sammira” masyarakat bisa terhibur, berjualan dan berlangsung aman terkendali.

“Semoga ini motivasi untuk kita semua dalam membangun KLU lebih baik,” kata Bupati Djohan saat membuka Festival Budaya Lombok Utara Tahun 2022

Turut hadir Anggota DPRD Provinsi NTB H.Junaidi Arif, SP, Kapolsek Gangga AKP Remanto SH, Kabid Dikdas Dikbudpora KLU, Kepala Desa Bentek Warna Wijaya S.AP, Dalam sub-tema kegiatan kebudayaan ini diambil dari bahasa setempat yaitu  “Meriri Lombok” yang memiliki arti “Memperbaiki”.

Sehingga tujuan utama dari acara ini adalah untuk memperbaiki, menata kembali dunia kebudayaan yang sempat lumpuh di Lombok Utara karena bencana gempa bumi hingga pandemi Covid-19.

“Kegiatan ini membangkitkan kegiatan budaya yang diharapkan akan mampu menjadi motor penggerak kesejahteraan dan ekonomi masyarakat Kabupaten Lombok Utara,” kata Sandi.

Tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan kebudayaan ini adalah menguatkan kembali ketahanan budaya Lombok Utara, serta membangkitkan kembali semangat dan tekat para seniman di di Bumi Tioq Tata Tunaq.

Terpisah, Kepala Desa Bentek, Warna Wijaya, mengapresiasi kegiatan Gelar Budaya yang dimotori “Rumah Budaya Kembang Rampe Sammira”. Diharapkan, Rumah Budaya ini  menjadi salah satu sentral lembaga/Organisasi kebudayaan yang patut didorong lebih baik ke depan. 

Sisi lain, Rumah Budaya Kembang Rampe Sammira dengan kegiatan ini makin dikenal di kalangan sekolah sekolah maupun masyarakat. 

BACA JUGA: Pemda KLU Serahkan 150 Paket Sembako untuk Nelayan

“Kegiatan Gelar Budaya ini bersamaan dengan peringatan HUT Desa Bentek Ke 110 dan harus meriah dirasakan hingga ke pelosok pedusunan, agar terasa Desa Bentek ulang tahunnya, ujar Kades Bentek,” Warna Wijaya.  ***

 

 




Pemda KLU Serahkan 150 Paket Sembako untuk Nelayan 

Tiga desa nelayan mendapat paket sembako dari Pemda KLU yang diserahkan langsung oleh Bupati Djohan

TANJUNG,lombokjournal.com ~ Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara (Pemda KLU)  membagikan 150 Paket Sembako untuk nelayan tiga desa di KLU, yaitu Desa Sukadana, Desa Gumantar, Desa Medana secara bergiliran, Kamis (13/10/22).

Pemda KLU menyerahkan 150 paket sembako di tiga desa nelayan

Penyerakan paket sembako yang bersumber dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Mataram Timur itu dilakukan Bupati Lombok Utara H.Djohan Sjamsu di masing-masing desa 

BACA JUGA: Mulud Adat Bayan, Ini Harapan Gubernur NTB

Saat menyerahkan paket sembako di Desa Medana Bupati Djohan menyampaikan, kehadirannya selain bersilaturahmi yaitu untuk membagikan paket sembako pada  nelayan. Program ini merupakan atensi pihak KPP Pratama Mataram Timur kepada masyarakat nelayan yang berada di Desa Mendana Kecamatan Tanjung setelah sehari sebelumnya di Desa Gumantar Kecamatan Kayangan dan Desa Sukadana Dana Kecamatan Bayan.

“Bantuan sembangko ini merupakan amanah dari KPP Mataram Timur, semoga dapat dimanfaatkan dan digunakan sebagaimana mestinya serta semoga dapat diterima dengan hati yang ikhlas,” tuturnya.

Masyrakat diminta sabar dalam menghadapi masalah terkait dengan perekonomian yang sedang melanda negara kita akibat Gempa, Covid-19 dan Wabah PMK.

“Harapan kita agar masyarakat dan pemerintah dapat kompak dalam membangun KLU karena pekerjaan tersebut akan terasa mudah jika dilakukan secara bersama-sama, dukung pemerintah daerah dalam menjalankan setiap tugasnya,” pinta bupati.

BACA JUGA: Bupati Djohan resmikan Masjid Silaturahim SMPN 3 Kayangan

Penyerahan secara simbolis paket sembako kepada perwakilan warga masyarakat dan dilanjutkan dengan foto bersama.***

 




Bantuan Kursi Roda di Hari Disabilitas di Lombok

Sambut hari Disabilitas, Rachmat Hidayat mengunjungi warga disabilitas di Dusun Lekong Narmada, Rachmat Hidayat dan bagikan bantuan kursi roda 

LOBAR.lombokjournaL.com ~ Menyongsong Hari Disabilitas Internasional atau International Day of Persons with Disabilities (IDPD) yang jatuh tanggal 3 Desember, Anggota Komisi VIII DPR RI dapil Lombok dari PDI Perjuangan, Rachmat Hidayat  membagikan bantuan kursi roda untuk warga disabilitas, Rabu (12/10/22).

Rachmat Hidayat didampingi Kepala Sentra Paramita, H. Sudirman dan Staff Paramita, Den Ardani AS, mengunjungi warga disabilitas di Dusun Lekong Dendek, Desa Dasan Tereng, Kecamatan Narmada, Lombok Barat,

BACA JUGA: Mulud Adat Bayan, Ini Haraoan Gubernur NTB

Rachmat Hidayat serahkan bantuan kursi roda karena prihatin

Selain itu juga mengunjungi Dusun Kalitemu, Desa Kalianyar, Kecamatan Terara, Lombok Timur.

Di Desa Dasan Tereng, Narmada, Rachmat membagikan kursi roda adaptif yang telah didesain sesuai kebutuhan pengguna.

 Penerima kursi roda tersebut adalah Rayudi Junanda (27) yang mengalami kelumpuhan akibat mengalami pengeroyokan. 

Bagian kepalanya dipukul, sehingga menyebabkan dia mengalami kelumpuhan setelah operasi.

Ibu Rayudi saat ini bekerja di luar negeri, sementara sang kakak berada di tahanan Lapas karena tersangkut kasus Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Sementara ayahnya kini menganggur karena harus mengurusi anaknya.

Nurti (51) ayah Rayudi mengatakan anaknya dijemput, lalu tiba-tiba mendapat kabar anaknya dikeroyok oleh orang. Mirisnya, kasus pengeroyokan tersebut belum diusut pihak kepolisian.

“Setelah kejadian itu dia lumpuh. Sampai saat ini kasus itu tidak diproses (di Polsek Narmada),” katanya.

Sedangkan di Dusun Kalianyar, Lombok Timur, Rachmat Hidayat juga membantu memberikan bantuan kursi roda untuk dua kakak beradik penyandang disabilitas. 

Anak pertama bernama Lalu Hakim Wirapaksi (9) mengalami kelumpuhan akibat cerebral palsy (gangguan otot gerak). Dia diberi bantuan kursi roda adaptif. 

Sedangkan anak kedua bernama Baiq Arumi Zahra (1 tahun) yang mengalami epilepsi dan Dandy Walker Sindrom, dia juga diberikan bantuan Backsleep untuk terapi tangan dan kaki. 

Kepala Sentra Paramita, H. Sudirman mengatakan kedua orangtua anak penyandang disabilitas masih hubungan darah. 

Ayahnya berprofesi sebagai buruh harian lepas yang berpendapatan Rp500 per bulan. Sementara ibunya hanya berpenghasilan rata-rata Rp300 ribu per bulan.

“Menurut keterangan pemerintah desa setempat, kedua orangtua anak masih hubungan darah. Kondisi perekonomian mereka tidak cukup untuk membiayai pengobatan anaknya. Sehingga bantuan seperti ini terasa sangat berarti,” katanya.

Sang ayah, Lalu Golan, mengatakan anaknya Lalu Hakim mengalami kejang, kemudian dibawa ke rumah sakit untuk diopname dua malam.

“Namun dalam seminggu sering kejang. Kita tidak punya biaya untuk pengobatan setelah mengetahui hasil scannya radang otak. Sekarang mengalami lumpuh layu,” ujarnya.

Kades Karang Anyar, Lalu Miswan Jayadi mengapresiasi kepedulian Rachmat Hidayat terhadap warganya yang mengalami kelumpuhan.

“Saya atas nama pribadi mewakili masyarakat mengucap beribu terimakasih atas perhatian Rachmat Hidayat yang membantu warga kami,” ujarnya.

Dia mengatakan, selain dua warga yang mengalami kelumpuhan ini, banyak warga juga yang memiliki rumah tidak layak huni dan hidup miskin.

“Bapak Rachmat Hidayat sudah menyuruh saya untuk mendata semua warga miskin dan yang memiliki rumah kumuh untuk selanjutnya akan dibantu,” katanya.

Rasa Kemanusiaan

Rachmat merasa sangat prihatin dengan kondisi perekonomian keluarga dan anak yang mengalami kelumpuhan, sehingga berupaya membantu dengan memberi kursi roda adaptif. Tidak hanya itu, dia dan keluarganya diberikan aneka makanan kaya nutrisi yang membantu gizi keluarga.

Rachmat Hidayat mengatakan, bantuan tersebut semata-mata soal kemanusiaan. Dia juga menugaskan para kader PDIP untuk mendata warga disabilitas dan miskin di desa masing-masing.

“Bantuan ini saya berikan bukan bermaksud apa-apa, tapi karena rasa kemanusiaan. Saya juga meminta para kader PDIP untuk mendata warga disabilitas maupun warga kurang mampu di desa-desa untuk kita upayakan bantuan,” katanya.

Pada dua lokasi tersebut, Rachmat Hidayat membagikan puluhan kursi melalui masing-masing DPC PDIP. Namun sejak jauh hari pembagian kursi roda terus dilakukan mencapai ratusan unit.

Dia mengatakan, bantuan tersebut berkaitan dengan posisinya di Komisi VIII DPR RI yang berkaitan dengan sosial.

“Saya sudah perintahkan pengurus partai dan konstituen untuk mendata warga masyarakat yang miskin, cacat, pedagang kecil, madrasah dan ponpes agar bisa diberikan bantuan langsung secara cepat tanpa prosedur yang berbelit plus tidak ada potongan apapun,” ujarnya.

BACA JUGA: Wagub NTB: Stop Kirim Buruh Migran Ilegal

Rachmat juga minta Kades Karang Anyar, Lalu Miswan Jayadi agar memanfaatkan dirinya sebagai anggota legislatif Dapil Lombok untuk bisa membantu warganya yang miskin. 

“Saya tadi ngomong sama Kades Karang Anyar agar mendata warganya yang rumahnya kurang layak, agar bisa diberikan bantuan Rehab RTLH,” ujarnya.

Dalam penyaluran bantuan sosial tersebut, hadir Ketua DPC PDIP Lombok Barat, HL Muhammad, Anggota DPRD Lombok Barat dari PDIP Dapil Narmada – Lingsar, Sardian, Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD PDIP NTB, Endang Yulianti, Kasi Disabilitas Dinas Sosial Lombok Timur, Baiq Eni Iswantari dan Wakil Ketua 2 DPC PDIP Lombok Timur, Ahmad Amrullah. (*)

 




Sinergi Pemprov NTB dan Pemkab Sumbawa Tangani Banjir Bandang

Gerak Cepat Pemprov NTB dan Pemkab Sumbawa, melakukan sinergi pemberian logistik korban banjir bandang di Lunyuk 

SUMBAWA.lombokjournal.com ~ Sedikitnya ada 1345 KK atau 4.035 Jiwa yang terdampak dan 5 Desa serta  beberapa Kelurahan (Dusun)  yang terdampak akibat banjir bandang. 

Ada Desa Emang Lestari, Desa Lunyuk Ode, Desa Perung, Desa Sukamaju dan Desa Lunyuk Rea.  

BACA JUGA: Aspirasi Warga, Gubernur NTB Kordinasi dengan Instansi Terkait

Pemkab Sumbawa dan Pemprov NTB melakukan sinergi mengirim bantuan logistik

“Tidak ada korban meninggal, luka atau hilang dalam kejadian tersebut, namun harta benda dan barang rumah tangga warga, ikut terendam dan terbawa banjir,” terang Kepala BPBD Provinsi NTB, H. Sahdan, ST., MT, Rabu (12/10/22) di Mataram.

Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa, bergerak cepat menangani banjir bandang yang menerjang Kecamatan Lunyuk Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (09/10/22) yang lalu. 

Kepala BPBD Provinsi NTB, H. Sahdan, ST., MT. mengatakan, Pemerintah Provinsi NTB melalui BPBD dan Dinas Sosial Provinsi NTB bergerak cepat, pada hari Minggu (09/10). pihaknya saling koordinasi dan komunikasi dengan Pemkab. Sumbawa melalui BPD dan Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa.

“Penangan  cepat yang dilakukan adalah pemberian logistik kepada masyarakat yang terdampak,” kata Kalak BPBD NTB. 

Pemberian Logistik seperti makanan siap saji, biscuit, mi instan, selimut, matras, terpal,  Tandon Air, Obat-obatan, Perlengkapan Balita , Family Kit  dan kebutuhan mendesak warga lainya. 

Termasuk pendataan infrastruktur yang rusak, baik itu rumah masyarakat dan fasilitas umum lainnya. Sehingga dari data tersebut, pihaknya membuat laporan kejadian bencana agar penanganan kedepan cepat dan terarah.

Tidak hanya itu, beberapa fasilitas juga ikut terkenan dampak banjir, seperti 2 unit rumah warga rusak berat, fasilitas Pendidikan ada seperti satu SMK Pertanian NW Molong  dan tembok beberapa sekolah dan rumah beberapa warga juga roboh.

Termasuk terkait talang air daerah irigasi Pelara Lunyuk yang rusak dan jembatan airnya, akan segera ditangani melalui koordinasi dengan BWS dan Dinas PUPR NTB.

Dikatakan Sahdan, penyebab bencana terjadi Hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Kecamatan Lunyuk dan sekitarnya.

Banyaknya Lahan Tandus akibat penebangan liar sehingga mengurangi intensitas penyerapan air tanah. Dan Banyaknya penumpukan sampah dan sedimentasi di area aliran sungai yang mengakibatkan terjadinya pendangkalan dan penyumbatan aliran air sungai.

BACA JUGA: Tenaga Ahli DPD RI: NTB C are Luar Biasa

“Pemerintah daerah melalui BPBD menghimbau dan mengingatkan masyarakat agar selalu waspada dan siap siaga terhadap kemungkinan terjadi banjir susulan ketika terjadi hujan lebat yang intensitasnya cukup lama. Begitupun Pemerintah desa dan toga/toma harus mengenal betul ancaman bencana yg terjadi desanya serta harus berusaha mengurangi resikonya dengan membangun ketangguhan di desa ini langkah ke depan,” imbaunya.***

 

 

 




Mulud Adat Bayan, Ini Harapan Gubernur NTB 

Gubernur NTB Ikuti Prosesi Perayaan Mulud Adat di Kecamatan Bayan, ia mengajak seluruh pihak perhatian serius pada tradisi

KLU.lombokjournal.com ~ Para stakeholders dan seluruh pihak diajak serius memberikan perhatian terhadap tradisi dan budaya agar tetap lestari dan terpelihara.

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengatakan itu saat mengikuti rangkaian prosesi Mulud Adat di Kecamatan Bayan, Kab. Lombok Utara, Selasa (11/10/22). 

BACA JUGA: Mulud Adat Bayan dan Sesait, Melestarikan Ritual Adat

Gubernur NTB menyatakan perlunya program konkrit untuk melestarikan tradisii seperti Mulud Adat

“Seiring dengan berjalannya waktu, nampaknya kita harus memberikan perhatian serius pada acara-acara adat kita untuk bisa kita lestarikan di hari-hari yang akan datang,” ujar Gubernur. 

Bang Zul, sapaannya menyatakan, program-program yang konkrit sangat dibutuhkan guna menyiapkan para generasi muda untuk melestarikan tradisi dan budaya tersebut. Memberikan  beasiswa hospitality atau pariwisata untuk masyarakat Kab. Lombok Utara adalah salah satu contohnya. 

“Disini ada Direktur Poltekpar, nanti saya bisa lobi dengan Pak Menteri (Pariwisata) agar beliau ada beasiswa hospitality dari anak-anak Lombok Utara, supaya nanti punya harapan untuk mendapat pendidikan yang lebih baik di masa yang akan datang,” kata Bang Zul.

Lebih lanjut dikatakan, menjadi tuan rumah dari berbagai event internasional tentunya harus menjadikan masyarakat NTB memiliki tradisi yang unik dan menarik, sehingga bisa dinikmati para wisatawan.

Senada dengan hal itu, Bupati KLU, Djohan Syamsu  juga berharap masyarakat dapat terus melestarikan kegiatan dan tradisi yang ada sehingga dapat disuguhkan ketika banyak wisatawan datang ke KLU. 

“Alhamdulillah, negara sudah mengakui keberadaan masyarakat adat kita. Sebagai pemerintah daerah tentu kita harapkan kegiatan seperti ini terus kita lakukan. Dan sebagai daerah wisata tentu jadi salah satu yang kita suguhkan kepada para wisatawan kita,” kata Bupati. 

Maulid Adat Bayan sendiri dilaksanakan di sejumlah desa selama dua hari. Banyak wisatawan domestik dan mancanegara yang sengaja datang ke Bayan untuk menyaksikan tradisi tahunan ini karena daya tariknya yang besar.

Maulid Adat Bayan menjadi sangat menarik karena adat dan tradisi para leluhur masih terpelihara dengan baik sampai ke generasi sekarang.

Sebelumnya,  Gubernur NTB bersama OPD terkait lungkup Provinsi NTB,  Bupati dan anggota Forkompinda Lombok Utara menerima Sembek Adat dari Pemangku Adat Bayan Bleq sebagai rangkaian awal dimulainya prosesi perayaan Mulud Adat,  Bayan,  Lombok Utara di Balai Adat Bayan Bleq. 

BACA JUGA: Wagub NTB: Stop Kirim Buruh Migran Ilegal

Gubernur NTB mengajak semua pihak melestarikan ,Mulud Adat

Setelah mengikuti acara Maulud Adat, Gubernur NTB pun berkeliling melihat-lihat Desa Adat dan Masjid Kuno Bayan. 

Hadir mendampingi Gubernur pada acara tersebut yaitu, Kepala Dinas Dikbud Provinsi NTB, Ka. UPT Samsat KLU, BPPD Provinsi NTB, dan para stakeholders lainnya. ***