Bunda Niken Semangati Anak-Anak Didik LPKA Loteng

Ketua TP-PKK NTB, Bunda Niken memberi semangat anak-anak selalu bersyukur dan menjalani hari-hari dengan lebih baik

LOTENG.lombokjournal.com ~ Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj. Niken Saptarini Widiyawati Zulkieflimansyah semangati anak-anak didik Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) kelas II Lombok Tengah.

Hal itu dilakukannya saat kunjungan Jalinan Tali Kasih Dalam Rangka Peringatan Hari Ibu ke 94 dan HUT NTB ke 64 pada Senin (12/12/22).

BACA JUGA: Silaturahmi Gubernur NTB dengan HMI Cabang Mataram

Bunda Niken mendorong anak-anak selalu bersyukur

Bunda Niken meminta mereka agar terus semangat dan tumbuh menjadi anak-anak yang lebih baik dan selalu bersyukur.

“Anak-anakku, kami datang ke sini untuk menjenguk anak-anak semua, kami hadir sebagai ibu-ibu dari kalian, seperti juga ibu kalian yang menunggu kalian di rumah ya. Kami hadir dengan penuh rasa cinta. Terus semangat, jangan lupa untuk selalu bersyukur. Kalau pagi-pagi kita bangun yang pertama diingat adalah bersyukur karena masih diberikan kesempatan untuk hidup dan menjalani hari-hari agar lebih baik. “, ungkapnya.

LPKA kelas II Lombok Tengah ini ternyata memberikan kesempatan kepada anak-anak didik mereka untuk sekolah, terdapat beberapa program belajar disana. 

Bunda Niken pun berharap agar mereka mau melanjutkan sekolah dan terus berkarya, melihat mereka memiliki bakat ataupun potensi dari mereka yang sempat tampil mengaji, membaca puisi, bernyanyi dan membuat karya kreatif.

“Selama kita masih diberikan nafas, kesehatan, artinya kita harus menggunakan banyak waktu dengan baik dan itu adalah dengan belajar. Jadi jangan sampai putus sekolah. Pemprov NTB bpk Gubernur itu sampai saat ini sudah memberikan 3000 beasiswa terhadap anak-anak NTB dari beasiswa S1 ada beasiswa S2 bahkan bisa keluar negeri itu semua disediakan untuk anak-anak kita yang memang mau belajar,” jelasnya.

Bunda Niken sangat berharap mereka kembali menjadi anak-anak yang lebih baik, pulang dan membanggakan ibu mereka. 

Ia memberikan contoh dalam Piala Dunia, kemenangan Maroko atas Portugal adalah karena di belakangnya Maroko membawa ibu mereka untuk nonton dan mendo’akan mereka secara langsung, kemudian merayakan kemenangan bersama.

“Semangat menyelesaikan sekolah, meraih cita-cita yang lebih tinggi dan bermanfaat bagi daerah kita dan negara Indonesia. Tahun 2045 Indonesia akan menjadi negara besar, kalian yang muda-muda lah yang akan menggantikan kita, kita jangan cuma jadi penonton aja nanti, maka dari itu belajar lah dari sekarang, tetap semangat,” pesan Bunda Niken.

Kepala LPKA kelas II Lombok Tengah Muhammad Nur juga menjelaskan bahwa disini mereka sangat ditekankan dalam hal agama. 

BACA JUGA: SMK Berpartisipasi dalam Kebangkitan Industrialisasi di NTB

Karena menurutnya ketika pemahaman mereka tentang agama dan hubungan dengan Tuhannya baik, maka semua akan membaik.

Untuk diketahui LPKA ini menampung sekitar 57 orang binaan, kebanyakan dari mereka adalah kasus narkoba dan penjambretan. ***

 

 




Silaturahmi Gubernur NTB bersama HMI Cabang Mataram

Gubernur NTB, Bang Zul menyarankan anggota HMI Cabang Mataram lebih baik melanjutkan pendidikan, saat silaturahmi di Pendopo Gubernur

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah menerima silaturrahim Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mataram di Pendopo Gubernur, Mataram (12/12/22).

BACA JUGA: Penghargaan “Governor of Good Governance” untuk Gubernur NTB

Silaturahmi dengan HMI Cabang Mataram, Bang Zul sarankan anggota HMI melanjutkan kuliah lebih tinggi

Gubernur yang biasa disapa Bang Zul itu menyambut baik dan berkenan untuk menghadiri kegiatan terkait Latihan Kader II dan Senior Course HMI Cabang Mataram Tingkat Nasional Tahun 2022, tanggal 22-29 Desember 2022.

Bang Zul berpesan agar teman-teman HMI untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi selama masih muda dan memiliki kesempatan.

“Sudah tidak zaman lagi selesai di Cabang lanjut ke Badko atau PB, yang penting sudah paham silahkan lanjutkan pendidikan untuk masa depan kalian,” pesannya singkat.

Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Mataram Dwi Alam Ananami Putra, menyampaikan terimakasih kepada Gubernur atas waktunya berkenan bersilaturahmi dengan jajaran pengurus HMI.

Ia menjelaskan kedatangannya untuk mengundang Gubernur NTB untuk membuka kegiatan LK ll dan Senior Course sekaligus menjadi keynote speaker dimulai dari tanggal 22-29 Desember 2022.

BACA JUGA: Aksi Kemanusiaan Rehab 29 Rumag Tidak Layak Huni di KLU

“Kami bersama jajaran pengurus untuk mengundang pak Gubernur langsung untuk membuka sekaligus menjadi keynote speaker pada kegiatan LK ll nanti,” tuturnya. ***

 




Aksi Kemanusiaan Rehab 29 Rumah Tidak Layak Huni di KLU

Lewat aksi kemanusiaan di Lombok Utra,  Rachmat Hidayat bantu rehab rumah tidak layak huni di Lombok Utara

KLU.lombokjournal.com ~ Anggota DPR RI dapil Lombok dari PDIP, H Rachmat Hidayat kembali melakukan Aksi Kemanusiaan membantu rehab dan perbaiki rumah tidak layak huni (Rutilahu) untuk 29 KK di desa Sokong dan desa Medana,  Lombok Utara.

Bantuan ini  dilandasi oleh sentuhan nuraninya melihat masih banyak warga desa KLU yang belum memiliki rumah layak huni. 

Bantuan Rutilahu diserah-terimakan secara simbolis melalui penyerahan 4 buku tabungan kelompok di rekening Bank Mandiri oleh Rachmat Hidayat kepada 4 kelompok penerima Rutilahu, Minggu (11/12/22).

BACA JUGA: Penghargaan “Governor of Good Governance” untuk Gubernur NTB

Aksi ini wujud pertanggungjawaban Rahcmat menunaikan janjinya membantu warga KLU, khususnya yang tidak memiliki rumah layak huni. 

Aksi kemanusiaan denagn menyerahkan bantuan rehab rumah Tidak Layak Huni

“Saya berjanji untuk tahun depan ada banyak program dan kegiatan  yang akan saya turunkan di KLU,” kata Rachmat..

Bantuan itu di antaranya Bantuan UMKM, Rutilahu tahap kedua, Bantuan untuk Disabilitas, sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan dan aneka jenis kegiatan lain sesuai Tupoksi Komisi VIII.

Rachmat meminta kepada 4 Kepala Dusun dari 2 desa, yakni Desa Sokong dan Medane yang hadir untuk mendata warganya yang layak diberi bantuan UMKM tahun depan lewat aspirasinya. 

Khususnya untuk pedagang kecil/tradisional  dan bakulan, masing-masing dusun misalnya 10 UMKM. 

“Saya minta kepada I Made Kariyase, anggota DPRD KLU dari PDIP untuk mengkoordinir kebutuhan kepala dusun terkait bantuan Rutilahu maupun UMKM untuk tahun depan,” ucap Rachmat disambut tepuk tangan oleh warga yang hadir.

Kehadiran Rachmat di Kantor DPC PDIP KLU didampingi oleh Hakam Ali Niazi dan Raden Nuna Abriadi, Anggota DPRD NTB dari PDIP dapil KLU dan Lobar. Nampak sejumlah Pengurus DPC PDIP KLU hadir juga. 

Calonkan Raden Nuna Abriadi Cabup KLU 2024 

Rachmat Hidayat juga mengutarakan kekesalannya atas ketidak-hadiran Dinas Sosial KLU dalam acara serah terima buku tabungan Bank Mandiri untuk program Rutilahu, yang bersumber dari program Aspirasi Komisi 8. 

“Nah begini dah kalau kita tidak punya Bupati,” imbuh Rachmat soroti ketidakhadiran Dinas Sosial dalam acara siang tadi di Kantor DPC PDIP KLU di Jl Raya Sokong – Kabupaten Lombok Utara. 

Selanjutnya Ketua DPD PDIP NTB itu mengatakan, untuk Pemilihan Bupati KLU 2024 mendatang, PDIP NTB akan mencalonkan Raden Nuna Abriadi ( Anggota DPRD NTB dari PDIP) sebagai Calon Bupati KLU 2024. 

“Jika Raden Nuna di Pilbup KLU 2024 ditakdirkan memenangi Konstestasi, maka akan memudahkan PDIP dalam memajukan daerah serta mensejahterakan warga KLU menjadi lebih baik,” kata Rachmat. 

Ucapan Terima Kasih untuk Rachmat Hidayat 

Terpisah Kepala Dusun Majalangu, Al Jihad menyampaikan terima kasih kepada Rachmat Hidayat yang telah membantu rehab dan perbaiki 5 Rumah Tidak Layak Huni ( Rutilahu ). Dia berharap tahun depan  25 kk warganya yang rumahnya tidak layak huni bisa dibantu oleh Rachmat Hidayat. 

“Untuk program tahun depan, mohon 25 kk warga saya yang rumahnya tidak huni bisa dibantu oleh Bapak Rachmat Hidayat lewat aspirasinya,” kata Kadus Majalangu, Al Jihad..

Al Jihad mengakui banyak warganya paska gempa bumi 2018 silam yang masih belum mendapat bantuan RTG, dan banyak aplikator yang tidak menyelesaikan kewajibannya. 

“Saat ini ada 30 KK warga saya yg belum mendapatkan bantuan RTG. Dan 5 kk sudah dibantu oleh Pak Rachmat Hidayat , tersisa 25 KK lagi,” info Kadus Majalangu, Al Jihad. 

Sementara itu Kadus Prawira Desa Sokong, Sumianto mengatakan, 4 warganya mendapat bantuan rehab rumah tidak layak huni dari Rachmat Hidayat. 

BACA JUGA: SMK Berpartisipasi dalam Kebangkitan Industrialisasi di NTB

Kadus Prawira menginfokan jumlah warganya 520 an KK.

Saat gempa tahun 2018 sekitar 450 kk rumahnya yang hancur dan rusak. Saat ini ada sekitar 70 an KK yang belum tercover bantuan RTG karena berbagai alasan tehnis. 

“Dengan ada bantuan Rumah Tidak Layak Huni ini, Kami berharap tahun depan warga nya yang tersisa bisa diberi bantuan agar tempat tinggalnya layak huni,” pinta Sumianto. 

Terpisah Anggota DPRD KLU dari PDIP , I Made Kariyase mengatakan untuk tehnis  Pembangunan Rutilahu dari program Rumah sejahtera terpadu ( RST ) dilakukan secara kelompok untuk memudahkan pengerjaan Rutilahu. 

“Nanti masing-masing kelompok tinggal membelanjakan untuk material pembangunan rumah sesuai budget yang tersedia 20 juta per rumah yang didalam rekening kelompok di Bank Mandiri,” kata I Made Kariyase yang juga Sekretaris DPC PDIP KLU

Sementara itu Program RST (Rumah Sejahtera Terpadu) merupakan skema bantuan rehab/perbaikan Rumah Tidak Layak Huni kepada warga masyarakat yang belum pernah mendapat bantuan jenis apapun seperti program RTG. 

Syaratnya penerima bantuan Rutilahu harus membuat kelompok secara kolektif dalam pembangunannya. 

BACA JUGA: NTB Masuk Lumbung Pangan Nasional, Ini Jasa Penyuluh

Untuk satu buah Rumah Tidak Layak Huni diberi pagu anggaran per rumah 20 juta yang ditransfer via rekening kelompok tanpa ada pemotongan apapun ***

 

 




Penghargaan “Governor of Good Governance” untuk Gubernur NTB

Bang Zul, sapaan Gubernur NTB menerima penghargaan sebagai Governor of Good Governance, karena keberhasilan Provinsi NTB bangkit dari dua bencana

JAKARTA.lombokjournal.com ~ Penghargaan Governor of Good Governance diberikan pada Gubernur NTB Zulkieflimansyah dalam ajang Moeslim Choice Award tahun 2022. 

BACA JUGA: Fun NTB Thriatlon 2022, Perkuat Kebersamaan ASN NTB

Penghargaan diberikan untuk Gubernur NTB yang mempertahankan pertumbuhan ekonomi NTB
Baiq Nelly Yuniarti

Penganugerahan tersebut digelar di Hotel Ballroom 2nd Floor Hotel Park Hyatt, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (09/12/22). 

Penerimaan Award yang diadakan Jaringan media MoeslimChoice Network tersebut, diwakili KepaLa Dinas Kominfotik  Provinsi NTB, Baiq Nelly Yuniarti. 

Sementara apresiasi diserahkan oleh CEO Moeslimchoice Network, Usman Rizal.

Bang Zul, sapaan Gubernur NTB, dinilai berdasarkan keberhasilan Provinsi NTB bangkit dari dua bencana. 

Meski mengalami Gempa Bumi dan Pandemi Covid-19, namun pertumbuhan perekonomian NTB dinilai baik. 

Ekonomi Nusa Tenggara Barat Triwulan III-2022 terhadap Triwulan III-2021 mengalami pertumbuhan sebesar 7,10 persen.

Selain itu, inflasi di NTB dinilai cukup terkendali  dan diprediksi masih akan positif hingga tahun depan.

BACA JUGA: SMK Berpartisipasi dalam Kebangkitan Industrialisasi NTB

“Gubernur NTB mendapatkan penghargaan sebagai Governor of Good Governance atas atas prestasinya memimpin NTB melewatu dua bencana, Gempa bumu dan Pandemi covid-12, serta mampu membawa pertumbuhan perekonomian ekonomi dengan baik,” tutur pembawa acara Moeslim Choice Award. ***

 




Fun ASN NTB Triathlon 2022, Perkuat Kebersamaan ASN NTB 

Gubernur NTB membuka Fun ASN NTB Triathlon untuk memperkuat kebersamaan dan kesatuan seluruh ASN di lingkup Pemerintah Provinsi NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB menggelar lomba Fun ASN NTB Triathlon 2022 di Kawasan Taman Hiburan Rakyat, Loang Baloq Mataram, Sabtu (10/12/22). 

Kegiatan Fun ASN NTB Triathlon merupakan rangkaian kegiatan menyambut HUT NTB ke-64.

BACA JUGA: Bang Zul Buka Ebent Wingday IV HTCI 2022

Finalis lomba Fun ASN NTB Triathlon 2022

Triathlon adalah Kegiatan yang bernuansa Sport Tourism. Triathlon menggabungkan 3 cabang olahraga yaitu Renang, Sepeda dan Lari, sebagai bagian dari rangkaian HUT NTB ke-64 khusus ASN di Lingkup Pemerintah Provinsi NTB. 

Triathlon dilaksanakan untuk meningkatkan rasa kebersamaan antar ASN di Provinsi NTB.

Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah mengatakan, kegiatan Fun ASN NTB Triatlon sebagai upaya untuk memperkuat kebersamaan dan kesatuan seluruh ASN di lingkup Pemerintah Provinsi NTB. 

“Insyaallah kebersamaan ASN lingkup Pemprov NTB makin erat. Semoga semuanya tetap happy,” harapnya saat membuka kegiatan lomba tersebut.

Bang Zul sapaan akrabnya berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi NTB dalam memperkuat kerjasama ASN NTB dalam membangun daerah yang lebih baik ke depannya. 

“Beberapa bulan yang lalu, kita sukses menyelenggarakan event Iron Man. Manusia terkuat mengikuti lomba lari, renang dan sepeda. Hari ini ASN NTB juga melakukan hal yang sama meski tak sehebat Iron Man tapi tetap happy,” kata Bang Zul.

BACA JUGA: Peresmian Mushollah HM Arifin Lingkungan Galangan Kapal Lobar

Kegiatan Fun ASN NTB Triathlon juga dihadiri Sekda NTB, H. Lalu. Gita Ariadi dan diikuti ribuan ASN serta seluruh Kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi NTB  yang ikut berpartisipasi memeriahkan lomba renang, sepeda dan lari. ***

 

 




Peresmian Musholla HM. Arifin Lingkungan Galangan Kapal Lobar

Saat peresmian mushollah di lingkungan PT. Dukuh Raya Dockyard, Wagub NTB menyampaikan apresiasinya karena bisa dimanfaatkan warga sekitar

LOBAR.lombokbarat,com ~ Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah menyampaikan  apresiasi atas pembangunan Musholla dalam lingkungan  PT. Dukuh Raya Dockyard yang bisa dimanfaatkan oleh warga desa sekitar.

Peresmian musholla HM. Arifin beraada di lingkungan pembuatan galangan kapal Teluk Waru, Desa Labuan Tereng Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Jumat (09/12/22)

BACA JUGA: Pemprov NTB Gelar Gerakan Pangan Murah 

Wagub NTB mengapresiasi peresmian mushollah yang bisa dimanfaatkan masyarakat

“Alhamdulillah semoga ini menjadi awal yang baik. Sehingga kehadiran para investor di NTB dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” ungkap Ummi Rohmi.

Dijelaskan, pemerintah NTB sangat welcome dengan para investor yang datang berinvestasi ke NTB. 

Namun, kesejahteraan dan keterlibatan masyarakat di sekitar harus benar-benar diutamakan.

“Kami juga tidak ingin masyarakat di sekitar menjadi penonton. Mereka harus mampu berkontribusi untuk ikut membangun daerahnya,” harap Ummi Rohmi.

Sementara itu, Direktur PT. Dukuh Raya Dockyard Ir. Agus Salim menjelaskan tentang perjalanan berdirinya galangan kapal di wilayah Nusa Tenggara yang didirikan tahun 1994 oleh H. Muhammad Arifin. 

Galangan kapal di NTB merupakan respon atas dibukanya jalur lalu lintas laut atau Tol Laut gagasan Presiden RI Jokowi di wilayah NTB.

“Pada tahun 1994, galangan kapal tidak ada di wilayah Nusa Tenggara, hanya ada di Surabaya. Untuk itu, (alm)  H. Muhammad Arifin bekerjasama dengan Pemerintah NTB untuk membangun galangan kapal di Lembar ini,” ungkapnya.

Seperti diketahui Musholla tersebut diberi nama HM. Arifin untuk mengenang jasa almarhum yang menginisiasi pembangunan galangan kapal di NTB. 

BACA JUGA: Wagub NTB: Tim Pendamping Desa Berkontribusi Besar Bagi Pembangunan

Dalam acara tersebut hadir pula  pimpinan PT Dukuh Raya, Pimpinan Perindo dan sejumlah kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi NTB. ***

 

 




Memahami Pengertian dan Tugas Pendampingan di Desa

Dalam upaya menggerakkan pembangunan di desa secara komprehensif, para pendamping desa penting memahami faktor-faktor untuk mensinergikan aktor pembangunan di desa   

MATARAM.lombokjournal.com ~ Para Pendamping Desa di seluruh Nusa Tenggara Barat (NTB) diakui memberi kontribusi besar dalam pembangunan di NTB. 

Saat membuka pelatihan Peningkatan Kapasitas Tenaga Pendamping Profesional (TPP) pada Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3OD), Wagub NTB, Hj Sitti Rohmi Jalillah menyampaikan apresiasinya pada seluruh pendamping desa, termasuk para pendamping lokal desa.

BACA jJUGA: Wagub NTB: Tim Pendaming Desa Berkontribusi Besar Bagi Pembangunan 

tIM PENDAMPING DESA HARUS MEMAHAMI ASPIRASI MASYARAKAT

Menurut Wagub Sitti Rohmi, kontribusi yang nyata ditunjukkan pada saat NTB dilanda bencana gempa 2018, termasuk saat pandemi awal tahun 2020.

“Besar peranan pendamping desa, sehingga desa dapat melalui bencana itu dengan baik,” katanya, Rabu (07/12/22).

Sebagian besar masyarakat belum tahu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan pendampingan desa. Di bawah ini dijelskan tentang kegiatan pendampingan desa termasuk tugas yang dilakukan.

Apa itu Pendamping Desa? 

Memahami kegiatan pendampingan desa, harus merujuk ketentuan Pasal 131 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Kemudian lahirlah Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi Nomor 3 Tahun 2015 (Permendes 3/2015) tentang Pendampingan Desa.

Pendampingan Desa adalah kegiatan untuk melakukan tindakan pemberdayaan masyarakat melalui asistensi, pengorganisasian, pengarahan, dan fasilitasi Desa. Tujuan pendampingan desa secara rinci sebagai berikut:

  1. meningkatkan kapasitas, efektivitas, dan akuntabilitas Pemerintahan Desa dan pembangunan Desa;
  2. meningkatkan prakarsa, kesadaran, dan partisipasi masyarakat Desa dalam pembangunan desa yang partisipatif;
  3. meningkatkan sinergi program pembangunan Desa antarsektor; dan
  4. mengoptimalkan aset lokal Desa secara emansipatoris.

Ruang lingkup pendampingan Desa meliputi:

  1. Pendampingan masyarakat Desa dilaksanakan secara berjenjang untuk memberdayakan dan memperkuat Desa;
  2. Pendampingan masyarakat Desa sesuai dengan kebutuhan yang didasarkan pada kndisi geografis wilayah, nilai APB Desa, dan cakupan kegiatan yang didampingi; dan
  3. Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi, Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota, dan Pemerintah Desa melakukan upaya pemberdayaan masyarakat Desa melalui pendampingan masyarakat Desa yang berkelanjutan, termasuk dalam hal penyediaan sumber daya manusia dan manajemen.

Pelaksanaan pendampingan Desa dilakukan oleh 1) Tenaga Pendamping Profesional; 2) Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa; dan/atau 3) Pihak Ketiga.

Tugas Pendamping Desa

Pendamping Desa bertugas mendampingi Desa dalam penyelenggaraan pembangunan Desa dan pemberdayaan masyarakat Desa, meliputi:

  1. mendampingi Desa dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pemantauan terhadap pembangunan Desa dan pemberdayaan masyarakat Desa;
  2. mendampingi Desa dalam melaksanakan pengelolaan pelayanan sosial dasar, pengembangan usaha ekonomi Desa, pendayagunaan sumber daya alam dan teknologi tepat guna, pembangunan sarana prasarana Desa, dan pemberdayaan masyarakat Desa;
  3. melakukan peningkatan kapasitas bagi Pemerintahan Desa, lembaga kemasyarakatan Desa dalam hal pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa;
  4. melakukan pengorganisasian di dalam kelompok-kelompok masyarakat Desa;
  5. melakukan peningkatan kapasitas bagi Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa dan mendorong terciptanya kader-kader pembangunan Desa yang baru;
  6. mendampingi Desa dalam pembangunan kawasan perdesaan secara partisipatif; dan
  7. melakukan koordinasi pendampingan di tingkat kecamatan dan memfasilitasi laporan pelaksanaan pendampingan oleh Camat kepada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.

Tugas Pendamping Teknis

Pendamping Teknis bertugas mendampingi Desa dalam pelaksanaan program dan kegiatan sektoral, meliputi:

  1. membantu Pemerintah Daerah dalam hal sinergitas perencanaan Pembangunan Desa;
  2. mendampingi Pemerintah Daerah melakukan koordinasi perencanaan pembangunan daerah yang terkait dengan Desa; dan
  3. melakukan fasilitasi kerja sama Desa dan pihak ketiga terkait pembangunan Desa.

Tugas Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat

Tugas utama Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat mencakup bantuan teknis keahlian bidang manajemen, kajian, keuangan, pelatihan dan peningkatan kapasitas, kaderisasi, infrastruktur perdesaan, dan regulasi.

Tugas Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa

  1. Menumbuhkan dan mengembangkan, serta menggerakkan prakarsa, partisipasi, dan swadaya gotong-royong; dan
  2. Mendampingi Kepala Desa dalam hal pengorganisasian pembangunan Desa.

Menilik luasnya tugas dari pendampingan desa, maka Tim Pendampingan Desa sangat berperanan bukan saja mulai sejak  perencanaan, hingga pelaksanaan dan pemantauan berjalanannya pembangunan Desa.

Bukan hanya itu, tugas pemberdayaan masyarakat yang menggerakkan inisiatif (prakarsa) masyarakat untuk terlibat dalam pembangunan desa, maka tugas pendampingan desa sangat menentukan keberhasilan pembangunan di desa.

BACA JUGA: NTB Masuk Lumbung Pangan Desa, Ini Jasa Penyuluh

Dengan demikian, harapan dimulainya pembangunan dari pinggiran yakni dari desa juga sangat ditentukan keberhasilan Tim Pembangunan Desa dalam melaksanakan tugasnya. ****  

 

 




Wagub NTB: Tim Pendamping Desa Berkontribusi Besar Bagi Pembangunan

Berkat kontribusi dan sinergi tim pendamping desa, menurut Wagub NTB dapat melalui tantangan bencana gempa bumi tahun 2018 serta pandemi pada awal tahun 2020

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalillah menyampaikan apresiasinya kepada Tim Pendamping Desa Se-NTB, karena memberikan kontribusi bagi pembangunan di Provinsi NTB. 

Ummi Rohmi sapaan Wagub NTB mengatakannya saat pembukaan acara Peningkatan Kapasitas Tenaga Pendamping Profesional (TPP) pada Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) Tahun Anggaran 2022.

BACA JUGA: NTB Masuk Lumbung Pangan Nasional, Ini Berkat Jasa Penyuluh

Wagub NTB mengatakan, tim pendamping desa karena telah memberikan kontribusi yang besar terhadap pembangunan di NTB
Wagub NTB buka Peningkatan Kapasitas TPP

Kegiatan diikuti seluruh Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) dari  Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa Barat, dan Kabupaten Bima di Hotel Lombok Raya, Mataram, Rabu (07/12/22).

“Saya apresiasi kepada seluruh tim pendamping desa karena telah memberikan kontribusi yang besar terhadap pembangunan di NTB, terimakasih sekali lagi saya ucapkan,” ujarnya.

Wagub menjelaskan, kontribusi yang telah diberikan oleh tim pendamping desa sangatlah bermakna. Terlebih Provinsi NTB telah banyak mengalami berbagai bencana di antaranya gempa bumi pada tahun 2018 serta pandemi pada awal tahun 2020. 

Berkat kontribusi dan sinergi bersama hal ini dapat secara perlahan dapat dilalui dengan baik.

Mantan Ketua DPRD Lotim ini menyarankan dalam pelatihan kali ini untuk memasukan materi mengenai Sustainable Development Goals (SDGs).

“Saya berharap dalam kegiatan ini enam kabupaten yang turut serta dapat memasukan materi mengenai SDGs. Pembangunan desa jangan hanya infrastruktur saja namun pembangunan juga harus bersifat holistik dan komperhensif yang diceriminkan oleh 17 tujuan SDGs,” harapnya.

Wagub juga menjelaskan, bagaimana Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDES) untuk terus dikawal dengan baik. 

Program-program seperti Revitalisasi Posyandu, Validasi Data Kemiskinan dan Sistem Informasi Desa untuk menjadi fokus serta atensi bersama agar bisa terus mendapat prioritas dalam hal anggaran.

Sementara itu, Koordinator Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Desa (TAPM) NTB,  Tauhid Rifa’i dalam laporannya menerangkan kegiatan Peningkatan Kapasitas TPP dimuali dari tanggal 6-10 Desember dengan jumlah peserta mencapai 340 peserta. 

Ia mengungkapkan, pihaknya akan siap menuntaskan desa tertinggal yang masih ada di Provinsi NTB.

BACA JUGA: Gerakan Pangan Murah Sambut HUT NTB, HBKN dan Nataru

“Pada tahun 2018 desa tertinggall sebanyak 208 desa namun saat ini tinggal 55 desa. 

Dan komitmen kami adalah berkolaborasi dan bersinergi dengan Pemprov NTB untuk  menghempaskan desa tertinggal,” tegasnya.***

 

 




Pemprov NTB Gelar Gerakan Pangan Murah

Gerakan pangan yang dilakukan Pemprov NTB salah satu tujuannya menekan inflasi di NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB menggelar Gerakan Pangan Murah untuk menekan laju  inflasi daerah sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi NTB ke – 64.

Selain itu, kegiatan itu untuk pengamanan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 yang berlangsung di Lapangan Karang Genteng Kelurahan Pagutan,  Jum’at (09/12).

BACA JUGA: SMK Berpartisipasi dalam Kebangkitan Industrialisasi NTB 

Masyarakat diharapkan memanfaatkan pasar murah yang diselenggarakan Pemprov NTB
Bantuan sembako

Asisten II Pemerintah Provinsi NTB, Nurhandini Eka Dewi mengatakan, Gerakan Pangan Murah dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari – hari.

“Kita harapkan mayarakat sekitar sini dapat memanfaatkan momen ini, karena harga – harga ini dibantu dengan susidi transportasi, Semoga gerakan ini bisa membantu bapak ibu semua,” ujar dokter Eka.

Kegiatan ini berkolaborasi dengan Bank Indonesia, Bulog, Dinas Pertanian NTB, Dinas Perdagangan NTB, Dinas Kelautan dan Perikanan NTB, Dinas Koperasi, Pengusaha Program Usaha Pangan Masyarakat dan Pelaku UMKM.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB, H. Abdul Azis, SH., MH menyampaikan, tujuan kegiatan ini diharapkan mampu menekan inflasi.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menekan inflasi, sehingga inflasi di NTB dan salah satu tolak ukurnya di Kota Mataram yang kita lakukan saat ini,” tuturnya.

Adapun bahan pokok yang tersedia, berupa beras, telur, minyak goreng, bawang putih, bawang merah, cabe, tomat, mie instan, ikan segar, sayuran, dan lain sebagainya. 

Salah satu masyarakat, Nurhasinah begitu antusias dan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTB atas adanya Gerakan Pangan Murah ini.

BACA JUGA: Tim Pendamping Desa Berkontribusi Besar bagi Pembangunan

“Banyak sekali yang bahan pokok yang murah dan bisa kita beli dan sayurannya bisa diambil gratis juga, terima kasih Pemprov NTB,” tutur Nurhasinah. ***

 

 

 




Monev 3 Program Terpadu Pangan BPOM

Sekda NTB mengapresiasi penyelenggaraan monev, karena di tengah banyaknya perhelatan internasional, keamanan obat dan makanan menjadi prioritas

MATARAM.lombokjournal.com ~ Kegiatan Monev Program Nasional Desa Pangan Aman, Pasar Aman Berbasis Komunitas dan Sekolah dengan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) Aman Kegiatan monev itu diselenggarakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Mataram, berlangsung di Hotel Lombok Astoria Mataram, Rabu (07/12/22).

Sekda NTB mengajak seluruh stakeholder mensukseskan acara ini
Lalu Gita Ariadi

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, H. Lalu Gita Ariadi yang membuka kegiatan Monev tersebut mengajak seluruh stakeholders terkait untuk mensukseskan monev. 

BACA JUGA: NTB Masuk Lumbung Pangan Nasional, Ini Jasa Penyuluh 

Bahkan Miq Gita mengapresiasi BPOM yang telah berhasil menyelenggarakan kegiatan ini.

“Apresiasi kami berikan kepada BPOM beserta jajarannya yang berhasil menyelenggarakan kegiatan ini. Mari kita sukseskan bersama-sama monev ketiga program ini,” ujarnya.

Data tahun 2022 menyebut, Indeks Kesadaran Masyarakat NTB Terkait Kemanan Obat dan Makanan berdasarkan survei dari pusat kajian dan kebijakan obat dan makanan BPOM, berada di angka 72 naik dibandingkan tahun lalu yang berada di angka 66,83.

Atas kenaikan ini Sekda mendorong agar Pemprov NTB bersama Kabupaten/Kota untuk terus berkolaborasi dan bersinergi guna meningkatkan indeks ini agar menjadi lebih baik.

“Saya minta hal ini untuk menjadi atensi bersama-sama. Kita bangun sebuah komitmen dengan BPOM. Tuntaskan apa saja yang menjadi masalah guna meningkatkan indeks ini sehingga indeks kita meningkat ke level menengah dan tidak berada di tingkat bawah secara nasional,” pintanya. 

Ia juga menandaskan, Provinsi NTB  akan menjadi tuan rumah berbagai perhelatan event berstandar nasional hingga internasional serta menjadi destinasi wisata halal, keamanan obat dan makanan menjadi prioritas yang tidak bisa di abaikan. 

Karenanya ia mengungkapkan, monev ini menjadi langkah awal yang baik demi terwujudnya kesadaran masyarakat NTB akan keamanan obat dan makanan.

Sementara itu, Kepala BPOM Mataram, Dra. I Gusti Ayu Adhi Aryapatni, Apt mengatakan, kegiatan ini telah berlangsung selama 10 bulan dan monev ini menjadi program akhirnya. Ia menjelaskan keamanan pangan merupakan tanggung jawab bersama.

“Keamanan pangan menjadi tugas bersama-sama. Terimakasih saya ucapkan kepada seluruh stakeholders terkait yang telah  meningkatkan efektifitas pengawasan obat dan makanan di NTB,” terangnya.

BACA JUGA: Gerakan Pangan Murah Sambut HUT NTB, HBKN, dan Nataru

Ia berharap agar seluruh peserta monev kali ini dapat memeberikan masukan-masukan agar program-program BPOM bekerja lebih optimal dan kedepannya dapat meningkatkan indeks kesadaran masyarakat NTB akan obat dan makanan. ***