Penyusunan RPD 2024-2026, Ada 7 Program Isu Strategis 

Dalam penyusunan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Provinsi NTB Tahun 2024-2026, merupakan dokumen yang sifatnya transisi 

LOTENG.lombokjournal.com ~ Dalam Penyusunan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2024-2026, Terdapat 7 program yang menjadi isu strategis. 

BACA JUGA: Stok Pangan di NTB Aman Jelang Natal dan Tahun Baru 

Ke rujuh program yang dimaksud, di antaranya adalah;

  • peningkatan pertumbuhan ekonomi yang inklusif yang berkeadilan, 
  • pengendalian stabilitas harga untuk mengendalikan inflasi, 
  • peningkatan daya beli masyarakat, peningkatan SDM, 
  • peningkatan kualitas lingkungan hidup, peningkatan aksebilitas infrastruktur yang berkelanjutan dan peningkatan tata kelola pemerintahan.                                                                                                                         

Acara pembukaan openyusunan Rencana Pembangunan Daerah Provinsi NTB

Asisten lll Setda NTB, H. Wirawan Ahmad, mewakili Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, menyampaikan itu saat membuka kegiatan pelaksanaan Kick Off Meeting (rapat awal) Penyusunan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Provinsi NTB Tahun 2024-2026 di Desa Wisata Bilebante, Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah, Kamis, (22/12/22).

Ia menjelaskan, penyusunan ini adalah dokumen sifatnya transisi karena berakhirnya RPJM masa jabatan di  bawah kepemimpinan Zul-Rohmi tahun 2023, sehingga tidak boleh ada kekosongan regulasi.

Sementara itu, Kepala Bappeda NTB, Dr. Iswandi menambahkan, dalam penyusunan dokumen ini diminta kepada semua SKPD untuk memberikan kontribusi terhadap 7 program isu strategis tersebut.

“Kontribusi SKPD harus terlibat baik pada sektor ekonomi maupun non ekonomi untuk mencapai indikator-indikator makro pada sektor masing-masing,” jelasnya.

Ditambahkan Iswandi, 7 program isu strategis yang akan disusun ini bisa ditambahkan atau bisa dikurangi, sesuai kebutuhan.

Sehingga rencana pembangunan daerah sesuai dengan target yang ingin dicapai.

BACA JUGA: Rakernas Forsesdasi, Eujudkan Peran Strategis Sekda

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan Infrastruktur dan Pembangunan, H. Sahdan, dan Kepala OPD lingkup Pemprov NTB serta tamu undangan lainnya.*** 

 

 




Stok Pangan di NTB Aman Jelang Natal dan Tahun Baru

Satgas Pangan dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melakukan monitoring stok pangan secara terpadu

MATARAM.lombokjournal.com ~ Menjelang Hari Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023, Pemerintah Provinsi NTB melalui  

Satgas Pangan dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi NTB melakukan Monitoring Ketersediaan Stock Kebutuhan Pangan Masyarakat di beberapa titik lokasi. Di antaranya Gudang Bulog, Distributor Telur UD. Sinta dan Distributor Bawang Merah di Pasar Mandalika, Rabu (21/12/22).

Tim teroadu melakukan ,monitoring stok pangan di beberapa titik lokasi
Monitoring di pasar tradisional

Satgas Pangan Polda NTB, Direskrimsus diwakili oleh Kasubdit I Indaksi Ditrreskrimsus Polda NTB Kompol Gede Harimbawa, S.E., S.H., M.H mengatakan, ketersediaan stok pangan di NTB terbilang aman. 

BACA JUGA: Rakernas Forsesdasi, Wujudkan Peran Strategis Sekda

“Hasil pemeriksaan ketersediaan stok pangan masih dalam kondisi aman dan masih bisa diatasi,” ungkapnya.

Ketersediaan stok pangan di Gudang Bulog berupa beras, gula pasir dan minyak doreng. Stok beras tersedia kurang lebih 12.000 ton, gula pasir tersedia sekitar 120 ton dan minyak goreng sebanyak 20.000 Liter.

Kepala Perum Bulog Sub Divre Heri Sulistyo mengatakan, ketersediaan beras bisa mencukupi kebutuhan tiga bulan kedepan sementara menunggu untuk persiapan panen raya di bulan Februari mendatang. 

“Asumsi kita untuk kebutuhan operasi pasar dari bulan Desember, Januari, Februari, nanti dibulan Februari juga akan panen raya sehingga harga juga cenderung turun,” ungkapnya.

Sementara itu ketersediaan stok telur ayam di Distributor UD. Sinta sebanyak 40.000 sampai dengan 50.000 butir telur  dengan kisaran harga 45.000 ukuran telur kecil, Rp. 48.000 sampai dengan Rp. 49.500 ukuran sedang dan  50.000 ukuran telu yang besar.

Ketersediaan bawang merah masih dalam kondisi aman, sebanyak 2 ton bawang merah tersedia dan dengan harga yang relatif murah, berkisar dari harga 30.000 sampai dengan 33.000 sekilo. 

Kasubdit I Indagsi, Gede Harimbawa, S.E., S.H., M.H berpesan kepada masyarakat agar selektif memilih bahan komoditas pangan yang akan digunakan.

“Semoga semua bisa tercukupi, konsumsi untuk masyarakat dan tidak ada lagi gejolak – gejolak yang terjadi, semoga semua aman dan terkendali,” ungkapnya.

Sekretaris Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB, Ni Nyoman Darmilaswati menyampaikan kepada masyarakat bahwa stok dan harga bawang merah masih aman.

“Masyarakat tidak perlu risau karena bawang merah dari segi stok masih aman dan harga juga terjangkau,” tuturnya.

Kegiatan monitoring oleh Satgas Pangan dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang dilakukan secara terpadu.

BACA JUGA: Gubernur NTB Terima Penghargaan Tokoh Moderasi Beragama

Mulai dari Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi NTB, Direskrimsus Polda NTB, Bank Indonesia, Dinas Perdagangan Prov. NTB, Dinas Pertanian dan Perkebunan Prov. NTB.

Selain itu, juga dari  Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Prov. NTB, Kanwil Bulog Prov. NTB, Dinas Perhubungan Prov. NTB, Dinas Ketahanan Pangan Prov. NTB, BPS NTB, Dinas Kominfotik Provinsi NTB dan Biro Ekonomi  Setda Prov. NTB. ***

 




“Gowes Harmony”, Jendela Hati dan Kerukunan Beragama 

Dalam acara “Gowes Harmony”, Gubernur NTB, Bang Zul mengatakan, persoalan sosial tak terjadi bila kita melihat orang lain sebagai saudara

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB. Zulkieflimansyah mengibaratkan hati itu sebuah jendela, saat gelar Gowes Harmony yang diikuti seluruh lapisan masyarakat lintas agama, Minggu (18/12/22). 

“Hati itu diibaratkan seperti sebuah jendela. Dimana indah atau buruknya sesuatu dapat dinilai dari bersih atau kotornya jendela tersebut,” katanya. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Terima Penghargaan Tokoh Moderasi Beragama

Iapun menyebut hidup ini juga begitu. Jika jendela batin kotor, apa saja yang dilakukan orang lain senantiasa kotor juga. 

Tapi kalau jendela hati kita bersih, jendela batin kita bersih, semuanya  akan menjadi indah dengan kebhinekaan masing-masing.

Bang Zul, begitu Gubernur biasa disapa juga menyebut, sama halnya dengan berbagai persoalan sosial di NTB, tidak akan terjadi apabila seseorang melihat orang lain seperti keluarganya sendiri. 

Karena itu Bang Zul berharap seluruh masyarakat NTB tetap kompak, harmonis dan menjunjung tinggi rasa kekeluargaan. 

“Sering-seringlah kita berkumpul, hidup ini singkat, cari persaudaraan, cari persahabatan. Mudah-mudahan di NTB ini kita bisa tunjukan pada Indonesia dan dunia, walaupun agama kita beda, keyakinan beda, warna rambut dan warna kulit beda, kita satu dalam kemanusiaan bersama,” kata Bang Zul.

BACA JUGA: Provinsi NTB Dominasi Indonesian Migrant Award 2022

Gowes Harmony ini sendiri menghampiri tiga titik yang diawali dari Islamic Center Provinsi NTB, menuju ke Gereja St. Maria Immaculata dan Pura Miru Mayura. Di setiap titik ditandai dengan penanaman pohon bunga Cempaka Harmoni. ***

 




Gubernur NTB Terima Penghargaan Tokoh Moderasi Beragama 

Penanaman bunga Cempaka Harmony dilakukan Gubernur NTB, Bang Zul bersama masyarakat lintas agama 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi NTB memberikan penghargaan dan penobatan kepada Gubernur NTB, Zulkieflimansyah sebagai Tokoh Moderasi Beragama NTB. 

Gubernur NTB mendapat penghargaan tersebut diberikan atas perhatian dan dukungannya baik moril maupun materil dalam segala bentuk kegiatan lintas agama di Nusa Tenggara Barat.

BACA JUGA: Pramuka Lahirkan Generasi yang Disiplin dan Miliki Ketrampilan

Penghargaan tersebut diberikan saat acara Gowes Harmony yang digelar FKUB NTB, Minggu (18/12/22).  

Gowes yang yang dipimpin Bang Zul, juga dirangkaiakan dengan Penanaman Pohon Bunga Cempaka Harmony bersama semua lapisan masyarakat lintas agama.

Gowes sekaligus penanaman pohon tersebut dilakukam pada beberapa titik. Dimulai di Islamic Center Masjid Raya Hubbul Wathan, Gereja ST. Maria Immaculata, Pura Miru Mayura, dan Vihara Avalokitesvara.

Kegiatan tersebut diungkapkan Gubernur sebagai simbol beragamnya masyarakat dan agama yang ada di NTB. 

Meski beragam, hal tersebut tidak menjadi hambatan untuk hidup rukun saling mengasihi dan mencintai. 

“Di NTB kita buktikan itu, toleransi dan harmoni bisa dan harus kita lakukan karena kita memang sejatinya sama dan bersaudara,” jelas Bang Zul. 

Pohon bunga Cempaka Harmony sendiri  ini memiliki makna ikatan yang sangat erat. Baik itu ikatan persahabatan maupun ikatan kekeluargaan. 

BACA JUGA: Badan Publik Harus Aktif dalam Keterbukaan Informasi Publik

Diharapkan dengan menanam ribuan pohon tersebut tak hanya dapat membuat Nusa Tenggara Barat semakin asri dan Lestari, tetapi juga masyarakatnya yang beragam dapat memiliki ikatan yang erat. ***

 




Wagub NTB hadiri Peringatan Hari Ibu Ke-94 Tahun 2022

 Pembangunan itu mulainya dari keluarga, karena itu kata Wagub NTB memajukan negara dan daerah tentu para perempuan terkhusus ibu-ibunya harus maju

MATARAM.lombokjournal.com ~ Peran ibu-ibu di Provinsi Nusa Tenggara Barat luar, biasa sehingga dapat mendorong tercapainya NTB yang Gemilang.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah atau Ummi Rohmi sapaan akrabnya, dalam acara Peringatan Hari Ibu Ke-94 Tahun 2022 di Gedung Graha Bhakti Praja pada Senin (19/12/22).

BACA JUGA: Badan Publik harus Aktif Dalam Keterbukaan Informasi Publik 

Wagub NTB mengatakan, agar ibu-ibu di NTB tetap sabar dan belajar tekun

“Kalau bicara tulang punggung pembangunan itu ya ibu-ibu, karena kan kalau bicara pembangunan itu pasti mulainya dari keluarga,” tutur Ummi Rohmi.

Dikatakan bahwa untuk memajukan negara dan daerah tentu para perempuan terkhusus ibu-ibunya harus maju, harus melek digital, literasi dan harus paham berbagai kebutuhan untuk mewujudkan ketahanan keluarga.

“Di NTB kita sangat bersyukur banyak ibu-ibu hebat, ketahanan keluarga hanya bisa diwujudkan oleh ibu-ibu hebat maka dari itu kalau kita liat sekarang Provinsi NTB dari waktu ke waktu bisa maju tentunya tidak terlepas juga dari kontribusi semua pemimpin dari awal sampai sekarang,” ungkap Ummi Rohmi.

Diketahui bahwa NTB punya PR banyak sama dengan provinsi lainnya di Indonesia, terutama membahas IPM (Indeks Pembangunan Manusia) yang bisa dilihat bukan dari angkanya tetapi percepatannya.

IPM sendiri terdiri dari 3 faktor, pertama angka harapan hidup, kemudian angka harapan sekolah dan rata-rata lama sekolah, serta pertumbuhan ekonominya.

“ini harus merangkaknya betul-betul, programnya konsisten dan harus cepat. Alhamdulillahnya, NTB menjadi provinsi nomor dua percepatan IPM di Indonesia, maka dari itu kalau saya bicara percepatan kenaikan IPM, ibu-ibu memiliki faktor yang sangat penting disitu”, tambahnya.

BACA JUGA: Kereta Gantung di Taman Hutan Rinjani Sudah Ground Breaking

Menutup sambutannya, Ummi Rohmi mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap kedepannya ibu-ibu di Provinsi NTB tetap kuat, sabar, ikhlas belajar dan berpikiran positif sehingga dapat melakukan yang terbaik untuk keluarganya.***

 




Lombok akan Jadi Kiblat Pacuan Kuda Nasional 

Acara pacuan kuda di Lombok dijadikan magnit untuk menarik para investor

MATARAM.lombokjournal.com ~ Lapangan pacuan kuda sederhana ini akan menjadi kiblat pacuan kuda Nasional bahkan internasional di masa yang akan datang.

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah yang biasa disapa Bang Zul mengatakannya saat Pembukaan Gubernur Cup 2022 “Pacuan Kuda” Atraksi Budaya Lapangan Pacuan Kuda Sasake, Desa Batujai, Kab. Lombok Tengah, (19/12/22).

Pacuan kuda di Lombok diharapkan digelar sebelum event WSBK

“Ini cara baru kita menarik perhatian investasi dan pengunjung datang ke daerah kita,” ungkapnya.

Gubernur menginginkan akhir Februari tahun 2023 sebelum WSBK pacuan kuda bisa digelar lagi disini. 

“Sehingga diharapkan tribunnya sudah ada dan lebih bagus fasilitas prasarananya dan semangat pacuan kuda di Lombok makin lama menjadi lebih baik,” tuturnya.

Ditambahkan Bang Zul, kalau diperhatikan mengapa start kudanya dari kanan ini akan menjadi sejarah, karena ke kanan itu sudah menjadi standar nasional dan jokinya bisa menyesuaikan.

Ia mengingatkan NTB akan menjadi tuan rumah PON ke-28 bersama NTT.

“Sehingga segala sesuatunya harus dipersiapkan mulai sekarang,” pungkasnya.

Sementara itu, panitia penyelenggara event pacuan Kuda, Lalu Hizi menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Daerah yang telah mendukung sehingga berjalan dengan lancar. 

“Pacuan kuda ini dalam rangka menyambut HUT NTB 64, dan untuk pertama kalinya digelar kelas derby bisa dimasukkan di Lombok,” katanya.

Untuk diketahui, event pacuan kuda ini akan digelar selama seminggu. Peserta yang ikut daftar mencapai 214 ekor yang diikuti mulai dari kelas A-G. 

Selanjutnya, Gubernur bersama rombongan melepas para joki, dan menyaksikan langsung James Bond kuda milik orang nomor satu di NTB ikut berlaga disambut antusias masyarakat.***

 

 




Gubernur Kukuhkan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi NTB

saat mengukuhkan Kepala Perwakilan BPKP NTB, Gubernur mengingatkan, wakil Pemerintah Pusat di daerah itu adalah Gubernur, jangan sampai BPKP lupa membantu

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah., M.Sc mengukuhkan Sidi Purnomo sebagai Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi NTB yang baru pada hari Senin, (19/12) di Pendopo Tengah Gubernur NTB, Mataram.

BACA JUGA: Badan Publik Harus Aktif dalam Keterbukaan Informasi Publik

Gubernur mengingatkan agar BPKP berkorrfinasi dan bersinergi dengan Pemda
Pengukuhan Kepala BPKP NTB

“Welcome to the club, Pak Sidi. Mudah-mudahan betah disini. We are going to held a lot of global events next year. Tolong bantu kami supaya dalam mengambil kebijakan itu ada back up-nya secara tim,” kata Bang Zul, sapaan Gubernur. 

Kepada pejabat baru, ia berpesan agar terus berkoordinasi dan bersinergi dengan Pemerintah Daerah, karena satu-satunya perwakilan dari Pemerintah Pusat di daerah adalah Gubernur.

“Satu-satunya wakil dari Pemerintah Pusat di daerah itu adalah Gubernur, jangan sampai BPKP ada instansi vertikalnya tapi malah lupa membantu, berkoordinasi dan bersinergi dengan Kepala Daerah, pemerintah yang ada disini,” pesannya.

Tak lupa, ia juga mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama Kepala Perwakilan BPKP Provinsi NTB, Ilham Nurhidayat atas segala saran dan nasihat untuk Provinsi NTB.

“Matur suwun sanget, Mas, atas segala saran dan nasihatnya selama disini,” ucap Gubernur. 

Sementara itu, Salamat Simanullang, Ak, MBA., selaku Deputi Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Perekonomian dan Kemaritiman pun mengapresiasi kinerja Perwakilan BPKP Provinsi NTB yang dinilai menjadi salah satu dari yang terbaik.

BACA JUGA: Lombok akan Jadi Kiblat Pacuan Kuda Nasional

“Terima kasih pak Gubernur dan pimpinan-pimpinan di NTB, selama ini sudah bekerjasama dengan baik. Kerjasama Provinsi NTB ini boleh dikatakan termasuk salah satu koordinasi yang sangat baik. Hal ini kami sampaikan faktanya, jadi sekali lagi terima kasih,” ujarnya. ***

 

 




Pramuka Lahirkan Generasi yang Disiplin dan Miliki Keterampilan Personal

Kepada Pramuka Bang Zul menekankan untuk memperluas wawasan dan ketrampilan yang dibutuhkan 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr H Zulkieflimansyah, SE, Msc mengatakan, wadah Pramuka satu dari sedikit organisasi yang terbukti melahirkan generasi yang memiliki disiplin tinggi dan keterampilan personal. 

Namun seiring waktu, Pramuka terutama generasi muda harus memperluas wawasan dan keterampilan yang dibutuhkan. 

BACA JUGA: Lombok akan Jasi Kiblat Pacuan Kuda Nasional

Kata Gubernur, Pramuka menghasilkan generasi yang punya disiplin dan ketrampilan

“Anggota Pramuka harus mempunyai kelebihan yang dibutuhkan. Selain merencanakan dan menyiapkan masa depan dengan disiplin”, ujar Gubernur di Bumi Perkemahan HM Ruslan, Pagutan, Kota Mataram, Ahad (18/12/22). 

Hal itu dikatakannya dalam Raimuna Cabang VIII kota Mataram. Salah satu kegiatan bertajuk Jumpa Tokoh mengundang Gubernur untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan bagi peserta. 

Dikatakan Gubernur,  kaderisasi kepemimpinan diawali dengan cara berpikir melampaui kepentingan pribadi, kedaerahan dan berinteraksi dengan dunia global. 

Organisasi Pramuka yang sudah ada  sejak lama mempunyai cara sendiri membangun kadernya memiliki kepribadian kepemimpinan. 

Di bagian lain, dialog dengan peserta Raimuna yang terdiri dari anggota Pramuka Penegak usia SMU sampai perguruan tinggi diakui Gubernur rata rata memiliki konsep baik tentang masa depan  dalam pengembangan diri. 

Raimuna Cabang VIII kota Mataram digelar lima tahunan. Diikuti 600 Pramuka Penegak/ Pandega,  kegiatan selama empat hari tersebut dilaksanakan dengan berbagai kegiatan.

Mulai gelar kesenian, kebudayaan ada pula Scout Archery membekali para anggota Pramuka dengan materi wawasan dari para ahli. 

BACA JUGA: Ibu Cerdas Menjadi Kunci Ketahanan Keluarga

Hadir pula dalam Jumpa Tokoh, Ketua DPRD kota Mataram, H Didi Sumardi, Kwarda NTB, H Fathul Gani, budayawan Agus Fathurrahman dan tokoh Pramuka dan Pendidik. ***

 

 




Badan Publik Harus Aktif Dalam Keterbukaan Informasi Publik

Dalam acara “Anugrah KIP Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2022”, Wagub mengatakan,  Badan Publik harus saling terbuka akan informasi agar makin mudah bekerja

MATARAM.lombokjournal.com ~ Komisi Informasi Publik (KIP) merupakan salah satu poin penting dalam pembangunan di suatu daerah.

Badan Publik di seluruh NTB diajak untuk aktif dalam hal keterbukaan informasi publik (KIP) Ajakan Wagub NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalillah disampaikannya saat memberikan sambutan pada “Anugrah KIP Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2022” di Hotel Lombok Raya, Senin (19/12/22).

BACA JUGA: Provinsi NTB Dominasi Indonesian Migrant Worker Awards 2022

Komisi Informasi NTB memberikan penghargaan 5 kategori pada Badan Publik
Ketua KIP NTB, Suaeb Quri

“Saya bersama Gubernur menjunjung tinggi KIP,” katanya.

Menurutnya, hal ini merupakan kebutuhan, dan saat ini sesuatu yang ditutupi sudah tidak laku lagi. Wagub mengajak saling terbuka akan informasi karena semakin terbuka semakin mudah bekerja. 

Ummi Rohmi panggilan akrab Wagub NTB mengatakan, dalam hal  keterbukaan informasi, Pemerintah Provinsi NTB memiliki komitmen tinggi yang dibuktikan melalui layanan inpormasi “NTB Care”. 

NTB Care merupakan program unggulan Pemprov NTB sebagai media aspirasi dan layanan komunikasi dua arah antara Pemimpin dengan masyarakat NTB.

“Bentuk komitmen kami dalam hal keterbukaan, kami memiliki NTB Care yang merupakan layanan komunikasi dua arah antara Pemimpin dengan masyarakat. Keterlibatan masyarakat sangat penting sehingga masyarakat juga berbaur bersama-sama dengan pemerintah membangun NTB,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Komisi Informasi NTB, Suaeb Quri , S.H.I, dalam laporannya mengatakan, di tahun ini terdapat peningkatan kualifikasi Informatif.

Salah satunya untuk kategori Badan Publik di tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov NTB.

“Terdapat penambahan sebanyak empat Badan Publik di lingkup perangkat daerah Provinsi NTB dan terdapat pula Badan Publik yang tetap konsisten dalam mempertahankan prestasinya. Ini hal yang positif dalam keterbukaan informasi di NTB,” ucapnya.

Ia berharap agar Badan Publik yang belum masuk ke dalam kategori Informatif, agar memberikan upaya yang lebih optimal agar di tahun depan mendapat prestasi yang lebih baik. 

Di tahun ini, Komisi Informasi NTB memberikan penghargaan 5 kategori, di antaranya kategori Badan Publik Vertikal, kategori Badan Publik Penyelenggara Pemilu, kategori Badan Publik Pemerintah Desa, kategori Badan Publik Pemerintah Kabupaten/Kota dan Kategori Badan Publik OPD lingkup Pemprov NTB.

Untuk kategori Badan Publik Vertikal yang mendapat nilai teringgi adalah KPU Provinsi NTB dengan nilai 99,25. Untuk nilai tertinggi kategori Badan Publik Penyelenggara Pemilu diraih KPU Kapubaten Dompu dengan nilai 97,85. Kategori Badan Publik Pemerintah Desa dimenangkan oleh Desa Senggigi dengan nilai 94,21. 

BACA JUGA: Hari Migran Internasional 2922 Diperingati di Lombok Timur

Kategori Badan Publik Pemerintah Kabupaten/Kota dengan nilai tertinggi diraih Kabupten Lombok Barat dengan nilai 99,50 dan untuk Badan Publik OPD lingkup Pemprov NTB dengan nilai tertinggi didapat oleh RSUD Provinsi NTB dengan raihan nilai 99,40. ***

 

 




Peran Perempuan Cerdas Zaman Now

 Ibu-ibu diajak memberikan peran untuk bekerja bagi masyarakat khususnya anak-anak dan kaum perempuan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Ikrar para pejuang pada Kongres Perempuan Indonesia pertama pada 22 Desember 1928 merupakan tonggak sejarah bagi perjuangan kaum perempuan di Indonesia. 

Artinya, perempuan-perempuan cerdas sudah ada dari zaman dulu.

Hal tersebut disampaikan Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah dalam acara Peringatan Hari Ibu Ke-94 Tahun 2022 di Gedung Graha Bhakti Praja, Senin (19/12/22).

BACA JUGA: Wagub NTB Hadiri Peringatan Hari Ibu ke 94 2022

Bunda Niken mengajak organisasi perempuan instrospeksi terkait perannya memberdayakan perempuan
Bunda Niken

“Mudah-mudahan kita juga bisa menjadi perempuan-perempuan cerdas masa kini yang bisa berperan meneruskan semangat-semangat para perempuan di masa tersebut,” tutur Bunda Niken selaku Ibu Sesepuh Perempuan Provinsi NTB.

Hari Ibu biasanya adalah hari dimana para Ibu memberikan perhatian dan apresiasi serta penghargaan pada peran kaum perempuan bagi keluarga, masyarakat dan bangsanya. 

“Apresiasi bagi ibu-ibu yang tidak hanya sabar tetapi melakukan semuanya dengan penuh keikhlasan, kasih ibu seperti matahari yang menyinari dunia, hanya memberi tanpa kembali,” ungkapnya.

Bunda Niken mengajak kepada ibu-ibu yang hadir agar semua memberikan dedikasi dan kesabaran serta keikhlasan, melakukan peran untuk bekerja bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan kaum perempuan. 

Masih banyak yang memerlukan kasih sayang dan perhatian, katanya.

Saat ini NTB sudah sangat maju, bisa dilihat dari Wakil Gubernur, Ketua DPRD Provinsi, Bupati dan Wakil Bupati serta berbagai macam posisi perempuan di berbagai macam organisasi pemerintah maupun swasta.

“Namun perlu disadari juga bahwa NTB masih banyak PR, berkaitan dengan masalah pemberdayaan perempuan, masih banyak belum mendapatkan kesempatan dan fasilitas untuk bisa memperoleh ilmu yang bermanfaat untuk mendapatkan pelatihan, akses hal-hal yang bisa meningkatkan keberdayaan dirinya,” jelas Bunda Niken.

BACA JUGA: Badan Publik Harus Aktif dalam Informasi Publik

Bunda Niken juga menyampaikan, dengan momen Peringatan Hari Ibu menjadikan momentum untuk introspeksi diri seberapa jauh organisasi-organisasi perempuan menjalankan peran, membuat perempuan-perempuan di daerah ini semakin berdaya.***