Pemprov NTB Bersemangat Turunkan Angka Stunting

Aktif dan berkualitasnya Posyandu Keluarga yang diupayan Pemprov NTB, dapat menyumbang data real, by name by adress

MATARAM.LombokJournal.com ~ Provinsi NTB sedang semangat-semangatnya atau on fire berupaya menurunkan angka stunting. 

Dan Pemprov NTB mendorong Posyandu Keluarga yang sudah 100 persen ada di Kabupaten dan Kota se-NTB, lebih aktif dan berkualitas.

BACA JUGA: PKK Diajak Perbanyak Gerakan Tangani Stunting

Kata Wagub, Pemprov NTB sedang bersemangat menurunkan angka stunting

Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur NTB Hj. Sitti Rohmi Djalilah saat mengikuti roadshow Percepatan Penurunan Stunting dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrim di Kabupaten/Kota bersama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia  (Kemenko PMK) secara daring, di Ruang Rapat Anggrek Kantor Gubernur NTB, Selasa (28/02/23).

Menurut Ummi Rohmi sapaan Wagub, aktif dan berkualitasnya Posyandu Keluarga yang ada di NTB, dapat menyumbang data real, by name by adress, yang dapat menjadi pintu utama menuntaskan masalah stunting.

“Kami terus berupaya bagaimana membuat posyandu keluarga aktif dan berkualitas,” jelas Ummi Rohmi. 

Upaya tersebut berupa perbaikan berbagai fasilitas yang ada di Posyandu. Seperti timbangan dan pengukur badan yang lebih akurat. Serta, kualitas dan kesejahteraan para Kader di Posyandu terus diperhatikan.

Terkait kemiskinan ekstrim di NTB, Wagub menjelaskan pada Maret Tahun 2022 sebesar 3,29 persen atau 176.003 jiwa. 

Berarti terjadi penurunan angka kemiskinan ekstrem di NTB dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 4,78 persen atau 252.048 jiwa.

Sama seperti upaya menurunkan stunting, data yang tepat dan akurat menjadi kunci penurunan angka Kemiskinan Ekstrim yang ada di NTB, jelas Wagub. 

BACA JUGA: Pentingnya Pemeriksaan Kehamilan dan PMT Anak Stunting

Pemprov NTB akan turun ke Kabupaten dan Kota demi memvalidasi data kemiskinan yang ada. Sehingga penanganan yang diberikan bisa tepat sasaran. ***

 




NTB Destinasi Wisata Dunia, Transportasi Harus Nyaman dan Aman

Fasilitas transportasi darat di NTB seperti angkutan, terminal dan jalan raya secara umum sudah baik, namun perlu kesadaran masyarakat

MATARAM.LombokJournal.com ~  Makin mantabnya NTB menjadi destinasi wisata dunia, maka konektifitas dan transportasi di destinasi wisata adalah instrumen krusial. 

Hal itu dikatakan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Hj Sitti Rohmi Djalillah saat membuka rapat koordinasi (Rakor) angkutan darat Dinas Perhubungan NTB di Hotel Lombok Raya, Mataram, Selasa (28/02/23). 

BACA JUGA: Revitalisasi Pelabuhan Lembar, Pedagang Jangan Dilupakan

“NTB sudah menjadi destinasi wisata dunia. Transportasi darat laut dan udara serta konektifitasnya akan meningkatkan kepuasan orang yang berkunjung ke NTB,” ujar Wagub. 

Menurutnya, kondisi ini harus menjadi perhatian dan kerja seluruh pihak, agar infrastruktur transportasi menjadi layanan yang excellent yang meliputi akses, kenyamanan dan keamanan standar. 

Kepala Dinas Perhubungan HL Faozal mengatakan, fasilitas transportasi NTB seperti angkutan, terminal dan jalan raya secara umum sudah baik. 

“Namun manajemen transportasi publik harus dibarengi dengan kesadaran masyarakat”, ujarnya. 

Ia menekankan, pekerjaan rumah terbesar  adalah angkutan darat dalam provinsi yang bertujuan menekan angka kecelakaan lalu lintas. 

Ia menyebut masih banyak yang menggunakan angkutan bak terbuka untuk angkutan orang, kelaikan angkutan publik antar pulau maupun angkutan barang over kapasitas. 

Di sisi lain, pihaknya telah mengelola terminal tipe B di Bima dan Sumbawa dengan fasilitas yang baik. Tinggal terminal Renteng, Tanjung dan pelabuhan Bangsal yang masih harus dilakukan penertiban dan peningkatan fasilitas. 

Begitu pula dengan ruas jalan nasional yang baik masih belum dilengkapi dengan fasilitas rambu keselamatan yang baik. 

Ia menambahkan pula lalu lintas kapal pesiar di Gili Mas juga sudah beraktifitas dengan masuknya enam kapal pesiar tahun ini. 

BACA JUGA: Ekspedisi Rupiah, Distribusi Rupiah ke Wilayah Terpencil

Hadir pula Dirlantas Polda, Jasa Raharja, Organda, PO Damri, Pertamina, ITDC dan perusahaan angkutan.***

 

 




PKK Diajak Perbanyak Gerakan Tangani Stunting

Wagub NTB mengatakan, mulai Maret ASN secara sukarela menyumbang telur, dan peran PKK meyakinkan sumbangan telur itu sampai ke anak stunting

MATARAM.LombokJournal.com ~ Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Nusa Tenggara Barat diajak perbanyak gerakan dalam menangani stunting.

Hal itu disampaikan  Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah saat menerima audiensi Pita Putih Indonesia di ruang kerjanya, Senin (27/02/23).

BACA JUGA: Disabilitas Harus Diberi Ruang dan Dukungan L;ingkungan

Ketua TP PKK akan melakukan gerakan tangani stunting

“Karena kita sudah on the right track, yang harus kita fokuskan sekarang yaitu kualitas yang di desa dan dusun. Dan kuncinya memang kini gerakan, karena hampir semua sudah kita ikhtiarkan,” jelas Wagub NTB.

Saat ini yang dibutuhkan bagaimana Kabupaten sampai Desa dusun satu irama. Pertama, pemberian tablet tambah darah, itu sudah ada program nya, program untuk SMA SMK dan ibu hamil.

Kedua, program bakti stunting yang mana menggerakkan anak-anak SMA SMK SLB ini untuk menyumbangkan telur seikhlasnya.

Diharapkan Pemprov NTB mulai Maret ini melakukan gerakan dari ASN secara sukarela menyumbang, koordinasi dengan OPD masing-masing seikhlasnya yang penting konsisten. Tidak ada paksaan.

Gerakan sumbang telur ini butuh pengawasan, melalui Dinas Kesehatan kemudian Kepala Puskesmas menyalurkan ke Posyandu hingga kader. Disinilah peran PKK, bisa membantu meyakinkan sumbangan telur itu sampai ke anak stunting.

“Sekarang posyandu itu menjadi sesuatu yang dipentingkan, orang mulai senang datang ke posyandu, mulai merasa dengan mengaktifkan posyandu begitu banyak yang terbantukan . Sekarang tinggal teknisnya saja kasi penambah darah, telur dan edukasi, sekali lagi kuncinya itu komitmen,” tegas Ummi Rohmi 

Kini yang harus dilakukan juga bagaimana meyakinkan pendamping desa, menyiapkan peralatan standar posyandu, seperti timbangan elektrik. Kemudian training kader secara besar, PMT dan Pokjanal berbasis desa. 

Sehingga dengan intervensi yang benar, posyandu dan kader aktif, stunting tidak perlu dibuat stress, asalkan sistem sudah berjalan baik. 

Sementara itu Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj. Niken Saptarini Widiyawati Zulkieflimansyah juga menyampaikan, gerakan seperti ini memang harus didorong sehingga menyempurnakan program-program yang sudah berjalan. Koordinasi dan sinergi sangat dibutuhkan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB dr. Lalu Hamzi Fikri juga menyebutkan kini faktor terbesar setelah mengintervensi ada di ibu hamil, Jadi harus terbebas dari anemia dan ibu hamil harus sehat.

BACA JUGA: Pentingnya Pemeriksaan Kehamilan dan PMT Anak Stunting

“Kontribusi ibu hamil tidak anemia adalah untuk mencegah anak stunting,” katanya.

Selain protein hewani seperti telur harus dijaga agar benar-benar sampai ke anak stunting yang harus dijaga ketat, intervensi lingkungan yang sehat juga sangat berpengaruh signifikan terhadap kesehatan. ***

 

 




Aksi Solidaritas Sosial dan Kemanusiaan Rachmat Hidayat 

Rachmat Hidayat melakukan aksi menyiram bantuan di Loteng, dari bantuan Kubah Masjid, bantuan UMKM  hingga bagi kursi roda

LOTENG.LombokJournal.com ~ Roadshow Pemberian Bantuan Sosial dan Kemanusiaan dilakukan Anggota DPR RI dapil Lombok dari PDI Perjuangan, H. Rachmat Hidayat  

Kini giliran masyarakat Lombok Tengah disiram  berbagai macam paket Bantuan Sosial dan Kemanusiaan.

Mulai bantuan Kubah Masjid, Pembangunan Gedung Serba Guna Kantor Desa, rabat jalan desa, bantuan kendaraan operasional untuk Tulus Angen Community,  RKB Ponpes, 50 unit RTLH , Hand Traktor, bantuan UMKM hingga bagi Kursi Roda untuk Disabilitas. 

BACA JUGA: Porprov NTB XI Ditutup, Kota Mataram Juara Umum

Rachmat Hidayat membagi bantuan mulai bantuan UMKM hingga kursi roda

Di hadapan unsur perangkat desa dan masyarakat, Rachmat Hidayat menyerahkan bantuan kubah masjid Darussalam senilai 278 juta, yang bersumber dari Dana Aspirasinya bekerjasama dengan Badan Pengelola Keuangan Haji ( BPKH ), di dusun Dasan Makmur,  Desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah, Sabtu (25/02/23). 

“Untuk tehnis pengerjaannya bantuan kubah masjid ini akan ditangani oleh NU Care – LazisNU. Silahkan nanti dari BPKH berkoordinasi dengan pihak desa atau kadus. Dari DPR RI akan melakukan pemantauan dan pengawasan untuk memastikan program tersebut berjalan baik,” kata Rachmat Hidayat. 

Di Forum Resesnya ini ia mempermaklumkan untuk Pemilihan Legislatif 2024 mendatang, Ruslan Turmuzi diperintahkan pindah Dapil ke Utara. 

Menurut Rachmat,  Ruslan Turmuzi sudah 25 tahun di Dapil Selatan Lombok Tengah, dan sudah ratusan milyard yang dikeluarkan Ruslan Turmuzi untuk memberdayakan dapilnya. 

“Untuk Pileg 2024 mendatang, Ruslan Turmuzi akan maju jadi caleg Propinsi dari dapil Utara, agar masyarakat dapil utara lombok tengah bisa diberdayakan dan dibantu oleh Ruslan Turmuzi malalui program aspirasinya maupun program bantuan sosial lainnya,” kata Rachmat. 

Diinformasikan, untuk program Rumah Tidak Layak Huni ( RTLH ) tahun 2023 ini akan mengalokasikan 50 Unit RTLH untuk Masyarakat Lombok tengah. 

BACA JUGA: Revitalisasi Pelabuhan Lembar, Pedagang Jangan Dilupakan

“Dari 50 unit RTLH untuk Loteng, 25 Unit RTLH saya alokasikan untuk masyarakat dusun dasan makmur ditempat kita berpijak ini,” tegas Rachmat yang disambut tepuk tangan meriah warga yang hadir. 

Rachmat juga menjanjikan, dalam waktu dekat siap membangunkan gedung serba guna di Kantor Desa Aik Darek, agar bisa dipakai  berbagai keperluan warga desa nantinya. 

“Saya siap bangunkan Gedung Serba Guna di kantor desa Aik Berik , asal bangunannya di cat warna merah dan bantuan UMKM untuk pedagang kecil,” kata Rachmat yang disambut anggukan Kepala Kades Aik Darek, Abdur Rasid.

Sementara itu tanya sesi tanya jawab ada beberapa warga dan perangkat desa yang antusias mengajukan pertanyaan dan permohonan bantuan untuk pemberdayaan. 

Kepala Desa Aik Darek, Abdur Rasid melaporkan, Anggota DPRD NTB dari PDI Perjuangan, Ruslan Turmuzi sudah memberikan bantuan dana tunai untuk rambat jalan sepanjang 200 meter.

“Meskipun baru kenal dengan beliau, tapi Bapak Ruslan Turmuzi langsung bertindak tanpa banyak bicara untuk membantu warga desa Aik Berik,” ucap Abdur Rasid.

Ia minta maaf karena warga yang hadir di acara reses terhalang oleh hujan, meskipun faktanya warga yang hadir ratusan orang. 

Sementara Ketua Yayasan Islahul Anam, Haji Basirah mengutarakan, sejak dari dulu warga Desa Aik Berik welcome kepada siapapun yang datang di desa ini. 

Karena itu pada Pemilu 2019 kemarin, pilihan masyarakat Desa Aik Berik bersifat majemuk. Haji Basirah mengakui PDI Perjuangan di desa Aik Berik terlihat asing. 

“Kami baru tahu saat ini kalau PDIP ada wakilnya di DPRD Kabupaten,” imbuhnya.

Haji Basirah kemudian menginformasikan proses belajar mengajar di Yayasan Islahul Anam yang terkait dengan sarana dan prasarana praktek lapangan. 

“Kami mohon bisa dibantu untuk hand traktor  agar bisa pakai praktek lapangan oleh siswa,” pinta H. Basirah. 

Terhadap permintaan H. Besirah tersebut, Rachmat Hidayat langsung telpon untuk di adakan bantuan hand traktor agar bisa segera untuk praktek.

“Dalam waktu dekat ini hand traktor segera dikirim ke Yayasan Iskahul Anam,” ujar Rachmat. 

Sementara itu, Kelompok Pemuda Kreatif yang di wakili oleh Bajang Toni dari Tulus Angen Community menginformasi, saat ini lembaga nirlaba yang ia pimpin sudah melakukan berbagai kegiatan sosial kemanusiaan secara mandiri, dengan cara menggalang dana masyarakat melalui Medsos. 

BACA JUGA: Ekspedisi Rupiah, Distribusikan Eupiah ke Wilayah Terpencil

“Yayasan Tulus Angen Community saat ini sudah membangun 20 Rumah layak huni di Lombok Tengah dan 2 di lombok barat yang diperuntuk untuk kaum miskin, yatim piatu, difabel maupun kebutuhan khusus lain,” ucap Bajang Toni. 

Mendengar paparan kerja kemanusiaan yang dilakukan oleh Yayasan Tulus Angen tersebut, Rachmat Hidayat langsung menjanjikan bantuan  kendaraan operasional yang bersumber dana aspirasinya. 

“Apa yang dilakukan Yayasan Tulus Angen membantu sesamanya patut diapreasi dan di atensi agar semangat kesetiakawanan sosial dan gotong royong tetap terjaga,” tutur Rachmat Hidayat. 

Ditempat yang sama Rachmat Hidayat juga memberikan bantuan kursi roda untuk penderita disabilitas dari Desa Karang Sidemen, Lombok tengah atasnama Herjan. 

Lelaki yang beralamat di Desa Karang Sidemen Bawak itu nampak berbahagia menerima sumbangan kursi roda dari Ketua DPD PDI Perjuangan NTB, Rachmat Hidayat. 

“Terima Kasih Bapak Rachmat Hidayat. Saya sudah puluhan tahun memimpikan dapat kursi roda ini agar hidup saya lebih berarti,” ujar Herjan dengan ekspresi wajah berseri-seri

Di akhir acara seremonial penyerahan bantuan aspirasi, Rachmat meminta Ketua DPC PDI Perjuangan Lombok Tengah, Suhaimi untuk memberikan tauziah dan pemcerahan kepada warga desa yang hadir. 

Menurut Suhaimi, hari ini orang baik mulai hilang. Masyarakat pun mulai skeptis bahwa masih ada orang baik, apalagi didalam politik. 

Nah di tengah semakin menipisnya  jumlah orang baik,masih ada manusia bernama H. Rachmat Hidayat, sudah 40 tahun jadi anggota DPR, konsisten. Al Istiqomah Khairun min Alfi karomah,  konsisten lebih baik dari seribu kemuliaan.

“Sebagai pilihan berdasarkan track record dan kapasitas yang telah telah teruji, tentu H Rachmat Hidayat adalah pilihan yang sangat logik, rasional dan benar,” kata Suhaimi. 

Selanjutnya Suhaimi mengatakan Al insanu Abdul Ihsan, manusia itu adalah budak kebaikan. Sudah fitrah manusia untuk patuh, tunduk memperbudak diri,kepada siapa yang baik kepadanya. 

Karena itu bila anda ingin memimpin orang banyak, tidak cukup cuma menjadi shaleh dan pintar,tapi juga harus baik.

BACA JUGA: Rachmat Hidayat Apresiasi Atlet Porprov dari Kota Mataram

“Sosok H. Rahmat Hidayat adalah contoh nyata tentang ini. Sekalipun tidak banyak spanduk dan  baliho, tidak pernah transaksional vulgar ketika pemilu. Tapi karena dia baik dan  Istiqomah melakukan itu, terbukti sudah 40 tahun dia menjadi anggota DPR. Al insanu Abdul Ihsan,” kata Suhaimi disambut tepukan meriah hadirin. (*) 

 

 




Porprov XI NTB 2023 Ditutup, Kota Mataram Juara Umum

 Wagub Ummi Rohmi mengucapkan selama kepada Kota Mataram yang menjadi juara umum Porprov XI 2023

MATARAM.LombokJournal.com ~ Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB XI Tahun 2023 resmi ditutup Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah di GOR Turide Mataram, Minggu (26/02/23).

Wagub mengapresiasi suksesnya gelaran Porprov XI NTB. 

BACA JUGA: Cabor Renang Porprov NTB Tak Ada Kesalahan atau Excellent

Tarian Gendang Beleq mewarnai penutupan Porprov XI

Dikatakan, suksesnya pelaksanaan Porprov XI mampu membangkitkan rasa cinta kepada daerah Nusa Tenggara Barat.

“Porprov ke 11 berlangsung dengan sukses. Luar biasa! Betapa pekan olahraga ini mampu membangkitkan cinta kita kepada Nusa Tenggara Barat,” tuturnya.

Menurutnya, para atlit yang mengikuti Porprov XI merupakan pahlawan olahraga daerah. Diharapkan para pemenang yang akan mewakili NTB pada ajang Pekan Olahraga Nasional 2024 (PON XXI/PON ACEH-SUMUT 2024) dapat memberikan kontribusi terbaiknya. 

Wagub mengaku optimis, target 20 emas yang telah ditetapkan KONI NTB dapat diraih dengan semangat kerja keras bersama.

BACA JUGA: Revitalisasi Pelabuhan Lembar, Pedagang Jangan Dilupakan

Tak lupa, Ummi Rohmi mengucapkan selamat kepada Kota Mataram yang keluar sebagai juara umum untuk ke-tiga kalinya. 

Kota Mataram berhasil keluar sebagai juara umum dengan mengumpulkan sebanyak 338 medali. Rincian medali yang diraup Kota Mataram yaitu 152 medali emas, 102 medali perak dan 84 medali perunggu.

Perolehan medali di Porprov XI DIDOMINASI kOTA mATARAM
Perolehan Medali Porprov NTB XI

 

Sementara itu, Kabupaten Dompu berhasil menempati urutan kedua dengan meraih 160 medali di antaranya 43 medali emas, 53  medali perak dan 64 medali perunggu. 

Disusul Kabupaten Lombok Timur menempati juara ketiga dengan mengumpulkan 159 medali. Sebanyak 41 medali emas, 51 perak dan 67 perunggu.***

BACA JUGA: Ekspedisi Rupiah, Distribusikan Rupiah ke Wilayah Terpencil




Summit Institute for Development Diminta Integrasikan Data

 Summit Institute for Development (SID) diminta Wagub NTB bekerja sama mengintegrasikan data Posyandu dan data kesehatan masyarakat yang sudah ada di desa

MATARAM.LombokJournal.com ~ Summit Institute for Development (SID) diminta bekerja sama menyempurnakan aplikasi SIP (Sistim Informasi Pelayanan) dan aplikasi BUNDA, agar maksimal mengintegrasikan data Posyandu secara khusus, dan data kesehatan masyarakat di desa umumnya.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur NTB Hj. Sitti Rohmi Djalilah di Hotel Astoria, Senin (27/02/23).

BACA JUGA: Disabilitas Harus Diberi Ruang dan Dukungan Lingkungan

Wagub minta Summit Institute for Development bekerjasama mengintegrasikan data kesehatan

“SID sekiranya bisa duduk bersama dengan stakeholders terkait, bagaimana mengintegrasikan aplikasi SIP yang sudah ada agar bisa berfungsi maksimal,” pesan Ummi Rohmi. 

Menurutnya, pendataan kesehataan yang baik dari dusun melalui Posyandu dapat memudahkan Puskesmas dalam pendataan di tingkat desa. 

Jika data kesehatan bisa dipetakan skala dusun dan desa, maka permasalahan kesehatan yang ada bisa lebih jelas dilihat. Sehingga pemerintah bisa mengambil langkah yang tepat dan cepat dalam menyelesaikan masalah tersebut.

“Jika memiliki data yang valid maka akan mudah menentukan lokus permasalahannya sehingga penyelesaian bisa lebih tepat sasaran,” jelas Wagub. 

SID berdiri tahun 2007 

Di tempat sama, Chief Project Officer SID Yuni Dwi Setiyawati menyampaikan, Yayasan Institut Pengembangan Suara Mitra atau Summit Institute for Development (SID) merupakan lembaga nirlaba berstandar global. 

SID memulai kegiatan sejak tahun 2000-2004 di Lombok dengan pemberian tablet multiple mikronutrien (MMS) kepada 42.000 ibu hamil. 

SID resmi berdiri pada tahun 2007 untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak

“Kami telah memulai riset dan kegiatan sejak tahun 2000 di Lombok untuk kesehatan ibu dan anak” jelasnya.

Yuni Dwi Setiyawati mengatakan, program SID bersama mitra Pemda Lombok Barat yakni pengembangan sistem informasi kesehatan. Pengembangan dan pelaksanaan program kesehatan ibu dan anak berbasis digital. 

BACA JUGA: Digitalisasi Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak

Serta program peningkatan pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan. 

“Program yang kami laksanakan yakni peningkatan kesehatan ibu dan anak dan pengembangan SDM kesehatan dan non kesehatan” ungkapnya.***

 




Disabilitas Harus Diberi Ruang dan Dukungan Lingkungan

Para penyandang disabilitas bisa diasah kemampuannya, sebab mereka juga punya kemampuan dalam keterbatasannya

MATARAM.LombokJournal.com ~ Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 1 Mataram merayakan ulang tahun ke 18 dengan semangat Increadible bermakna Inklusif, Kreatif, Berdikari dan Berliterasi. 

Para penyandang disabilitas punya kemampuan bila diberi ruang

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Hj Sitti Rohmi Djalillah  mengatakan, para penyandang disabilitas tak berarti tak memiliki kemampuan dalam keterbatasan mereka. 

BACA JUGA: Stunting Punya Keterkaitan dengan Berdayanya Perempuan

“Mereka bisa diasah asalkan diberikan ruang dan lingkungan yang mendukung agar memiliki tempat di masyarakat sesuai kemampuan mereka,” ujar Wagub di halaman SLB Negeri 1 Mataram di Ampenan, Kota Mataram,  Senin (27/02/23). 

Rangkaian kegiatan HUT SLB Negeri 1 ke 18 yang dihadiri Wagub dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, Dr H Aidy Furqon dimeriahkan dengan penampilan seni dan pameran hasil kerajinan. 

Selain itu, Kadis Dikbud mewakili Wagub menandatangani Deklarasi Sekolah Ramah Anak. Diharapkan, deklarasi ini yang dalam beberapa poin mencegah kekerasan, narkotika, bersih sehat, hijau dan inklusif dapat terwujud. ***

BACA JUGA: Masyarakat Harus Stop Diskriminasi Disabilitas, Ini Kata Wagub

 




Revitalisasi Pelabuhan Lembar, Pedagang Jangan Dilupakan

Rencana revitalisasi pelabuhan penyeberangan pelabuhan Lembar harus tetap memberi kesempatan pedagang kecil bisa memperoleh penghasilan di sekitar pelabuhan

LOBAR.LombokJournal.com ~ Pedagang kecil di Pelabuhan Lembar harus tetap diperhatikan, memberi kesempatan mereka bekerja dan memperoleh pendapatan di sekitar pelabuhan.

Hal tersebut disampaikan Asisten II Setda Pemerintah Provinsi NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi mewakili Gubernur NTB, Zulkieflimansyah dalam acara  Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dengan PT. ASDP Indonesia (Persero) tentang Pengembangan Pelabuhan Penyeberangan Lembar, di Aula Becingah Lombok Barat, Jumat (24/02/23).

BACA JUGA: Pelabuhan Penyeberangan Lembar akan Dikembangkan

Bupati Lobar dan Dirut PT ASDP telah menandatangani MoU tentang revitalisasi pelabuhan Lembar

“Terkait penempatan ini bagaimana yang terbaik agar semua pihak menjadi lebih baik. Kapal-kapal kita menjadi bersih, penumpang tidak terganggu, dan masyarakat tetap bisa mendapatkan pekerjaan dan pendapatan di sekitar pelabuhan,” tutur dr. Eka.

Revitalisasi yang akan dilakukan, diharapkan dr. Eka juga meningkatkan kontribusi terhadap daerah. Karena Pelabuhan Lembar adalah pintu masuk utama NTB dari laut.

Karena itu, atas nama Pemerintah Provinsi NTB, dr. Ela mengucapkan terimakasih kepala Pemkab Lobar yang telah merelakan sebagian asetnya demi perbaikan pelabuhan lembar. 

“Kita harapkan pelayanannya kapal-kapal yang lebih nyaman dipakai sehingga pelayanan perhubungan laut bisa lebih baik,” tandasnya.

BACA JUGA: Ekspedisi Rupiah, Distribusikan Rupiah ke Wilayah Terpencil

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dishub NTB H Lalu Mohammad Faozal, serta Sekretaris Daerah Kab Lombok Barat, H. Ilham, S.Pd, M.Pd.***

 

 




Pelabuhan Penyeberangan Lembar Akan Dikembangkan

Penandatanganan MoU pengembangan pelabuhan Lembar dilakukan, karena semua pihak bertanggung jawab atas program strategis Nasional untuk NTB

MATARAM.LombokJournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah apresiasi atas Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), antara Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dengan PT. ASDP Indonesia (Persero) tentang Pengembangan Pelabuhan Penyeberangan Lembar.

Hal itu disampaikannya saat menerima Silaturrahmi Direktur PT. ASDP Indonesia (Persero) bertempat di Aula Pendopo Wagub, Jumat (24/02/23).

BACA JUGA: Revitalisasi Pelabuhan Lembar, Pedagang Jangan Dilupakan

Wagub Ummi Rohmi mengapresiasi MoU tentang pengembangan pelabuhan Lembar

“Tentunya kita akan tanggung jawab atas program strategis Nasional untuk NTB karena semuanya itu untuk masyarakat,” puji Umi Rohmi sapaan akrab Wagub.

Menurutnya, berkat kebersamaan, gotong royong semua pihak dan perhatian dari Pemerintah Pusat upaya menciptakan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat berlangsung terus menerus.

Sementara itu Direktur Utama PT. ASDP Indonesia, Ira Puspadewi menyampaikan pihaknya telah melakukan MoU dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. 

Dan bagaimana revitalisasi pelabuhan yang memanfaatkan aset-aset yang insyaallah Allah akan dihibahkan ke pihak ASDP.

“Saya ucapkan terimakasih dan apresiasi juga baik kabupaten dan provinsi, semangatnya sama untuk menciptakan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” katanya.

Dengan akses yang lebih baik maka pelayanan lebih unggul dan ekonomi menjadi berkembang. Ke depan akan ada beberapa area dikembangkan untuk UMKM.

BACA JUGA: Pemprov NTB Berupaya Gempur Peredaran Rokok Ilegal

Turut hadir mendampingi Wagub, Asisten ll Setda NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi dan Kepala Dinas Perhubungan NTB, H. Lalu Mohammad Faozal. ***

 

 




Ekspedisi Rupiah, Distribusikan Rupiah ke Wilayah Terpencil

Dengan ekspedisi ini uang rupiah akan didistribusikan ke daerah terdepan, terpencil dan tertinggal di wilayah NTB

LOBAR.LombokJournal.com ~ Wakil Gubernur,  Hj Sitti Rohmi Djalillah bersama dengan perwakilan Bank Indonesia, Pangkalan Angkatan Laut, Korem, Polda dan stakeholder lain melepas tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat menggunakan KRI Singa, di pelabuhan Gili Mas, Lembar, Lombok Barat, Jumat (24/02/23).

Ekspedisi itu akan singgah ke pulau Moyo, Pulau Bajo Pulau, Desa Pusu, Pulau Medang dan Pulau Maringkik untuk mendistribusikan uang rupiah ke daerah terdepan, terpencil dan tertinggal di wilayah NTB.

BACA JUGA: Pemprov NTB Berupaya Gempur Peredaran Rokok Ilegal

Wagub NTB melepas ekspedisi rupiah pelabuhan Gili Mas, Lembar, Lombok Barat

Distribusi uang rupiah hingga ke pelosok memperkuat ekonomi Nusa Tenggara Barat. 

Terlebih dengan pertumbuhan ekonomi NTB yang baik sebesar 7 persen di akhir tahun 2022 lalu. 

“Mudah mudahan dapat dipertahankan dengan kekompakan semua pihak, apalagi dengan program yang memastikan uang yang beredar berkualitas agar pemerataan sampai ke pelosok NTB,” ujar Wakil Gubernur NTB.  

Ketua Tim Ekspedisi, Marlison Hakim, Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI mengatakan, mengingat pertumbuhan ekonomi NTB yang makin meningkat karena peredaran uang dan transaksi yang tinggi, ekspedisi menyasar pulau pulau terluar NTB dari target 17 propinsi dan 85 pulau. 

“Ini ekspedisi ketiga setelah Maluku dan Kalimantan Barat tahun ini. Rencananya, setiap tahun akan rutin melakukan ekspedisi ke NTB,” jelas Marlison. 

Sementara itu, Dadi Hartanto, Kepala Operasi Laut TNI AL mengatakan,  sinergi ini merupakan bentuk menjaga kedaulatan NKRI dengan bekerjasama melalui operasi rutin dan uang rupiah sebagai simbol kedaulatan dan identitas bangsa dan negara. 

“Karena TNI memiliki sarana memadai untuk menjangkau seluruh wilayah NKRI dalam pemenuhan kebutuhan rupiah,” ucapnya. 

BACA JUGA: Rakor Perhubungan “Membangun Konektivitas Maritim”

Hadir pula dalam pelepasan ekspedisi Rupiah Berdaulat, Forkopimda NTB, Lanud, Polairud, Pelindo, para pimpinan bank, Asisten I, Karo Keuangan dan Kadis Kominfo NTB. ***