Puasa Ramadhan, Perjalanan Jadi Insan Muttaqin

Gubernur NTB Bang Zul mengingatkan, buah terakhir menjalani puasa Ramadhan agar jadi insan muttaqin atau bertaqwa

MATARAM.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, mengingatkan, sesungguhnya output atau buah terakhir dari puasa Ramadhan adalah agar menjadi orang atau insan yang Muttaqin.

BACA JUGA: Sambut Ramadhan, Tokoh Agama Gelar Doa Kerukunan

Kata Bang Zul, buah akhir puasa Ramadhan jadi insan muttaqin

 

Hal itu disampaikan Bang Zul sapaan gubernur saat menjadi Imam dan Khatib Sholat Jum’at, di Masjid Al Falah, Taman Sari Ampenan, Mataram, Jumat (24/03/23).

Ia mengajak para jamaah Shalat Jum’at untuk bertaqwa kepada Allah SWT.

“Ini adalah spirit yang dibawakan Allah dalam Al-Qur’an, sesungguhnya output atau buah terakhir dari puasa Ramadhan adalah agar menjadi orang atau insan yang Muttaqin atau bertaqwa,” ungkapnya.

Bang Zul mengatakan, tiba-tiba di bulan Ramadhan aura kehidupan berubah sama sekali. Menahan rasa lapar dan haus, mengatur pola makan dan lain sebagainya.

BACA JUGA: Pelajar Gelar Putih Abu Berdzikir Jelang Bulan Puasa

“Bulan Ramadhan ini memiliki dampak luar biasa pada diri kita dengan mengatur pola makan dengan mengekspresikan kehidupan tidak berlebihan kita merasa lebih dekat dengan Allah SWT,” tuturnya.

Selanjutnya, Gubernur bersama rombongan melakukan peletakan batu pertama renovasi atau pembangunan ulang Masjid Al Falah Taman Sari Ampenan yang ditargetkan selesai dalam jangka tiga tahun. 

BACA JUGA: Puasa Ramadhan: Syarat, Rukun dan Ketentuannya

Hadir pada kesempatan tersebut, Karo Kesra, Ketua Ta’mir Masjid, Camat, Polsek, tokoh agama dan masyarakat, pemuda Kelurahan Taman Sari. ***

 

 




Aksi Kemanusiaan untuk Umat di Bulan Ramadhan

Terus Gelar Aksi Kemanusiaan untuk umat, Guru Besar Unram nilai kiprah Rachmat Hidayat melebihi kader Partai Religius

MATARAM.LombokJournal.com ~ Politisi PDI Perjuangan, H. Rachmat Hidayat  menyalurkan bantuan kursi roda elektrik untuk pensiunan abdi negara yang tinggal di Kota Mataram.

Sehari sebelum menjalankan ibadah puasa, Rachmat menyambangi Gang Kecubung III di Kelurahan Gomong, Kecamatan Mataram. 

Disana, anggota DPR RI dari PDI Perjuangan itu menyambut kedatangan bulan suci Ramadan dengan menggelar aksi kemanusiaan. 

BACA JUGA: Puasa Ramadhan, Perjalanan Menjadi Insan Muttaqin

Rachmat Hidayat mengawali Ramadhan dengan aksi kemanusiaan, membantu pensiunan kursi roda elektrik

Anggota Komisi VIII DPR RI tersebut membesuk H Sukartadji Anwar, pensiunan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTB, yang kini tidak lagi leluasa bisa berjalan akibat kondisi kesehatannya. 

Rachmat membawa bantuan kursi roda elektrik untuk mantan Sekretaris KONI NTB tersebut. Menyerahkan langsung kepada pensiunan abdi negara yang bulan depan akan genap berusia 72 tahun itu, Kamis (23/03/23).

“Kegiatan aksi kemanusiaan ini adalah wujud dari rasa syukur kita bersama. Tak ada kaitannya sama sekali dengan politik. Allah itu menciptakan kita bukan untuk saling menyakiti, tapi untuk kita saling berbagi,” katanya..

Rachmat segera menghubungi Kementerian Sosial dan meminta dikirimkan kursi roda elektrik sebagai bagian dari program aspirasinya sebagai Anggota Komisi VIII DPR RI. 

Hal itu dilakukan manakala mendapat informasi tentang kondisi Sukartadji. Rachmat bersyukur, tidak butuh waktu lama, kursi roda elektrik ini disiapkan dan dikirim Kemensos ke Mataram.

“Mudah-mudahan dengan keberadaan kursi roda elektrik ini, saudara saya, Pak Sukartadji Anwar, bisa lebih mandiri dalam beraktivitas dan beribadah. Apalagi kita semua saat ini diperjumpakan kembali oleh Allah dengan bulan Ramadan, bulan yang penuh berkah,” ujar Rachmat.

BACA JUGA: Wagub NTB: Pembangunan Kesehatan Kebijakan Prioritas 

Dia menegaskan, jika kini dirinya begitu responsif membantu kursi roda elektrik saat menerima kabar kondisi Sukartadji, hal itu kata Rachmat adalah wujud penghormatan atas seluruh dedikasi, jasa, dan pengabdian yang diberikan Sukartadji untuk pembangunan daerah.

“Bantuan ini tak akan pernah sebanding dengan dedikasi dan pengabdian yang sudah beliau berikan untuk NTB,” ucap Rachmat.

Kerabat Sukartadji Anwar menyongsong kedatangan Ketua DPD PDI Perjuangan ini dengan suka cita. 

Di antara keluarga yang menyambut antara lain ada Prof H Zainal Asikin, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Mataram. Ada pula Dr Widodo Dwi Putro, pengajar di FH Unram yang rumahnya memang bersebelahan dengan Sukartadji.

Semenjak istrinya dipanggil Yang Mahakuasa, Sukartadji kini tinggal sendiri di rumahnya. Pada malam hari, baru anaknya-anaknya yang telah memiliki keluarga masing-masing, datang secara bergiliran untuk berjaga dan menemaninya. Sementara untuk kebutuhan sehari-hari, seluruhnya telah lebih dahulu dipenuhi.

Rona kebahagiaan terpancar sangat jelas dari raut wajah alumnus Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran tersebut, manakala mendapati Rachmat telah berada di pintu rumahnya. Rachmat kemudian menghampiri Sukartadji yang duduk di sofa ruang tamu. 

Keduanya lalu berbagi pelukan hangat. Melepas kerinduan bersama.

“Ini oleh-oleh kita jadinya ini,” kata Sukartadji pada Rachmat, begitu politisi berambut perak itu menyilakan tim dari Sentra Paramita Mataram, unit kerja milik Kementerian Sosial di NTB, membawa masuk kursi roda elektrik untuk Sukartadji.

BACA JUGA: Kado Istimewa Rachmat Hidayat untuk Loteng dan KLU

Rachmat dan Sukartadji adalah sahabat karib. Keduanya hanya terpaut usia satu tahun. Mereka sama-sama menempuh pendidikan di sekolah yang sama di Lombok Timur. Menempuh masa remaja dengan penuh lika-liku, suka dan duka. Rachmat bahkan acap menginap di rumah Sukartadji dan sudah dianggap seperti anak sendiri oleh kedua orang tua Sukartadji.

Lama malang melintang menjadi Syahbandar dengan mengepalai sejumlah pelabuhan yang menjadi unit kerja milik Kementerian Perhubungan, Sukartadji kemudian mendapat promosi menjadi Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTB. 

Saat Sukartadji memangku jabatan eselon II tersebut, Rachmat menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD NTB.

Maka jadilah, pertemuan sore itu tak ubahnya seperti pertemuan keluarga. Kecuali kondisi kakinya yang tidak memungkinkan berjalan dengan leluasa lagi, selebihnya Sukartajdji masih sangat sehat. 

Suara mantan pejabat yang dikenal sebagai karateka ini pun masih sangat lantang.

Banyak cerita-cerita masa lalu yang menggelitik, terutama bagaimana dirinya dengan Rachmat menjalani masa muda. 

Keduanya pun menuturkannya dengan begitu rinci, sehingga menjadi pertemuan suka cita itu pun penuh dengan gelak tawa.

Sukartadji menuturkan, meski rajin berolahraga dan tidak merokok, situasi kesehatannya memang mulai menurun. Tahun 2015, dirinya menjalani operasi jantung untuk pasang ring. Dokter juga mendiagnosa dirinya menderita diabetes. 

BACA JUGA: Perempuan UMKM Dibekali agar Naik Kelas

Faktor makanan yang dominan asupan karbohidrat berasal dari nasi menjadi penyebab utama. Tahun 2016, Sukartadji juga didiagnosa menderita hernia.

“Kalau duduk, sakit di pangkal paha,” tuturnya.

Dengan didampingi sang istri, segala ikhtiar sudah dijalani Sukartadji untuk berobat. Terutama ketika kondisinya mulai susah untuk berdiri dan berjalan. Bahkan, tidak hanya di NTB. Namun, juga berobat ke dokter-dokter terbaik di luar NTB. 

Salah seorang dokter di NTB kemudian mendiagnosa ada masalah pada lututnya. Direkomendasikan operasi untuk mengganti bantalan lutut. Namun, di tengah menunggu jadwal operasi, Sukartaji malah tidak bisa bangun sama sekali dari tempat tidur. Hanya tergeletak.

Akhirnya, pemeriksaan dilakukan menyeluruh dengan CT Scan. Sampai kemudian diketahui, bahwa masalahnya bukan di lutut, melainkan di tulang lumbar. 

Sukartadji kemudian menjalani operasi selama lebih dari tujuh jam. Sebanyak delapan pen dipasang di tulang punggung bagian bawah. Setelah operasi, kondisinya terus membaik. Namun begitu, aktivitas berjalannya tidak lagi leluasa.

Karena itu, mendapat bantuan kursi roda elektrik dari Rachmat, membuatnya begitu bersyukur. 

Sukartajdi bahkan sudah menyusun rencana. Kursi roda elektrik itu akan mengantarnya untuk menunaikan ibadah salat berjamaah lima waktu di musala yang berjarak 250 meter dari rumahnya.

Sukartadji pun sudah mendapatkan penjelasan secara seksama dari Kustadi, Tim Sentra Paramita Mataram, bagaimana kursi roda elektrik tersebut dioperasikan. 

Sukartadji kemudian langsung mempraktikkan pengoperasian kursi roda yang harganya mencapai Rp 27 juta tiap unitnya tersebut karena dilengkapi dengan berbagai fitur yang memudahkan pengguna mengoperasikannya secara mandiri.

Sementara itu, mewakili keluarga, Prof Zainal Asikin menyampaikan ucapan terima kasih dan memberi apresiasi atas perhatian yang sudah diberikan Rachmat kepada kakaknya Sukartadji Anwar.

“Terima kasih banyak untuk bantuan kursi roda ini. Alat ini sungguh dibutuhkan kakak kami,” ujar mantan Wakil Rektor IV Universitas Mataram ini.

Prof Asikin mengungkapkan, Rachmat Hidayat adalah figur yang harusnya menjadi contoh bagi siapa saja. 

Dia mengungkapkan, bagaimana Rachmat begitu hormat kepada orang tua dan kepada guru. Juga memberikan perhatian yang begitu besar kepada sahabat-sahabatnya.

“Hubungannya dengan sahabat-sahabat beliau, sungguh tidak pernah pupus. Wujudnya seperti yang kita saksikan hari ini,” ucap Prof Asikin.

Diakui Prof Asikin, sebagai tokoh NTB yang kini berkhidmat di tingkat nasional, Rachmat memang disebutnya sebagai figur yang jarang bicara di hadapan publik. Misalnya dengan muncul di televisi. 

BACA JUGA: Prabowo Subianto Menggema di Arena Musra XXIV NTB

Tapi dalam mewujudkan hal-hal nyata yang dibutuhkan oleh masyarakat NTB, Rachmat nyaris tidak pernah alpa.

“Itu menunjukkan betapa beliau benar-benar memahami persoalan NTB dan persoalan daerah,” imbuhnya.

Prof Asikin mengaku, dirinya mengetahui dan mengikuti dari pemberitaan media, bagaimana Rachmat hadir di tengah-tengah persoalan kemanusiaan yang dihadapi masyarakat. 

Mulai dari membantu memugar rumah tidak layak huni milik warga tidak mampu. Membantu penyandang disabilitas. 

Membantu pondok pesantren, sekolah, dan juga tempat ibadah. Hadir pula secara langsung untuk membantu kepentingan seluruh umat.

Prof Asikin bahkan sempat bertanya pada diri sendiri. Sebab, Rachmat berasal dari PDI Perjuangan yang merupakan partai nasionalis. 

Namun, dalam aksi nyata untuk membantu masyarakat NTB, apa yang dilakukan politisi lintas zaman tersebut, sudah melebihi dari apa yang dilakukan kader partai yang berbasis religius.

“Kami begitu bangga, memiliki sosok pemimpin seperti Pak Rachmat,” ujar Prof Asikin. (*)

 

 




Pelajar Gelar Putih Abu Berdzikir Jelang Bulan Ramadhan

Jelang bulan Ramadhan, para pelajar di Mataram Gelar Putih Abu Berdzikir di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center Provinsi NTB

MATARAM.LombokJournal.com ~ Para pelajar didorong semangatnya agar melanjutkan pendidikan, usai lulus SMA/Sederajat diharapkan putra-putri NTB melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

BACA JUGA: Mahasiswa dan Pelajar Antusias Ikuti Gebyar Beasiswa NTB

Gubernur Nusa Tenggara Barat, H. Zulkieflimansyah, memberikan motivasi kepada seluruh pelajar di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center Provinsi NTB, Senin (20/03/23). 

“Adik-adik kita harus terus semangat melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi,” tutur Bang Zul sapaan Gubernur.

Menyambut bulan suci Ramadhan 1444 Hijriah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB menyelenggarakan kegiatan Gelar Putih Abu Berdzikir, di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center Provinsi NTB.

BACA JUGA: Polandia Siap Menerima Lebih Banyak Program Beasiswa NTB

Kegiatan dzikir jelang Ramadhan itu diikuti ratusan pelajar SMA/Sederajat, umumnya diikuti pelajar kelas XII tersebut 

Jelang bulan suci Ramadhan yang tinggal menghitung hari, Bang Zul berpesan agar menjadikan hal ini sebagai momentum mendekatkan diri kepada Allah SWT. 

Hal tersebut dapat dilakukan dengan semakin meningkatkan amal dan ibadah selama bulan suci Ramadhan, tentunya diharapkan terus berlanjut ke bulan-bulan berikutnya.

BACA JUGA: Wagub NTB: Pembangunan Kesehatan Kebijakan Prioritas

“Allah hadirkan dzikir pada sore hari ini sebagai persiapan kita semua untuk menghadapi bulan Ramadhan, dan mudah-mudahan kita menjadi orang yang bertaqwa,” ucap Bang Zul.***

 




Wagub NTB: Pembangunan Kesehatan Kebijakan Prioritas

Pembangunan Kesehatan, menurut Wagub NTB, dapat meningkatkan angka harapan hidup dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM) NTB

MATARAM.LombokJournal.com ~ Pembangunan kesehatan menjadi prioritas dan terus diperjuangkan, karena kesehatan itu hak seluruh masyarakat NTB.

Hal itu dikatakan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Hj Sitti Rohmi Djalillah dalam Rapat Kerja Kesehatan Daerah (RAKERKESDA) Provinsi NTB Tahun 2023, Senin (20/03/23) di Hotel Lombok Raya. 

Raker bertema “Bersama Wujudkan Transformasi Kesehatan dengan Semangat NTB Gemilang” itu mengangkat isu enam pilar transformasi kesehatan.

BACA JUGA: Waspada, Ada Oknum Mencatut Nama Gubernur NTB

Dalam Rakerkesda NTB 2023, Wagub NTB mengingatkan bahwa kesehatan hal penting dalam pembangunan

Enam pilar transformasi kesehatan yang dimaksud yakni layanan primer, layanan rujukan, ketahanan kesehatan, pembiayaan kesehatan, tenaga kesehatan, dan teknologi kesehatan. 

Ummi Rohmi, sapaan akrab Wagub NTB memberikan berbagai arahan terkait pembangunan kesehatan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota se-NTB dan para stakeholder di bidang kesehatan. 

“Sehat menjadi satu hal yang sangat penting di dalam pembangunan. Ini yang ingin saya garis bawahi dan saya ingin semua memperjuangkannya”, ucapnya. 

Menurutnya, pembangunan kesehatan dapat meningkatkan angka harapan hidup dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM) NTB. 

Pembangunan kesehatan yang dimaksud oleh Wagub NTB meliputi pelayanan, data, infrastruktur, dan tenaga kesehatan di mulai dari posyandu hingga rumah sakit provinsi, yang mana semuanya perlu senantiasa di monitoring dan evaluasi. 

BACA JUGA: Polandia Siap Menerima Lebih Banyak Program Beasiswa NTB

Ummi Rohmi meminta kabupaten/kota se-NTB mengawasi implementasi tiga pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat atau STBM (stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, dan pengolahan air minum dan makanan yang aman) yang sudah dideklarasikan sebelumnya.

Serta mendorong enam kabupaten/kota yang belum mendeklarasikan dua pilar STBM lainnya (pengelolaan sampah rumah tangga dan kelima adalah pengelolaan limbah cair rumah tangga). 

BACA JUGA: Wagub NTB Temui Menkes Bicarakan Kualitas Kesehatan

Wagub menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi kinerja dan capaian Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota se-NTB.***

 

 

 




Prabowo Subianto Menggema di Arena Musra XXIV NTB

Jadi favorit para voters, nama Prabowo Subianto menggema di arena Musra XXIV Rewalan Jokowi di NTB

MATARAM.LombokJournal.com ~ Nama Menteri Pertahanan yang juga Ketua Umum DPP Partai Gerindra, H Prabowo Subianto, menggema  Musyawarah Rakyat (MUSRA) ke 24 di aula Sapadia Convention Hall Mataram, Sabtu (18/03/23). 

Nama Prabowo Subianto menggema dalam MUSRA XXIV NTB

Lebih seribu peserta berasal dari berbagai elemen masyarakat NTB hadir dalam musyawarah itu. 

BACA JUGA: Waspada, Ada Oknum Mencatat Nama Gubernur NTB

Berbagai program unggulan Presiden Jokowi di NTB seperti pembangunan KEK Mandalika, pembangunan Bendungan Meninting di Lombok dan Beringin Sila di Sumbawa dan banyak progran lainnya, meyakinkan masyarakat NTB tentang komitmen Presiden Jokowi memajukan NTB.

Animo masyarakat NTB cukup kuat untuk mengikuti agenda MUSRA yang digelar gabungan Relawan Jokowi di seluruh provinsi di Indonesia ini, terutama di NTB.

Hal tersebut bisa dilihat dari ramainya kalangan millenial, perwakilan Ormas, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh lintas sektoral yang mendukung para calon kandidat Presiden dan Wakil Presiden.

Nama Prabowo Subianto paling ramai disebut massa yang hadir sejak pukul 10:00 WITA di Arena MUSRA XXIV NTB.

BACA JUGA: Polandia Siap Menerima Lebih Banyak Program Beasiswa NTB

Ali Alkhairy, Sekretaris DPD Partai Gerindra Provinsi NTB ketika dikonfirmasi media terkait ramainya dukungan terhadap Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden RI di arena MUSRA 24 NTB tersebut, menjawab singkat via pesan WhatsApp.

“Saya mengapresiasi proses pelaksanaan MUSRA edisi ke-24 Relawan Jokowi NTB untuk menemu kenali Capres dan Cawapres untuk Pemilu 2024 yang tentunya berkomitment melanjutkan agenda-agenda perubahan yang telah dijalankan oleh Pak Presiden,” kata Ali.

“Saya mewakili kader Gerindra NTB berterima kasih kepada peserta MUSRA NTB yang telah mendukung Pak Prabowo sebagai capres unggulan. Hal tersebut tentunya akan menjadi booster bagi kami untuk terus meningkatkan kerja-kerja politik dan organisasi serta terus melayani rakyat NTB,” sambung Ali.

Sementara itu, Ketua Panitia MUSRA XXIV NTB, Salman Hafiz saat diwawancari media menyebut, animo masyarakat NTB untuk ikut serta menentukan calon pemimpin bangsa yang tepat melanjutkan agenda agenda kerakyatan yang kini terus dilakukan Presiden Jokowi, memang cukup tinggi.

“Kami bersyukur MUSRA XXIV NTB mendapat atensi cukup besar dari publik NTB,” katanya.

BACA JUGA: Wagub NTB: Pemprov NTB Serius Tangani Kesehatan

MUSRA sendiri ditegaskan merupakan kegiatan yang murni insiatif dari relawan.

 Mereka kemudian bahu membahu menggelar panggung musyawarah besar untuk memberi kesempatan bagi rakyat bersuara tentang siapa calon pemimpin mereka di masa yang akan datang.

“Musra ini digelar di seluruh Indonesia, tujuannya untuk menyurvei pendapat masyarakat langsung,” paparnya.

Dikatakan, selain menyurvei siapa calon presiden yang diinginkan rakyat, Musra itu juga untuk mengetahui apa yang diinginkan rakyat tentang Indonesia dan seperti apa prioritas program pembangunan. 

Suara masyarakat akan ditabulasi, menggunakan IT sehingga diperoleh hasil yang ilmiah dan terukur.

Hafiz yang juga merupakan Kordiantor Wilayah Relawan Duta Joko Widodo NTB itu juga menyebut, sesuai informasi dari Panitia Nasional. 

MUSRA Indonesia akan ditutup bulan Mei oleh Presiden Jokowi. Perhelatan tersebut rencananya digelar di Gelora Bung Karno, Jakarta.

BACA JUGA: Wapres RI: Permintaan Produk Halal Berkembang Pesat

Terkait hasil MUSRA XXIV NTB, Sekretaris Panitia Andra Ash’ady menyampaikan, berdasarkan koordinasi dengan Tim IT MUSRA Nasional dan Panitia Nasional terkait Tabulasi hasil MUSRA NTB, panitia secara resmi akan mengumumkan melalui konferensi Pers hari Rabu, 21 Maret 2023 sore di Mataram.***

 

 




Waspada, Ada Oknum Mencatut Nama Gubernur NTB

Kepala Dinas Kominfotik NTB minta masyarakat waspada, ada oknum mencatut nama Gubernur NTB melakukan pungli terkait seleksi PPPK

MATARAM.LombokJournal.com ~ Ada pungli yang dilakukan oleh sejumlah oknum yang mencatut nama Gubernur NTB terkait pungutan liar seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2023.

BACA JUGA: Polandia Siap Lebih Banyak Program Beasiswa NTB

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfotik) Provinsi NTB, Najamuddin Amy menegaskan itu, Senin (20/03/23). 

Sebenarnya bukan hanya sekarang beredar isu seperti itu. Beberapa waktu lalu, isu semacam juga terdengar yang dilakukan oleh oknum-oknum yang mengatasnamakan Gubernur NTB.

Upaya melakukan pungli itu, seolah olah itu merupakan perintah Gubernur NTB. 

“Sangat disayangkan oknum yang mengatasnamakan Gubernur NTB, karena Gubernur tidak pernah mentoleransi siapapun yang melanggar hukum dan Gubernur sendiri mendukung tindakan pemberantasan kropusi di NTB,” tegas Najam. 

BACA JUGA: Wapres RI: Permintaan Produk Halal Berkembang Pesat

Najamuddin minta seluruh warga untuk berhati-hati dengan iming-iming dan janji dari oknum tersebut. 

Semua pihak diminta tidak terperdaya dan bisa mengkonfirmasi kepada pihak terkait.

“Apalagi ditemukan oknum yang menjajikan hal tersebut, Ini adalah modus penipuan yang mengatasnamakan gubernur NTB. Ini tidak pernah dilakukan oleh Gubernur,” tegasnya.

BACA JUGA: Wagub NTB: Pemprov NTB Serius Tangani Kesehatan

Pemerintah Provinsi NTB memastikan, iming-iming didalam seleksi apapun baik PPPK, CPNS di Provinsi NTB adalah ulah dari oknum-oknum tertentu, tidak atas perintah dari Gubernur atau pejabat terkait.***

 




Polandia Siap Menerima Lebih Banyak Program Beasiswa NTB

Kerjasama  beasiswa Polanda dan NTB selama empat tahun ini berjalan dengan baik, dan Polandia siap menerima mahasiswa NTB lebih banyak

MATARAM.LombokJournal.com ~ Polandia siap membuka lebih banyak lagi kesempatan bagi pelajar dan mahasiswa NTB untuk menerima program beasiswa ke Polandia, misalnya beasiswa Stefan Banach yang telah mulai dibuka. 

BACA JUGA: Mahasiswa dan Pelajar Antusias Ikuti Gebyar Beasiswa NTB 

Hal itu dikatakan Wakil Dubes Polandia, Stefan Piotr Firlus mewakili Dubes Beata Stoczyńska, di acara Jumpa Zul Rohmi Gebyar Beasiswa NTB di lapangan Sangkareang, kantor Gubernur, Senin (20/03/23). 

Menurutnya, program beasiswa NTB adalah kebijakan publik yang sangat baik. 

BACA JUGA: Mahasiswa Minta Program Beasiswa NTB Dilanjutkan

“Saya percaya masih banyak talenta berbakat dan dinamis yang siap menempuh pendidikan lebih luas keluar negeri. Selamat untuk Pemprov NTB atas pencapaian ini”, ujar Stephen.

Dikatakannya, kerjasama  beasiswa antara Polanda dan NTB selama empat tahun ini telah berjalan dengan baik.

BACA JUGA: Wapres RI: NW Mampu Siapkan SDM Berdaya Saing

Dikatakannya, keputusan masyarakat NTB untuk menempuh pendidikan tinggi keluar negeri dapat merubah keluarga, lingkungan bahkan negara. ***

 

 




Mahasiswa Minta Program Beasiswa NTB Dilanjutkan

Salah seorang mahasiswa di Mataram berharap Beasiswa NTB dilanjutkan dan kuotanya ditambah

MATARAM.LombokJournal.com ~ Beasiswa NTB digandrungi anak muda, terlihat dari antuasiswa para pelajar dan mahasiswa, yang ikut acara Jumpa Bang Zul & Ummi Rohmi bertema Gebyar Beasiswa NTB 2023, di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB, Senin (20/03/23). 

BACA JUGA: Mahasiswa dan Pelajar Antusias Ikuti Gebyar Beasiswa NTB

Mahasiswa dan pelajar antusias mengikuti acara Jumpa Bang Zul dan Ummi Rohmi yang bertema Beasiswa NTB 2023

Seorang pemburu beasiswa, Arif Alhakakim, yang merupakan mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Mataram, berharap beasiswa NTB akan terus dilanjutkan. 

Karena Beasiswa NTB memberikan semangat dan harapan bagi anak muda untuk terus belajar dan menempuh pendidikan yang lebih tinggi. 

“Teman-teman saya bahkan dosen saya lulusan beasiswa NTB. Jadi menurut saya beasiswa NTB jadi beasiswa paling hits di NTB. Semoga bisa terus ada untuk kami,” harapnya. 

Dalam Gebyar Beasiswa NTB tersebut, para peserta juga mengaku sangat terbantu dengan ragam informasi terkait beasiswa NTB yang ditawarkan. 

BACA JUGA: Polandia Siap Menerima Lebih Banyak Beasiswa NTB

Salah seorang di anataranya adalah Abidatulmardiah, alumni UIN Mataram yang tengah mempersiapkan diri mengikuti Beasiswa NTB di tahap berikutnya.

“Karena ada stand-stand dari berbagai universiras kami jari bisa mendapatkan informasi langsung dari universitas yang diinginkan,” ungkapnya. 

Abida, sapaannya, berharap agar ke depan kuota penerima beasiswa NTB bisa bertambah. Terlebih bagi pelajar dan mahasiswa yang membutuhkan. 

BACA JUGA: Wapres Apresiasi Dakwah Digitalisasi Mahfash ala NW

“Semoga lebih banyak quota, lebih banyak peluang untuk yang lebih membutuhkan,” tandasnya.***

 

 




Mahasiswa dan Pelajar Antusias Ikuti Gebyar Beasiswa NTB 

Acara Jumpa Bang Zul & Ummi Rohmi bertema Gebyar Beasiswa NTB 2023, mendapat respon antusias mahasiswa dan pelajar 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Banyak pelajar dan mahasiswa memadati Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB, mengikuti acara Jumpa Bang Zul & Ummi Rohmi dengan tema Gebyar Beasiswa NTB 2023, Senin (20/03/23).

BACA JUGA: Wagub NTB: Pemprov NTB Serius Tangani Kesehatan

Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah menyapa langsung para peserta yang berasal dari berbagai sekolah dan universitas di NTB.

Selain itu, Gebyar Beasiswa NTB kali ini menghadirkan 25 stand yang sebagian besar diisi oleh stand informasi beasiswa dari berbagai universitas pemberi beasiswa.

BACA JUGA: Mahasiswa Minta Program Beasiswa NTB Dilanjutkan 

“Kita ingin anak-anak ke masa depan mampu mewarnai peradaban di dunia ini,” harap Gubernur.

Dalam kesempatan tersebut, para peserta mengaku sangat terbantu dengan ragam informasi terkait beasiswa NTB yang ditawarkan. 

Salah seorang di antaranya adalah, Abidatulmardiah, alumni UIN Mataram yang tengah mempersiapkan diri mengikuti Beasiswa NTB di tahap berikutnya.

“Karena ada stand-stand dari berbagai universiras kami jari bisa mendapatkan informasi langsung dari universitas yang diinginkan,” ungkapnya. 

Abida, sapaannya, berharap agar ke depan kuota penerima beasiswa NTB bisa bertambah. 

Terlebih bagi pelajar dan mahasiswa yang membutuhkan. 

BACA JUGA: Polandia Siap Menerima Lebih Banyak Program Beasiswa NTB

“Semoga lebih banyak quota, lebih banyak peluang untuk yang lebih membutuhkan,” tandasnya. ***

 

 




Seminar Nasional DPW PDPI Nusa Tenggara Barat

Gunernur NTB yang menjadi salah satu pembicara dalam seminar nasional  itu membawakan topik terkait kolaborasi Pemprov NTB dalam pemberdayaan potensi unggulan 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Dewan Pengurus Wilayah Perkumpulan Dosen Peneliti Indonesia (DPW PDPI) Nusa Tenggara Barat, menyelenggarakan Seminar Nasional yang mengundang narasumber utama Gubernur NTB, DR. H. Zulkieflimansyah,S.E., M.Sc, yang berlangsung di Mataram, Senin (20/03/23) pagi. Id Zoom : 921 9802 1646 Passcode: PDPI2023 

Selain Gubernur NTB, seminar tersebut juga menghadirkan mantan Gubernur NTB dua periode sebelumnya, DR. H. TGB Muhammad Zainul Majdi, LC.MA. 

Seminar Nasional yang merupakan bagian Raker DPW PDPI Nusa Tenggara Barat Provinsi Nusa Tenggara Barat itu mengusung tema “Membumikan Narasi Tanpa Batas, Menggerakkan Potensi Unggulan Lombok -Sumbawa menuju Nusantara Unggul 2025”.

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah sebagai salah satu pembicara utama membawakan topik, “Strategi Kolaborasi Pemerintah Provinsi NTB dalam pemberdayaan potensi unggulan Lombok-Sumbawa” 

Bang Zul sapaan Gubernur NTB akan memberikan sambutan dan membuka acara Raker DPW PDPI Provinsi NTB. ***