Bulan Puasa Dimanfaatkan Berhenti Merokok, Bisa Tidak?

Ayo kita jadikan momen untuk taubat.merokok pada bulan puasa, makan minum saja kuat 14 jam, masa puasa rokok tidak bisa? 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Bulan Ramadan adalah waktu terbaik untuk melatih self-control atau pengendalian diri.

Kalau kita bisa menahan lapar dan dahaga pada bulan puasa, harusnya menahan keinginan merokok jauh lebih mudah. 

BACA JUGA : Hentikan Kebiasaan Minum Es Sirup Saat Buka Puasa

Lagipula, menghisap asap rokok dengan sengaja itu membatalkan puasa kita. Sudah batal, bikin penyakit pula. 

Inilah tantangan bapak-bapak untuk memanfaatkan bulan puasa Ramadhan ini sebagai momen insaf dari rokok.

“Coba mana suaranya ibu-ibu yang sudah kehabisan kata-kata buat ngingetin bapaknya di rumah?” ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. 

BACA JUGA :  Zakat Tak Bisa Dimanfaatkan untuk Program Makan Bergizi Gratis

“Mumpung ini bulan suci, ayo kita jadikan momen untuk taubat. pada bulan puasa makan minum saja kuat 14 jam, masa puasa rokok tidak bisa?” lanjutnya.

Menkes pun menjabarkan hitung-hitungan matematikanya. Kata dia, kalau sehari jatah rokok Rp30.000, dikali 30 hari selama Ramadan, bapak-bapak bisa menghemat hampir satu juta rupiah! 

Bayangkan kalau uang sebesar itu disedekahkan di bulan puasa, pahalanya mengalir deras. 

BACA JUGA : Kurma Lombok Utara Disiapkan Jadi Oleh Oleh Haji

“Paru-parunya bersih, tabungan akhiratnya penuh. Jadi gimana Pak, besok masih mau lanjut merokok atau mulai nabung pahala?” tutup Menkes. dan