Bulan April, BPJS Cabang Mataram Bayar Klaim Rp 89,5 Milyar
Program JKN-KIS yang dikelola BPJS Kesehatan selain memberikan jaminan layanan kesehatan yang berkualitas, juga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan industri kesehatan dan penciptaan lapangan kerja
MATARAM.lombokjournal.com — Kepala BPJS Kantor Cabang Mataram, dr Muhammad mengatakan, sepanjang bulan April pihaknya sudah total melakukan pembayaran sebesar Rp 89.548.693.020.
“Total pembayaran sebesar itu meliputi untuk kapitasi bagi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun klaim yang diajukan rumah sakit,” jelas Muhammad Ali kepada wartawan, Selasa (16/04).
Khusus di wilayah kerja Kantor Cabang Mataram terdapat 62 FKTP dan 13 FKRTL yang telah dibayarkan dana kapitasi dan tagihan klaimnya oleh BPJS Kesehatan setempat.
Dikatakan Ali, dengan dibayarnya hutang klaim jatuh tempo oleh BPJS Kesehatan di tiap cabang kepada fasilitas kesehatan, diharapkan pihak fasilitas kesehatan juga bisa melakukan kewajibannya sesuai dengan yang tertuang dalam regulasi.
Ali berharap pihak RS dapat kian optimal dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada para pasien JKN-KIS.
Pelayanan terbaik tanpa diskiminasi
Ali menegaskan komitmen BPJS Kesehatan untuk selalu memberi pelayanan terbaik, yakni selalu melakukan koordinasi dengan fasilitas kesehatan.
Koordinasi dimaksudkan agar pihak fasilitas kesehatan yang melayani peserta JKN-KIS selalu memberi pelayanan terbaik tanpa diskriminasi.
Hal itu sesuai hak dan kewajiban sebagaimana yang diatur dalam regulasi yang ditetapkan pemerintah.
“Dengan demikian diharapkan masyarakat semakin yakin, program ini akan terus berlangsung, rumah sakit menjadi lebih tenang dan tenaga kesehatan merasa nyaman,” ucap Ali.
Ali juga menginformasikan, Program JKN-KIS yang dikelola BPJS Kesehatan selain memberikan jaminan layanan kesehatan yang berkualitas, juga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan industri kesehatan dan penciptaan lapangan kerja.
Ia mengatakan, apabila terdapat kekurangan, hendaknya dapat diperbaiki bersama-sama.
Menurutnya, jangan sampai ada diskriminasi pelayanan yang bersifat kasuistis, lalu digeneralisir, sementara sangat banyak peserta JKN-KIS yang terlayani dengan baik.
BACA JUGA ; BPJS Kesehatan Bayar Klaim Rumah Sakit 11 Triliun
“Ke depannya, Insya Allah pemerintah akan terus menjaga sustainabilitas Program JKN-KIS ini dan pelayanan kepada masyarakat akan terus diperbaiki. Kami berterima kasih kepada penyedia layanan (provider) sekaligus mohonmaaf serta apresiasi atas kerja sama, pengertian dan kesabarannya selama ini,” jelas Ali.
Rr