Vaksin Covid-19, Partisipasi Warga Setiap Hari Meningkat

Masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) antusias ikuti program vaksin Covid-19. Hal ini nampak dari banyaknya warga yang divaksin, salah satunya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Tak tanggung-tanggung, sekitar 800 antrian orang menunggu divaksin pada hari ke-7 di RSUD NTB, bahkan sebelumnya di Hari Sabtu (3/7), jumlah yang telah divaksin ada 1000 lebih.

Direktur RSUD NTB, dr. Lalu Herman Mahaputra, menyatakan semangat dan antusiasme masyarakat ini diharapkan terus meningkat sehingga target sasaran bisa tercapai maksimal.

“Kami bersyukur masyarakat sadar pentingnya divaksinasi. RSUP menyambut baik dengan cara menerima semua masyarakat yang ingin divaksin. Semoga bisa dipenuhi semuanya,” ujar dr. Herman, ketika ditemui di kantornya, Senin (5/7).

Vaksin Covid-19Setiap harinya sejak pukul 06.30 wita sasaran vaksin sudah mengantri di halaman parkir gedung administrasi dan manajemen RSUD Provinsi NTB.

Tingkat kesadaran masyarakat yang tinggi akan pentingnya vaksin Covid-19, ini, menjadi semangat baru pemerintah provinsi bersama-sama melewati masa Pandemi Covid-19.

dr. Herman juga mengajak masyarakat untuk turut menjadi pejuang dalam memutus rantai penularan Virus Corona. Masyarakat meski telah divaksin harus tetap menerapkan protokol kesehatan seperti wajib menggunakan masker, mencuci tangan, mengurangi mobilitas, menghindari kerumuman, dan menjaga jarak.

BACA JUGAPasien Covid di NTB Melonjak, Bertambah 119 Orang Positif

diskominfotikntb




Hafizh dan Hafizhah Qur’an, Generasi Penerus Masa Depan

Hafizh dan Hafizhah Qur’an dapat menyejukkan mata dan hati semua orang sehingga menjadi calon pemimpin di masa yang akan datang.

LOTENG.lombokjournal.com ~ Harapan inilah yang disampaikan oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Zulkieflimansyah, di depan peserta wisuda Hafizh dan Hafizhah Qur’an Angkatan ke-3 Yayasan Rumah Tahfizh Qur’an Al Kamal, dusun Murbaya, desa Murbaya, kecamatan Pringgarata, Lombok Tengah, Minggu (4/7).

“Mudah-mudahan anak-anak kita ini dapat menularkan ilmunya dan menjadi Al-Qur’an yang berjalan bagi semua orang,” ujar Zulkieflimansyah.

Hafizh dan Hafizhah
H. Zulkieflimansyah

Jangan hanya sampai disitu, lanjut Gubernur, Hafizh dan Hafizhah Qur’an ini mampu menghafal Al-Qur’an sampai tuntas 30 Juz, sehingga Rumah Tahfizh Qur’an Al Kamal Dusun Murbaya dapat menjadi acuan bagi institusi lain yang ada di pemerintahan provinsi NTB.

“Atas nama pemerintah daerah, kami ucapkan selamat berbahagia kepada anak-anak yang diwisuda,” tuturnya.

Sementara itu, Dewan Pembina Yayasan Rumah Tahfizh Qur’an, Muhammad Tauhid, menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih  atas keluangan waktu gubernur hadir memberikan suportnya kepada santri Rumah Tahfizh Qur’an.

“Terimakasih kedatangannya Pak Gubernur, sebagai pendorong dan semangat kami,” ucapnya.

Dijelaskan, bahwa pada acara wisuda Hafizh dan Hafizhah Qur’an angkatan ke-3 Yayasan Rumah Tahfizh Qur’an di ikuti oleh sebanyak 94 hafidz.

“Mereka ada yang hafidz 1 Juz, 2 Juz, 3Juz hingga ada yang hafidz 5 juz,” jelasnya.

Rumah Tahfizh Qur’an Al Kamal ini, awalnya memiliki santri sebanyak 11 orang, seiringan perkembangannya memasuki tahun ke-4, kini santriwan dan santriwatinya mencapai 135 orang.

Perkembangan ini tentunya karena niat dan nawaitu seluruh tenaga pengajar, santri dan wali santri serta seluruh masyarakat. Hal ini terlaksana berkat sinergi dan kerjasama semua komponen untuk membangun Rumah Tahfizh Qur’an.

“Semoga niat baik ini, merupakan amal jariyah kita serta wujud kecintaan kita terhadap Rasulullah dan Allah SWT,”sebutnya.

Ke depan harapan besar agar Rumah Tahfizh Qur’an dapat hadir dan eksis menjawab kebutuhan masyarakat untuk menjadikan mereka insan yang Hafizh dan Hafizhah Qur’an serta menjadikan dusun Murbaya sebagai kampung Al-Qur’an.

Kegiatan wisuda Hafizh dan Hafizhah Qur’an, ini, dilaksanakan dengan tetap menggunakan prosedur kesehatan (prokes). Semua yang hadir menggunaan masker dan panitia selalu mengingatkan pada semua hadirin untuk tertib dan selalu ikuti prokes.

edy




Desainer dan Pengrajin Harus Ikuti Tren Fesyen Kekinian

Desainer dan Pengrajin NTB harus mengikuti tren fesyen kekinian dari sebuah produk agar bisa memenangkan persaingan pasar.

MATARAM.lombokjournal.com ~`Pesan tersebut disampaikan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj. Niken Saptarini Widyawati, dalam Seminar The New Beginning, Fashion Trend and Craft 2021/2022 yang dilaksanakan secara hybrid, di Gedung Graha Bhakti Praja, Kantor Gubernur, Sabtu (3/7).

Desainer dan Pengrajin“Karena saat ini, pasar melihat tren untuk memenuhi keinginannya, seperti model fesyen dari produk yang dihasilkan perajin kain tenun,” ujar Hj. Niken.

Apalagi NTB memiliki potensi kekayaan warisan budaya yang berlimpah, mulai dari tenun, sarung, hingga songket, yang dirancang menjadi produk fesyen.

“Seperti model pakaian, tas, sepatu, hijab dan banyak produk lainnya,” jelasnya.

Selain itu, mengikuti perkembangan fesyen merupakan salah satu cara untuk tetap mempertahankan kekayaan warisan leluhur ini.

“Kita tidak ingin kekayaan budaya seperti tenun, hanya kita yang nikmati, tapi dapat dipakai semua orang bahkan dunia. Yang terpenting akan menjadi warisan anak dan cucu kita,” tutur Hj. Niken.

BACA JUGAPotensi Sumber Daya Alam Melimpah, NTB Terbuka Bagi Investor

Sementara itu, narasumber dari Indonesia Fashion Chamber, Tedinang, menyampaikan komitmennya memajukan fesyen di Indonesia termasuk di NTB.

“Karena NTB ini memiliki kekayaan tenun atau songket yang kaya, ini dapat menginspirasi dan menginovasi untuk tren fesyen,” kata Tedinang.

Karena memiliki ragam tenun dan songket, NTB dapat menjadi model fashion center dunia. Karena menurutnya daerah ini memiliki banyak potensi sumber daya alam dan potensi sumber daya manusianya.

“Harus mendunia, kita bisa,” ujarnya dihadapan puluhan pelaku industri Ekraf, UMKM Ekraf, designer dan pengrajin se-NTB, baik yang ikut offline maupun online.

edy




Potensi Sumber Daya Alam Melimpah, NTB Terbuka Bagi Investor

Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki potensi sumber daya alam yang berlimpah, baik yang sudah dikelola maupun yang belum. NTB membuka pintu selebar-lebarnya untuk investor.

MATARAM.lombokjournal.com ~ “Kami welcome terhadap investor yang ingin datang berinvestasi di NTB,” kata Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah, saat menerima audiensi PT. Menara Langit Subada terkait pengembangan pariwisata dan tourism di NTB, di aula pendopo, Jumat (2/7).

Potensi Sumber Daya Alam
Hj. Sitti Rohmi Djalilah

Menurut Sitti Rohmi, semua proses perizinan dan administasinya sangat muda dan tidak berbelit-belit. Banyak sektor yang memiliki prospek bagus untuk investasi dan sangat menjanjikan ke depannya.

Selain Geopark Rinjani yang telah mendunia dan dapat menjadi pusat edukasi, pemberdayaan masyarakat serta sejarah, ada juga potensi industri, apalagi di pulau Sumbawa tepatnya di kabupaten Sumbawa Barat yang sedang dibangun smelter.

“Termasuk destinasi wisata super prioritas di Mandalika sebagai lokasi MotoGP. Itu semua sektor yang harus terus digarap dan dikelola,” tandas Sitti Rohmi.

BACA JUGAPPKM Darurat Jawa-Bali, Polisi Perketat Pintu Masuk ke NTB

Co-Operating System PT. Menara Langit Subada, Hendra Nova, menyambut baik kemudahan berinvestasi di NTB yang baru saja disampaikan oleh wagub.

Pihaknya sangat tertarik men-support kegiatan-kegiatan pariwisata dan tourism Geopark Rinjani, apalagi sudah diakui oleh UNESCO.

“Kami ingin bangun kerjasama yang saling menguntungkan,”kata Hendra.

Daerah penyangga Geopark Rinjani, dapat dihadirkan sport tourism, seperti running, hiking, treking, dan surfing. Sedangkan di ajang MotoGP nanti, kami tawarkan transportasi jet speed, mobil dan lain-lain. Ini dalam rangka mendukung dan menyambut event dunia ini.***

edy




PPKM Darurat Jawa-Bali, Polisi Perketat Pintu Masuk ke NTB

Jajaran Polres Lombok Barat, Polda NTB, memperketat semua pintu masuk ke NTB, terkait PPKM Darurat (Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat), di beberapa daerah Jawa-Bali.

LOBAR.lombokjournal.comSalah satunya adalah akses masuk di Pelabuhan Penyeberangan Lembar dan Pelabuhan Pelindo III Gilimas Lembar.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Lembar, Ipda Irvan Surahman, mengatakan, langkah ini diambil bersama dengan pihak terkait, untuk mengantisipasi dampak PPKM Darurat di Pulau Lombok, Jumat (7/2).

“Diprediksi bahwa, selama pemberlakuan PPKM darurat di Jawa-Bali, banyak masyarakat memilih ke Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa,” ungkapnya.

Di mana, Pelabuhan Lembar tidak hanya sebagai akses masuk Pulau Lombok, namun juga hingga Pulau Sumbawa, sehingga pemeriksaan lebih diperkat lagi.

“Melakukan pemeriksaan orang dan barang, pemeriksaan surat kendaraan dan surat keterangan Rapid Test Antigent bagi penumpang, untuk memastikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ucapnya.

Bila ditemukan tidak memiliki surat keterangan tersebut atau surat sudah kadaluarsa, maka langsung diambil tindakan oleh pihak terkait di pelabuhan.

“Dilakukan Rapid Test ulang, bila tidak maka akan dikembalikan ke pelabuhan asal, jika ditemukan positif terkonfirmasi covid-19, langsung dilakukan isolasi sementara, yang selanjutnya ditangani oleh dinas terkait,” ujarnya.

Penyebaran Covid-19 yang sangat cepat di beberapa daerah di Indonesia, membuat pihaknya bersinergi untuk memaksimalkan langkah pencegahan.

PPKM Darurat “Sebagai langkah antisipasi, dan pengketatan dalam pemeriksaan ini, tidak hanya berlaku bagi penumpang, namun untuk semua pengguna jasa penyeberangan, termasuk mobil logistik yang tiba di pelabuhan,” katanya.

Selain itu, pemeriksaan barang juga juga menyasar senjata tajam, bahan peledak, narkoba, serta barang berbahaya yang dilarang lainnya.

“Sampai saat ini Penyeberangan masih terpantau normal, namun demikian langkah ini akan dilakukan secara berkelanjutan, dengan bersinergi dengan pihak-pihak terkait,” tandasnya.

 




Lombok Sumbawa Cantik Apa Adanya, Gitu Saja Tak Perlu Ribet

Lombok dan Sumbawa adalah pulau yang cantik dan punya daya tarik wisata alami. Promosi wisata tak perlu banyak dipoles, wisatawan sudah tentu langsung jatuh hati dengan kekayaan alam, adat, dan budayanya.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meminta Dinas Pariwisata dan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) mempromosikan wisata dengan cara yang lebih simple, segar, dan lebih milenial.

Hal tersebut disampaikan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah saat mengikuti Rapat Koordinasi Pariwisata, secara daring di pendopo gubernur, Jumat (2/7).

Rencana Rapid Test Gratis lombok sumbawa“Apa kunci promosi wisata kita? Jawaban sederhana dikemas bukan dengan manipulasi karena kita sudah cantik apa adanya,” jelas gubernur.

Zulkieflimansyah menghimbau Dispar dan BPPD bisa lebih dekat dengan pelaku wisata, seperti Hotel Bintang 4 atau 5 ke atas untuk tahu permasalahan real yang tengah dihadapi, sehingga pemprov bisa membantu menuntaskan permasalahan tersebut.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi, memaparkan Kebijakan Program Dinas Pariwisata NTB, di antaranya menetapkan daerah wisata yang merupakan zona hijau bagi Wisatawan.

Dengan diikuti CHSE atau Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan) dan Vaksin pada Restoran dan Hotel dengan diperkuat adanya peraturan gubernur terkait hal tersebut. Selain itu juga disediakan hotel untuk isolasi, rumah sakit untuk Rapid Test dan insentif untuk pelaku wisata.

BACA JUGARencana Rapid Test Gratis Bagi Wisatawan ke NTB

“Hal tersebut disusul dengan penataan kawasan wisata, perbaikan dan pembangunan fasum, serta estetika dan kebersihan destinasi wisata,” jelas Yusron.

Sementara itu, mengemas event-event yang ada juga menjadi pertimbangan, seperti, meningkatan kualitas event, ekonomi kreatif (ekraf) masuk hotel dan destinasi wisata, membuat ekraf day dan pembangunan panggung kreasi.

Sedangkan publikasi dan pemasaran pariwisata akan dikembangkan melalui sosial media, famtrip, kerjasama media, publikasi outdoor, dan media gathering.

diskominfotikntb

 




Rencana Rapid Test Gratis Bagi Wisatawan ke NTB

Rencana Rapid Test Gratis Bagi Wisatawan ke NTB adalah salah satu upaya untuk menarik wisatawan datang ke Nusa Tenggara Barat (NTB) di tengah pandemi.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Hal tersebut disampaikan Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah, saat mengikuti Rapat Koordinasi Pariwisata bersama Dinas Pariwisata NTB dan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) secara daring, di pendopo gubernur, Jumat (2/7).

Rencana Rapid Test GratisMenurut gubernur, Rapid Test tersebut nantinya dapat dibeli melalui Hepatika Medical Laboratory yang memproduksi Rapid Test asli buatan NTB. Hal tersebut juga dapat memberikan manfaat bagi industralisasi yang tengah berkembang di NTB dan dampaknya akan kembali ke masyarakat itu sendiri.

“Dari pada menggelontorkan dana untuk program yang belum tentu mendatangkan wisatawan, kenapa tidak memberikan insentif bagi wisatawan dengan strategi menggratiskan Rapid Test misalnya,” jelas Zulkielimansyah.

BACA JUGACatur Sebagai Media Silaturahmi di Masa Pandemi Covid-19

Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi, memaparkan Kebijakan Program Dinas Pariwisata salah satunya menetapkan sejumlah area yang merupakan zona hijau, yang aman dikunjungi wisatawan selama pandemi.

Zona Hijau bagi wisatawan tersebut diikuti dengan CHSE dan Vaksin pada pelaku pariwisata, restoran dan hotel dengan diperkuat adanya peraturan gubernur. Selain itu, ada disediakan hotel untuk isolasi serta penyediaan lokasi Rapid Test yang mudah.

BACA JUGALombok Sumbawa Cantik Apa Adanya, Gitu Saja Tak Perlu Ribet

Sementara itu, Kepala BPPD NTB, Ari Garmono, mendukung penuh usulan tersebut. Ia berharap peraturan gubernur terkait zona hijau bagi wisatawan bisa dipercepat agar wisatawan bisa merasa aman datang ke NTB.

“Pergub terkait green zone semoga bisa dipercepat agar wisatawan percaya NTB benar-benar aman dikunjungi,” tandasnya.

diskominfotikntb




Catur Sebagai Media Silaturahmi di Masa Pandemi Covid-19

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Zulkieflimansyah mengatakan bahwa olah raga catur sebagai salah satu media silaturahmi yang bisa diminati oleh berbagai kalangan.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB turut berpartisipasi dalam kegiatan Turnamen Catur Antar Kita yang diselenggarakan oleh Lembaga Kajian Sosial dan Politik, M16, dengan tema “Silaturahmi Membangun Energi Positif Melawan Pandemi Covid-19”, di Sekretariat Friends of The Earth M16 , Jum’at (02/07).

Catur
H. Zulkieflimansyah

“Ini menjadi tradisi yang bagus, catur ini bisa sampai skala kecil di tengah masyarakat, biaya yang dikeluarkan juga tidak terlalu besar, namun silaturahminya yang sangat terasa,” ujar, Bang Zul, sapaan akrabnya.

Bang Zul yang sering kali mengikuti turnamen catur berharap agar olah raga ini semakin meningkatkan keakraban dan kekompakan.

Senada dengan dengan hal tersebut, Direktur M16, Bambang Mei Finarwanto, mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk silaturahmi dalam rangka meningkatkan tali persaudaraan di masa pandemik.

“Kegiatan ini untuk menjalin kebersamaan dan memanusiakan, di era pandemi covid. Kita menghadapi situasi yang sulit, dengan kegiatan ini paling tidak kita memiliki semangat optimisme,” tutur Bambang.

Bambang juga begitu antusias dengan kehadiran Gubernur NTB yang telah memberikan spirit bagi seluruh peserta, dan memberi atensi di dunia olah raga, khususnya catur.

“Kehadiran Gubenur NTB Menjadi spirit bagi kita semua, bahwa beliau memiliki kepedulian, atensi terhadap dunia olah raga khususnya olah raga catur, kita hidup perlu berfikir seperti sedang bermain catur,” ungkapnya.

ser@diskominfotik




Talenta Digital Ditargetkan Kominfo 100 Ribu di Tahun 2021

Sebagaimana arahan Presiden Jokowi, dalam perencananan transformasi digital, hadirlah program Digital Talent Scholarship (DTS) guna mempersiapkan SDM yang memiliki talenta digital.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Hal ini tersampaikan dalam rapat pemantapan DTS 2021 di NTB bersama perwakilan Balitbang SDM Kemenkominfo Surabaya, di RRU Kantor Gubernur, Kamis (1/7).

Kepala BPSDMP Kominfo Surabaya Eka Handayani, SE, MM mengatakan, target Kementerian Kominfo pada tahun 2021 minimal 100.000 talenta digital di Indonesia dan Kementerian Kominfo sendiri menyiapkan jatah 14 ribu kuota untuk program DTS ini.

PTalenta Digitalada DTS 2021 ada 9 academy yang akan diikuti. Diantaranya Fresh Graduate Academy, Vocational School Graduate Academy, Professional Academy, Thematic Academy, Digital leadership Academy, Digital Entrepreneurship Academy, Talent Sscouting Academy.

Government Transformation Academy sendiri dibagi menjadi 2 yaitu Regional Development Academy dan Leadership Digital Academy. Selain itu, DTS bekerja sama dengan mitra global tech, start up Indonesia, 90 mitra perguruan tinggi negeri (PTN).

Selanjutnya ada BUMN dan asosiasi yang semuanya sudah memiliki skema pelatihan, persyaratan dan waktu pelaksanaan. Dan masing-masing academy yang dilakukan secara gratis daring dan luring.

“Nilai tambah program DTS ini adalah peningkatan sosialisasi dan edukasi terhadap industri dalam pengembangan SDM digital. Industri digital ini ingin mengetahui program pelaksanaan DTS industri memberikan masukan terkait program DTS. Mengetahui pentingnya talenta digital yang bersertifikat, membangun kesadaran industri dalam memaksimalkan kemampuan alumni program DTS. Industri ini merekrut alumni program DTS magang, dan sebagainya dalam pengembangan SDM Digital Indonesia “ jelas Eka.

Salah satu program DTS dari 9 academy, yaitu Digital Entrepreneurship sudah dilaksanakan di NTB bagi 5 Kabupaten-Kota di Lombok dengan memulai usaha secara digital yang diperuntukan untuk siapa saja yang ingin mengikuti pelatihan usaha/UMKM bahkan yang baru memulai usaha.

“Dengan demikian diharapkan Diskominfotik NTB juga ikut bersinergi dalam mensosialisasikan program DTS di Provinsi NTB agar SDM yang ada di NTB semakin jago dalam mengolah bisnis mereka melalui digital marketing. Kemudian setelah kegiatan dilakukan terdapat program pasca pelatihan dalam mempersiapkan dan memfasilitasi peserta alumni DTS yang lolos kompetensi untuk masuk dalam dunia professional dalam bentuk assessment, soft skil dan pengembangan kompetensi bahasa Inggris,” ungkapnya.

BACA JUGADigital Talent Scholarship untuk Tingkatkan Kapasitas SDM

diskominfotik




Digital Talent Scholarship untuk Tingkatkan Kapasitas SDM

Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo dalam waktu dekat akan memastikan terselenggaranya Program Digital Talent Scholarship (DTS) di Nusa Tenggara Barat (NTB). Pemprov NTB tengah bersiap agar pelatihan dengan kuota hingga 14 ribu peserta bisa terlaksana dalam waktu dekat.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kominfotik, Najamuddin Amy, pada rapat pemantapan DTS 2021 di NTB bersama perwakilan dari Balitbang SDM Kemenkominfo Surabaya, di RRU Kantor Gubernur, Kamis (1/7).

Najamudin Amy berharap kepada kepala OPD lingkup Pemprov NTB bisa mengikuti sosialisasi ini sehingga betul-betul memanfaatkan digital talent scholership yang bersentuhan dengan tugas pokok masing-masing OPD.

Terkait dengan program baik yang dilaksanakan secara online maupun secara ofline dari digital talent scolership ini, paling tidak ada sembilan akademi atau program yang ditawarkan nanti pada sosialisasi kali ini.

“Karena itu melalui kesempatan ini Pemprov NTB mellaui OPD-OPD , komunitas , masyarakat, institusi pendidikan tinggi, dunia usaha dan media bisa berpartisipasi untuk mengikuti pelatihan DTS ini,” kata Najamuddin.

BACA JUGA: Lombok Tengah dan Dompu Belum Serahkan Data Mutakhir

DTS ini bukan hanya untuk anak milenial tetapi juga wanita wirausaha, sehingga seluruh program unggulan tidak ada satupun yang tidak tersentuh dengan DTS. Moment ini menjadi salah satu kesempatan untuk upgrading capacitiy SDM mulai dari generasi milenial, bahkan eselon 3 dan 2.

Ada beberapa kampus yang bekerjasama dengan DTS, yaitu; Universitas Mataram, Universitas Islam Mataram dan juga Universitas Hamzanwadi Selong. Sedangkan kegiatannya ada sembilan, yakni; Fresh Graduate Academy (FGA), Thematic Academy (TA), Profesional Academy (PROA), Digital Entrepreneurship Academy (DEA), Goverment Transformation Academy (GTA) dan juga Talent Sscouting Academy (TSA).

diskominfotik