Bupati Lombok Utara Launching Desa Sejahtera Astra di Gangga
Bupati memaparkan beberapa sumber daya alam yang berpotensi untuk dikembangkan, seperti porang, kopi, dan cengkeh.
TANJUNG.lombokjornal.com ~ Bupati Lombok Utara (KLU), H Djohan Sjamsu, menghadiri Launching Desa Sejahtera Astra, di aula kantor bupati, Senin (23/8). Hadir pada acara tersebut, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Mataram, Plt. Kepala DKPP KLU, Perwakilan BNI Cabang Mataram beserta tamu undangan lainnya.
Mengawali sambutannya, Bupati Djohan ingin memaksimalkan potensi pertanian yang ada di KLU serta menyambut baik adanya Desa Sejahtera Astra di Kecamatan Gangga. Menurutnya pertanian adalah salah satu aspek yang cukup stabil di tengah berbagai bencana yg ada, terutama pandemi Covid-19. Bupati Djohan memaparkan pula beberapa sumber daya alam yang berpotensi untuk dikembangkan, seperti porang, kopi, dan cengkeh.

“Kopi yang ada di Lombok Utara memiliki kualitas yang tinggi, tidak kalah dengan kopi yang dipasarkan di pasar internasional. Untuk itu saya harapkan pemasaran kopi yang ada di Lombok Utara agar dimaksimalkan. Tidak hanya dikirim ke luar pulau saja tetapi di ekspor ke luar negeri. Tentunya dengan memperhatikan dan menjaga kualitas produk kopi,” jelasnya.
Bupati Djohan menyatakan dengan adanya kerja sama antara Kemendes dan beberapa instansi terkait, potensi SDA yang ada di KLU dapat dikelola dengan maksimal sehingga dapat menunjang ekonomi masyarakat terutama di tengah pandemi Covid-19.
BACA JUGA: Sulis LIDA Raih Juara 2, Persembahan untuk NTB dan Pendukung
Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian Unram, Ir. Sudirman, mengharapkan program ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Terlebih ada dukungan modal dari Bank BNI yang dapat digunakan oleh masyarakat. Pihaknya berterima kasih kepada pemda, lantaran telah menyambut baik program Desa Sejahtera Astra.
jfs

“Bagaimana caranya agar semua terus mendorong, seluruh OPD juga bisa gotong royong bersama mendukung perjuangan putri daerah NTB,” kata Sitti Rohmi saat menerima Sulis Management di pendopo wagub, Sabtu, (21/8).
Gubernur Nusa Tenggara Barat (
“Kami ingin kita semua bergerak bersama-sama dalam melindungi anak-anak dari aksi radikalisme dan terorisme, start-nya adalah dengan adanya payung hukum,” tutur Asisten Deputi Perlindungan Anak Kondisi Khusus Kemen-PPPA RI, Elvi Handrani, pada pertemuan Pendampingan Penyusunan Kebijakan Perlindungan Anak Korban Jaringan Terorisme yang berlangsung di Hotel Golden Place, Jum’at (20/8).
“Salahsatu ikhtiar kita adalah dengan membangun kesadaran masyarakat KLU betapa pentingnya menjaga kesehatan dan merubah pola pikir masyarakat akan pentingnya kesehatan ibu, bayi maupun remaja,” kata Hj. Niken.
“Mahasiswa adalah calon pemimpin, pemuda pemudi harapan bangsa. Menjaga kesinambungan generasi dan masa depan pembangunan adalah dengan vaksinasi”, ujar Zulkieflimansyah.