Engineer dan Insinyur Diperbanyak untuk Bangun Daerah
Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) NTB agar banyak melahirkan para Insinyur dan Engineer untuk membangun suatu wilayah atau daerah.
LOBAR.lombokjournal.com ~ Pesan tersebut disampaikan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Zulkieflimansyah, dalam acara Musyawarah Wilayah (Muswil) VII Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) NTB, dengan tema “Kontribusi LDII untuk NTB Gemilang”, di Hotel Jayakarta Senggigi, Rabu (25/8).
“Apalagi saya melihat organisasi ini berbeda, ketua wilayah dan ketua umumnya, berlatar belakang insinyur semua,” ucap Zulkieflimansyah.
Insinyur itu memiliki cara pandang dan pikiran yang berbeda dan sistematis. Semakin banyak insinyur, apalagi di negara berkembang seperti Indonesia, akan mampu mengantarkan Indonesia dari berbagai ketertinggalan, dengan tahapan yang lebih tepat.
“Ini harus menjadi program LDII tidak hanya di pusat, tapi di tingkat wilayah provinsi hingga kabupaten/kota,” harap gubernur.
LDII dapat mendata dan terus melahirkan para insinyur baru yang mampu mendatangkan dan menghasilkan solusi-solusi baru sesuai dengan kapasitas dan bidangnya.
Organisasi keagamaan mendapatkan tantangn yang besar di era pamdemi dan kemajuan teknologi. Di masa yang akan datang, dengan kemajuan smartphone, big data, kehebatan algoritma dan artificial intelligence, manusia mampu mendeteksi dan memprediksi dengan keilmuan, tentang umur, penyakit di masa depannya.
BACA: Bertemu Guru Semasa SMA, Gubernur NTB Tunduk dan Cium Tangan
Sementara itu, Ketua Umum LDII Pusat KH. Criswanto Santoso, menyambut baik kedatangan dan kehadiran gubernur menjadi spirit dan motifasi bagi peserta Muswil dalam mengemban amanat untuk melahirkan hasil musyawarah yang dapat berkolaborasi dengan misi NTB Gemilang.
“Kader-kader terbaik yang hadir dalam Muswil menentukan langkah strategis LDII, sebagai kontribusi berkelanjutan untuk bangsa dan negara, lebih-lebih bagi kemajuan daerah,” ujarnya.
Di masa pandemi Covid saat ini, efek multi dimensi bermunculan. Terjadi Krisis ekonomi yang apabila dibiarkan dapat memunculkan krisis lain. Untuk itu peran LDII dituntut agar mampu terus menjaga konsistensi dan melahirkan solusi bagi bangsa dan negara.
Pernyataan serupa disampaikan, Ketua DPW LDII NTB, Abdullah A.Karim, bahwa Muswil ini harus menghasilkan rekomendasi dan upaya untuk merealisasikan 8 program LDII dengan misi pembangunan di daerah, baik di provinsi maupun kabupaten/kota.
“Tentunya dengan melahirkan SDM yang berkualitas, mampu membawa organisasi ini lebih baik dan sinergi serta searah dengan program pembangunan di NTB,” ucapnya.
edy








Sementara itu, Sekretaris Daerah, Lalu Gita Ariadi, mengatakan, komunikasi terakhir dengan ITDC memutuskan bahwa lokasi pemukiman ini masuk ke dalam masterplan kawasan barat yang merupakan mixing area sehingga ITDC menawarkan opsi tukar guling.
“Kita tentu harus menempatkan pada proporsinya. ITDC adalah BUMN dan KEK Mandalika dengan sirkuitnya juga etalase nasional. Pemprov selalu akan hadir memfasilitasi agar ITDC membangun relasi yang baik dengan masyarakat,” tegas Zulkieflimansyah.