Kualitas Kearsipan NTB Harus Mengalami Percepatan

Kita sangat berharap kualitas kearsipan di NTB mengalami percepatan, bukan meningkat, sebab kalau meningkat akan seperti biasa-biasa saja.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Sitti Rohmi Djalillah, berpesan kepada seluruh arsiparis lingkup pemprov agar terus meningkatkan kualitas kearsipan, sehingga mengalami percepatan kemajuan dari berbagai sisi.

“Kita sangat berharap agar kualitas kearsipan di NTB mengalami percepatan. Bukan meningkat. Kalau meningkat akan seperti biasa-biasa saja. Tetapi harus ada percepatan dari seluruh sisi,” pesan Sitti Rohmi saat membuka kegiatan Sertifikasi Jabatan Fungsional Arsiparis Angkatan XXII Provinsi NTB, Senin (27/9).

Sitti Rohmi juga mengingatkan betapa pentingnya peran dan kedudukan arsip dalam pengambilan sebuah keputusan. Hal ini bertujuan agar sebuah keputusan yang diambil tidak hanya mengacu kepada satu data tetapi banyak data terdahulu yang telah diarsipkan, sehingga keputusan yang akan diambil menjadi keputusan yang tepat.

“Besar pengaruhnya kearsipan yang baik atau tidak. Dengan kearsipan yang baik maka pengambilan keputusannya pasti akan tepat. Tetapi jika pengarsiapannya kurang baik maka pengambilan keputusan akan kurang tepat,” tegasnya.

Sitti Rohmi menginginkan agar pengarsipan sejarah yang dimiliki kabupaten/kota se-NTB harus diarsipkan dengan baik agar dapat dinikmati oleh generasi selanjutnya.

“Seluruh kabupaten/kota di NTB yang memiliki ciri, khas, sejarah yang tidak kalah penting dan menarik harus diarsipkan. Harus diketahui anak cucu kita nanti,” ujar Sitti Rohmi.

BACA JUGAMencari Persamaan dalam Perbedaan, Bukan Sebaliknya

ser




Mencari Persamaan dalam Perbedaan, Bukan Sebaliknya

IARMI NTB menjadi organisasi yang moderat dan maslahat, mencari persamaan dalam perbedaan, serta organisasi yang sehat dan mandiri.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Ketua Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) Nusa Tenggara Barat (NTB), Najamudin Amy, berpesan agar para kader mencari persamaan dalam perbedaan dan bukan sebaliknya. IARMI dalam lima tahun ke depan harus menjadi organisasi kader dan organisasi yang mampu bersinergi dan berkolaborasi dengan siapa saja.

“Anggota IARMI juga lebih banyak didominasi oleh anak muda”, ujar Najamudin saat membuka rapat kerja IARMI, di Hotel Astoria, Senin (27/09/21).

Najamudin Amy juga berpesan agar IARMI menjadi organisasi yang moderat dan maslahat, berbagi dan solusi serta organisasi yang sehat dan mandiri. Dalam rapat kerja tersebut, IARMI merumuskan sejumlah program kerja hasil rekomendasi sepuluh biro, mulai dari pembuatan aplikasi IARMI sampai dengan inkubasi bisnis UMKM dan program sosial kemasyarakatan.

BACA JUGANTB Banyak Berubah Sejak Dipimpin Gubernur Zulkieflimansyah

jm




NTB Banyak Berubah Sejak Dipimpin Gubernur Zulkieflimansyah

Wakil Ketua MPR, Zulkiefli Hasan mengatakan bahwa NTB banyak mengalami perubahan sejak dipimpin Gubernur Zulkieflimansyah.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Ketua MPR, Zulkiefli Hasan, mengatakan, perubahan Nusa Tenggara Barat (NTB) di bawah kepemimpinan Zulkieflimansyah, sangat terlihat. Sebagai kolega di DPR RI, ia mengakui keberhasilan Gubernur Zulkieflimansyah membangun daerahnya.

NTB“Gubernur Zul setelah terpilih membuktikan perubahan di kampung halamannya”, ujar Zulkiefli Hasan saat melantik Dewan Pengurus Propinsi IARMI di Hotel Astoria, Senin (27/9).

Sebagai ketua Dewan Pimpinan Nasional Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia, sebagai organisasi tugasnya membantu pemerintah, TNI/ Polri dan masyarakat. Terlebih saat pandemi, IARMI diharapkan dapat membantu sekuat tenaga.

BACA JUGAInovasi harus Disiapkan IAHN Guna Hadapi Tantangan Zaman

Dalam pelantikan yang dilanjutkan rapat kerja DPP IARMI NTB periode 2022 – 2025, ketua terpilih, Najamudin berpesan agar seluruh anggota IARMI NTB mampu menjadi model dan contoh bagi organisasi lain.

jm




Inovasi harus Disiapkan IAHN Guna Hadapi Tantangan Zaman

Tantangan pendidikan tinggi saat ini tidak sesederhana dulu, maka harus dihadapi dengan inovasi dan kreatifitas terus menerus.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Zulkieflimansyah, meminta Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram, terus berinovasi dan kreatif untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin berat.

Inovasi“Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi dan ditambah lagi dengan pandemi Covid-19, tantangan ke depan banyak banget,” ujar Zulkieflimansyah saat menerima kunjungan dan silaturahmi Rektor IAHN Gde Pudja Mataram beserta jajarannya, di pendopo gubernur, Senin (27/9).

Zulkieflimansyah mengatakan bahwa tantangan pendidikan tinggi tidak sesederhana dulu.
Maka perubahan ini harus dihadapi dengan kreatifitas membangun sumber daya pendukung, baik infrastuktur maupun SDM, misalnya dengan membuka prodi-prodi jurusan yang mengarah dengan perkembangan ke depan.

“Secara bertahap dan terencana, semua proses harus dilewati, agar tidak kaget,” tuturnya.

Rektor IAIH, I Wayan Wirata, mengatakan, kunjungan dan silaturahminya adalah untuk meminta dukungan dan masukan demi kemajuan lembaga pendidikan.

“Pak Gubernur sangat luar biasa perhatiannya terutama dunia pendidikan maupun seni budaya. Apalagi untuk kemajuan kampus, SDM dan fasilitas, ide dan masukannya sangat brilian dan cemerlang,” ungkap Wayan Wirata.

diskominfotik




Vaksin Untuk Anak adalah Investasi Kesehatan Jangka Panjang

Vaksin untuk anak yang sesuai dengan ketentuan dan aturan medis adalah langkah  menyelamatkan anak-anak sebagai generasi masa depan.

LOTENG.lombokjournal.com ~ Hal inilah yang menjadi perhatian Ketua Umum Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Nusa Tenggara Barat (NTB), Niken Saptarini Widyawati, sehingga dirinya terus mendorong agar anak-anak mendapatkan vaksin Covid-19 di masa pandemi.

Vaksin Untuk Anak
Niken Saptarini Widyawati

“Sehingga mereka dapat hidup lebih baik lagi ke depan,” pesan Niken Saptarini saat membuka kegiatan pelaksanaan Vaksinasi Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Penujak, di Pondok Pesantren Ahali Yasin-Al-Ali, Praya Barat, Lombok Tengah, Sabtu (25/9).

Dalam kesempatan tersebut, Bunda Niken menekankan bahwa pemberian vaksin pada anak merupakan salah satu investasi kesehatan paling murah dalam jangka panjang. Pemberian vaksin bukanlah hal baru tapi sejak dulu sudah dilakukan kepada balita melalui imunisasi, seperti imuniasi BCG untuk cegah penyakit TBC dan imunisasi cacar.

Jadi, virus Covid-19 yang baru muncul akhir 2019 yang lalu, kini juga telah ditemukan vaksinnya sama dengan penyakit lainnya. Sehingga target vaksinasi terus gencar dikampanyekan dan dilakukan oleh pemerintah untuk mencapai 70 persen masyarakat tervaksinasi.

“Baik yang remaja, dewasa lansia dan semua lapisan masyarakat. Terkecuali ada yang ditetapkan karena riwayat penyakit tertentu,” jelas Niken Saptarini.

BACA JUGAPercepatan Vaksin di Lombok Tengah Guna Sambut WSBK

Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, mengatakan bahwa vaksinasi digencarkan sebab pemerintah berkomitmen melindungi masyaratnya. Oleh sebab itu, apa yang dilakukan pemerintah harus didukung, demi menjaga masyarakat terutama anak-anak yang akan melanjutkan estafet berbangsa dan bernegara.

edy




Percepatan Vaksin di Lombok Tengah Guna Sambut WSBK

Percepatan vaksin di Lombok Tengah agar masyarakat siap saat perhelatan event internasional World Superbike (WSBK) di bulan November nanti.

LOTENG.lombokjournal.com ~ Ketua Umum Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Nusa Tenggara Barat (NTB), Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, mengajak masyarakat Lombok Tengah untuk secara sadar dan peduli ikut vaksinasi Covid-19.

“Ini demi menjaga kesehatan, menciptakan kekebalan imun tubuh dari Virus Covid-19,” kata Niken Saptarini saat membuka kegiatan pelaksanaan Vaksinasi di (Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Penujak, di Pondok Pesantren Ahali Yasin-Al-Ali, Praya Barat, Lombok Tengah, Sabtu (25/9).

Percepatan Vaksin

Menurut Niken Saptarini, semakin cepat dan banyak masyarakat yang divaksin maka semakin meningkatkan kepercayaan diri untuk tetap produktif dan hidup normal dengan tatanan baru. Karena hanya dengan vaksin dan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes), Covid-19 dapat diputus mata rantai penyebarannya, sehingga masyarakat sudah siap saat perhelatan even internasional World Superbike (WSBK) di bulan November nanti.

“Walaupun sudah divaksin masyarakat harus tetap terapkan 3M,” pesan Niken Saptarini.

BACA JUGA:

Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemprov yang melalui LKKS turur langsung terjun ke lapangan guna mendukung dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya vaksinasi. Sesuai target pemerintah, sebanyak 41 ribu dosis vaksin harus disuntikkan perharinya, sementara di Lombok Tengah baru mencapai 43.66 persen vaksinasi dari target seharusnya yang 70 persen.

“Bersinergi dan kolaborasi, baik itu pemprov melalui LKKS, pemda, TNI/Polri, nakes, pesantren dan seluruh masyarakat kompak bekerjasama,” ujar Lalu Pathul.

Kerjasama dan kolaborasi ini guna mewujudkan daerah zona hijau hingga 70 persen, sehingga hajatan even dunia Word Super Bike di bulan November ini dan MotoGP di awal 2022, dapat terselenggara di sirkuit Mandalika. Lalu Pathul menyatakan bahwa komitmen gubernur untuk mensejahterakan masyarakat dengan adanya multiefek dari event internasional tersebut sangat didukung dan diapresiasi.

“Jadi, tujuannya jelas. Selain itu yang terpenting adalah kekebalan imun masyarakat terpenuhi demi menjaga penyebaran dan penularan Covid-19,” tuturnya.

edy




Wisuda Perdana STP Mataram, SDM Pariwisata Siap Kerja

Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Mataram NTB menggelar wisuda perdana bagi 356 mahasiswanya yang menyelesaikan studi strata-1 (S1).

MATARAM.lombokjournal.com ~ 71 Sarjana (S1) Pariwisata di antaranya siap berkiprah di event World Superbike (WSBK) 2021 di sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Selain berbekal ilmu pengetahuan dan keterampilan, para wisudawan STP juga sarat dengan pengalaman sehingga siap kerja.

“Saya jamin, lulusan STP Mataram siap menghadapi dunia kerja. Kami sudah membekali mahasiswa kami dengan ilmu dan wawasan. Keterampilan, sikap, sigap dan kaya akan pengalaman. Bekal ilmu dan pengalaman ini, menjadikan mahasiswa kami terampil di bidangnya masing-masing,” ujar Ketua STP Mataram, Halus Mandala.

Dalam wisuda perdana STP Mataram yang digelar di Hotel Lombok Raya, Sabtu (25/9), ini, terdapat 356 wisudawan yang terdiri dari 71 mahasiswa S-1 Pariwisata, 34 mahasiswa program 1 tahun, D-3 Perhotelan sejumlah 224 orang dan 27 mahasiswa D-3 Usaha Perjalanan Wisata (UPW).

Wisuda
Putri Ayu Marta Tila’a

Tampil sebagai wisudawan terbaik S-1 Pariwisata, Putri Ayu Marta Tila’ar, dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3, 94 atau predikat cumlaude. Putri adalah mahasiswa berprestasi yang pernah meraih juara 1 memasak tingkat nasional di Istana Negara-Jakarta. Putri berharap bisa memanfaatkan ilmu dan pengalamannya untuk kemajuan pariwisata NTB.

“Menjadi kebanggaan tersendiri. Saya pernah tampil dalam lomba memasak di Istana Kepresidenan, disaksikan dan dicicipi Presiden RI Joko Widodo,” tutur Putri.

Selain itu terdapat wisudawan terbaik lainnya dari D-3 UPW yang bernama Joni Fitrianto. Joni mengambil perhatian banyak hadirin berkat prestasi dalam program studinya yang berhasil meraih nilai IPK tertinggi, yaitu 4,00.

Wisuda perdana S1 pariwisata STP Mataram digelar dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Panitia membatasi kehadiran pengantar para wisudawan ke dalam ruangan di mana acara wisuda berlangsung. Pihak hotel menyediakan fasilitas zoom meeting bagi para keluarga para wisudawan yang ada di luar lokasi, agar dapat mengikuti acara wisuda.

01




Hari Widyaiswara Nasional, Pesan Gubernur ASN Harus Upgrade

Tema Hari Widyaiswara Nasional adalah Peran Strategis Profesi Widyaiswara Bagi Indonesia Tangguh-Indonesia Tumbuh di Masa Pandemi Covid-19.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Hari Peringatan Widyaiswara Nasional dan Hari Ulang Tahun ke- 1 Asosiasi Profesi Widyaiswara Indonesia, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Zulkieflimansyah, meminta seluruh Aparatur Sipil Negeri (ASN) agar meng-upgrade kemampuan dan mampu bersaing baik tingkat lokal maupun nasional.

Hari“Setiap ASN harus mampu memberikan inovasi pelajaran yang profesional sesuai kebutuhan,” pesan Zulkieflimansyah, saat memberi sambutan dalam acara tersebut melalui
Zoom Meeting, di Pendopo Gubernur, Selasa (21/9).

Tema yang diusung dalam perayaan Peringatan Hari Widyaiswara Nasional dan Hari
Ulang Tahun ke- 1 Asosiasi Profesi Widyaiswara Indonesia kali ini adalah ”Peran Strategis Profesi Widyaiswara Bagi Indonesia Tangguh – Indonesia Tumbuh di Masa Pandemi Covid-19” dengan tagline Widyaiswara Profesional, ASN Berakhlak.

Diharapkan dengan peningkatan profesionalisme para Widyaiswara dapat mendorong terciptanya ASN berakhlak. Istilah tersebut merupakan core values ASN yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, yang kemudian ditindaklanjuti dengan Surat Edaran Menteri PANRB Nomor 20 Tahun 2021 Tentang Implementasi Core Values dan Employer Branding ASN. Dan BerAKHLAK adalah singkatan dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

diskominfotikntb




Posyandu Keluarga Sentral Edukasi dan Solusi Masalah Sosial

Posyandu Keluarga dengan luas cakupannya diyakini menjadi sentral edukasi masalah kesehatan hingga sosial masyarakat.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Jika posyandu biasa hanya terbatas melayani ibu dan anak, maka Posyandu Keluarga melayani semua anggota keluarga dalam bentuk posyandu Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Posyandu Remaja, Posbindu dan Posyandu Lansia. Dengan makin luasan cakupannya, Posyandu Keluarga diyakini menjadi sentral edukasi masalah kesehatan hingga sosial masyarakat secara menyeluruh.

Posyandu Keluarga
Sitti Rohmi Djalilah

“Masalah kesehatan dan sosial yang dihadapi NTB tidak mudah. Program revitalisasi posyandu merupakan langkah awal memberi edukasi kepada masyarakat dari hulu agar kesehatan dan masalah sosial dapat diminimalisir dengan sebaik mungkin,” ungkap Wakil Gubernur Nusa Tenggara barat (NTB), Sitti Rohmi Djalilah, saat membuka Rakor Pokjanal Posyandu Provinsi dan Kabupaten/Kota Tahun 2021, di Hotel Astoria, Selasa (21/9).

Lebih lanjut, Sitti Rohmi menjelaskan bahwa mulai dari stunting, kematian ibu dan bayi hingga masalah sosial lainnya seperti buruh migran ilegal, perkawinan anak, bahaya narkoba, kekerasan pada anak, kekerasan seksual pada perempuan dan berbagai masalah kesenjangan sosial lainnya, harus dapat dicegah melalui edukasi dan sosialisasi melalui Posyandu Keluarga.

“Kenapa harus posyandu? Karena layanan posyandu berada di setiap dusun-dusun. Kalau posyandu direvitalisasi dengan maksimal, berapa banyak masalah terurai dengan baik,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala DPMPD Dukcapil NTB, Ashari, mengatakan, dari 7.561 jumlah posyandu se-NTB yang sudah menjadi Posyandu Keluarga hingga kini sudah mencapai 6.700. Artinya program revitalisasi posyandu menjadi Posyandu Keluarga yang digencarkan pemerintah sejak tiga tahun lalu sudah mencapai 80 persen.

“Dan Insya Allah dalam tahun 2021 ini, target posyandu keluarga bisa mencapai 100 persen,” ujar Ashari.

manikp@kominfo




Gerakan Vaksinasi Pelajar, Jamin Keamanan Aktivitas Sekolah

Gerakan vaksinasi yang tengah digencarkan dimaksudkan untuk memperoleh kekebalan tubuh bagi masyarakat agar tidak tertular Covid-19.

MATARAM.lombokjournal.comWakil Gubernur Nusa Tenggarab Barat (NTB), Sitti Rohmi Djalilah, menjelaskan, gerakan vaksinasi yang tengah digencarkan dimaksudkan untuk memperoleh kekebalan tubuh (herd immunity) bagi masyarakat agar tidak tertular Covid-19. Gerakan vaksinasi tidak saja menyasar orang dewasa namun juga menyasar para pelajar dari umur 12-17 tahun.

Gerakan Vaksinasi“Itulah kenapa vaksinasi juga penting dilakukan pada siswa-siswa setingkat SMK/SMA/SLB se NTB agar dalam setiap beraktivitas terutama dalam proses belajar mengajar di sekolah terjamin keamanannya”, kata Sitti Rohmi saat meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi siswa/peserta didik SMA/SMK se Kota Mataram di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB, Selasa (21/9).

Sitti Rohmi berpesan agar pelajar mengajak rekan-rekan, orangtua dan keluarganya untuk segera divaksin, begitupula dengan warga sekolah lain seperti guru dan tenaga kependidikan lainnya. Siswa yang sudah memperoleh vaksin pertama harus dipastikan memperoleh vaksin ke-2, sebab ukuran herd imunity terdapat di vaksin ke-2.

her