Stunting NTB Berhasil Diturunkan 8,1 Persen

Pj Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si mengatakan, capaian ini menjadi penyemangat Pemprov NTB dalam menurunkan angka stunting ke depannya JAKARTA.LombokJournal.com ~  Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) merayakan kesuksesan signifikan dengan penurunan angka stunting sebesar 8,1 persen. Hasil survei Kementerian Kesehatan RI memperlihatkan angka stunting NTB kini berada pada 24,6 persen.

Capaian gemilang ini mendapat apresiasi dari Pj Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, yang menyatakan bahwa prestasi ini akan menjadi motivasi kuat bagi Pemerintah Provinsi NTB untuk terus mengurangi angka stunting di masa depan.

BACA JUGA : Pangan Murah untuk Dekatkan Layanan dan Kontrol Inflasi

Survei Kesehatan Indonesia (SKI) yang dilakukan pada tahun 2023 oleh Kementerian Kesehatan RI bersama Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) menjadi landasan utama dari capaian membanggakan ini. Dalam survei tersebut, terlihat penurunan signifikan angka sebesar 8,1 persen jika dibandingkan dengan data survei sebelumnya pada tahun 2022.

Menempati posisi ke-16 dari 38 provinsi di Indonesia, NTB berhasil menunjukkan progres penurunan stunting yang tertinggi.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyampaikan hasil survei ini secara langsung dalam rapat evaluasi di Istana Wapres. Menyikapi pencapaian ini, Pj Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, menegaskan bahwa hasil ini akan menjadi dorongan besar bagi Pemerintah Provinsi NTB untuk mengintensifkan upaya penurunan angka stunting di masa mendatang.

Dalam menjalankan upaya ini, Kepala Dinas Kesehatan NTB, Dr. dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM, MARS., menjelaskan bahwa berbagai langkah intervensi sensitif dan spesifik telah dilakukan. Salah satu upaya krusial adalah dukungan penuh terhadap program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), yang mengantarkan NTB menjadi provinsi pertama di Indonesia yang berhasil mencapai 5 Pilar STBM.

Selain itu, berbagai program seperti pemantauan pertumbuhan anak, pemberian asupan gizi untuk ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK), pencapaian Imunisasi Dasar Lengkap, hingga keberadaan Posyandu Keluarga yang aktif, menjadi bukti komitmen serius dalam penanganannya.

BACA JUGA : Ibu-ibu Diajak Bijak Manfaatkan Rupiah 

Meskipun demikian, tantangan masih ada di hadapan. Untuk itu, pemerintah terus mengupayakan berbagai strategi pencegahan dan penanganan stunting melalui intervensi spesifik dan sensitif. 

Kolaborasi lintas sektor serta sinergi dari tingkat nasional hingga desa/kelurahan menjadi kunci dalam mewujudkan cita-cita Indonesia bebas stunting.

Dengan target prevalensi stunting Indonesia tahun 2024 mencapai 14 persen, pemerintah menargetkan berbagai strategi yang meliputi pemetaan intervensi, pendampingan keluarga prioritas, penguatan data rutin, hingga pelatihan Kader Posyandu di seluruh Indonesia.

BACA JUGA : Zul-Rohmi Tak Pecah Kongsi, Kembali Bersiap Pimpin NTB

Stunting bukanlah hanya masalah kesehatan, tetapi juga merupakan tugas bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, harapan untuk mencapai Indonesia bebas stunting semakin nyata. Novita/her




Pangan Murah untuk Dekatkan Layanan dan Kontrol Inflasi

Gerakan pangan murah ini bertujuan agar masyarakat mendapatkan pelayanan dengan harga yang terjangkau. 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB, melalui Dinas Ketahanan Pangan, menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Karang Pule, Kecamatan Sekarbele, Kota Mataram, pada Rabu (20/03/2024). 

BACA JUGA : Ibu-ibu Diajak Bijak Manfaatkan Rupiah  

Gerakan pangan murah juga mencakup upaya diversifikasi pangan

Tujuan kegiatan ini adalah mendekatkan layanan kepada masyarakat untuk mendapatkan harga yang terjangkau serta untuk mengendalikan inflasi daerah.

Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Prov NTB, H. Abdul Azis, SH., MH, gerakan ini bertujuan agar masyarakat mendapatkan pelayanan dengan harga yang terjangkau. 

Ia menjelaskan bahwa aspek ketahanan pangan penting, termasuk pemenuhan cadangan pangan di tingkat daerah untuk menghadapi situasi rawan pangan dan bencana alam.

BACA JUGA : Zul-Rohmi Tak Pecah Kongsi, Tetap Bersiap Kembali Pimpin NTB

Selain itu, gerakan pangan murah juga mencakup upaya diversifikasi pangan, mendorong masyarakat untuk mengonsumsi variasi makanan pokok sehingga tidak hanya terpaku pada satu jenis.

“Variasi dalam makanan penting untuk memenuhi kebutuhan energi dengan lebih seimbang,” ujarnya.

Keamanan pangan juga menjadi fokus, dengan penguatan pengujian bahan pangan baik sebelum dipasarkan (pre market) maupun setelah beredar di pasar (pos market).

“Pengujian intensif dilakukan untuk memastikan keamanan konsumsi bahan pangan,” tambahnya.

BACA JUGA : Khazanah Ramadhan Tonjolkan Semangat Ekspresi Kegamaan

Gerakan Pangan Murah dilaksanakan di seluruh Kabupaten/Kota di NTB, sehingga seluruh lapisan masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang terjangkau. Serly/her

 




Ibu-ibu Diajak Agar Bijak Manfaatkan Rupiah 

PJ Ketua TP PKK NTB, Bunda Lale mengajak ibu-ibu mengelola keuangan dengan bijak, terutama di kalangan di bulan berkah Ramadhan

MATARAM.LombokJournal.com ~ Dalam upaya untuk mengedukasi masyarakat tentang penggunaan yang bijak terhadap mata uang Rupiah, Pj Ketua TP PKK NTB, Hj. Lale Prayatni Gita Ariadi, membuka Kegiatan Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 1445 H Tahun 2024.

BACA JUGA : Pangan Murah untuk Dekatkan Layanan dan Kontrol Inflasi

 Acara bertajuk “Bijak Gunakan Rupiah di Bulan Penuh Berkah” digelar di Ballroom Islamic Center Masjid Raya Hubbul Wathon, Mataram (20/3/2024).

Bunda Lale, sapaan akrab PJ Ketua TP PKK NTB, menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan keuangan terutama di kalangan ibu-ibu. Ia mengapresiasi inisiatif Bank Indonesia (BI) dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut sebagai sarana untuk membantu masyarakat membedakan antara kebutuhan dan keinginan di masa Ramadan hingga lebaran.

BACA JUGA : Zul-Rohmi Tak Pecah Kongsi, TetaP Bersiap Kembali Pimpin NTB

Selain itu, Bunda Lale mengajak peserta untuk merenungkan bagaimana menggunakan Rupiah secara bertanggung jawab selama bulan suci Ramadan. 

“Kita harus merenung bersama tentang bagaimana mengelola Rupiah yang kita miliki dengan bijak sesuai dengan kebutuhan,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan BI NTB, Berry Arifsyah Harahap, menjelaskan bahwa program “belanja bijak” di bulan yang penuh berkah mencakup tiga hal penting.

Pertama, BI berupaya menjaga ketersediaan rupiah yang cukup dan berkualitas bagi masyarakat. Kedua, layanan perbankan disusun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan sebaik mungkin. Dan ketiga, terdapat upaya edukasi kepada masyarakat tentang nilai Rupiah serta cara menghindari uang palsu.

BACA JUGA : Pesona Khazanah Ramadhan, Bulan Suci dengan 1001 Kreasi

Kepala BI menambahkan bahwa saat ini persediaan Rupiah mencukupi untuk menghadapi bulan Ramadhan dan Idul Fitri di NTB, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan mereka dengan nyaman. san/her

 




Zul-Rohmi Tak Pecah Kongsi, Tetap Bersiap Kembali Pimpin NTB

Pasangan Zul-Rohmi akan cenderung didukung Partai Politik, karena mereka membuktikan diri sebagai kandidat yang dapat memenangkan pemilihan sebelumnya

MATARAM.LombokJournal.com ~ Lembaga Kajian Sosial dan Politik MI6 meyakini bahwa pasangan petahana H Zulkieflimansyah dan Hj Sitti Rohmi Djalilah akan kembali berpasangan dan menang dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) NTB tahun 2024. Pasangan ini dinilai paling siap dibandingkan kandidat lain yang masih dalam tahap persiapan.

BACA JUGA : Pesona Khasanah Ramadhan; Bulan Suci dengan 1001 Kreasi

Predisiksi Mi6, pasangan Zul-Rohmi akan kembali pimpin NTB
Jajaran MI6

Menurut Direktur MI6 Bambang Mei Finarwanto, sebagai petahana, Zul-Rohmi memiliki keunggulan signifikan karena telah memiliki pengalaman memimpin dan rekam jejak yang dapat dinilai oleh pemilih. Meskipun ada spekulasi mengenai potensi pasangan alternatif, seperti Gita Ariadi dan Rohmi Djalilah, MI6 yakin bahwa Zul-Rohmi tidak akan pecah kongsi.

Pasangan ini mendapat dukungan dari sejumlah partai politik karena dianggap memiliki peluang besar untuk memenangkan pemilihan. Partai Politik cenderung mendukung petahana karena telah terbukti mampu memenangkan pemilihan sebelumnya dan memiliki rekam jejak yang positif dalam memimpin.

BACA JUGA : Keluarga Penuh Keberkahan dengan Tadarusan dan Khatam Qur’an 

Namun, MI6 juga menyoroti tantangan yang dihadapi oleh Zul-Rohmi dalam menghadapi perubahan sentimen politik, demografi pemilih, serta upaya dari pesaing untuk mengekspos kelemahan petahana. 

Meskipun demikian, MI6 meyakini bahwa kehadiran calon alternatif dalam Pilgub NTB adalah penting untuk memperkuat prinsip demokrasi dan memberikan pilihan yang lebih luas kepada pemilih.

Kehadiran calon alternatif juga diharapkan dapat mendorong pertanggungjawaban petahana dan merangsang kompetisi ide dalam pembangunan daerah. 

BACA JUGA : Tilawatil Qur’an Momen Pembinaan Bibit-bibit Qori-Qoriah

Selain itu, persaingan antara calon alternatif dan petahana diyakini dapat meningkatkan minat dan partisipasi pemilih dalam proses pemilihan, yang pada akhirnya akan meningkatkan legitimasi hasil pemilihan. ***

 




Pesona Khazanah Ramadhan: Bulan Suci dengan 1001 Kreasi

Gelegar Pesona Khazanah Ramadhan kali ini diprakarsai Dinas Pariwisata NTB bekerja sama dengan Bank NTB Syariah, mengangkat tema “1001 Kreasi di Bulan Suci”

MATARAM.LombokJournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB kembali menghadirkan event Gelegar Pesona Khazanah Ramadhan di Masjid Raya Hubbul Wathan, Islamic Center, NTB, untuk memeriahkan bulan Suci Ramadhan 1445 Hijriah.

Opening ceremony Pesona Khazanah Ramadhan dilangsungkan hari Senin (18/03/24) sore, resmi dibuka oleh PJ Sekda Provinsi NTB, Ibnu Salim. 

BACA JUGA : Khasanah Ramadhan Tonjolkan Ekspresi Keagamaan

Acara ini turut dihadiri oleh seluruh kepala OPD dan asosiasi terkait di Provinsi NTB.

Tahun ini, gelegar Pesona Khazanah Ramadhan diprakarsai oleh Dinas Pariwisata NTB bekerja sama dengan Bank NTB Syariah, dengan tema “1001 Kreasi di Bulan Suci”. Acara ini akan berlangsung selama 20 hari, mulai dari tanggal 18 Maret hingga 5 April 2024.

Rangkaian acara meliputi bazar makanan, lomba adzan, pildacil, fashion show cilik dan OPD, lomba tahfiz, lomba mewarnai dan kaligrafi, serta lomba e-aport bertemakan islami.

BACA JUGA : Keluarga Penuh Keberkahan dengan Tadarusan dan Khatam Qur’an

Kepala Dinas Pariwisata NTB, Jamaluddin Malady, menyampaikan harapannya bahwa kegiatan ini tidak hanya akan meningkatkan perekonomian masyarakat. Tapi sekaligus membuktikan, Lombok sebagai Destinasi Halal Tourism se Indonesia dan Top Muslim-Friendly Tourism Destination.

Pj Sekda Provinsi NTB, Ibnu Salim, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan stakeholder terkait lainnya karena berhasil menyelenggarakan event Gelegar Pesona Khazanah Ramadhan lebih besar daripada tahun-tahun sebelumnya.

“Melihat antusiasme masyarakat saat ini, kita optimis event ini akan menjadi event tahunan Pemerintah Provinsi NTB,” katanya.

BACA JUGA : Tilawatil Qur’an Momen Pembinaan Bibit-bibit Qori-Qoriah

Dengan pemukulan bedug yang didampingi oleh pejabat se-Provinsi NTB, event Gelegar Pesona Khazanah Ramadhan resmi dibuka oleh PJ Sekda Provinsi NTB. ***

 

 




Khazanah Ramadhan Tonjolkan Semangat Ekspresi Keagamaan 

Kegiatan Pesona Khazanah Ramadhan berlangsung selama 20 hari ke depan, mempertahankan konsep yang telah dikenal dari tahun ke tahun

MATARAM.LombokJournal.com ~ Dinas Pariwisata Provinsi NTB kembali menampilkan gemerlapnya Pesona Khazanah Ramadhan di Islamic Center (IC) NTB. Dalam edisi tahun ini, kegiatan tersebut mengusung nama gelegar Pesona Khazanah Ramadhan Bank NTB Syariah 2024.

BACA JUGA : Keluarga Penuh Berkah dengan Tadarusan dan Khatam Qur’an

Gelegar Pesona Khazanah Ramadhan tahun ini jauh lebih ramai daripada tahun kemarin

Dibuka oleh Ibnu Salim S. H., M. Si, CGCAE, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Nusa Tenggara Barat, acara Pesona Khazanah Ramadhan  menonjolkan semangat ekspresi keagamaan yang dipadukan dengan upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama Usaha Kecil Menengah.

“Energi dimensi ukhrowi kita perluas lagi melalui kegiatan yang produktif menumbuhkan ekonomi dan menjaga inflasi,” ungkap Ibnu di Islamic Center, Senin (18/03/24).

Kepala Dinas Pariwisata, Jamaluddin Malady, menyatakan bahwa meskipun awalnya pembukaan acara ini direncanakan pada Sabtu, 16 Maret 2024, namun karena kondisi cuaca ekstrem, kegiatan tersebut terpaksa diundur demi keselamatan dan kenyamanan para peserta serta pengunjung.

Acara untuk semarakkan Ramadhan ini akan berlangsung selama 20 hari ke depan, mempertahankan konsep acara yang telah dikenal dari tahun ke tahun. 

BACA JUGA : Tilawatil Qur’an Momen Pembinaan Bibit-bibit Qori-Qoriah

Selain bazar dan kegiatan jual beli yang melibatkan Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) NTB, acara ini juga akan dimeriahkan dengan kegiatan edukatif, kreatif, dan pertunjukan seperti Book Fair, Pameran Seni Budaya Islam, Pameran Busana, Pameran Hadycraft, Pameran Tour and Travel, Lomba Foto dan Video, Talkshow, E-Sport, Lomba Mewarnai, Fashion Show Umum dan OPD, Pildacil, dan berbagai kegiatan menarik lainnya.

Jamaluddin berharap jumlah pengunjung yang hadir dalam acara ini dapat mencapai seribu orang per hari untuk memastikan kelancaran kegiatan ekonomi. 

Diharapkan juga bahwa para jemaah salat magrib dan tarawih akan menyempatkan diri untuk mampir ke Gelegar Pesona Khazanah Ramadhan ini.

BACA JUGA : Ekspor NTB bulan Februari 2924 Meningkat Sebesar 24,90

“Mudah-mudahan Gelegar Pesona Khazanah Ramadhan tahun ini jauh lebih ramai daripada tahun kemarin. Terlebih banyak kegiatan yang meramaikan Khazanah sekarang ini,” ungkapnya. jm

 




Keluarga Penuh Keberkahan dengan Tadarusan dan Khatam Quran 

Melalui Tadarusan dan Khatam Quran, diharapkan terbentuk lingkungan keluarga yang dipenuhi keberkahan dan ketenangan 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Provinsi Nusa Tenggara Barat (TP PKK NTB) menggelar kegiatan Tadarusan dan Khatam Quran sebagai bagian dari upaya penguatan dan ketahanan keluarga selama Bulan Puasa. 

BACA JUGA : Tilawatil Qur’an Momen Pembinaan Bibit-bibit Qori-Qoriah  

Tadarusan dan Khatam Quran, akan membentuk keluarga harmonis
Tadarusan dan khatam Qur’an

Kegiatan ini bertujuan untuk mendalami pemahaman agama Islam dan mempererat hubungan antar anggota keluarga dalam atmosfer Ramadan yang penuh berkah.

Menyampaikan sambutannya, Ketua TP PKK NTB, Bunda Lale, menegaskan bahwa melalui Tadarusan dan Khatam Quran, diharapkan terbentuk lingkungan keluarga-keluarga yang dipenuhi dengan keberkahan dan ketenangan. 

Selain sebagai upaya memperkuat ikatan keluarga, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta memperdalam pemahaman terhadap ajaran agama Islam.

BACA JUGA : Food Estate Habiskan 1,5 triliun, Hanya Panen Jagung 25 ton

“Bersama-sama melalui kegiatan Tadarusan dan Khatam Quran, kita harapkan keluarga dapat mengalami keberkahan dan ketenangan,” ujar Bunda Lale di Pendopo Gubernur pada Senin (18/03/2024).

Lebih lanjut, Bunda Lale berharap bahwa melalui program-program seperti Tadarusan dan Khatam Quran, akan terbentuk keluarga-keluarga yang lebih kuat dan harmonis, siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan dengan keyakinan dan ketenangan.

“Semoga program tadarusan ini mampu menciptakan rumah tangga yang kokoh dan selaras,” tutupnya.

Program Tadarusan dan Khatam Quran ini berlangsung selama enam hari, dimulai dari tanggal 18 hingga 23 Maret 2024, di Pendopo Gubernur. 

BACA JUGA : Pemerintah Jamin Ketersediaan Stok Pangan di Bulan Ramadhan

Rangkaian kegiatan ini mencakup pembacaan Al-Quran bersama selama empat jam setiap pagi, serta diakhiri dengan pengajian dan doa. Pnd/opk

 




Tilawatil Qur’an Momen Pembinaan Bibit-bibit Qori’ – Qoriah 

Dari Pekan Tilawatil Qur’an akan lahir Qori dan Qoriah terbaik yang akan menjadi duta NTB di ajang-ajang kompetisi yang lebih tinggi.

MATARAM.LombokJournal.com ~ Penutupan Pekan Tilawatil Quran ke-54 oleh RRI Mataram pada 17 Maret 2024 di Aula Yri Prasetya LPP RRI Mataram disambut dengan apresiasi yang tinggi dari Pemprov NTB. 

Kepala Biro Kesra NTB, Drs. H. Sahnan, M.Pd, yang mewakili Penjabat (Pj) Sekda NTB, Ibnu Salim, mengungkapkan kebanggaannya atas kegiatan Pekan Tilawatil Qir’an ini. 

BACA JUGA : Ramadhan, Masyarakat Diajak Menyambutnya dengan Suka Cita

Ia menyebutnya sebagai momen penting dalam pembinaan bibit-bibit qori’ dan qoriah terbaik NTB.

Sahnan menyatakan, kegiatan Pekan Tilawatil Quran ini adalah sebuah peristiwa luar biasa yang tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga merupakan kesempatan untuk pembinaan dan pembibitan.

“Kami yakin dari sini akan lahir qori dan qoriah terbaik yang akan menjadi duta NTB di ajang-ajang kompetisi yang lebih tinggi.”

Selama acara tersebut, Yanto Prawironegoro, selaku Kepala LPP RRI Mataram, memberikan pesan kepada para peserta bahwa dalam setiap kompetisi, ada kemenangan dan kekalahan. 

Bagi para pemenang, ia mendorong mereka untuk terus mengembangkan potensi mereka agar bisa tampil lebih baik di level kompetisi Tilawatil Qur;an yang lebih tinggi. 

BACA JUGA : Imam Shalat Tarawih di Lotim Meninggal Mendadak 

Sementara bagi yang belum berhasil, ia menegaskan pentingnya tetap mempertahankan semangat dan terus memotivasi diri untuk belajar lebih keras.

Hadir dalam acara penutupan ini adalah Penjabat Sekda NTB Ibnu Salim yang diwakili oleh Kepala Biro Kesra NTB Drs. H.Sahnan, M.Pd, Kadiskominfotik NTB Dr. Najamuddin Amy, Ketua LPTQ NTB, Dewan Hakim, serta perwakilan dari pihak sponsor.

Pekan Tilawatil Quran ke-54 kali ini mengusung tema “Internalisasi Nilai-nilai Al Qur’an Bagi Generasi Milenial Menuju Indonesia Emas”. 

Para pemenang dari berbagai cabang perlombaan menerima hadiah berupa piala, sertifikat, dan uang pembinaan. 

Juara pertama baik putra maupun putri dari cabang tilawah akan langsung mewakili RRI Mataram ke tingkat nasional yang akan diselenggarakan pada 21-26 Maret 2024 di Yogyakarta.

BACA JUGA : Pemerintah Jamin Ketersediaan Stok Pangan di bulan Ramadhan

Berikut adalah daftar nama-nama juara PTQ ke-54 RRI Mataram di masing-masing cabang mata lomba:

Cabang Tausiyah Putera:

  • Juara I: Yek Ahmad Galib, dengan nilai 91.
  • Juara II: Hartawan, dengan nilai 87.
  • Juara III: Ahmad Kholiqi, dengan nilai 73.

Cabang Tausiyah Puteri:

  • Juara I: Baiq Fadilatul Islamiah, dengan nilai 94.
  • Juara II: Pairoza Resti Hatiza, dengan n

             Juara III: Dina Aulani, dengan nilai 87.

Cabang Tilawah Putera:

  • Juara I: Mohammad Alwi, dengan nilai 92.
  • Juara II: Ahmad Tohairi, dengan nilai 88.
  • Juara III: Taqwa Hikmatullah, dengan nilai 87.

Cabang Tilawah Puteri:

  • Juara I: Sulis Stiawati, dengan nilai 90,5.
  • Juara II: Hariyani, dengan nilai 87,5.
  • Juara III: Arbianti, dengan nilai 86,5.

Cabang Tahfidz Putera:

  • Juara I: Arzak Mahardika, dengan nilai 100.
  • Juara II: Iqbal Al Fiqri, dengan nilai 97.
  • Juara III: M. Kandiaz Samiu Akbar, juara III dengan nilai 96.

Cabang Tahfidz Puteri:

  • Juara I: Siti Rohdiana, dengan nilai 98.
  • Juara II: Najwa Andini Dwi Anugrah, dengan nilai 95.
  • Juara III: Laila Rahmatinnisa, dengan nilai 94,5.***

 

 




Food Estate Habiskan 1,5 triliun, Hanya Panen Jagung 25 Ton

Habiskan anggaran sebesar Rp 1,5 Triliun tapi menghasilkan 25 Ton jagung, Food Estate Gunung Mas disebut sebagai proyek gagal dan tak bermanfaat bagi Ketahanan Pangan

JAKARTA.LombokJournal.com ~ Proyek Food Estate di Gunung Mas, Kalimantan Tengah, menggunakan anggaran sebesar Rp 1,5 Triliun, namun hasil panen jagung yang dihasilkan hanya sekitar 25 ton. 

BACA JUGA : Pemerintah Jamin Ketersediaan Stok Pangan di Bulan Ramadhan

Menurut Johan, proyek food estate merupakan pryek salah kaprah
Johan Rosihan

Johan Rosihan, Anggota DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera menilai, hal ini sebagai bukti nyata kegagalan proyek tersebut. 

Menurutnya, penggunaan anggaran sebesar itu untuk menghasilkan jumlah panen yang sangat minim menunjukkan bahwa proyek Food Estate hanya ‘buang-buang anggaran’.

Menurut Johan, proyek ini sebelumnya telah ditolak, namun pemerintah tetap memaksakan pelaksanaannya. 

Bahkan, untuk menutupi kegagalan proyek perkebunan singkong, pemerintah memilih untuk menanam jagung di lahan tersebut. 

BACA JUGA : Ekspor NTB Bulan Februari 2024 Meningkat Sebesar 24,90 persen

Namun, hasil panen jagung yang minim menunjukkan bahwa proyek tersebut tidak memberikan manfaat yang signifikan bagi ketahanan pangan nasional.

Johan juga menyoroti dampak lingkungan dari proyek ini, seperti kerusakan hutan yang mengakibatkan banjir dan longsor. 

Dia menegaskan bahwa tidak ada petani yang tertarik untuk terlibat dalam proyek ini, dan menganggap bahwa kebijakan Food Estate di Gunung Mas sebagai kesalahan yang harus dihentikan.

Sebagai tanggapan, Johan menuntut pemerintah untuk bertanggung jawab dengan menghentikan proyek tersebut dan melakukan pemulihan kawasan yang terkena dampaknya.

BACA JUGA : Ramadhan, Masyarakat Diajak Menyambutnya dengan Suka Cita

Dia juga menekankan perlunya mengalihkan anggaran untuk membantu petani dalam usaha tani di lahan-lahan yang lebih produktif serta membangun infrastruktur pertanian yang mendukung kebutuhan para petani. ***

 

 




Pulang, Imam Shalat Tarawih di Islamic Center NTB

Perwakilan Pemprov NTB mengantar pulang dan menyampaikan terima kasih atas kesediaan Syeikh Muhamed Salem Amer memenuhiundagan menjadi Imam shalat tarawi di IC

MATARAM.LombokJournal.com ~ Syeikh Muhamed Salem Amer yang diundang khusus dari Mesir diantar pulang oleh Plh. Gubernur NTB, Ibnu Salim, dan pejabat lainnya di Ruang VIP Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, pada Sabtu (16/03/24).

Imam shalat tarawih asal Mesir diantar pulang oleh Plh Gubernur NTB
Syeikh Muhamed Salem Amer

Syeikh Salem Amer, Imam Shalat Tarawih yang berasal dari Mesir, telah menunaikan tugasnya di Masjid Hubbul Wathan/IC NTB selama periode 1 – 5 Ramadan 1445.H.

BACA JUGA : Ramadhan, Masyarakat Diajak Menyambutnya dengan Suka Cita

Pelepasanpulang Syeikh Muhamed Salem Amer juga dihadiri oleh Karo Kesra Pemprov NTB, Drs. H. Sahnan, M. Pd., dan Dewan Pengurus Islamic Center Hubbul Wathan NTB.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Pemerintah Provinsi NTB mengucapkan terima kasih atas kesediaan Syeikh Muhamed Salem Amer yang telah menjadi Imam Shalat Tarawih di Masjid Hubbul Wathan/IC NTB selama bulan suci Ramadhan 1445.H.

Karo Kesra menyampaikan rasa terima kasih tersebut di Hotel Prime Park Mataram, mengapresiasi kontribusi Syeikh Salem Amer dalam meningkatkan kekhusyukan ibadah di tengah jama’ah.

Para jama’ah sendiri menyatakan pengalaman yang luar biasa dan mendalam selama shalat tarawih di bawah pimpinan Imam Syeikh Salem Amer. 

BACA JUGA : Cuaca Ekstrem, Hujan Lebat dan Angin Kencang Guncang Indonesia 

Meskipun shalat berlangsung lama dengan membaca 1 Juz Alqur’an setiap malam, mereka tetap merasa khusyuk dan semangat.

“Saya merasakan khusyuk yang lebih dalam,” ungkap salah satu jama’ah, Ricko Rullyarto.

Di sisi lain, Syeikh Muhammed Salim Amer daat pulang sempat mengungkapkan kesan positifnya terhadap masyarakat Lombok-NTB yang religius, ramah, dan penuh kekeluargaan. 

Dia pun menyampaikan salam dan juga menyampaikan terima kasih, khususnya ditujukan kepada Pejabat Plh Gubernur NTB dan Plh Sekda atas kesempatan menjadi Imam di Masjid Hubbul Wathan/IC NTB. Beliau berharap untuk dapat kembali menjadi Imam shalat tarawih pada bulan Ramadhan 1446.H.

BACA JUGA : Ekspor NTB bulan Februari 2024 Meningkat Sebesar 24, 90 persen

Agenda kedatangan Imam selanjutnya adalah sebagai berikut:

  • Tanggal 11 – 15 Ramadhan: Syeikh Sidi Syaril Ahmed El-Alawi dari Maroko.
  • Tanggal 21 – 25 Ramadhan: Syeikh Muhamamadou Abauga dari Mauritania. ***