Pembalap Lokal Ramaikan Pertamina Mandalika Racing Series
Banyaknya pembalap lokal yang tampil di Pertamina Mandalika Racing Series Round 2 disebut Pj Gubernur kelak akan mengharumkan nama daerah dan negara di ajang internasional
LOTENG.LombokJournal.com ~ Penjabat Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, menghadiri dan memberikan hadiah kepada para pemenang balapan Pertamina Mandalika Racing Series Round 2 di Sirkuit Mandalika, Sabtu (25/05/24).
Dalam kesempatan tersebut, Miq Gite, sapaan akrab Pj Gubernur, menyampaikan apresiasi banyaknya pembalap lokal baru yang muncul sejak berdirinya Sirkuit Mandalika di Lombok Tengah. Pj Gubernur berharap para pembalap lokal ini kelak akan menjadi “local hero” yang dapat mengharumkan nama daerah dan negara di ajang internasional.
“Senang melihat munculnya pembalap-pembalap baru. Local hero yang nantinya akan mengharumkan nama daerah dan negara di ajang internasional,” ujarnya.
Miq Gite juga mengadakan dialog dengan pihak ITDC, MGPA, dan IMI Pusat. Dialog tersebut membahas berbagai event nasional dan internasional yang akan digelar di Sirkuit Mandalika.
“Senang juga mendengar laporan dari Mas Andi, Mas Samsul dari MGPA, Mas Edi dari IMI Pusat, dan Mas Wahyu dari GM ITDC Mandalika. Kini, 200 hari dalam setahun sudah terjadwal berbagai event lokal, nasional, dan internasional di Sirkuit Mandalika,” jelas Miq Gite.
Menurut Miq Gite, bulan ini komunitasSubaru dari Jepang membanjiri Sirkuit Mandalika. Bulan depan, komunitas Ferrari dan komunitas lainnya juga akan berkumpul untuk menjajal Sirkuit Mandalika.
“Alhamdulillah, banyak mekanik lokal direkrut dan kini menjadi kekuatan inti di Sirkuit Mandalika, bahkan diundang ke Malaysia dan sirkuit-sirkuit lainnya. Ada warga lokal yang awalnya tukang kebun, kini naik kelas menjadi race control yang baik,” tambahnya. ***
Caleg Gagal Ramai Maju Bertarung di Pilkada
Caleg gagal alias gagal dalam meraih kursi legislatif justru berani maju ke Pilkada, Mi6 nilai sangat sehat untuk femokrasi Bumi Gora
MATARAM.LombokJournal.com ~Inilah dinamika politik Bumi Gora memunculkan fenomena unik dan menarik. Meski sejumlah figur dan tokoh gagal dalam Pemilu Legislatif 2024 atau umum disebut Caleg Gagal, namun justru kembali bertarung dalam Pilkada Serentak bulan November mendatang.
Lembaga Kajian Sosial Politik dan Politik Mi6 menilai, dari sisi psikologi politik, fenomena langkah yang dilakukan caleg gagal ini menunjukkan betapa politisi Bumi Gora memiliki resiliensiyang tinggi.
Lebih dari itu punya motivasi berprestasi, dan ketangguhan mental yang luar biasa.
Sebuah hal yang sangat dibutuhkan agar demokrasi terus berkembang.
“Resiliensi itu kemampuan untuk bangkit kembali dari kegagalan atau kesulitan. Dalam politik, tidak ada yang lebih mengagumkan daripada menemukan seseorang yang bangkit dari kegagalan untuk mencoba lagi,” kata Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto, dalam siaran pers yang diterima media di Mataram, Rabu (22/05/24).
Analis politik kawakan Bumi Gora yang karib disapa Didu ini mengemukakan caleg gagal, langkah sejumlah figur yang sebelumnya tidak terpilih dalam Pileg 2024 dan kembali bertarung dalam Pilkada serentak akhir tahun ini, layak mendapat apresiasi.
Didu tak menampik jika ada sejumlah kalangan yang menilai hal tersebut sebagai ambisi politik. Namun, sesungguhnya, hal tersebut adalah ambisi politik yang sangat sehat.
”Keberanian mereka yang tidak terpilih di pemilu legislatif dan kembali bertarung di Pilkada adalah contoh nyata dari kepemimpinan sejati,” ucap Didu.
Di Kabupaten Sumbawa, muncul figur Burhanuddin Jafar Salam, yang kini menjadi kandidat Bupati Sumbawa. Pada Pileg lalu, politisi Partai Gelora ini gagal melenggang ke kursi DPRD NTB.
Di Lombok Timur, ada politisi kawakan Syamsul Lutfi, yang kini juga digadang-gadang menjadi kandidat bupati. Anggota DPR RI dari Partai Nasdem ini sebelumnya tak berhasil melenggang kembali ke Senayan.
Ada juga nama Suryadi Jaya Purnama dari Partai Keadilan Sejahtera yang akan diusung oleh partainya sebagai calon Bupati Lombok Timur setelah tidak lolos ke DPR RI. Sementara di Lombok Tengah.
Ada Anggota DPRD NTB lima periode, H Ruslan Turmuzi, yang kini menjadi kandidat bupati setelah sebelumnya tak terpilih kembali sebagai legislator di DPRD NTB. Di kota Mataram ada Caleg DPR RI dapil Lombok dari PKS yang gagal yakni H. Karman BM juga maju dalam Pentas Pilwakot Mataram.
Didu mengungkapkan, selain resiliensi, kehadiran figur dan tokoh tersebut meramaian bursa Pilkada Serentak di NTB, juga menunjukkan ketangguhan mental dan komitmen terhadap tujuan politik mereka.
Dan pada saat yang sama, juga menunjukkan betapa mereka memiliki motivasi berprestasi yang kuat, yang mendorong untuk terus berusaha mencapai posisi tertinggi untuk berkhidmat melayani rakyat.
Bagi figur dan tokoh-tokoh tersebut, boleh jadi kata Didu, kegagalan dalam pemilihan legislatif dianggap sebagai tantangan yang harus diatasi, alih-alih sebagai akhir dari karir politik. Kegagalan dianggap sebagai kesempatan untuk belajar dan memperbaiki diri, sehingga lebih siap untuk peran yang lebih besar.
”Hanya mereka yang memiliki identitas diri yang kuat sebagai pemimpin yang bisa melakukan hal begini,” ucap Didu.
Ada banyak contoh, bagaimana mereka yang gagal di pemilu legislatif, namun ketika memilih bertarung sebagai kepala daerah, mereka terpilih dan malah menjadi pemimpin daerah yang berprestasi dan mengundang decak kagum.
Salah satunya adalah Dedy Mulyadi, yang sebelumnya gagal terpilih sebagai anggota DPRD di Purwakarta, namun terpilih sebagai bupati dua periode di salah satu daerah di Jawa Barat tersebut. Dedy kini adalah Anggota DPR RI peraih suara terbanyak dari daerah pemilihannya.
Dalam konteks pemimpin negara, nama Barack Obama mungkin layak dikedepankan. Sebelum menjadi Presiden Amerika Serikat, Barack Obama sempat mengalami kegagalan dalam pemilihan sebagai Anggota DPR AS sebelum kemudian terpilih sebagai Senator dan menjadi pemimpin Negeri Adi Daya tersebut.
Menurut Didu, politisi yang memiliki karakter, tekad, dan mental yang kuat, lalu sempat sempat mengalami kegagalan dalam kontestasi, umumnya akan belajar dari hal tersebut. Mereka selanjutnya akan memperbaiki strategi politiknya dan akhirnya berhasil.
”Ini menunjukkan bagaimana sebuah kegagalan dapat menjadi batu loncatan menuju kesuksesan yang lebih besar,” kata Didu.
Didu menjelaskan, caleg gagal merupakan fenomena menarik dari sisi psikologi politik, mereka yang pernah gagal dalam kontestasi di Pileg namun bisa menang ketika mencalonkan diri sebagai kepala daerah. Fenomena tersebut adalah bagaimana pemilih memandang hal tersebut sebagai tanda dan wujud ketekunan dan komitmen.
Dan jumlah pemilih yang seperti ini umumnya terbukti lebih banyak dibanding yang menganggapnya sebagai sebuah tanda ketidakmampuan.
Selain itu, mereka juga mampu mengartikulasikan kegagalan sebagai pelajaran dan menunjukkan bagaimana mereka telah berkembang, sehingga menarik simpati dan dukungan dari pemilih. Sebuah hal yang sangat efektif dalam membangun kembali kepercayaan publik.
Didu melihat, majunya sejumlah politisi yang sempat gagal di Pileg dalam Pesta Demokrasi Pilkada Serentak, adalah sebuah langkah yang sangat positif bagi demokrasi. Kehadiran mereka yang sempat gagal tersebut, dapat mendorong partisipasi politik yang lebih luas.
”Ini adalah modal yang sangat dibutuhkan untuk proses demokrasi yang sehat,” kata Didu.
Mantan Eksekutif Daerah Walhi NTB dua periode ini mengemukakan, fenomena tersebut menunjukkan adanya ketahanan dalam sistem demokrasi di NTB. Di mana individu diberi kesempatan untuk belajar dari kegagalan dan berkontribusi kembali.
Sebuah hal yang dapat memperkuat institusi demokrasi dengan menekankan pentingnya kontinuitas dan pembelajaran dalam proses politik.
Lagi pula kata Didu, lanskap Pileg dan Pilkada juga berbeda. Meski sama-sama pesta demokrasi, dinamika dan tantangan Pileg dan Pilkada sangat berbeda. Pemilihan legislatif biasanya lebih kompetitif karena melibatkan banyak calon dari berbagai partai politik, sementara pemilihan kepala daerah seringkali lebih terfokus pada individu calon.
Seseorang yang gagal di Pileg kata Didu, akan memiliki peluang lebih besar untuk menang dalam pemilihan kepala daerah, karena figur dalam Pilkada bisa lebih mudah menonjol sebagai individu dibandingkan dalam persaingan legislatif yang lebih ramai.
Selain itu, mereka juga umumnya maju bukan dengan tangan kosong. Turut serta dalam kontestasi Pileg menjadikan mereka telah memiliki basis dukungan yang signifikan dari kampanye Pileg sebelumnya. Basis dukungan ini bisa berupa jaringan partai, relawan, dan pemilih yang loyal.
Pada saat yang sama, model kampanye untuk pemilihan kepala daerah seringkali lebih personal dan terfokus pada isu-isu yang spesifik. Sehingga mereka yang telah memiliki pengalaman kampanye di pemilu legislatif, akan dapat lebih efektif berkomunikasi dengan pemilih ketika ikut Pilkada.
”Kuncinya sekarang tinggal bagaimana memulihkan dan mempertahankan kepercayaan masyarakat. Jika masyarakat melihat mereka sebagai individu yang gigih dan berkomitmen, hal ini dapat mendekatkan pada kemenangan,” tutup Didu. me
Muktamar XIII KAMMI, Pesertanya Diminta Jadi Duta Pariwisata
Pj Gubernur juga berharap muktamar XIII ini dapat berjalan dengan dinamis dan menghasilkan ide-ide produktif untuk merawat Indonesia
MATARAM.LombokJournal.com –Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Barat, Drs. HL Gita Ariadi, M.Si, menyambut kehadiran 15 ribu kader Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) yang sedang menyelenggarakan Muktamar XIII di NTB.
Pj Gubernur NTB hadir dalam Pembukaan Muktamar XIII KAMMI
Dalam acara pembukaan yang berlangsung di Ballroom Islamic Center, Mataram, pada Selasa (21/05/24), Miq Gita sapaan Pj Gubernur NTB mengharapkan para peserta dapat menjadi duta pariwisata dan mempromosikan keindahan NTB kepada dunia.
“Sebagai salah satu dari lima destinasi pariwisata superprioritas, NTB memiliki kekayaan dari puncak gunung hingga dasar laut. Kami berharap para peserta dapat menceritakan keindahan NTB setelah muktamar,” ujarnya.
Pj Gubernur juga berharap muktamar XIII ini dapat berjalan dengan dinamis dan menghasilkan ide-ide produktif untuk merawat Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Hadi Tjahjanto, yang turut hadir, menyatakan bahwa organisasi pemuda seperti KAMMI memiliki peran penting dalam membentuk generasi emas pada tahun 2045.
“Kita harus menjadi negara berpenghasilan tinggi. Di tangan KAMMI dan generasi muda dengan reorganisasi dan kaderisasiyang lahir sejak reformasi, kita akan terus mengawal demokrasi,” ucapnya.
Ketua KAMMI, Zaki A. Rifai, menambahkan bahwa muktamar ini bukan hanya sekadar memilih ketua baru, tetapi juga merayakan 26 tahun KAMMI yang sejalan dengan gerakan reformasi.
“Muktamar ini menjadi proses meremajakan organisasi dan menjaga semangat berbangsa dan bernegara,” jelasnya.
Pembukaan Muktamar XIII di NTB juga dihadiri oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, Panglima TNI Agus Subiyanto, Wakil Ketua DPRD NTB Suryadi Jaya Purnama, deklarator KAMMI Fahri Hamzah, dan sejumlah pejabat Pemprov NTB serta ketua-ketua organisasi KAMMI. jm
Penghargaan Anugerah Adinata Syariah 2024 Diterima Pj Gubernur
Dalam acara puncak pemberian penghargaan Adinata Syariah 2024 yang diterima Pj Gubernur NTB ini dihadiri oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, H. Ma’ruf Amin
BANTEN.LombokJournal.com ~ Penjabat Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, menerima penghargaan Anugerah Adinata Syariah 2024. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap pemerintah daerah yang berhasil mengembangkan dan memajukan ekonomi syariah di wilayahnya.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Plt. Direktur KNEKS, Taufik Hidayat, kepada Pj Gubernur NTB di Menara Syariah, Pantai Indah Kapuk 2, Jalan Pangeran Antasari Unit CBD-21, PIK 2 Tangerang, Banten.
Acara puncak Anugerah Adinata Syariah 2024 ini dihadiri oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, H. Ma’ruf Amin.
Dalam sambutannya, Wapres Ma’ruf Amin menyatakan bahwa penghargaan ini bertujuan untuk mengapresiasi pemerintah daerah yang berhasil mengembangkan dan memajukan ekonomi syariah di daerah masing-masing.
Ia juga menyebutkan bahwa saat ini pemerintah telah membentuk Komite DaerahEkonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) di 30 provinsi, sementara 8 provinsi lainnya, termasuk 6 provinsi di Papua, Provinsi NTT, dan Provinsi Bali, masih belum memiliki komite tersebut.
Wapres Ma’ruf Amin memberikan penghargaan kepada semua pihak yang berperan aktif dalam memajukan ekonomi dan keuangan syariah. Ia menilai bahwa kontribusiekonomi dan keuangan syariah dalam memperkuat ketahanan ekonomi telah terlihat selama lima tahun terakhir.
“Ke depan, ekonomi dan keuangan syariah akan menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi ekonomi melalui peningkatan produktivitas dan daya saing demi menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya. ***
FORNAS 2025, NTB Siap Jadi Tujuan Wisata Keluarga kelas Dunia
Dalam penyelenggaraan FORNAS 2025, NTB melakukan berbagai persiapan dengan matang, termasuk mempersiapkan berbagai venue
MATARAM.LombokJournal.com – Sebagai tuan rumah Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII Tahun 2025, Pemerintah Provinsi NTB tengah melakukan berbagai persiapan intensif.
Tujuan utama bukan hanya untuk menggelar FORNAS 2025 yang lebih baik, tetapi juga mempromosikan NTB sebagai tujuan wisata keluarga berkelas dunia melalui penyelenggaraan ajang olahraga masyarakat tersebut.
Kepala Dispora NTB, Drs. Tri Budi Prayitno, M.Si, mengungkapkan dalam rapat virtualdengan Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Pusat, Hayono Isman, dan pihak terkait pada Senin (20/05/24) bahwa berbagai persiapan telah dilakukan.
Pemprov NTB tidak hanya fokus pada fasilitas sarana dan prasarana, tetapi juga pada peningkatan jumlah dan kualitas Induk Organisasi Olahraga (INORGA) di NTB, yang saat ini berjumlah 58.
“Kami melakukan berbagai persiapan dengan matang, termasuk mempersiapkan berbagai venue. Alhamdulillah, kami sudah berkonsolidasi dengan KORMI dan bertemu dengan INORGA di NTB,” jelas Kadispora NTB.
Kadispora NTB juga menyatakan bahwa Pemprov NTB siap meluncurkan FORNAS NTB pada bulan Juli mendatang dan akan mengadakan PORDA 2024 sebagai pemanasan sebelum menggelar FORNAS di tahun 2025.
Ketua KORMI Pusat, Hayono Isman, dalam sambutannya menyebutkan bahwa FORNAS di NTB, yang akan diselenggarakan untuk pertama kalinya, akan sangat erat bergandengan dengan pariwisata. Jaringan internasional turut serta, dimana pegiat olahraga dari luar negeri juga akan memeriahkan FORNAS di NTB.
“FORNAS NTB 2025 harus kita jadikan Family Holiday Destination atau Tujuan Wisata Keluarga baik dalam maupun luar negeri,” tegasnya. novita
Dukungan PDI Perjuangan NTB Final untuk Pilgub 2024
Siap hadirkan dan memberi dukungan pemimpin terbaik di Pilkada Serentak 2024, PDI Perjuangan NTB Gelar Rapat DPD Diperluas Jelang Rakernas V
MATARAM, LombokJournal.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi NTB menggelar rapat diperluas dengan jajaran Ketua, Sekretaris, dan Bendahara Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari 10 kabupaten/kota di NTB.
Rapat ini berlangsung di kantor DPD PDI Perjuangan setempat, Senin (20/05/24).
Ketua DPD PDI Perjuangan NTB, H. Rachmat Hidayat, memimpin rapat yang membahas persiapan untuk Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V di Ancol, Jakarta, yang akan diadakan pada 24-26 Mei 2024, serta persiapan untuk Pilkada Serentak NTB 2024.
Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan NTB, H. Ruslan Turmudzi, menegaskan bahwa pihaknya akan mengikuti keputusan Rakernas V dengan tegak lurus.
“DPD PDI Perjuangan NTB dan 10 DPC PDI Perjuangan kabupaten/kota siap melaksanakan apapun keputusan DPP dalam Rakernas tersebut,” ujar Ruslan, yang didampingi oleh Sekretaris DPD PDI Perjuangan NTB Dr. Hakam Ali Niazi dan para Ketua DPC se-NTB.
Dalam rapat tersebut, Ruslan menyatakan bahwa semua Ketua DPC di 10 kabupaten/kota di NTB telah melaporkan kondisi perpolitikan dan proses pendaftaran calon kepala daerah di wilayah masing-masing.
Untuk Pilkada Gubernur 2024, DPD PDI Perjuangan NTB telah final m,emberi dukungan dan mengusung pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah dan Dr. HW Musyaifirin, kepada DPP. Keputusan ini diambil berdasarkan kesepakatan antara kedua tokoh tersebut dan hasil survei yang dilakukan untuk melihat tren dan kecenderunganpemilih di NTB.
“Sesuai informasi dari Pak Musyaifirin, dukungan parpol sebanyak 13 kursi akan dilengkapi untuk memenuhi syarat pengusungan bakal calon gubernur dan wakil gubernur,” jelas Ruslan.
Saat ini, PDI Perjuangan dan Perindo baru memiliki tujuh kursi, sehingga masih membutuhkan enam kursi lagi. Upaya komunikasi dengan parpol lain seperti PPP, Hanura, dan PKB tengah dilakukan untuk memenuhi kekurangan ini.
Terkait deklarasi pasangan Sitti Rohmi Djalilah dan HW Musyaifirin, Ruslan mengatakan bahwa keputusan ini akan menunggu keputusan dari DPP masing-masing partai.
“Untuk PDI Perjuangan, kami akan sampaikan di Forum Rakernas, sementara untuk Perindo kita masih menunggu,” katanya.
Di beberapa daerah, proses pendaftaran bakal calon kepala daerah sudah hampir final. Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) telah memutuskan untuk mengusung pasangan Amar Nurmansyah dan Hanipah W. Musyafirin sebagai calon bupati dan wakil bupati KSB. Di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), pasangan Ruslan Turmudzi dan Masrun akan maju.
Pilkada Sumbawa
Untuk Pilkada Sumbawa, Ruslan menjelaskan bahwa rencana Bupati Petahana H. Muhammad Abdullah (Haji Mo) yang ingin menggandeng Ketua DPRD Abdul Rofiq kandas karena aturan partai yang melarang pimpinan DPRD mencalonkan diri sebagai kepala daerah. DPD PDI Perjuangan NTB memutuskan untuk mengusung Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Arpusda) Kabupaten Sumbawa, Sahril, M.Pd sebagai bakal calon bupati Sumbawa. Sahril akan diberi kebebasan untuk memilih calon wakil bupati dan parpol pengusungnya.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan NTB, Dr. Hakam Ali Niazi, menambahkan bahwa keputusan ini didasarkan pada pencermatan lapangan dan skenariokedua yang disiapkan oleh DPD. “Kami berpengalaman dan memahami keinginan masyarakat Sumbawa, sehingga kami mengusulkan Pak Sahril sebagai calon bupati,” ungkap Hakam. DPD PDI Perjuangan NTB akan terus melakukan komunikasi politik dengan parpol lainnya untuk memastikan koalisi rampung sebelum Agustus 2024.
Ketua DPC PDI Perjuangan Sumbawa, Abdul Rofiq, menyatakan kesiapan untuk melaksanakan keputusan rapat DPD yang diperluas. “Sebagai kader partai, saya siap tegak lurus mengamankan keputusan DPD dan memenangkan calon bupati dan wakil bupati Sumbawa yang telah diputuskan,” tandasnya. me
Pj Sekda Halal Bihalal bersama Himpunan Keluarga KSB-Mataram
Abah Ibnu sapaan Pj Sekda NTB mengatakan, halal bihalal memiliki nilai-nilai penting dalam kehidupan berkomunitas
MATARAM, LombokJournal.com ~ Pj. Sekda NTB Ibnu Salim, SH., M.Si menghadiri acara Halal bihalal Himpunan Keluarga Sumbawa Barat-Mataram, di Hotel Lombok Raya Mataram, Sabtu (18/05/24).
Dalam acara ini, Pj Sekda NTB, Ibnu Salim yang akrab disapa Abah Ibnu menekankan bahwa halal bihalal tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana untuk bersyukur dan memperkuat kebersamaan.
Ia menyebut halalbihalal sebagai jalan untuk menjalin kebersamaan, mengenal orang yang belum dikenal, serta memaafkan kesalahan yang pernah dilakukan atau terucap keliru.
“Halalbihalal adalah jalan kita menjalin kebersamaan. Mengenal yang belum mengenal, memaafkan kesalahan yang pernah dilakukan dan yang pernah terucap keliru,” kata Pj Sekda.
Abah Ibnu juga menambahkan bahwa tradisi halal bihalal memiliki nilai-nilai penting dalam kehidupan berkomunitas. Selain berbicara tentang kebersamaan dan tali silaturahmi, halalbihalal juga berkaitan dengan kebersamaan dan berbagi.
“Kita berbagi kebahagiaan dari berbagai hal, entah itu harapan atau rencana di masa mendatang,” jelasnya.
Ia mengajak semua kalangan untuk terus melestarikan tradisi dan warisan ini. Menurutnya, penting untuk kembali memaknai keragaman sebagai sikap bernegara agar tercipta daerah yang damai dan sejahtera.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M., Ketua Rukun Keluarga Sumbawa Barat Drs. Lukmanul Hakim, para sesepuh, dan para tokoh se-Sumbawa Barat. ubl/dyd
Ulang Tahun Bang Zul ke-52: Berupaya Selalu Berlapang Dada
Bang Zul pada perayaan ulang tahun ke 52 menyampaikan ajakan romantis, agar Bunda Niken selalu setia mendampinginya
MATARAM.LombokJournal.com ~ Doktor Zulkieflimansyah alias Bang Zul memang menjadi idola dan dirindukan banyak orang. Acara bertajuk “Monolog & Dirgahayu Bang Zul ke-52: Wujudkan Mimpi Bersama IdolaKita Semua” dihelat di Tuwa Kawa Cafe Mataram, pada Sabtu (18/05/24) malam.
Acara yang dikemas dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bang Zul ke-52 diinisiasi oleh para sabahat Bang Zul bersama Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6. Acara berlangsung santai, hangat, meriah serta merakyat.
Pada momen bahagianya, Bang Zul tetap bersama rakyat.
Tak hanya dihadiri para sahabat dan kolega Bang Zul, turut hadir dalam kesempatan tersebut juga puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) dan anak-anak yatim piatu. Bang Zul datang bersama istri, Bunda Niken Zulkieflimansyah.
Acara dimulai dengan sambutan dari Ketua Dewan Pendiri Mi6 Hendra Kusuma. Dalam sambutannya, Hendra mengaku pihaknya turut bersyukur atas bertambahnya usia Bang Zul.
“Kami sebagai sahabat dan kolega Bang Zul, mengucapkan selamat ulang tahun. Ini tidak ada kaitan dengan Pilkada. Tapi kami ingin menjadikan acara semacam ini sebagai tradisi yang baik dan penghormatan, apresiasiterhadap beliau dalam konteks kemanusiaan. Beliau telah berjasa untuk segenap masyarakat NTB,” katanya.
Mi6, kata Hendra, berharap agar segala harapan dan cita-cita Bang Zul ke depan dapat terwujud. Mi6, menurutnya adalah kawan setia Bang Zul. Siap selalu dan bersama Bang Zul.
“Kami tentu berharap, apapun jua yang menjadi harapan dan tujuan Bang Zul ke depan. Ini harapan kita semua. Sekali lagi, Bang Zul adalah tokoh panutan kita semua, idola kita semua. Masyarakat NTB bangga dan memanggil kembali Bang Zul untuk mengabdi kembali bagi masyarakat NTB,” terangnya.
Monolog Bang Zul bersama Bunda Niken
Acara kemudian dilanjutkan dengan acara Monolog yang disampaikan Bang Zul. Lantaran hari ulang tahunnya hampir bersamaan dengan hari ulang tahun sang istri, Bang Zul mengajak Bunda Niken untuk setia mendampinginya.
Dalam monolognya, Bang Zul yang dikenal humble dan rendah hati itu mengucap syukur. Dirinya juga berterima kasih kepada para kerabat dan koleganya yang telah menginisiasi digelarnya acara tersebut.
“Saya bersama Ibu Niken tidak memiliki alasan untuk tidak mengucap syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kami banyak sekali nikmat dan banyak sekali kesempatan untuk mengabdi kepada masyarakat. Mudah-mudahan apa yang kami rasakan juga dapat dirasakan oleh kita semua,” ucap Bang Zul.
Bang Zul sempat menyinggung soal kontestasi politik yang akan dirinya hadapi dalam waktu dekat. Bang Zul mengaku selalu berupaya melakukan yang terbaik dengan segala kerendahan hati. Bang Zul mengaku ‘nothing to lose’ menghadapi perhelatan politik berikutnya.
Lebih jauh, Bang Zul mengaku mengenal sahabat-sahabatnya di Mi6 sudah cukup lama. Salah satu hal yang paling dirinya ingat adalah Mi6 selalu riang gembira menghadapi situasi kehidupan apapun.
“Saya mengenal Mi6 cukup lama, satu hal yang membuat kami terpesona dengan teman-teman di Mi6 ini adalah orang-orangnya awet muda. Jadi hidupnya bahagia dan penuh keceriaan,” jelas Bang Zul.
Di tempat yang sama, Bunda Niken mengucapkan selamat dan menyematkan doa di momen bertambahnya usia Bang Zul. Bang Zul menurutnya adalah seseorang yang memiliki jiwa lapang.
“Selamat ulang tahun dulu kepada Bang Zul. Semoga senantiasa dianugerahi kesehatan, dijaga oleh Allah SWT dan menjadi orang yang berjiwa lapang sebagaimana yang selalu beliau sampaikan,” bebernya.
Bunda Niken mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya bagi para sahabat yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan acara ulang tahun ke-52 Bang Zul. Ia berharap, suasana kebahagiaan dapat ditularkan kepada semua orang.
“Terima kasih banyak kepada teman-teman yang telah menyelenggarakan acara ini. Semoga semuanya berada dalam suasana bahagia malam ini. Untuk semua masyarakat NTB,” ujarnya.
Kepada para anak yatim piatu, Bunda Niken memberikan spirit untuk terus bersemangat mengejar cita-citanya. Ia menukil kalimat yang sering disampaikan Bang Zul yakni “where there is a will there is a way”.
“Semoga adik-adik tetap semangat, bisa terinspirasi untuk selalu belajar dan mengejar cita-cita kalian. Bang Zul selalu mengatakan where there is a will there is a way. Di mana ada keinginan, Allah SWT pasti mudahkan jalan,” pesan Bunda Niken.
Usai monolog, acara dilanjutkan dengan acara tiup lilin dan pemotongan tumpeng. Tak hanya itu, acara tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada Puluhan anak Yatim PKL.***
Mobil Hias NTB Raih Juara Harapan 3 Nasional di Solo
Dengan keikutsertaan NTB di event kirab budaya dan oarade mobil hias ini, kriya NTB dapat lebih dikenal oleh seluruh daerah di Indonesia bahkan dunia.
SOLO.LombokJournal.com ~ Penampilan mobil hias Dekranasda NTB memukau penonton dalam parade mobil hias dalam rangka peringatan HKG PKK Ke-52 dan HUT Ke-44 DEKRANAS, Rabu (15/05/24) di Solo, Jateng.
Pada parade mobil hias NTB yang disaksikan Pj Gubernur NTB, H. Lalu Gita Ariadi bersama Pj Ketua Dekranasda NTB, Hj Lale Prayatni menampilkan kreatifitas bertema “Kriya Unggulan NTB”, berhasil tampil memukau penonton.
Tema tersebut merupakan representasi dari berbagai kebudayaan dan juga keindahan alam yang sangat luar biasa penghasil produk kriya unggulan.
Mutiara NTB yang menjadi primadona di dalam maupun di luar negeri juga turut ambil bagian dalam parade tersebut. Tidak hanya itu, kriya ketak dan budaya menenun yang menghasilkan wastra wastra terbaik NTBpun turut dipamerkan.
Dengan kerja keras juga di bawah bimbingan langsung Pj Ketua Dekranasda NTB, Bunda Lale sapaannya, mobil hias NTB berhasil menyabet juara harapan 3 tingkat nasional dari 102 mobil hias yang ikut serta dalam parade tersebut.
Miq Gita sapaan Pj Gubernur NTB merasa bangga dan terharu atas kerja keras seluruh tim dan leading sektor terkait.
Dengan keikutsertaan di event ini, kriya NTB dapat lebih dikenal oleh seluruh daerah di Indonesia bahkan dunia. Karena NTB sangat kaya akan hasil potensi kriya yang unik dan menarik, selain potensi pariwisata yang luar biasa.
“NTB Maju Melaju” tutut Miq Gita bersemangat.
Sementara itu, pagi hari sebelum pagelaran kirab budaya, Bunda Lale telah menghadiri puncak Syukuran HUT ke-44 Dekranas Tahun 2024 sekaligus peresmian pembukaan expo/pameran di Hotel Alila, Solo, Jateng.
Setelah pembukaan pameran itu, tenan NTB langsung diserbu pengunjung, bahkan sebelum pembukaan pun produk-produk NTB telah banyak laku.
“Antusiasme terhadap produk NTB ini merupakan salah satu keberhasilan Dekranasda dalam meningkatkan kualitas juga pemasaran produk-produk NTB,” imbuh Bunda Lale di Alila Hotel.
Turut mendampingi, PJ ketua DWP Provinsi NTB, Salmah Alatas, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB, Baiq Nelly Yuniarti dan pengurus Dekranasda Provinsi NTB. ***
Nilai Ekspor NTB April 2024 Naik 112,40 Persen
Trend peningkatan nilai ekspor NTB terus berlanjut dari tahun ke tahun dan dari bulan ke bulan, bulan Aprol 2024 mencapai US$ 335,35 Juta
MATARAM.LombokJournal.com ~ Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB mengungkapkan bahwa nilai ekspor Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada bulan April 2024 mencapai US$ 335.352.602.
Angka tersebut menunjukkan peningkatansebesar 112,40 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya, dimana ekspor pada bulan Maret 2024 hanya mencapai US$ 157.890.025.
Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, terjadi kenaikan yang sangat signifikan, mencapai 4.939,22 persen. Pada bulan April 2023, ekspor NTB hanya sebesar US$ 6.654.851.
Informasi ini disampaikan oleh Kepala BPS Provinsi NTB, Drs. Wahyudin, MM, dalam rilisberita resmi di Aula Tambora Kantor BPS NTB pada Selasa (15/05/24).
Menurut Wahyudin, “Trend peningkatan nilai ekspor NTB terus berlanjut dari tahun ke tahun dan dari bulan ke bulan.”
Lebih lanjut, Wahyudin menjelaskan bahwa pada bulan April 2024, ekspor NTB ke negara tujuan disominasioleh Korea Selatan dengan ekspor mencapai US$ 166.213.620 atau sekitar 49,56 persen dari total ekspor.
Diikuti oleh India dengan nilai ekspor sebesar US$ 79.705.019 atau sekitar 23,77 persen, dan China dengan nilai US$ 43.284.310 atau sekitar 12,91 persen. Ekspor ke Jepang dan Amerika Serikat juga mencatatkan angka signifikan.
Sementara itu, komoditas ekspor utama NTB pada bulan April 2024 adalah Barang Galian/Tambang Non Migas yang mencapai US$ 332.087.430 atau sekitar 99,03 persen dari total ekspor.
Disusul oleh Ikan dan Udang, Perhiasan/Permata, Daging dan Ikan Olahan, Garam, Belerang, Kapur, serta Biji-bijian berminyak.
Pada bulan yang sama tahun sebelumnya, komposisi nilai ekspor menunjukkan pola yang berbeda. Meskipun demikian, presentase Barang Galian/Tambang Non Migas tetap mendominasi.