Komitmen NTB Menjadi Provinsi ‘Smart and Green Productivity’

Pj Gubernur NTB mengungkapkan komitmen menjadikan NTB provinsi yang mewujudkan produktivitasnya yang cerdas dan hijau

MATARAM. LombokJournal.com ~ Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2024, Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, bersama dengan PLN Icon Plus menggelar acara bertema “Smart and Green Productivity”.

BACA JUGA : Sosialisasi Pola Asuh, Bunda Lale Ajak PIKI-R Yarsi

Miq Gite menyatakan bahwa komitmen NTB untuk menjadi provinsi dengan produktivitas cerdas dan hijau
Lalu Gita Ariadi

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi NTB bersama PT. PLN Indonesia Comnet Plus (Icon Plus) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk mewujudkan NTB sebagai provinsi dengan produktivitas cerdas dan hijau, Jum’at (07/06/24).

Miq Gite menyatakan bahwa komitmen NTB untuk menjadi provinsi dengan produktivitas cerdas dan hijau telah dimulai sejak lama, setidaknya sejak tahun 2017. Pemprov NTB pernah mengikuti forum internasional bertajuk International Green Island Forum di Pulau Jeju, Korea Selatan.

Menurut Miq Gite, konsep “smart” dalam pemerintahan berarti penerapan teknologi informasi, sedangkan “green” mengacu pada upaya menjadikan daerah bersih dan hijau. Komitmen ini termasuk penandatanganan MoU dengan Icon Plus untuk meningkatkan produktivitas, terutama dalam mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

BACA JUGA : Lanjutan Roadshow Mi6, FGD Isu Strategis di Kota Bima

“Pemerintah NTB sudah lama mengikuti forum internasional seperti International Green Island Forum. Konsep smart diterapkan di instansi pemerintah melalui teknologi informasi, dan green berarti komitmen Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menjadikan daerah kita sebagai green bank sampah dan pengelolaan limbah,” ungkapnya di Pantai Wisata Loang Baloq, Mataram .

Miq Gite menjelaskan bahwa komitmen tersebut mencakup penerapan energi hijau, teknologi hijau, pengembangan ekonomi hijau, dan pariwisata hijau. 

Kehadiran PLN Icon Plus, bagian dari PLN, memungkinkan jaringan PLN dimanfaatkan oleh Icon Plus sehingga seluruh daerah dapat menerapkan konsep provinsi cerdas dan hijau. 

Komitmen ini juga bertujuan untuk meningkatkan produktivitas, terutama kegiatan usaha UMKM. Kini, 10 UMKM lokal telah menjadi binaan Icon Plus dan masuk dalam marketplace.

“Itu adalah komitmen besar dan semuanya sedang berproses. Kehadiran PLN Icon Plus sebagai bagian dari PLN bertujuan untuk memajukan NTB,” pungkasnya.

BACA JUGA : IbU negara dan Bunda Lale Lepas 300 Tukik di Sekotong, Lobar

Dalam kesempatan tersebut, Miq Gite bersama Direktur PLN Icon Plus menyerahkan bantuan CSR kepada beberapa lembaga pendidikan dan pemerintahan setempat. Bantuan tersebut berupa internet gratis selama satu tahun kepada Kelurahan Tanjung Karang dan sarana kebersihan kepada Kelurahan Ampenan Selatan. pnd/dyd

 

 




Inovasi dan Praktik Baik Diskominfotik NTB

Pemaparan inovasi Diskominfotik NTB mencakup empat fokus utama dalam Lokakarya di Mataram

Mataram, LombokJournal.com – Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, dan Statistik (Diskominfotik) NTB, Dr. Najamuddin Amy, S.Sos., M.M., memaparkan inovasi dan praktik baik yang telah dilaksanakan oleh Diskominfotik NTB. 

Pemaparan ini disampaikan pada acara Lokakarya Pemetaan Produk Pengetahuan dan Praktik Baik Lingkup Perangkat Daerah Provinsi NTB yang digelar di Mataram, Jum’at (07/06/24).

BACA JUGA : Komitmen NTB Menjadi Provinsi ‘Smart and Green Produkctivity’

Tujuan dari lokakarya ini adalah untuk mengidentifikasi produk pengetahuan dan praktik baik yang telah diterapkan oleh berbagai perangkat daerah di Provinsi NTB. Acara ini diharapkan dapat menjadi sarana berbagi pengetahuan dan pengalaman untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan publik di Provinsi NTB.

Dalam pemaparannya, Dr. Najam menyoroti empat fokus utama yang menjadi inovasi dan praktik baik Diskominfotik NTB, yaitu:

  1. Informasi dan Komunikasi Publik (IKP)
  2. Statistik
  3. Pengelolaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (PTIK)
  4. Sandi dan Keamanan Informasi.

Ia juga menekankan bahwa mulai tahun 2024, Diskominfotik NTB akan fokus pada digitalisasi dan keamanan informasi, dan fokus ini diharapkan berlanjut hingga tahun 2025-2026.

BACA JUGA : Roadshow Mi6 di Sumbawa, Dukung Pilgub NTB 2024

Salah satu inovasi unggulan yang telah dikembangkan oleh Diskominfotik NTB dalam tiga tahun terakhir adalah dashboard integrasi berita sebagai penerapan sistem informasi terpadu pemerintah daerah. 

Dr. Najam menjelaskan bahwa dashboard ini bertujuan untuk menyediakan berita yang dapat diandalkan dan tidak terpengaruh oleh nada minor atau framing yang berbeda dari sumber lain. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan informasi, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas publik.

“Kita buatkan bank beritanya, supaya teman-teman media dan masyarakat bisa mencari berita baik, tidak hanya terpengaruh dengan berita yang dibuat orang lain dengan nada minor ataupun dengan framing yang berbeda,” ungkap Dr. Najam.

Selain itu, Dr. Najam menyoroti pentingnya kolaborasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi NTB dalam penggunaan dan pengembangan aplikasi. Diskominfotik NTB siap bekerja sama dalam membangun dan mengembangkan aplikasi yang dibutuhkan oleh OPD Pemprov NTB.

“Program unggulan NTB satu data merupakan implementasi kebijakan Indonesia satu data, yang menjadi basic point dari Government Technology (GovTech) yang sudah diluncurkan beberapa waktu lalu,” tambahnya.

Dr. Najam juga menekankan pentingnya keamanan informasi dalam menjaga sumber informasi pemerintah daerah, mengingat semakin maraknya kejahatan siber yang menyerang pemerintah. Diskominfotik NTB telah melangkah ke tahap Computer Security Incident Response untuk memperkuat keamanan siber.

BACA JUGA : Klarifikasi atas Dukungan HBK Center di Pilkada Lotim 

“Kita sudah melangkah ke Computer Security Incident Response, jadi sekarang cyber security itu menjadi penting,” pungkasnya.  ssn/dyd

 

 




Sosialisasi Pola Asuh, Bunda Lale  Ajak PIK-R STIKES Yarsi

PIK-R STIKES Yarsi diajak Bunda Lale melakukan kerja sama dengan PKK Provinsi dan kabupaten kota terutama bagaimana sosialisasi terkait pola asuh remaja

MATARAM.LombokJournal.com ~ Bunda Lale sapaan akrab (PJ) Ketua TP PKK Provinsi Nusa Tenggara Barat, Hj Lale Prayatni Gita Ariadi  mengajak PIK Remaja STIKES Yarsi Mataram kerja sama sosialisasi pola asuh yang baik, untuk meningkatkan kesehatan dalam berkeluarga. 

BACA JUGA : Klarifikasi atas Dukungan HBD Center dalam Pilkada Lotim

Bunda Lale ajak PIK-R STIKES Yarsi kerja sama dengan PKK Provinsi dan kabupaten kota

Ajakan kerja sama itu disampaikan Bunda Lale saat membuka kegiatan apresiasi Pusat Informasi Konseling Remaja  (PIK-R) Percontohan Tingkat Nasional 2024/2025 di Aula Ibnu Sina STIKES YARSI Mataram, Selasa (04/06/24)

“Saya berharap PIK-R STIKES Yarsi bisa kerja sama dengan PKK Provinsi dan kabupaten kota terutama bagaimana sosialisasi dan  memberi edukasi terkait  pola asuh remaja di NTB,” harapnya.

Bunda Lale juga mendorong para PIK Remaja dengan PKK Provinsi untuk terus bergandengan tangan menghidupkan dan mengedukasi pola asuh di desa dan sekolah di NTB. 

Menurut Bunda Lale, masalah remaja menjadi kompleks terutama kebiasaan merokok yang semakin merajalela, banyak remaja yang tidak percaya diri dan masalah  pernikahan usia dini. 

BACA JUGA : Lanjutan Roadshow Mi6, FGD Isu Strategis di Kota Bima 

“Tugas kita cukup berat, tapi dengan berkerjasama masalah remaja bisa teratasi dengan baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua STIKES Yarsi Mataram, Zulkahfi menyebutkan bahwa PIK-R STIKES Yarsi Mataram menjadi salah satu Yayasan yang masuk nominasi sebagai daerah percontohan penerapan PIK-R tingkat nasional dari tiga daerah lainnya, di antaranya  DKI Jakarta dan Sulawesi Selatan 

“Harapan kita PIK-R Al Kahfi  STIKES Yarsi Mataram dapat meraih juara 1 tingkat nasional,” harapnya.

PIK-R  menjadi suatu wadah kegiatan program PKBR (Penyiapan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja) yang dikelola dari, oleh dan untuk remaja guna memberikan pelayanan informasi dan konseling kesehatan reproduksi serta penyiapan kehidupan berkeluarga

“Untuk itu, program PIK-R sangat bermanfaat yang dirasakan oleh remaja Al Kahfi STIKES Yarsi Mataram,” jelasnya.

BACA JUGA : Ibu Negara dan Bunda Lale Melepas 300 Tukik di Sekotong, Lobar

Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri oleh tim evaluasi nasional BKKBN pusat, BKKBN Provinsi NTB dan kabupaten kota di NTB serta ratusan mahasiswa/i kesehatan STIKES Yarsi Mataram.   

Manikp

 

 




Lanjutan Roadshow Mi6, FGD Isu Strategis Di Kota Bima 

Lanjutan roadshow Mi6 untuk menyerap informasi dan pandangan masyarakat di Pulau Sumbawa, berbagai persoalan strategis menjelang Pilgub NTB 2024

Bima.LombokJournal.com ~ Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 melanjutkan roadshow-nya setelah sebelumnya mengunjungi Tana Samawa. 

Kali ini, Mi6 bertolak ke Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Rumah Bakso Depot 76, Kelurahan Panggi, Kota Bima, pada Minggu (02/06/24) sore. Acara ini dihadiri oleh puluhan jurnalis dari Kota Bima dan sekitarnya, dengan Abdul Majid sebagai moderator.

BACA JUGA : Ibu Negara dan Bunda Lale Melepas 300 Tukik di Sekotong, Lobar

Lanjutan roadshow Mi6 melalui FGD bertujuan menyerap informasi dan pandangan dari masyarakat di Pulau Sumbawa,

Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto, dalam sambutannya menegaskan bahwa gerakan Mi6 bersifat independen dan tidak berafiliasi dengan calon mana pun yang akan berlaga di Pilgub NTB 2024. 

“Mi6 melakukan roadshow atas nama independen, kita bukan tim sukses pasangan calon tertentu. Produk dari FGD ini juga akan kami tawarkan kepada seluruh paslon, bukan paslon tertentu saja,” kata Bambang yang akrab disapa Didu.

Tujuan FGD dan Isu-isu Strategis

Didu menjelaskan bahwa lanjutan roadshow Mi6 melalui FGD bertujuan menyerap informasi dan pandangan dari masyarakat di Pulau Sumbawa, mengenai berbagai persoalan strategis menjelang Pilgub NTB 2024. 

“Kami ingin menyerap informasi, meminta pandangan dan persepsi dari teman-teman di Pulau Sumbawa terkait persoalan-persoalan yang kira-kira bisa kita urai benang merahnya untuk kita suarakan dalam momen kontestasi demokrasi pada 27 November nanti,” paparnya.

BACA JUGA : Klarifikasi atas Klaim Dukungan HBK Center dalam Pilkada Lotim

Dalam lanjutan roadshow Mi6 ini, Didu menekankan pentingnya media dalam proses ini karena memiliki akses informasi yang luas dan memahami masalah-masalah strategis di masyarakat. 

“Media mesti tetap memberi kontrol sosial, kritis, dan independen. Media harus berdiri di tengah, tidak boleh berpihak dan partisan,” ungkap Didu.

Dalam FGD ini, beberapa jurnalis memberikan perspektif mereka terhadap masalah yang perlu segera diselesaikan oleh pemerintah yang akan datang. Sumarlin, jurnalis dari Kabaroposisi, menyoroti kondisi politik di Bima menjelang Pilgub NTB 2024. 

Ia mengungkap bahwa masyarakat Bima masih menunggu apakah figur dari Mbojo bisa maju dalam Pilgub NTB 2024. 

Beberapa nama yang muncul di radar antara lain Bupati Bima Indah Dhamayanti Putri dan anggota DPR RI dari Fraksi PAN Syafruddin alias Rudy Mbojo.

Sumarlin juga mengangkat isu lemahnya peran aktif pemerintah dalam siklus produksi jagung dan kurang aktifnya peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). 

Dedi, jurnalis dari Berita Bima, menyoroti turunnya harga jagung yang disebabkan oleh kebijakan Badan Pangan Nasional (BAPANAS) Republik Indonesia melalui Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 5 Tahun 2022.

Krisis Air Bersih dan Suhu Udara

Selain itu, Dedi mengungkap ancaman krisis air bersih yang dihadapi Kabupaten Bima dan Kota Bima akibat berkurangnya daerah serapan air karena penebangan hutan untuk penanaman jagung. Warga di beberapa titik di Bima bahkan harus membeli air dengan harga Rp 5 ribu per jerigen.

Jurnalis lain seperti Irul dari Taroa Info, Ibrahim dari Liputan 17, dan Muhaimin dari Kupas Bima juga memberikan perspektif menarik dalam FGD tersebut. Hasil diskusi ini akan dijadikan bahan oleh Mi6 untuk rencana tindak lanjut ke depan.

BACA JUGA : Roadshow Mi6 di Sumbawa untuk Dukung Pilgub NTB 2024

Dengan selesainya diskusi formal, Mi6 dan para jurnalis melanjutkan diskusi informal mengenai dinamika politik terkini yang berkembang di NTB. me

 




Pilkada Sumbawa, PDIP NTB Usung Pasangan Sahril-Sudirman

PDI Perjuangan terus melakukan komunikasi dengan partai politik lain untuk mengusung Sahril dan Sudirman dalam Pilkada Sumbawa 2024 

MATARAM.LombokJournal.com ~ DPD PDI Perjuangan Provinsi NTB secara resmi mengusung H. Sahril dan Sudirman sebagai bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati Sumbawa untuk Pilkada 2024. 

Penetapan ini dilakukan dalam rapat DPD PDI Perjuangan yang diperluas dan dihadiri oleh 10 DPC PDI Perjuangan kabupaten/kota pada Sabtu (01/06/24) di kantor DPD PDI Perjuangan NTB, Jalan Lingkar Selatan, Kota Mataram.

BACA JUGA : KLarifikasi atas Klaim Dukungan HBK Center dalam Pilkada Lotim

Pilihan pada Sahril untuk maju di Pilkada Sumbawa didasarkan pada popularitasnya di kalangan masyarakat Sumbawa
Rachmat Hidayat (tengah)

Sahril saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Arpusda) Kabupaten Sumbawa, sementara Sudirman adalah mantan komisioner KPU Sumbawa yang kini aktif sebagai pengusaha.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sumbawa, Abdul Rafiq, menegaskan kesiapan partainya untuk mengamankan putusan yang telah menetapkan pasangan Sahril dan Sudirman.

“Insya Allah, semua putusan partai kami siap amankan bersama seluruh jajaran. Bahkan kami siap langsung menyosialisasikan pasangan Sahril dan Sudirman ke akar rumput,” ujar Rafiq saat dihubungi melalui telepon.

Rafiq menyebutkan bahwa duet Sahril dan Sudirman mewakili wilayah timur dan barat Kabupaten Sumbawa. Ia yakin pasangan ini mampu menjawab persoalan masyarakat di Kabupaten Sumbawa.

“Dengan latar belakang Pak Sahril sebagai ASN karir dan Sudirman sebagai mantan komisioner KPU dan pengusaha, mereka sudah memahami kebutuhan masyarakat Sumbawa untuk lima tahun ke depan,” tambahnya.

BACA JUGA : Roadshow Mi6 untuk Mapping Isu Stragis Pilgub NTB 2024 

Sejauh ini, komunikasi dengan partai politik lain untuk mengusung pasangan Sahril dan Sudirman terus dimatangkan. PDI Perjuangan akan melakukan kerjasama politik dengan tiga parpol lainnya, yaitu Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Gelora, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Menurut Rafiq, Ketua DPD PDI Perjuangan NTB, H. Rachmat Hidayat, akan membawa hasil rapat penetapan pasangan calon kepala daerah di Sumbawa ke DPP partai pada Senin, 3 Juni 2024, bersamaan dengan hasil rapat penetapan pasangan bakal calon gubernur dan bakal calon Wakil Gubernur, Sitti Rohmi Djalilah dan HW Musyaifirin.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Sumbawa, Gita Liesbono, menyatakan kesiapan partainya untuk memenangkan pasangan Sahril dan Sudirman.

“Kami sudah punya proyeksi dan pemetaan untuk menghadapi Pilkada Sumbawa 2024. Insya Allah semua kader dari tingkat DPC, PAC hingga anak ranting siap menyosialisasikan dan memenangkan pasangan Sahril dan Sudirman,” ungkapnya.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan NTB, H. Ruslan Turmudzi, menjelaskan bahwa pilihan pada Sahril untuk maju di Pilkada Sumbawa didasarkan pada popularitasnya di kalangan masyarakat Sumbawa.

“Pilihan pada Pak Sahril di Pilkada Sumbawa adalah pilihan strategis karena melihat suara akar rumput,” jelas Ruslan.

Sementara itu, Sudirman mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh PDI Perjuangan untuk maju mendampingi Sahril. Ia berkomitmen untuk menciptakan birokrasi yang cerdas, ramah, dan melayani.

“Kami pastikan pengelolaan birokrasi harus dilakukan transparan sehingga masyarakat mendapatkan seluruh akses pelayanan dasar dengan cepat,” ujarnya.

Sudirman juga menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara proporsional dan berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan generasi saat ini tanpa membahayakan kesehatan dan keselamatan generasi mendatang.

BACA JUGA : Pembalap Lokal Ramaikan Pertamina Mandalika Racing Series  

Dengan berbagai persiapan dan dukungan yang ada, pasangan Sahril dan Sudirman siap untuk memenangkan Pilkada Sumbawa 2024 dan membawa perubahan positif bagi Kabupaten Sumbawa. me

 




Roadshow Mi6 di Sumbawa Dukung Pilgub NTB 2024

Acara roadshow MI6 melibatkan puluhan jurnalis aktif dari Pulau Sumbawa, dan dihadiri perwakilan organisasi pers

SUMBAWA BESAR, LombokJournal.com – Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 menggelar roadshow Mi6 di Kabupaten Sumbawa, NTB, sebagai bagian dari upaya menyukseskan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Nusa Tenggara Barat 2024. 

Roadshow MI6 bertujuan untuk memetakan isu-isu strategis dan memahami permasalahan spesifik di masing-masing daerah.

BACA JUGA : Klarifikasi atas Klaim Dukungan HBK Center Dalam Pilkada Lotim

Roadshow MI6 melibatkan puluhan jurnalis aktif dari Pulau Sumbawa
Focus Group Discussion

Pada Sabtu (01/06/24), Mi6 mengadakan Fokus Group Discussion (FGD) di Hotel Kaloka Sumbawa.

 Acara Roadshow MI6 melibatkan puluhan jurnalis aktif dari Pulau Sumbawa dan dimoderatori oleh Abdul Majid, seorang lawyer dari Mataram. 

Hadir pula perwakilan organisasi pers seperti Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), serta media dan organisasi pers lainnya.

Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto, yang akrab disapa Didu, menyampaikan terima kasih atas partisipasi para jurnalis. Didu menjelaskan latar belakang FGD tersebut, yakni sebagai momen strategis bagi masyarakat untuk melihat lebih dalam berbagai permasalahan yang ada menjelang Pilkada Serentak 2024.

“Pada prinsipnya, kami ingin menyerap informasi dan meminta pandangan dari teman-teman di Pulau Sumbawa terkait persoalan-persoalan yang bisa kita uraikan untuk disuarakan dalam Pilgub NTB yang akan digelar 27 November nanti,” ungkap Didu.

Pulau Sumbawa dihuni oleh dua etnis besar, Suku Samawa dan Suku Mbojo, yang memiliki kekhasan kultural tersendiri. Mi6 hadir di Sumbawa untuk mendengar “Suara dari Sumbawa” terkait Pilgub NTB 2024. 

BACA JUGA : Ibu Negara dan Bunda Lale Lepas 300 Tukik di Sekotong Lobar

Didu berharap para calon kontestan Pilgub memberikan tawaran yang konkret dan menarik simpati rakyat melalui janji dan visi-misi mereka.

Menurut Didu, media adalah salah satu eksponen yang paham dan memiliki akses lebih dalam untuk memotret persoalan kedaerahan. 

“Media mengetahui betul problem strategis di masyarakat. Mereka punya akses informasi yang lebih luas,” tambah Didu. 

Dalam roadshow Mi6 ini ditekankan agar media tetap independen dan kritis dalam kontestasi demokrasi yang akan datang.

Selama FGD, para jurnalis memberikan perspektif mereka mengenai beberapa masalah yang perlu segera diselesaikan oleh pemerintah mendatang. Ketua PWI Sumbawa, Zainuddin, mengungkapkan adanya persoalan “ego kesukuan” yang masih menjadi diskursus di masyarakat. Menurutnya, persoalan ini tidak seharusnya lagi dibicarakan.

Fian, jurnalis dari Sumbawanews.com, menyoroti masalah serius di sektor pertanian, terutama produksi jagung. Ia mengusulkan agar pabrik pakan dibuat di Sumbawa untuk mengendalikan harga jagung yang sering tidak stabil setiap kali panen raya.

Jimmi Setiawan, jurnalis Bidikkameranews, mengemukakan masalah-masalah lain seperti kesenjangan pembangunan antara Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

Selain itu ada persoalan jaringan telekomunikasi yang belum merata, infrastruktur jalan, pengembangan UMKM, kesejahteraan media, pertambangan, dan event-event internasional yang belum memberikan dampak nyata bagi masyarakat NTB, khususnya Pulau Sumbawa.

BACA JUGA : Pembalap Lokal Ramaikan Pertamina Mandalika Racing Series

Diskusi berlangsung hangat dan cair. Hasil diskusi tersebut akan dijadikan Mi6 sebagai bahan untuk melakukan rencana tindak lanjut. Usai diskusi formal, Mi6 dan puluhan jurnalis di Sumbawa berdiskusi terkait dinamika politik terkini yang berkembang di NTB. me

 




Klarifikasi atas Klaim Dukungan HBK Center dalam Pilkada Lotim

Klarifikasi dari Yayasan HBK Peduli, sekelompok relawan yang mengklaim dari relawan HBK Center bukan bagian dari Yayasan HBK Peduli 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Ketua Yayasan “HBK Peduli,” Rannya Agustyra Kristiono, menyampaikan klarifikasi terkait klaim sejumlah orang yang mengaku sebagai relawan “HBK Center” yang mendukung salah satu pasangan calon (paslon) dalam Pemilihan Bupati Lombok Timur. 

Klarifikasi dari Rannya, putri dari almarhum mantan Anggota DPR RI dari Partai Gerindra yang dikenal dengan akronim “HBK” bahwa relawan yang menyebut dirinya “HBK Center” tidak memiliki keterkaitan dengan Yayasan HBK Peduli.

BACA JUGA : Ibu Negara dan Bunda Lale Lepas 300 Tukik di Sekotong Lobar

Rammya melakukan klarifikasi bahwa relawan yang menyebut dirinya "HBK Center" tak terafiliasi dengan HBK Peduli
Rannya Agustyra Kristiono

Menurut Rannya, HBK Center sebelumnya memang pernah ada dan digunakan untuk kepentingan tim pemenangan Pileg 2019 Almarhum HBK. Namun, setelah Pileg selesai, HBK Center sudah dibubarkan dan tidak ada lagi. 

Yayasan HBK Peduli saat ini berdiri sendiri sebagai yayasan sosial yang aktif melakukan kegiatan di Pulau Lombok, khususnya di Lombok Timur, tanpa memiliki jaringan dengan nama lain di kabupaten/kota.

“Perlu kami sampaikan khususnya kepada masyarakat Kabupaten Lombok Timur bahwa sekelompok orang yang mengklaim diri berasal dari relawan HBK Center bukan bagian dari kami (HBK Peduli) dan tidak terafiliasi dengan kami,” ungkap Rannya dalam keterangannya kepada media, Jumat (31/05/24).

Rannya mengakui bahwa sejumlah orang yang tergabung dalam HBK Center tersebut pernah menjadi bagian dari Yayasan HBK Peduli, namun mereka telah dipecat karena adanya persoalan yang mereka perbuat. 

BACA JUGA : Road Show Mapping Isu Strategis di Pilgub NTB 2024

“Orang-orang tersebut sudah dipecat dan tidak lagi memiliki hak untuk mengklaim menjadi bagian dari keluarga besar kami. Kami sudah tidak memiliki keterkaitan dengan mereka,” tegas Rannya melakukan klarifikasi.

Rannya juga menyayangkan sikap orang-orang di HBK Center yang mendeklarasikan dukungan kepada salah satu paslon dalam Pilbup Lombok Timur. 

“Kami menyayangkan ada pihak-pihak yang mengatasnamakan atau mencatut nama kami. Ini sama sekali tidak benar, apalagi sampai ada deklarasi dukungan yang sifatnya sangat politis. Kami perlu meluruskan persoalan ini agar tidak muncul spekulasi liar di masyarakat,” jelasnya.

Sebagai Ketua Yayasan HBK Peduli, Rannya menekankan bahwa pihaknya tegak lurus terhadap keputusan dari Partai Gerindra dalam urusan dukung-mendukung di Pilkada. 

“Kami menghormati sikap politik Partai Gerindra, khususnya di Pilbup Lombok Timur,” ujar Wakil Ketua DPD Partai Gerindra NTB itu.

Rannya juga mengajak semua pihak untuk berpolitik dengan etika dan tidak mengadu domba atau memecah belah. 

“Semua pihak harus bersikap dewasa dalam berpolitik. Jangan menggunakan segala cara hanya dengan tujuan politis,” tambahnya.

Klarifikasi itu perlu disampaikan, sebab sebelumnya ada Relawan HBK Center mendukung pasangan Syamsul Luthfi-Abdul Wahid dalam Pilkada Lotim 2024 

Tim dari HBK Center telah bersilaturahmi ke kediaman Syamsul Luthfi dan secara resmi menyampaikan dukungannya. Ketua Relawan Luthfi Wahid, Muh Ihsan, menyatakan komitmennya untuk mendukung dan memenangkan pasangan tersebut. 

BACA JUGA : Caleg Gagal Ramai Maju Bertarung di Pilkada

Ihsan menilai bahwa pasangan Luthfi-Wahid adalah pilihan yang ideal dan rasional dalam Pilkada 2024, dengan harapan membawa Lombok Timur menuju kemajuan. me

 




Ibu Negara dan Bunda Lale Lepas 300 Tukik di Sekotong, Lobar

Ibu Negara Iriana juga menyempatkan mengunjungi stand kerajinan yang terbuat dari daur ulang sampah plastik, termasuk pernak-pernik dan aksesoris lainnya

LOBAR.LombokJournal.com ~ PJ Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Nusa Tenggara Barat, Bunda Lale, mendampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo dalam acara pelepasan 300 anak penyu (tukik) di Pantai Elak Elak, Sekotong, Lombok Barat, Kamis (30/05/24) . 

BACA JUGA : Road Show Mi6 Melakukan Mapping Isu Strategis di Pilgub NTB 2024

Ibu Negara Iriana Joko Widodo dalam acara pelepasan 300 anak penyu (tukik)

Acara ini juga melibatkan edukasi tentang daur ulang sampah plastik kepada siswa Sekolah Dasar di sekitar pantai.

Selain melepas tukik, Ibu Iriana juga mengunjungi stand kerajinan yang terbuat dari daur ulang sampah plastik, termasuk pernak-pernik dan aksesoris lainnya. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan nilai ekonomi tambahan bagi warga sekitar.

BACA JUGA : Pembalap Lokal Ramaikan Pertamina Mandalika Racing Series

Kegiatan lainnya yang dilakukan oleh Ibu Negara adalah penanaman transplantasi terumbu karang yang dilaksanakan oleh siswa SMKN 2 Sekotong. 

Sebanyak 100 buah karang ditanam di laut pada kedalaman 5 meter, dengan harapan dapat menggantikan terumbu karang yang rusak.

Ibu Iriana dan rombongan juga terlibat dalam kegiatan bersih-bersih pantai, yang merupakan bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan di sekitar Pantai Elak Elak Man/her

BACA JUGA : Caleg Gagal Ramai Maju Bertarung di Pilkada 

 




Road Show Mi6 untuk Mapping Isu Strategis di Pilgub NTB 2024

Road show SKUAD Mi6 Kegiatan Mapping Isu Strategis akan dilakukan melalui Fokus Grup Diskusi (FGD) untuk mengaktualisasikan isu-isu strategis

MATARAM. LombokJournal.com ~ Akhir pekan ini, Skuad Lembaga Kajian Sosial Politik Mi6 akan mengadakan Road Show Mapping Isu Strategis Kerakyatan dan Kampanye Media bersama tokoh dan jurnalis di Sumbawa dan Bima. 

Road show ini diselenggarakan untuk menyemarakkan Pemilihan Gubernur (Pilgub) NTB yang akan berlangsung pada 27 November 2024.

BACA JUGA : Pembalap Lokal Ramaikan Pertamina Mandalika Racing Series

Kegiatan Mapping Isu Strategis akan dilakukan melalui Fokus Grup Diskusi (FGD) untuk mengaktualisasikan isu-isu strategis khas masing-masing wilayah tersebut dalam kontestasi Pilgub NTB. 

Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto, SH, yang akrab disapa Didu, menekankan pentingnya aktualisasi beragam isu strategis di Sumbawa dan Bima agar mendapat perhatian adil dari calon gubernur.

“Pilgub NTB 2024 adalah momentum yang baik untuk kampanye isu-isu strategis secara simultan, sehingga kandidat yang berkompetisi dapat meresponnya dengan cepat,” ujar Didu pada media, Rabu (29/05/2024).

Didu menyoroti isu kesetaraan gender dan peran perempuan, menekankan bahwa partisipasi perempuan harus lebih dari sekadar urusan domestik. 

“Perempuan perlu diberikan peluang yang sama untuk mengaktualisasikan bakat dan kemampuan mereka dalam semua bidang kehidupan tanpa diskriminasi,” tambahnya.

Selain isu perempuan, Didu juga menggarisbawahi pentingnya isu pemerataan pembangunan, khususnya bagi rakyat miskin dan marginal. “Bantuan sosial dan kemanusiaan perlu diperluas di tengah melonjaknya harga kebutuhan pokok,” kata Didu.

BACA JUGA :Caleg Gagal Ramai Maju Bertarung di Pilkada

Isu pelestarian lingkungan hidup juga menjadi perhatian serius Mi6 di Pulau Sumbawa. Didu menekankan pentingnya reboisasi dan penghijauan untuk menjaga keseimbangan ekosistem. “Sumbawa perlu menata ulang kawasan penyangga alam dengan menanam pohon agar dapat menahan banjir dan bencana lainnya,” jelasnya.

Di tengah kemajuan teknologi dan budaya global, Didu menekankan perlunya penguatan nilai-nilai budaya lokal agar tetap eksis. 

“Sumbawa dan Bima memiliki seni budaya yang khas dan perlu dilestarikan agar tidak punah oleh kemajuan zaman,” ungkapnya.

Untuk memastikan isu strategis wilayah mendapat perhatian, Didu menekankan perlunya pemimpin yang peduli dan berempati terhadap hal tersebut. 

“Masyarakat Pulau Sumbawa, yang terdiri dari entitas Samawa dan Mbojo, bisa menguji calon pemimpin mereka lewat kajian isu strategis ini,” tuturnya.

Didu menambahkan bahwa Road Show Mi6 di Pulau Sumbawa dilatarbelakangi oleh pemikiran bahwa Pilgub NTB dapat menjadi panggung depan bagi rakyat Sumbawa untuk memajukan daerah demi kesejahteraan bersama. 

BACA JUGA : Penghargaan Anugerah Adinata Syariah 2024 Diterima Pj Gubernur

“Melalui Road Show Mapping Isu Strategis di Pulau Sumbawa ini, Mi6 ingin berbagi peran dengan stakeholder lainnya agar Pilgub NTB 2024 berlangsung semarak dan mencerahkan,” pungkas Didu. ***

 

 




Kontingen PON NTB Didukung Optimal ke PON XXI Aceh-Sumut

Pj Gubernur NTB memastikan, Pemprov NTB berkomitmen mempersiapkan dukungan optimal untuk kontingen PON NTB yang akan berlaga di PON XXI 

Mataram, LombokJournal.com ~ Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi NTB berkomitmen untuk memberikan dukungan optimal kepada kontingen PON NTB yang akan berlaga pada PON XXI di Aceh-Sumut mulai 8 September 2024.

“Hari ini, KONI telah menyampaikan persiapan kontingen PON NTB. Kami, bersama dengan para pemangku kepentingan, mempersiapkan dukungan optimal yang harus kami siapkan,” ujar Miq Gite dalam rapat pembahasan dukungan PON NTB yang berlangsung di Pendopo Tengah Gubernur NTB pada Minggu, 26 Mei 2024.

BACA JUGA : Pembalap Lokal Ramaikan Pertamina Mandalikan Racing Series

NTB berhasil meloloskan 43 cabang olahraga dengan jumlah atlet sebanyak 252 orang, mengalami peningkatan signifikan. Pemprov NTB terus berupaya mengalokasikan anggaran yang cukup untuk mendukung persiapan ini. 

“Peningkatan jumlah kontingen merupakan berkah dan tantangan bagi kami. Anggaran yang telah dialokasikan sejak awal kini menjadi tidak cukup. Kami mengapresiasi kerja keras para atlet dan pelatih dan akan mengimbangi perjuangan mereka,” kata Miq Gite.

Kebutuhan anggaran untuk persiapan PON tersebut mencapai sekitar 43 miliar rupiah, mencakup biaya akomodasi, bonus, dan kebutuhan lainnya. Pemprov NTB bersama tim anggaran dari Bappeda NTB sedang menyusun anggaran untuk mendukung pelaksanaan PON secara optimal.

“Saya memberikan arahan yang jelas agar kita fokus mendukung kontingen PON NTB yang berlaga membawa nama harum daerah. Sekda juga saya perintahkan untuk menggalang dukungan dari pelaku usaha dan masyarakat karena ini kebanggaan kita bersama,” pungkas Miq Gite.

BACA JUGA : Muktamar Kammi XIII, Pesertanya Diminta Menjadi Duta Wisata

Miq Gite berharap seluruh atlet dan pelatih dapat berlatih secara maksimal, sehingga persiapan PON XXI Aceh-Sumut dapat berjalan sesuai target dan mampu mengharumkan nama NTB di kancah nasional. 

“Saya berpesan kepada KONI, Dispora, serta seluruh atlet dan pelatih untuk berlatih sebaik mungkin demi mengharumkan nama daerah di kancah nasional. Kekurangan adalah tugas dan tanggung jawab kami,” tambahnya.

BACA JUGA : Caleg Gagal Ramai Maju Bertarung di Pilkada 

Rapat tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, Asisten III Setda Provinsi NTB, Kepala Dispora NTB, Kepala KONI NTB, Bappeda NTB, Bappenda NTB, Direktur Bank NTB Syariah, dan sejumlah pejabat lainnya. ***