Pelaku UMKM Dapat Berkah Penyelenggaraan Event MXGP 

Para pelaku UMKM yang menjual aneka makanan dan cemilan, akan ikut full selama 9 hari hingga seri ke-12 minggu depan

MATARAM, LombokJournal.com Puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari Nusa Tenggara Barat (NTB) turut memeriahkan gelaran MXGP seri ke-11 yang berlangsung di Sirkuit Ex Bandara Selaparang. 

BACA JUGA : Event MXGP Lombok 2024 Menarik Perhatian Dunia

Pelaku UMKM menjual makanan dan cemilan di event MXGP 2024

Acara ini membawa berkah tersendiri bagi para pelaku UMKM di NTB, yang mendapat kesempatan untuk berpartisipasi dan mempromosikan produk-produk unggulan mereka.

Berbagai makanan khas NTB disajikan oleh para pelaku UMKM, termasuk rice bowl, keripik pisang, Jagung Susu Keju (Jasuke), serta berbagai macam makanan dan minuman berbahan dasar kopi robusta yang memanjakan para pengunjung.

Salah satunya Ibu Rosa dari Selong, Lombok Timur, menjual aneka makanan dan camilan seperti rice bowl, pisang goreng, dan Jasuke. Ia mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas kesempatan yang diberikan kepada para pelaku UMKM untuk terlibat dalam acara ini.

BACA JUGA : Misi Dagang NTB Bertemu Perkumpulan Pengusaha Johor Bahru

“Alhamdulillah, rame di hari kedua ini. Kami akan ikut full selama 9 hari hingga seri ke-12 minggu depan,” ungkapnya.

Selain itu, Ibu Linsih dari Masbagek, Lombok Timur, menjual berbagai tas hasil olahan daur ulang sampah dengan harga yang terjangkau, cocok untuk dijadikan oleh-oleh. Ia juga berterima kasih kepada pemerintah yang telah melibatkan kami secara gratis, dengan syarat membawa produk masing-masing.

“Kami ikut full sampai seri ke-12 pekan depan,” tambahnya.

BACA JUGA : Mendagri Apresiasi Kinerja Miq Gite dan Bunda Lale

Penyelenggaran event MXGP tidak hanya menjadi ajang promosi bagi UMKM, tetapi juga memberikan pengalaman berharga dalam memperluas jaringan pemasaran mereka. ***

 




Event MXGP Lombok 2024 Menarik Perhatian Dunia

NTB yang rutin berhasil menggelar  event MXGP menunjukkan NTB mampu menyelenggarakan acara besar ini, sehingga menarik perhatian duni

MATARAM.LombokJournal.com – Event MXGP Lombok 2024 menjadi momentum penting untuk memperkenalkan Indonesia, khususnya Nusa Tenggara Barat (NTB), di kancah internasional. 

BACA JUGA : Promo Potensi NTB di Halal Expo Brunei

Rangkaian pembukaan event MXGP
Gendang Beleq

Acara ini diikuti oleh 22 negara, dengan 24 Crosser MXGP dan 22 Crosser MX2 yang akan berlaga di Sirkuit Selaparang pada dua seri: seri pertama pada tanggal 29-30 Juni 2024 dan seri kedua pada tanggal 6-7 Juli 2024.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi NTB, Tri Budi Prayitno, menegaskan bahwa MXGP merupakan event besar yang tidak mudah untuk diadakan. 

Namun, NTB berhasil menunjukkan bahwa mereka mampu menyelenggarakan acara ini, sehingga menarik perhatian dunia.

“Alhamdulillah, ini adalah event yang tidak mudah untuk diadakan dan ternyata NTB mampu menggelar event ini. Menunjukkan Indonesia menjadi atensi dunia. Tidak mudah mendatangkan event MXGP yang besar di Indonesia apalagi di NTB,” ujar Tri Budi saat menghadiri rangkaian acara MXGP yang berlangsung di Teras Udayana, Mataram, Jum’at (28/08/24).

BACA JUGA : Misi Dagang NTB Bertemu Perkumpulan Pengusaha Johor Bahru

Tri Budi juga berharap agar penyelenggaraan MXGP dapat memberikan manfaat bagi berbagai stakeholders dan masyarakat sekitar. 

“Sukses dalam penyelenggaraan, sukses dalam segi perekonomian, dan sukses dalam pencitraan yang ditunjukkan kepada dunia,” tambahnya.

Di sisi lain, Asisten II Kota Mataram, Lalu Martawang, M.Si, mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya gelaran MXGP di Lombok dan berharap acara ini berjalan lancar.

BACA JUGA : PKL Punya PosisiTawar yang Kuat dalam Pilgub NTB 2024

“Selamat dan Sukses MXGP 2024,” pungkasnya.she/dyd

 




Kesempatan Kerja Sama Pendidikan NTB dengan MMU Malaysia

Aidy Furqon bangga diberikan kesempatan untuk menjalin kerja sama lebih lanjut dalam membangun pendidikan di NTB

MALAYSIA.LombokJournal.com ~  Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan lawatan kerja sama pendidikan ke Multimedia University (MMU) Malaysia yang bertempat di Kampus Cyberjaya MMU, Rabu (26/06/24).

BACA JUGA : Misi Dagang NTB Bertemu dengan Perkumpulan Pengusaha Johor Bahru 

Kesempatan kerja sama pendidikan NTB dengan MMU Malaysia

Delegasi NTB yang dipimpin oleh Dr. H. Aidy Furqon, M.Pd, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB. Ia bangga dan bahagia diterima di MMU. 

Aidy Furqon berharap kerja sama ini memberikan kesempatan kepada putra-putri NTB untuk menjadi bagian dari keluarga MMU.

“Kami merasa bangga dan bahagia bisa diterima di kampus ini. Tidak hanya mendengar dan mengetahui kehebatan dari MMU, tetapi juga diberikan kesempatan untuk menjalin kerja sama lebih lanjut dalam membangun pendidikan di NTB. Program-program unggulan di sini sangat hebat, dan kami berharap pelajar di NTB dapat menjadi bagian dari MMU,” ungkapnya.

Dr. Aidy Furqon juga tertarik dengan perkembangan startup di MMU, yang sejalan dengan upaya NTB membina startup sejak tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

“Saya tertarik dengan startup. Di NTB, kami sudah memulai pembinaan startup dari kelas vokasi di SMK. Kami berharap dapat membangun kerja sama untuk program teaching factory dalam proses pembelajaran,” jelasnya.

BACA JUGA : Mendagri Apresiasi Kinerja Miq Gite dan Bunda Lale

Selain itu, Hj. Lale Prayatni Gita Ariadi, yang mewakili TP – PKK Provinsi NTB, menekankan pentingnya pembentukan karakter pada anak-anak untuk membantu mereka menghadapi dunia kerja di masa depan.

“Dengan semakin berkembangnya teknologi, rasa ingin tahu anak-anak juga semakin besar. Oleh karena itu, pembentukan karakter menjadi sangat penting. Semoga kerjasama NTB dengan MMU dalam pembelajaran karakter dapat diterapkan di NTB, terutama bagi pelajar SMK dalam menghadapi dunia kerja,” ungkapnya.

Presiden/Ketua Pegawai Eksekutif MMU, Prof. Dato’ Dr. Mazliham Mohd Su’ud, berharap agar silaturahmi ini terus terjalin untuk mempererat hubungan antara NTB dan MMU.

“Kami berharap sinergitas ini dapat terus dilaksanakan untuk mempererat hubungan antara NTB dan MMU, terutama dalam menjalankan riset bersama dan memberikan kesempatan bagi anak-anak NTB yang berminat untuk belajar di MMU,” harapnya.

Turut hadir mendampingi delegasi NTB adalah Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTB, Kepala Dinas Kominfotik NTB, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Provinsi NTB, dan Direksi Bank NTB Syariah.

BACA JUGA : PKL Punya Posisi Tawar yang Kuat dalam Pilgub NTB 2024 

Delegasi Provinsi NTB juga diajak berkeliling kampus MMU dan berkesempatan melihat dari dekat aktivitas startup bisnis mahasiswa MMU serta beberapa fasilitas kampus lainnya. ***

 




Promosi Potensi NTB di Halal Expo Brunei

 Bunda Lale yang mrmimpin Delegasi Provinsi NTB, menyampaikan promosi berbagai event internasional termasuk MotoGP

BRUNEI.LombokJournal.com ~ Wakil Ketua Dekranasda Provinsi NTB, Ir. Hj. Lale Prayatni, memaparkan potensi NTB pada gelaran Halal Expo di KBRI Brunei Darussalam, Kamis (27/06/24). 

BACA JUGA : Gamelan Bagi Warga Lombok di Johor, Malaysia

Bunda Lale yang memimpin Delegasi Provinsi NTB, melakukan promosi berbagai event internasional,
Bunda Lale

Dikenal dengan sapaan Bunda Lale, ia menjelaskan bahwa wisata halal di NTB dimulai sejak tahun 2015. Wisata halal di NTB menjamin ketersediaan makanan halal, tempat ibadah, dan penginapan yang ramah muslim. Tak heran, Provinsi NTB meraih beberapa penghargaan atas dedikasinya dalam menyelenggarakan wisata halal.

“Alhamdulillah, NTB beberapa kali mendapat penghargaan wisata halal dunia,” ujarnya.

Penghargaan yang telah diraih NTB meliputi:

  • Juara di ajang World Halal Tourism Awards (WHTA) 2016.
  • Desa Sembalun terpilih sebagai World’s Best Halal Honeymoon Destination 2016.
  • Novotel Lombok Resort & Villas sebagai World’s Best Halal Beach Resort.
  • Situs www.wonderfullomboksumbawa.com sebagai World’s Best Halal Travel Website.
  • Peringkat pertama destinasi pariwisata ramah muslim dalam ajang Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) Award 2023.

Bunda Lale, yang juga Ketua Delegasi Provinsi NTB, mempromosikan berbagai event internasional, termasuk MotoGP yang rencananya akan diselenggarakan pada November tahun ini.

BACA JUGA : Misi Dagang NTB Bertemu Perkumpulan Pengusahan Johor, Malaysia

Selain Lombok, Bunda Lale juga menyoroti Pulau Sumbawa yang memiliki potensi besar. Baik Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa memiliki pantai, bukit, hingga gunung yang menawan dengan keindahan panorama yang luar biasa.

“Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa memiliki pantai, bukit, hingga gunung yang menawan,” tambahnya.

Dalam acara tersebut, KBRI mengadakan jamuan makan malam yang dihadiri oleh Ketua BKASP DPR RI Dr. H. Fadly Zon, SS., M.Sc, Dubes Indonesia untuk Brunei Darussalam Prof. Dr. Ahmad Ubaidillah, Kepala BPJPH Dzikro, S.Pt., ME, serta 40 peserta Indonesia Halal Expo 2024 Brunei. Delegasi Provinsi NTB terdiri dari Kepala Dinas Perdagangan NTB Baiq Nelly Yuniarti, AP., M.Si, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM NTB H Ahmad Masyhuri, Kepala Dinas Dikbud NTB Dr. H. Aidy Furqan, M.Pd, Kepala Diskominfotik NTB Dr. Najamuddin Amy, S.Sos., MM., Plt. Kepala BRIDA NTB Lalu Suryadi, SP., MM., Plh. Karo Adpim Ahmad Suyuti, serta unsur Direksi Bank NTB Syariah dan tim NTB Mall dari Dinas Perdagangan Pemprov NTB.

BACA JUGA : Mendagri Apresiasi Kinerja Miq Gite dan Bunda Lale

Delegasi Pemprov NTB dijadwalkan melakukan berbagai promosi  berbagai kegiatan expo yang dipusatkan di KBRI Brunei Darussalam bersama provinsi lainnya di Indonesia.nov/dyd

 




Misi Dagang NTB bertemu Perkumpulan Pengusaha Johor Bahru

Dalam menjalankan misi dagang ini, pihak NTB juga mempresentasikan potensi ekspor dari provinsi tersebut, termasuk produk-produk lokal NTB

MATARAM.LombokJournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB, bersama Konsulat Jenderal RI Johor Bahru, mengadakan lawatan misi dagang ke Kantor KJRI Johor Bahru. Tujuan dari pertemuan ini adalah untuk memperkuat kerjasama perdagangan antara Provinsi NTB, Indonesia, dengan Johor Bahru, Malaysia, Selasa (25/06/24). 

BACA JUGA : Mendagri Apresiasi Konerja Miq Gite dan Bunda Lale

Dalam menjalankan misi dagang ini, pihak NTB juga mempresentasikan potensi ekspor dari provinsi tersebut, termasuk produk-produk lokal NTB

Acara misi dagang dihadiri oleh beberapa tokoh penting, termasuk Konjen RI Johor Bahru Sigit Suryantoro Widiyanto, Koordinator Fungsi Ekonomi Andreza Sethia Dasuki, dan perwakilan dari Perkumpulan Pengusaha Johor Bahru Malaysia serta UKM, yang berjumlah 15 perwakilan dari berbagai sektor usaha

Dari pihak NTB, hadir Kadiskop UMKM NTB, Direksi Bank NTBS, Kadis Kominfotik NTB, Tim Disdag, NTB Mall, dan Tim Dikbud NTB.

Dalam kesempatan ini, Pj Gubernur NTB yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan & Kebudayaan Dr. H. Aidy Furqon mengungkapkan harapannya agar kerja sama perdagangan antara NTB dan Johor Bahru dapat diperkuat. Dia juga menyoroti pentingnya NTB Mall di Strand Mall Malaysia sebagai platform untuk mempromosikan produk-produk UMKM NTB.

BACA JUGA : PKBI NTB dan Unichef Indonesiasia Diapresiasi Dikes NTB 

Ditambahkan bahwa adanya penerbangan langsung dari Lombok ke Malaysia diharapkan dapat mempermudah kerjasama dagang antara kedua wilayah tersebut. 

Dalam menjalankan misi dagang ini, pihak NTB juga mempresentasikan potensi ekspor dari provinsi tersebut, termasuk produk-produk seperti kopi, manggis, vanili organik, sedotan bambu, tas rotan, buah kering, mutiara, udang, ikan segar, vanili organik, jagung, dan teh kelor.

Kepala Dinas Perdagangan NTB Baiq Nelly Yuniarti menyambut baik kemungkinan kunjungan pengusaha Johor Bahru ke NTB untuk menjalin kerja sama lebih lanjut dalam perdagangan.

BACA JUGA : PKL Punya Posisi Tawar yang Kuat dalam Pilgub NTB 2024

Dengan demikian, harapan mereka adalah agar pertemuan dalam misi dagang  ini dapat memperkuat hubungan perdagangan antara Provinsi NTB dan Johor Bahru Malaysia, serta mendorong kunjungan dan kolaborasi lebih lanjut di masa depan. novita

 

 




PKBI NTB dan UNICHEF Indonesia Diapresiasi Dikes NTB 

Diharapkan berbagai dukungan yang diberikan oleh PKBI NTB, UNICEF Indonesia dan lembaga – lembaga terjait terus meningkatkan derajat kesehatan di Provinsi NTB

MATARAM.LombokJournal.com ~ Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi NTB memberikan apresiasi kepada Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) NTB dan United Nations Children’s Fund (UNICEF) Indonesia.

BACA JUGA : Mendagri Apresiasi Kinerja Miq Gite dan Bunda Lale

PKBI NTB dan Unichef Indonesia meningkatkan derajat kesehatan di NTB
dr. H. Lalu Hamzi Fikri

Keduanya memberikan kontribusi dan mengadirkan kebermanfaatan pada sektor kesehatan.

Pesan itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Dr.dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM, MARS, pada Workshop Pembelajaran Bersama Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota Program Integrasi Layanan Primer (ILP) Untuk Setiap Anak di Provinsi NTB” yang berlangsung di Same Hotel, Mataram, Kamis (27/06/24)

Dikatakan, dengan melakukan integrasi layanan primer, baik penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) dari hulu sampai kepada posyandu, puskesmas dan penguatan pada sanitasi, PKBI NTB dan United Nations Children’s Fund (UNICEF) indonesia menjadikan kontributor yang positif terhadap pembangunan kesehatan di NTB.

“Cita – cita kita bagaimana mewujudkan NTB Emas 2045. Saat ini usia harapan hidup kita di angka 70 tahun, kita ingin usia harapan hidup kita lebih tinggi yaitu 80 tahu, ini akan berbarengan dengan indeks pembangunan manusia yang semakin meningkat,” pesannya.

BACA JUGA : Roadshow Mi6 ke Pulau Sumbawa Berlanjut, Kali ini di Bima

Hamzi juga berharap agar berbagai dukungan yang diberikan oleh PKBI NTB, UNICEF Indonesia dan lembaga – lembaga terjait dapat terus meningkatkan derajat kesehatan di Provinsi NTB.

“Hal ini tentu dibuktikan dengan kemampuan kita yang berhasil melaksanakan kegiatan ini, PKBI NTB mampu menjalankan amanah ini dengan waktu yang singkat,” ujarnya.

Direktur PKBI NTB, Ahmad Hidayat, S.Pd menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan integrasi layanan sektor kesehatan dan WASH atau sanitasi air bersih di Puskesmas yang memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan Ibu dan Anak.

“Kita ingin melakukan evaluasi bersama, catatan dari pembelajaran yang sudah terjadi, dari bulan Januari sampai dengan Juni untuk beberapa sektor yang sudah dilakukan, yaitu berupa pelatihan untuk tenaga kesehatan, pelatihan untuk kader dan memberikan dukukngan untuk kampanye ditingkatan Puskesmas, rehabiliatsi sarana prasarana sanitasi di Puskesmas dan peningkatan kualitas untuk implementasi kesehatan lingkungan terkait dengan pemantauan kulaitas air,” ungkapnya.

Healthcare Profesional UNICEF Indonesia Boby Syahrizal mengatkan, bahwa PKBI NTB bersama dengan Pemerintah Provinsi NTB dan seluruh stakeholder terkait telah berjalan bersama sehingga program yang telah disusun sedemikian rupa dapat berjalan dengan baik.

“Kami menyadari waktu yg tersedia sangat singkat, ketika awal memulai berproses apakah kegiatan ini dapat terealisasi. Alhamdulillah dukungan dari leadersgip kepala Dinas Kesehatan Provinsi dan sleuruh Kabupaten Kota dan seluruh tim kesehatan dapat berjalan sebaik mungkin,” tuturnya.

BACA JUGA : Pelantikan May (Purn) Hassanudin sebagai Pj Gubernur NTB 

Menurut data dari PKBI NTB sebanyak 36 Puskesmas yang telah dilakukan intervensi, di antaranya 19 Puskesmas di Lombok Timur, 7 Puskesmas di Kota Mataram dan 10 Puskesmas di Lombok Barat. Serly/her

 




Roadshow Mi6 di Pulau Sumbawa Berlanjut, Kali Ini di Bima

Lanjutan roadshow yang dilakukan Mi6 di Bima, yakni mendengarkan langsung aspirasi para PKL

BIMA.LombokJournal.com ~ Roadshow Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 di Pulau Sumbawa terus berlanjut dengan kunjungan ke Kabupaten Bima, Selasa (25/06/24). 

Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto, memimpin pertemuan dengan puluhan Pedagang Kaki Li111111ma (PKL) yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Kabupaten Bima dan Kota Bima.

BACA JUGA : Mendagri Apresiasi Kinerja Miq Gita dan Bunda Lale

roadshow Mi6 dengan PKL di Bima selain memperlihatkan komitmen untuk mendengar aspirasi mereka sekaligus untuk membangun kerjasama

Pertemuan lanjutan roadshow itu berlangsung di Kompleks Pantai Lawalata pada Selasa (25/06/24), di mana Mi6 mendengarkan langsung aspirasi para PKL. Bambang Mei menjelaskan bahwa kehadiran Mi6 bertujuan untuk memahami secara mendalam kondisi dan kebutuhan PKL sebagai kelompok ekonomi yang rentan.

“Kami ingin turun langsung, berdialog, dan merasakan kondisi nyata masyarakat, serta menjalin silaturahim dengan PKL di Bima,” ujar Bambang Mei, yang juga menggarisbawahi pentingnya dukungan kepada calon kepala daerah yang peduli terhadap nasib PKL, khususnya Rohmi Firin dalam Pilgub NTB 2024.

Mi6 juga mendorong upaya kolaboratif dengan APKLI untuk memperbaiki pengurusan izin Sertifikat Halal PKL di Kota Bima, guna memberikan perlindungan yang lebih baik bagi para PKL.

Ketua Ansor Kota Bima, Rafik, menambahkan dukungannya terhadap inisiatif Mi6 untuk menyuarakan aspirasi PKL kepada calon pemimpin daerah. Dia juga menyoroti pentingnya pendampingan terhadap PKL dalam hal bantuan dan inovasi untuk meningkatkan daya saing mereka.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua APKLI NTB, Abdul Majid, berharap pertemuan ini akan menghasilkan dialog yang bermakna antara pemerintah dan PKL untuk menyusun kebijakan yang lebih inklusif dan mendukung perkembangan usaha para PKL.

BACA JUGA : PKL Punya Posisi Tawar yang Kuat dalam Pilgub NTB 2024

Curhatan dan Harapan PKL di Bima Mendapat Perhatian

Kusdiono, Ketua APKLI Kota Bima, mengungkapkan terima kasihnya atas perhatian Mi6 dan APKLI NTB terhadap keluhan dan harapan PKL di Bima. 

Dia menyebutkan sejumlah tantangan yang dihadapi PKL, termasuk pengaturan retail modern dan kebutuhan akan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan usaha mereka.

Sejumlah PKL, seperti Mega Mustika, menyampaikan curhatannya terkait dengan bantuan dan pengaturan tempat berjualan yang lebih baik di Kota Bima. Dia juga menyoroti masalah perizinan usaha dan pentingnya label halal untuk mendukung usahanya.

Dalam konteks Kabupaten Bima, M. Iqbal dari APKLI Kabupaten Bima menegaskan komitmen untuk mendukung PKL dengan fasilitas izin dan bantuan permodalan, meskipun tantangan seperti pengembangan infrastruktur dan fasilitas yang layak masih perlu diatasi.

Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat hubungan antara pemerintah dan PKL, serta menghasilkan solusi konkret untuk mendukung kesejahteraan dan kemajuan ekonomi para PKL di Bima.

BACA JUGA : Pelantikan May (Purn) Hassanudin sebagai Pj Gubernur NTB

Pertemuan lanjutan roadshow Mi6 dengan PKL di Bima tidak hanya memperlihatkan komitmen untuk mendengar aspirasi mereka. Tapi juga membangun kerjasama yang berarti untuk memperbaiki kondisi dan dukungan bagi para PKL dalam memajukan usaha mereka di masa depan. me

 




PKL Punya Posisi Tawar Politik yang Kuat dalam Pilgub 2024!

Isu strategis jelang Pilgub NTB dari PKL Dompu, perbanyak pembinaan, penataan pasar, hingga berdayakan PKL jajanan khas

DOMPU.LombokJournal.com ~ Mi6, lembaga kajian sosial dan politik ternama di Nusa Tenggara Barat (NTB), melanjutkan roadshow untuk pemetaan isu strategis Pilkada NTB 2024 dengan mengunjungi Kabupaten Dompu. 

Dalam kunjungannya, Mi6 berfokus pada dialog dengan Pedagang Kaki Lima yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Kabupaten Dompu. Pertemuan ini dipimpin oleh Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto, yang didampingi Ketua APKLI Provinsi NTB, Abdul Majid.

BACA JUGA : Pelantikan May (Purn) Hasanudin Sebagai Pj Gubernur NTB

Roadshow Mi6 ini diharapkan dapat menghasilkan gagasan dan solusi konkret untuk meningkatkan kondisi PKL di Dompu,

Mi6 menegaskan bahwa kehadiran mereka bertujuan murni untuk mendengarkan langsung aspirasinya, mengingat peran mereka sebagai kelompok ekonomi yang rentan. 

Bambang Mei Finarwanto juga menyoroti pentingnya memperbaiki kondisi ekonomi mereka sebagai bagian dari strategi pengembangan ekonomi lokal.

Pertemuan di Gelanggang Pemuda KNPI Kabupaten Dompu pada Senin (24/06/24) berlangsung hangat, dengan PKL menyampaikan apresiasi dan harapan mereka kepada Mi6. Didu, sapaan akrab Bambang Mei Finarwanto, menekankan pentingnya memahami kondisi riil masyarakat secara langsung sebagai dasar untuk formulasi kebijakan yang inklusif.

Selanjutnya, Mi6 berkomitmen untuk menyuarakan aspirasi pedagang kaki lima melalui dokumen aspirasi yang akan disampaikan kepada calon kepala daerah pada Pilgub NTB 2024. 

BACA JUGA : Komitmen NTB Menjadi Provinsi ‘Smart dan Green Productivity’

Mereka juga menyoroti posisi politik yang signifikan dari PKL dalam proses pemilihan, yang membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah daerah.

Ketua APKLI NTB, Abdul Majid, menambahkan bahwa dialog ini harus menghasilkan platform yang memungkinkan pemahaman mendalam antara pemerintah dan PKL. Dia juga mengapresiasi peran Pemkab Dompu namun menekankan perlunya perbaikan lebih lanjut dalam pengelolaan dan perhatian terhadap PKL.

Di sisi lain, Ketua APKLI Kabupaten Dompu, Supriadin, menyoroti perlunya perbaikan dalam tata kelola PKL, mengingat rencana penggusuran yang mengancam. Dia juga menekankan pentingnya pembinaan, pelatihan, dan bantuan modal untuk meningkatkan kesejahteraan PKL, termasuk yang menjual kuliner tradisional khas Dompu.

BACA JUGA : Isu Strategis Pilgub NTB dari PKL di Sumbawa Barat

Secara keseluruhan, roadshow Mi6 ini diharapkan dapat menghasilkan gagasan dan solusi konkret untuk meningkatkan kondisi PKL di Dompu, serta memastikan bahwa suara mereka diintegrasikan dalam kebijakan publik secara lebih baik ke depannya. me

 

 




Pelantikan Mayjen (Purn) Hassanudin Sebagai  Pj Gubernur NTB 

Pertimbangan dilakukan pelantikan Mayjen (Purn) Hassanudin sebagai Pj Gubernur NTB yang baru, karena punya pengalaman terjun langsung ke daerah

JAKARTA,LombokJournal.com ~ Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melantik Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi NTB yang baru Mayjen (Purn) Hassanudin di Sasana Bhakti Praja (SBP) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta, Senin (24/06/24).

BACA JUGA : Komitmen NTB Menjadi Provinsi yang ‘Smart and Green Productivity’ 

Pelantikan Mayjen (Pirn) Hassanudin karena mengenal daerah NTB
Mayjen (Purn) Hassanudin (kanan)

Dengan pelantikan ini, Mayjen (Purn) Hassanudin jadi Pj Gubernur NTB yang baru, yang sebelumnya menjabat sebagai Pj Gubernur Sumut. Hassanudin adalah purnawirawan TNI Angkatan Darat dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal (Purn) dan mantan Wakil Inspektur Angkatan Darat.

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri Tito Karnavian menjelaskan dipilihnya Hassanudin sebagai Pj Gubernur NTB yang baru dikarenakan beberapa pertimbangan

Di antaranya di Pemerintah Provinsi NTB, hanya Sekertaris Daerah (Sekda) yang bisa menjabat sebagai Pj Gubernur, sementara jabatan tersebut telah diampu oleh Pj Gubernur NTB yang sebelumnya,  Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si. 

Karena itu, setelah melapor kepada presiden dan melakukan seleksi dan berbagai pertimbangan lainnya maka Hassanudin dipilih sebagai Pj Gubernur NTB yang baru. 

BACA JUGA : Isu Strategis Pilgub NTB dari PKL di Sumbawa Barat

“Pertimbangan pertama beliau adalah staf ahli pejabat pusat di Menko Polhukam, sering memberi arahan kepada daerah termasuk melakukan supervisi,” jelas Tito. 

Dengan pengalaman terjun langsung ke daerah tersebut, dijelaskan Tito dapat menjadi modal utama sebagai pengganti Pj Gubernur di daerah yang baru untuk menghindari terjadinya miss informasi

Selain itu, di Provinsi NTB juga akan diadakan beberapa event besar, salah satunya peresmian smelter besar sehingga diperlukan seorang pengganti yang berpengalaman telah terjun ke daerah tersebut. 

Tak lupa, Tito mengucapkan terima kasih kepada Penjabat Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi, yang telah mengabdi selama sembilan bulan memimpin Provinsi NTB. 

Dijelaskan Mendagri, Miq Gite sapaan Pj Gubernur NTB sebelumnya, mengajukan permohonan langsung untuk mengundurkan diri dan mengikuti pesta demokrasi Pilkada 2024 ini. 

“Pak Lalu langsung menyampaikan keinginannya kepada saya untuk mendapatkan ruang yang lebih luas (untuk berkampanye),” jelas Tito. 

BACA JUGA : Inovasi dan Praktik Baik Diskominfotik NTB

Karena itu Pj Gubernur NTB pada hari ini resmi dijabat oleh  Mayjen (Purn) Hassanudin dan  Pj Gubernur NTB sebelumnya, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, resmi mengundurkan diri. ***

 




Isu Strategis Pilgub NTB dari PKL di Sumbawa Barat

Dalam roadshow Pemetaan Isu Strategis kali ini,  Mi6 memberi ruang dan memfasilitasi pedagang kaki lima dalam Focus Group Discussion (FGD)  Sumbawa Barat

KSB.LombokJournal.com ~ Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 kembali mengadakan roadshow pemetaan isu strategis menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Nusa Tenggara Barat (NTB) 2024 di Kabupaten Sumbawa Barat, menggandeng para Pedagang Kaki Lima (PKL), Minggu (23/06/24) sore.

BACA JUGA : Komitmen NTB Menjadi Provinsi ‘Smart and Green Priductivity’

Penyelenggaraan roadshow pemetaan isu strategis di Sumbawa Barat

Roadshow ini dipimpin oleh Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto, didampingi Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Provinsi NTB, Abdul Majid. Kehadiran mereka disambut hangat oleh para pedagang kaki lima di Bumi Pariri Lema Bariri.

Dalam acara tersebut, Mi6 mengadakan Focus Group Discussion (FGD) bersama puluhan pedagang kaki lima dari Sumbawa Barat. Dalam sambutannya, Direktur Mi6, yang akrab disapa Didu, menjelaskan alasan menggandeng para PKL dalam acara ini.

“Pertama, kami menyampaikan terima kasih kepada Ketua APKLI NTB, Pak Abdul Majid, yang telah memfasilitasi pertemuan dengan teman-teman PKL di Sumbawa Barat,” kata Didu.

Menurut Didu, para pedagang kaki lima adalah penopang ekonomi kerakyatan yang tangguh dan membuka lapangan kerja di sektor riil masyarakat. 

BACA JUGA : Inovasi dAN Praktik Baik Diskominfotik NTB

“Eksistensi PKL sebagai soko guru ekonomi kerakyatan tak terbantahkan. Saat Covid-19 menghantam perekonomian, PKL justru tetap eksis dan bertahan,” tambahnya.

Abdul Majid, Ketua APKLI NTB, mengakui pihaknya dihubungi Mi6 terkait Roadshow Pemetaan Isu Strategis PKL untuk wilayah Sumbawa, Dompu, dan Bima. 

“APKLI NTB sudah berkoordinasi dengan kabupaten/kota untuk menyiapkan sekitar 50 PKL untuk menggelar pertemuan dengan Mi6,” kata Abdul Majid.

Ia juga menyampaikan bahwa masih ada tantangan untuk mengintegrasikan suara PKL dalam perumusan kebijakan publik. 

Oleh karena itu, diharapkan pemetaan isu strategis roadshow ini dapat menciptakan platform dialog antara pemerintah dan PKL untuk memahami kebutuhan dan kekhawatiran mereka, serta menggagas penyediaan fasilitas dan infrastruktur yang layak.

Ketua APKLI Sumbawa Barat, Hamzanwadi, menuturkan beberapa persoalan yang dihadapi PKL, seperti lemahnya perlindungan hukum dan kurangnya perhatian terhadap nasib keluarga PKL, terutama anak-anak. 

Ia mendorong pemerintah untuk memberikan jaminan pendidikan dalam bentuk beasiswa bagi anak-anak PKL dan memudahkan akses permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Hamzanwadi berharap kontestasi Pilkada NTB 2024 menjadi wadah bagi calon kepala daerah untuk membangun kesepahaman dengan PKL. APKLI Sumbawa Barat juga mengapresiasi kehadiran Bupati Sumbawa Barat, H Musyafirin, yang maju dalam Pilgub NTB 2024 bersama Hj Sitti Rohmi.

Salah satu PKL Sumbawa Barat, Raifal, mengungkapkan harapannya agar Mi6 bisa menyampaikan aspirasi PKL kepada para calon kepala daerah. 

“Kami berterima kasih Mi6 sudah berkenan hadir, ini merupakan wadah yang penting bagi kami,” ujar Raifal.

BACA JUGA : Sosialisasi Pola Asuh, Bunda Lale Ajak PIK-R STIKES YARSI

PKL lain, Gufron, menyoroti kondisi PKL di Pelabuhan Poto Tano yang berada di bawah ASDP dan meminta perhatian terhadap nasib mereka. Mi6 berkomitmen untuk menyampaikan berbagai isu tersebut kepada para calon yang akan berlaga di Pilkada NTB pada 27 November mendatang. me