Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Kerandangan

Pada pukul 12.15 WITA, Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi, jenazah kemudian langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Kantor SAR Mataram melalui tim rescue Unit Siaga SAR (USS) Bangsal bersama potensi SAR berhasil mengevakuasi jenazah tanpa identitas yang ditemukan di perairan Pantai Kerandangan, Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, pada Mingg (08/03/26) siang.

BACA JUGA : Terseret Arus Pantai, Rustan Ditemukan Meninggal Dunia

Peristiwa bermula saat seorang nelayan melihat jenazah mengapung di sekitar Pantai Kerandangan pada pukul 10.00 WITA. Saksi segera melaporkan temuan tersebut kepada pihak Polair yang kemudian meneruskan informasi ke Kantor SAR Mataram.

BACA JUGA : Menteri Agama Soroti Kualitas Pengeras Suara di Masjid

Kantor SAR Mataram segera mengerahkan Tim Rescue dari Unit Siaga SAR Bangsal menggunakan unit D-Max Rescue Carrier beserta peralatan SAR air lengkap.

Tim tiba di lokasi kejadian pada pukul 11.16 WITA dan langsung berkoordinasi dengan unsur terkait di lapangan. Proses evakuasi berlangsung dengan lancar.

BACA JUGA : Anak di Bawah 16 Tahun Tak Boleh Miliki Akun di Platform Digital

“Pada pukul 12.15 WITA, Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi korban dari perairan. Jenazah kemudian langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk proses identifikasi lebih lanjut,” terang I Gusti Komang Aryadana, Koordinator Unit Siaga SAR Bangsal mewakili Muhamad Hariyadi, Kepala Kantor SAR Mataram.dan

 




Buka Puasa Bersama Jadi Pemicu Banyak Penyakit

Menu buka puasa bersama itu biasanya tinggi gula dan karbohidrat, membuat perut jadi begah, badan jadi berat, dan akhirnya ngantuk berat pas sholat Tarawih

MATARAM.LombokJournal.com ~  Pasti banyak yang sering ngantuk pas sholat Tarawih gara-gara kalap waktu buka puasa bersama alias Bukber.

Serunya buka puasa bersama bareng teman atau keluarga kadang bikin kita lupa diri. Silaturahmi di acara buka puasa bersama itu memang bagus. Tapi hati-hati, ajang kumpul ini sering jadi momen “balas dendam”.

BACA JUGA :  Menteri Agama Soroti Kualitas Pengeras Suara di Masjid

Begitu bedug magrib berbunyi, semua makanan langsung dilahap dalam waktu singkat. 

“Ini sangat tidak sehat,” ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

BACA JUGA : Anak Di Bawah 16 Tahun Tak Bolah Punya Akun di Platform Digital

Lambung yang kosong seharian pasti kaget kalau tiba-tiba dipaksa kerja keras. Ujung-ujungnya asam lambung naik dan memicu penyakit yang lagi tren di kalangan Gen Z yaitu GERD.

Belum lagi menu buka puasa bersama itu biasanya tinggi gula dan karbohidrat. Perut jadi begah, badan jadi berat, dan akhirnya ngantuk berat pas sholat Tarawih. 

Ceramah ustadz di depan sudah pasti lewat begitu saja.

“Mari kita luruskan lagi niatnya. Kita berpuasa untuk menahan hawa nafsu, termasuk nafsu makan saat berbuka. 

Sayangi lambung kalian. Kalau kita makannya benar dan teratur, 

BACA JUGA : Jemaah Umrah Masih Ada yang Tertahan di Arab Saudi

“Insyaallah ibadah kita juga lancar dan badan tetap sehat sampai hari raya nanti,” ujar Menkes.dan




Menteri Agama Soroti Kualitas Pengeras Suara di Masjid

Persoalan teknis seperti kualitas pengeras suara, menurut Menteri Agama, seringkali luput dari perhatian

MATARAM.LombokJournal.com ~ Menteri Agama Nasaruddin Umar menyoroti kualitas pengeras suara di sejumlah masjid dan mushola yang dinilai masih belum optimal. 

Menurut dia, kualitas audio yang kurang baik dapat membuat bacaan imam dalam shalat atau kegiatan keagamaan tidak terdengar jelas sehingga sulit diresapi oleh jamaah.

BACA JUGA :  Tiket ke RinjaniBisa Dipesan, Pendakian Dibuka 1 April

Menteri Agama mengatakan, persoalan teknis seperti kualitas pengeras suara seringkali luput dari perhatian. Padahal memiliki dampak langsung terhadap kekhusyukan ibadah. 

“Kadang-kadang bacaan imam sebenarnya sangat bagus, tetapi karena kualitas speakernya kurang baik, suaranya tidak jernih. Akibatnya pesan atau makna dari bacaan itu tidak sampai dengan baik kepada jamaah,” kata Menteri Agama Nasaruddin, Sabtu (07/03/26) di urabaya Jawa Timur.

Ia menilai perbaikan sistem audio di rumah ibadah dapat membantu jamaah lebih memahami dan menghayati bacaan shalat maupun kegiatan keagamaan lainnya. 

BACA JUGA : Takbiran Bisa Saja Berbaengan dengan Hari Raya Nyepi

“Kalau suaranya jelas, orang bisa lebih menghayati. Itu hal sederhana, tetapi dampaknya besar bagi kualitas ibadah,” ujarnya.

Rektor ITS Bambang Pramujati saat bertemu Menteri Agama menyatakan kesiapan kampusnya untuk berkontribusi melalui program pengabdian kepada masyarakat. 

Menurut dia, mahasiswa ITS memiliki kompetensi teknis yang dapat dimanfaatkan untuk membantu memperbaiki atau merancang sistem pengeras suara yang lebih baik di masjid dan mushola.

BACA JUGA : Prediksi BMKG, Tahun 2026 Musim Kemarau Datang Lebih Awal

Keterlibatan mahasiswa dalam program tersebut tidak hanya memberi manfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang praktek bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang dipelajari di kampus.dan

 




Anak di Bawah 16 Tahun Tak Boleh Miliki Akun di Platform Digital

Pemerintah memastikan tanggung jawab perlindungan anak di bawah 16 tahun berada pada platform yang mengelola ruang digital

MATARAM.LombokJournal.com ~ Pemerintah mengambil satu langkah penting untuk masa depan anak di bawah 16 tahun.

Melalui Peraturan Menteri Nomor 9 Tahun 2026 turunan dari PP TUNAS, pemerintah menetapkan bahwa anak di bawah 16 tahun tidak lagi dapat memiliki akun pada platform digital berisiko tinggi.

BACA JUGA : Menteri Agama Soroti Kualitas Pengeras Suara di Masjid

Mulai 28 Maret 2026, implementasi dilakukan secara bertahap, dimulai pada platform seperti YouTube, TikTok, Facebook, Instagram, Threads, X, Bigo Live, dan Roblox.

Keputusan ini diambil karena ancaman di ruang digital bagi anak di bawah 16 tahun semakin nyata: pornografi, perundungan siber, penipuan online, hingga adiksi digital.

“Kami memahami langkah ini mungkin menimbulkan ketidaknyamanan di awal,” kata Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) RI Meutya Hafid.

BACA JUGA : Tiket ke Rinjani Bisa Dipesan, Pendakian Dibuka 1 April

Kata dia, pemerintah tidak bisa tinggal diam ketika masa depan anak-anak dipertaruhkan. 

Pemerintah memastikan tanggung jawab perlindungan anak di bawah 16 tahun berada pada platform yang mengelola ruang digital, sehingga orang tua tidak harus menghadapi tantangan ini sendirian.

“Teknologi harus memanusiakan manusia, bukan mengorbankan masa kecil anak-anak kita,” kata Meutya Hafid.

Dia pun beraudiensi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi untuk membahas implementasi PP TUNAS sebagai langkah penguatan perlindungan anak di ruang digital.

Pertemuan ini menyoroti kesiapan penyelenggara sistem elektronikdenga dalam menerapkan kebijakan tersebut, sekaligus pentingnya sosialisasi kepada orang tua dan satuan pendidikan agar implementasinya dapat berjalan bertahap, tepat sasaran, dan efektif.

BACA JUGA : Takbiran Bisa Saja Berbarengan dengan Hai Raya Nyepi

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di bawah 16 tahun bersama Kementerian Komunikasi dan Digital sepakat memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk dengan kementerian/lembaga terkait serta satuan pendidikan dan




Tiket ke Rinjani Bisa Dipesan, Pendakian Dibuka 1 April

Kalau sudah memesan tiket pendakian, persiapkan pendakian dengan baik, serta tetap menjaga kelestarian alam Rinjani

MATARAM.LombokJournal.com ~ Aktivitas pendakian di Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) akan kembali dibuka mulai 1 April 2026, tiket sudah bisa dipesan. 

Kini pemesanan tiket pendakian melalui aplikasi dapat dilakukan mulai 6 Maret 2026 melalui Aplikasi eRinjani

Selain platform Android kini Aplikasi eRinjani juga sudah tersedia di platform iOS.

BACA JUGA : Dihantam Gelombang, Kapal Nelayan Terbalik di Lotim

Pastikan update aplikasi eRinjaninya dan melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi, tidak perlu buru-buru pesan pastikan tanggalnya. 

Apabila kuota full masih bisa di tanggal yang lain. 

“Rinjani tidak ke mana-mana dan akan menantikan kehadiran para pendaki semua,” ujar Kepala BTNGR, Budhy Kurniawan.

Kalau sudah memesan tiket pendakian, persiapkan pendakian dengan baik, serta tetap menjaga kelestarian alam Rinjani.

BACA JUGA : Prediksi BMKG, Musim Kemarau Datang Lebih Awal

Sebelumnya pada 1 Januari hingga 31 Maret 2026 destinasi wisata pendakian Rinjani ditutup, demi keselamatan dan kelestarian.

Pada masa itu musim hujan membawa risiko tinggi yang membuat jalur licin, kabut tebal, hingga aliran air yang menutup lintasan. Risiko hipotermia dan kecelakaan meningkat signifikan. Keselamatan adalah prioritas utama.

Tidak hanya itu, masa penutupan memberi ruang bagi tanah dan vegetasi untuk pulih, satwa kembali tenang, serta tekanan aktivitas manusia berkurang.

BACA JUGA : Angin Puting Beliung Rusak Atap Rumah di Sekotong

Penutupan dimanfaatkan untuk perbaikan jalur, pemeliharaan fasilitas, dan evaluasi pengelolaan pendakian agar saat dibuka kembali, Rinjani lebih aman dan lebih siap menyambut musim pendakian dibuka kembali dan

 




Jemaah Umrah Masih Ada yang Tertahan di Arab Saudi

Tim Fungsi Konsuler KJRI Jeddah melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap jemaah umrah Indonesia

MATARAM,LombokJournal.com ~ Kementerian Haji dan Umrah RI bersama KJRI Jeddah terus memantau proses kepulangan jemaah umrah Indonesia melalui Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah.

Berdasarkan pemantauan petugas, jumlah jemaah yang telah kembali ke Tanah Air tercatat 4.200 jemaah pada 28 Februari 2026, 2.047 jemaah pada 1 Maret 2026, 3.813 jemaah pada 2–3 Maret 2026, 2.001 jemaah pada 4 Maret 2026, 2.735 jemaah pada 5 Maret 2026.

Sehingga secara kumulatif sejak 28 Februari–5 Maret 2026, sebanyak 14.796 jemaah umrah Indonesia telah kembali ke Indonesia.

BACA JUGA : Takbiran Bisa Saja Berbarengan dengan Hari Raya Nyepi

Saat ini terdapat 158 jemaah yang masih menunggu penjadwalan ulang penerbangan.

Para jemaah umrah itu saat ini berada di dua lokasi, yaitu di Kota Jeddah dan Kota Makkah, menunggu penjadwalan ulang penerbangan sesuai dengan pengaturan maskapai dan penyelenggara perjalanan.

Pemerintah terus berkoordinasi dengan maskapai dan penyelenggara perjalanan agar kepulangan jemaah umrah berjalan lancar dan aman.

BACA JUGA : Rahasia Sahur Supaya Kenyang Lebih Lama

Kementerian Haji dan Umrah berkolaborasi dengan Tim Fungsi Konsuler KJRI Jeddah terus melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap jemaah umrah Indonesia, khususnya pada proses kepulangan melalui Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi.

Staf Teknis Haji pada Kantor Urusan Haji Jeddah, M Ilham Effendy, menyampaikan bahwa petugas terus melakukan pemantauan langsung di bandara untuk memastikan proses kepulangan jemaah umrah tersebut berjalan dengan baik.

BACA JUGA : Puasa, Tak Perlu Lagi Minum Obat Maag

Seluruh penerbangan yang dipantau pada hari tersebut dilaporkan berjalan sesuai dengan jadwal keberangkatan.dan

 




Takbiran Bisa Saja Berbarengan dengan Nyepi

Nyepi tetap berjalan sebagaimana mestinya, dan takbiran juga berjalan dengan penyesuaian

MATARAM.LombokJournal.com ~ Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan langkah antisipatif terkait potensi beririsan antara malam takbiran Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi yang tahun ini bertepatan pada 19 Maret 2026. 

“Pada 19 Maret nanti ada Hari Nyepi. Kita mengetahui bahwa saat Hari Nyepi tidak diperkenankan ada suara berisik maupun aktivitas kendaraan,” ujar Menag kepada awak media.

BACA JUGA : Balai POM Mataram Terbitkan 202 NIE untuk UMKM

Menag menjelaskan, pemerintah melalui Kementerian Agama telah melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan tokoh-tokoh masyarakat di Bali guna memastikan kedua perayaan keagamaan tetap berjalan dengan baik dan penuh saling pengertian.

“Alhamdulillah, kami telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan tokoh-tokoh masyarakat di Bali. Sudah ada kesepakatan bahwa takbiran tetap dapat dilaksanakan dan tidak bertentangan dengan pelaksanaan Nyepi,” jelasnya.

BACA JUGA : Rahasia Sahur Supaya Kenyang Lebih Lama

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan takbiran dilakukan dengan sejumlah penyesuaian.

“Dengan catatan, Nyepi tetap berjalan sebagaimana mestinya, dan takbiran juga berjalan dengan penyesuaian. Takbiran tidak menggunakan sound system dan dibatasi waktunya, yaitu dari pukul 18.00 sampai 21.00 waktu setempat,” tambahnya.

Menurut Menag, kesepakatan ini mencerminkan kedewasaan dan kearifan masyarakat Indonesia dalam menjaga harmoni di tengah keberagaman. 

Ia mengapresiasi sikap saling menghormati antarumat beragama yang telah terbangun dengan baik, khususnya di Bali.

“Inilah wajah Indonesia. Ketika dua momentum keagamaan besar bertemu, antara takbiran dan Nyepi, kita tidak mempertentangkan, tetapi mencari titik temu dengan dialog dan musyawarah. Semangat toleransi dan saling menghargai harus terus kita rawat,” tuturnya.

BACA JUGA :  Puasa, Tak Perlu Lagi Minum Obat Maag

Terkait kemungkinan adanya perbedaan waktu penetapan Idul Fitri, Menag menyampaikan bahwa hal tersebut merupakan dinamika yang lazim dalam kehidupan keagamaan di Indonesia. 

Ia menambahkan bahwa pemerintah akan tetap mengikuti prosedur sidang isbat sebagai mekanisme resmi penetapan awal Syawal.dan




Dihantam Gelombang, Kapal Nelayan Terbalik di Lotim  

 Kapal dengan GT 29 panjang 15,5 dan lebar 4 meter dihantam gelombang dari arah belakang

MATARAM.LombokJournal.com ~ Satu orang anak buah kapal (ABK) dilaporkan hilang terbawa arus. Hal itu setelah kapal yang ditumpanginya terbalik dihantam gelombang di Perairan Kaliantan, Kabupaten Lombok Timur.

Informasi dari Kantor SAR Mataram melalui Pos SAR Kayangan, peristiwa tersebut terjadi Kamis (05/03/26) sekitar pukul 17.30 WITA saat kapal dihantam gelombang dalam perjalanan pulang dari laut Kaliantan menuju Labuan Lombok. 

BACA JUGA : Takbiran Bisa Saja Berbarengan dengan Nyepi

Kapal dengan GT 29 panjang 15,5 dan lebar 4 meter dihantam gelombang dari arah belakang. Kapten kapal tidak dapat mengendalikan dan akhirnya terbalik dan semua ABK Kapal tenggelam.

Dari lima orang ABK yang berada di atas kapal tersebut, empat orang berhasil selamat. Sementara satu orang bernama Amirudin (50) warga asal Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan masih dalam pencarian. 

Tim Rescue Pos SAR Kayangan diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian bersama unsur SAR gabungan.

BACA JUGA : Prediksi BMKG, Musim Kemarai Datang Lebih Awal

“Tim diberangkatkan pukul 09.20 WITA menggunakan truc personel dan membawa peralatan SAR air,” ungkap Koordinator POS SAR Kayangan, M Darwis, mewakili Kepala Kantor SAR Mataram, Muhammad Hariyadi.

Tim SAR gabungan masih melakukan upaya pencarian. Operasi pencarian melibatkan SAR Unit Lombok Timur, Polairud Polres Lombok Timur, Pos AL Lombok Timur, Babinsa Kaliantan, Bhabinkamtibmas Kaliantan, BPBD Lombok Timur, serta masyarakat setempat.

BACA JUGA  : Angin Puting Beliung Rusak Aap Rumah di Sekotong

Kelima korban sempat berkumpul di atas lunas kapal yang terbalik. Namun, gelombang besar menghantam kembali sebanyak 2 kali yang mengakibatkan mereka terpencar. 

Kapten berhasil mengumpulkan 3 ABK yang posisinya berdekatan menggunakan pelampung. Namun, 1 ABK hilang tak terlihat setelah hantaman gelombang kedua. 

Kapten dan 3 ABK selamat setelah berenang sejauh 2 mil ke daratan untuk mencari bantuan. Kapten kapal menghubungi Pos Polairud Polres Lotim. 

Selanjutnya informasi diteruskan ke Pos SAR Kayangan untuk bantuan SAR.dan

 




Prediksi BMKG, Tahun 2026 Musim Kemarau Datang Lebih Awal

Prediksi BMKG,  Wilayah yang mengalami awal kemarau lebih awal meliputi sebagian besar Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan hingga Indonesia bagian timur

MATARAM.LombokJournal.com ~ Prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki musim kemarau tahun 2026 lebih awal dibandingkan rerata klimatologinya. 

Kondisi ini dipicu oleh berakhirnya fenomena La Niña Lemah pada Februari 2026, yang kini telah bergeser ke fase Netral dan berpotensi menuju El Niño pada pertengahan tahun.

BACA JUGA : Balai Besar POM Mataram Terbitkan 202 NIE untuk UMKM

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani menjelaskan lebih lanjut terkait prediksi BMKG. Dari pemantauan anomali iklim global di Samudera Pasifik menunjukkan nilai indeks ENSO saat ini berada pada angka -0,28 (Netral) dan diprediksi bertahan hingga Juni 2026. 

Namun demikian, mulai pertengahan tahun peluang munculnya El Niño kategori Lemah-Moderat sebesar 50-60 persen mulai semester kedua tahun ini perlu menjadi perhatian.

Peralihan Angin Baratan (Monsun Asia) menjadi Angin Timuran (Monsun Australia) menjadi penanda dimulainya musim kemarau. 

BACA JUGA :  Tiga Bibit Siklon Penyebab Angin Kencang dan Cuaca Ekstrem

BMKG mencatat sebanyak 114 Zona Musim (ZOM) atau 16,3 persen wilayah Indonesia mulai memasuki musim kemarau pada April 2026.  

Yakni mencakup pesisir utara Jawa bagian barat, sebagian besar Jawa Tengah hingga Jawa Timur, NTB, NTT, serta sebagian kecil Kalimantan dan Sulawesi.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, merinci bahwa 184 ZOM (26,3%) menyusul masuk musim kemarau pada Mei 2026, dan 163 ZOM (23,3%) pada Juni 2026. 

Berdasarkan data tersebut, Ardhasena menegaskan bahwa awal kemarau di 325 ZOM (46,5%) diprediksi MAJU atau terjadi lebih cepat dari biasanya, SAMA 173 ZOM (24,7%), dan MUNDUR 72 ZOM (10,3%).

BACA JUGA : Angin Puting Beliung Terjang Batukliang Lombok Tengah

“(prediksi BMKG) Wilayah yang mengalami awal kemarau lebih maju meliputi sebagian besar Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan bagian selatan dan timur, sebagian besar Sulawesi, Maluku, hingga sebagian wilayah Papua,” ujarnya. DAN

 




Rahasia Sahur Supaya Kenyang Lebih Lama

Inilah rahasia sahur supaya perut kenyang lebih lama hanya dengan segelas susu

MATARAM.LombokJournal.com ~ Mari kita membicarakan tentang rahasia sahur, siapa yang ritual sahurnya ditutup cuma dengan minum air putih saja? 

BACA JUGA :  Tiga Bibit Siklon Penyebab Angin Kencang dan Cuaca Ekstrem

Padahal ada rahasia sahur agar bisa lebih lama tahan lapar atau agar kenyangnya lebih lama. ini perlu dicoba, tambahkan satu jenis minuman wajib ini. Namanya susu. 

Bukan sembarang susu. Pastikan kalian pilih susu putih 100 persen fresh milk,  dan cari yang lain alias tanpa tambahan rasa atau gula.

BACA JUGA  :  Prediksi BMKG, Tahun 2026 Musim Kemarau Datang Lebih Awal

Inilah rahasia sahur supaya perut kenyang lebih lama hanya dengan segelas susu.

“Kenapa saya sarankan susu? Karena susu itu tinggi akan protein,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. 

Protein inilah jagoannya untuk menghambat waktu pengosongan lambung. Hasilnya, perut akan merasa kenyang jauh lebih lama saat berpuasa di siang hari. 

Tapi catat baik-baik, buat yang punya perut sensitif atau lactose intolerant minumnya secukupnya saja jangan berlebihan.

BACA JUGA :  Balai Besar POM Mataram, Terbitkan 202 Nomor Ijin Edar (NIE) untuk UMKM

“Tolong diingat nasihat saya ini. Pada saat sahur hindari makan karbohidrat yang terlalu tinggi, tapi perbanyaklah asupan protein,” tutup Menkes