Tiket ke Rinjani Bisa Dipesan, Pendakian Dibuka 1 April

Kalau sudah memesan tiket pendakian, persiapkan pendakian dengan baik, serta tetap menjaga kelestarian alam Rinjani

MATARAM.LombokJournal.com ~ Aktivitas pendakian di Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) akan kembali dibuka mulai 1 April 2026, tiket sudah bisa dipesan. 

Kini pemesanan tiket pendakian melalui aplikasi dapat dilakukan mulai 6 Maret 2026 melalui Aplikasi eRinjani

Selain platform Android kini Aplikasi eRinjani juga sudah tersedia di platform iOS.

BACA JUGA : Dihantam Gelombang, Kapal Nelayan Terbalik di Lotim

Pastikan update aplikasi eRinjaninya dan melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi, tidak perlu buru-buru pesan pastikan tanggalnya. 

Apabila kuota full masih bisa di tanggal yang lain. 

“Rinjani tidak ke mana-mana dan akan menantikan kehadiran para pendaki semua,” ujar Kepala BTNGR, Budhy Kurniawan.

Kalau sudah memesan tiket pendakian, persiapkan pendakian dengan baik, serta tetap menjaga kelestarian alam Rinjani.

BACA JUGA : Prediksi BMKG, Musim Kemarau Datang Lebih Awal

Sebelumnya pada 1 Januari hingga 31 Maret 2026 destinasi wisata pendakian Rinjani ditutup, demi keselamatan dan kelestarian.

Pada masa itu musim hujan membawa risiko tinggi yang membuat jalur licin, kabut tebal, hingga aliran air yang menutup lintasan. Risiko hipotermia dan kecelakaan meningkat signifikan. Keselamatan adalah prioritas utama.

Tidak hanya itu, masa penutupan memberi ruang bagi tanah dan vegetasi untuk pulih, satwa kembali tenang, serta tekanan aktivitas manusia berkurang.

BACA JUGA : Angin Puting Beliung Rusak Atap Rumah di Sekotong

Penutupan dimanfaatkan untuk perbaikan jalur, pemeliharaan fasilitas, dan evaluasi pengelolaan pendakian agar saat dibuka kembali, Rinjani lebih aman dan lebih siap menyambut musim pendakian dibuka kembali dan

 




Jemaah Umrah Masih Ada yang Tertahan di Arab Saudi

Tim Fungsi Konsuler KJRI Jeddah melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap jemaah umrah Indonesia

MATARAM,LombokJournal.com ~ Kementerian Haji dan Umrah RI bersama KJRI Jeddah terus memantau proses kepulangan jemaah umrah Indonesia melalui Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah.

Berdasarkan pemantauan petugas, jumlah jemaah yang telah kembali ke Tanah Air tercatat 4.200 jemaah pada 28 Februari 2026, 2.047 jemaah pada 1 Maret 2026, 3.813 jemaah pada 2–3 Maret 2026, 2.001 jemaah pada 4 Maret 2026, 2.735 jemaah pada 5 Maret 2026.

Sehingga secara kumulatif sejak 28 Februari–5 Maret 2026, sebanyak 14.796 jemaah umrah Indonesia telah kembali ke Indonesia.

BACA JUGA : Takbiran Bisa Saja Berbarengan dengan Hari Raya Nyepi

Saat ini terdapat 158 jemaah yang masih menunggu penjadwalan ulang penerbangan.

Para jemaah umrah itu saat ini berada di dua lokasi, yaitu di Kota Jeddah dan Kota Makkah, menunggu penjadwalan ulang penerbangan sesuai dengan pengaturan maskapai dan penyelenggara perjalanan.

Pemerintah terus berkoordinasi dengan maskapai dan penyelenggara perjalanan agar kepulangan jemaah umrah berjalan lancar dan aman.

BACA JUGA : Rahasia Sahur Supaya Kenyang Lebih Lama

Kementerian Haji dan Umrah berkolaborasi dengan Tim Fungsi Konsuler KJRI Jeddah terus melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap jemaah umrah Indonesia, khususnya pada proses kepulangan melalui Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi.

Staf Teknis Haji pada Kantor Urusan Haji Jeddah, M Ilham Effendy, menyampaikan bahwa petugas terus melakukan pemantauan langsung di bandara untuk memastikan proses kepulangan jemaah umrah tersebut berjalan dengan baik.

BACA JUGA : Puasa, Tak Perlu Lagi Minum Obat Maag

Seluruh penerbangan yang dipantau pada hari tersebut dilaporkan berjalan sesuai dengan jadwal keberangkatan.dan

 




Takbiran Bisa Saja Berbarengan dengan Nyepi

Nyepi tetap berjalan sebagaimana mestinya, dan takbiran juga berjalan dengan penyesuaian

MATARAM.LombokJournal.com ~ Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan langkah antisipatif terkait potensi beririsan antara malam takbiran Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi yang tahun ini bertepatan pada 19 Maret 2026. 

“Pada 19 Maret nanti ada Hari Nyepi. Kita mengetahui bahwa saat Hari Nyepi tidak diperkenankan ada suara berisik maupun aktivitas kendaraan,” ujar Menag kepada awak media.

BACA JUGA : Balai POM Mataram Terbitkan 202 NIE untuk UMKM

Menag menjelaskan, pemerintah melalui Kementerian Agama telah melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan tokoh-tokoh masyarakat di Bali guna memastikan kedua perayaan keagamaan tetap berjalan dengan baik dan penuh saling pengertian.

“Alhamdulillah, kami telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan tokoh-tokoh masyarakat di Bali. Sudah ada kesepakatan bahwa takbiran tetap dapat dilaksanakan dan tidak bertentangan dengan pelaksanaan Nyepi,” jelasnya.

BACA JUGA : Rahasia Sahur Supaya Kenyang Lebih Lama

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan takbiran dilakukan dengan sejumlah penyesuaian.

“Dengan catatan, Nyepi tetap berjalan sebagaimana mestinya, dan takbiran juga berjalan dengan penyesuaian. Takbiran tidak menggunakan sound system dan dibatasi waktunya, yaitu dari pukul 18.00 sampai 21.00 waktu setempat,” tambahnya.

Menurut Menag, kesepakatan ini mencerminkan kedewasaan dan kearifan masyarakat Indonesia dalam menjaga harmoni di tengah keberagaman. 

Ia mengapresiasi sikap saling menghormati antarumat beragama yang telah terbangun dengan baik, khususnya di Bali.

“Inilah wajah Indonesia. Ketika dua momentum keagamaan besar bertemu, antara takbiran dan Nyepi, kita tidak mempertentangkan, tetapi mencari titik temu dengan dialog dan musyawarah. Semangat toleransi dan saling menghargai harus terus kita rawat,” tuturnya.

BACA JUGA :  Puasa, Tak Perlu Lagi Minum Obat Maag

Terkait kemungkinan adanya perbedaan waktu penetapan Idul Fitri, Menag menyampaikan bahwa hal tersebut merupakan dinamika yang lazim dalam kehidupan keagamaan di Indonesia. 

Ia menambahkan bahwa pemerintah akan tetap mengikuti prosedur sidang isbat sebagai mekanisme resmi penetapan awal Syawal.dan




Dihantam Gelombang, Kapal Nelayan Terbalik di Lotim  

 Kapal dengan GT 29 panjang 15,5 dan lebar 4 meter dihantam gelombang dari arah belakang

MATARAM.LombokJournal.com ~ Satu orang anak buah kapal (ABK) dilaporkan hilang terbawa arus. Hal itu setelah kapal yang ditumpanginya terbalik dihantam gelombang di Perairan Kaliantan, Kabupaten Lombok Timur.

Informasi dari Kantor SAR Mataram melalui Pos SAR Kayangan, peristiwa tersebut terjadi Kamis (05/03/26) sekitar pukul 17.30 WITA saat kapal dihantam gelombang dalam perjalanan pulang dari laut Kaliantan menuju Labuan Lombok. 

BACA JUGA : Takbiran Bisa Saja Berbarengan dengan Nyepi

Kapal dengan GT 29 panjang 15,5 dan lebar 4 meter dihantam gelombang dari arah belakang. Kapten kapal tidak dapat mengendalikan dan akhirnya terbalik dan semua ABK Kapal tenggelam.

Dari lima orang ABK yang berada di atas kapal tersebut, empat orang berhasil selamat. Sementara satu orang bernama Amirudin (50) warga asal Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan masih dalam pencarian. 

Tim Rescue Pos SAR Kayangan diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian bersama unsur SAR gabungan.

BACA JUGA : Prediksi BMKG, Musim Kemarai Datang Lebih Awal

“Tim diberangkatkan pukul 09.20 WITA menggunakan truc personel dan membawa peralatan SAR air,” ungkap Koordinator POS SAR Kayangan, M Darwis, mewakili Kepala Kantor SAR Mataram, Muhammad Hariyadi.

Tim SAR gabungan masih melakukan upaya pencarian. Operasi pencarian melibatkan SAR Unit Lombok Timur, Polairud Polres Lombok Timur, Pos AL Lombok Timur, Babinsa Kaliantan, Bhabinkamtibmas Kaliantan, BPBD Lombok Timur, serta masyarakat setempat.

BACA JUGA  : Angin Puting Beliung Rusak Aap Rumah di Sekotong

Kelima korban sempat berkumpul di atas lunas kapal yang terbalik. Namun, gelombang besar menghantam kembali sebanyak 2 kali yang mengakibatkan mereka terpencar. 

Kapten berhasil mengumpulkan 3 ABK yang posisinya berdekatan menggunakan pelampung. Namun, 1 ABK hilang tak terlihat setelah hantaman gelombang kedua. 

Kapten dan 3 ABK selamat setelah berenang sejauh 2 mil ke daratan untuk mencari bantuan. Kapten kapal menghubungi Pos Polairud Polres Lotim. 

Selanjutnya informasi diteruskan ke Pos SAR Kayangan untuk bantuan SAR.dan

 




Prediksi BMKG, Tahun 2026 Musim Kemarau Datang Lebih Awal

Prediksi BMKG,  Wilayah yang mengalami awal kemarau lebih awal meliputi sebagian besar Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan hingga Indonesia bagian timur

MATARAM.LombokJournal.com ~ Prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki musim kemarau tahun 2026 lebih awal dibandingkan rerata klimatologinya. 

Kondisi ini dipicu oleh berakhirnya fenomena La Niña Lemah pada Februari 2026, yang kini telah bergeser ke fase Netral dan berpotensi menuju El Niño pada pertengahan tahun.

BACA JUGA : Balai Besar POM Mataram Terbitkan 202 NIE untuk UMKM

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani menjelaskan lebih lanjut terkait prediksi BMKG. Dari pemantauan anomali iklim global di Samudera Pasifik menunjukkan nilai indeks ENSO saat ini berada pada angka -0,28 (Netral) dan diprediksi bertahan hingga Juni 2026. 

Namun demikian, mulai pertengahan tahun peluang munculnya El Niño kategori Lemah-Moderat sebesar 50-60 persen mulai semester kedua tahun ini perlu menjadi perhatian.

Peralihan Angin Baratan (Monsun Asia) menjadi Angin Timuran (Monsun Australia) menjadi penanda dimulainya musim kemarau. 

BACA JUGA :  Tiga Bibit Siklon Penyebab Angin Kencang dan Cuaca Ekstrem

BMKG mencatat sebanyak 114 Zona Musim (ZOM) atau 16,3 persen wilayah Indonesia mulai memasuki musim kemarau pada April 2026.  

Yakni mencakup pesisir utara Jawa bagian barat, sebagian besar Jawa Tengah hingga Jawa Timur, NTB, NTT, serta sebagian kecil Kalimantan dan Sulawesi.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, merinci bahwa 184 ZOM (26,3%) menyusul masuk musim kemarau pada Mei 2026, dan 163 ZOM (23,3%) pada Juni 2026. 

Berdasarkan data tersebut, Ardhasena menegaskan bahwa awal kemarau di 325 ZOM (46,5%) diprediksi MAJU atau terjadi lebih cepat dari biasanya, SAMA 173 ZOM (24,7%), dan MUNDUR 72 ZOM (10,3%).

BACA JUGA : Angin Puting Beliung Terjang Batukliang Lombok Tengah

“(prediksi BMKG) Wilayah yang mengalami awal kemarau lebih maju meliputi sebagian besar Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan bagian selatan dan timur, sebagian besar Sulawesi, Maluku, hingga sebagian wilayah Papua,” ujarnya. DAN

 




Rahasia Sahur Supaya Kenyang Lebih Lama

Inilah rahasia sahur supaya perut kenyang lebih lama hanya dengan segelas susu

MATARAM.LombokJournal.com ~ Mari kita membicarakan tentang rahasia sahur, siapa yang ritual sahurnya ditutup cuma dengan minum air putih saja? 

BACA JUGA :  Tiga Bibit Siklon Penyebab Angin Kencang dan Cuaca Ekstrem

Padahal ada rahasia sahur agar bisa lebih lama tahan lapar atau agar kenyangnya lebih lama. ini perlu dicoba, tambahkan satu jenis minuman wajib ini. Namanya susu. 

Bukan sembarang susu. Pastikan kalian pilih susu putih 100 persen fresh milk,  dan cari yang lain alias tanpa tambahan rasa atau gula.

BACA JUGA  :  Prediksi BMKG, Tahun 2026 Musim Kemarau Datang Lebih Awal

Inilah rahasia sahur supaya perut kenyang lebih lama hanya dengan segelas susu.

“Kenapa saya sarankan susu? Karena susu itu tinggi akan protein,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. 

Protein inilah jagoannya untuk menghambat waktu pengosongan lambung. Hasilnya, perut akan merasa kenyang jauh lebih lama saat berpuasa di siang hari. 

Tapi catat baik-baik, buat yang punya perut sensitif atau lactose intolerant minumnya secukupnya saja jangan berlebihan.

BACA JUGA :  Balai Besar POM Mataram, Terbitkan 202 Nomor Ijin Edar (NIE) untuk UMKM

“Tolong diingat nasihat saya ini. Pada saat sahur hindari makan karbohidrat yang terlalu tinggi, tapi perbanyaklah asupan protein,” tutup Menkes




Balai Besar POM Mataram Terbitkan 202 NIE Untuk UMKM 

Beberapa jenis produk pangan olahan telah memperoleh nomor ijin edar (NIE) dari Balai Besar POM di Mataram 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Balai Besar POM di Mataram telah memberikan pendampingan kepada 39 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Hasilnya, sebanyak 202 Nomor Izin Edar (NIE) berhasil diterbitkan. 

BACA JUGA : Puasa, Tak Perlu Lagi Minum Obat Maag

Upaya Balai Besar POM ini untuk memperkuat pengawasan serta mendorong daya saing produk lokal melalui pendampingan intensif kepada pelaku UMKM. 

Langkah ini menjadi bagian penting dalam memastikan ketersediaan obat dan makanan yang aman, bermutu, dan bermanfaat.

“Pembinaan agar pelaku usaha mampu naik kelas dan memenuhi standar regulasi,” kata Kepala Badan POM RI Taruna Ikrar.

BACA JUGA : Es Buah Menggoda, Tapi Ingat Dampaknya Bagi Kesehatan

Sebanyak 202 Nomor Izin Edar (NIE) berhasil diterbitkan Balai Besar POM Mataram, Terdiri atas 4 NIE obat bahan alam dari 2 UMKM, 78 NIE pangan olahan dari 29 UMKM, …

Berdasarkan wilayah kabupaten/kota, penerbitan NIE tersebut tersebar di Kota Mataram sebanyak 40 NIE, Kabupaten Lombok Barat 106 NIE, Kabupaten Lombok Tengah 19 NIE, Kabupaten Lombok Timur 22 NIE, dan Kabupaten Lombok Utara 15 NIE.

Adapun jenis produk pangan olahan yang telah memperoleh NIE dari Balai Besar POM di Mataram meliputi gula semut, VCO, minuman botanikal, dan produk lainnya. 

Sementara untuk obat bahan alam mencakup cairan obat luar dan kapsul. Pada kategori kosmetik, produk yang telah mengantongi izin edar antara lain pomade, sabun cair, parfum, dan berbagai produk perawatan lainnya.

BACA JUGA : Tiga Bibit Siklon Penyebab Angin Kencang dan Cuaca Ekstrem

Secara kumulatif pada periode 2024–2025, Balai Besar POM di Mataram telah mendampingi 86 UMKM dengan total 440 NIE yang diterbitkan. 

Rinciannya meliputi 6 NIE untuk 3 UMKM obat bahan alam, 164 NIE untuk 56 UMKM pangan olahan, serta 270 NIE untuk 12 UMKM kosmetik.dan




Angin Puting Beliung Rusak Atap Rumah di Sekotong

 Lokasi kejadian angin puting beliung  telah dipantau dan dilakukan asesmen awal oleh tim BPBD Kabupaten Lobar

MATARAM.LombokJournal.com ~ Angin puting beliung merusak atap rumah warga di Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat.

Terjangan angin puting beliung itu terjadi pada Kamis (05/03/26) sekitar pukul 03.30 WITA.

BACA JUGA : Prediksi BMKG, Tahun 2026 Musim Kemarau Datang Lebih Awal

Peristiwa ini dipicu oleh angin kencang yang disertai hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang melanda wilayah Kecamatan Sekotong pada waktu tersebut.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB tercatat 1 Kepala Keluarga (3 jiwa) terdampak, dengan 1 unit rumah mengalami kerusakan pada bagian atap rumah. 

Rumah yang terdampak merupakan milik warga bernama Jamiludin yang berdomisili di Dusun Batu Kumbung, Desa Sekotong Barat.

BACA JUGA :  Tiga Bibit Siklon Penyebab Angin Kencang dan Cuaca Ekstrem

Pemilik rumah untuk sementara mengungsi ke rumah tetangga guna menghindari risiko lanjutan.

BPBD NTB telah melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Lombok Barat serta stakeholder terkait. Penanganan kejadian angin puting beliung  ini melibatkan personel dari BPBD Kabupaten Lombok Barat, TNI/Polri, dan aparat desa setempat.

Adapun kebutuhan mendesak bagi warga terdampak saat ini meliputi terpal, selimut, dan makanan siap saji. 

Hingga saat ini lokasi kejadian angin puting beliung  telah dipantau dan dilakukan asesmen awal oleh tim BPBD Kabupaten Lombok Barat.

Masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Barat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat saat ini wilayah NTB masih berada pada periode musim hujan. 

Pada dasarian I Maret 2026 (1–10 Maret) terdapat peluang hujan dengan intensitas lebih dari 50 mm hingga lebih dari 100 mm per dasarian di beberapa wilayah NTB.

BACA JUGA : Puasa, Tak Peru Lagi Minum Obat Maag

Sehingga berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti angin puting beliung danangin kencang, banjir, dan tanah longsor yang dapat terjadi secara tiba-tiba. dan

 




Puasa, Tak Perlu Lagi Minum Obat Maag 

Kalau kita bisa mencegah sakit maag secara alami lewat pola makan dengan puasa, kenapa mesti buru-buru minum obat? 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Kebiasaan meminum obat lambung buat jaga-jaga selama bulan puasa sering dilakukan.

Siapa yang di meja makannya selalu sedia obat maag tablet atau sirup lambung setiap sahur? Pertanyaannya, emang perlu kita minum obat ini tiap hari selama puasa? 

BACA JUGA : Es Buah Menggoda, Tapi Ingat Dampaknya Bagi Kesehatan

Jawabannya, hanya wajib untuk yang punya riwayat Maag atau GERD. Kalau Anda punya riwayat tersebut, silahkan diminum saat sahur dan berbuka puasa. Tapi kalau lambung kalian sehat, ya tidak perlu minum obat!

Buat yang lambungnya normal tapi suka merasa begah, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberi 3 tips alami tanpa obat.

BACA JUGA : Bulan Puasa Dimanfaatkan Berhnti Merokok, Bisa Tidak?

Kata dia, beri jeda. Artinya, jangan langsung rebahan setelah makan. Berdiri atau jalan kaki sebentar.

Berbuka puasa secara bertahap. Jangan langsung menghajar lambung kosong dengan porsi jumbo.

Pilih menu bernutrisi saat berbuka puasa. Perbanyak protein dan lemak baik di porsi sahur dan berbuka.

BACA JUGA :  Inovasi Mahasiswa, Bikin Mesin Pengiris Tempe Tenaga Surya

“Kalau kita bisa mencegah begah secara alami lewat pola makan, kenapa mesti buru-buru minum obat? Yuk sayangi lambung dan ginjal kita!” tutupnya.dan

 




Tiga Bibit Siklon Penyebab Angin Kencang dan Cuaca Ekstrem 

Kemunculan tiga bibit siklon ini meningkatkan gradien tekanan udara yang memperkuat kecepatan angin permukaan dan memicu pemusatan massa udara

MATARAM.LombokJournal.com ~ Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi  kemunculan tiga bibit siklon tropis yang berada di sekitar wilayah Indonesia.

Keberadaan fenomena tiga bibit siklon tropis ini memicu potensi peningkatan curah hujan (cuaca ekstrem), angin kencang, hingga gelombang tinggi di sejumlah provinsi dalam beberapa hari ke depan.

BACA JUGA : Balita 4 Tahun yang Terseret Arus Sungai di Bima Ditemukan

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan berdasarkan pantauan Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta, ketiga bibit siklon yang saat ini aktif adalah Bibit Siklon Tropis 90S di Samudra Hindia selatan Banten–Jawa Barat, Bibit Siklon Tropis 93S di sebelah barat laut daratan Australia, serta Bibit Siklon Tropis 92P di Teluk Carpentaria sebelah selatan Papua Selatan.

Berdasarkan hasil analisis terkini, Bibit Siklon 90S memiliki peluang tinggi untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24-48 jam ke depan. 

BACA JUGA : Angin Puting Beliung Terjang Batukliang Lombok Tengah

Saktifnya tiga bibit siklon tersebut, BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang.

Sementara bibit lainnya, 93S dan 92P memiliki peluang rendah namun keseluruhannya tetap memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan perairan Indonesia.

Kemunculan tiga bibit siklon ini meningkatkan gradien tekanan udara yang memperkuat kecepatan angin permukaan serta memicu pemusatan massa udara. 

Kondisi ini diperkuat oleh suhu muka laut yang hangat di perairan selatan dan timur Indonesia, serta terbentuknya area pertemuan angin (konfluensi) di sepanjang Bali hingga Nusa Tenggara Timur.

BACA JUGA : Bencana Heidrometeorologi,  Banjir dan Longsor di Bima

Adapun dampak yang ditimbulkan dari aktifnya sistem dinamika atmosfer ini adalah terdapat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Banten, DK Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT. 

Serta potensi angin kencang di Bali, DI Yogyakarta, Banten, DK Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Maluku, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan dan pesisir selatan Papua Selatan.

Masyarakat perlu waspadai gelombang tinggi (2,5-4 meter) yang berpotensi terjadi di Samudra Hindia barat Bengkulu hingga Lampung, selatan Banten hingga Bali, Laut Sawu, selatan NTB dan NTT, serta Laut Arafura.

Dengan aktifnya tiga bibit siklon tersebut, BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang.

Serta mengantisipasi kemungkinan dampak hidrometeorologi seperti genangan, banjir, dan tanah longsor di wilayah rawan.dan