Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal dalam kunjungannya ke Kelurahan Telaga Bertong, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat,pada Jumat (13/03/26), mengungkapkan konsep Desa Berdaya.
Diungkapkannya, Desa Berdaya merupakan solusimenyelesaikan berbagai persoalan di tingkat desa hingga dusun, termasuk kemiskinan ekstrim.
“Semua harus bottom up, berbasis identifikasi masyarakat desa itu sendiri. Desa berdaya hadir, sebagai sebuah program solutif yang miliki dua karakter, yakni orkestratifdan kolaboratif,” jelas Iqbal.
Memaksimalkan potensi desa juga menjadi fokus Desa Berdaya. Gubernur Iqbal menilai potensi Sumbawa Barat sangat melimpah untuk menjadi motor penggerak ekonomi.
Diharapkan, sebagai roda penggerak desa beserta sumber dayanya harus memaksimalkan potensinya secara kolektif.
Pendekatannya kolaboratifantara pemerintah daerah, aparat desa, dan masyarakat sehingga fondasi ekonomi berbasis lokal semakin kuat.
Arahnya, melalui Desa Berdaya kita intervensi persoalan tingkat desanya Dan juga intervensi persoalan di tingkat KK.
“Sehingga harapannya setiap KK dalam setahun ke depan sudah punya mandiri sudah punya income,” katanya.
Gubernur Iqbal juga mengungkapkan, insentif seperti bantuan modal usaha juga tetap diberikan kepada warga yang memiliki usaha kecil. Ini sebagai dukungan keberlanjutan kegiatan ekonomi keluarga.
Dukungan melalui Desa Berdaya diharapkan dapat memperkuat usaha yang dijalankan. Dapat meningkatkan pendapatan, serta mendorong kemandirian ekonomi sehingga tidak lagi bergantung pada bantuan sosial.
Ia menambahkan, penyaluran bantuan harus lebih tepat sasaran. Baik dalam bentuk bantuan konsumtif bagi warga yang tidak berdaya, maupun bantuan produktif bagi masyarakat yang masih memiliki potensi usaha.
Target melalui Desa Berdaya bukan sekadar memberikan bantuan.
“Tapi memastikan masyarakat dapat berdaya dan hidup lebih sejahtera,” tutupnya. Rab/her…
Wagub NTB Buka Bazar Ramadhan BPR NTB
Wagub NTB menegaskan, Baar Ramadhan untuk memastikan kebutuhan sembako masyarakat tersedia dan harganya tetap terjangkau,” kata Wagub NTB
MAYATAM.LombokJournal.com ~ Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Indah Dhamayanti Putri, secara resmi membuka kegiatan Bazar Ramadhan dan Pasar Murah Sembakoyang diselenggarakan oleh PT BPR NTB Perseroda di Kota Mataram, Jumat (13/03/26).
Bazar Ramadhan merupakan upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokokdengan harga terjangkau selama bulan suci Ramadhan.
Wagub NTB menekankan pentingnya peran lembaga perbankandi daerah untuk terus meningkatkan profesionalisme serta menjaga persaingan yang sehat.
Hal tersebut dinilai penting guna memperkuat kepercayaan masyarakatterhadap sektor perbankan, khususnya lembaga yang berada di bawah naungan Pemerintah Daerah.
“Seluruh lembaga perbankan di NTB harus mampu bersaing sehat dan profesional, agar masyarakat makin percaya kepada lembaga perbankan yang ada,” ujar Wagub.
Menurutnya, keberadaan perbankan daerah memiliki kontribusi strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Termasuk melalui berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi warga.
Wagub NTB juga mengapresiasi inisiatif sosialyang dilakukan oleh lembaga perbankan seperti Bazar Ramadhan dan pasar murah, hingga penyaluran bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan tersebut sangat membantu masyarakat, terutama pada periode Ramadhan yang tahun ini berdekatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi.
“Tujuannya memastikan kebutuhan sembako masyarakat tersedia dan harganya tetap terjangkau,” kata Wagub NTB.
Sementara itu, Direktur Operasional PT BPR NTB Perseroda, Lalu Didi Januardi, menyampaikan bahwa Bazar Ramadhan ini merupakan kegiatan besar pertama yang digelar setelah proses konsolidasi lembaga sejak tahun 2022. Melalui kegiatan ini, BPR NTB juga ingin semakin mendekatkan diri dengan masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi momentum bagi BPR NTB untuk lebih dikenal masyarakat sekaligus memberikan manfaat langsung bagi warga,” ujarnya.
Kegiatan bazar tersebut turut mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Perum Bulog, Dinas Ketahanan Pangan, serta sejumlah mitra usaha lainnya.
Selain menyediakan sembako dengan harga terjangkau, bazar ini juga menghadirkan berbagai produk UMKMyang dapat dinikmati masyarakat. kominfotikntb/biroadpim
Hilang di Lotim, ABK Kapal Terbalik Ditemukan di Sumbawa
Amirudin asal Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan dilaporkan hilang dan dilakukan upaya pencarian oleh Tim SAR Gabungan
MATARAM.LombokJournal.com ~Operasi SARterhadap Amirudin 50 tahun yang dilaporkan hilang di perairan Kaliantan resmi berakhir.
Korban yang hilang itu ditemukan di perairan Tanjung Menangis, Kabupaten Sumbawa pada Selasa (11/03/26) siang.
Berdasarkan laporan dari Kantor SAR Mataram, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (05/03)sekitar pukul 17.30 WITA saat kapal dalam perjalanan pulang dari Perairan Kaliantan menuju Labuan Lombok.
Kapal dihantam gelombang. Kapten kapal tidak dapat mengendalikankemudian dan akhirnya terbalik, menyebabkan seluruh ABK kapal tenggelam.
Dari lima orang ABK yang berada di atas kapal tersebut, empat orang berhasil selamat. Sementara satu orang lainnya bernama Amirudin asal Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan dilaporkan hilang dan dilakukan upaya pencarian oleh Tim SAR Gabungan.
Setelah beberapa hari dilakukan upaya pencarian, korban ABK kapal terbalik yang hilang akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di sekitar perairan Tanjung Menangis, Kabupaten Sumbawa.
Jenazah korban kemudian dievakuasi menuju RSUD Sumbawa untuk proses penanganan lebih lanjut.
“Setelah dilakukan konfirmasi oleh pihak keluarga, jenazah tersebut dipastikan merupakan Amirudin yang sebelumnya dilaporkan hilang di perairan Kaliantan,” ungkap Koordinator Pos SAR Kayangan, M Darwis mewakili Kepala Kantor SAR Mataram.
Selanjutnya, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka.dan
Balita yang Hilang Saat Bermain di Genangan Air, Ditemukan
Korban balita yang dinyatakan hilang saat itu sedang bermain di depan rumahnya. Ibu korban sempat meninggalkan sang anak selama kurang lebih 30 menit
MATARAM.LombokJournal.com ~Upaya pencarian intensifterhadap Muhammad Rafid Zaki, balita laki-laki yang dilaporkan hilang di Desa Sembalun Lawang, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, berakhir.
Balita 2,5 tahun ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada pencarian hari ketiga, Rabu 11 Maret 2026.
Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, melalui Koordinator Pos SAR Kayangan, M Darwis menyatakan bahwa jasad korban ditemukan sekitar pukul 15.30 WITA oleh warga setempat yang hendak mandi di area DAM aliran sungai.
“Lokasi penemuan sekitar 3 kilometer ke arah barat dari titik awal perkiraan hilangnya korban,” kata Darwis.
Setelah ditemukan, korban segera dievakuasidan diserahkan kepada pihak keluarga.
Peristiwa memilukan ini bermula pada Minggu 8 Maret 2026 pagi. Berdasarkan laporan, korban saat itu sedang bermain di depan rumahnya. Ibu korban sempat meninggalkan sang anak selama kurang lebih 30 menit.
Namun, saat kembali, korban sudah tidak ditemukan di lokasi.
Pihak keluarga dan aparat setempat sempat melakukan pencarian mandiri, termasuk menyisir aliran sungai yang hanya berjarak 10 meter dari rumah korban, sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwenang.
Operasi SAR ini melibatkan personel gabungan berskala besar, yang terdiri dari Tim Rescue Kantor SAR Mataram & Pos SAR Kayangan, Camat Sembalun, SAR Unit Lombok Timur, Polsek Sembalun, Satpol PP, SAR Unit, Damkarmat Lombok Timur, BPBD Lombok Timur, Kades Sembalun Lawang, TSBK Bima, TSBD Sembalun, Tagana, serta para relawan dan masyarakat setempat.
dokterr Jack, naik pesawat menggendong putra kecilnya yang sangat manja (kemboq) dengannya. Mik katanya menyapa. Sambil cerita akan bawa anaknya pulang ke Jakarta.
Bijem niki milu belombok. Lamun te bilin leq Jakarta, sakit demam dia. Kata dokter Jack. Saya paham maksud dan situasinya. Walau sejenak, tapi kami sempat ngobrol, belauq bedaye. Seperti biasanya.
Tiba di cengkareng saya turun lebih awal. Gopoh-gopoh kejar acara akan segera dimulai. Tidak bertemu dokter Jack. Dalam perjalan ke arah Cilandak, saya telpon dr Jack yang tadi saya tinggalkan turun belakangan.
Sama sekali saya tidak menduga dan tidak melihat tanda apa pun. Bahwa itulah pertemuan dan percakapan kami yang terakhir. Selamat jalan dr Jack.
Saya bersaksi bahwa dokter Jack orang baik. Lama kami bersama. Sejak usia anak-anak hingga sama-sama menua.
Kami terlahir dari rahim keluarga besarPN PERTANI. Mamik saya (HL Purwagita) adalah anak buah mamiknya dr Jack (HL Muhamad Thohir). Di BUMN yang dulu punya kuasa mengurus pupuk, saprodi, benih pertanian di NTB.
Saya, Jack kecil dan saudara-saudaranya yang lain saling kenal. Waktu kecil sering di ajak ikut arisan atau halal bihalal PN PERTANI. Saya kenal Lalu Heri Prihatin, Baiq Heni Marfiatun ( teman TD84 SMANSA Mataram), juga adik-adiknya wawan dan mumung.
Kami tumbuh dan besar bersama di Karang Jangkong Cakranegara. Kadang sering bermain bola atau nonton pacuan kuda di lapangan Karang Jangkong ( kini jadi lokasi Mataram Mall ).
Bersama teman-teman dari Karang Jangkong dan Karang Kemong kami nonton pacuan kuda dengan lompat tembok dari gudang Perhutani yang banyak tumpukan kayu besar. Prof. Asikin dan teman-temannya dari Karang Tatah juga sering lompat tembok dari lokasi yang sama.
Setamat dari SMANSA Mataram, saya dan dr. Jack, dipertemukan kembali di Kota Malang. Sebelum dr Jack pindah kuliah ke FK Universitas Hang Tuah Surabaya.
Meski kuliah di Surabaya, tapi tiap alhir minggu dr Jack selalu di Malang. Kumpul bersama teman-teman sepermainan di Mataram yang banyak kuliah di Malang. Malang – Surabaya jalur rutin yang sangat sering di lintasi dr Jack.
Saking seringnya di malang, ada teman yang nyeletuk penuh canda. Kok dokter ini sering bolos dan di malang terus ?
Besok kalau sudah jadi dokter saya takut dan tidak mau jadi pasiennya. Takut malpraktekkarena dokter sering bolos kuliah. dr Jack dan teman-teman ngakak bersama sambil jawab, sundrik ente.
Fakta kemudian bicara lain. Apa yang dicandai teman-teman di malang dulu itu, faktanya berbalik 180 derajat ketika kini kami sama-sama kembali ke Mataram.
Kini, teman-teman kami itu justru kalo ada sedikit gangguan kesehatan, langsung kontak dr Jack. Reseppun keluar. Apapun sakit nya kalo sudah di tangani dr Jack, lahir bathin teman-teman itu pasti sembuh dan happy.
Itulah The Power of Mr Jack. Kata teman-teman berseloroh. Dokter Jack yang kesehariannyaselalu happy bahagia, sangat pintar membuat teman-temannya juga merasakan kebahagiaan.
Saya dan dr Jack dulu waktu masa-masa kuliah sering menanti kedatangan Pak Badri. Pak Badri, orang Dasan Tapen ini, sahabat mamik-mamik kami. Sebagai mitra PN PERTANI dalam suplay pupuk, saprodi dan benih. Pak Badri sering bolak balik Jawa – Lombok.
Pak Badri inilah kadang sering dijadikan “jasa titipan kilat” oleh mamik-mamik kami untuk titip sangu bulanan kami di rantauan.
Biasanya Pak Badri ke Surabaya dulu jenguk dan antarkan sangu untuk Lalu Heri Prihatin ( kakak dokter Jack yang kuliah di ITS ) dan sangu dr Jack. Baru lanjut ke Malang antarkan sangu saya. Beda dengan anak kost zaman now yang serba mudah main transfer.
Setelah tamat kuliah, tidak diduga, kebersamaan saya dan dokter Jack masih berlanjut. Sama-sama berkarier sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. Walau awalnya dr Jack di jajaran Pemkot Mataram dan saya di Pemprov NTB.
Waktu saya menjabat sebagai Sekda NTB, Gubernur NTB – Dr Zulkieflimansyah dan Wagub Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah sangat butuh type Direktur RSUP yang lebih progresif.
Tangan dingin dokter Jack yang sukses mengelola RS Kota Mataram jadi dasar pertimbangan untuk memberi panggung dan tanggung jawab yang lebih besar kepada dokter Jack sebagai Direktur RSUP NTB.
Alhamdulillah, seperti kata pepatah, pucuk dicinta ulampun tiba. Kehadiran dr Jack sebagai direktur RSUP yang baru sesuai expektasi pimpinan. dr Jack melakukan pembenahan administrasi pelayanan rumah sakit yang lebih profesional, proporsional dan humanis.
Semua staff rumah sakit dan tenaga medik dituntut kerja keras dan bekerja dengan hati. Pahami derita pasien dan keluarganya. Perlahan namun pasti langkah-langkah pembenahan berbuah nyata.
Tidak hanya administrasi pelayanan rumah sakit yang dibenahi, peningkatan SDM, peralatan dan inprastruktur RSUP terus ditingkatkan kualitas dan kapasitasnya. Kini gedung RSUP NTB berdiri dengan megahnya.
Waktu musibah covid 19 melanda NTB bahkan dunia RSUP NTB melaksanakan tugas dengan sangat baik. dokter Jack yang tidak terlalu takut dengan Covid 19, kadang sering beda sikap dengan kami di satgas Covid 19.
Menurut dr Jack, tidak perlu takut berlebihan dengan Covid 19. Yang penting itu hati bahagia. Happy pasti imun jadi kuat.
Demikian juga untuk mendukung perhelatan motogp, peran dan keberadaan dr Jack sebagai direktur RSUP yang hobby offroad / otomotif dan ketua IMI NTB sungguh sangat tepat. Hobby dan tugas profesionalnya dikerjakan dengan baik.
Kecelakaan yang terjadi di lintasan motogp tidak sampai merenggut korban jiwa. Korban kecelakaan dapat di tangani oleh dr Jack dan tim medisnya dengan standar operasional dan prosedure tingkat dunia. dr Jack dan tim mediknya pernah berangkat dan belajar menangani trauma motogp ke italia dan tempat-tempat lain yang jadi tuan rumah motogp.
Saya memang sering diskusi dengan dr Jack selaku direktur RSUP dan juga dengan staff-staff pelayanan dalam kapasitas saya sebagai ketua dewan pengawas RSUP NTB.
Untuk memastikan bahwa pelayanan yang diberikan RSUP NTB sudah sesuai SOP dan berharap zero complain. Waktu rubut-ribut tentang polemik rumah singgah dan isu pegawai siluman, juga kami diskusikan secara intens.
Diantara sekian rentetan kenangan dan kebersamaan, saya akan selalu ingat dr Jack. Dia berjasa dan berhasil meyakinkan saya dan keluarga untuk berani operasi mata. Sehingga kini saya bisa terbebas dari kaca mata.
Dengan kondisi kacamata minus 12 dan 13, sering kali mata saya terasa kurang nyaman dalam melaksanakan tugas kedinasan. Tumpukan surat menyurat yang harus di baca dan di tuntaskan Sekda selaku penanggung jawab dapur bitokrasi, kadang mata terasa kurang mendukung. Sering mata lelah, kabur dan berair.
Hingga suatu hari dr Jack sarankan dan vonis untuk operasi mata. Saya keget, takut, tapi juga butuh. Perasaan jadi nano-nano tak menentu. Sudah lama dan sudah banyak teman yang sarankan operasi lasix. Sempat berani tapi begitu tiba di Jakarta Eye Centre tiba-tiba nyali ciut.
dr Jack beri saran dan jelaskan operasi mata kini tidak sakit. Tyang niki pembalap. Butuh pandangan presisi. Kabur sedikit saja, maut di depan mata. Tyang sering operasi mata kalo penglihatan agak kabur.
Kata dr jack serius beri sugesti. Saya menyerah. Ikuti kata dr Jack dan alhamdulillah dengan koordinasi dan pengawasannya bersama direktur RS Mata NTB operasi mata yang saya jalani berlangsung lancar dan benar tidak sakit seperti ketakutan semula.
Bisa jadi dengan segala amal kebaikannya, dr Jack sudah siapkan bekal untuk perjalanan pulangnya yang panjang.
Tapi ketahuilah, sesungguhnya masih banyak saudara, jiran tetangga, sahabat, kerabatnya yang belum siap untuk ditinggalkan. Mereka masih ingin berbahagia dalam kebersamaan. Namun, kini ajal dan taqdir telah menjemputmu.
Tiada kata selain ikhlas dan doa-doa terbaik kami panjatkan mengiringi butir-butir pasir dan tanah menutup jasadmu.
Terima kasih dr Jack. Selamat jalan di bulan yang penuh berkah dan magfirah ini.
Karang Medain, 11 Maret 2026
Biogas di TPA Kebon Kongok Disalurkan Untuk Penduduk Sekitar
Pemerintah Desa diminta melakukan manajemen risiko dan menerapkan prinsip keadilan dalam distribusi program biogas di lapangan
MATARAM,LombokJournal.com -~ Dibalik bau anyir air linditernyata tersimpan energi alternatif berupa biogas yang bermanfaat untuk kebutuhan rumah tangga dan industri pengolahan lainnya.
Karenanya, Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) NTB bersama Yayasan Rumah Energi dan stakeholder terkait telah melakukan riset pengembangan air lindi sampah di TPA (Tempat Pemrosesan Akhir) Kebon Kongoksejak tahun 2025.
Hasil riset ini menunjukkan bahwa sampah tidak selamanya menghadirkan aneka musibah, mulai dari polusi tanah, air dan udara serta wabah penyakit hingga bau yang menyengat. Namun, dibalik setiap musibah, selalu saja ada berkah.
Dari hasil riset berhasil menciptakan prototype mesin pengolah limbah air lindi menjadi biogasdan pupuk cair organik.
Dengan volume limbah air lindi di TPA Kebon Kongok yang mencapai 50 M3 per hari, akan menghasilkan biogas yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan energi puluhan hingga ratusan masyarakat yang ada di sekitar TPA Kebon Kongok.
Hal ini jika diolah menggunakan teknologi dan mesin tepat guna.
Selain biogas untuk mendukung usaha ekonomi produktif, air lindi yang dihasilkan dari riset tersebut juga dapat menghasilkan pupuk cair organik yang bisa dimanfaatkan untuk para petani.
Kepala BRIDA NTB, I Gede Putu Aryadi mengimbau agar pemerintah desa melakukan manajemen risikodan menerapkan prinsip keadilan dalam distribusi program biogas di lapangan.
Biogas tersebut ditargetkan untuk lokasi yang terdampak langsung dari adanya aktivitas TPA, serta untuk mendukung fasilitas-fasilitas pendidikan, sosial, dan ibadah yang ada di sekitar lokasi.
“Riset air lindi di TPA Kebon Kongok adalah satu-satunya yang ada di Indonesia saat ini dan akan menjadi percontohan bagi wilayah lain,” ujar Gede Putu Aryadi, Selasa 10 Maret 2026.
Kepala Desa Sukamakmur, H Selamet menyampaikan dukungan terhadap program ini. Pihaknya akan melakukan musyawarah desa guna memastikan pemanfaatan program dapat dirasakan secara adil oleh masyarakat di setiap dusun.dan
Balita Hilang Saat Bermain di Genangan Air
Tim Rescue Kantor SAR Mataram dan Pos SAR Kayangan diberangkatkan menuju lokasi hilangnya balita itu melakukan pencarian
MATARAM.LombokJournal.com ~ Balita bernama Muhammad Rafid Zaki warga Desa Sembalun Lawang, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur dilaporkan hilang.
Balita 2,5 tahun itu hilang sejak Minggu (08/03/26) pagi dan saat ini masih dalam pencarian.
Menurut Kepala Kantor SAR Mataram, Muhammad Hariyadi, melalui Koordinator Pos SAR Kayangan, M Darwis, korban sebelumnya bermain di depan rumah dan ditinggal ibunya di genangan air.
Sekitar 30 menit kemudian saat ibunya kembali, korban sudah tidak berada di lokasi.
Pihak keluarga bersama aparat setempat telah melakukan pencarian di sekitar rumah. Termasuk di aliran sungai yang berjarak sekitar 10 meter dari lokasi kejadian, namun korban belum ditemukan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Kantor SAR Mataram dan Pos SAR Kayangan diberangkatkan menuju lokasi hilangnya balita itu untuk melaksanakan pencarian. Setibanya di lokasi, tim langsung berkoordinasidengan pihak terkait.
Pencarian balita yang hilang itu, operasi SAR ini melibatkan Tim Rescue Kantor SAR Mataram, Pos SAR Kayangan, Polsek Sembalun, SAR Unit Lombok Timur, Damkarmat Lombok Timur, BPBD Lombok Timur, TSBK Bima, Pol PP, Tagana, serta masyarakat setempat.dan
Dana Guru Non ASN dan Honorer Madrasah Sudah Cair
Dana BOS Madrasah dan BOP RA langsung disalurkan ke rekening masing-masing lembaga
Pencairan dana itu diambil dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah dan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Raudhatul Athfal (RA). Kini dana tersebut sudah bisa dicairkan secara bertahap.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno mengatakan, kebijakan pencairan dana ini menjadi salah satu langkah afirmatifpemerintah dalam mendukung kesejahteraan tenaga pendidik di madrasah swasta.
“Lembaga RA dan madrasah yang telah menuntaskan persyaratan administratif sudah dapat menerima dana BOP dan BOS. Proses ini akan terus berjalan secara progresifhingga seluruh lembaga penerima mendapatkan haknya,” ujar Amien Suyitno.
Dia menjelaskan, peningkatan kesejahteraan guru tidak hanya melalui Tunjangan Profesi Guru(TPG). Dana BOS juga dapat dimanfaatkan untuk membantu pembayaran honor guru non-ASN, khususnya yang belum mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Pada tahap pertama tahun anggaran 2026, pemerintah mengucurkan total dana sebesar Rp4,5 triliun untuk lebih dari 83.000 lembaga pendidikan di seluruh Indonesia.
Jumlah ini terdiri atas Rp4,1 triliun BOS Madrasah Swasta untuk sekitar 52.000 madrasah serta Rp428 miliar BOP untuk sekitar 31.000 lembaga RA.
Dana BOS Madrasah dan BOP RA langsung disalurkan ke rekening masing-masing lembaga sehingga dapat segera dimanfaatkan.
Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Nyayu Khodijah, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan bank penyalur agar proses pencairan berjalan lancar.
Menurut Nyayu, seluruh madrasah dan RA yang telah mengunggah dokumen persyaratan melalui sistem DMRKAM dapat langsung mencairkan dana tersebut di bank penyalur.
Bagi lembaga yang masih dalam proses pengunggahan data, Kementerian Agama memberikan perpanjangan waktu agar proses pencairan tetap dapat berjalan paralel.
Penggunaan dana BOS tetap mengikuti ketentuan yang berlaku. Maksimal 60 persen dari total dana BOS dapat digunakan untuk pembayaran gaji guru.
Sementara sisanya dialokasikan untuk mendukung kebutuhan operasional dan peningkatan kualitas pembelajaran di madrasah.dan
Terseret Arus Pantai, Rustan Ditemukan Meninggal Dunia
Korban terseret arus ditemukan sudah meninggal dunia sekitar 700 meter ke arah timur dari lokasi kejadian (LKP),
MATARAM.LombokJournal.com ~Rustan (45), warga Dusun Torok Aik Beleq, Desa Montong Ajan, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah hilang terseret arusdi Pantai Torok Aik Beleq, Sabtu (07/03/26)
Pada Sabtu 7 Maret 2026 sore, korban yang terseret arus itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian oleh Tim SAR Gabungan.
Peristiwa bermula pada Sabtu pagi sekitar pukul 05.30 WITA. Korban bersama anaknya dan rombongan yang berjumlah sekitar 15 orang sedang mencari nyale poto di pesisir pantai.
Nahas, saat sedang beraktivitas, anak korban melihat ayahnya tiba-tiba terseret arus laut yang kuat.
Kejadian tersebut segera dilaporkan ke perangkat desa dan diteruskan ke Kantor SAR Mataram pada pukul 07.18 WITA oleh Camat Praya Barat.
Tim rescue dari Unit Siaga SAR Kuta Mandalika dikerahkan menuju lokasi pada pukul 07.45 WITA.
Pencarian dilakukan dengan membagi personel menjadi empat tim, yaitu tiga tim melakukan penyisiran perairan menggunakan rubber boat dan dua perahu nelayan, dan satu tim melakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian.
Kepala Kantor SAR Mataram, Muhammad Hariyadi, melalui Koordinator Unit Siaga SAR Kuta Mandalika, Arya Made Kresna, menyatakan setelah penyisirankorban yang terseret arus selama beberapa jam, titik terang akhirnya ditemukan.
Sekitar pukul 17.00 WITA, tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad korban di Pantai Selong Belanak.
“Korban terseret arus ditemukan sekitar 700 meter ke arah timur dari lokasi kejadian (LKP). Setelah dievakuasi, korban diserahkan ke pihak keluarga,” ungkap Arya Made Kresna dilansir Instagram resmi Kantor SAR Mataram.
Keberhasilan Operasi SAR ini menemukan korban terseret arus ini merupakan hasil sinergiberbagai pihak.
Di antaranya Tim Rescue Unit Siaga SAR Kuta Mandalika, Tim Rescue Kantor SAR Mataram, Damkartan Lombok Tengah, Babinkamtibmas dan Babinsa Desa Montong Ajan, masyarakat/nelayan setempat dan
Mudik Gratis Bagi Pelajar dan Mahasiswa, Ayo Manfaatkan
Program mudik gratis ini, para mahasiswa dan pelajar yang berada di wilayah Pulau Lombok dapat memanfaatkan fasilitas transportasi gratis
MATARAM.LombokJournal.com ~Bagi yang ingin pulang ke kampung halaman untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menyelenggarakan Program Mudik Gratisbagi pelajar dan mahasiswa.
Program mudik gratis ini merupakan bentuk komitmen Pemprov NTB dalam memberikan pelayanan transportasi yang aman, nyaman, tertib, dan terjangkau.
Hal ini sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas serta meminimalisir risikoperjalanan khususnya bagi mahasiswa dan pelajar yang melakukan perjalanan mudik.
Melalui program mudik gratis ini, para mahasiswa dan pelajar yang berada di wilayah Pulau Lombok dapat memanfaatkan fasilitas transportasi gratis menuju beberapa daerah tujuan di Pulau Sumbawa.
Dilansir Instagram Dinas Perhubungan NTB, rute mudik gratis: Mataram – Kabupaten Sumbawa, Mataram – Kabupaten Sumbawa Barat, Mataram – Kabupaten Dompu, Mataram – Kabupaten Bima, dan Mataram – Kota Bima.
Tanggal keberangkatan, Sabtu, 14 Maret 2026 pukul 09.00 WITA dengan titik keberangkatan di Kantor Dinas Perhubungan NTB
Sedangkan periode pendaftaran dibuka pada tanggal 9 – 11 Maret 2026 pukul 08.00 – 15.00 WITA atau sampai kuota terpenuhi.
Registrasiulang akan dilakukan pada tanggal 13 Maret 2026 pukul 08.00 – 15.00 WITA.
Untuk meminimalisir adanya pergantian penumpang pada saat hari keberangkatan, maka akan dilakukan pengecekan KTP dan tiket sebelum keberangkatan
Program mudik gratis ini diharapkan dapat memberikan kemudahan akses transportasi bagi mahasiswa dan pelajar, sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan penyelenggaraan Angkutan Lebaran yang tertib dan berkeselamatan di Nusa Tenggara Barat. dan