Bunda Niken Kunjungi PKW di Desa Batujai

Dalam kunjungan tempat Pendidikan Kecakapan Wira usaha (PKW) tenun, Bunda Niken motivasi peserta PKW di Batujai dan Sukarare

LOTENG,lombokjournal.com ~ Bunda Niken sapaan Ketua Dekranasda NTB, Hj Niken Saptarini Zulkieflimansyah kalangan anak muda bersemangat melestarikan budaya, sekaligus berwirausaha dengan memanfaatkan platform digital 

Bunda Niken mengunjungi tempat Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) tenun di Desa Batujai
Bunda Niken (kiri)

“Mari kita semua bersemangat melestarikan budaya  dan melahirkan generasi muda yang cakap dan memahami tenun untuk berwirausaha dengan memanfaatkan platform digital,” ajak Bunda Niken bersemangat.

BACA JUGA: NTB Gesa Industrialisasi Sektor Perikanan dan Kelautan

Ajakan itu disampaikan Bunda Niken saat mengunjungi Bale Tenun Alam “Tenar”, Desa Batujai, Lombok Tengah, yang kemudian berlanjut ke Desa Sukarare, Selasa (15/11/22).

Bunda Niken mengunjungi tempat Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) tenun di Desa Batujai

Kegiatan PKW di Desa Batujai ini diikuti 20 Peserta dari kalangan muda usia, anak putus sekolah, mulai dari usia 16 tahun yang merupakan penduduk asli Kabupaten Lombok Tengah. 

Dalam kunjungan itu Bunda Niken didampingi Wakil Ketua Dekranasda, Hj. Lale Prayatni Gita Ariyadi dan Sekertaris Dekranasda NTB.

Giat  PKW ini sangat menarik dan berkesan bagi kaum muda terutama untuk perempuan muda Desa Batujai. Khususnya untuk  meningkatkan semangat melestarikan budaya  dan melahirkan generasi muda yang cakap serta memahami tenun untuk berwirausaha.

Pelatihan yang terbagi menjadi dua kelompok ini, ditargetkan  akan eksis dan bisa mandiri  usai pelatihan ini.

Kelompok pertama di Dusun Batujai dengan coach Afriadi dan Diana yang sangat tekun mendampingi para peserta PKW. 

Sedangkan kelompok kedua di Sukarare dengan Coach Bapak Satriadi juga sangat bersemangat mau membantu.

Mereka akan dibantu dari awal proses penemuan hingga pemasaran serta diberikan projek  tenun yang sangat menarik.

Dengan menargetkan 200 jam pelajaran, para peserta dari kaum muda semuanya perempuan ini sudah menyelesaikan materi. 

Materinya yaitu latar belakang dan sejarah tenun pulau lombok, pengantar ilmu tekstil, dan klasifikasi serat- serat tekstil sehingga 2 pekan lagi bisa tuntas dan sukses.

Para coach mengharapkan semua peserta memiliki rasa kecintaan terhadap bahan dasar  lokal. 

Para PKW tersebut berusaha semaksimal mungkin untuk menggunakan bahan-bahan dari kapas lokal yang berkualitas, agar tidak mengandalkan produk luar semata.

“Kita harus berdikari dalam sandang  dengan contoh  berupa kancing baju terbuat dari batok kelapa,  ini 100 persen lokal heritage dan membanggakan,” ujar Dina Faisal, coach di PKW Batujai.

Tak hanya di Batujai, tapi di desa Sukarara pun Bunda Niken selama bersahaja memberi motivasi dan semangat bagi para PKW.

BACA JUGA: IKM Terus Dibina agar Naik Kelas

Bunda Niken menerangkan, memiliki kesibukan menjadi seorang ibu bukanlah halangan untuk mau  belajar menenun.

“Harapan saya, semoga peserta disini menjadi Perempuan-perempuan yang mampu memberikan sumber penghasilan untuk keluarga,” kata Bunda Niken 

Kegiatan kunjungan tersebut diakhiri dengan penyerahan bantuan alat tenun oleh Ketua dan Wakil  Dekranasda  NTB bersama Ketua Dekranasda Lombok Tengah Baiq Nurul Aini Fathul Bahri di PKW Sukarare Lombok Tengah. ***

 




Kerjasama Pemprov NTB dan PT. Artha Begawan Nusantara

Dengan kerjasama ini ke depan muncul pabrik-pabrik olahan dan ini mewujudkan terciptanya Industrialisasi di bidang peternakan 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB menjalin kerjasama dengan investor terkait Sewa Aset Daerah berupa Rumah Potong Hewan Banyumulek. 

Dengan kerjasama ini, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, berharap seluruh stakeholders terkait dapat memaksimalkan momentum ini dengan baik.

BACA JUGA: NTB Gesa Industrialisasi Sektor Perikanan dan Kelautan

Hal tersebut disampaikannya pada saat menghadiri acara Penandatanganan Kerjasama antara Pemerintah Provinsi NTB dengan PT. Artha Begawan Nusantara, di Gedung Sangkareang Kantor Gubernur, di Mataram pada Senin (14/11/22).

“Ini merupakan langkah awal, dan tidak mudah untuk mendapatkan investor di Rumah Potong Hewan Banyumulek ini. Harapannya ke depan harus dimaksimalkan sebaik mungkin potensi yang ada,” ucapnya.

Bang Zul panggilan akrab Gubernur NTB menjelaskan, industri turunan dari hewan sapi terbilang banyak sehingga hal ini dapat dimaksimalkan dengan sebaik-baiknya. 

Jika hal ini bisa dimanfaatkan nantinya NTB bisa memproduksi olahan-olahan dari turunan tersebut.

“Jika semua ini berjalan dengan baik, ke depannya muncul pabrik-pabrik olahan dan ini mewujudkan terciptanya Industrialisasi di bidang peternakan akan semakin terlihat,” terangnya.

Gubernur juga berharap agar uji coba pemotongan sapi bisa dilakukan sebelum hari jadi Provinsi NTB dengan maksud sebagai hadiah bagi Provinsi NTB yang ke 64 pada bulan Desember.

Komisaris Utama PT. Artha Begawan Nusantara, Arrie Triyono berterimakasih atas fasilitas yang diberikan Pemprov NTB selama pihaknya melakukan kunjungan lapangan. 

Ia mengaku setelah melakukan lima kali kunjungan, pihaknya setuju dan tertarik dengan potensi yang dimiliki NTB.

BACA JUGA: Ekonomi NTB Tangguh Hadapi Inflasi

“Mudah-mudahan perusahan kami bisa berkembang dengan baik, dan kami berharap Provinsi NTB dapat menjadi sentra ternak nasional,” harapnya.

Arrie juga mengajak Pemprov NTB untuk membuat kebijakan/regulasi mengenai kontrol pemotongan sapi. Tujuannya menciptakan kemandirian ketersediaan daging sapi serta memperbaiki fasilitas RPH.

Sehingga tujuan menjadikan Pemprov NTB sebagai sentra ternak nasional dalam 5 tahun mendatang akan terwujud. ***

 




NTB Gesa Industrialisasi Sektor Perikanan dan Kelautan 

Pemprov NTB melalui program Beasiswa NTB mengirim putera puteri NTB belajar teknologi di bidang perikanan dan kelautan

BALI.lombokjournal.com ~ Dalam rangka mendukung Pemerintah Indonesia mewujudkan pembangunan laut yang berkelanjutan, Provinsi NTB menggesa program industrialisasi pada sektor Perikanan dan Kelautan. 

Hal tersebut diungkapkan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, saat menjadi narasumber pada rangkaian acara G-20 di Bali mengenai the National Blue Agenda Actions Partnership, Senin (14/11/22).

“Bagi kami, bukan bagaimana kita berbicara tentang strategi laut biru yang berkelanjutan, namun yang sangat kami butuhkan di area kami adalah kemampuan untuk meningkatkan nilai tambah dari produk-produk tradisional menjadi komoditas dengan nilai yang lebih tinggi sehingga industrialisasi itu sangatlah penting,” kata Gubernur Zul dalam bahasa Inggris.

BACA JUGA: IKM NTB Terus Dibina untuk Naik Kelas

Pengetahuan mengenai ilmu sains dan teknologi sangatlah penting untuk mensukseskan program industrialisasi. 

Mengirim putera/i NTB melalui program Beasiswa NTB untuk menuntut ilmu ke luar negeri dan belajar mengenai teknologi di bidang perikanan dan kelautan pun menjadi salah satu strategi Pemprov NTB

“Untuk mendukung program industrialisasi kami di komoditas tradisional, kita bisa mengirim lebih banyak siswa lagi ke berbagai negara di Eropa Timur, khususnya pada area yang ada teknologi kelautannya,” tambah Bang Zul, sapaannya.

Tidak hanya untuk belajar dan menjadi ahli pada bidang sains dan teknologi, para awardee beasiswa juga diharapkan dapat menarik para investor dari negara tempat mereka belajar untuk datang berinvestasi di NTB. 

“Mereka kita kirim ke luar negeri bukan hanya bertujuan untuk menjadi ahli, tapi diharapkan dapat membawa para investor dari tempat mereka belajar. Kami akan sangat senang menyambut mereka (para investor),” ujarnya.

Hal tersebut di atas bertujuan untuk memastikan, NTB adalah provinsi yang ramah terhadap investasi dan komunitas bisnis, termasuk pada sektor teknologi perikanan dan kelautan.

Hadirnya para investor dan berbagai event internasional juga mengharuskan NTB untuk terus memperbaiki kualitas produk-produk lokal buatan UMKM, agar mendapat standarisasi yang baik. 

“Kami sangat beruntung menjadi tuan rumah berbagai event internasional. Pihak penyelenggara punya standar yang baik untuk komoditas kami. Ini tentunya mengakselerasi learning juga buat UMKM kami untuk meningkatkan kualitas dari produk lokalnya. Akhirnya kini kami telah mampu mempersembahkan produk-produk dengan standar yang baik untuk para global audiens,” tutur Gubernur Zul

Untuk diketahui, Pemerintah Indonesia dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bekerja sama dalam kerangka Kemitraan Aksi Agenda Biru Nasional untuk mendukung RI dalam percepatan pelaksanaan Agenda Pembangunan Biru (Blue Agenda Development).

BACA JUGA: Penonton WSBK di NTB Lampaui Target

Serta membangun pertumbuhan ekonomi kelautan yang lebih berkelanjutan.

Kemitraan ini akan berfokus pada sektor kelautan dan maritim, memastikan lingkungan yang sehat dan berkontribusi pada kemakmuran di bawah empat pilar: kesehatan biru, makanan biru, inovasi biru dan keuangan biru. ***

 

 




WSBK 2022 di Sirkuit Mandalika Berjalan Aman dan Tertib

Penonton ajang balap motor WSBK sangat tertib mengikuti setiap arahan panitia, sejak bundaran BIZAM hingga memasuki tribun penonton

LOTENG.lombokjournal.com ~ Perhelatan World Superbike (WSBK) tahun 2022 yang kedua kalinya digelar  di Pertamina Mandalika Internasional Cirkuit Lombok Tengah, NTB, berjalan sukses. 

Tidak sekedar meraih kesuksesan, event balapan internasional tersebut juga berjalan sangat aman dan tertib.

BACA JUGA: NTB Salah Satu Terdepan dalam Pembangunan Kesehatan

Para pebalap menikmati ajang WSBK di Sirkuit Mandalika
Para pemenang WSBK seri Indonesia 2022

Kesuksesan event yang mengharumkan nama NTB itu tidak terlepas dari pengamanan yang dilakukan secara intens oleh kepolisian daerah NTB, TNI dan seluruh stakeholder Pemerintah Provinsi NTB serta Kabupaten Lombok Tengah.

Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda NTB Kombes Pol. Abubakar Tertusi mengatakan, event WSBK sangat terpantau aman. 

Penonton WSBK pun juga sangat tertib mengikuti setiap arahan panitia sejak dari bundaran BIZAM hingga mereka memasuki tribun penonton.

“Alhamdulillah semua berjalan aman. Tidak ada yang kita lihat keributan dan hal-hal yang mengganggu, penonton juga semuanya tertib,” ungkapnya saat diwawancarai saat sedang memantau penonton di dalam area Sirkuit Mandalika, Minggu (13/11/22).

Menurutnya, kesuksesan ini juga didukung oleh kesadaran masyarakat itu sendiri untuk bersama-sama menjaga kondusifitas selama event berlangsung. 

Kesadaran masyarakat akan menjadi penguat anggota dalam menjalankan tugas dan menjaga nama baik daerah NTB.

BACA JUGA: Event WSBK Beri Keberkahan untuk UMKM NTB

“Kita telah menerjunkan sebanyak 2.148 anggota TNI Polri di seluruh pos penyekatan untuk mengamankan perhelatan WSBK. Alhamdulillah semuanya aman terkendali,” jelasnya.***

 

 




NTB Salah Satu Terdepan Dalam Pembangunan Kesehatan 

Dengan aktifnya 7600 lebih Posyandu Keluarga, NTB dapat menuntaskan angka stunting dengan cepat

MATARAM,lombokjournal.com ~ Keberhasilan NTB dalam pembangunan kesehatan tak terlepas dari kinerja insan kesehatan.

Wagub NTB, Hj Sitti Rohmi dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional, menyampaikan apresiasi terhadap kinerja seluruh insan kesehatan di Provinsi NTB. 

Hal itu disampaikannya saat menjadi Pemimpin Upacara memperingati Hari Kesehatan Nasional yang ke-58 di Halaman Kantor Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Mataram pada Senin (14/11/22).

BACA JUGA: Tim Medis All Out Tangani Kesehatan Selama WSBK di Mandalika

Wagub NTB memberikan penghargaan bidang kesehatan yang dinilai berjasa dalam mendorong kesehatan masyarakat NTB
Wagub NTB menyampaikan penghargaan

“Terimakasih karena kekompakan, sinergritas, kerja keras serta komitmen teman-teman insan kesehatan di NTB, sehingga Provinsi NTB menjadi salah satu provinsi terdepan dalam hal pembangunan kesehatan di Indonesia,” ucapnya.

Ia bangga atas beberapa prestasi yang diraih oleh kinerja Dinas Kesehatan Provinsi NTB bersama dengan stakeholders terkait. Di antaranya Posyandu Keluarga dan menjadi Provinsi Pertama yang mendeklarasikan 3 Pilar STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat).

“Apresiasi diberikan oleh Pemerintah Pusat untuk program Posyandu Keluarga di NTB. Dengan aktifnya 7600 lebih posyandu keluarga, kita dapat menuntaskan angka stunting dengan cepat karena kita punya data stunting by name by address,” kata wagub.

Dengan berhasilnya Provinsi NTB menjadi yang pertama mendeklarasikan 3 Pilar STBM, ia berharap di tahun selanjutnya akan optimis mendeklarasikan 5 Pilar STBM.

Hari Kesehatan Nasional ke-58 mengangkat tema “Bangkit Indonesiaku, Sehat Negeriku”.

Tema ini dipilih untuk menggambarkan bangkitnya semangat dan optimisme seluruh lapisan masyarakat lndonesia. 

Secara bersama bahu membahu dan bergotong royong dalam menghadapi situasi kesehatan di masa pandemi COVID-19. Sehingga masyarakat lndonesia dapat kembali beraktivitas dan produktif agar lndonesia kembali bangkit dan kembali sehat.

BACA JUGA: Event WSBK Beri Keberkahan untuk UMKM NTB

Di akhir kegiatan ini, Wagub NTB berkesempatan memberikan penghargaan bidang kesehatan kepada daerah, instansi, dan individu yang dinilai berjasa dalam mendorong kesehatan masyarakat di NTB. ***

 




PKL Jalur Penyangga Ikut Ketiban Rezeki WSBK

Salah seorang pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sepanjang jalan Bypass (Timur Bundaran Gerung) rezekinya meningkat dua kali lipat

LOTENG.lombokjournal.com ~ Gelaran event World Superbike (WSBK) 2022 di Pertamina Mandalika Internasional Cirkuit Lombok Tengah membawa berkah tersendiri bagi peningkatan ekonomi masyarakat. 

Terutama berkah ekonomi bagi UMKM dan Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang jalan bypass Mandalika.

Salah satu yang ketiban rezeki dari event balapan internasional tersebut, adalah warung Ibu Awina yang berlokasi di sepanjang jalan Bypass (Timur Bundaran Gerung) desa Dasan Tapen Kecamatan Gerung Lombok Barat. 

BACA JUGA: IKM NTB Terus Dibina Agar Naik Kelas

“Alhamdulillah banyak orang yang mampir minum kopi dan makan di warung saya,” kata Ibu Awina saat ditemui tim Diskominfotik NTB yang juga menikmati kopi dan makan di warungnya, Minggu (13/11/22).

Ibu Empat Anak itu mengakui, hasil penjualan bahan makanan dan minum selama even WSBK yang dimulai sejak Jumat meningkat jika dibanding pada hari-hari biasa. 

Dalam sehari ia bisa mendapat 350 ribu hingga 500 ribu, bertambah jika dibanding hari biasa yang hanya 150-200 ribu.

“Kami benar-benar merasakan berkah dari event balapan motor di sirkuit Mandalika. Banyak orang yang mampir makan dan minum kopi di warung sederhana kami,” ungkapnya yang juga ditemani oleh dua orang putrinya.

Selama delapan tahun ibu (45) berjualan di sepanjang jalan bypass. Berdagang di sepanjang jalan menuju sirkuit Mandalika menjadi mata pencahariannya bersama keluarga. Dari hasilnya jualannya, ia dapat memenuhi kebutuhan keluarga juga disisihkan untuk kebutuhan sekolah anak-anaknya dari SD hingga SMA.

“Hanya jualan ini kami bisa memenuhi kebutuhan kami, meski sederhana tapi Alhamdulillah masih dapat membantu kebutuhan kami,” imbuhnya.

Meski begitu, di balik wajahnya yang mulai menua terselip cerita sedih dari usaha jualan yang ia rintis. Bagaimana tidak, suami tercinta yang menjadi tulang punggung keluarga harus terbaring lemas di rumah selama delapan tahun. 

Sembari berjualan,  ia juga harus merawat suaminya.

“Suami saya sakit lumpuh, tidak bisa jalan lagi,” katanya dengan mata mulai berkaca-kaca.

BACA JUGA: Gubernur NTB akan Bantu Agar Investor Nyaman Berinvestasi

Namun, semangat pemilik warung sederhana itu tak pernah pudar oleh keadaan dan ujian yang menimpa. Awina tetap tersenyum menyuguhkan kopi hitam manis kepada tim Dinas Kominfotik NTB yang singgah menikmati jualannya. 

Suguhan Kopi hitamnya mengajarkan kita untuk tetap bersyukur menjalani kehidupan ini.*** 

 




IKM NTB Terus Dibina Agar Naik Kelas  

Menurut Dinas Perindustria NTB, dari tahun ke tahun desain, kualitas dan inovasi produk IKM di NTB terus meningkat

LOTENG.lombokjournal.com ~ Dinas Perindustrian terus melakukan pembinaan agar Industri Kecil dan Menengah (IKM) di NTB bisa naik kelas. 

Pemprov NTB berharap IKM tumbuh dan berkembang, berkreasi dan berinovasi secara mandiri.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perindustrian NTB, Hj. Nuryanti, SE, ME di media center Indonesia (MCI) Mandalika melalui keterangan persnya, Minggu (13/11/22).

BACA JUGA: Event WSBK Beri Keberkahan untuk UMKM NTB

Kadis Perindustrian NTB mengatakan, pembinaan IKM dilakukan agar naik kelas
Kepala Dinas Perindustrian NTB, Hj. Nuryant

“Terselenggaranya berbagai event internasional di NTB, dan turut sertanya para pelaku IKM di pameran berskala nasional dan internasional seperti WSBK Mandalika 2022, merupakan media pembelajaran bagi pelaku industri kecil di NTB. Untuk menyajikan , menampilkan hasil IKM yang penuh dengan disain, inovasi yang semakin menarik,” ujar Nuryanti.

Menurutnya, dari tahun ke tahun desain, kualitas dan inovasi produk IKM di NTB terus meningkat. Bahkan inovasinya meningkat dua kali lipat. Ia menyebut beberapa kuliner NTB seperti sate Rembiga, Ayam Rarang dan lainnya telah menadi brand kuliner khas NTB yang bisa bertahan lama untuk dikonsumsi.

“Kita berharap ada sinergi dan kerjasama dengan Perindag NTB untuk sama-sama mempromosikan hasil kuliner kita menajdi icon yang semakin banyak diminati oleh masyarakat pencinta kuliner tidak saja dalam negeri, tapi juga luar negeri,” ujarnya.

NTB mempunyai kuliner yang bertahan dalam jangka panjang, alami tanpa pengawet, steril, sehat dan aman dikonsumsi. 

Pihak Dinas Perindustrian punya kewajiban untuk mendampingi dan membina dan bahkan melakukan intervensi dalam hal inovasi produk. Agar ada nilai tambah bagi pelaku IKM NTB sendiri.

“Kita berharap Kabupaten/kota mendorong IKM yang perlu didukung melalui rumah produksi, karena hal ini yg paling sulit bagi IKM,” ujarnya.

Menurutnya, peran UMKM NTB dalam pencapaian visi industrialisasi tersebut jelas berperan besar. 

Peningkatan nilai tambah komoditas melalui visi industrialisasi NTB, bisa konsisten dan memberikan hasil yang berkesinambungan, jika produk olahan hasil karya UMKM NTB digunakan secara masif dan berkelanjutan oleh seluruh masyarakat NTB. 

Selain meningkatkan daya saing produk UMKM, dapat memberikan ruang inovasi terbaik bagi produk UMKM NTB. 

BACA JUGA: Ekonomi NTB Tangguh Hadapi Inflasi

Agar menghasilkan produk olahan yang semakin variatif yang dalam jangka panjang akan memberikan dampak positif dalam pertumbuhan ekonomi daerah NTB.

“Industrialisasi NTB, indikatornya adalah komitmen dan konsistensi masyarakat NTB dalam menggunakan produk lokal karya NTB itu sendiri,” tuturnya.***

 

 




Pemda NTB Didorong Siapkan Museum Sejarah Peradaban

Kunjungi Museum Trowulan Majapahit, Tim Ekspedisi Mistis PDIP NTB dan Mi6 Dorong Pemda NTB wujudkan museum arkeologi di Lombok

MATARAM.lombokjournal.com ~ Tim Ekspedisi Mistis PDIP NTB dan Mi6 mendorong Pemerintah Daerah NTB siapkan museum arkeologi yang memberi gambaran utuh bagi generasi masa kini tentang sejarah peradaban masyarakat Suku Sasak di Pulau Lombok. 

Museum arkeologi dipastikan selain menjadi pusat edukasi, juga menjadi tempat konservasi, hingga destinasi rekreasi.

BACA JUGA: Tim Ekspedisi akan Ungkap Misteri Sejarah di Lombok

Rachmat mendorong Pemda NTB punya museum arkeologi
Rachmat Hidayat di museum Trtowulan

Dewan Pembina Tim Eskspedisi Mistis PDIP NTB dan Mi6, H Rachmat Hidayat menyampaikan itu setelah kunjungannya ke Museum Trowulan di Mojokoerto, Jawa Timur.

“Masyarakat Sasak di Pulau Lombok layak memiliki museum arkeologi mengingat kebudayaan dan cipta karya leluhur Suku Bangsa Sasak yang begitu agung dan kaya. 

Museum Trowulan di Mojokoerto, Jawa Timur, yang menggambarkan sejarah peradaban Majapahit layak menjadi contoh,” katanya, Minggu (13/11/22).

Akhir pekan ini, Rachmat bersama Tim Ekspedisi Mistis PDIP NTB dan Mi6 menggelar kunjungan khusus ke Museum Trowulan, di Mojokerto, Jawa Timur.

Sekretaris Tim Ekspedisi, Ahmad Amrullah dan Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto turut serta dalam kunjungan tersebut. 

Ikut mendampingi pula akademisi Universitas Budi Luhur Jakarta, Hakam Ali Niazi.

Rachmat Hidayat anggota Komisi VIII DPR RI menegaskan, berdasarkan hasil penelusuran Tim Ekspedisi, banyak bukti arkeologi tentang kebesaran dan keagungan cipta karya leluhur Suku Bangsa Sasak yang terserak. 

Keberadaan museum arkeologi akan menjadi salah satu cara untuk menyatukan bukti-bukti arkeologi yang terserak tersebut.

“Butuh kolaborasi dan komitmen dari banyak pihak untuk mewujudkan museum arkeologi ini. Sebagai langkah awal, saya akan membuka komunikasi dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Daerah,” tandas Rachmat.

BACA JUGA: Alvaro Bautista Capai Finis Kedua di Race 2

Ketua DPD PDIP NTB ini yakin, keberadaan museum arkeologi akan menawarkan wawasan dan pengetahuan yang berbeda namun menarik diketahui. 

Melengkapi apa yang telah dan akan didapat masyarakat manakala berkunjung ke satu-satunya museum milik Pemerintah Provinsi NTB yang ada di Kota Mataram.

Di sisi lain, partisipasi dari masyarakat juga dibutuhkan. Terutama mendorong mereka menyerahkan dan menitipkan benda-benda dan bukti-bukti arkelogi sejarah peradaban masyarakat Suku Sasak yang kini berada di tangan mereka. 

Dengan begitu, koleksi museum arkeologi tersebut kelak akan menjadi sangat lengkap, sehingga tak ada sama sekali kepingan sejarah dan keagungan Suku Sasak yang terlupakan.

Partisipasi Pemangku Kepentingan

Sekretaris Tim Ekspedisi Mistis, Ahmad Amrullah menambahkan, kunjungan ke Museum Trowulan memberi pemahaman kepada Tim Ekspedisi pentingnya pendirian museum arkeologi di Pulau Lombok. 

Apalagi, setelah hampir enam bulan Tim Ekspedisi Mistis bergerak melakukan hunting penelusuran sejarah leluhur, telah memberikan perspektif sosiologis maupun kultural di balik kisah folklore yang tergali maupun bukti artefak yang ditemukan.

“Keterbatasan resources dan sumber daya yang dimiliki Tim Ekspedisi Mistis menjadikan pentingnya partisipasi yang begitu besar dari para pemangku kepentingan untuk bisa mewujudkan keberadaan museum arkeologi ini,” kata pengusaha muda dari Lombok Timur ini.

Kunjungan ke Museum Trowulan juga memberi gambaran, bagaimana sebuah museum arkologi dikelola dan bagaimana koleksi-koleksinya dilengkapi. 

Amrullah menegaskan, koleksi yang kini ada di Museum Trowulan banyak juga yang berasal dari masyarakat. 

Mengingat, bukti-bukti artefak yang ada di museum tersebut tidak melulu berasal dari penelitian, penggalian, dan konservasi. Namun ada pula yang tidak ditemukan dengan tidak sengaja oleh masyarakat atau kelompok masyarakat.

“Dalam hal ini, edukasi untuk mendorong paritisipasi masyarakat juga tentu menjadi sangat penting,” imbuh Amrullah.

Terkait tentang partisipasi masyarakat dan publik tersebut, Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto mengatakan, partisipasi masyarakat tersebut di Museum Trowulan tidak hanya mewujud dalam menyerahkan bukti-bukti arkelogi yang mereka miliki. 

Namun juga dalam partisipasi lain yakni dalam bentuk visualisasi sejarah peradaban masa lampau di lingkungan tempat tinggal mereka.

Mantan Eksekutif Daerah WALHI NTB dua periode yang karib disapa Didu ini menjelaskan, Museum Trowulan berada di tengah-tengah Situs Trowulan, yang diyakini merupakan pusat kerajaan Majapahit di masa lampau. 

Kini, masyarakat yang bermukim di dalam kawasan ini, dengan sepenuh hati membangun gapura dan tembok-tembok, dan dinding rumah mereka, menyerupai kemegahan perumahan masyarakat Kota Raja Majapahit pada masa kejayaannya.

“Gapura, tembok-tembok rumah milik masyarakat di dalam Situs Trowulan ini rata-rata dibangun dengan susunan bata merah. Seperti halnya rumah-rumah warga Kota Raja Majapahit yang mengalami masa kejayaan pada tahun 1350 hingga 1389 Masehi,” kata Didu.

Menurutnya, keberadaan gapura, tembok-tembok, dan dinding rumah milik warga tersebut telah menjadi atraksi tersendiri bagi para pengunjung Museum Trowulan. 

Sehingga mereka yang berkunjung ke museum pengetahuannya akan dilengkapi dengan mendapatkan aura kehidupan masyarakat Majapahit di masa lampau.

NACA JUGA: Sirkuit Mandalika Dipadati Penonton Jelang Final Race

“Dengan partisipasi masyarakat seperti ini maka museum arkeologi akan jauh dari kesan kuno, membosankan, apalagi menjadi tempat angker. Justru sebaliknya, museum arkeologi akan menjadi pusat ilmu pengetahuan yang komplet bagi generasi masa kini,” imbuh Didu.

Untuk diketahui, dari berbagai literatur penelitian diketahui, Raja Majapahit tinggal di istana yang dikelilingi tembok bata merah setinggi lebih dari 10 meter dengan gapura ganda. Bangunan yang ada dalam kompleks istana memiliki tiang kayu yang besar setinggi 10-13 meter dengan lantai papan yang dilapisi tikar yang halus sebagai alas duduk. 

Adapun atap bangunan istana terbuat dari kepingan kayu atau sirap. ***

 

 




Alvaro Bautista Capai Finis Kedua di Race 2

Meski hanya capai finis kedua di Race 2 WSBK Mandalika 2022 tapi itu cukup buat Alvaro Bautista raih juara dunia

LOTENG.lombokjournal.com ~ Alvaro Bautista, pebalap dari Tim Ducati memang hanya finis kedua di Sirkuit Mandalika, namun dipastikan raih gelar juara dunia World Superbike (WSBK) 2022.

BACA JUGA: Sirkuit Mandalika Dipadati Penonton Jelang Final Race 

Dalam Race 2 WSBK Mandalika 2022, Toprak mengungguli Alvaro Bautista
Toprak Razgatlıoglu

Posisi pertama di arena WSBK Mandalika 2022 masih diraih pebalap Pata Yamaha, Toprak Razgatlıoglu. Kemudian disusul di tempat ketiga yang diraih Jonathan Rea dari Kawasaki Racing Team.

Itu merupakan hasil Race 2 WSBK Mandalika 2022 yang berlangsung seru pada hari Minggu (13/11/22) siang WIB. 

Jonathan Rea, pebalap Tim Kawasaki langsung melesat begitu balapan dimulai. Ia sempat menyalip pembalap Pata Yamaha, Toprak Razgatlıoglu, yang menempati pole position.

Alvaro Bautista yang hanya membutuhkan posisi ketiga untuk mengunci gelar juara dunia, sempat tertahan di peringkat keempat di belakang Andrea Locatelli.

Namun setelah menempih beberapa putaran, Alvaro Bautista mampu menembus tiga besar, berhasil menyalip Andrea Locatelli dan menggesernya dari posisi ke-3. 

Posisi itu pun cukup memastikan Alvaro Bautista meraih gelar juara dunia WSBK 2022.

Jonathan Rea sempat memimpin barisan terdepan selama beberapa momen. Hanya saja, tingkat grip yang dimilikinya mulai berkurang. Keadaan itu membuatnya kehilangan posisi terdepan.

BACA JUGA: Penonton WSBK di NTB Lampaui Rekor

Berikut hasil dari Superpole Race WSBK Mandalika 2022:

  1. Toprak Razgatlioglu (Pata Yamaha with Brixx WorldSBK)
  2. Jonathan Rea (Kawasaki Racing Team WorldSBK)
  3. Andrea Locatelli (Pata Yamaha with Brixx WorldSBK)
  4. Alvaro Bautista (Aruba.it Racing – Ducati)
  5. Axel Bassani (Motocorsa Racing)
  6. Scott Redding (BMW Motorrad WorldSBK Team)
  7. Alex Lowes (Kawasaki Racing Team WorldSBK)
  8. Michael Ruben Rinaldi (Aruba.it Racing – Ducati)
  9. Xavi Vierge (Team HRC) ***

 

 




Sirkuit Mandalika Dipadati Penonton Jelang Final Race

Kapolda NTB melakukan pengecekan untuk menjamin kondusifitas penonton event balap motor dunia WSBK  di Sirkuit Mandalika

LOTENG.lombokjournal.com ~ Jelang final race World Superbike (WSBK) Mandalika 2022, penonton mulai memadati Pertamina Mandalika International Street Circuit, Minggu (13/11/22).

Penonton mulai memadati Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika di hari Minggu

Salah satu penonton, Shandy Putrie yang berdomisili di Gunung Sari mengaku sangat senang dan semangat untuk menyaksikan race di hari ketiga ini. 

BACA JUGA: Menparekraf RI Ungkapkan Dampak Penyelenggaraan WSBK

“Senang sekali bisa ikut berpartisipasi dan menyaksikan secara langsung perhelatan WSBK di Mandalika,” tuturnya. 

Sementara itu, Zona 3 meliputi 5 koridor pintu masuk Pulau Lombok, yaitu BIZAM, Pelabuhan Lembar, Gili Mas, Bangsal, dan Kayangan. Sementara untuk Zona 2, di luar area KEK Mandalika. Zona 1 di dalam Area KEK Mandalika.

Pembagian jalur juga disesuaikan dengan tiket. Tiket GS A, B, C, H, GA, B360, VIP Premiere, VIP Deluxe, Lombok Sumbawa Fair, dan UMKM akan melalui Jalan Bypass BIL Mandalika. 

Tiket GS I, J, K, dan UMKM akan melalui jalan Nasional Sengkol Mandalika. 

Kapolda NTB, Irjen Pol Drs Djoko Poerwanto melakukan pengecekan sejumlah pos pengamanan dan penyekatan Operasi Mandalika III Rinjani 2022.

Pengecekan ini dimaksudkan menjamin kondusifitas saat Perhelatan Event Balap Motor Dunia WSBK di Sirkuit Mandalika

Beberapa Pos yang disambangi Kapolda NTB yaitu  Pos Penyekatan 14 Selatan Bundaran Sunggung, Pos Pam Polairud Pantai Tanjung Aan, Pos Pengamanan 11 S3 Pantai Tanjung Aan, Pos Pengamanan 8 Arah Pantai Tanjung Aan, dan Pos Pengamanan 5 Antar Bukit Petiwung dan Bukit Bantar.

BACA JUGA: Lombok Sumbawa Fair Dibuka di Area Sirkuit Mandalika

“Pengecekan ini kita lakukan untuk melihat kesiap siagaan para personel di lapangan dalam pelaksanaan pengamanan. Dimulai Jum’at kemarin hingga pada hari puncak pelaksanaan event WSBK hari Minggu, 13 November 2022,” jelasnya. ***