Hari Guru Nasional 2022, Guru Kunci Sukses Kejayaan Bangsa

Peringatan Hari Guru Nasional 2022 dengan tema ‘Serentak Berinovasi, Wujudkan Merdeka Belajar’ agar anak didik lebih kreatif, mandiri dan mampu bertarung dalam pertarungan dunia global

MATARAM.lombokjournal.com ~ Hari Jum’at, 25 November 2022, pada Hari Guru Nasional hampir semua orang kembali menengok jasa para guru.

Salah satu ucapan yang disampaikan pada Hari Guru; Thank you for being the guiding light and for inspiring me to do well in my studies. You are the best teacher. (Untuk guruku yang terkasih, selamat hari guru! Terima kasih telah menjadi pendukungku dalam pendidikanku dan telah menginspirasiku untuk menjadi yang terbaik! Kamu adalah guru yang terbaik!) 

BACA JUGA: Wisuda STIT Palapa Nusantara Lombok ke X

Perayaan Hari Guru Nasional sebagai momen untuk menyampaikan rasa terima kasih atas perjuangan guru

Guru adalah para paglawan, meski tanpa menerima tanda jasa. Kita bersyukur saat ini sudah jauh berkurang tentang kisah menyedihkan terkait kehidupan guru termasuk keluarga guru.  Meski tak berlebihan, namun kehidupan ekonomi para guru sudah makin membaik.

Bangsa yang mengerti menghargai para pahlawan adalah bangsa yang menghargai mereka yang berperan dalam mencerdaskan bangsanya. Mereka yang berupaya memberi teladan,  seperti kisah Jenderal Sudirman seorang guru memberi inspirasi bangsanya, seorang guru yang akhirnya memilih berjuang mengangkat senjata untuk mengusir penjajah.

Merdeka Belajar

Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung dalam momentum memperingati Hari Guru Nasional Tahun 2022, memberi perhatian pada peringatan Hari Guru Nasional tahun 2022.

Pada tahun ini, tema perayaan Hari Guru Nasional tahun 2022 adalah Serentak Berinovasi, Wujudkan Merdeka Belajar.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan kebijakan dan program pembangunan nasional di bidang pendidikan sangat ditentukan oleh partisipasi dan konstribusi guru sebagai pendidik dan pengajar. 

Sehubungan hal tersebut, pemerintah dalam penyelenggaraan kebijakan dan program Merdeka Belajar memberikan ruang kepada guru untuk berpartisiasi dan berkonstribusi secara lebih. 

“‘Serentak Berinovasi Wujudkan Merdeka Belajar’ merupakan tema Hari Guru pada tahun 2022. Merdeka belajar memberikan ruang, kesempatan para guru untuk melakukan inovasi dalam proses belajar mengajar sehingga melahirkan anak didik yang lebih kreatif, lebih mandiri, dan mampu bertarung dalam pertarungan dunia global,” ungkap Seskab Pramono Anung, seperti diunggah dalam kanal Youtube, Jum’at (25/11/22).

Posisi dan peranan guru tidak hanya menyukseskan kebijakan dan program yang sedang berjalan. 

“Partisipasi dan konstribusi guru dalam pelaksanaan kebijakan dan program pendidikan tersebut akan membawa dampak yang sangat signifikan dan menentukan di masa yang akan datang,” ungkap Seskab.

“Peran sentral guru untuk menyiapkan anak didik menjadi sangat penting karena akan mengisi ruang-ruang ketika Indonesia pada puncak kejayaannya yang diperkirakan akan dimulai pada tahun 2030,” ujarnya.

Untuk mewujudkan masa depan masyarakat, bangsa dan negara Indonesia yang gemilang dan jaya tersebut, Pramono Anung menyampaikan ucapan dan mengajak semua guru di seluruh pelosok Tanah Air untuk terus bekerja dan berkarya menyukseskan pembangunan di bidang pendidikan.

BACA JUGA: Membangun Optimisme Masyarakat Merlalui Kesederhanaan

“Selamat Hari Guru Nasional kepada saudara-saudara guruku seluruh Indonesia! Teruslah bekerja, teruslah bekerja, teruslah berdarmabakti untuk bangsa dan negara,” tutup Seskab.***

 




Terima Penghargaan Upakarya Wanua Nugraha Tahun 2022

DinilaI berprestasi membina juara lomba Desa dan Kelurahan tingkat Regional tahun 2022, Gubernur NTB terima penghargaan Upakarya Wanua Nugraha Tahun 2022

JAKARTA.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB  Zulkieflimansyah menerima Penghargaan Upakarya Wanua Nugraha Tahun 2022 dari Kementerian Dalam Negeri. Penghargaan merupakan bentuk apresiasi kepada Kepala Daerah atas yang berprestasi membina juara lomba Desa dan Kelurahan tingkat Regional tahun 2022.

Penghargaan itu diserahkan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri John Wempi, dan diterima Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah mewakili Gubernur NTB yang berhalangan hadir. 

BACA JUGA: Pemprov NTB Paparkan Beberapa Ihtiar Ramah Disabilitas

Penghargaan Upakarya Wanua Nugraha Tahun 2022

Penyerahan penghargaan itu berlangsung di Aula Direktorat Jendral Bina Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Selatan, Kamis (24/11/22).

Kepala Daerah lainnya yang juga mendapatkan penghargaan Upakarya Wanua Nugraha Tahun 2022 adalah Gubernur Jambi, Gubernur Bangka Belitung, Gubernur Jawa Barat, Gubernur Jawa Tengah, Gubernur Kalimantan Timur dan Gubernur Maluku.

Penyerahan penghargaan berlangsung dalam puncak acara Pindeskel 2022 atau ajang Pamer Inovasi Desa dan Kelurahan, yang digelar Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Pindeskel 2022 digelar selama dua hari, 23-24 November 2022, memamerkan beragam hasil inovasi desa dan kelurahan. 

Dirjen Bina Pemdes Kemendagri Eko Prasetyanto mengajak agar semua pihak dari pusat sampai desa/kelurahan bergotong royong membangun desa. 

“Penyelenggaraan Pindeskel 2022 dirancang sederhana tanpa mengurangi kualitas dari Pindeskel sebagai ajang untuk saling bertukar informasi inovasi,” ujarnya.

Dalam momentum tersebut, Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri juga meluncurkan e-Prodeskel atau profil desa kelurahan dan aplikasi sistem keuangan desa (Siskeudes) Rilis 2.0.5. 

Peluncuran dilakukan Wakil Menteri Dalam Negeri John Wempi Wetipo di sela-sela Penganugerahan Juara Lomba Desa dan Kelurahan,.

Wamendagri mengharapkan, Pemda hingga desa dan kelurahan memberikan peran penting dalam penguatan proses transformasi digital dan ekonomi. 

“Untuk menguatkan transformasi digital dan ekonomi tersebut diperlukan ketersediaan data yang valid, sistem yang kapabel serta didukung kebijakan yang mampu menjawab masalah yang ada,” kata John Wetipo.

Dia juga mengingatkan pentingnya data dan informasi desa dan kelurahan dalam proses perencanaan, pelaksanaan evaluasi anggaran. 

BACA JUGA: Pacuan Kuda untuk Pertahankan Kearifan Lokal

“Saya imbau Pemda untuk mendorong pengelolaan data profil desa dan kelurahan (Prodeskel) serta menjadikan data Prodeskel sebagai dasar penyusunan dan perencanaan anggaran,” kata John Wetipo.

Wakil Gubernur Hj. Sitti Rohmi Djalilah atau Umi Rohmi mengapresiasi Kementerian Dalam Negeri yang telah memberikan penghargaan untuk NTB. Umi Rohmi berharap, aplikasi e-prodeskel berfungsi dan digunakan oleh seluruh desa dan kelurahan di Indonesia. 

“Karena memang ke depan digitalisasi ini menjadi keniscayaan bagi kita,” tandasnya.

Umi Rohmi juga mengucapkan selamat bagi pemenang lomba desa dan kelurahan. Utamanya untuk desa dan kelurahan di NTB yang kebetulan ada yang meraih juara satu dan nomor dua.

“Ini saya mengapresiasi karena kita memang di NTB membangunnya berbasis desa. Program-program unggulan kita sebagian besar semuanya berbasis desa. Sehingga memang ini menjadi semangat untuk desa dan kelurahan bisa semakin maju ke depannya,” tutur Umi Rohmi. ***

 

 




Wisuda STIT Palapa Nusantara Lombok ke X

Hadiri wisuda ke X Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah, Rachmat Hidayat inginkan wisudawan STIT Palapa Nusantara bekali diri dengan visi menjangkau masa depan

LOTIM.lombokjournal.com ~ Politisi senior PDIP NTB. H. Rachmat Hidayat menyatakan, kebangkitan kepemimpinan Indonesia bagi dunia, memerlukan penggalian spirit kepemimpinan Indonesia seperti sudah ditunjukkan oleh para pendiri bangsa.

Hal itu disampaikan anggota DPR RI fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dapil Pulau Lombok, H Rachmat Hidayat, saat menghadiri wisuda ke X Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Palapa Nusantara Lombok – NTB, Kamis (24/11/22).

BACA JUGA: Membangun Optimisme Masyarakat Melalui Kesederhanaan

Rachmat Hidayat mengajak mereka yang ikut wisuda untuk menggali spirit kepemimpinan
Rachmat Hidayat (ketiga dari kiri)

Civitas akademika STIT Palapa Nusantara dan ratusan wisudawan/wisudawati menyambut antusias kehadiran anggota Komisi VIII DPR RI yang didampingi Ketua DPC PDIP Lombok Timur Ahmad Sukro, Wakil Ketua II DPC PDIP Lombok Timur, Ahmad Amrullah.

Dalam sambutannya, Rachmat Hidayat mengatakan, syarat pertama adalah menggali kembali keseluruhan spirit tentang kepemimpinan Indonesia yang telah ditunjukkan oleh para pendiri bangsa. 

“Belajar dari kepemimpinan Bung Karno dan Bung Hatta, ada korelasi antara ide/gagasan/imajinasi, spirit, tekad, dan tindakan strategis di dalam mencapai visi kepemimpinan Indonesia,” kata Ketua DPD PDIP NTB itu.

Di hadapan para wisudawan, Rachmat memaparkan panjang mengenai kepemimpinan Proklamator Ir Soekarno membangun Indonesia dan bagi dunia. 

Soekarno membuktikan sebuah kepemimpinan stratejik yang visioner namun membumi. Dan itu lahir melalui kepemimpinan intelektual, yang menciptakan daya imajinasi tentang masa depan. 

“Bung Karno memperkirakan pada tahun 1945, suatu saat Eropa dan Amerika Serikat akan mengalami krisis ekonomi bersamaan akibat bekerjanya kapitalisme. Kapitalisme menciptakan krisis, belum selesai krisis yang satu, muncul krisis lainnya, dengan dampak yang semakin berat dan kompleks. Pandangan ini terbukti pada tahun 2008,” urai Rachmat.

Tokoh yang dijuluki ‘Datu Lombok” lalu menjelaskan syarat kedua kebangkitan kepemimpinan Indonesia bagi dunia. Yakni ideologi Pancasila dan UUD 1945 harus dipahami semangat dan konsepsinya di dalam membangun kepemimpinan Indonesia.

Syarat ketiga, adanya kepemimpinan strategis yang memadukan antara kepemimpinan ideologis yang memberikan arah, dengan kepemimpinan teknokratis yang menghadirkan kepemimpinan intelektual dalam agenda strategis guna membangun rasa percaya diri bangsa untuk percaya pada kekuatan sendiri.

Keempat, tersedia konsepsi pola pembangunan dalam perspektif jangka pendek, menengah, dan panjang. Konsep ini menjadi guideline policy dari seluruh penyelenggaran negara di dalam mewujudkan cita-cita nasionalnya.

Kelima, pendidikan dan kebudayaan ditempatkan sebagai lambang supremasi kemajuan. Di sini perguruan tinggi harus menjadi motor kemajuan.

Keenam, kata Rachmat adalah penguasaan ilmu-ilmu dasar seperti matematika, kimia, fisika, dan biologi dengan berbagai variannya. 

“Ini bersifat wajib dan harus dipacu pengembangannya secara progresif,” katanya.

Ketujuh, adanya sinergi koneksitas antara pemerintah, perguruan tinggi, BUMN, dan Badan usaha miliki swasta. 

Yakni dengan mendorong budaya berprestasi, merit system di dalam mempercepat kemajuan menjadi bangsa yang berdikari.

Namun di atas segalanya, Rachmat mengatakan ada syarat ke delapan. Bangsa Indonesia harus berani meletakkan nasib bangsa dan nasib tanah air di tangan bangsa sendiri. 

Sebab hanya bangsa yang berani meletakkan nasib di tangan sendirilah yang dapat berdiri dengan kuatnya. 

“Karena itulah, marila, dari STIT Palapa Nusantara ini kita gelorakan kemajuan Indonesia raya dari kampus, dengan menggalakkan riset dan inovasi yang membumi, yang mempercepat jalan Indonesia berdikari,” tegasnya.

BACA JUGA: Pemprov NTB Paparkan Beberapa Ihtiar Ramah Disabilitas

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Bupati Lombok Timur Sukiman Azmy, Ketua STIT Palapa Nusantara Dr. H. L. Moh. Fahri., M.H.,  Pembina STIT Palapa Nusantara, Prof.Dr Sayyid Agil Ali Idrus, M.Si, Koordinator Kopertis Wilayah 14  Mataram, Dr. H Nazar Naamy, M.Si serta sejumlah pejabat lingkup Pemda Lombok Timur dan sejumlah anggota DPRD Lombok Timur. 

Sanjungan Bupati Lombok Timur

Di tempat yang sama, Bupati Lombok Timur Sukiman Azmy dalam sambutannya secara eksplisit mengacungi jempol kiprah dan kepedulian Rachmat Hidayat terhadap pengembangan sumber daya manusia di NTB. 

Sukiman melihat, dalam kacamatanya H Rachmat Hidayat merupakan figur yang amat memberikan atensi terhadap tokoh-tokoh NTB yang telah bergerak membangun masyarakat.

Sukiman pun mengungkapkan, salah satu bentuk sumbangsih nyata Rachmat Hidayat adalah dirinya merupakan inisiator awal pemberian gelar pahlawan nasional kepada TGKH Zainuddin Abdul Madjid.

“Saya ingat Almagfurllah TGKH Zainuddin Abdul Madjid pahlawan nasional kita, yang dulu diinisiasi pengusulan pahlawan nasionalnya adalah oleh Kanda H Rachmat Hidayat,” kata Sukiman yang sontak disambut tepuk tangan meriah dari hadirin yang hadir.

“Jadi sampai dengan bergelar pahlawan nasional, banyak usaha, ikhtiar banyak pihak yang terlibat, untuk menjadikan beliau pahlawan nasional. Dan saya masih ingat inisitaif pertama datang dari beliau (Rachmat Hidayat, red) baru disusul yang lain. Bukan untuk memuji di hadapan beliau tetapi itu faktanya, mungkin beliau bisa bercerita lebih panjang nanti,” jelas Bupati Lotim dua periode itu.

Lebih jauh, Sukiman mengaku siap bersinergi dengan Rachmat Hidayat dalam mengembangkan kualitas pendidikan. Salah satunya di STIT Palapa Nusantara Lombok.

“InsyaAllah pemda akan siap bersinergi, bersama Palapa Nusantara memajukan perguruan tinggi agar mendapat tempat di hati masyarakat.  Di akhir masa jabatan saya nanti di 2023 saya bercita-cita untuk memberikan sumbangsih kepada Palapa Nusantara berupa perluasan lahan di sisi kanan, nanti kita lihat berapa kemampuan pemda. Dan di situlah Kanda Rachmat Hidayat membangun gedung yang megah. Ssbagai bentuk kolaborasi antara pemda dengan DPR RI,” beber Sukiman.

Sukiman pun mengajak agar mendidik mahasiswa atau siswa dengan jangkauan yang jauh ke depan. Bukan dengan alam kekerasan, tetapi dengan kebijaksanaan. Dengan penuh kedewasaan dan ilmu pengetahuan.

Sementara itu, Rektor STIT Palapa Nusantara Dr. H. L. Moh. Fahri., M.H., dalam sambutannya berharap agar para wisudawan dan wisudawatu enantiasa diberikan taufik dan hidayah sehingga  dapat kembangkan potensi dan kemampuan yang ada pada setiap diri mereka. 

Sebab masih panjang perjuangan yang harus ditempuh sebagai sarjana. Sehingga akan dapat melaksanakan kiprahnya di tengah masyarakat dengan sebaik-baiknya. 

“Pesan kepada wisudawan dan wisudawati yang saat ini telah meraih satu langkah final di mana wisuda merupakan satu momentum dan pertanda telah menyelesaikan program strata 1. Proses ini tidak segampang membalikkan telapak tangan. Apabila maksimal apa yang digariskan dan apa yang tersirat akan mampu mengarungi bahtera kehidupan di manapun berkedudukan,” kelasnya.

Dirinya kemudian menukil empat jenis kecerdasan yang telah disampaikan Guru Besar UIN Mataram yang juga Sekjen PBNW Prof. Dr. TGH Fahrurrozi Dahlan, QH, MA.

Empat kecerdasan yang apabila maksimal dalam melaksanakan kecerdasan itu maka  tidak akan pernah mendapatkan kerugian. 

Pertama kecerdasan spiritual, yang merupakan pedoman dan langkah awal melakukan aktivitas apalagi berkaitan dengan pengkajian ilmu dan science. 

Kedua kecerdasan sosial, manusia merupakan makhluk sosial, tanpa adanya manusia yang kain tidak ada artinya tanpa ada kolaborasi dan relasi 

Kecerdasan ketiga yakni kecerdasan sosial – intelligence bahwa kehidupan manusia dalam tingkatan paripurna berempati sosial, melakukan komunikasi tidak hanya secara persoalan individual, tetapi diperlukan tingkat kebersamaan dengan individu dan manusia lainnya. 

Keempat, kecerdasan emosional. Kecerdasan ini menghendaki manusia tanpa satu proses yang dipertajam melalui akan pikiran, perasaan, maka kegiatan itu tidak akan bisa menghasilkan sesuatu yang optimal. 

BACA JUGA: Pengurus PGI NTB Diminta Masifkan Penjaringan Atlet Golf Muda 

“Oleh karena itu, kepada para wisudawan 4 hal pokok ini saya sampaikan agar terus mengambangkan dan menggali keilmuan, dengan teknologi yang begitu canggih, mencari dikuasai tentang permasalahan apapun yang anda hadapi. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing saudara,” bebernya.***

 

 




NTB Tetap Aman untuk Penyelenggaraan Event Dunia

Gubernur NTB: NTB sangat aman untuk menggelar berbagai event internasional ke depan 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Perhelatan WSBK tahun 2022 berjalan sukses untuk kedua kalinya digelar  di Pertamina Mandalika Internasional Cirkuit Lombok Tengah-NTB.

Tidak hanya meraih kesuksesan, event balapan internasional tersebut juga berjalan sangat aman dan tertib.

BACA JUGA: Rinjani Travel Mart di Sembalun dan Gunung Rinjani

Penyelenggaraan WSBK 2022 di NTB aman dan tertib

Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah menyampaikan terima kasih banyak semua pihak yang menjadikan daerah NTB sebagai daerah yang aman untuk menggelar event internasional atau dunia. 

Terutama  pengamanan yang dilakukan secara intens oleh kepolisian daerah NTB, TNI dan seluruh stakeholder Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah serta seluruh masyarakat NTB.

“Ini membuktikan bahwa daerah kita sangat aman untuk menggelar berbagai event-event internasional untuk ke depannya,” ungkap Gubernur Zul

Ia menyampaikan itu saat  memberikan sambutan pada kegiatan Analisa dan Evaluasi Pelaksanaan Event World Super Bike Tahun 2022 di hotel Prime Park Mataram, Kamis (24/11/22).

Bang Zul sapaan akrab gubernur mengatakan, kesuksesan ini bukan hanya dirasakan oleh masyarakat NTB tapi juga seluruh masyarakat Indonesia. 

Sehingga ini kesusksesan ini menjadi modal untuk mensukseskan berbagai event dunia ke depannya.

“Acara kita sudah sukses, para menteri pun juga ikut happy, mereka semua bahagia. Mudahan-mudahan kepercayaan ini bisa kita jaga dengan baik,” jelas Bang Zul.

Sementara itu, Kapolda NTB Irjen Pol Djoko Purwanto mengatakan, kesuksesan event WSBK ditopang oleh beberapa faktor seperti Keberhasilan dalam pengamanan yang dilakukan oleh gabungan TNI/Polri, koordinasi semua pihak serta jaringan komunikasi yang selalu terjaga semua pihak.

“Saya sebagai Kapolda terima kasih kepada semua pihak. WSBK Berjalan dengan baik dan tuntas,” tegas saat memimpin rapat analisa dan evaluasi WSBK tahun 2022.

Djoko Purwanto menjelaskan, evaluasi pasca WSBK menjadi penting disempurnakan untuk menjaga keamana pada event selanjutnya. 

Sehingga apa saja yang kurang akan disempurnakan kembali pada gelaran event tahun berikutnya.

BACA JUGA: Pengurus PGI NTB Diminta Masifkan Penjaringan Atlet Golf Muda

Rapat Analisa dan Evaluasi Pelaksanaan Event World Super Bike Tahun 2022 yang diinisiasi oleh Polda NTB bekerja sama dengan Korem 162/WB serta semua stakeholder yang ikut andil dalam pengamanan WSBK tahun 2022. ***

 

 




Pemprov NTB Paparkan Beberapa Ikhtiar Ramah Disabilitas

Dalam mewujudkan NTB Ramah Disabilitas, salah satu program unggulan Pemprov NTB adalah mewujudkan NTB Ramah Disabilitas

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemerintah Provinsi (Pemprob) NTB menerima Kunjungan dari Komisi Nasional Disabilitas (KND) Indonesia. 

Kunjungan kali ini dalam rangka pemantauan terhadap implementasi Perda Provinsi NTB No. 4 Tahun 2019 tentang perlindungan dan pemenuhan hak-hak disabilitas, penyerapan aspirasi dan informasi dari NGO  dan para disabilitas.

BACA JUGA: Inovasi Unggulan Daerah NTB Dipaparkan di Kemendagri

Serta penyerapan praktik baik yang dilakukan Pemprov NTB dalam pemenuhan hak-hak disabilitas.

Gubernur NTB yang diwakili Kepala Dinas Sosial NTB, H Ahsanul Khalik menyatakan, untuk mewujudkan NTB Gemilang, salah satu program unggulan Pemprov NTB adalah mewujudkan NTB Ramah Disabilitas. Ini terus diikhtiarkan dengan berbagai program pembangunan di NTB.

“Terimah kasih kepada teman KND yang sudah berkunjung di NTB. Semoga ini langkah baik untuk meningkatkan pelayanan yang ramah bagi penyandang disabilitas,” ungkap Ahsanul Khalik saat menerima KND di ruang rapat Anggrek kantor Gubernur NTB, Rabu (23/11/22).

Ia menjelaskan, beberapa ikhtiar yang sudah dilakukan oleh pemerintah dalam mendorong layanan yang ramah disabilitas. Seperti MOU dengan beberapa pihak utk mempermudah kebutuhan layanan bagi disablitas, dan bantuan aksesibilitas layanan publik seperti kendaraan Bus Disabilitas dari Dinas Perhubungan NTB.

Selain itu mendorong dan memfasilitasi terbentuknya LKSPD (Lembaga Kesejahteraan Sosial Penyandang Disablitas), memberikan  alat bantu seperti kursi roda untuk dewasa dan anak anak, tongkat ketiak, tongkat netra dan walker.

Dan mendorong OPD terkait dan tempat layanan publik agar akses untuk para disabilitas seperti taman kota, Membuka formasi penerimaan ASN dari kalangan disabilitas. Serta  memfasilitasi tiket gratis bagi rekan-rekan disabilitas untuk bisa menikmati event World Superbike di Sirkuit Mandalika tgl 12 Nopember lalu.

“Saat ini kami sedang melakukan perbaikan rancangan Keputusan Gubernur untuk pembentukan Pusat Pelayanan Terpadu Disabilitas,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua KND, Dr. Dante Rigmalia mengungkapkan, Pemerintah Provinsi NTB sangat ramah dengan penyandang disabilitas

Apalagi kebijakan itu diperkuat dengan Perda No 4 Tahun 2019 tentang perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas.

BACA JUGA: Jangan Ada Kekerasan Fisik dan Verbal kepada Anak

“Alhamdulillah NTB sangat memperhatikan hak perlindungan dan pemenuhan teman-teman disabilitas,” ungkapnya.

Dalam kunjungan tersebut, sejumlah kepala OPD lingkup NTB juga ikut hadir seperti Kepala Dinas Kominfotik NTB, Baiq Nelly Yuniarti, Kepala Dinas PUPR NTB, Ir. Ridwansyah serta sejumlah yayasan disabilitas yang ada di pulau Lombok.***

 

 




Membangun Optimisme Masyarakat melalui Kesederhanaan

Gubernur NTB menghadiri peletakan batu pertama membangun Ponpes Darunnadwa Al-Majidiyah NWDI di Lombok Timur

LOTIM.lombokjournal.com ~ Meski dengan berbagai keterbatasan dan kesederhanaan, jika memiliki rasa optimisme yang tinggi maka segala sesuatu pasti akan tercapai.

Itu disampaikan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah saat menghadiri acara pengajian umum sekaligus peletakan batu pertama Pondok Pesantren Darunnadwa Al-Majidiyah NWDI di Aikmel Utara, Kabupaten Lombok Timur, Rabu (23/11/22).

BACA JUGA: Eksternalitas dalam Penyelenggaraan Event Internasional 

“Saya selalu membangun optimisme, cahaya di ujung terowongan itu selalu ada. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini sebagai bentuk optimisme kita, walaupun dengan berbagai keterbatasan dan kesederhanaan, Allah Swt.akan tuntaskan perjuangan kita dengan menghadirkan banyak kebaikan di kemudian hari,” katanya. 

Gubernur juga mengingatkan masyarakat, sebuah perjalanan panjang memang harus selalu dimulai dengan keberanian untuk mengayunkan langkah pertama.

“Perjalanan panjang selalu harus dimulai dengan keberanian mengayunkan langkah pertama. Jalan tidak akan selesai kalau tidak ada yang punya keberanian mengayunkan langkah pertama. Hari ini kita jadi saksi sejarah, pondok kita mulai meletakkan batu pertama. Mudah-mudahan dengan doa dan kerja keras bersama, insyaAllah akan selesai sesuai harapan,” tutur Bang Zul, sapaan Gubernur NTB. 

BACA JUGA: Inovasi Unggulan Daerah NTB Dipaparkan di Kemendagri

Hadir pula pada acara tersebut, Ketua Umum PB-NWDI, Kepala Dinas Dikbud Prov. NTB, Kepala Dinas Sosial Prov. NTB, Pimpinan Baznas, Pimpinan NWDI, Kepala Biro Kesra Setda Prov. NTB, Kepala Biro Organisasi Setda Prov. NTB dan lainnya. ***

 




Atlet Golf Indonesia juga Mampu Mengukir Prestasi Internasional

Asal tahu saja,  atlet Golf Indonesia bukan hanya jago kandang, ada yang mengukir mampu mengukir prestasi internasional

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sebenarnya olahraga Golf sudah diketahui hampir semua lapisan masyarakat, meski demikian olahraga Golf masih dianggap merupakan olahraga ‘kalangan atas’.

Karena itu olahraga Golf dinilai masih sangat eksklusif, mengingat tidak semua orang bisa mengakses ke lapangan Golf. 

Terlebih untuk bermain Golf tidak murah, bukan hanya stick Golf yang harganya mulai Rp600 ribu hingga puluhan juta rupiah. Untuk bermain olahraga yang satu ini, membutuhkan perlengkapan lain yang tidak murah.

BACA JUGA: Pengurus PGI NTB Diminta Masifkan Penjaringan Atlet Golf Muda 

Tak kenal maka tak sayang. Karena penggemar olahraga Golf (sebagian besar) hanya orang-orang dari kalangan tertentu, akibatnya olahraga ini kurang begitu popiler.  

Wajar jika atlet golf Indonesia kurang begitu dikenal khalayak. Bandingkan dengan atlet sepakbola atau bulu tangkis atau badminton yang sangat populer di Indonesia. Padahal, atlet Golf Indonesia bukan hanya jago kandang. Banyak atlet Golf kita yang mengukir prestasi di kancah internasional.

Siapa atlet Golf Indonesia yang pernah mengharumkan nama Indonesia di ajang golf internasional? 

Mereka yakni Danny Marsin, Rory Hie, dan Alfred Raja.

Dilansir dari VOI, berikut informasi lengkap soal tiga atlet golf Indonesia yang berhasil mengukir prestasi di turnamen golf internasional.

Danny Marsin, Atlet Golf Indonesia yang kaya prestasi

Danny Masrin atlet Golf Indonesia yang pernah mengikuti kompetisi golf baik di dalam negeri maupun luar negeri
Danny Marin (Instagram @dannymasrin_official)

Danny Masrin merupakan atlet yang sudah malang melintang di dunia olahraga golf. Ia kerap kali mengikuti kompetisi golf baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Danny Masrin memulai kariernya sebagai pegolf profesional pada tahun 2015. Putra dari salah satu orang terkaya di Indonesia, Jimmy Masrin itu telah mengukir berbagai prestasi dan masuk ke dalam jajaran pro golf player teratas Indonesia. Bahkan, Danny pernah menjadi golfer terbaik kedua di Tanah Air ketika berusia 23 tahun.

Di tahun pertamanya sebagai pegolf profesional, Danny sukses merebut tiga gelar nasional pada Indonesian Golf Tour (IGT). Ia juga sukses mengikuti event Asian Tour di Indonesian dan bebrapa kali di Asian Development Tour. 

Pada tahun 2020, nama Danny Masrin masuk dalam 1.000 pemain golf terbaik dunia. Kala itu, ia menempati posisi ke-511 World Golf Ranking dengan 0,3058 poin.

Capaian ini tak lepas dari penampilannya di turnamen internasional SMBC Singapore Open pada 19 Januari 2020. 

Di kompetisi itu, Danny berada di urutan ke-8. Selain itu, Danny juga sukses menduduki posisi ke-5 di turnamen BNI Master yang digelar 15 Desember 2019.

BACA JUGA: Porwanas XIII jadi Ajang Promosi PON XXII NTB 2028

Rory Hie, Atlet Golf Indonesia yang juarai Asian Tour

Rory Hie, atlet Golg Indonesia yang pernah menjuarai Classic Golf And Country Club Internasional Championship yang digelar di India
Rory Hie

Atlet golf terbaik Indonesia yang kedua adalah Rory Hie. Pada 2019, Rory berhasil menjawab keraguan publik soal prestasi pegolf Indonesia dengan menjuarai Classic Golf And Country Club Internasional Championship yang digelar di India. 

Sejak saat itu, permainannya konsisten. Ia berada di 10 besar di empat tur yang diikuti.

Selain itu, Rory menjadi satu-satunya atlet golf Indonesia yang menjuarai gelar dari Asian Tour. 

Kala itu, ia menciptakan total 267 pukulan atau 21 pukulan di bawah par. Rory pun mendapatkan hadian sebesar 54 ribu dola Amerika Serikat.

Pria kelahiran Balikpapan, 1 September 1988 itu pernah bersekolah di University of Southern California, Amerika Serikat, yang merupakan tempat kelahiran pegolf kenamaan Amerika Serikat Tiger Woods.

Saat berusia 21 tahun, Rory menjadi satu-satunya atlet golf Indonesia yang berhasil menembus Tour Eropa pada 2010 silam.

Pada tahun 2020, Rory Hie menduduki peringkat ke-564 World Golf Ranking berkat penampilannya di Sabah Masters. Di turnamen yang digelar Novembr 2019 itu, Rory berada diurutan ke-12. 

Sementara di turnamen Panasonic Open Indonesia yang diselenggarakan pada 17 November 2019, Rory sukses menduduki urutan ke-5.

Selain kedua atlet golf di atas, Indonesia juga memiliki pegolf yang berhasil menyamai rekor Tiger Woods. Pegolf tersebut yaki Alfred Raja.

Alfred Raja, atlet Golf Indonesia yang ukir prestasi di AS

Alfred Raja, atlet Golf Indonesia yang pernah menjuarai turnamen Golf Pacific Northwets Men’s Ameteur di Amerika Serikat
Alfred Raja (Head of Topic Indonesia)

Pegolf Alfred Raja pernah mengharumkan Indonesia di kancah internasional. Ia pernah menjuarai turnamen Golf Pacific Northwets Men’s Ameteur di Idaho Club, Sandpoint, Amerika Serikat.

Prestasi Raja patut diacungi jempol. Pasalnya, turnamen tersebut juga pernah dijuarai oleh pegolf kenamaan sekaligus legenda golf dunia, Tiger Woods.

Dalam turnamen yang digelar pada Sabtu 31 Juli 2021, Raja berhasil mengalahkan Jordan Lee dengan 2&1 dalam pertandingan 36 holes.

Sekadar informasi tambahan, Raja adalah pegolf binaan Persatuan Golf Indonesia Kabupaten Bogor.

Pada awal Juli 2021, Raja berhasil masuk ke babak 16 di Oregon Ameteur. Turnamen Pacific Northwest Men’s Amateur merupakan salah satu dari 11 turnamen besar. 

BACA JUGA: Jangan Ada Kekerasan Fisik dan Verbal kepada Anak

Tentu selain ketiga atlet Golf di atas, masih terdapat atlet Golf lainnya yang juga berprestasi. Meski tidak menonjol seperti yang ditulis di atas ***

 




Pacuan Kuda untuk Pertahankan Kearifan Lokal

Gelar pacuan kuda ini dilakukan sesuai dengan prosedur dan regulasi lainnya yang menjadi pedoman pelaksanaannya.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Kejuaraan Pacuan Kuda dalam rangka memeriahkan HUT NTB ke 64  direncanakan akan di gelar mulai 11-17 Desember 2022 mendatang di Pulau Sumbawa. 

Kejuaraan yang bakal diikuti oleh seluruh peserta asal NTB bahkan dari luar daerah ini dihajatkan sebagai ajang untuk mempersiapkan tim Cabang Olahraga (Cabor) pacuan kuda yang siap berlaga di PON 2028 di NTB. 

BACA JUGA: Atlet Golf Indonesia juga Mampu Mengukir Prestasi Internasional

NTB sudah siap membuka diri terhadap penyelenggaraan olahraga nasional termasuk cabor pacuan kuda pada Pon 2028 mendatang. 

Bendahara Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) NTB Iskandar menggaransi, gelar pacuan kuda ini akan dilakukan sesuai dengan prosedur yang sudah dituangkan dalam SOP penyelenggaraan kegiatan ini.

Dan diperkuat oleh regulasi-regulasi lainnya yang nantinya kan menjadi pedoman pelaksanaannya.

Di hadapan Kadiskominfotik NTB Bq. Nelly Yuniarti, Rabu (23/11/22) di Mataram, Iskandar mengungkapkan, dalam pacuan kuda nanti dari sisi keamanan pihaknya sudah menyiapkannya agar tak terjadi hal-hal yang tak diinginkan selama dalam pertandingan. Iskandar yang datang bersama pengurus Pordasi NTB lainnya  menjelaskan, Pordasi NTB akan tetap berkoordinasi dengan pihak keaman TNi-Polri.

Digelarnya Pacuan Kuda ini juga dimaksudkan untuk lebih melestarikan budaya atau kearifan lokal, khususnya yang ada di Pulau Sumbawa. 

“Jadi pada intinya dengan gelar pacuan kuda ini kami ingin mempertahankan budaya lokal agar tidak tergerus oleh perkembangan teknologi saat ini,” kata Iskandar.

Iskandar atas nama Pordasi NTB menginginkan dengan Pacuan Kuda ini kecuali untuk mengangkat budaya, juga bisa membuka potensi untuk membangkitkan UMKM lokal.

Dan diharapkan produk UMKM lokal terserap para penonton yang meramaikan kegiatan ini.   

Iskandar menepis stigma bahwa pacuan kuda dinilai negatif  karena mengeksploitasi anak, Mempekerjakan dan memperdayakan anak, karena dimanfaatkan sebagai joki yang rawan terhadap keselamatan anak. 

“Kita tetap berpedoman pada SOP ataupun regulasi yang sudah kita sepakati bersama. Kita kawal anak demi keselamatannya. Di arena juga kita siapkan ruang khusus bagi anak-anak, tempat bermain anak-anak,” kata Iskandar.

BACA JUGA: Membangun Optimisme Masyarakat Melalui Kesederhanaan

Iskandar berharap, dengan banyaknya event-event daerah, nasional dan internasional digelar di NTB maka dengan sendirinya  bisa menumbuhkan geliat pariwisata NTB yang makin marak. 

“Kita harus punya keberanian untuk memulainya bagi terangkatnya nama daerah dan eksistrensi budaya yang tetap dilestarikan,” tuutpnya. ***

 




Pengurus PGI NTB Diminta Masifkan Penjaringan Atlet Golf Muda 

Bang Zul berharap pengurus Persatuan Golf Indonesia (NTB) di PON XXII 2028, mampu hadirkan atlit Golf berprestasi

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pengurus Persatuan Golf Indonesia (PGI) NTB diminta memasifkan bisa menjaring atlit muda golf NTB untuk dapat mengikuti PON 2028 dan menyumbangkan mendali bagi daerah. 

BACA JUGA: Porwanas XII jadi Ajang Promosi PON XXII NTB tahun 2028

Gubernur Zulkieflimansyah

Pesan khusus itu disampaikan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah saat menyampaikan sambutan pengukuhan pengurus PGI Provinsi NTB masa bhakti 2022-2026, di Hotel Santika Mataram Rabu (23/11/22).

Dalam kesempatan tersebut, Bang Zul sapaan Gubernur yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina PGI NTB mengingatkan, pada PON XXII tahun 2028, NTB akan menjadi tuan rumah.

Ia mengimbau agar NTB tidak hanya menyediakan venue atau tempat saja. Melainkan juga dapat menghadirkan atlit golf yang dapat bertanding dan menghadiahkan mendali bagi daerah. 

BACA JUGA: Atlet Golf Indonesia juga Mampu Raih Prestasi Internasional

“Pesan khusus kepada pengurus yang baru dikukuhkan, karena tahun 2028 kita akan menjadi tuan rumah PON. Kita tidak boleh hanya menyediakan venue saja. Mudah-mudahan tahun 2028 ada atlet golf NTB yang menyumbangkan mendali,” harap Bang Zul. 

Pengurus yang baru dibawah kepemimpinan Khairul Warisin diminta untuk dapat memasifkan sosialisasi terkait Golf ke sekolah-sekolah hingga ke desa-desa untuk menjaring atlit terbait. 

Dikatakan Gubernur, bukan hal yang mustahil bagi NTB untuk dapat menjadi juara dikarenakan potensi anak daerah yang besar.

BACA JUGA: Inovasi Unggulan Daerah NTB Dipaparkan di Kemendagri

“Saya kira dengan sosialisasi yang intensif, tidak susah mencari atlit golf yang piawai,” tandasnya. ***

 

 




Rinjani Travel Mart di Sembalun dan Gunung Rinjani 

Gubernur NTB berharap berlangsungnya Rinjani Travel Mart pasar wisata NTB makin Ramai

SENGGIGI.lombokjournal.com ~ Sebanyak 100 buyer dan 50 seller nusantara dan mancanegara mengikuti Rinjani Travel Mart di Sembalun dan Gunung Rinjani selama dua hari. 

Selama dua hari tiga malam para peserta yang terdiri dari pengurus  Asosiasi Industri Travel Agent Indonesia (Asita) se Indonesia dan pengusaha hotel, serta perusahaan wisata dari India, Malaysia, Arab Saudi dan lain lain mengikuti tour dan menginap di Sembalun. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Ajak PITA Gencarkan Promosi NTB

Kata Gubernur NTB, adanya Rinjani Travel Mart diharapkan meningkatkan kunjungan wisatawan ke NTB
Gubernur Zulkieflimansyah (kiri)

“Pariwisata NTB bagus karena kontribusi perjalanan wisata dan pengusaha pariwisata lainnya. Semoga makin ramai orang datang berkunjung ke daerah kita,” ujar Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimansyah di Hotel Holiday Inn, Senggigi, Lombok Barat, Rabu (23/11/22). 

Ketua Asita NTB, Dewantoro Umbu Joka mengatakan, kegiatan ini dimaksudkan untuk membuka dan menjual pariwisata NTB dengan langsung mengundang para pelaku pasar. 

“Selama dua hari sudah ada beberapa transaksi dan potensi transaksi yang kita lakukan”, ujarnya. 

Ia berharap pula pariwisata NTB makin ramai dengan paket pariwisata yang ditawarkan para peserta sekembalinya ke negara dan daerah asal. 

Hadir pula Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Perhubungan, Ketua BPPD NTB.***

BACA JUGA: Potensi Daerah NTB Perlu Digagas Jadi Event Berkelas