Pramuka Lahirkan Generasi yang Disiplin dan Miliki Keterampilan Personal

Kepada Pramuka Bang Zul menekankan untuk memperluas wawasan dan ketrampilan yang dibutuhkan 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr H Zulkieflimansyah, SE, Msc mengatakan, wadah Pramuka satu dari sedikit organisasi yang terbukti melahirkan generasi yang memiliki disiplin tinggi dan keterampilan personal. 

Namun seiring waktu, Pramuka terutama generasi muda harus memperluas wawasan dan keterampilan yang dibutuhkan. 

BACA JUGA: Lombok akan Jasi Kiblat Pacuan Kuda Nasional

Kata Gubernur, Pramuka menghasilkan generasi yang punya disiplin dan ketrampilan

“Anggota Pramuka harus mempunyai kelebihan yang dibutuhkan. Selain merencanakan dan menyiapkan masa depan dengan disiplin”, ujar Gubernur di Bumi Perkemahan HM Ruslan, Pagutan, Kota Mataram, Ahad (18/12/22). 

Hal itu dikatakannya dalam Raimuna Cabang VIII kota Mataram. Salah satu kegiatan bertajuk Jumpa Tokoh mengundang Gubernur untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan bagi peserta. 

Dikatakan Gubernur,  kaderisasi kepemimpinan diawali dengan cara berpikir melampaui kepentingan pribadi, kedaerahan dan berinteraksi dengan dunia global. 

Organisasi Pramuka yang sudah ada  sejak lama mempunyai cara sendiri membangun kadernya memiliki kepribadian kepemimpinan. 

Di bagian lain, dialog dengan peserta Raimuna yang terdiri dari anggota Pramuka Penegak usia SMU sampai perguruan tinggi diakui Gubernur rata rata memiliki konsep baik tentang masa depan  dalam pengembangan diri. 

Raimuna Cabang VIII kota Mataram digelar lima tahunan. Diikuti 600 Pramuka Penegak/ Pandega,  kegiatan selama empat hari tersebut dilaksanakan dengan berbagai kegiatan.

Mulai gelar kesenian, kebudayaan ada pula Scout Archery membekali para anggota Pramuka dengan materi wawasan dari para ahli. 

BACA JUGA: Ibu Cerdas Menjadi Kunci Ketahanan Keluarga

Hadir pula dalam Jumpa Tokoh, Ketua DPRD kota Mataram, H Didi Sumardi, Kwarda NTB, H Fathul Gani, budayawan Agus Fathurrahman dan tokoh Pramuka dan Pendidik. ***

 

 




Badan Publik Harus Aktif Dalam Keterbukaan Informasi Publik

Dalam acara “Anugrah KIP Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2022”, Wagub mengatakan,  Badan Publik harus saling terbuka akan informasi agar makin mudah bekerja

MATARAM.lombokjournal.com ~ Komisi Informasi Publik (KIP) merupakan salah satu poin penting dalam pembangunan di suatu daerah.

Badan Publik di seluruh NTB diajak untuk aktif dalam hal keterbukaan informasi publik (KIP) Ajakan Wagub NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalillah disampaikannya saat memberikan sambutan pada “Anugrah KIP Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2022” di Hotel Lombok Raya, Senin (19/12/22).

BACA JUGA: Provinsi NTB Dominasi Indonesian Migrant Worker Awards 2022

Komisi Informasi NTB memberikan penghargaan 5 kategori pada Badan Publik
Ketua KIP NTB, Suaeb Quri

“Saya bersama Gubernur menjunjung tinggi KIP,” katanya.

Menurutnya, hal ini merupakan kebutuhan, dan saat ini sesuatu yang ditutupi sudah tidak laku lagi. Wagub mengajak saling terbuka akan informasi karena semakin terbuka semakin mudah bekerja. 

Ummi Rohmi panggilan akrab Wagub NTB mengatakan, dalam hal  keterbukaan informasi, Pemerintah Provinsi NTB memiliki komitmen tinggi yang dibuktikan melalui layanan inpormasi “NTB Care”. 

NTB Care merupakan program unggulan Pemprov NTB sebagai media aspirasi dan layanan komunikasi dua arah antara Pemimpin dengan masyarakat NTB.

“Bentuk komitmen kami dalam hal keterbukaan, kami memiliki NTB Care yang merupakan layanan komunikasi dua arah antara Pemimpin dengan masyarakat. Keterlibatan masyarakat sangat penting sehingga masyarakat juga berbaur bersama-sama dengan pemerintah membangun NTB,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Komisi Informasi NTB, Suaeb Quri , S.H.I, dalam laporannya mengatakan, di tahun ini terdapat peningkatan kualifikasi Informatif.

Salah satunya untuk kategori Badan Publik di tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov NTB.

“Terdapat penambahan sebanyak empat Badan Publik di lingkup perangkat daerah Provinsi NTB dan terdapat pula Badan Publik yang tetap konsisten dalam mempertahankan prestasinya. Ini hal yang positif dalam keterbukaan informasi di NTB,” ucapnya.

Ia berharap agar Badan Publik yang belum masuk ke dalam kategori Informatif, agar memberikan upaya yang lebih optimal agar di tahun depan mendapat prestasi yang lebih baik. 

Di tahun ini, Komisi Informasi NTB memberikan penghargaan 5 kategori, di antaranya kategori Badan Publik Vertikal, kategori Badan Publik Penyelenggara Pemilu, kategori Badan Publik Pemerintah Desa, kategori Badan Publik Pemerintah Kabupaten/Kota dan Kategori Badan Publik OPD lingkup Pemprov NTB.

Untuk kategori Badan Publik Vertikal yang mendapat nilai teringgi adalah KPU Provinsi NTB dengan nilai 99,25. Untuk nilai tertinggi kategori Badan Publik Penyelenggara Pemilu diraih KPU Kapubaten Dompu dengan nilai 97,85. Kategori Badan Publik Pemerintah Desa dimenangkan oleh Desa Senggigi dengan nilai 94,21. 

BACA JUGA: Hari Migran Internasional 2922 Diperingati di Lombok Timur

Kategori Badan Publik Pemerintah Kabupaten/Kota dengan nilai tertinggi diraih Kabupten Lombok Barat dengan nilai 99,50 dan untuk Badan Publik OPD lingkup Pemprov NTB dengan nilai tertinggi didapat oleh RSUD Provinsi NTB dengan raihan nilai 99,40. ***

 

 




Peran Perempuan Cerdas Zaman Now

 Ibu-ibu diajak memberikan peran untuk bekerja bagi masyarakat khususnya anak-anak dan kaum perempuan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Ikrar para pejuang pada Kongres Perempuan Indonesia pertama pada 22 Desember 1928 merupakan tonggak sejarah bagi perjuangan kaum perempuan di Indonesia. 

Artinya, perempuan-perempuan cerdas sudah ada dari zaman dulu.

Hal tersebut disampaikan Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah dalam acara Peringatan Hari Ibu Ke-94 Tahun 2022 di Gedung Graha Bhakti Praja, Senin (19/12/22).

BACA JUGA: Wagub NTB Hadiri Peringatan Hari Ibu ke 94 2022

Bunda Niken mengajak organisasi perempuan instrospeksi terkait perannya memberdayakan perempuan
Bunda Niken

“Mudah-mudahan kita juga bisa menjadi perempuan-perempuan cerdas masa kini yang bisa berperan meneruskan semangat-semangat para perempuan di masa tersebut,” tutur Bunda Niken selaku Ibu Sesepuh Perempuan Provinsi NTB.

Hari Ibu biasanya adalah hari dimana para Ibu memberikan perhatian dan apresiasi serta penghargaan pada peran kaum perempuan bagi keluarga, masyarakat dan bangsanya. 

“Apresiasi bagi ibu-ibu yang tidak hanya sabar tetapi melakukan semuanya dengan penuh keikhlasan, kasih ibu seperti matahari yang menyinari dunia, hanya memberi tanpa kembali,” ungkapnya.

Bunda Niken mengajak kepada ibu-ibu yang hadir agar semua memberikan dedikasi dan kesabaran serta keikhlasan, melakukan peran untuk bekerja bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan kaum perempuan. 

Masih banyak yang memerlukan kasih sayang dan perhatian, katanya.

Saat ini NTB sudah sangat maju, bisa dilihat dari Wakil Gubernur, Ketua DPRD Provinsi, Bupati dan Wakil Bupati serta berbagai macam posisi perempuan di berbagai macam organisasi pemerintah maupun swasta.

“Namun perlu disadari juga bahwa NTB masih banyak PR, berkaitan dengan masalah pemberdayaan perempuan, masih banyak belum mendapatkan kesempatan dan fasilitas untuk bisa memperoleh ilmu yang bermanfaat untuk mendapatkan pelatihan, akses hal-hal yang bisa meningkatkan keberdayaan dirinya,” jelas Bunda Niken.

BACA JUGA: Badan Publik Harus Aktif dalam Informasi Publik

Bunda Niken juga menyampaikan, dengan momen Peringatan Hari Ibu menjadikan momentum untuk introspeksi diri seberapa jauh organisasi-organisasi perempuan menjalankan peran, membuat perempuan-perempuan di daerah ini semakin berdaya.***

 




Provinsi NTB Dominasi Indonesian Migrant Worker Awards 2022

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah kesekian kalinya mengunjungi dan memberikan perhatian yang begitu besar kepada Provinsi NTB 

LOTIM.lombokjournal.com ~ Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah menyerahkan langsung piagam Penghargaan Pekerja Migran Indonesia atau Indonesian Migrant Worker Awards (IMWA) tahun 2022.kepada Gubernur NTB yang diwakili Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, I Gede Putu Aryadi, di Lombok Timur, NTB, Minggu (18/12/22). 

BACA JUGA: Hari Migran Internasional Diperingati di Lombok Timur

Sekda mengatakan, Menaker RI banyak memberi perhatian untuk Provinsi NTB
Sekda NTB mendampingi Menaker RI

Selain Provinsi NTB, Kabupaten Lombok Timur turut meraih penghargaan sebagai Satuan Tugas (Satgas) Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Daerah Asal Pekerja Migran Indonesia Terbaik dalam Layanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia diberikan kepada Satuan Tugas (Satgas) Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

Kemudian Desa Peduli Pekerja Migran Indonesia diberikan kepada Desa Gelogor, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada media cetak yang mendukung Program Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, yang diberikan kepada Suara NTB.

Penghargaan juga diberikan kepada Pekerja Migran Indonesia Purna Penempatan Berprestasi, yakni Asmuni asal Lombok Barat yang telah sukses mendirikan banyak cabang rumah makan Sukma Rasa. 

Penghargaan yang digelar oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI tersebut dimaksudkan untuk mengapresiasi dan memotivasi seluruh stakeholders penempatan PMI agar dapat berperan lebih baik. 

“Semoga dengan apresiasi ini Bapak/Ibu semua semakin bersemangat untuk selalu menebar kebaikan dan melakukan yang terbaik untuk pekerja migran kita,” kata Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah di Lombok Timur, NTB. 

Sementara itu Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si menyampaikan sangat bersyukur, NTB mampu bangkit dari berbagai ujian yang menerpa mulai dari gempa dan kemudian Covid-19. 

“Alhamdulillah berbagai kemajuan dan capaian di HUT ke 64 NTB, kami bersyukur dan berterima kasih kepada Ibu Menteri yang kesekian kalinya berkunjung dan memberikan perhatian yang begitu besar kepada Provinsi NTB,” ucap Miq Gite, sapaan Sekda NTB. 

BACA JUGA: NTB HUT ke 64, Mensyukuri Perjuangan Pemimpin Sebelumnya

Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker, Suhartono, menambahkan, IMWA tahun 2022 diberikan kepada 15 (lima belas) penerima dengan 12 (dua belas) kategori. 

“Indonesian Migrant Worker Awards diberikan kepada stakeholder dan perseorangan, sebagai apresiasi atas peran serta yang aktif dan komitmen yang tinggi dalam pelayanan penempatan dan pelindungan PMI,” kata Suhartono. ***

 

 

 




Hari Migran Internasional 2022 Diperingati di Lombok Timur

Lotim terpilih sebagai penyelenggara peringatan Hari Migran Internasional di Indonesia, karena merupakan salah satu basis PMI di NTB

LOTIM.lombokjournal.com ~ Hari Migran Internasional diperingati tiap tanggal 18 Desember tiap tahun di seluruh dunia. 

Di tahun 2022, Lombok Timur-NTB terpilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan peringatan Hari Migran Internasional di Indonesia. 

Dipilihnya Provinsi NTB sebagai tuan rumah, karena merupakan provinsi berbasis Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke-4 setelah Jawa timur, Jawa tengah, dan Jawa barat dalam kurun waktu lima tahun terakhir. 

BACA JUGA: Provinsi NTB Dominasi Indonesian Migrant Worker Awards 2022

Peringatan Hari Migran Internasional yang berlangsung di Lombok Timur

Kabupaten Lombok Timur terpilih sebagai tempat penyelenggaraan peringatan tersebut karena merupakan salah satu basis PMI di NTB. 

Pada kesempatan tersebut, hadir mewakili Gubernur, yaitu Sekretaris Daerah NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi., M.Si, Sabtu (18/12/22).

Sekda menyampaikan, Peringatan Hari Migran Internasional harus dimaknai sebagai momentum untuk evaluasi dan akselerasi pembangunan daerah. 

“Momentum ini adalah untuk kita melakukan evaluasi sejauh mana kita mengirim para migran beserta hasil hasilnya. Dan juga untuk mengantisipasi tantangan ke depan. Selain itu, dengan adanya remitansi yang sedemikian besar adalah untuk akselerasi pembangunan daerah di saat daerah mengalami keterbatasan,” ujar Miq Gite, sapaannya. 

Miq Gite juga berterima kasih kepada Kementerian Ketenagakerjaan RI yang telah memilih Lombok Timur-NTB sebagai tuan rumah. Ia pun menambahkan dengan adanya kunjungan-kunjungan nasional seperti ini dan terselenggaranya berbagai event internasional dapat berdampak baik untuk geliat ekonomi di NTB.

“Terima kasih, apresiasi dan penghargaan yang luar biasa kepada Ibu Menteri yang telah memilih Lombok Timur-NTB sebagai tempat perhelatan acara ini. Kami berharap dari kunjungan-kunjungan nasional seperti ini, NTB berkah dan menggeliat secara ekonomi setelah terdampak bencana alam gempa maupun covid-19,” lanjutnya.

Terakhir, Sekda Miq Gite berharap, ke depan NTB bisa lebih baik lagi dan para PMI asal NTB dapat menjadi pahlawan devisa dan duta-duta bangsa terhormat dalam menjalankan tugas dan misinya. 

“Kami berikan apresiasi dan penghargaan bagi para migran yang telah berjasa menjadi pahlawan devisa dan percepatan pembangunan di daerah. Semoga NTB ke depan adalah NTB yang Next Tine Better dan migran dari NTB adalah migran yang Next The Best menjadi duta bangsa yang terhormat dalam menjalankan tugas dan misi sebaik-baiknya,” harap Sekda.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif memberikan perlindungan terbaik bagi para PMI. 

“Terima kasih kepada Kementerian terkait, perwakilan Indonesia di negara-negara penempatan, BP2MI, Pemerintah Provinsi, Kab/Kota dan Desa serta  Perusahaan Penempatan PMI yang telah berpartisipasi dan berperan aktif dalam proses penempatan dan perlindungan,” katanya. 

Menurutnya, kerja sama dan dukungan dari seluruh pihak harus terus dijaga untuk melayani para PMI selaku pahlawan devisa negara Indonesia. 

BACA JUGA: Kereta Gantung Taman Hutan Rinjani sudah Ground Breaking

“Kerjasama yang baik harus terus kita jaga saling support saling bergandengan tangan Dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pahlawan-pahlawan devisa kita,” ujar Menaker RI. 

Selain memperingati Hari Migran Internasional, pada acara tersebut juga dilakukan penandatanganan Prasasti Peresmian Unit Layanan Disabilitas Provinsi  NTB dan dilanjutkan dengan Indonesian Migrant Worker Awards 2022. ***

 

 




Kereta Gantung Taman Hutan Rinjani sudah Ground Breaking 

Mernghadiri ground breaking kereta gantung, Gubernur NTB mengatakan agar masyarakat desa harus lebih intensif diajak bicara

LOTENG.lombokjournal.com ~ Kereta Gantung Taman Hutan Rinjani (Tahura) yang selama ini banyak dibicarakan, akan segera terwujud.

Sebab groundbreaking ceremony kereta gantung berlangsung di Desa Karang Sidemen, Batukliang Utara, Lombok Tengah, Minggu (18/12/22).

Indonesia Lombok Resort, sebagai penyelenggara kegiatan ground breaking kereta gantung itu mengatakan, rencana pengerjaan kereta gantung itu akan selesai tahun 2025 dan bisa digunakan.

Menurutmya, dengan adanya kereta gantung itu NTB memiliki pariwisata yang lengkap dan bisa dikunjungi oleh wisatawan mancanegara.

BACA JUGA: Masyarakat Sasak Siap Bekerja untuk Perubahan

Bang Zul saat hadir dalam ground breaking kereta gantung mengingatkan investor tidak merusak lingkungan
Bang Zul bersama investor

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah,  yang menghadiri ground breaking itu mengingatkan, integritas yang baik memaksa investor untuk tidak merusak lingkungan. Justru akan bisa memperbaiki lingkungan ke depan. 

Ia menekankan, agar masyarakat desa harus lebih intensif diajak bicara, dan dipersiapkan agar tak takut terhadap perubahan. Bahkan akan mengambil bagian dan berkontribusi terhadap perubahan itu.

“Semoga masih ada waktu untuk mempersiapkan SDM lokal sehingga mampu berperan aktif dan tak jadi penonton,” tutur Bang Zul sapaan akrab Gubernur.

Menurutnya, tiap hal baru tentu selalu ada riak-riak. Biasanya muncul akibat kurangnya sosialisasi dan komunikasi kepada masyarakat.

“Insya Allah pembangunan kereta gantung ini akan memungkinkan keindahan alam kita akan terlihat dari atas bagi yang tidak kuat mendaki,” katanya.

Gubernur NTB hadir dalam acara tersebut, didampingi Kadis PUPR, Kadis LHK, Kadis PMTSP. 

BACA JUGA: NTB ke 64 Tahun, Mensyukuri Perjuangan Pemimpin Sebelumnya

Turut juga hadir  Bupati Lombok Tengah dan Kepala Desa Karang Sidemen serta tamu undangan lainnya untuk menyaksikan langsung memulai Pembangunan Kereta Gantung di bawah kaki Gunung Rinjani. ***

 

 




NTB 64 Tahun, Mensyukuri Perjuangan Pemimpin Sebelumnya

Gubernur dan Wakil Gubernur NTB menjelaskan, program-program pembangunan NTB merupakan terobosan keluar dari kesulitan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Keberhasilan NTB hari ini adalah akumulasi kontribusi dan perjuangan para pemimpin sebelumnya dengan segala tantangannya, membawa masyarakat NTB lebih sejahtera.

Mensyukuri perjalanan 64 tahun Nusa Tenggara Barat, memang tak bisa dilepaskan dari kontribusi para pemimpin sebelumnya.

Untuk itu, merawat keberhasilan dan membangun NTB yang lebih baik membutuhkan keberanian, kebersamaan dan visi masa depan. 

BACA JUGA: Industrialisasi UKM, Contoh Keberhasilan NTB Gemilang

Hj Sitti Rohmi dan Zulkieflimansyah

Hal itu tersirat dalam ucapan Gubernur Zulkieflimansyah dan Wagub Sitti Rohmi Djalillah saat memberikan sambutan dalam gelar malam tasyakuran HUT NTB ke 64 di lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur, Sabtu (17/12/22). 

Keduanya menjelaskan, ikhtiar yang tengah dilakukan juga merupakan program program terobosan untuk keluar dari kesulitan, beradaptasi dengan perkembangan kekinian serta memiliki visi jauh ke depan. 

“Misalnya industrialisasi dan beasiswa yang harus dimulai dengan langkah pertama untuk keberhasilan NTB di masa depan,” ungkap Gubernur. 

Di tempat sama,  Wagub Umi Rohmi menjelaskan, Posyandu Keluarga atau NTB Hijau dan Zero Waste adalah langkah Pemprov NTB menyelesaikan persoalan dari hilir sehingga membutuhkan perjalanan panjang. 

“Namun keberlanjutannya akan berhasil dengan kebersamaan dan mengesampingkan ego sektoral. Begitu pula dengan program pemerintah lainnya,” tambah Umi Rohmi. 

Namun begitu, dalam perkhidmatan empat tahun yang dimulai dengan bencana gempa dan pandemi, banyak keberhasilan dan capaian yang diakui secara nasional bahkan internasional. 

BACA JUGA: SMK Berpartisipasi dalam Kebangkitan Industrialisasi NTB

Dalam event Malam Tasyakuran 64 tahun NTB yang berlangsung meriah dan dihadiri warga masyarakat dan ASN, panitia HUT NTB menghadirkan hiburan dan pemutaran video keberhasilan pembangunan NTB.***

 




Masyarakat Sasak Siap Bekerja Untuk Perubahan

Sangkep Beleq menjadi refleksi diri terhadap perjalanan NTB, meningkatkan masyarakat Sasak berkontribusi membangun daerah 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sangkep Beleq atau musyawarah besar masyarakat Sasak yang digelar Sabtu (17/12) sampai Ahad, merumuskan strategi agar Sasak sebagai suku bangsa memberikan kontribusi eksternal lebih besar bagi daerah, bangsa dan negara. 

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Hj Sitti Rohmi Djalillah yang dianugerahi penghargaan sebagai Tokoh Bini Sasak Bidang Pemerintahan menyampaikan bangga dan terimakasih kepada penggagas Sangkep Beleq V Majelis Adat Sasak (MAS) 2022.

BACA JUGA: NTB 64 tahun, Mensyukuri Perjuangan Pemimpin Sebelumnya

Wagub NTB wakil masyarakat Sasak dianugerahi penghargaan sebagai Tokoh Bini Sasak Bidang Pemerintahan

Sangkep Beleq itu bertema “Peririq Bale Langgaq, Jagak Gubug Gempeng, Bine Dese Darat Gumi Paer Sasak” di BPSDM NTB, Sabtu (17/12/22).  

Sekretaris Daerah yang juga tokoh Sasak, Lalu Gita Ariadi mengatakan, momentum Sangkep Beleq di hari ulang tahun NTB ke 64 menjadi refleksi diri terhadap perjalanan NTB yang didalamnya mayoritas Sasak dalam membangun daerah. 

“Harus membangun rasa memiliki terhadap organisasi Masyarakat Adat Sasak sehingga melahirkan rasa bangga menjadi orang Sasak yang bertanggungjawab sebagai mayoritas dalam perubahan daerah yang lebih baik. Tak hanya berpikir tapi bertindak dan bekerja”, urai Miq Gita. 

Senada dengan hal tersebut, tokoh MAS (Masyarakat Adat Sasak), HL Sajim Sastrawan mengatakan, rumusan yang akan dikerjakan sebagai strategi besar selama dua hari Sangkep Beleq, diharapkan membangkitkan semangat baru untuk berbuat bagi masyarakat Sasak dan daerah NTB yang dihuni pula oleh etnis dan agama berbeda. 

Tak hanya itu, MAS berkolaborasi dengan Aliansi Masyarakat Sasak perantau di seluruh dunia berupaya membangun sinergi untuk masa depan Sasak  dan peradabannya. 

BACA JUGA: Dirgahayu NTB ke 64, Makin Bersatu Makin Maju

Selain dihadiri oleh tokoh tokoh sepuh Sasak, Sangkep Beleq juga mengundang orang Sasak perantauan se Indonesia dan luar negeri, juga tokoh politik dan pemerintahan.***

 




Industrialisasi UKM, Contoh Keberhasilan NTB Gemilang

Dalam Rapat Paripurna, Gubernur NTB paparkan kemajuan industrialisasi UKM yang menghasilkan produk-produk dengan standar yang baik

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sejumlah keberhasilan program unggulan Provinsi NTB dipaparkan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah bersama Wagub Siti Rohmi Jalillah selama 4 tahun memimpin Provinsi NTB.

Pemaparan keberhasilan program unggulan Provinsi NTB  itu disampaikan dalam Rapat Paripurna HUT ke-64 Provinsi NTB yang berlangsung di gedung DPRD NTB, Kamis (16/12/22). 

Program unggulan yang dimaksud adalah Industrialisasi, Posyandu Keluarga, Beasisiwa Luar Negeri, Desa Wisata, Zero Waste serta program unggulan lainnya.

BACA JUGA: Dirgahayu NTB ke 64, Makin Bersatu dan Maju

Gubernur NTB menyampaikan program unggulan Industrialisasi di NTB

“Pemerintah Provinsi NTB terus memacu program unggulan tersebut, karena hal tersebut menjadi cara pembuktian kami, untuk menguatkan komitmen membangun NTB yang progresif,” kata Gubernur Zul..

Di sektor Industrialisasi, jumlah IKM dan UKM terus tumbuh. Ia yakin dengan adanya industrialisasi UKM mampu menghasilkan produk-produk dengan standar yang baik untuk di sebar di pasar global. 

Data yang masuk dalam aplikasi Sistem Informasi Data Tunggal (SIDT) per 22 Nopember 2022 mencatat, UMKM berjumlah 278.811 unit, Unit Usaha dan Koperasi sebanyak 534 unit sehingga total KUMKM sebanyak 279.345 unit.

Lanjutnya, Program Unggulan Posyandu Keluarga yang telah dikembangkan menjadi pusat layanan kesehatan plus telah menjangkau hingga tingkat dusun, dengan menjangkau seluruh persoalan meliputi kesehatan, hingga sosial. 

Hingga bulan Oktober Tahun 2022, NTB tercatat memiliki 7.676 Posyandu yang telah 100% beralih menjadi Posyandu Keluarga.

“Progrevitas Posyandu Keluarga menghantarkan NTB mendapat banyak apresiasi salah satunya Anugerah Penghargaan STBM Award,” jelasnya.

Untuk Zero Waste, beragam inovasi serta regulasi untuk mewujudkan target bebas sampah 2023, Pemerintah Provinsi NTB telah lakukan, misalnya Eco Offiece, Eco School dan yang terbaru deklarasi dengan pra penyelenggara event memastikan untuk nol sampah di setiap event yang berlangsung. 

Selanjutnya terdapat 99 Desa Wisata, Doktor Zul menyebutkan terdapat 445 Desa Wisata yang telah siap mengelola potensi wisata masing-masing desa. 

Ia meyakini akan terus mengupayakan sektor kepariwisataan untuk menjadi lebih baik, baik dari segi infrastruktur, pemeberian bantuan sampai melakukan inovasi guna menciptakan desa wisata penyangga destinasi wisata Internasional.

Beasiswa 1000 cendikia telah mengirim anak-anak NTB ke luar negeri, sejak tahun 2019 hingga 2022 total awardee tercatat 4.470 orang. 

“Kami ingin mereka melihat dan belajar tentang masa dean global yang penuh dinamika dan berdaya saing, ini merupakan investasi SDM jangka panjang,” kata doktor Zul.

Bang Zul juga mengungkapkan sebagai ikhtiarnya dalam kebangkitan ekonomi tak hanya program unggulan yang turut serta namun event berskala internasional yang saling berkesinambungan.

“Moto GP, WSBK, MXGP, IATC, Iron Man, Shell Eco Marathon, Konvensi G20, World Muscle Tour and Sport Festival, hal ini sangat berdampak bagi ekonomi hingga melahirkan investasi baru di NTB,” terangnya.

Ia juga mengingatkan kembali beberapa prestasi dan event yang akan berlangsung di NTB  kedepannya yaitu meraih WTP ke-11 dari BPK RI serta PON ke-22 2028 bersama dengan Provinsi NTT.

Di akhir paparannya Gubernur mengucapkan terimakasih atas seluruh capaian yang didapat tak terlepas dari buah kerjasama anatar pemimpin dan masyarakat hingga dukungan penuh semua stakeholders pembangunan di daerah ini.

BACA JUGA: Sektor Pertanian, Tumpuan Harapan Perekonomian NTB

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi NTB Hj. Isvi Rupaidah menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTB terhadap berbagai upaya yang sudah dilakukan dalam mengangkat derajat masyarakat dan nama baik NTB di kancah nasional maupun internasional.

“Berbagai prestasi yang sudah diraih tersebut menjadi pemicu semangat bagi kita semua untuk terus berikhtiar, berkarya, dan berprestasi, demi mewujudkan masyarakat NTB yang maju dan gemilang,”kata ketua DPRD.****

 

 




Dirgahayu NTB Ke-64,  Makin Bersatu Makin Maju

Dalam momen peringatan dirgahayu NTB, Pemprov NTB terus dipacu program unggulan seperti Industrialisasi, Posyandu Keluarga, Beasiswa Luar Negeri, Desa Wisata dan Zero Waste, serta program unggulan lainnya

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB menggelar Upacara Bendera dengan tema “Optimis Dalam Kebersamaan NTB Gemilang” di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur, Sabtu (17/12/22).

Upacara Bendera itu untuk memperingati Hari Ulang Tahun Provinsi Nusa Tenggara Barat (HUT NTB) ke-64. 

BACA JUGA: Gerak Jalan Sehat Sambut HKSN dan HUT NTB ke 64

Wagub NTB dalam momen Dirgahayu NTB mengajak semua pihak bersatu untuk maju
Wagub NTB Hj Sitti Rohmi Jalillah

Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah selaku Inspektur Upacara menyampaikan, NTB Gemilang bukanlah sekedar mimpi. Dibutuhkan keberanian dan kerja sama untuk menggapai puncak mimpi tersebut.

Disampaikan, momentum peringatan HUT Provinsi NTB kali ini memiliki makna tersendiri bagi Gubernur dan Wakil Gubernur NTB. 

“Satu tahun terakhir masa kepemimpinan kami ini adalah ruang bagi kita segenap masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus bersama-sama memacu adrenalin menggenapkan visi-misi besar NTB Gemilang,” tutur Ummi Rohmi, sapaannya. 

Diketahui, dalam mengawali amanah sebagai Pemimpin NTB, banyak masa-masa sulit yang dilewati. 

Mulai dari bencana gempa bumi Tahun 2018, kemudian Maret 2020 terdampak Pandemi Covid-19 yang belum berakhir hingga saat ini. 

Tahun 2022 disambut dengan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) hingga Inflasi dan bayang-bayang resesi dunia. 

Ummi Rohmi memaparkan, Pemerintah Provinsi NTB terus memacu program unggulan seperti Industrialisasi, Posyandu Keluarga, Beasiswa Luar Negeri, Desa Wisata dan Zero Waste, serta program unggulan lainnya. 

Di antaranya adalah lumlah UMKM NTB yang telah mencapai 279.345 unit per 22 November 2022. 

Kemudian pada Posyandu Keluarga telah menghantarkan NTB mendapat apresiasi dan penghargaan dari Kementerian Kesehatan. Yaitu Anugerah Penghargaan STB Award hingga Kategori Percepatan 100 persen SBS (Stop Buang Air Besar Sembarangan). 

Terobosan ini juga mendukung Zero Waste dalam pelibatan masyarakat serta target bebas sampah 2023. Terjadi peningkatan neraca pengelolaan sampah dari 20,06 persen di Tahun 2018 menjadi 50,44 persen di Tahun 2022. 

NTB Zero Waste juga memunculkan banyak inisiasi diantaranya Eco-Office, Eco-School dan sebagainya. 

Menggesa Program Unggulan 99 Desa Wisata, tercatat NTB telah memiliki 445 Desa Wisata dengan pengembangan infrastruktur dan inovasi yang terus dilakukan untuk mendukung sektor kepariwisataan. 

Program Unggulan 1000 Cendekia yang sejak Tahun 2019 hingga 2022 ini telah mengirimkan total Awardee sebanyak 4.470 orang yang akan membangkitkan semangat dan kepercayaan diri membangun daerahnya. 

BACA JUGA: SMK Berpartisipasi dalam Kebangkitan Industrialisasi di NTB

Di Tahun ke empat sebagai representasi keberhasilan berbagai program unggulan, ditopang pula dengan event-event internasional seperti MotoGP, WSBK, MXGP, IATC, Iron Man, Shell Eco Marathon, Konvensi G20 dan lainnya sehingga membentuk peluang ekonomi baru di NTB. 

“Akhirnya, melalui hari yang bersejarah ini, mari kita songsong Tahun Politik 2023 menuju Pesta Demokrasi 2024 mendatang dengan rasa kekeluargaan dan saling mendukung, kita semakin bersatu, Insya Allah kita semakin maju,” kata Ummi Rohmi. ***