Razia minuman keras (miras) dan petasan akan dilakukan jelang dan selama bulan Ramadhan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) provinsi NTB
Kepala Satpol PP NTB, Lalu Dirjaharta (foto: AYA/Lombok Journal)
MATARAM.lombokjournal.com — Kepala Satpol PP NTB Lalu Dirjaharta mengatakan, seluruh anggotanya diperintahkan melakukan operasi razia petasan dan miras pada tiga hari sebelum bulan ramadhan karena dinilai menganggu Khusukan puasa umat muslim.
Patroli tersebut akan mengurangi penjualan miras serta petasan demi kemanan ,kenyamanan,serta khusukan umat muslim yang sedang berpuasa
“Seluruh jajaran Satpol NTB akan kami kerahkan untuk melalukan penertiban. Apa pun yang melanggar atau menganggu dibulan puasa, kita tertibkan,” katanya.
Bukan hanya dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Satpol PP juga akan melakukan operasi penertiban dengan aparat kepolisian. Nantinya, hasil razia akan dimusnahkan jelang bulan puasa.
“Kita kerja sama dengan polisi untuk operasi miras dan petasan. Ini kan rutin kita lakukan setiap bulannya. Nanti puncaknya, pada saat menjelang bulan puasa, hasil razia itu kita musnahkan,” Ucap Dirjaharta
Dengan adanya Patroli, berdampak kenyamanan Kunjungan wisatawan di wisata Religi (Khazanah Ramadhan) yang di gelar Pemprov NTB selama bulan Ramadhan. Selain itu juga menunjang kenyamanan wisatawan saat berkunjung ke NTB menikmati wisata Religi.
“Dengan adanya patroli dan razia ini akan mengurangi jumlah konsumsi miras dan petasan selama bulan puasa,” pungkasnya
AYA
Pemahaman Agama Yang Benar, Cegah Radikalisme
Wakil Gubernur NTB, H.Muh Amin, SH. M.Si menegaskan pemahaman Agama dengan baik, merupakan Benteng mencegah dan menangkal maraknya paham radikal.
Wagub, H Muhammad Amin, SH saat bicaradi depan mahasiswa UIN Mataram, Kamis (18/5) (Foto: AYA)
MATARAM.lombokjournal.com — Penegasan itu disampaikan Wagub saat membuka dialog kebangsaan di UIN Mataram, Kamis (18/5). Terorisme dan radikalisme merupakan paham sangat berbahaya. Doktrin paham itu bertentangan dengan jati diri bangsa Indonesia yang Bhineka tunggal Ika.
Dialog dengan tema ‘Cegah Paham Radikalisme Upaya Merawat NKRI dan Nilai-nilai Pancasila di Kalangan Mahasiswa’ itu, dihadiri pula Ketua pengurus wilayah NU NTB, TGH H.Taqiuddin Mansyur, dan mahasiswa mahasiswi UIN Mataram.
Dikatakan Wagub, bangsa Indonesia beragam suku, agama, ras, dan golongan serta budaya. Dan kehidupan berbangsa dan bernegara telah menemukan konsensus Nasional, Pancasila menjadi landasan bernegara.
Di dalam Pancasila terkandung kulminasi dari nilai-nilai semua Agama, yakni nilai-nilai kemanusiaan yang berketuhanan Yang Maha Esa.
“Jadi di dalam bermasyarakat dan bernegara, pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Agama masing-masing secara baik, akan menjadi landasan terwujudnya NKRI yang kuat,” terang Wagub.
Menurut Wagub, dengan memahami dan menjalankan ajaran agama masing-masing secara baik dan benar akan menjadi penangkal ampuh radikalisme. Sebab diyakininya, tidak ada satu agama pun yang mengajarkan dan membenarkan perbuatan keji terorisme.
“Kandungan nilai-nilai Pancasila yang merupakan dasar Negara, sila pertama adalah nilai tertinggi dari Agama, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa,” kata Wagub mengajak mengamalkan nilai-nilai Pancasila yang menjadi komitmen membangun bangsa.
AYA
POR PERPAMSI, Ajang Silaturrahim Karyawan Perusaan Air Minum
Pekan Olahraga Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (POR PERPAMSI) Ke-V dibuka Menteri Iman Nahrowi di Lapangan Bumi Gora Matam, Rabu (17/05).
MATARAM.lombokjournal.com — Event olahraga dua tahunan itu, diikuti 24 kontingen dari DPD PERPAMSI se-Indonesia yang memperebutkan piala bergilir Menteri Pemuda Olah Raga (Menpora) Republik Indonesia,
Ketua Umum DPD PERPAMSI H. Rudie Kusmayadi mengungkapkan, POR PERPAMSI merupakan sarana mempererat tali persaudaraan dari seluruh karyawan Perusahaan Air Minum. Kegiatan ini ini diikuti 1500 karyawan perusahaan air minum dari 24 DPD Se-Indonesia. Sebanyak 7 cabang olahraga yang dipertandingkan; bulu tangkis, futsal, voli, tenis meja, tenis lapangan, song fetival, catur, serta cabang khusus, sepeda dan golf.
Mengapresiasi pelaksanaan POR PERPAMSI, Gubernur Dr.TGH.M.Zainul Majdi menegaskan, pekan olah raga memiliki banyak dimensi. “Ada silaturrahminya, ada rekreasinya, dan ada kompetisinya,” ujar TGB.
Meskipun atlet tidak bisa pulang membawa medali, tetapi yang wajib adalah atlet membawa ayam Taliwang, seloroh Gubernur yang disambut tepuk tangan para atlit. Diharapkannya event ini benar-benar menjadi ajang silaturrahim sekaligus pertukaran best practise di antara peserta. Khususnya membangun perusahaan air minum yang baik di seluruh penjuru Indonesia. Sebab air minum adalah kebutuhan dasar dari manusia, tegasnya.
Menpora Iman Nahrowi mengaku salut pada PERPAMSI yang istiqamah menyelenggarakan event seperti ini. Sebab Ia menyadari menyelenggarakan event dengan melibatkan banyak perusahaan air minum bukanlah hal mudah.
Menurutnya, event ini merupakan cara para pejuang “tukang ledeng” membangun generasi Indonesia yang sehat dan berprestasi. “Ini menunjukkan kita memiliki kesadaran yang sama dalam menata masa depan yang hebat,” tukasnya.
Diharapkanya PDAM tidak hanya bisa mengkampanyekan air yang bersih dan jernih. Tapi sekaligus membangun jiwa sportif melalui olahraga.
Dalam kesmepatan itu Menpora mengaku akan menyiapkan regulasi baru bersama komite olahraga seluruh Indonesia bahwa PON tidak akan menjadi ajang 4 tahunan tetapi bisa diselenggarakan per 2 tahun sekali.
“Mudah-mudahan, NTB akan menjadi tuan rumah dari berbagai event olah raga yang diselenggarakan secara nasional,” ungkapnya.
Dengan menjadi tuan rumah, menurut Menpora, akan terjadi percepatan infrastruktur yang memiliki multiflier effect pada pertumbuhan ekonomi, dan percepan pariwisata.
AYA/Humas NTB
Dubes AS Dan Gubernur TGB Dialog Dengan Penerima Hibah Compact
Dubes AS, Joseph R. Donovan, Jr dan Gubernur NTB, Dr.TGH.M.Zainul Majdi yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) berdialog dengan masyarakat penerima hibah Compact, program kerjasama pemerintah Indonesia dengan pemerintah Amerika Serikat.
Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi bersama Dubes AS, Joseph R. Donovan, Jr (Foto: Humas NTB)
MAtARAM.lombokjournal.com — Usai jamuan sarapan pagi di Paviliun Pendopo Gubernur NTB di Mataram, Rabu, (16/05), berjalan kaki menuju Hotel Santika, Kota Mataram, yang jaraknya sekitar 200 meter. Di hotel itu, Dubes AS yang didampingi istri, Mei Chou Wu dan Gubernur TGB didampingi istri, Hj. Erica Zainul Majdi mengadakan dialog masyarakat penerima hibah Compact.
Sebelumnya, keduanya yang didampingi istri masing-masing meninjau pameran berbagai produk penerima hibah compact, dan sempat membeli langsung produknya.
Millennium Challenge Account Indonesia (MCA-Indonesia) adalah lembaga wali amanat yang dibentuk Pemerintah Indonesia sebagai pelaksana program Compact. Program Compact adalah hibah besar selama lima tahun untuk negara-negara yang sudah lolos kualifikasi Millennium Challenge Corporation Amerika Serikat (MCC-AS).
Resident Director MCC, Troy Wray menyatakan, MCC Indonesia merupakan agency terbesar di seluruh dunia. Tahun 2011, MCC Indonesia menandatangani persetujuan 3 projek besar dengan Pemerintah Indonesia, yaitu kemakmuran hijau, stunting dan modernisasi pengadaan.
Dikatakannya, semua proyek merupakan gagasan yang bersumber dari masyarakat dan Pemerintah Indonesia. “Kami sangat senang tiga proyek ini dilaksanakan di NTB,” tegas Troy sambil menambahkan, berkat dukungan kuat Gubernur NTB, tiga proyek itu makin kuat.
Di tempat yang sama, Gubernur NTB, Dr. TGH.M.Zainul Majdi menyampaikan terima kasih dan penghargaan pada duta besar AS berserta istri, juga Konjen AS beserta seluruh jajarannya, atas kunjungan persahabatan yang berkesan dan hangat.
Menurut Gubernur TGB, MCC adalah satu bagian dari kerjasama, dan bukan awal atau akhir. “Dalam kehidupan ini, kita semua membutuhkan kerja sama karena kita hidup dalam satu dunia,” kata gubernur.
Ditegaskannya, proyek MCC Indonesia merupakan kerjasamanya yang formulasinya berdasarkan kepentingan serta kebutuhan masyarakat Nusa Tenggara Barat. Walaupun program ini 10 bulan lagi akan selesai, Gubernur TGB memastikan akan tetap berlanjut.
“Saya dapat yakinkan kepada kita semua bahwa apa yang diinisiatifkan dan digagas dalam MCC hari ini, Insya Allah akan berlanjut terus di Provinsi Nusa Tenggara Barat,” tegasnya.
Pewmprov NTB akan terus mensupport dan mengembangkan yang sudah dimulai dengan program ini, karena merupakan kebutuhan masyarakat NTB.
Dubes AS Joseph R. Donovan, menyatakan sangat senang bisa berkunjung bersama istri di NTB dan berkesempatan mencicipi produk-produk yang lesat. Dubes negara adidaya itu berterima kasih kepada Gubernur NTB beserta istri dan seluruh masyarakat NTB yang menyambutnya dengan ramah. Pemerintah Amerika Serikat sangat bangga bisa bekerja sama dengan pemerintah Indonesia melalui Millennium challenge yang dilakukan di Indonesia.
Ia percaya semua program MCC bisa berperan dalam meningkatkan sistem komunitas pedesaan dan juga pertumbuhan ekonomi.
“Pada tahun 2011 lalu kita telah menyetujui proyek ini akan tuntas dalam waktu 5 tahun, yakni pada tahun 2018 mendatang,”ungkapnya. Namun, berkat kepemimpinan Gubernur NTB, dipastikan program ini akan terus berlanjut.
Dubes juga yakin NTB mendapatkan banyak manfaat dari proyek-proyek Compact. Misalnya, proyek kemakmuran hijau yang penerima hibahnya hadir, proyek di bidang nutrisi dan gizi, juga pengadaan modernisasi. NTB kini menjadi pusat percontohan pengadaan modernisasi di Indonesia, ungkap dubes.
AYA/Humas NTB
NTB Dinilai Jadi Contoh Toleransi Yang Baik
Duta besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Josep R Donovan menilai Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan contoh yang baik bagi kehidupan masyarakat yang damai dan toleran.
Dubes AS Joseph Donovan berbincang dengan Gubernur NTB, M Zainul Majdi di dalam Masjid Hubbul Wathan Islamic Center NTB, dalam kunjungannya, Selasa (16/5). (foto: AYA)
MATARAM.lombokjournal.com — Kekaguman terhadap NTB diungkapkan Donovan, Selasa (16/5), usai mengunjungi Masjid Hubbul Wathan Islamic Center NTB, dalam rangkaian kunjungan kerjanya di NTB.
Josep R. Donovan yang didampingi istri dan sejumlah staf Kedutaan dan Konjen AS, Islamic Center dan disambut oleh Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi dan istri, Hj Erica Zainul Majdi.
Donovan mengatakan, meski sudah beberapa hari berada di Lombok dan sudah mengunjungi beberapa tempat wisata, seperti pantai bagian selatan, Senggigi, Gili Trawangan, namun yang paling berkesan menurutnya adalah saat mengunjungi Islamic Center.
“Saya sudah dengar banyak mengenai Islamic Center dari Bapak Gubernur sendiri, dan saya berkeinginan untuk belajar lebih banyak peran keagamaan di Indonesia dan peran Islam di Lombok,” katanya.
Dia menegaskan, Islamic Center merupakan simbol kedamaian dan toleransi bagi kehidupan umat beragama.
Selain itu, ia juga mengaku terkesan dengan keindahan alam di Lombok, khususnya keindahan pantai dan kejernihan airnya.
“Masyarakat NTB juga sangat ramah dan bersahabat terhadap tamu,” katanya.
Kunjungan Dubes Donovan antara lain ngin mempelajari lebih mendalam tentang ke-Indonesiaan, seperti adat istiadat, budaya, agama serta masyarakatnya.
Menurutnya, Indonesia memiliki beragam budaya dan adat istiadat yang unik yang perlu dipelajari dan diperkenalkan di negara Amerika.
Alasan kedua, ia ingin memperkenalkan dan berbagi kebudayaan Amerika di Indonesia, khususnya di Lombok.
Selain kebudayaan, Amerika juga telah menjalin beberapa kerja sama, di antaranya program pendidikan dengan Universitas Mataram, program dana hibah serta program-program lain terkait penanaman investasi.
“Berdasarkan kunjungan saya beberapa hari ini, banyak sekali peluang di Nusa Tenggara Barat, terutama untuk membangun hotel di kawasan Senggigi,” jelasnya.
Karena keindahan alam Senggigi, banyak sekali wisatawan Amerika yang berkunjung ke Lombok.
Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi yang menerima kunjungan tersebut menyampaikan kunjungan Dubes Amerika merupakan bentuk kepercayaan negara Amerika terhadap Nusa Tenggara Barat.
Kepercayaan tersebut menurut Gubernur terkait dengan keamanan dan kondusifitas daerah yang sejak lama sudah terjaga di NTB.
“Ini menunjukkan Lombok itu aman dan kondusif. Karena tidak mungkin Dubes Amerika mengunjungi daerah yang dianggap tidak aman dan kondusif,” kata Gubernur.
Gubernur mengatakan, NTB merupakan daerah yang ramah dan bersahabat bisa mengembangkan satu pola bersmasyarakat dalam kemajemukan dan juga harmoni.
“Ini juga merupakan satu apresiasi bahwa berkat kerja keras dan kerjasama semua pihak, kita semua memiliki sahabat sebagai modal yang dibutuhkan untuk membangun NTB,” katanya.
Gubernur yang akrab dipanggil TGB ini, juga mengatakan kunjungan Dubes Amerika ke IC merupakan bentuk penghormatan terhadap tradisi keagamaan di NTB. Ini juga merupakan pengakuan bahwa Islam adalah elemen utama dalam merajut ke-Indonesiaan.
“Saya pikir, Pemerintah Amerika ketika mengunjungi sebuah daerah, mereka datang ke tempat keagamaan. Seperti Presiden Amerika yang mengunjungi Masjid Istiqlal Jakarta,” kata TGB.
AYA
BMKG Gelar Sekolah Lapang Iklim Untuk PPL
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Mataram, Selasa (16/5) menggelar Sekolah Lapang Iklim tahap II bagi puluhan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dan instansi terkait, di Hotel Golden Palace Mataram.
MATARAM.lombokjournal.com — Kegiatan diikuti puluhan orang PPL dan peserta dari instansi terkait, dari Kabupaten Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah dan Lombok Timur.
Kegiatan Sekolah Lapang Iklim ini mengambil tema “Bersahabat dengan iklim untuk meningkatkan produktivitas pangan di Provinsi NTB”.
Kegiatan juga dihadiri oleh Kepala Bidang Analisa dan Variabilitas Iklim BMKG Pusat, Evi Lutfiati, Kepala Dinas Pertanian NTB, Husnul Fauzi, Kepala Stasiun Klimatologi Lombok, Wakodim dan Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Agus Riyanto.
Kepala Stasiun Klimatologi I Lombok Barat, Wakodim menjelaskan, dalam kegiatan tersebut para peserta diberikan materi dan praktikum terkait peningkatan permohonan informasi iklim dari narasumber yang berasal dari BMKG dan Dinas pertanian.
“Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman kepada PPL, para penyuluh pertanian untuk lebih paham lagi akan informasi iklim,”katanya.
Sehingga nanti para petani dalam hal menanam dapat merencanakannya lebih dulu dengan mengetahui Iklim. Kapan sebaiknya mulai menanam. Terlebih dengan mengetahui musim El nino dan Lanina.
“Kegiatan Sekolah Lapang Iklim ini akan berjalan hingga 19 Mei 2017 nanti,”katanya.
AYA
BMKG Akan Pantau Hilal Tanggal 26 Mei
Pemantauan hilal Untuk memastikan awal Ramadhan tahun ini, akan dilakukan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Mataram bekerjasama dengan Kementerian Agama Kanwil Provinsi NTB, tanggal 26 Mei mendatang, di sekitar pantai Malimbu, Senggigi dan Loang Baloq.
Agus Riyanto.(foto: AYA)
MATARAM.lombokjournal.com — Kepala Stasiun Geofisika BMKG Mataram, Agus Riyanto menjelaskan, pihaknya saat ini tengah melakukan persiapan alat pemantauan hilal. Antara lain sebuah teleskop, dan juga komputer dan layar tampilan yang dipersiapkan oleh Kemenag.
“Kami masih persiapkan sambil menunggu pemantauan. Rencananya pemantauan hilak akan dilakukan pada 26 Mei di tiga lokasi,”kata Agus, Selasa (16/5) di Mataram.
Dijelaskan, pemantauan hilal akan dilakukan sejak sore hingga malam sekitar pukul 7.
“Pemantauan akan dilakukan sejak sore hingga sekitar pukul 7 malam pada 26 Mei, karena di sana disebutkan tinggi hilal adalah 7° 34 menit, karena sela waktu itulah, bisa terlihat hilal ini,” katanya.
Ia menjelaskan, pemantauan pada tanggal 26 Mei tersebut juga dilakukan karena posisi bulan pada saat itu berada sebelah kiri dari gunung Agung dan cukup tinggi sehingga sudah memenuhi kriteria.
“Nanti kita akan rapat dulu dengan Kemenag, Polri dan instansi terkait lainnya, disana akan kita presentasikan hasil perhitungan dan pengamatan berdasarkan prakira cuaca dari BMKG,” katanya.
AYA
BPJS Kesehatan Targetkan Kepesertaan Mandiri Tahun 2019
BPJS Kesehatan Cabang Mataram menargetkan, per 1 Januari 2019 seluruh penduduk NTB sudah terdaftar menjadi peserta Mandiri.
Kanit Pemasaran, Sri Wahyuni (foto: AYA)
MATARAM.lombokjournal.com – Hal itu disampaikan Kanit Pemasaran BPJS Kesehatan Cabang Mataram, Sri Wahyuni pada wartawan di Aula BPJS Mataram, Senin (15/05). “Per 1 Januari 2019 ditargetkan seluruh penduduk NTB sudah terdaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan Mandiri,” katanya.
Berbagai inovasi dan terobosan dilakukan BPJS Kesehatan untuk meningkatkan kepuasan dan mutu layanan peserta. Upaya peningkatan kepuasan layanan itu, juga dimaksudkan untuk mempercepat cakupan target peserta
Selain membuka kanal yang memudahkan pendaftaran, juga disiapkan Kader JKN untuk menjangkau penduduk yang tinggal di pelosok.
Terkait berakhirnya masa jabatan Gubernur NTB bulan September 2018, direncanakan pada bulan Agustus sudah dilaunching target kepesertaan Mandiri.
Dalam pembicaraan terpisah di ruang kerjanya, Sri Wahyuni optimis target BPJS Kesehatan Cabang mataram bisa terpenuhi.
“Dari target sampai dengan Mei tahun ini yang mencapai lebih dari 70 persen, maka dengan inovasi dan terobosan unuk meningkatkan mutu layanan target awal 2019 atau akhir 2018 akan tercapai,” kata Sri Wahyuni.
Terkait peningkatan mutu layanan itu lebih jauh dijelaskannya, secara nasional tahun 2016 kepuasan peserta BPJS Kesehatan suda mencapai 78,6 persen. Dan tahun ini, BPJS Kesehatan menargetkan angka kepuasan mencapai 80 persen.
Hingga Mei 2017, jumlah peserta JKN-KIS secara nasional mencapai 176.982.157 jiwa. Dan hingga kini BPJS Kesehatan sudah bekerja sama dengan lebih 20.766 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (Faskes TP), terdiri dari 9.825 puskesmas, 5.279 Klinik Pratama, 4.504 Dokter Praktik Perorangan, 1.143 Dokter Gigi Praktik Perorangan, dan 15 RS Tipe D Pratama.
Untuk Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan ((FKRTL) mencakup 2.135 Rumah Sakit (termasuk di dalamnya klini utama), 2.216 apotek, dan 986 Optik yang tersebardi seluruh Indonesia.
Rr
Terobosan Layanan BPJS Kesehatan, Calon Peserta Bisa Daftar Lewat Handphone
BPJS Kesehatan mengembangkan strategi kemudahan bagi masyarakat dalam mendaftarkan diri dan keluarganya sebagai peserta JKN-KIS.BPJS Kesehatan memperluas kanal pendaftaran dan pemberian informasi.
Mataram.lombokjournal.com — Kini, untuk mendaftar sebagai peserta tidak perlu mengantri panjang di Kantor BPJS Kesehatan. Calon peserta cukup menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 1500-400.
Namun kemudahan itu hanya berlaku untuk peserta mandiri, tidak bisa bagi peserta yang didaftarkan perusahaan.
”Hanya calon peserta kategori PBPU (Pekerja Bukan Penerima Upah) atau peserta mandiri bisa melakukan pendaftaran via telepon ke Care Center atau Virtual Service,” ungkap Lalu Suyatna, Kanit HK2 BPJS Kesehatan Cabang Mataram saat jumpa pers “Virtual Service & Perluasan Kanal Peserta JKN-KIS” di Aula BPJSKesehatan Cabang Mataram, Senin (15/7).
Saat jumpa dengan wartawan itu, juga hadir Ari Utami (Umum dan Keuangan) dan Kanit Pemasaran BPJSKesehatan Cabang Mataram, Sri Wahyuni.
Kanit Pemasaran, Sri Wahyuni (foto: AYA)
Dalam siaran persnya juga dijelaskan, peserta dapat melakukan perbaikan atau perubahan nama, tempat dan tanggal lahir, jenis kelamin, nomor KK, NIK, alamat, email, nomor telpon, kelas rawat, dan fasilitas kesehatan (faskes) tingkat pertama.
Pelayanan ini masih diperuntukkan khusus pendaftaran calon peserta kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) peserta mandiri dan peserta kategori Bukan Pekerja (BP).
BPJS Kesehatan Care Center yang sebelumnya terdapat fungsi pemberian informasi, penanganan pengaduan, tanya dokter dan pengelolaan media sosial, saat ini dikembangkan fungsinya. Peningkatan pelayanan peserta ini sejalan dengan fokus utama BPJS Kesehatan Tahun 2017.
BPJS Kesehatan terus mengembangkan berbagai terobosan dan inovasi serta meningkatkan mutu pelayanan serta mempercepat cakupan kepesertaan.
Syarat Daftar Via Telpon
Terkait pendaftaran via telpon diingatkan, calon peaerta sebelum mendaftar via telepon atau Care Center 15004 400 harus menyiapkan Nomor Kartu Keluarga, Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Rekening Tabungan, Nomor Handphone, Alamat Domisilil atau Tempat Tinggal (Untuk Pengiriman Kartu) dan Alamat Domisili/Tempat Tinggal untuk pengiriman kartu dan alamat email.
Setelah syarat di atas siap, calon peserta bisa menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 1500-400. Akan dilayani oleh Agent Care Center, rekaman pembicaraan antara calon peserta menjadi bukti pendaftaran.
Setelah Agent Care Center menyatakan pendaftaran via telepon selesai, Nomor Virtual Account (VA) akan dikirim ke nomor ponsel atau emal calon peserta. Setelah mendapatkan nomor VA, peserta diwajibkan untuk pertama yang harus dibayarkan paling cepat 14 hari dan paling lama 30 hari setelah VA.
“Maksimal tujuh hari setelah pembayaran pertama kartu sudah aktif, BPJS Kesehaten akan mengirim kartu peserta JKN-KIS ke alamat yang telah diinformasikan pada saat mendaftar,” terangnya.
Konsultasi Dokter
BPJS Kesehatan Care Center 1500-400 juga mwelayani konsultasi atau tanya dokter. Peserta JKN-KIS dapat melakukan konsultasi kesehatan kepada Dokter umum informasi kesehatan yang dibutuhkan.
Upaya perluasan kanal pemberian informasi dan penanganan pengaduan melalui Website BPJS Kesehatan pada Menu SIPP (Saluran Informasi dan Penanganan Pengaduan) serta integrasi pemberian informasi dan penanganan pengaduan melalui Hotline Service, dialihkan langsung ke BPJS Kesehatan Care Center 1500-400 sehingga masyarakat cukup menghubingi BPJS Kesehatan Care Center 1500-400.
Di tempat sama, Kepala Unit Pemasaran Sri Wahyuni, berbagai inovasi dan terobosan dilakukan selain pendaftaran melalui BPJS Kesehatan Care Center 1500-400, saat ini BPJS Kesehatan juga mengembangkan pendaftaran melalui sisten Dropbox di kantor Cabang BPJS kesehatan, Kantor Kelurahan dan kantor Kecamatan serta melalui mitra kerja BPJS Kesehatan.
“Saat ini kita sedang melakukan komunikasi dengan pemerintah daerah terkait dengan pendaftaran di kantor Lurah dan Kecamatan serta begitu juga dengan pembukaan Point of Service di pusat perbelanjaan, seperti di Mataram Mall dan Lombok Epicentrum, juga masih dilakukan negoisasi,” pungkasnya.
AYA
Ekspor Tambang Turun, Nilai Ekspor NTB Pun Turun
Ekspor barang tambang non migas tetap jadi faktor dominan yang mempengaruhi Nilai Ekspor Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
MATARAM.lombokjournal.com — Fluktuasi ekspor barang tambang non migas keluar negeri hingga saat ini masih sangat mempengaruhi indikator naik dan turunnya Nilai Ekspor NTB secara keseluruhan.
“Penurunan nilai ekspor NTB disebabkan oleh berkurangnya nilai ekspor barang tambang/galian non migas,,” kata Kepala Badan Pusat Statisik (BPS) Provinsi NTB, Endang Tri Wahyu Ningsih , Senin (15/5) di Mataram.
BPS Provinsi NTB mencatat, Nilai Ekspor Provinsi NTB pada bulan April 2017 tercatat sebesar USD117.236.839, atau mengalami penurunan sekitar 13,57 persen jika dibandingkan dengan bulan Maret 2017 yang tercatat sebesar USD135.640.406.
Endang mengungkapkan, barang tambang atau galian non migas masih menjadi komoditi yang mendominasi ekspor NTB.
Dari jumlah USD117.236.839 total nilai ekspor NTB bulan April, tercatat ekspor barang tambang/galian non migas senilai USD116.582.257, atau sekitar 99,43 persen dari total nilai ekspor NTB.
Sisanya, sebesar USD419.480 atau sekitar 0,36 persen dari total nilai ekspor NTB berasal dari ekspor komoditi ikan dan udang. Dan USD.60.981 atau sekitar 0,05 persen berasal dari ekspor barang perhiasan, sebagian kecil lainnya dari komoditi garam, belerang, kapur, perabotan rumah tangga, dan lain-lain.
Endang menjelaskan, ekspor barang tambang/galian non migas dari NTB terbanyak ditujukan ke Jepang (40,32 persen), Philipina (32,28 persen), serta Korea Selatan (26,86 persen).
Impor Juga Merosot
Endang mengatakan, selain Nilai Ekspor yang turun, Nilai Impor NTB juga mengalami penurunan dalam kurun yang sama.
Pada bulan April, BPS NTB mencatat nilai impor NTB sebesar USD2.642.032 atau mengalami penurunan sebesar 68,33 persen dibandingkan bulan Maret 2017 yang tercatat sebesar USD8.341.368.
Negara asal impor terbesar pada bulan April 2017 adalah Jepang senilai USD 1.376.836 (52,1 persen), Singapura senilai USD 682.947 (25,85 persen) dan Philipina senilai USD261.150 (8,77 persen).
“Barang impor bulan April dengan nilai terbesar adalah karet dan barang dari karet senilai USD 1.376.836 (52,11 persen), disusul Bahan Bakar Mineral senilai USD 682.947 (25,85 persen) serta bahan peledak senilai USD 261.150 (9,88 persen),” katanya.