Santunan Korban Kecelakaan Segera Naik

Nilai santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas dan penumpang umum segera naik. Kenaikan santunan mulai berlaku mulai 1 Juni mendatang, rata-rata kenaikan bisa mencapai 100 persen.

MATARAM.lombokjournal.com — Kepala Cabang PT Jasa Raharja Provinsi NTB Dasrul Aswad mengatakan, peningkatan nilai santunan dilakukan karena menyesuaikan dari perubahan faktor kebutuhan hidup dan inflasi, seperti biaya Rumah Sakit, biaya obat dan kenaikan biaya penguburan.

“Dengan peraturan baru ini, santunan kepada korban kecelakaan yang diberikan oleh PT Jasa Raharja meningkat hingga seratus persen, tanpa diikuti dengan kenaikan iuran atau sumbangan,” kata Dasrul, dalam Sosialisasi Kenaikan Besar Santunan Korban Kecelakaan Penumpang Umum dan Korban Kecelakaan Lalu Lintas Jalan, yang diselenggarakan PT Jasa Raharja, Selasa (30/5) di Hotel Golden Palace Mataram.

Dasrul menjelaskan, perubahan besar santunan dan iuran Wajib Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan penumpang kecelakaan alat angkutan umum, berlaku baik untuk kendaraan darat, laut maupun udara.

Jika sebelumnya, korban meninggal saat menggunakan alat angkutan darat dan laut, ahli warisnya mendapatkan santunan Rp25 juta, saat ini meningkat hingga Rp50 juta.

“Sementara, untuk penggantian biaya ambulans, sebelumnya tidak ada kini akan diberikan sebesar Rp1 juta. Namun, jika korban yang meninggal tidak memiliki ahli waris, maka akan diberikan biaya penguburan sebesar empat juta,” jelasnya.

Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri oleh Sekda NTB Rosiady Sayuti, Kepala Dinas Perhubungan NTB, Lalu Bayu Windia, Dirlantas Polda NTB Kombes Pol Budi indra Darmawan dan sejumlah pihak terkait.

Sekda NTB, Rosiady Sayuti menyatakan sangat mengapresiasi kepada Kementerian Keuangan yang sudah mengeluarkan peraturan menaikan santunan kecelakaan menjadi100 persen .

Namun, menurutnya, yang jauh lebih penting adalah dari Jasa Raharja harus lebih proaktif lagi dalam rangka membantu kepolisian dan masyarakat agar lebih meningkatkan kesadaran dalam berlalu lintas.

“Khususnya bagi pelajar dan mahasiswa yang masih muda, sehingga angka kecelakaan bisa ditekan seminimal mungkin,” katanya.

Selain itu infrastruktur jalan, seperti kelengkapan jalan dan rambu- rambu lalu lintas yang karena alasan keterbatasan anggaran agar bisa dibantu oleh Jasa Raharja.

AYA




Indeks Demokrasi NTB Masih Rendah

Indeks demokrasi Provinsi NTB dinilai masih rendah, masih berada di urutan ke 20 dari 34 Provinsi di Indonesia
MATARAM.lombokjournal.com —  Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Ir. H. Rosiady Sayuti, Ph.D menegaskan, untuk meningkatkan indeks demokrasi di NTB diperlukan keterlibatan dan partisipasi semua pihak..
Penegasan Sekda itu disampaikan saat membuka Focus Group Discussion (FGD), Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) tahun 2016, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Selasa (30/5) di Hotel Golden Tulip Mataram.
“Indeks demokrasi NTB yang masih menempati urutan 20-an, menunjukkan masih mininimnya tingkat partisipasi publik. Oleh karenanya, semua pihak agar terlibat untuk memikirkan dan mendukung pembangunan daerah, yang merupakan bagian penting yang dibutuhkan pemerintah, sekaligus sebagai wujud tingginya kesadaran berdemokrasi,” katanya.
Menurutnya, keberhasilan pemerintah dalam tiap tahap pembangunan merupakan hasil ikhtiar bersama antara masyarakat, LSM, TNI/Polri dengan pemerintah, termasuk meningkatkan indeks demokrasi di NTB.
“Kalau ada masyarakat atau LSM yang terlibat, maka ada teman kita untuk memikirkan daerah kita. Melihat secara kritis yang terjadi di daerah ini,” kata Sekda di hadapan Kepala Badan Pusat Statistik NTB dan Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik NTB.
Dengan pelibatan tersebut, Sekda Rosiady menjelaskan bahwa menjadi tugas semua pihak untuk mendesain dan menjalankan program yang betul-betul dapat menyelesaikan persoalan yang ada di tengah-tengah masyarakat. Termasuk di dalamnya meningkatkan indeks demokrasi yang ada di bumi seribu masjid ini.
“Sehingga, pada waktunya kemudian, indeks kita menjadi indeks yang mencerminkan kematangan kita berdemokrasi, kedewasaan kita mengemukakan pendapat, terus meningkat,” katanya.
Sekda berharap dengan desain program yang baik kemudian didukung partisipasi masyarakat dan LSM, kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat.
AYA



Pengusaha Korea Berminat Investasi di NTB

Puluhan pengusaha Korea mulai melirik potensi investasi di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Para pengusaha dari negeri Gingseng itu dipastikan bakal hadir dalam kegiatan NTB Investment Forum yang akan digelar Pemprov NTB pada Oktober mendatang.

MATARAM.lombokjournal.com — Minat itu disampaikan Duta Besar Korea, Mr Taiyoung Cho dalam pertemuan dengan Gubernur NTB, TGH Muhammad Zainul Majdi, Senin (29/5) siang di Pendopo Gubernur di Mataram.

“Lombok ini sangat indah dan sudah populer di Korea. Sebagai destinasi wisata baru yang sedang membangun saya rasa banyak pengusaha Korea tertarik berinvestasi,” kata Taiyoung Cho, usai pertemuan.

Menurut Taiyong Cho, Lombok saat ini semakin populer sebagai destinasi wisata masyarakat Korea.

Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Lombok Tengah, yang saat ini dikembangkan ITDC, juga mendapat reaksi positif masyarakat Korea.

“Pemerintah NTB kembangkan Mandalika, dan ini sangat seksi bagi masyarakat Korea. Saya rasa, minat masyarakat Korea akan terus meningkat mengunjungi Lombok,NTB,” kata Taiyong Cho.

Ia mengatakan, tingkat kunjungan warga Korea ke Lombok juga terus meningkat belakangan ini. Hal ini yang membuat pemerintah Korea berupaya membuka rute penerbangan langsung Korea-Lombok dengan maskapai Korean Air.

“Kita akan coba dengan lima pesawat carter dulu untuk penjajakan kemungkinan penerbanga regular. Pak Gubernur juga memberikan sambutan yang baik,” katanya.

Gubernur NTB, TGH Muhammad Zainul Majdi mengatakan, dalam pertemuan dengan Dubes Korea Taiyoung Cho juga membahas rencana pertemuan investor-investor Korea, dalam acara NTB Investment Forum, yang akan diadakan di Lombok pada Oktober mendatang.

“Kita akan selenggarakan NTB investment forum bulan Oktober, dan ini memang mengutamakan pengusaha dan investor dari Korea,” kata Gubernur Majdi.

Saat ini, selain memiliki utusan khusus untuk Amerika, Eropa, China, dan Rusia, pemerintah Korea juga membentuk utusan khusus untuk negara-negara ASEAN.

Menurut Gubernur Majdi, utusan khusus itu saat ini berkunjung ke Indonesia, Vietnam dan Philipina.

“Vietnam dikunjungi karena akan jadi tuan rumah APEC, sedangkan Indonesia karena populasi terbesar dan pemimpin ASEAN. Menurut pak Dubes, level hubungan kerjasama Korea-Indonesia akan meningkat dan NTB akan jadi bagian,” katanya.

Ia memaparkan, saat ini sudah ada beberapa kerjasama Korea dengan NTB,baik di sektor pariwisata, kelautan dan perikanan, juga kerjasama di bidang kehutanan dan lingkungan hidup

AYA




KOREAN AIR Segera Buka Penerbangan Langsung ke Lombok

Maskapai penerbangan Korean Air akan membuka rute baru penerbangan langsung dari Bandara Incheon di Kota Seoul, Korea, menuju Lombok International Airport (LIA) di Lombok Tengah, NTB.

MATARAM.lombokjournal.com — Penerbangan langsung Korea-Lombok sudah dalam perencanaan. General Manager PT Angkasa Pura I LIA, I Gusti Ngurah Arditha, hari Senin ini merupakan pertemuan kedua pihaknya dengan Korean Air.

“Hari ini merupakan pertemuan kedua kami dengan Korean Air,” katanya Senin (29/5) usai pertemuan dengan pihak Korean Air dan Dinas Pariwisata NTB di Kantor Dinas Pariwisata NTB.

Menurut Arditha, untuk rencana tahap awal rute penerbangan langsung akan diujicoba dengan penerbangan carter. “Planning awal menggunakan Carter Flight, yang diperkirakan akan mulai Juli sampai Oktober nanti,” katanya.

Jika dalam perkembangan ternyata minat pasar memenuhi, maka bisa segera diproses penerbangan regularnya. Dalam penerbangan langsung Korea-Lombok ini, Korean Air akan menggunakan pesawat jenis Air bush 330 200.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata NTB, Lalu Moh Faozal mengatakan, pihaknya akan menyiapkan destinasi yang ada sesuai prosedur .

“Kita akan siapkan destinasi yang baik-baik untuk wisatawan Korea nantinya, agar dari carter flight bisa menjadi regular dan berkelanjutan,” kata Faozal.

AYA




PKK dan Organisasi Perempuan di NTB Gelar Tadarus Al-Quran

Tim Penggerak PKK NTB bersama sejumlah organisasi perempuan di Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar tadarus Al Quran, selama sepuluh hari ke depan di pendopo Gubernur NTB, di Mataram.


Kegiatan Tadarusan Al-Quran di Pendopo Gubernur NTB. (Foto: AYA/Lombok Journal)

MATARAM.lombokjournal.com — Kegiatan rohani Islami ini untuk mengisi bulan suci Ramadhan, lebih mendekatkan diri pada Allah SWT, dan menjadi lebih bertakwa dan lebih baik menjalani bulan puasa ini.

Gubernur NTB, TGH Muhammad Zainul Majdi mengatakan, amal yang terbaik kata Rasulullah SAW, adalah amal yang terus dilaksanakan, walaupun sedikit.

“Di situlah kunci dari keberkahan. Artinya, suatu amalan akan berkah jika terus menerus dilakukan, walaupun tidak dalam jumlah yang banyak dan besar,” kata Gubernur Zainul, saat membuka Kegiatan Tadarus Al-Quran 1438 H, Senin (29/5) di Pendopo Gubernur.

Kegiatan tadarus al-qur’an yang telah digelar di pendopo lebih dari 20 tahun, semoga menjadi penanda bahwa majelis ini berkah dan diridhoi Allah SWT, harap Gubernur Zainul di depan lebih dari 300 anggota organisasi perempuan yang hadir. Mulai dari TP PKK NTB, jajaran Dharma Wanita Prov NTB, dan BKOW NTB.

Turut hadir Ketua TP PKK Prov NTB, Hj Erica Zainul Majdi, Ketua BKOW dan Dharma Wanita Prov NTb, Hj Syamsiah M Amin dan Hj Iswanti Komalarimbun Rosyadi, serta ratusan pengurus serta anggota organisasi wanita dan majelis taklim se Kota Mataram.

Gubernur mengajak senantiasa mempedomani Al-Quran. Terkait bulan suci ini, Al-Quran membahasakan skala prioritas pertama di bulan ramadhan adalah puasa, dan yang kedua adalah membaca Al-Quran.

“Jadi jika seorang muslim telah menjalankan ibadah puasa pada bulan ramadhan, maka kemudian hendaklah ia membaca Al-Quran,” kata Gubernur.

Menurutnya, kegitan ini sangat penting bagi kaum perempuan, sebab di dalam Aq-Quran posisi dan kedudukan perempuan diletakkan istimewa. Al-quran meletakkan perempuan pada posisi dan kedudukan yang sangat mulia karena pentingnya peran perempuan dalam kehidupan di dunia.

“Maka, jadikan keyakinan itu sebagai pegangan ketika berhadapan dgn Al-Quran. Ini kitab yang memberi keistimewakan kepada saya, jadi saya harus berpedoman padanya,” katanya.

Selain membaca ayat- ayat suciNya, Gubernur juga mengingatkan agar melengkapi bacaan Al-Quran itu dengan mentadabburnya. Allah SWT menurunkan Alquran kepada Rasulullah dan pengikut-pengikutnya sebgai kitab yang sempurna, mengandung bimbingan yang sangat bermanfaat kepada umat manusia.

“Bimbingan itu menuntun agar hidup sejahtera di dunia dan berbahagia di akhirat. Dengan merenungkan isinya, manusia akan menemukan cara-cara mengatur kemaslahatan hidup di dunia. Sungguh banyak keutamaan surat surat dalam al-qur’an, yang didalamnya ada kebaikan untuk dunia dan akhirat,” jelas Gubernur Zainul.

Tadarus perempuan seperti diakukan di Indonesia, tidak dilaksanakan di semua tempat. Di negara Arab, tadarus hanya dilakukan kaum laki- laki dan waktu pelaksanaannya setelah tarawih.

Gubernur menuturkan, Tadarus kaum perempuan di Indonesia, merupakan hal istimewa yang dipelopori muslimat Indonesia, yang diwariskan kepada kita, dengan tujuan memperkokoh jalinan silaturahim dan spiritualitas.

“Semoga Kegiatan tadarus kita ini juga dapat mengkokohkan silaturrahim kita,” harapnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi NTB, Hj Erica Zainul Majdi mengajak dan membuka kesempatan bagi sebanyak banyaknya muslimat untuk beramai-ramai bertadarus.

“Silahkan, bagi organisasi perempuan dan majelis ta’lim, agar mengajak seluruh anggotanya untuk kita bersama- sama bertadarus disini hingga sepuluh hari kedepan,” kata Erica.

Di awali pagi hari, majelis akan dipandu Hj Suhartini , qoriah dari Kota Mataram untuk membaca ayat-ayat suci Al Quran.Kegiatan akan dilanjutkan dengan kultum dan kemudian diakhiri dengan sholat dzuhur berjamaah.

AYA




Di Bulan Ramadhan Bukan Jadi Kendor, Tapi Banyak Kerja Melipatgandakan Kebaikan

Bulan Ramadhan saat yang baik bagi umat Islam melipatgandakan kebaikan dan amalan. Di bulan suci harus makin banyak aktivitas, bukan untuk bersantai atau kendor.

MATARAM.lombokjournal.com — Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi atau yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) mengatakan itu, saat membuka Pesona Khazanah Ramadhan, Bumi Seribu Masjid di Masjid Hubbul Wathan, Islamic Center NTB, Kamis malam (25/05).

Pesona khazanah Ramadhan yang digagas tahun ini merupakan niat besar pemerintah untuk masyarakat serta menjadi kontribusi pengamalan ajaran Islam.

“Islam mengajarkan untuk tidak berhenti bergerak, beraktivitas, bekerja dan berkontribusi,” kata TGB di hadapan ribuan masyarakat yang antusias mengikuti tabliq akbar hingga akhir acara.

Pembukaan Pesona Khazanah Ramadhan dihadiri Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin, SH.M.Si, Sekda Provinsi NTB, Ir. H. Rosiady Sayuti, Ph.D yang didampingi istri masing-masing.

Ust. H. Yusuf Mansyur juga hadir sebagai penceramah dalam Tablik Akbar Pesonah Khazanah Ramadhan. Ia juga mengajak masyarakat NTB bermimpi sekaligus berikhtiar meraih kesuksesan besar.

TGB yang hadir bersama istri, Hj. Erica Zainul Majdi menyampaikan pesan Al-Qur’an, bekerja dan berbuatlah, Allah pasti akan melihat. Berusaha dan berikhtiar merupakan upaya yang harus dilakukan umat Islam. Dan umat islam harus yakin, apa yang diikhtiarkan akan dilihat dan dibantu Allah SWT.

Ditegaskan, Ramadhan harus diisi dan ditunjukkan dengan energi yang penuh dengan kebaikan yang luar biasa. Dan dengan Pesona Khazanah Ramadhan ditunjukkan, spiritualitas Islam itu bukan terisolasi dalam ruang-ruang yang sempit.

“Spiritualitas Islam, semangat cinta kepada Allah, semangat cinta untuk melakukan hal-hal yang baik harus mengisi ruang-ruang publik,” tutur TGB.

Ditambahkan, Ramadhan adalah syakhrul khair, bulan kebaikan. Kebaikannya tidak hanya terbatas dalam rumah, atau di dalam masjid saat kita tarawih dan tadarus, tapi umat Islam berbuat dan beramal seluruh ruang. TGB mengajak seluruh umat Islam mengisi Ramadhan banyak beramal dan berbagi kebaikan.

Sekda NTB, H Rosiady Sayuti selaku Ketua Panitia melaporkan, Pesona Khazanah Ramadhan tahun ini merupakan event kerjasama antara Pemerintah Provinsi NTB dengan Harian Republika. Kegiatan yang digelar antara lain menghadirkan lima imam besar Timur Tengah, Tablik Akbar, lomba, bazar, talkshow, hiburan Islami dan berbagai kegiatan menjelang berbuka puasa.

“Panitia menyediakA menu berbuka puasa bagi masyarakat yang hendak berbuka puasa di Masjid Hubbul Wathan,” kata Rosiady.

Rr
Sumber; Humas NTB




Bazar dan Kampung Ramadhan Sambut Ramadhan di Bumi Seribu Masjid

Bazar dan Kampung Ramadhan yang diisi stand stand sembako, ta’jil, perbankan syariah dan stand ekonomi kreatif, mengawali rangkaian kegiatan Pesona Khazanah Ramadhan menyambut tibanya bulan suci Ramadhan

MATARAM.lombokjournal.com — Bazar dan Kampung Ramadhan dibuka Wakil Gubernur NTB, H.Muh. Amin SH. M.Si di jalan Udayana Mataram, depan Gedung Pendidikan Islamic Center Nusa Tenggara Barat, Kamis (25/5)

Masyarakat diajak menjadikan Bulan Ramadhan sebagai sarana menjaga dan merawat kebhinekaan dan memberikan kesempatan bagi semua pemeluk agama menjalankan ibadahnya masing-masing.

Wagub mengatakan, saat ini Pemprov NTB memajukan beberapa sektor unggulan, seperti pariwisata dan pertanian. Sehari sebelumnya wagub menerima kunjungan 4 menteri di Sembalun. Kunjungan itu untuk membangun sentra bawang putih di Sembalun yang sempat jaya.

“Ini menunjukkan komitmen pemerintah pusat membangun Provinsi NTB,” kata wagub seraya berharap kegiatan bulan Ramadhan yang dikemas dalam Pesona Khazanah Ramadhan dapat membawa berkah.

Bazar bertujuan mengembangkan ekonomi kreatif. “Berkembangnya ekonomi kreatif akan membuka peluang kerja bagi masyarakat, mengurangi pengangguran, dan meningkatkan kesejahteraan, serta mengurangi angka kemiskinan yang masih menjadi PR kita bersama,” pungkasnya.

Pembukaan Bazar dihadiri Sekda Prov. NTB Ir. H. Rosiady H. Sayuti, Ph.D, Ketua BKOW Prov. NTB Hj. Syamsiah M. Amin, dan Kepala SKPD lingkup Prov. NTB.

Kepala Dinas Pariwisata, Faozal mengatakan, rangkaian Pesona Khazanah Ramadhan Tahun 2017 akan berlangsung selama 25 hari. Di stand yang ada menyediakan kebutuhan warga yang mencari kebutuhan berbuka puasa. Sealain itu, ada stand ekonomi kreatif seperti fashion bagi yang ingin makin cantik dan gagah.

“Bazar diisi stand-stand yang menjual sembako dan ta’jil, stand perbankan syariah, dan stand ekonomi kreatif,” jelasnya.

AYA




Aplikasi Halal Tourism Lombok Sumbawa Diluncurkan

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meluncurkan aplikasi yang diberi nama ‘APPS Lombok Sumbawa’ yang memudahkan wisatawan menemukan letak Mesjid, rumah makan dan destinasi wisata terdekat.  Aplikasi tersebut, merupakan kerjasama antara PT. Telkomsel dengan Dinas Pariwisata Provinsi NTB

MATARAM.lombokjournal.com — Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin, SH, M.Si saat penandatanganan MoU dan Lounching APPS di Pendopo Wagub NTB, Kamis (25/5) menegaskan, kreativitas anak bangsa di bidang teknologi informasi telah berdampak pada kemajuan pada banyak sektor, termasuk di sektor pariwisata.

Ia menjelaskan seiring dengan majunya berbagai sektor industri di NTB, efek yang diterima oleh masyarakat adalah terbukanya lapangan kerja, berkurangnya angka pengangguran dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

“Ini merupakan momentum bagi kita untuk menumbuh kembangkan ekonomi kreatif di NTB. Kita semua di pulau sumbawa dan pulau lombok patut bersyukur,” tambahnya

Di tempat yang sama, Ririn Widaryani, Excecutive Vice President (EVP) Telkomsel Area Jawa-Bali menyampaikan, kerjasama antara Telkomsel dengan NTB insyallah akan terwujud sebentar lagi.

“Ini merupakan kerjasama yang luar biasa antara Telkomsel dengan NTB”, ungkapnya.

Dalam kerjasama tersebut, Telkomsel mempersembahkan aplikasi terbarunya, yakni aplikasi Halal Tourism “Pesona Lombok Sumbawa”. Secara teknis, aplikasi ini dapat memudahkan wisatawan domestik dan mancanegara, dalam menemukan lokasi masjid terdekat, letak rumah makan, letak hotel yang berada di pusat kota dan lainnya.

“Mudah-mudahan apa yang kami persembahkan bisa meningkatkan pariwisata di NTB”, tambah Ririn.

Di kesempatan sama, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, H. L. M. Faozal menyatakan, proses kerjasama ini sudah berjalan hampir tiga sampai empat bulan, aplikasi dan dukungan untuk pariwisata sangat membantu.

Diharapkannya, aplikasi ini dengan beragam kemudahannya dapat meningkatkan antusiasme kunjungan wisatawan ke NTB.

AYA




Mahasiswa Diminta Proaktif Tangkal Radikalisme

Mahasiswa diminta ikut menjaga keamanan dan ketentraman serta proaktif agar tidak mudah disusupi kelompok-kelompok radikal yang dapat merusak masa depan generasi muda.

MATARAM.lombokjournasl.com — Wakil Gubernur NTB H Muh. Amin SH MSi, menyampaikan itu di hadapan Civitas Akademika UIN Mataram saat tasyakuran tranformasi IAIN Mataram ke UIN di Kampus UIN Mataram, Kamis (25/5)

Wagub Amin berpesan, mahasiswa jangan memberi tempat  oknum maupun golongan yang berniat menggangu stabilitas keamanan. “ Jangan sampai terbujuk berbagai aliran yang menyesatkan, yang tidak sesuai ajaran agama. Atau yang berpotensi menimbulkan perpecahan di masyarakat,” tegasnya.

Transformasi IAIN ke UIN melalui perjuangan panjang dan kajian komprehensif, harus  disikapi dengan rasa syukur dan bangga . Khusus bagi keluarga besar UIN, wagub berpesan agar Perwujudan kesyukuran itu ditunjukkan dengan sikap mampu berperan menciptakan perubahan positif, bagi diri sendiri, keluarga, lingkungan dan negara.

Dengan status sebagai UIN, diharapkan mahasiswa selalu semangat belajar, sehingga kualitas sumber daya manusiankita di daerah ini nantinya akan meningkat dan tak kalah saing dengan daerah lainnya.

Transformasi UIN

Rektor UIN Dr. H. Mutawali M. Ag pada kesempatan yang sama mengungkap, perjuangan transformasi IAIN menjadi UIN mataram tidak mudah. Setelah melalui proses panjang sejak diajukan tahun 2013 lalu, akhirnya pada bulan April 2017, Pemerintah melalui Peraturan Presiden Nomor 34 / 2017 telah mengubah status hukum lima Institut Agama Islam Negeri (IAIN) di lima kota di Indonesia menjadi Universitas Islam Negeri, salah satunya UIn Mataram.

Kebijakan ini dilakukan memenuhi tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan proses integrasi ilmu Agama Islam dengan berbagai rumpun ilmu pengetahuan. Kedepan, UIN yang visi dan misinya mendukung visi dan misi daerah ini diharapkan dapat menjadi elemen penggerak bagi pembangunan SDM di daerah.

“Kami harap Bapak Wakil Gubernur  selalu mendukung program kami nanti,” kata Rektor.

Acara tasyakuran transformasi iain menjadi UIN juga dirangkaikan dengan peluncuran logo UIN secara resmi oleh Wakil Gubernur NTB.

“Semoga logo baru ini menjadi semangat untuk majukan lembaga pendidikan yg kita banggakan ini,” harap Wagub kemudian melepas balon gas sebagai simbolis peluncuran logo UIN.

AYA




Pemerintah Akan Naikan Dana Desa Dua Kali Lipat, Tapi Ada Syaratnya

Pemerintah pusat menjanjikan menaikkan Dana Desa (DD) dua kali lipat tahun depan. Jika tahun 2017 ini rata-rata Desa mendapatkan dana Rp800 Juta, maka tahun depan akan meningkat jadi Rp1,6 Miliar.

Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi Eko Sandjojo, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Pertanian Amran Sulaiman (kiri-kanan) menanam bibit bawang putih di Dusun Lebak Daya, Desa Sembalun Lawang, Lombok Timur, NTB, Rabu (24/5/2017).

LOMBOK TIMUR .lombokjournal.com — Tapi semua itu tidak cuma-cuma, Pihak aparat Desa dan kelembagaannya harus bisa memenuhi empat syarat utamanya.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Eko Putro Sandjojo mengatakan, Desa yang bakal menerima kenaikan DD dua kali lipat adalah desa yang bisa menunjukan program pembangunan yang fokus, dan juga merealisasikan pembangunan embung untuk keperluan pertanian.

“Tahun depan dana desa akan ditingkatkan dua kali lipat, dari rata-rata Rp800 juta tahun ini akan ditambah Rp800 juta lagi. Tapi dengan catatan, yang tidak bikin embung dan tidak fokus program pembangunannyam entah di sektor pertanian, pariwisata, atau UKMnya, maka dana desa bersangkutan tidak dinaikan,”kata Menteri Eko, Rabu (24/5) di Desa Sembalun, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, NTB.

Menurut Eko, program pembangunan yang fokus akan menumbuhkan pulaskala produksi yang besar, sehingga bisa menggerakan ekonomi desa, membuka lapangan kerja, sekaligus menekan angka kemiskinan di desa.

“Kenapa di Desa banyak rakyat miskin? Ya karena kurang lapangan pekerjaan. Persoalannya karena skala usahanya kecil-kecil.Karena tidak fokus, sehingga biaya produksi tinggi karena harus melalui mata rantai distribusi yang panjang,”kata Eko.

Selain program pengembangan Desa yang harus fokus, Desa yang ingin Dana Desanya ditingkatkan harus membangun embung air untuk pertanian.

“Atas permintaan Mentan, setiap desa diwajibkan buat embung, pembangunannya bisa gunakan Rp200 juta sampai Rp500 juta dari ADD untuk buat embung air,” katanya.

Menurut Eko, dengan asumsi tiap pembangunan embung senilai Rp100 juta bisa mengairi 50 hektare hingga 100 hektare lahan pertanian, maka produksi pertanian di tiap desa bisa meningkat seiring meningkatnya indeks tanam.

GRA