Armada Angkutan Mudik Lebaran Mencukupi Atasi Lonjakan Arus Mudik

Dinas Perhubungan NTB sudah  mengkoordinasikan dinas terkait untuk mempersiapkan arus mudik lebaran

Kepala Dinas Perhubungan NTB, Lalu Bayu Windiya (foto: AYA)

MATARAM.lombokjournal.com — Kepala Dinas Perhubungan NTB, Lalu Bayu Windiya mengatakan, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan dinas terkait untuk mempersipakan arus mudik Lebaran.

“Alhamdulilah kita sudah kumpulkan semua pihak- pihak terkait,  mulai Kadis Perhubungan Kota maupun Kabupaten se NTB , kemudian Dirlantas, BMKG, PU, ASDP baik Lembar maupun Kayangan Pototano , serta pihak kesehatan Jasa Raharja untuk membuat posko – posko,” katanya di Mataram, Rabu (7/6).

Bayu mengatakan, tahun ini Dinas Perhubungan  memprediksi lonjakan penumpang akan terjadi hingga 15 sampai 20 persen baik melalui jalur udara maupun jalur Laut.  Dengan armada yang sudah disiapkan akan mampu mengangkut seluruh penumpang.

“Perkirakan kita lonjakan penumpang ada 15 sampai 20 persen baik yang  dari darat maupun udara,dan insyaalloh akan terangkut semua,” tuturnya.

Untuk Uji kelayakan atau istilahnya ramcek, Dinas Perhubungan Sudah melakukan uji sejak sebulan lalu, bila di layak digunakan maka akan di tempelkan stiker angkutan lebaran.

“Kita lakukan pengecekan ke beberapa kendaraan, namun  sekitar 20 persen kendaraan itu harus diperbaiki. Dan yang sudah layak jalan akan kita tempelkan Stiker layak jalan untuk lebaran 2017 sebagai kedaraan angkutan,”tuturnya

Kalau dalam tes fisik itu terdapat kendaraan dianggap tidak layak, tidak akan diberikan beroperasi.

“Itu akan kita perketat. Kalau ada yang melanggar  akan dicabut (ijin) semua,” tegas Bayu.

Bayu menjelaskan, jumlah armada  yang sudah di siapkan dalam provinsi sebanyak 66 unit. Jumlah kapal Kayakangan Pototano yang beroperasikan sebanyak 23 dengan shift tiap 45 menit berganti ini,  semua penumpang bisa tertampung .

Di Lembar ada 33 kapal, dari ketersediaan ini akan mampu mengangkut penumpang yang jumlahnya melonjak 10- 15 persen.

“Di tiap titik penyebrangan akan ada posko-posko dari  Jasa Raharja dan Dikes, sSepanjang jalur sampai ke Bima di bebetapa titik,” kata Bayu.

AYA




66 Bus DAMRI Mataram Dukung Arus Mudik

Sebanyak 66 armada DAMRI disiapkan untuk mengangkut penumpang menjelang Lebaran 2017

General Manajer DAMRI, Jaja Sumijan

MATARAM.lombokjournal.com – Mendukung arus mudik Idul Fitri tahun ini, pihak DAMRI Mataram  menyiapkan sebanyak  66 armada.

“Untuk  angkutan arus mudiknya, kami sudah siapkan 66 unit armada baik itu yang melayani di kota Lombok maupun yang menyebrang ke sumbawa dan sekitarnya,” ujar General Manajer Damri Jaja Sumijan di kantornya, Rabu (6/6).

Namun jika terjadi lonjakan penumpang dari target yang diprediksikan yaitu 15 hingga 20 persen, pihaknya telah  mengantisipasi dengan penyiapan armada cadangan BRT (Bus Rapit Transit).

“Ya kalau misalnya terjadi Lonjakan yang lebih dar prediksi sebelumnya, kami juga mengantisipasi dengan menggunakan  angkutan BRT yang sudah didesain dengan tempat duduk yang menghadap ke belakang,” kata Jaja

Secara kuantitatif, angka penumpang arus mudik tahun 2016 sekitar 1.800, sedangkan untuk arus baliknya akan landai. Karakter libur tahun ini berbeda dengan tahun yang kemarin.

“Mungkin arus balik tahun ini butuh waktu panjang karena liburnya panjang,” ucapnya

Jaja memastikan, kesiapan pihak DAMRI sudah 100 persen, baik dari kondisi mesin, oli, rem dan kesiapan lainnya demi keamanan para penumpang. Selain itu DAMRI memberikan pelayanan terhitung dari mulai hari pertama puasa , sesuai instruksi Kementerian Dishub DAMRI.

Kesiapan dan kelayakan armada yang dioperasionalkan DAMRI terus dipantau. Dari pengecekan yang dilakukan, rata-rata armada DAMRI dalam kondisi prima.  Penyiapan armada itu dikatakan sudah dilakukan Jauh sebelum puasa.

“Kami sudah diintruksikan mempersiapkan armada,” kata Jaja.

Keinginan masyarakat untuk berlebaran bersama keluarga menjadi tradisi yang sudah turun temurun, sehingga tiap tahun selalu terjadi lonjakan penumpang. DAMRI selaku operator angkutan dikatakan akan memberikan pelayanan terbaik kepada para penumpang.

Hingga kini tarif angkutan DAMRI  masih menggunakan harga normal. Pihak DAMRI tidak bisa sembarangan dalam menaikan harga tiket, karena tidak memiliki kewenangan menaikan harga tiket angkutan.

“Kalau pun terjadi kenaikan tairf biasanya diberlakukan pada pada H-7 hingga H+7 tergantung pemerintah. Paling tinggi sebesar 10 persen, namun saat ini tarif masih normal,” jelas Jaja.

Dkatakannya, puncak lonjakan penumpang diperkirakan akan terjadi tiga hingga lima hari sebelum lebaran Idul Fitri, karena sebagian pekerja sudah cuti atau libur bekerja. K eamanan mudik sudah dikoordinasi dengan Dinas Perhubungan, Organda dan Kepolisian, yang sudah menyiapkan posko masing- masing di semua titik yan sudah di atur.

AYA




Safari Ramadhan, Wagub Serahkan Bantuan ke Dompu

Dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadhan 1438 Hijriyah, Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin, SH. M.Si menyerahkan sejumlah bantuan Pemerintah Provinsi NTB kepada pemda dan masyarakat Dompu.

DOMPU.lombokjournal.com —  Bantuan sebesar Rp. 904.950.000 diserahkan kepada Pemda Dompu untuk program Bumi Sejuta Sapi (BSS). Penyerahan itu disampaikan Wagub H.Muh Amin saat melakukan safari Ramadhan di masjid Agung Baiturrahman, Dompu, Selasa (06/06).

Kemudian bantuan peralatan untuk keluarga Fakir Miskin senilai Rp.45 juta untuk 10 KK. Dan bantuan pemenuhan kebutuhan dasar melalui LKSA Rp.20 Juta, serta bantuan benih jagung hibrida untuk lahan seluas 39.494 hektar.

Wagub Amin mengajak para pemuda Dompu  ikut aktif membangun daerah. Selain itu juga menghimbau masyarakat Dompu menghindari hal hal yang merugikan diri sendiri dan daerah, seperti narkoba, free sex dan tindakan kriminal lainnya.

Dalam kesempatan sama, Komandan Korem 162/Wirabhakti Mataram, Kolonel Inf.Farid Ma’ruf meminta pemuda untuk meningkatkan kapasitas diri guna menghadapi tatangan zaman yang makin kompleks, termasuk kemajuan teknologi yang semakin hari semakin pesat.

Ia menyampaikan penduduk dunia telah mengalami pertumbuhan luar biasa. Sehingga, pertumbuhan penduduk tersebut berakibat menipisnya sumber daya alam.

Akibatnya, mereka harus mencari potensi alam di luar negaranya, salah satunya Indonesia. “Indonesia ini ibarat gadis cantik, sedang diperebutkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Farid menjelaskan untuk mendapatkan potensi Negera yang ada, negara luar berusaha melemahkan pemuda nya lewat narkoba.

“Kalau kita sudah kecanduan narkoba, maka negara lain mudah menguasai kita,”katanya.

Selain narkoba, Farid meminta pemuda menjauhi seks bebas dan tindak kriminal. Ia juga mengingatkan masyarakat bahaya laten PKI. “PKI akan melakukan segala cara untuk mencapai tujuannya. Membunuh, memerkosa, memerangi akan merek lakukan. Apakah kita mau diperlakukan seperti itu,” ingatnya.

Farid mengajak masyarakat menjadikan masjid sebagai benteng pertahanan umat.

AYA




Dompu ‘Panen Uang’ Dari Jagung

Kabupaten Dompu bisa menghasilkan hingga Rp2 Triliun dari hasil panen komoditi Jagung, yang terus dikembangkan secara masif di daerah itu.

DOMPU.lombokjournal.com — Produktivitas Jagung yang meningkat dari rara-rata 8 Ton per hektare menjadi rata-rata 10 Ton perhektare, serta harga jual yang stabil di angka Rp3.500/Kg, membuat hasil panen kali ini disebut sebagai “Panen Uang” oleh Bupati Dompu, H Bambang HM Yasin.

“Dompu lagi “panen uang”. Masyarakat Dompu sedang menikmati hasil Jagung yang melimpah. Masyarakat Dompu saat ini bisa menghasilkan uang sekitar Rp2 Triliun, angka yang jauh melebihi APBD Kabupaten Dompu,” kata Bupati Bambang, Selasa petang (6/6), di Pendopo Bupati Dompu.

Saat itu sedang berlangsung acara berbuka puasa bersama Wakil Gubernur NTB, H Muhammad Amin dan Danrem 162 Wirabhakti Mataram, Kolonel Inf. Farid bersama rombongan dalam kegiatan Safari Ramadhan Wakil Gubernur NTB ke wilayah Dompu.

Bupati Bambang mengatakan, program penanaman Jagung yang terus didorong di Dompu sejak beberapa tahun lalu diharapkan akan terus berkembang.

Program yang mendukung ikhtiar Pemprov NTB dalam pola Pijar (Sapi, Jagung, dan Rumput Laut), ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, menggerakan roda perekonomian daerah, menciptakan iklim investasi positif dan lapangan kerja, sekaligus menekan angka kemiskinan.

AYA




NTB Gelar Pameran Buku Islami Selama Ramadhan

Pameran buku Islami berlangsung di Ballroom Masjid Hubbul Wathan, Kompleks Islamic Center NTB selama bulan suci ramadhan.

MATARAM,lombokjournal.com – Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Muhammad Faozal mengatakan, pameran buku Islami diharapkan mampu mendorong minat budaya baca para generasi muda di NTB. “Pameran buku berkaitan dengan budaya baca. Pameran buku seperti ini diharapkan bisa mendorong budaya baca anak-anak muda di NTB,” ujar Faozal, Selasa (6/6) di Islamic Center NTB.

Menurutnya, di era modernisasi saat ini, generasi muda cenderung lebih dekat dengan gawai. Dengan adanya pameran buku seperti ini, Faozal berharap membuka mata anak-anak muda di NTB untuk lebih dekat dengan buku sebagai sumber ilmu pengetahuan.

Buku-buku Islami juga menjadi jendela dunia bagi para generasi muda untuk lebih mengenal tentang dunia Islam.

Faozal menilai, cukup banyak generasi muda saat ini yang kurang bijak dalam mengakses informasi dan kegemaran membaca buku.

Kebanyakan dari mereka cenderung lebih akrab dengan media sosial.

“Buku sendiri itu jadi urutan ke sekian untuk dibaca,” lanjut Faozal.

Menurut Faozal, banyak dari anak muda yang lebih erat menggenggam gawai sehingga kerapkali mengabaikan buku. Hal ini merupakan upaya Pemprov NTB untuk mengajak anak-anak muda untuk lebih dekat dengan buku.

Pameran buku Islami Pesona Khazanah Ramadhan sendiri  berlangsung sejak 26 Mei hingga 25 Juni 2017 di Ballroom Masjid Hubbul Wathan, Kompleks Islamic Center NTB.

Aneka buku dari beragam penerbit turut memeriahkan bazar mulai dari buku anak, buka agama, novel, dan buku-buku referensi. Terdapat buku-buku dari sekitar 12 penerbit mulai dari Republika Penerbit, Penerbit Agro, dan Penerbit Diva yang bisa didapatkan pengunjung dengan potongan harga bervariasi selama bulan ramadhan.

Rencananya, penulis Habiburrahman El Shirazy akan membedah novel terbarunya Bidadari Bermata Bening dalam pameran buku Islami.

AYA

 

 

 

 

 

Dompu ‘Panen Uang’ Dari Jagung

DOMPU.lombokjournal.com — Kabupaten Dompu bisa menghasilkan hingga Rp2 Triliun dari hasil panen komoditi Jagung, yang terus dikembangkan secara masif di daerah itu.

Produktivitas Jagung yang meningkat dari rara-rata 8 Ton per hektare menjadi rata-rata 10 Ton perhektare, serta harga jual yang stabil di angka Rp3.500/Kg, membuat hasil panen kali ini disebut sebagai “Panen Uang” oleh Bupati Dompu, H Bambang HM Yasin.

“Dompu lagi “panen uang”. Masyarakat Dompu sedang menikmati hasil Jagung yang melimpah. Masyarakat Dompu saat ini bisa menghasilkan uang sekitar Rp2 Triliun, angka yang jauh melebihi APBD Kabupaten Dompu,”kata Bupati Bambang, Selasa petang (6/6), di Pendopo Bupati Dompu, saat berbuka puasa bersama Wakil Gubernur NTB, H Muhammad Amin dan Danrem 162 Wirabhakti Mataram, Kolonel Inf. Farid bersama rombongan dalam kegiatan Safari Ramadhan Wakil Gubernur NTB ke wilayah Dompu.

Bupati Bambang mengatakan, program penanaman Jagung yang terus didorong di Dompu sejak beberapa tahun lalu diharapkan akan terus berkembang.

Program yang mendukung ikhtiar Pemprov NTB dalam pola Pijar (Sapi, Jagung, dan Rumput Laut), ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, menggerakan roda perekonomian daerah, menciptakan iklim investasi positif dan lapangan kerja, sekaligus menekan angka kemiskinan.

AYA




Runway Bandara Sultan Salahuddin Bima, Disiapkan Untuk Pendaratan Boeing

Setelah penyelesaian pembebasan lahan, ketersediaan air bersih dan infrastruktur lainnya, perpanjangan runway Bandara Sultan Salahuddin Bima untuk pendaratan pesawat boeing, rencananya selesai tahun 2019

MATARAM.lombokjournal.com — Kepastian perpanjangan runway tersebut setelah Wakil Gubernur NTB, H.Muh. Amin, SH. M.Si dan Bupati Bima Hj. Indah Damayanti Putri mendengar pepaparan Kepala Bandara, Taslim Badaruddin di Ruang VIP Bandara, Selasa (06/06).

Runway Bandara Sultan Salahuddin Bima saat ini memiliki panjang 1660 m, akan diperpanjang menjadi 2100 m.

Usai mendengar paparan Taslim Badaruddin, terkait rencana itu Wagub Amin meminta stakeholder segera melakukan langkah langkah strategis rencana perpanjangan runway, seperti penyelesaian pembebasan lahan, ketersediaan air bersih dan infrastruktur lainnya.

“Segera dilakukan kajian, agar bandara ini bisa didarati pesawat-pesawat boeing,” ungkap Wagub.

Penjelasan Taslim Badaruddin memastikan, perpanjangan runway tersebut direncanakan rampung tahun 2019.  Menurutnya, tahun 2017 telah dilakukan beberapa kajian seperti reviews RTT bandara, standarisasi pagar sisi bandara dan penataan gedung bandara.

Target tahun 2018, dilakukan pemenuhan kebutuhan air bersih, rekondisi saluran terbuka, pelebaran jalan akses PKP PK, leveling apron, pembuatan helipad, pengadaan dan pemasangan lampu penerangan (sollar Cell).

Berikutnya, tahun 2019 akan dilakukan penimbunan area perpanjangan (setelah relokasi sungai oleh Pemda), pemagaran area perpanjangan, pembangunan gedung terminal tahap I dan pembangunan gedung administrasi.

Namun, Taslim menjelaskan beberapa kendala yang dihadapi yaitu pembebasan lahan dan keberadaan sungai pada daerah perpanjangan  yang memotong ujung runway 13 bandara.

Terkait pembebasan lahan, PmkotBima menyediakan anggaran Rp10 juta per are untuk keseluruhan area rencana perpanjangan. Namun, ahli waris menginginkan 20 juta per are.  Saat ini Pemda terus berupaya berkomunikasi dengan masyarakat pemilik lahan.

Dan tenntang keberadaan sungai, sudah dilakukan koordinasi dengan Pmkab Bima tentang relokasi sungai, dan Pemkab Bima sudah dilakukan pembebasan lahan. Tinggal menunggu pelaksanaan relokasi sungai yang direncanakan pada tahun 2017 dengan program BAWA (kerjasama luar negeri).

Safari Ramadhan Wagub Muhammad Amin hari Selasa dilanjutkan meninjau pembangunan Kantor Bupati Bima di Desa Penapali Kecamatan Woha, Kabupaten Bima.  Di lokasi itu akan menjadi pusat Pemkab Bima.

Ditemani Wakil Bupati Bima, Drs. Dahlan M. Noer, wagub sempat meninjau lokasi MTQ tingkat Provinsi NTB, di Kecamatan Bolo Kabupaten Bima, sebelum bergerak ke Kabupaten Dompu, melanjutkan safari ramadhan.

Rr




Partai Perindo Mulai Bagi-bagi, Izzul Islam Turun Langsung Beri Santunan

Partai Perindo menggelar kegiatan sosial Perindo Berbagi selama bulan Ramadhan. Yang langsung turun beri santuan adalah  HM. Izzul Islam.

LOMBOK BARAT.lombokjournal.com — Ketua DPW Partai Perindo NTB, HM Izzul Islam, Senin (5/6) memberikan santunan kepada masyarakat kurang mampu dan para lanjut usia di sejumlah lokasi di Kecamatan Batulayar, Lombok Barat.

“Ini kegiatan rutin selama bulan Ramadhan. Dengan turun langsung ke masyarakat kita jadi tahu apa yang benar-benar masyarakat butuhkan,” kata Izzul Islam di sela pemberian bantuan.

Izzul Islam  mantan Bupati Lombok Barat ini menegaskan, bantuan bahan makanan dan sejumlah uang juga akan disalurkan ke lokasi lain, hingga menyasar seluruh masyarakat kurang mampu di NTB selama Ramadhan ini.

Partai Perindo mengalokasikan bantuan masing-masing empat sampai lima titik di setiap Kecamatan di NTB. Alokasi anggaran total mencapai Rp2 Miliar.

Menurut Izzul, dengan mengunjungi masyarakat kurang mampu, ia bisa mengetahui masih banyak masyarakat di Lombok Barat khususnya, dan NTB secara umumnya, yang hidup di bawah garis kemiskinan.

“Banyak yang bisa kita serap, apa saja kebutuhan masyarakat. Dari kegiatan ini kita juga jadi tahu bahwa masih banyak masalah rumah tidak layak huni,” katanya.

Izzul berjanji, Partai Perindo akan selalu hadir membantu meringankan beban masyarakat miskin dan para lansia yang belum tersentuh bantuan pemerintah.

Kepala Desa Batulayar, Fuad Abdurahman , atas aksi santuan Partai Politik yang dudirikan konglomerat Hary Tanoe itu,  menyampaikan apresiasi kepada Partai Perindo atas bantuan yang disalurkan bagi masyarakat kurang mampu di wilayah Batulayar.

“Pemerintah Desa  mengungkapkan banyak terima kasih kepada Partai Perindo yang sudah membantu masyarakat lewat program Perindo berbagi dengan masyarakat,” kata Fuad

AYA

 




Konflik Terus Tidak Bisa Membangun, Masyarakat Kabupaten Bima Diajak Rukun

Berbagai perelisihan dan konflik sosial harus dihentikan, ajak Wagub NTB, H Muhammad Amin pada masyarakat Kabupaten Bima.  Konflik di kabupaten Bima, bukan hanya menimbulkan  trauma masyarakat, tapi juga merugikan daerah.

BIMA.lombokjournal.com – Itu dikatakan Wagub Amin,  di hadapan Bupati Bima, Hj Indah Damayanti Putri dan Wakil Bupati, Drs. H. Dahlan M. Noer serta ratusan jama’ah sholat Isya’ dan Tarawih, di Masjid Nurul Yaqin Desa Rabakodo Kecamatan Woha, Senin (5/6).

Hari kedua Safari Ramadhan Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin, SH.M.Si di Pulau Sumbawa berlangsung di Kabupaten Bima. Di kabupaten paling timur ini Wagub ajak masyarakat hidup rukun,  menghentikan berbagai perselisihan atau konflik sosial.

“Kita tidak akan bisa membangun daerah dalam kondisi konflik,” kata wagub. Investor juga enggan berinventasi di daerah yang tidak aman dan  sering bertikai.

Soal rusuh itu, menurut wagub, memang tidak lepas dari pembinaan-pembinaan tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, ungkap Wagub yang hadir bersama istri, Hj. Syamsiah Muh. Amin.

Bubulan puasa harus dimanfaatkan untuk meningkatkan silaturahim dan ketakwaan, sekaligus meredam konflik sosial. Diharapkan semua pihak ikut andil meredam gejolak yang terjadi di masyarakat, dan  tak membiarkannya terus berlarut-larut.

“Kita cari akar masalahnya, apakah masalah ekonomi atau pengagguran. Pemerintah hadir agar masalah tenaga kerja bisa diakomodir,” jelasnya

Ditegaskannya, kondisi perekonomian NTB cukup stabil. Ketersediaan pangan 3 bulan ke depan aman, harganya relatif terjangkau daya beli masyarakat. Namun diingatkannya, bersinergi membangun daerah diperlukan.

Dii hari kedua Safari Ramadhan, wagub menyerahkan bantuan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, berupa peralatan keterampilan senilai Rp.  45 juta, bantuan pemenuhan kebutuhan dasar melalui LKSA tahun 2017 senilai  Rp.40 juta. Ttotal bantuan untuk 22 LKSA sebesar Rp. 410 juta.

Diserahkan bantuan benih padi hibrida, 15 unit combine harvester, 7 unit mesin pemipil jagung dan 4 unit traktor.

Untuk  mendukung pembangunan lingkungan hidup dan kehutanan, diserahkan bantuan  kepada  masyarakat Kabupaten Bima berupa 110 unit mesin sumur bor, pembangunan Dam penahan 75 unit dan Gully plugin 190 unit.

Khusus untuk Masjid Nurul  Yakin, diberikan bantuan uang tunai sebesar  Rp.15 juta dan 100 lembar sarung untuk kaum duafa.

AYA




Nilai Tukar Petani (NTP) Di NTB Meningkat Bulan Mei, Berarti Meningkat Pula Daya Beli Petani

Bulan Mei 2017, Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi  Nusa Tenggara Barat (NTB) mengalami peningkatan  0,34 persen yakni sebesar 104,37, bila dibandingkan dengan bulan April 2017 dengan Nilai Tukar Petani sebesar 104,02. Ini berarti daya beli petani ikut meningkat

Mataram.lombokjournal.com — Kepala Bidang Statistik dan Distribusi  BPS NTB, Kadek Adi Madri,mengatakan itu, berdasarkan penghitungan petani menggunakan tahun dasar 2012=100.

“Pada bulan Mei 2017, tercatat Nilai Tukar Petani Tanaman Pangan (NTPP) sebesar 104,14,” katanya di Mataram, Senin (5/6).

Secara  gabungan NTP tanaman pangan mengalami kenaikan, yaitu gabungan dari  nilai Tukar Petani Hortikultura (NTPH) 90,72; Nilai Tukar Petani Tanaman Perkebunan Rakyat (NTPR) 93,12; Nilai Tukar Petani Peternakan (NTPT) 119,13 dan Nilai Tukar Petani Perikanan (NTNP) 103,94.

Nilai Tukar Petani Perikanan (NTNP) dirinci menjadi NTP Perikanan Tangkap (NTN) tercatat  112,28 dan NTP Perikanan Budidaya (NTPi) tercatat 90,47.

Demikian juga dengan  Nilai Tukar Usaha Pertanian Provinsi NTB yang diperoleh dari hasil bagi antara indeks yang diterima petani dengan indeks biaya produksi dan penambahan barang modal (BPPBM), pada bulan Mei 2017 tercatat 112,11.

“Ini   berarti mengalami peningkatan  0,17 persen dibandingkan bulan April  2017 dengan Nilai Tukar Usaha Pertanian 111,93,” jelasnya, Jumat (2/6) pagi.

Dari 33 Provinsi yang dilaporkan pada bulan Mei 2017, terdapat 12 provinsi yang mengalami peningkatan NTP, dan 21 provinsi mengalami penurunan NTP.

Peningkatan tertinggi terjadi di Provinsi Jawa Barat yaitu sebesar 1,05 persen, ,sedang penurunan NTP terbesar terjadi di Provinsi Bangka Belitung yaitu sebesar 1,91 persen, dimana indeks yang diterima petani menurun sebesar 0,94 persen.

Pada bulan Mei 2017, terjadi inflasi di daerah perdesaan di Provinsi Nusa Tenggara Barat sebesar 0,03 persen. dimana inflasi disebabkan karena terjadinya peningkatan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT)  pada kelompok Perumahan  0,35 persen, Transportasi & Komunikasi 0,04 persen, Makanan Jadi 0,03 persen, Sandang 0,01 persen, sedangkan 3 kelompok pengeluaran lainnya mengalami penurunan, terdiri dari kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olahraga (0,02 persen),  Bahan Makanan sebesar (0,02 persen) dan. Kesehatan (0,06 persen).

Berdasarkan hasil pemantauan harga-harga perdesaan pada 8 kabupaten di Provinsi NTB, terjadi NTP yang berfluktuasi tiap bulan. Bulan Mei 2017 dengan tahun dasar (2012=100) NTP Provinsi Nusa Tenggara Barat berada di atas 100 (tercatat 104,37).

“Peningkatan NTP  berarti petani mengalami peningkatan daya beli, karena kenaikan harga produksi relatif lebih tinggi dibandingkan kenaikan harga input produksi dan kebutuhan konsumsi rumah tangganya.”

Selain itu, menurut Madri, NTP bulan Mei 2017 mengalami peningkatan sebesar 0,34 persen bila dibandingkan NTP bulan April 2017, yaitu dari 104,02 menjadi 104,37. Hal ini disebabkan indeks harga yang diterima petani (It) meningkat sebesar 0,44 persen dan  indeks harga yang dibayar petani (Ib)  meningkat sebesar 0,10 persen

AYA




Tinjau DAS Padolo, Wagub Minta Perbaikan Dipercepat

Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin, SH. M.Si  saat meninjau daerah aliran sungai (DAS) Padolo Kota Bima minta instansi dan aparatur terkait mempercepat proses pembangunannya

KOTA BIMA.lombokjournal.com – Didampingi sejumlah kepala SKPD, Wagub melihat dari dekat proses pengerjaan DAS Padolo Kota Bima, serta mengindentifikasi kendala, Senin (05/06).

Peninjauan diawali dari jembatan Kodo, Kecamatan Rasana’E Timur.  Kepala Balai Wilayah Sungai NTB, Asdin Julaidi menjelaskan, jembatan masih dalam tahap pengerjaan. Jembatan Kodo mengalami kerusakan parah setelah diterjang banjir bandang yang melanda Kota Bima, 21 dan 23 Desember tahun lalu.

Kerusakan jembatan itu menyebabkan putusnya jalan jalur dari Kota Bima menuju Kabupaten Bima. Untuk menghubungkan kedua wilayah tersebut, pemerintah sebeumnya membangun jembatan non permanen.

Setelah menyusuri Wilayah Sungai Padolo yang masih dalam tahap pembangunan, dan dilanjutkan di Jembatan Rabadompu, Wagub meninjau bantaran sungai yang belum dan yang sudah dipasang bronjong.

Panjang Sungai Padolo dari hulu ke hilir sekitar 22 km.  Dari bentangan panjang itu, yang sudah dikerjakan baru sekitar 5 km. Tetapi tidak semua 22 km tersebut harus dibenahi. Anggaran yang sudah dialokasikan untuk pengerjaan tersebut sekitar 50 miliar rupiah.

Saat peninjauan ke hilir sungai Padolo, Wagub mendapat penjelasan terkait kendala pembenahan sungai tersebut, yaitu pembebasan lahan yang menurut Asdin Julaidi masih tahap negosiasi antara masyarakat dengan Pemerintah Kota Bima.

Wagub minta bantaran sungai yang belum dipasang bronjong atau beton diselesaikan cepat, mencegah meluapnya air ke pemukiman warga.

Usai menyusur sungai, wagub meninjau SMK PP Provinsi NTB di Kota Bima, salah satu sekolah terdampak banjir bandang Kota Bima. Sejumlah fasilitas rusak berat, bahkan hanyut terbawa banjir. Kepala SMKPP, Abdul Jalal minta Pemerintah provinsi NTB untuk mengalokasikan anggaran rehabilitasi sekolah  pertanian dan peternakan tersebut.

Wagub menyampaikan sekolah tersebut perlu mendapat dukungan anggaran, khususnya untuk asrama siswa dan fasilitas belajar-mengajar.  Kepala SKPD terkait dimingta mengalokasikan dalam RAPBD Perubahan tahun 2017, mengingat SMKPP akan melahirkan praktisi dan pelaku pertanian dan peternakan.

Wagub juga berjanji akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memperoleh dukungan dana.

AYA

Sumber: Humas NTB