Gubernur NTB Terima Penghargaan Tokoh Moderasi Beragama 

Penanaman bunga Cempaka Harmony dilakukan Gubernur NTB, Bang Zul bersama masyarakat lintas agama 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi NTB memberikan penghargaan dan penobatan kepada Gubernur NTB, Zulkieflimansyah sebagai Tokoh Moderasi Beragama NTB. 

Gubernur NTB mendapat penghargaan tersebut diberikan atas perhatian dan dukungannya baik moril maupun materil dalam segala bentuk kegiatan lintas agama di Nusa Tenggara Barat.

BACA JUGA: Pramuka Lahirkan Generasi yang Disiplin dan Miliki Ketrampilan

Penghargaan tersebut diberikan saat acara Gowes Harmony yang digelar FKUB NTB, Minggu (18/12/22).  

Gowes yang yang dipimpin Bang Zul, juga dirangkaiakan dengan Penanaman Pohon Bunga Cempaka Harmony bersama semua lapisan masyarakat lintas agama.

Gowes sekaligus penanaman pohon tersebut dilakukam pada beberapa titik. Dimulai di Islamic Center Masjid Raya Hubbul Wathan, Gereja ST. Maria Immaculata, Pura Miru Mayura, dan Vihara Avalokitesvara.

Kegiatan tersebut diungkapkan Gubernur sebagai simbol beragamnya masyarakat dan agama yang ada di NTB. 

Meski beragam, hal tersebut tidak menjadi hambatan untuk hidup rukun saling mengasihi dan mencintai. 

“Di NTB kita buktikan itu, toleransi dan harmoni bisa dan harus kita lakukan karena kita memang sejatinya sama dan bersaudara,” jelas Bang Zul. 

Pohon bunga Cempaka Harmony sendiri  ini memiliki makna ikatan yang sangat erat. Baik itu ikatan persahabatan maupun ikatan kekeluargaan. 

BACA JUGA: Badan Publik Harus Aktif dalam Keterbukaan Informasi Publik

Diharapkan dengan menanam ribuan pohon tersebut tak hanya dapat membuat Nusa Tenggara Barat semakin asri dan Lestari, tetapi juga masyarakatnya yang beragam dapat memiliki ikatan yang erat. ***

 




Wagub NTB hadiri Peringatan Hari Ibu Ke-94 Tahun 2022

 Pembangunan itu mulainya dari keluarga, karena itu kata Wagub NTB memajukan negara dan daerah tentu para perempuan terkhusus ibu-ibunya harus maju

MATARAM.lombokjournal.com ~ Peran ibu-ibu di Provinsi Nusa Tenggara Barat luar, biasa sehingga dapat mendorong tercapainya NTB yang Gemilang.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah atau Ummi Rohmi sapaan akrabnya, dalam acara Peringatan Hari Ibu Ke-94 Tahun 2022 di Gedung Graha Bhakti Praja pada Senin (19/12/22).

BACA JUGA: Badan Publik harus Aktif Dalam Keterbukaan Informasi Publik 

Wagub NTB mengatakan, agar ibu-ibu di NTB tetap sabar dan belajar tekun

“Kalau bicara tulang punggung pembangunan itu ya ibu-ibu, karena kan kalau bicara pembangunan itu pasti mulainya dari keluarga,” tutur Ummi Rohmi.

Dikatakan bahwa untuk memajukan negara dan daerah tentu para perempuan terkhusus ibu-ibunya harus maju, harus melek digital, literasi dan harus paham berbagai kebutuhan untuk mewujudkan ketahanan keluarga.

“Di NTB kita sangat bersyukur banyak ibu-ibu hebat, ketahanan keluarga hanya bisa diwujudkan oleh ibu-ibu hebat maka dari itu kalau kita liat sekarang Provinsi NTB dari waktu ke waktu bisa maju tentunya tidak terlepas juga dari kontribusi semua pemimpin dari awal sampai sekarang,” ungkap Ummi Rohmi.

Diketahui bahwa NTB punya PR banyak sama dengan provinsi lainnya di Indonesia, terutama membahas IPM (Indeks Pembangunan Manusia) yang bisa dilihat bukan dari angkanya tetapi percepatannya.

IPM sendiri terdiri dari 3 faktor, pertama angka harapan hidup, kemudian angka harapan sekolah dan rata-rata lama sekolah, serta pertumbuhan ekonominya.

“ini harus merangkaknya betul-betul, programnya konsisten dan harus cepat. Alhamdulillahnya, NTB menjadi provinsi nomor dua percepatan IPM di Indonesia, maka dari itu kalau saya bicara percepatan kenaikan IPM, ibu-ibu memiliki faktor yang sangat penting disitu”, tambahnya.

BACA JUGA: Kereta Gantung di Taman Hutan Rinjani Sudah Ground Breaking

Menutup sambutannya, Ummi Rohmi mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap kedepannya ibu-ibu di Provinsi NTB tetap kuat, sabar, ikhlas belajar dan berpikiran positif sehingga dapat melakukan yang terbaik untuk keluarganya.***

 




Lombok akan Jadi Kiblat Pacuan Kuda Nasional 

Acara pacuan kuda di Lombok dijadikan magnit untuk menarik para investor

MATARAM.lombokjournal.com ~ Lapangan pacuan kuda sederhana ini akan menjadi kiblat pacuan kuda Nasional bahkan internasional di masa yang akan datang.

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah yang biasa disapa Bang Zul mengatakannya saat Pembukaan Gubernur Cup 2022 “Pacuan Kuda” Atraksi Budaya Lapangan Pacuan Kuda Sasake, Desa Batujai, Kab. Lombok Tengah, (19/12/22).

Pacuan kuda di Lombok diharapkan digelar sebelum event WSBK

“Ini cara baru kita menarik perhatian investasi dan pengunjung datang ke daerah kita,” ungkapnya.

Gubernur menginginkan akhir Februari tahun 2023 sebelum WSBK pacuan kuda bisa digelar lagi disini. 

“Sehingga diharapkan tribunnya sudah ada dan lebih bagus fasilitas prasarananya dan semangat pacuan kuda di Lombok makin lama menjadi lebih baik,” tuturnya.

Ditambahkan Bang Zul, kalau diperhatikan mengapa start kudanya dari kanan ini akan menjadi sejarah, karena ke kanan itu sudah menjadi standar nasional dan jokinya bisa menyesuaikan.

Ia mengingatkan NTB akan menjadi tuan rumah PON ke-28 bersama NTT.

“Sehingga segala sesuatunya harus dipersiapkan mulai sekarang,” pungkasnya.

Sementara itu, panitia penyelenggara event pacuan Kuda, Lalu Hizi menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Daerah yang telah mendukung sehingga berjalan dengan lancar. 

“Pacuan kuda ini dalam rangka menyambut HUT NTB 64, dan untuk pertama kalinya digelar kelas derby bisa dimasukkan di Lombok,” katanya.

Untuk diketahui, event pacuan kuda ini akan digelar selama seminggu. Peserta yang ikut daftar mencapai 214 ekor yang diikuti mulai dari kelas A-G. 

Selanjutnya, Gubernur bersama rombongan melepas para joki, dan menyaksikan langsung James Bond kuda milik orang nomor satu di NTB ikut berlaga disambut antusias masyarakat.***

 

 




Gubernur Kukuhkan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi NTB

saat mengukuhkan Kepala Perwakilan BPKP NTB, Gubernur mengingatkan, wakil Pemerintah Pusat di daerah itu adalah Gubernur, jangan sampai BPKP lupa membantu

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah., M.Sc mengukuhkan Sidi Purnomo sebagai Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi NTB yang baru pada hari Senin, (19/12) di Pendopo Tengah Gubernur NTB, Mataram.

BACA JUGA: Badan Publik Harus Aktif dalam Keterbukaan Informasi Publik

Gubernur mengingatkan agar BPKP berkorrfinasi dan bersinergi dengan Pemda
Pengukuhan Kepala BPKP NTB

“Welcome to the club, Pak Sidi. Mudah-mudahan betah disini. We are going to held a lot of global events next year. Tolong bantu kami supaya dalam mengambil kebijakan itu ada back up-nya secara tim,” kata Bang Zul, sapaan Gubernur. 

Kepada pejabat baru, ia berpesan agar terus berkoordinasi dan bersinergi dengan Pemerintah Daerah, karena satu-satunya perwakilan dari Pemerintah Pusat di daerah adalah Gubernur.

“Satu-satunya wakil dari Pemerintah Pusat di daerah itu adalah Gubernur, jangan sampai BPKP ada instansi vertikalnya tapi malah lupa membantu, berkoordinasi dan bersinergi dengan Kepala Daerah, pemerintah yang ada disini,” pesannya.

Tak lupa, ia juga mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama Kepala Perwakilan BPKP Provinsi NTB, Ilham Nurhidayat atas segala saran dan nasihat untuk Provinsi NTB.

“Matur suwun sanget, Mas, atas segala saran dan nasihatnya selama disini,” ucap Gubernur. 

Sementara itu, Salamat Simanullang, Ak, MBA., selaku Deputi Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Perekonomian dan Kemaritiman pun mengapresiasi kinerja Perwakilan BPKP Provinsi NTB yang dinilai menjadi salah satu dari yang terbaik.

BACA JUGA: Lombok akan Jadi Kiblat Pacuan Kuda Nasional

“Terima kasih pak Gubernur dan pimpinan-pimpinan di NTB, selama ini sudah bekerjasama dengan baik. Kerjasama Provinsi NTB ini boleh dikatakan termasuk salah satu koordinasi yang sangat baik. Hal ini kami sampaikan faktanya, jadi sekali lagi terima kasih,” ujarnya. ***

 

 




Pramuka Lahirkan Generasi yang Disiplin dan Miliki Keterampilan Personal

Kepada Pramuka Bang Zul menekankan untuk memperluas wawasan dan ketrampilan yang dibutuhkan 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr H Zulkieflimansyah, SE, Msc mengatakan, wadah Pramuka satu dari sedikit organisasi yang terbukti melahirkan generasi yang memiliki disiplin tinggi dan keterampilan personal. 

Namun seiring waktu, Pramuka terutama generasi muda harus memperluas wawasan dan keterampilan yang dibutuhkan. 

BACA JUGA: Lombok akan Jasi Kiblat Pacuan Kuda Nasional

Kata Gubernur, Pramuka menghasilkan generasi yang punya disiplin dan ketrampilan

“Anggota Pramuka harus mempunyai kelebihan yang dibutuhkan. Selain merencanakan dan menyiapkan masa depan dengan disiplin”, ujar Gubernur di Bumi Perkemahan HM Ruslan, Pagutan, Kota Mataram, Ahad (18/12/22). 

Hal itu dikatakannya dalam Raimuna Cabang VIII kota Mataram. Salah satu kegiatan bertajuk Jumpa Tokoh mengundang Gubernur untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan bagi peserta. 

Dikatakan Gubernur,  kaderisasi kepemimpinan diawali dengan cara berpikir melampaui kepentingan pribadi, kedaerahan dan berinteraksi dengan dunia global. 

Organisasi Pramuka yang sudah ada  sejak lama mempunyai cara sendiri membangun kadernya memiliki kepribadian kepemimpinan. 

Di bagian lain, dialog dengan peserta Raimuna yang terdiri dari anggota Pramuka Penegak usia SMU sampai perguruan tinggi diakui Gubernur rata rata memiliki konsep baik tentang masa depan  dalam pengembangan diri. 

Raimuna Cabang VIII kota Mataram digelar lima tahunan. Diikuti 600 Pramuka Penegak/ Pandega,  kegiatan selama empat hari tersebut dilaksanakan dengan berbagai kegiatan.

Mulai gelar kesenian, kebudayaan ada pula Scout Archery membekali para anggota Pramuka dengan materi wawasan dari para ahli. 

BACA JUGA: Ibu Cerdas Menjadi Kunci Ketahanan Keluarga

Hadir pula dalam Jumpa Tokoh, Ketua DPRD kota Mataram, H Didi Sumardi, Kwarda NTB, H Fathul Gani, budayawan Agus Fathurrahman dan tokoh Pramuka dan Pendidik. ***

 

 




Badan Publik Harus Aktif Dalam Keterbukaan Informasi Publik

Dalam acara “Anugrah KIP Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2022”, Wagub mengatakan,  Badan Publik harus saling terbuka akan informasi agar makin mudah bekerja

MATARAM.lombokjournal.com ~ Komisi Informasi Publik (KIP) merupakan salah satu poin penting dalam pembangunan di suatu daerah.

Badan Publik di seluruh NTB diajak untuk aktif dalam hal keterbukaan informasi publik (KIP) Ajakan Wagub NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalillah disampaikannya saat memberikan sambutan pada “Anugrah KIP Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2022” di Hotel Lombok Raya, Senin (19/12/22).

BACA JUGA: Provinsi NTB Dominasi Indonesian Migrant Worker Awards 2022

Komisi Informasi NTB memberikan penghargaan 5 kategori pada Badan Publik
Ketua KIP NTB, Suaeb Quri

“Saya bersama Gubernur menjunjung tinggi KIP,” katanya.

Menurutnya, hal ini merupakan kebutuhan, dan saat ini sesuatu yang ditutupi sudah tidak laku lagi. Wagub mengajak saling terbuka akan informasi karena semakin terbuka semakin mudah bekerja. 

Ummi Rohmi panggilan akrab Wagub NTB mengatakan, dalam hal  keterbukaan informasi, Pemerintah Provinsi NTB memiliki komitmen tinggi yang dibuktikan melalui layanan inpormasi “NTB Care”. 

NTB Care merupakan program unggulan Pemprov NTB sebagai media aspirasi dan layanan komunikasi dua arah antara Pemimpin dengan masyarakat NTB.

“Bentuk komitmen kami dalam hal keterbukaan, kami memiliki NTB Care yang merupakan layanan komunikasi dua arah antara Pemimpin dengan masyarakat. Keterlibatan masyarakat sangat penting sehingga masyarakat juga berbaur bersama-sama dengan pemerintah membangun NTB,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Komisi Informasi NTB, Suaeb Quri , S.H.I, dalam laporannya mengatakan, di tahun ini terdapat peningkatan kualifikasi Informatif.

Salah satunya untuk kategori Badan Publik di tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov NTB.

“Terdapat penambahan sebanyak empat Badan Publik di lingkup perangkat daerah Provinsi NTB dan terdapat pula Badan Publik yang tetap konsisten dalam mempertahankan prestasinya. Ini hal yang positif dalam keterbukaan informasi di NTB,” ucapnya.

Ia berharap agar Badan Publik yang belum masuk ke dalam kategori Informatif, agar memberikan upaya yang lebih optimal agar di tahun depan mendapat prestasi yang lebih baik. 

Di tahun ini, Komisi Informasi NTB memberikan penghargaan 5 kategori, di antaranya kategori Badan Publik Vertikal, kategori Badan Publik Penyelenggara Pemilu, kategori Badan Publik Pemerintah Desa, kategori Badan Publik Pemerintah Kabupaten/Kota dan Kategori Badan Publik OPD lingkup Pemprov NTB.

Untuk kategori Badan Publik Vertikal yang mendapat nilai teringgi adalah KPU Provinsi NTB dengan nilai 99,25. Untuk nilai tertinggi kategori Badan Publik Penyelenggara Pemilu diraih KPU Kapubaten Dompu dengan nilai 97,85. Kategori Badan Publik Pemerintah Desa dimenangkan oleh Desa Senggigi dengan nilai 94,21. 

BACA JUGA: Hari Migran Internasional 2922 Diperingati di Lombok Timur

Kategori Badan Publik Pemerintah Kabupaten/Kota dengan nilai tertinggi diraih Kabupten Lombok Barat dengan nilai 99,50 dan untuk Badan Publik OPD lingkup Pemprov NTB dengan nilai tertinggi didapat oleh RSUD Provinsi NTB dengan raihan nilai 99,40. ***

 

 




Peran Perempuan Cerdas Zaman Now

 Ibu-ibu diajak memberikan peran untuk bekerja bagi masyarakat khususnya anak-anak dan kaum perempuan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Ikrar para pejuang pada Kongres Perempuan Indonesia pertama pada 22 Desember 1928 merupakan tonggak sejarah bagi perjuangan kaum perempuan di Indonesia. 

Artinya, perempuan-perempuan cerdas sudah ada dari zaman dulu.

Hal tersebut disampaikan Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah dalam acara Peringatan Hari Ibu Ke-94 Tahun 2022 di Gedung Graha Bhakti Praja, Senin (19/12/22).

BACA JUGA: Wagub NTB Hadiri Peringatan Hari Ibu ke 94 2022

Bunda Niken mengajak organisasi perempuan instrospeksi terkait perannya memberdayakan perempuan
Bunda Niken

“Mudah-mudahan kita juga bisa menjadi perempuan-perempuan cerdas masa kini yang bisa berperan meneruskan semangat-semangat para perempuan di masa tersebut,” tutur Bunda Niken selaku Ibu Sesepuh Perempuan Provinsi NTB.

Hari Ibu biasanya adalah hari dimana para Ibu memberikan perhatian dan apresiasi serta penghargaan pada peran kaum perempuan bagi keluarga, masyarakat dan bangsanya. 

“Apresiasi bagi ibu-ibu yang tidak hanya sabar tetapi melakukan semuanya dengan penuh keikhlasan, kasih ibu seperti matahari yang menyinari dunia, hanya memberi tanpa kembali,” ungkapnya.

Bunda Niken mengajak kepada ibu-ibu yang hadir agar semua memberikan dedikasi dan kesabaran serta keikhlasan, melakukan peran untuk bekerja bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan kaum perempuan. 

Masih banyak yang memerlukan kasih sayang dan perhatian, katanya.

Saat ini NTB sudah sangat maju, bisa dilihat dari Wakil Gubernur, Ketua DPRD Provinsi, Bupati dan Wakil Bupati serta berbagai macam posisi perempuan di berbagai macam organisasi pemerintah maupun swasta.

“Namun perlu disadari juga bahwa NTB masih banyak PR, berkaitan dengan masalah pemberdayaan perempuan, masih banyak belum mendapatkan kesempatan dan fasilitas untuk bisa memperoleh ilmu yang bermanfaat untuk mendapatkan pelatihan, akses hal-hal yang bisa meningkatkan keberdayaan dirinya,” jelas Bunda Niken.

BACA JUGA: Badan Publik Harus Aktif dalam Informasi Publik

Bunda Niken juga menyampaikan, dengan momen Peringatan Hari Ibu menjadikan momentum untuk introspeksi diri seberapa jauh organisasi-organisasi perempuan menjalankan peran, membuat perempuan-perempuan di daerah ini semakin berdaya.***

 




Provinsi NTB Dominasi Indonesian Migrant Worker Awards 2022

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah kesekian kalinya mengunjungi dan memberikan perhatian yang begitu besar kepada Provinsi NTB 

LOTIM.lombokjournal.com ~ Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah menyerahkan langsung piagam Penghargaan Pekerja Migran Indonesia atau Indonesian Migrant Worker Awards (IMWA) tahun 2022.kepada Gubernur NTB yang diwakili Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, I Gede Putu Aryadi, di Lombok Timur, NTB, Minggu (18/12/22). 

BACA JUGA: Hari Migran Internasional Diperingati di Lombok Timur

Sekda mengatakan, Menaker RI banyak memberi perhatian untuk Provinsi NTB
Sekda NTB mendampingi Menaker RI

Selain Provinsi NTB, Kabupaten Lombok Timur turut meraih penghargaan sebagai Satuan Tugas (Satgas) Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Daerah Asal Pekerja Migran Indonesia Terbaik dalam Layanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia diberikan kepada Satuan Tugas (Satgas) Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

Kemudian Desa Peduli Pekerja Migran Indonesia diberikan kepada Desa Gelogor, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada media cetak yang mendukung Program Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, yang diberikan kepada Suara NTB.

Penghargaan juga diberikan kepada Pekerja Migran Indonesia Purna Penempatan Berprestasi, yakni Asmuni asal Lombok Barat yang telah sukses mendirikan banyak cabang rumah makan Sukma Rasa. 

Penghargaan yang digelar oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI tersebut dimaksudkan untuk mengapresiasi dan memotivasi seluruh stakeholders penempatan PMI agar dapat berperan lebih baik. 

“Semoga dengan apresiasi ini Bapak/Ibu semua semakin bersemangat untuk selalu menebar kebaikan dan melakukan yang terbaik untuk pekerja migran kita,” kata Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah di Lombok Timur, NTB. 

Sementara itu Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si menyampaikan sangat bersyukur, NTB mampu bangkit dari berbagai ujian yang menerpa mulai dari gempa dan kemudian Covid-19. 

“Alhamdulillah berbagai kemajuan dan capaian di HUT ke 64 NTB, kami bersyukur dan berterima kasih kepada Ibu Menteri yang kesekian kalinya berkunjung dan memberikan perhatian yang begitu besar kepada Provinsi NTB,” ucap Miq Gite, sapaan Sekda NTB. 

BACA JUGA: NTB HUT ke 64, Mensyukuri Perjuangan Pemimpin Sebelumnya

Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker, Suhartono, menambahkan, IMWA tahun 2022 diberikan kepada 15 (lima belas) penerima dengan 12 (dua belas) kategori. 

“Indonesian Migrant Worker Awards diberikan kepada stakeholder dan perseorangan, sebagai apresiasi atas peran serta yang aktif dan komitmen yang tinggi dalam pelayanan penempatan dan pelindungan PMI,” kata Suhartono. ***

 

 

 




Hari Migran Internasional 2022 Diperingati di Lombok Timur

Lotim terpilih sebagai penyelenggara peringatan Hari Migran Internasional di Indonesia, karena merupakan salah satu basis PMI di NTB

LOTIM.lombokjournal.com ~ Hari Migran Internasional diperingati tiap tanggal 18 Desember tiap tahun di seluruh dunia. 

Di tahun 2022, Lombok Timur-NTB terpilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan peringatan Hari Migran Internasional di Indonesia. 

Dipilihnya Provinsi NTB sebagai tuan rumah, karena merupakan provinsi berbasis Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke-4 setelah Jawa timur, Jawa tengah, dan Jawa barat dalam kurun waktu lima tahun terakhir. 

BACA JUGA: Provinsi NTB Dominasi Indonesian Migrant Worker Awards 2022

Peringatan Hari Migran Internasional yang berlangsung di Lombok Timur

Kabupaten Lombok Timur terpilih sebagai tempat penyelenggaraan peringatan tersebut karena merupakan salah satu basis PMI di NTB. 

Pada kesempatan tersebut, hadir mewakili Gubernur, yaitu Sekretaris Daerah NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi., M.Si, Sabtu (18/12/22).

Sekda menyampaikan, Peringatan Hari Migran Internasional harus dimaknai sebagai momentum untuk evaluasi dan akselerasi pembangunan daerah. 

“Momentum ini adalah untuk kita melakukan evaluasi sejauh mana kita mengirim para migran beserta hasil hasilnya. Dan juga untuk mengantisipasi tantangan ke depan. Selain itu, dengan adanya remitansi yang sedemikian besar adalah untuk akselerasi pembangunan daerah di saat daerah mengalami keterbatasan,” ujar Miq Gite, sapaannya. 

Miq Gite juga berterima kasih kepada Kementerian Ketenagakerjaan RI yang telah memilih Lombok Timur-NTB sebagai tuan rumah. Ia pun menambahkan dengan adanya kunjungan-kunjungan nasional seperti ini dan terselenggaranya berbagai event internasional dapat berdampak baik untuk geliat ekonomi di NTB.

“Terima kasih, apresiasi dan penghargaan yang luar biasa kepada Ibu Menteri yang telah memilih Lombok Timur-NTB sebagai tempat perhelatan acara ini. Kami berharap dari kunjungan-kunjungan nasional seperti ini, NTB berkah dan menggeliat secara ekonomi setelah terdampak bencana alam gempa maupun covid-19,” lanjutnya.

Terakhir, Sekda Miq Gite berharap, ke depan NTB bisa lebih baik lagi dan para PMI asal NTB dapat menjadi pahlawan devisa dan duta-duta bangsa terhormat dalam menjalankan tugas dan misinya. 

“Kami berikan apresiasi dan penghargaan bagi para migran yang telah berjasa menjadi pahlawan devisa dan percepatan pembangunan di daerah. Semoga NTB ke depan adalah NTB yang Next Tine Better dan migran dari NTB adalah migran yang Next The Best menjadi duta bangsa yang terhormat dalam menjalankan tugas dan misi sebaik-baiknya,” harap Sekda.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif memberikan perlindungan terbaik bagi para PMI. 

“Terima kasih kepada Kementerian terkait, perwakilan Indonesia di negara-negara penempatan, BP2MI, Pemerintah Provinsi, Kab/Kota dan Desa serta  Perusahaan Penempatan PMI yang telah berpartisipasi dan berperan aktif dalam proses penempatan dan perlindungan,” katanya. 

Menurutnya, kerja sama dan dukungan dari seluruh pihak harus terus dijaga untuk melayani para PMI selaku pahlawan devisa negara Indonesia. 

BACA JUGA: Kereta Gantung Taman Hutan Rinjani sudah Ground Breaking

“Kerjasama yang baik harus terus kita jaga saling support saling bergandengan tangan Dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pahlawan-pahlawan devisa kita,” ujar Menaker RI. 

Selain memperingati Hari Migran Internasional, pada acara tersebut juga dilakukan penandatanganan Prasasti Peresmian Unit Layanan Disabilitas Provinsi  NTB dan dilanjutkan dengan Indonesian Migrant Worker Awards 2022. ***

 

 




Kereta Gantung Taman Hutan Rinjani sudah Ground Breaking 

Mernghadiri ground breaking kereta gantung, Gubernur NTB mengatakan agar masyarakat desa harus lebih intensif diajak bicara

LOTENG.lombokjournal.com ~ Kereta Gantung Taman Hutan Rinjani (Tahura) yang selama ini banyak dibicarakan, akan segera terwujud.

Sebab groundbreaking ceremony kereta gantung berlangsung di Desa Karang Sidemen, Batukliang Utara, Lombok Tengah, Minggu (18/12/22).

Indonesia Lombok Resort, sebagai penyelenggara kegiatan ground breaking kereta gantung itu mengatakan, rencana pengerjaan kereta gantung itu akan selesai tahun 2025 dan bisa digunakan.

Menurutmya, dengan adanya kereta gantung itu NTB memiliki pariwisata yang lengkap dan bisa dikunjungi oleh wisatawan mancanegara.

BACA JUGA: Masyarakat Sasak Siap Bekerja untuk Perubahan

Bang Zul saat hadir dalam ground breaking kereta gantung mengingatkan investor tidak merusak lingkungan
Bang Zul bersama investor

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah,  yang menghadiri ground breaking itu mengingatkan, integritas yang baik memaksa investor untuk tidak merusak lingkungan. Justru akan bisa memperbaiki lingkungan ke depan. 

Ia menekankan, agar masyarakat desa harus lebih intensif diajak bicara, dan dipersiapkan agar tak takut terhadap perubahan. Bahkan akan mengambil bagian dan berkontribusi terhadap perubahan itu.

“Semoga masih ada waktu untuk mempersiapkan SDM lokal sehingga mampu berperan aktif dan tak jadi penonton,” tutur Bang Zul sapaan akrab Gubernur.

Menurutnya, tiap hal baru tentu selalu ada riak-riak. Biasanya muncul akibat kurangnya sosialisasi dan komunikasi kepada masyarakat.

“Insya Allah pembangunan kereta gantung ini akan memungkinkan keindahan alam kita akan terlihat dari atas bagi yang tidak kuat mendaki,” katanya.

Gubernur NTB hadir dalam acara tersebut, didampingi Kadis PUPR, Kadis LHK, Kadis PMTSP. 

BACA JUGA: NTB ke 64 Tahun, Mensyukuri Perjuangan Pemimpin Sebelumnya

Turut juga hadir  Bupati Lombok Tengah dan Kepala Desa Karang Sidemen serta tamu undangan lainnya untuk menyaksikan langsung memulai Pembangunan Kereta Gantung di bawah kaki Gunung Rinjani. ***