Hanya Di NTB, Tarawih Dengan Qira’at Imam Yang Berbeda-beda, Tapi Dapat Pujian Ahli Qira’at Libanon

Baru ditemui hanya di NTB, imam sholat tarawih diminta mengimami dengan qira’at berbeda-beda. Tapi itu justru membuat ahli qira’at asal Libanon jadi mengagumi NTB

MATARAM.lombokjournal.com —  Ahli qira’at asal Libanon itu adalah Prof. Dr. Khalid Barakat, yang mengungkapkan kekagumannya usai diterima Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi di Pendopo Gubernur, Jum’at (16/06).

“Ini merupakan kepeloporan yang bagus. Maksudnya adalah agar umat Islam itu mengapresiasi perbedaan,” kata Syaikh Khalid yang datang bersama Prof. Dr. Muhammad Nasir Allabba, usai  diterima Gubernur NTB.

Syaikh Khalid Barakat, seorang pemimpin para ahli qira’at  Libanon, mengagumi masyarakat NTB setelah menyaksikan pelaksanaan sholat tarawih yang berlangsung di Masjid Hubbul Wathan, Islamic Center selama bulan Ramadhan ini.

Syaikh  Khalid sendiri telah mengimami sholat tarawih di berbagai negara di dunia, seperti Amerika, Inggris, Australia, Perancis dan beberapa negara lainnya. Ia mengaku, selama  mengimami sholat tarawih di NTB, satu kesan yang sangat menarik dan belum pernah ditemukan di negara-negara lain  adalah ia diminta mengimani shalat Tarawih  dengan bacaan yang berbeda- beda.

“Itu hanya terjadi di NTB,” katanya.

Gubernur NTB yang akrab disapa TGB menceritakan kesan positif dan kekaguman Syaikh asal Libanon terhadap umat islam di NTB yang mampu mengapresiasi perbedaan. Artinya, pelaksaan sholat tarawih dengan qira’at imam yang berbeda-beda, mengisyaratkan pelaksanaan ibadah selama ini tidak satu cara yang memonopoli kebenaran.

Menurut TGB, banyak hal lain juga diamalkan dan berlaku di seluruh penjuru dunia Islam, yang juga merupakan praktek yang benar.

“Sehingga,  kita tidak mudah menyalahkan pihak lain, tidak mudah menganggap diri kita lebih baik dari yang lain dan kita lebih mengapresiasi perbedaan,” jelas TGB.

TGB menginginkan Islamic Center ini berfungsi sebagai salah satu kekayaan peradaban Islam untuk kemanusiaan. “Ini yang harus kita tunjukkan,” harap TGB.

AYA

 

 




Pemprov NTB Akan Bayar Rp116 Miliar Lebih Untuk TKD 13, Gaji 13 dan Gaji 14

Pegawai di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa tenggara Barat (NTB) segera terima TKD 13 dan Gaji 14 atau THR (Tunjangan Hari Raya)

MATARAM.lombokjournal.com —  Seluruh pegawai di lingkup Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat segera menerima gaji 14 atau THR (tunjangan hari raya), yang akan dibayarkan Pemprov NTB tanggal 19 Juni 2017.

“Tunjangan Hari Raya (THR) akan segera keluar,” ujar Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) NTB, H Supran, Di kantor Gubernur NTB, Jum’at (16/6)

Gaji 14 atau THR PNS dan TKD (Tunjangan Kinerja Daerah) 13 akan dibayarkan serentak tanggal 19 Juni. Pembayaran THR mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 76 tahun 2017 tentang pembayaran THR atau Gaji 14 dan Nomor 74 tahun 2017 untuk pembayaran Gaji 13.

Karena untuk pembayaran itu disesuaikan dengan anggaran yang ada, maka yang akan didahulukan adalah pembayaran THR dan TKD. “Karena menjelang idul fitri pasti banyak kebutuhan yang harus dikelurkan oleh pegawai kita,” tutur Supran.

Sedang untuk Gaji 13 akan dibayarkan pada bulan Juli. Saat itu merupakan awal penerimaan siswa baru, jadi pengeluarannya anggaran itu disesuaikan kebutuhan biaya pendidikan untuk anak-Anak PNS.

Total anggaran yang disediakan Pemprov NTB untuk pembayaran THR, TKD 13 dan Gaji 13, serta Gaji 14 atau THR sebesar Rp 116,38 miliar. Dengan rincian untuk pembayaran gaji 13 atau THR Rp 48,63 miliar, TKD 13 sekitar Rp 9 miliar dan gaji 13 Rp 58,07.

“Sejumlah itu akan diterima sekitar 15 ribu lebih ASN di lingkup Pemprov NTB,” kata Supran.

AYA

 




Kepesertaan Mandiri BPJS Kesehatan Mataram Di Atas Angka Nasional

BPJS Kesehatan Cabang Mataram bergerak cepat untuk mencapai kepesertaan mandiri. Sampai Juni 2017  sudah mencapai 80 persen, berarti jumlah kepesertaannya di atas angka nasional.

Kepala BPJS Kesehatan Kota Mataram, Muhammad Ali, mensosialisasikan terkait kepesertaan mandiri (Foto: rR)

MATARAM.lombokjournal.com —   Direktur Kepesertaan dan Pemasaran Direktur Kepesertaan dan Pemasaran BPJS Kesehatan, Andayani Budi Lestari yang tiba di Mataram Kamis siang, mengungkapkan itu dalam acara Badan Usaha Gathering dan Buka Puasa di Ballroom Hotel Lombok Raya, Kamis (15/6).

“Saat ini kepesertaan mandiri di BPJS Cabang Mataram mencapai 80 persen, itu di atas angka nasional,” katanya.

Lebih lanjut Andayani mengatakan, awal Januari  Tahun 2019 menjadi target BPJS Kesehatan untuk mewujudkan universal health coverage.

“Target itu bisa terlaksana atas kerjasama seluruh stakeholder,” kata Andayani dalam sambutannya sebelum buka puasa.

Andayani saat itu menekankan, betapa pentingnya program jaminan kesehatan untuk rakyat Indonesia.

BPJS Kesehatan Kota Mataram juga menargetkan per 1 Januari 2019 ditargetkan seluruh penduduk NTB sudah terdaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan Mandiri.  Kalau angka kepesertaan mandiri hingga Mei lalu sudah mencapai lebih 70 persen, maka dengan inovasi dan terobosan unuk meningkatkan mutu layanan,  target  tersebut bisa dicapai tahun 2018.

Diperoleh informasi, lebih dari 2,6 juta penduduk NTB mendapatkan BPJS Kesehatan secara gratis. Iuran BPJS Kesehatan masyarakat tergolong kurang mampu itu ditanggulangi anggaran dari APBN dan APBD.  Saat ini pihak BPJS Kota Mataram terus melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya memiliki BPJS Kesehatan utamanya untuk peserta yang mandiri.

Menurut Andayani, dalam semangat gotong royong kita membutuhkan sekian orang sehat, untuk membantu mereka yang sakit.

“Kita harus bergandengan tangan, karena keterbatasan finansial pemerintah untuk membiayai program jaminan kesehatan itu,” katanya.

Santunan Panti Asuhan

Acara Badan Usaha Gathering dan Buka bersama yang juga dihadiri Kepala BPJS Kesehatan Divisi Regional XI dan ratusan peserta dari badan usaha itu, juga dilakukan santunan anak yatim pada panti asuhan yang dikelola Nahdlatul Wathan (NW) dan Muhammadiyah.

Penyerahan santunan itu dilakukan Kepala Cabang  BPJS Kesehatan Kota, dr Muhammad Ali, Direktur Kepesertaan dan Pemasaran BPJS Kesehatan, andayani Budi Lestari, serta Asisten II Pemkot Mataram, Warthan.

Sebelumnya, dr Muhammad Ali mensosialisasikan terkait BPJS Kesehatanuntuk peserta mandiri.  Dan testimoni disampaikan dari Bagian HRD (Human Resources Development) dari Lombok Golf Kosaido Country Club di Lombok utara.

Rr.

 

 

 

 

Hingga Mei 2017, jumlah peserta JKN-KIS secara nasional mencapai 176.982.157 jiwa. Dan hingga kini BPJS Kesehatan sudah bekerja sama dengan lebih 20.766 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (Faskes TP), terdiri dari 9.825 puskesmas, 5.279 Klinik Pratama, 4.504 Dokter Praktik Perorangan, 1.143 Dokter Gigi Praktik Perorangan, dan 15 RS Tipe D Pratama.




Peringatan Nuzulul Qur’an; TGB dan Guru Besar Al Azhar Uraikan Kemuliaan Al Qur’an

Memperingati “Nuzulul Qur’an”  tiap tanggal 17 Ramadhan  merupakan  pengingat, sudahkah kita  mempelajari dan mengamalkan kandungan  Al Quran

MATARAM.lombokjournal.com —  Mempelajari dan mengamalkan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup manusia, menjadi pokok uraian Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi pada peringatan Nuzulul Qur’an di  Masjid Hubbul Wathan, Islamic Center NTB, Rabu (14/6).

Di hadapan Guru Besar Universitas Al-Azhar Mesir Prof. Dr. Syeikh Nasr Addusuqi Al Abbani, yang menghadiri peringatan Nuzulul Qur’an itu, TGH M Zainul Majdi yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) itu menegaskan, di dalam al Qur’an terkandung segala sumber apa pun yang diperlukan manusia.

“Mari kita jadikan peringatan Nuzulul Qur’an sebagai momentum mempelajari Al-Qur’an lebih baik lagi,” ajak TGB.

Menurutnya, firman Allah dalam Qur’an merupakan sumber yang sangat aplikatif, termasuk dalam hal berbangsa dan bernegara. Umat muslim penting mempelajari Al-Qur’an baik sebagai bangsa dengan keberagaman, baik sisi etnis, budaya, suku, dan agama.

Dalam Al-Qur’an telah diajarkan keberagaman sebagai potensi kekuatan bangsa untuk menjadi lebih kuat. Keberagam di dunia itu tidak boleh menjadi sebab menjauh satu sama lain.

“Keberagaman menjadi lahan yang sangat subur untuk saling mengisi dan belajar hal-hal yang baik satu sama lain,” jelas TGB.

Dalam kesempatan sama, Guru Besar Universitas Al-Azhar Mesir Prof. Dr. Syeikh Nasr Addusuqi Al Abbani menegaskan hal senada. Tidak ada sesuatu pun yang tidak dimuat dalam Al-Quran dan dapat menjadi solusi bagi setiap permasalahan umat manusia.

“Barang siapa yang berpegang teguh terhadap Al-Qur’an, maka akan diberikan petunjuk yang lurus,” paparnya dengan Bahasa Arab yang diterjemahkan.

Guru Besar Al Azhar itu mengaku beruntung dapat memperingati turunnya kitab suci umat islam bersama masyarakat pulau seribu masjid, Nusa Tenggara barat.

Peringatan Nuzulul Qur’an sebagai rangkaian dari Pesona Khazanah Ramadhan 1438 Hijriyah, juga dimeriahkan oleh penampilan grup musik ibu kota, Bimbo dan Tausyiah dari Tuan Guru Fahrurrozi. Tampak hadir Wakil Gubernur NTB, H. Muh Amin, SH.,M.Si, Sekda NTB, Dr.H.Rosiady Sayuti bersama Forkopimda Provinsi NTB, serta Wakil Walikota Mataram, H. Mohan Roslikana.

AYA




Ekspor NTB Bulan Mei Turun Lagi

Kalau dibandingkan bulan April, nilai ekspor pada bulan Mei 2017 kembali merosot.

MATARAM.lombokjournal.com — Badan Pusat Statisik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat nilai ekspor Provinsi NTB bulan Mei  2017 mengalami penurunan. Kepala Badan Pusat Statistik (NTB) Endang Tri Wahyuningsih mengatakan, nilai ekspor NTB  selama bulan Mei  2017 sebesar US$ 42.890.168 Nilai tersebut menurun 63.42 persen dibandingkan dengan bulan April yang nilai ekspor mencapai US$ 117.236.839.

“Penurunan disebabkan oleh menurunnya nilai ekspor barang tambang/galian non migas, yang memiliki kontribusi ekspor sangat dominan,” katanya di Mataram, Kamis (16/6).

Bulan Mei 2017, ekspor terbesar dengan tujuan Korea Selatan (Korsel) senilai 66.64 persen, Jepang 33,35  Persen, sisanya  Singapura, Hongkong dan itali  Senilai 0,01 Persen.

Jenis barang yang diekspor pada bulan Mei terdiri dari barang tambang/galian non migas senilai US$ 42.883.955 (99,986 Persen), Ikan dan Udang  US$ 2.602  (0,006 persen), dan Buah Sebesar US$ 611  (0,008 persen).

“Selebihnya adalah ikan/Udang,benda benda dari batu,Gips dan semen, jerami/bahan anyaman dan lain-lain,”Jelasnya.

Sedangkan Lanjut Endang, untuk  nilai Impor bulan Mei  2017 sebesar US$ 12,093.991 meningkat 357,75 persen dibandingkan bulan April  2017 yang bernilai US$ 2.642.032

Negara asal impor terbesar pada bulan Mei  2017 adalah Australia senilai US$ 4.157.562 (69.47 persen), Singapura senilai US$ 5.420.944 (44,82 persen) ,Singapura senilai US$ 1.703.639 (14,09 persen), Jepang Senilai US$ 1.690.877 (13,98 Persen) serta Amerika Serimat senilai US$ 899.838 (7,44 Persen).

“Jenis barang impor bulan Mei  2017 dengan nilai terbesar adalah mesin-mesin / pesawat mekanik  70,73 persen , Bahan Kimia 14,42 Persen dan bahan bakar mineral 13,60  persen,” pungkasnya.

AYA




Ali BD Sambangi Gubernur, Katanya Cuma Silaturahmi

Bupati Lombok Timur, Ali Bin Dahlan yang mengaku akan maju dalam bursa Pilgub 2018 dari jalur idependen, tiba-tiba menemui Gubernur TGH M Zainul Majdi

MATARAM.lombokjournal.com — Ali Bin Dahlan menyambangi Gubernur NTB, TGB H Zainul Majdi di Kantor Gubernur NTB di Mataram, Kamis (15/6). Ditemui media usai menghadap gubernur NTB,  Ali BD enggan mengungkapkan maksudnya.

Namun dengan lugas Ali menegaskan, pertemuannya dengan gubernur sama sekali tak terkait dengan rencananya maju pada Pilgub mendatang. “Cuma silaturrahmi saja,” ujarnya.

Ali BD juga terang-terang mengaku tak akan berubah pikiran, dirinya tetap maju tanpa dukungan formal partai politik alias  jalur independen. Ia tak memungkiri ada partai besar yang menawarkannya, Ali BD mengaku tak menolak dukungan itu.

Namun ia tetap pada keyakinannya untuk memilih jalur independen.

“Kalaupun ada partai yang menawari tetap kita terima, tapi tetap independen yang kita pakai. Tetap kita masukan bahwa partai ini mendukung kita,” bebernya.

Lebih jauh, bupati yang dikenal sering membuat pernyataan kontroversial itu mengutarakan pemikirannya, untuk memajukan suatu daerah memerlukan waktu yang cukup panjang. Pembangunan NTB dinilainya sudah berjalan bagus, namun menjadikan daerah menjadi hebat tak hanya cukup hanya dengan memerintah 10 tahun lamanya.

“Kalau mau hebat perlu kerja panjang. Presiden menjabat 10 tahun saja belum cukup untuk bisa memajukan negeri,” ujarnya

Program kerja yang mumpuni merupakan syarat mutlak untuk memajukan daerah. Sayangnya, Ali BD belum mau membeberkan rencana programnya untuk meraih simpati masyarakat. Setengah bergurau dikatakannya, tidak ingin programnya ditiru kandidat lain maka ia pun masih merahasiakannya.

“Tentu punya program tapi saya tidak bisa menyebutkan prorgam saya,” kata Ali.

Tiap kandidat, menurutnya, pasti punya punya program berbeda. Namun sangat rentan ditiru pesaing politiknya bila dibocorkan visi dan misinya ke depan. Kalau bocor, bisa menjadi bumerang yang tidak menguntungkannya.

“Bahaya nanti itu hak paten saya. Nanti kalau udah pasarnya pilkada, baru kita berargumen,” kilahnya.

Ali BD mengaku sudah memiliki persiapan yang cukup mantap untuk maju di jalur independen.  Segala sesuatu sudah dipersiapkannya. Termasuk prosentase jumlah KTP yang diperlukan sebagai persyaratan maju di jalur independen.

“Saya sudah siapkan semuanya,” tandas Ali.

AYA




Mudik Nyaman Tahun Ini, BPJS Kesehatan Siapkan Layanan Kesehatan

Para pemudik jelang Hari Raya Idul Fitri 2017, terutama yang masih aktif jadi peserta JKN-KIS, mendapat kemudahan layanan kesehatan perjalanan mudik.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mataram, dr Muhammad Ali (foto: Rr)

MATARAM.lombokjournal.com – Peserta JKN yang mudik bisa berobat di luar wilayah, tanpa harus melaporke Kantor BPJS setempat. Ini memudahkan prosedur, baik darurat maupun non darurat dapat langsung berobat rumah sakit terdekat.

“Ini bagi peserta JKN-KIS yang masih aktif,” kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mataram, dr Muhammad Ali pada wartawan, Kamis (15/06). dalam jumpa pers bertema “Mudik Nyaman Bersama BPJS Kesehatan” di aula BPJS Kesehatan Mataram.

Kebijakan penyederhanaan prosedur pelayanan itu sejak 19 Juni 2017 sampai dengan 2 Juli 2017. Dengan kebijakan tersebut, peserta JKN-KIS yang sakit saat perjalanan mudik atau telah sampai ke tempat tinggalnya, tidak harus melapor ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan setempat.

MuhammadAli menjelaskan, peserta JKN-KIS yang mudik diimbau membawa kartu kepesertaan JKNi. Maksudnya, kartu kepesertaan itu meliputi Kartu Indonesia Sehat/KIS, Kartu BPJS Kesehatan, Kartu Askes, Kartu Jakarta Sehat/KJS, dan Kartu Jamkesmas.

“Rumah Sakit atau Fasles yang bekerjasama dengan BPJS kesehatan tidak diperkenankan memungut biaya,” kata Muhammad Ali.

Pelayanan kesehatan tersebut hanya berlaku bagi peserta JKN-KIS yang mudik dan status Kepesertaan aktif.  Karena itu, peserta diminta memastikan disiplin membayar iuran agar status kepesertaannya aktif.  Untuk mengecek iuran peserta, dapat dilakukan melalui aplikasi BPJS Kesehatan Mobile pada Menu Cek Iuran.

Sedangkan untuk daftar fasilitas kesehatan dapat dilihat di website BPJS Kesehatan, Aplikasi BPJS Kesehatan Mobile, atau melalui Care Center BPJS Kesehatan 1500400, “Untuk iurn bisa di cek lansung di aplikasi BPJS,” tutur Ali,

BPJS Kesehatan telah menciptakan Apilikasi Mudik BPJS Kesehatan yang dapat didownload secara gratis di Google Play Store untuk perangkat Android. Aplikasi tersebut menyediakan telepon penting, alamat kantor BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan, tanya jawab BPJS Kesehatan, info BPJS Kesehatan, tips BPJS Kesehatan, lokasi-lokasi penting, serta media sosial BPJS Kesehatan.

Selama libur lebaran 2017, masyarakat tetap dapat menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 1500400, yang hadir 7 x 24 jam. Baik untuk mendaftar menjadi peserta JKN-KIS, memperoleh informasi, melakukan pengaduan, melakukan konsultasi kesehatan, memperoleh pelayanan administrasi peserta JKN-KIS (mutasi dan aktivasi), serta mengetahui perhitungan denda pelayanan.

Posko Mudik

Saat musim mudik, BPJS Kesehatan juga membuka Posko Mudik di delapan titik padat pemudik yakni, Terminal Pulo Gebang Jakarta, Stasiun Bandung, Stasiun Yogyakarta, Terminal Tirtonadi Surakarta, Terminal Bungurasih Surabaya, Pelabuhan Soekamo Hatta Makassar, Pelabuhan Gilimanuk serta Pelabuhan Merak Banten.

“Posko Mudik BPJS Kesehatan yang digelar pada 21 hingga 24 Juni 2017 ,dan sudah di sediakan lansung fasilitas Obat obatan pelayanan kesehatan serta sosialisai program BPJS,” sebut Ali

Selama peserta JKN-KIS mengikuti prosedur dan ketentuan, serta tindakan medis yang diperolehnya berdasarkan indikasi medis yang jelas berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, maka fasilitas kesehatan tidak diperkenankan menarik iur biaya dari peserta.

“Tidak ada penarikan biaya sedikitpun, jadi tinggal tunjukan kartu JKN-KIS saja,” tegas Muhammad Aii.

AYA




Aplikasi Uber Kini Hadir di Lombok.

Setelah di resmikan di beberapa derah di Indonesia, Aplikasi Uber kini hadir di Lombok.

Dian menunjukkan aplikasi Uber

MATARAM.lombokjournal.com —  Head of Communication Uber Jakarta, Dian Safitri mengatakan, dengan menggunakan aplikasi Uber, warga dan pengunjung di Lombok dapat melakukan perjalanan yang aman, nyaman dan terjangkau dalam hitungan menit dengan hanya menekan satu tombol yang ada di smartphone mereka.

“Kehadiran aplikasi Uber di Lombok  diharapkan dapat membantu geliat mobilitas dan dinamika warga untuk aktivitas sehari-hari,” katanya saat konferensi pers di Mataram, Rabu (14/6).

Dian mengatakan, Lombok dipilih lantaran perkembangan pariwisata yang di anggpa pesat, apalagi dengan dikembangkannya wisata halal sejak tahun 2015.

“Kalau kita lihat di NTB beberapa tahun kebelakang dengan wisata Halalnya, ini lah salah satu alasan kenapa Lombok,” Ujarnya

Dian menuturkan, aplikasi Uber menghadirkan peluang ekonomi yang fleksibel bagi warga Lombok yang ingin memperoleh pendapatan tambahan. Dengan cara berbagi tumpangan untuk warga atau wisatawan yang ingin menjelajah Lombok  dengan keandalan Uber.

“Aplikasi Uber dapat diunduh secara gratis di Apple Store bagi pengguna iOS. Sedangkan bagi pengguna Android dapat mendownload melalui Playstore,” jelasnya

Dijelaskan, tahapan-tahapan yang dilakukan untuk dapat menggunakan aplikasi Uber yaitu buka aplikasi Uber, kemudian melakukan pendaftaran dengan mengisi nomor telepon atau alamat email dan password yang telah disiapkan.

Selanjutnya, pilih metode pembayaran yang diinginkan bisa tunai, kartu debit atau kredit. Kemudian isi lokasi tujuan dan penjemputan.

“Saat melakukan perjalanan Uber, penumpang akan menerima catatan bukti pembayaran dan catatan perjalanan di email dan aplikasi,”  Ucap Dian

Uber fokus untuk menghadirkan keamanan perjalanan bagi para penumpang seperti ketika melakukan pemesanan kendaraan, penumpang dapat mengenali identitas pengemudi seperti nama yang tertera, foto pengemudi, bahkan jenis dan pelat nomor kendaraan.

Hal ini dilakukan untuk memberikan ketenangan bagi keluarga penumpang dengan mengetahui posisi, tujuan, perkiraan waktu tiba melalui WhatApps dan dari status sepanjang perjalanan.

Untuk menikmati perjalanan yang nyaman, para penumpang memiliki hak untuk memberikan rating bintang antara 1 sampai 5. Mengenai pengalaman perjalanannya dengan memberi nilai untuk hal terburuk dan poin 5 bagi yang terbaik.

“Selain itu penumpang dapat menyampaikan keluhan perjalanan dengan menggunakan fitur “Help” atau “Bantuan” yang tersedia di aplikasi,” Jelas Dian

Peresmian Uber Lombok akan dilakukan Sekertaris Daerah (Sekda) NTB, Rosyadi Sayuti, hari Kamis  tanggal 15 Juni 2017.

Untuk merayakan kehadirannya di Lombok, pihak Uber memberikan promo spesial hingga tanggl 31 Juni sebesar 40 persen. Untuk promo potongan hingga Rp 25 Ribu dari tanggl 15 hingga 25 Juni 2017.

Promo berupa 5 perjalanan gratis hingga Rp 25 ribu tiap perjalanan berlaku s.d 25 juni 2017. Caranya mudah, pengguna layanan aplikasi Uber hanya memasukkan kode UBERXLOMBOK ke pilihan PROMOSI di aplikasi Uber.

AYA

 




Masih Ditemukan Pemasangan Instalasi Listrik Tidak Standar

Selama ini masih ada ditemukannya pemasangan instalasi yang kontraktor yang tidak sesuai dengan standar hingga bisa menyebabkan terjadi bahaya

Direktur Utama PT Jasa Kelistrikan Indonesia (JKI),Tumpal Gultom (foto: AYA)

MATARAM.lombokjournal.com — Keselamatan ketenagakerjaan listrik terlaksana baik apabila di laksanakan sesuai SOP, pemasangan instalasi listrik harus memenuhi standar termasuk bahan-bahan yang digunakan. Direktur Utama PT Jasa Kelistrikan Indonesia (JKI),Tumpal Gultom mengatakan itu di Mataram, di sela acara  uji kompetensi terhadap tenaga Tim Inspeksi dan Tim Pemeriksaan di Mataram, Rabu (14/6).

“Kita melakukan Sosialisasi tentang keamanan dan keselamatan pemanfatan tenaga listrik,” kata Gultom

PT JKI sebagai Lembaga Inspeksi Tehnik Tenaga Rendah (LIT-TR), melakukan pemeriksaan dan pengujian kesesuaian instalasi pemanfaatan tegangan rendah sesuai dengan Persyaratan Umum Instalasi Listrik serta Standar Nasional Indonesia (SNI). JKI juga melakukan penerbitan Sertifikat Laik Operasi (SLO).

Sosialisasi itu terkait hak dan kewajiban konsumen sesuai dengan Undang-Undang Ketenagalistrikan No. 30 Tahun 2009 dan peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia No. 05 Tahun 2014,

“Jika setelah diperiksa dan diuji itu kalau sudah terpasang secara baik memenuhi standar, baru dikeluarkan sertifikat SLO,” ujar Tumpal di tengah kegiatan  uji kompetensi terhadap tenaga yang disiapkan sebagai tim inspeksi dan tim pemeriksaan yang digelar disalah satu hotel di Kota Mataram,pada Rabu pagi

Tumpal Gultom menuturkan, untuk mendukung kinerja diperlukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan berkompeten.

Direktur PT JKI NTB,Sapri mengatakan untuk uji kompetensi diikuti oleh sekitar 31 orang peserta yang dipersiapkan khusus untuk enam rayon diwilayah pulau Lombok.

“Kehadiran JKI di NTB untuk menangani kecepatan pelayanan terhadap masyarakat,”ucapnya.

Tim inspeksi dan tim periksaan terus dilakukan penambahan dengan kualitas yang mumpuni. Tenaga tersebut harus melalui uji kompetensi dan akan dipersiapkan untuk wilayah pulau Sumbawa yaitu di Sumbawa dan Bima.

AYA

 




Pejabat Pemprov Serahkan Zakat ke Baznas NTB

Zakat hakekatnya bukan hanya berkaitan dengan orang miskin  atau pemberdayaan, tapi yang pertama adalah pembersihan.

MATARAM.lombokjournal.com — Pemberdayaan adalah menyangkut orang yang menerima, sedangkan  pembersihan,  menyangkut diri  sendiri sebagai pemberi zakat. Makna Zakat itu ditegaskan Gubernur NTB, TGH M. Zainul Majdi, Selasa (13/6) pada acara Penyerahan zakat, infaq, sadaqah oleh jajaran Pejabat Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Penyerahan zakat diawali  oleh Gubernur NTB, Wakil Gubernur, Sekda  dan diikuti pejabat eselon II lingkup Pemerintah Provinsi NTB kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi NTB, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB.

Masyarakat diajak merenungkan, zakat tidak hanya bagaimana memberdayakan, membantu orang, dan mengentaskan kemiskinan.

“Paling utama adalah kita menyadari dan mengingat, zakat adalah pembersihan. Mari momentum Ramadhan ini Kita jadikan  sebagai penanda dan pengingat untuk membayar zakat. Jangan kurang dari 2,5 persen tetapi  boleh lebih, jangan terlalu pas-pasan untuk mengeluarkan zakat,” katanya.

Sebab, pada akhirnya tak ada perantara yang bisa dimintai pertolongan, semua akan dipertanggungjawabkan segala sesuatunya sendiri.

Kepada Pengurus Baznas, Gubernur TGB berpesan  agar program-program yang dibuat oleh Baznas Provinsi NTB betul-betul dikoordinasikan dengan instansi yang terkait, utamanya  dari sisi siapa yang akan menerima bantuan/zakat.

Ke depan diharapkannya agar fasiltitas-fasilitas sosial  disediakan tempat persinggahan untuk para keluarga yang sedang berobat di Mataram, khususnya masyarakat yang berasal dari luar mataram.

Misalnya dialokasikan beberapa kamar dan disiapkan untuk keluarga yang menemani, tegasnya. Demikian juga untuk beasiswa, TGB meminta agar diperhatikan dari sisi siapa yang pas untuk diberikan bantuan Pendidikan.

“Benar-benar dilihat dari latar ekonomi dan prestasinya,”  ujar TGB.

Plt. Baznas Provinsi NTB, TGH Munajib Kholid melaporkan, tahun 2017 ini Baznas NTB menargetkan penghimpunan zakat sebesar Rp10 Miliar dan hingga 17 Mei 2017 sudah masuk sebesar Rp4,7 Miliar.

Hal ini mengalami perubahan yang signifikan setelah pengelolaan Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dikelola oleh Pemerintah Provinsi NTB sehingga zakat para guru-guru SMA disalurkan melalui Baznas NTB.

Jumlah bantuan yang telah didistribusikan Baznas sampai bulan Juni 2017 sebesar Rp3,5 Miliar. Diantaranya disalurkan untuk Program NTB Cerdas sebesar Rp 2,5 Miliar, NTB Makmur Rp 3,3 M, Baznas Peduli sebesar Rp2,5 M, NTB Sehat sebesar Rp450 Juta, Guru Tetap Honorer non Sertifikasi sudah ditargetkan sebanyak 1.600 orang (madrasah 800 dan Diknas 800 orang), Guru Ngaji 300 orang ditargetkan  Rp 300 Juta, Mahasiswa yang sedang penelitian S1, S2, S3 sekitar 300 orang, Siswa berprestasi 1000 orang.

“Mudahan-mudahan ini sebagai salah satu amal kita kepada Allah SWT agar NTB yang sudah terkenal destinasi syariahnya betul-betul bisa kita kembangkan dan pertahankan,” katanya.

AYA