Siaga Gunung Agung, Pelabuhan dan Bandara di Lombok Masih Normal

Hari Selasa berlangsung rapat koordinasi di Bali mengenai langkah-langkah strategis yang mesti ditempuh jika erupsi Gunung Agung sampai berdampak pada penyeberangan.

MATARAM.lobokjournal.com — Kondisi pelabuhan dan bandara di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), masih berjalan normal pascapenetapan status Siaga (Level III) Gunung Agung di Kabupaten Karangasem Kabupaten Bali oleh PVMBG Badan Geologi.

Humas PT ASDP Cabang Lembar, Deny N Putra mengatakan, jalur penyeberangan Lembar-Padangbai masih normal, belum adanya lonjakan penumpang, baik domestik maupun mancanegara.

“Namun demikian, kita tetap harus waspada dan mengantisipasi sedari dini jika erupsi Gunung Agung bisa mengganggu aktivitas penyeberangan,” ujar Deni, Selasa (19/09)

Dikatakan, hari ini (Selasa,19/09) ada rapat koordinasi di Bali mengenai langkah-langkah strategis yang mesti ditempuh jika erupsi Gunung Agung sampai berdampak pada penyeberangan.

Sementara itu, Humas Bandara Internasional Lombok Putri Muslimah mengatakan, belum ada dampak  yang ditimbulkan dari kondisi Gunung Agung terhadap aktivitas penerbangan di bandara terbesar di NTB tersebut.

“Saat ini belum ada dampak, operasional (bandara) masih tetap berjalan lancar dan masih berjalan normal,” kata Putri.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan upaya antisipasi menghadapi erupsi Gunung Agung terus dilakukan oleh BNPB, BPBD dan berbagai pihak pascapenetapan status Siaga (Level III) Gunung Agung di Kabupaten Karangasem Kabupaten Bali oleh PVMBG Badan Geologi sejak Senin (18/9) pukul 21.00 Wita,

“Kegempaan Gunung Agung masih berlangsung. Pos Pengamatan Gunungapi Agung melaporkan pagi ini terjadi 108 gempa vulkanik dangkal dengan durasi 10-30 detik, dan gempa tektonik lokal sebanyak 3 kali dengan durasi 30-35 detik. Secara visual terlihat jelas dan tidak ada asap keluar dari kawah,” kata Sutopo.

Berdasarkan laporan dari PVMBG dan pantuan visual dari Pos Pengamatan Gunungapi Agung, belum terjadi hujan abu. Gunung Agung belum meletus dan tidak mengeluarkan hujan abu.

“Kemarin terjadi gempa 2,8 SR kedalaman 10 km dengan pusat gempa di sekitar Gunung Agung. Masyarakat merasakan guncangan gempa dengan intensitas ringan,” lanjut Sutopo.

AYA




TGB Uraikan Local Wisdom dan Konsensus Pancasila, Di Depan Purnawirawan Jendral TNI

Kearifan Lokal (local Wisdom) harus terus dirawat, dipahami dan dikembangkan untuk merawat  NKRI

 MATARAM.lombokjournal.com – Kekuatan bangsa Indonesia karena memiliki ribuan etnik, bahasa daerah dan tradisi serta kandungan kearifan lokal dalam keragaman budayanya.

Karena itu, kebudayaan di Indonesia menjadi instrumen relaksasi sosial. “Untuk mengurangi berbagai ketegangan di antara anak bangsa.  Sebab di dalamnya  terdapat nilai-nilai kultural yang  sangat besar untuk menyatukan masyarakat,” ungkap Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi di Senayan Room Residence 2 Lt.2 The Sultan Hotel Complex  di Jakarta, Selasa (19/9).

Gubernur NTB yang akrab disapa TGB (Tuan Guru Bajang) mengatakan itu  saat menjadi narasumber pada Forum Group Discussion (FGD) seri 4  & Simposium Nasional yang diselenggarakan oleh Badan  Pengkajian Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD).

FGD  itu dihadiri puluhan Jendral Purnawiran TNI, Sejumlah Perwira Tinggi dari Mabes TNI, FKPPI, termasuk Mantan Pangdam IX Udayana, Letjen TNI (Purn) Kiki Syanakri tersebut, Gubernur TGB menyampaikan materi “Pendayagunaan Kearifan Lokal Dalam Memperkuat Semangat Kebangsaan”.

Pengalamannya memimpin NTB dua periode, TGB menemukan banyak  permasalahan sosial dan konflik masyarakat yang sulit dituntaskan hanya mengadalkan instutusi penegak hukum. Lebih tepat  jika institusi adat diperankan dalam menyelesaikan konflik-konflik sosial.

Menurutnya, setiap local wisdom di komunitas mana pun  berada, selalu  terdapat 3 terminologi mendasar, yaitu kebijaksanaan (wisdom), pengetahuan (knowledge) dan kecerdasan (genious) yang dijadikan pedoman bersama .

“Kearifan lokal, berkaitan erat dengan cara pandang tentang kerukunan, kepatutan dan keselarasan dalam menjalani kehidupan bersama,” ungkapnya.

Karena itu, diperlukan tolak ukur cara pandang untuk dapat memahami betasan-batasan tentang hal-hal yang dipandang baik atau buruk, benar atau salah, positif atau negatif, beradab atau tidak beradab.

Dikatakan lebih lanjut, kearifan lokal mengandung tiga asas yang implementatif,  yakni asas rukun, patut, dan  laras.

Asas rukun, suatu pedoman yang diterapkan dalam menyelesaikan segala persoalan adat. Isinya berhubungan erat dengan pandangan dan sikap hidup bersama untuk mencapai hidup dalam suasana rasa aman, tentram, dan sejahtera.

Dalam Asas Patut, mengandung nilai-nilai etika dan tatakrama yang menjadi kesepakatan kolektif. Asas bermakna keselarasan sikap dan perilaku individu menjalani kehidupan bermasyarakat agar dapat diterima semua pihak.  “Nilai-nilai universal inilah yang harus terus dirawat, dipahami dan dikembangkan untuk merawat  NKRI,” kata TGB.

Kata TGB, nilai-nilai  luhur budaya lokal kemudian  mengkristal menjadi nilai-nilai Pancasila yang mengilhami pemikiran para pendiri bangsa (founding fathers) yang merumuskan konsensus nasional yang dapat diterima oleh seluruh masyarakat Indonesia.

“Pancasila lahir sebagai konsensus, digali oleh para ulama dan pendiri negara secara mendalam dari nilai-nilai agama, nilai-nilai budaya dan nilai-nilai tradisi budaya lokal yang sangat beragam membentuk Nusantara dan Indonesia Jaya,” jelasnya.

AYA

 




BRI NTB Pernah Kebobolan Tahun Lalu, Rugi Rp3 miliar

Tiga pelaku pembobol ATM melalui skimming menaruh alat-alat untuk menduplikasi data PIN nasabah di ATM, beberapa hari kemudian akan kembali lagi ke ATM yang telah dipasang alat skimmer.

MATARAM.lombokjournal.com — Kepala Cabang BRI Mataram Muhammad Harsono mengatakan, BRI menjadi pihak yang dirugikan atas kejahatan pembobolan ATM yang dilakukan tiga wisatawan asal Bulgaria.

Bahkan, kejadian serupa juga pernah dialami BRI NTB pada tahun lalu dengan kerugian mencapai Rp 3 miliar dan nasabah yang mengalami kerugian telah diganti sepenuhnya oleh BRI.

“Dari kasus tahun lalu, BRI membentuk tim patroli yang selalu mengecek ke setiap ATM,” kata Harsono, yang ikut memberi penjelasan di Polda NTB di Mataram, Senin (18/9).

Untuk kasus yang baru terungkap, Harsono mengatakan, BRI telah melaporkan indikasi pembobolan sejak 2 Agustus lalu. Namun, BRI dan Polda NTB menunggu waktu yang tepat untuk menangkap pelaku skimming.

Harsono menyebutkan, modus pelaku skimming biasanya menaruh alat-alat untuk menduplikasi data PIN nasabah di ATM, dan beberapa hari kemudian akan kembali lagi ke ATM yang telah dipasang alat skimmer.

‘Pelaku skimming itu pasti akan kembali lagi ke ATM yang telah dia pasang alat-alat skimmer sebelumnya,” ucap Harsono.

Harsono menambahkan, modus pembobolan ATM melalui skimming terus berubah-ubah dengan cara dan teknologi yang berbeda, seperti kamera berukuran sebesar jarum dengan kualitas kamera yang sangat bagus.

“Saya akan memerangi ini karena kerugiannya besar,” lanjut Harsono.

Dari patroli yang dilakukan, Harsono menemukan 10 ATM BRI mulai dari Ampenan hingga kawasan tiga gili di Lombok Utara, telah dipasangi alat Skimmer dengan Gili Trawangan menjadi yang paling banyak yakni empat ATM BRI.

“Untuk kasus pembobolan sekarang tidak ada kerugian. Namun, kalau ada nasabah yang mengalami kerugian silakan melapor, pasti diganti kalau memang karena skimming,” papar Harsono.

Harsono menjelaskan, modus skimming sejatinya tidak hanya terjadi pada BRI, melainkan bank-bank yang lain. Seperti yang terjadi pada nasabah BRI yang kehilangan uangnya saat mengambil uang di ATM non BRI.

Harsono mengimbau nasabah untuk secara rutin mengganti PIN seusai bertransaksi di ATM dan juga beralih ke mobile banking.

AYA

BACA : Tiga Wisatawan Pembobol ATM BRI Asal Bulgaria, Diamankankan Polres KLU

 

 

 




Pembobol ATM Asal Bulgaria, Diamankan Polres KLU

Pelaku tertangkap hari Sabtu (16/9) sedang mengambil alat skimmer yang telah dipasang sebelumnya

Penjelasan pada wartawan di Polda NTB

MATARAM.lombokjournal.com —  Pembobol ATM (Anjungan Tunai Mandiri) BRI melalui skimming berwarga negara asing (WNA) asal Bulgaria, berinisial VV, SS, dan HMV, ditangkap di Dusun Gili Trawangan, Desa Gili indah Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara pada Sabtu (16/9) sekitar pukul 07.10 Wita.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Kepolisian Resort Lombok Utara, Kadek Metria mengatakan, ketiga pelaku sudah berhasil diamankan.

Awalnya, Polres Lombok Utara mendapatkan laporan dari BRI terkait adanya indikasi pembobolan sejumlah ATM BRI yang terekam CCTV tentang aktivitas mencurigakan para pelaku.

Setelah menerima laporan, hari Kamis (14/9), seorang anggota ditugaskan di Gili Trawangan untuk mengintai pelaku. Polres Lombok Utara melakukan pengintaian pada Jumat (15/9) dan Sabtu (16/9) untuk menangkap pelaku.

“Kemudian pada Sabtu (16/9) tertangkap sedang mengambil alat skimmer yang telah dipasang sebelumnya,” tutur  Kadek dalam jumpa pers di Polda NTB, Senin (18/9).

Dari penangkapan tersebut, tim kepolisian mengembangkan dengan menggeledah tempat menginap ketiga pelaku di sebuah hotel di Pemenang, Lombok Utara. Dari kamar hotel, kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang senilai Rp 64.899.000, 2 dolar AS, 2 unit Alat Skrimer ATM BRI, 1 alat pencongkel, 1 set kunci elektronik, hingga 3 buah tang.

“Kalau melihat data yang ada, memang ada keterlibatan dari jaringan (pembobol ATM) sebelumnya yakni jaringan Bali-Lombok,” lanjut Kadek.

Berdasarkan kejadian ini, ketiga pelaku terancam hukuman antara 6 tahun hingga 8 tahun penjara. Kadek mengungkapkan, ketiga pelaku diduga masuk ke Lombok dengan menggunakan visa wisata, dan lebih sering berada di Bali.

Pihak Polda NTB akan berkoordinasi dengan Polda Bali terkait penangkapan ini.

AYA

BACA JUGA : BRI NTB Pernah Kebobolan Tahun Lalu, Rugi Rp3 miliar




Deregulasi Perhubungan Melancarkan Distribusi Logistik Nasional

ASN di llingkungan Dinas Perhubungan NTB diminta meningkatkan kinerja khususnya dalam memberikan pelayanan

Wagub bersama jajaran Dishub NTB

MATARAM.lombokjournal.com — Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Muh. Amin, SH., M.Si menegaskan, deregulasi sangat diperlukan terutama terhadap aturan-aturan yang menghambat distribusi logistik nasional.

Hal itu dikatakan Wagub H Muh Amin saat menjadi inspektur upacara Paripurna NTB Gemilang yang dirangkai dengan Hari Perhubungan Nasional Tahun 2017, di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB di Mataram, Senin (18/9-2017).

“Deregulasi dan inovasi pelayanan yang makin efektif dan efisien di sektor perhubungan, merupakan salah satu kata kunci mewujudkan kedaulatan negara, khususnya kemandirian di bidang ekonomi,” ungkap Wagub yang membacakan sambutan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.

Dalam sambutan tertulis, Menteri Perhubungan RI menegaskan, pihaknya melakukan deregulasi.  Di mencabut persyaratan kepemilikan modal di bidang pengusaha angkutan laut, keagenan kapal, pengusahaan bongkar muat dan badan usaha pelabuhan, long stay di pelabuhan-pelabuhan di Indonesia, pengamanan kargo serta rantai pasok yang diangkut dengan pesawat udara.

“Dengan deregulasi ini diharapkan mempercepat pengembangan dan daya saing penyedia jasa logistik nasional,” tulisnya.

Pembangunan perhubungan menjadi sektor terdepan mendukung roda perekonomian nasional, memperlancar mobilitas penduduk, arus barang, serta konektivitas antar daerah.

Sektor ini merupakan penentu terwujudnya konektivitas dan aksesibilitas antara kawasan di Indonesia. Peran dilaksanakan melalui penyediaan infrastruktur dan konektivitas maritim yang memadai sehingga dapat memperlancar distribusi logistik nasional.

Lebih lanjut Wagub Muh Amin mengatakan, ke depan para insan perhubungan menyadari tantangan transportasi yang semakin rumit dan kompleks. Menghadapi tantangan tersebut, paling penting dilakukan oleh ASN, khusus para petugas di sektor perhubungan, segera beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat saat ini.

Perkembangan Teknologi digital harus dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan inovasi dalam memberikan pelayanan yang lebih efektif dan efisien. “Juga untuk mewujudkan modernisasi Moda transportasi yang handal, didukung  sarana dan prasarana pelayanan yang lebih baik serta SDM yang kompeten dan berintegritas,” kata wagub.

Kepada seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB, Wagub mengajak meningkatkan kinerja dan memberikan perlayanan terbaik kepada masyarakat.

“Tingkatkan kinerja masing-masing sebagai modal percepatan pembangunan di Provinsi NTB yang mengarah pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Wagub juga mengingatkan seluruh jajarannya agar terus memperkuat sikap mental dan kedisiplinan, terutama kepatuhan terhadap undang-undang yang berlaku, tegasnya.

Pelaksanaan Upacara  NTB Gemilang yang dirangkai dengan Peringatan Hari Perhubungan Nasional kali ini, ditandai dengan penyerahan sejumlah hadiah lomba dalam rangka Hari Perhubungan Nasional 2017.

Juga dihadiri ratusan peserta terdiri dari jajaran TNI dan Polri, seluruh OPD lingkup Provinsi NTB, Mahasiswa dan pelajar serta intansi terkait lainnya.

AYA

 




Pariwisata Tumbuh, Harus Tingkatkan Inovasi dan Investasi

Pertumbuhan pariwisata harus dimanfaatkan meningkatkan inovasi dan kreativitas membangun daerah, serta membuka ruang investasi yang lebih besar.

Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin, SH. M.Si

MATARAM.lombokjournal.com — Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Provinsi NTB saat ini telah menjadi salah satu dari 10 destinasi unggulan yang ditetapkan pemerintah pusat. Tekad Pemerintah adalah menjadikan kawasan ini sebagai destinasi wisata dunia.

Momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk meningkatkan inovasi dan kreativitas membangun daerah, serta membuka ruang investasi yang lebih besar.

Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin, SH. M.Si menegaskan itu saat Penutupan Bulan Pesona Lombok Sumbawa 2017 yang dirangkaikan dengan Pembukaan Festival Senggigi 2017, di Pantai Duduk, Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Sabtu (16/09) malam.

Diungkapkannya, penghargaan tingkat dunia berhasil disabet pemerintah yang membuat para wisatawan dunia ramai-ramai berkunjung ke NTB.  Tahun 2016, kunjungan wisatawan ke NTB menembus angka di atas 3 juta.

“Pertumbuhan pariwisatanya mencapai lebih dari 21 persen, “terang Wagub.

Pertumbuhan ekonomi dan pariwisata itu harus dimanfaatkan sebagai medium memudahkan proses berinvestasi.  Salah satu paket kebijakan ekonomi yang dikeluarkan pemerintah pusat adalah menyangkut kemudahan berinvestasi.

“Kebijakan tersebut, harus kita sukseskan bersama,” ajaknya sambil berharap seluruh pihak akan terus merawat nilai-nilai kebersamaan dalam membangun daerah.

Tujuannya adalah meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat NTB, kata wagub yang saat itu hadir didampingi istri, Hj.Syamsiah M. Amin.

Kepala Dinas Pariwisata NTB, H. Lalu Muh. Faozal sebelumnya melaporkan,  28 agenda Bulan Pesona Lombok Sumbawa 2017 telah dilaksanakan. Meskipun masih banyak yang perlu dibenahi dan dilakukan evaluasi.

“BPLS tahun ini tidak hanya menarik wisatawan lokal. Namun, banyak wisatawan luar yang datang khusus menikmati festival-festival yang kita selenggarakan,” ungkap Faozal.

Penutupan BPLS 2017 tersebut berlangsung meriah. Sejumlah wisatawan mancanegara terlihat menikmati rangkaian acara yang ditampilkan pada event tersebut.

Selain itu, para pelaksana Halal Travel Fair hadir memeriahkankan acara tersebut. Hadir sejumlah tamu di antaranya anggota FKPD Provinsi NTB dan Kabupaten Lombok Barat. Acara ditutup dengan Tarian Lombok Sumbawa Menyongsong Pagi.

AYA

 




PLN MOBILE, Layanan Listrik Dalam Genggaman

Ini sebagai salah satu cara PLN untuk lebih dekat dan mudah diakses para pelanggan

MATARAM.lombokjournal.com — PLN terus mengembangkan versi terbaru PLN MOBILE sebagai aplikasi berbasis Android dengan cara meningkatkan kualitas dari sisi layanan dan penggunaan yang lebih user friendly. Aplikasi ini memiliki fitur yang dapat memudahkan pelanggan untuk mengakses layanan listrik dalam satu genggaman.

Dengan PLN MOBILE, pelanggan lebih mudah mendapatkan informasi dari fitur-fitur berikut:

  1. Cek tagihan dan riwayat token;
  2. Permohonan Pasang Baru, Perubahan Daya, Penyambungan Sementara;
  3. Cek status pengaduan dan permohonan;
  4. Informasi tarif listrik terkini;
  5. Berita terkini mengenai PLN;
  6. Informasi pemeliharaan listrik; dan
  7. Telepon Contact Center PLN 123 dengan Voice over Internet Protocol (VoIP).

Pelaksana Harian (PLH) General Manager PLN Wilayah NTB, Suprianto mengungkapkan PLN MOBILE ini sebagai salah satu cara PLN untuk lebih dekat dan mudah diakses oleh pelanggan, karena terdapat fitur informasi pemeliharaan di lokasi pelanggan yang terdampak. Pelanggan juga dapat menyampaikan keluhan atas gangguan kelistrikan yang terjadi lewat aplikasi ini.

“Sejak dirilis pada 31 Oktober tahun lalu, fitur-fitur pada aplikasi ini terus dikembangkan dan saat ini sudah masuk ke versi 2.1. dimana terdapat fitur baru bagi pelanggan yang dapat menghubungi customer service officer Contact Center PLN 123 tanpa melalui telfon rumah dan operator selular, namun dengan menggunakan Voice over Internet Protocol,” ungkap Suprianto.

Dirinya menambahkan bahwa satu akun PLN MOBILE bisa mendaftarkan maksimal empat IDPEL. Untuk itu, pelanggan seluruh golongan tarif dapat mendaftarkan IDPEL-nya dan segera memanfaatkan fitur-fitur di dalamnya sehingga pelanggan juga dapat mengontrol tagihan listrik dan riwayat pemakaian token listrik secara remote.

Warga menyambut antusias adanya PLN MOBILE yang terbukti dari banyaknya warga yang mengunduh aplikasi tersebut dalam acara CFD.

“Aplikasi ini sangat membantu, sekarang kita tidak perlu lagi datang ke Kantor PLN untuk mendapatkan layanan PLN, tinggal buka handphone saja.” ungkap Abdul Malik, seorang anggota Polres Mataram.

Aplikasi PLN MOBILE ini dapat diunduh pengguna smartphone Android melalui link https://goo.gl/6zXtBZ dan akan dikembangkan segera untuk aplikasi berbasis smartphone iOS.

AYA/Hms

BACA JUGA : PLN Bagikan Pulsa Listrik Gratis Di Hari Pelanggan nasional

 




PLN Bagikan Pulsa Listrik Gratis Di Hari Pelanggan Nasional

PLN juga memberikan promosi token listrik prabayar gratis senilai Rp 20.000 bagi 100.000 pelanggan yang telah mengunduh aplikasi PLN MOBILE dan mengaktivasi akun pada aplikasi tersebut.

MATARAM.lombokjournal.com — Masih dalam rangkaian Hari Pelanggan Nasional, PLN mensosialisasi pelayanan PLN ke pelanggan di Car Free Day (CFD), lapangan terbuka dan tempat-tempat keramaian lainnya (17/9). Di Lombok, pelaksanaannya dipusatkan di Taman Bumigora, Jalan Udayana, Kota Mataram, untuk di Bima dilaksanakan di Pantai Amahami, Kota Bima.

Dalam CFD kali ini, PLN melakukan sosialisasi layanan sekaligus memberikan berbagai hiburan, senam, permainan, dan tentunya banyak hadiah menarik untuk para peserta CFD.

“Alhamdulillah hari ini kita hadir di Car Free Day Lombok dan di Bima, untuk Sumbawa sudah minggu lalu (10/9). Kegiatan ini merupakan upaya PLN agar lebih dekat dengan pelanggan dan untuk mendengarkan suara pelanggan. Kami ingin melihat pelanggan tersenyum,” kata Pelaksana Harian (PLH) General Manager PLN Wilayah NTB, Suprianto.

Sebagai wujud komitmen PLN dalam pengurangan emisi di tanah air, kesempatan CFD juga dimanfaatkan untuk mengenalkan Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) yang saat ini sudah tersebar di Indonesia sebanyak 875 unit, sementara untuk di Lombok sudah tersedia di Taman Sangkareang dan Taman Bumigora.

SPLU ini juga merupakan bentuk awal kesiapan PLN menyambut era kendaraan listrik yang akan menjadi tren di masa yang akan datang dan lebih berwawasan lingkungan.

“Kita juga meluncurkan SPLU yang sudah kita pasang di beberapa lokasi untuk diperkenalkan kepada masyarakat bahwa PLN memperluas akses yang sebesar-besarnya kepada pelanggan untuk mendapatkan listrik dimana saja bagi pedagang kecil dan UMKM serta masyarakat luas,” tambah Suprianto.

Salah satu pedagang makanan di acara Car Free Day Jalan Udayana, Faizah mengungkapkan keberadaan SPLU sangat membantunya, karena SPLU, listrik menjadi semakin mudah diakses.

“Pedagang di sini sangat terbantu, tinggal bawa colokan listrik kita bisa berjualan. Ini beberapa pedagang pakai satu token, iuran,” ungkap Faizah.

Menyemarakkan CFD kali ini, PLN juga memberikan promosi token listrik prabayar gratis senilai Rp 20.000 bagi 100.000 pelanggan yang telah mengunduh aplikasi PLN MOBILE dan mengaktivasi akun pada aplikasi tersebut. Promo ini berlaku bagi pelanggan listrik prabayar yang mengaktifkan aplikasi PLN MOBILE mulai dari 10 s.d. 30 September 2017.

Pelanggan akan menerima informasi bahwa mereka mendapatkan token listrik gratis maksimal H+2 hari kerja setelah pengaktivasian melalui menu Info PLN dari aplikasi.

“Kami ingin mengapresiasi pelanggan yang telah mengunduh dan mengaktivasi PLN MOBILE. Untuk itu, kami memberikan promo menarik bagi pelanggan, yakni token listrik gratis senilai Rp 20.000 bagi 100.000 pelanggan pertama yang aktivasi mulai tanggal 10 September 2017,” jelas Suprianto.

AYA/Hms

BACA JUGA : PLN MOBILE, Layanan Listrik Dalam Genggaman

 




Ranking Indeks Demokrasi Indonesia di NTB, Masih Lima Dari Bawah

Kebebasan berkeyakinan di NTB masih rendah, sebab Perda yang membatasi kebenaran beragama dan menjalankan agamanya tidak dicabut

MATARAM.lombokjournal.com —  Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2016 lebih besar dari tahun sebelumnya sebesar 65,08, yang sebelumnya 64,41. Namun nilai tersebut masih tergolong rendah.

Dari seluruh Provinsi yang ada di Indonesia, ranking IDI di NTB lima dari bawah. “NTB masih kalah dari Provinsi NTT dan Maluku. Padahal NTB termasuk Provinsi yang relatif aman,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTB, Endang Tri Wahyuningsih di Mataram, Kamis (14/9).

Dari ketiga aspek, 11 variabel dan 28 indikator yang dijadikan komponen IDI, kebebasan berkeyakinan yang termuat dalam aspek kebebasan sipil, termasuk paling buruk. Itu yang mempengaruhi IDI NTB masih bertengger pada ranking lima dari bawah.

Skor untuk kebebasan berkeyakinan di NTB, hanya 44,59. Rendahnya skor ini disebabkan tiga faktor, yakni masih adanya aturan tertulis yang membatasi kebebasan atau mengharuskan masyarakat menjalankan agamanya.

Selain itu, lanjut Endang, pemerintah membatasi kebebasan atau mengharuskan masyarakat menjalankan ajaran agamanya. Ada juga ancaman kekerasan, atau penggunaan kekerasan dari satu kelompok masyarakat terhadap kelompok lainnya, terkait ajaran agama.

“Selama aturan atau Perda yang membatasi soal kebenaran beragama dan menjalankan agamanya tersebut tidak dicabut, maka IDI NTB dalam hal kebebasan berkeyakinan tidak akan mengalami kenaikan. Karena ibadah itu sifatnya privasi,” ujurnya.

Ditambahkan, selain kebebasan berkeyakinan, peradilan yang independen juga mengalami penurunan dari sebelumnya pada 2015, skor 100 turun menjadi 87,50.  Ancaman penggunaan kekerasan oleh aparat pemerintah terhadap kebebasan berpendapat, dari 75,00 menjadi 66,67.

Hak memilih dan dipilih juga skornya mengalami penurunan dari 74,24 pada tahun 2015, turun menjadi 74,17. Peran DPRD dari 65,51 menjadi 52,94, peran birokrasi pemerintahan juga mengalami penurunan dari 78,64 menjadi 26,17.

“Sementara variabel lain rata-rata mengalami kenaikan, meski kenaikan skornya tidak terlalu signifikan,” tutupnya.

AYA




Lombok Fashion On The Street Digelar Depan Pendopo Gubernur

Hanya tenun asal Lombok ditampilkan, yang dari Sumbawa kesempatan berikutnya

MATARAM.lombokjournal.com —  Acara  Lombok Fashion On The Street, berlangsung di depan Pendopo Gubernur, pada Kamis (14/9) malam, membuat penonton takjub.  Desainer NTB dan nasional di antaranya Ria Miranda, Irna Mutiara, Efoel Daeng Hasanung, Ida Rohida dan Farida memadukan tenun Sasak Lombok untuk busana sehari-hari.

Konsep On The Streat ini merupakan acara yang pertama diadakan di NTB. Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Moh. Faozal mengatakan, kegiatan ini digelar agar produk tenun Lombok bisa lebih mempunyai tempat di hati semua orang.

“Sehingga produk tenun kita kembali bergairah,” kata Faozal.

Khusus even di Lombok, pihaknya menggunakan tenun lombok saja yang ditampilkan. “Lombok Fashion on The Streat memang dikhususkan menampilkan busana dari tenun Lombok saja dan aemua motif tenun ditampilkan,” cetusnya

Semua daerah di pulau Lombok yang menghasilkan tenun dilibatkan. Peragaan busana malam itu khusus produk dari Lombok saja, untuk pulau Sumbawa akan diadakan di even berikutnya

“Lihat saja semua ibu-ibu ini pada bangga memakai tenun,” cetus Faozal menunjuk penonton ibu-ibu malam itu.

Potensi tenun NTB saat ini  bagus, seperti tenun Sukarare, tenun Sade dan lain lain.  Potensi itu di dorong untuk berproduksi. Dalam acara tersebut ditamppilkan busana muslim yang dipadukan dengan kain tenun khas lombok.

“Kita ambil temanya hijab, karna branding kita kan halal tourism,” kata Faozal.

AYA

BACA: