Jokowi Minta KEK Mandalika Jadi Destinasi Prioritas

Pemda Siapkan 15 hektar untuk pembangunan homestay, untuk gerakkan ekonomi masyarakat

MATARAM.lombokjournal.com —  Presiden Joko Widodo (Jokowi) minta sepuluh destinasi prioritas dikerucutkan lagi menjadi empat destinasi prioritas, guna mempercepat proses pengembang sektor pariwisata Indonesia. Terpilihlah nama Danau Toba, Labuan Bajo, Borobudur, dan KEK Mandalika.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, Jum’at (17/11), KEK Mandalika menjadi salah satu yang menjadi prioritas utama. Dengan begitu, pengembangan secara intensif terus dilakukan di kawasan yang digadang-gadang akan menjadi the Next Nusa Dua tersebut.

Tak hanya terpaku pada pengembangan dalam kawasan yang menjadi tanggung jawab PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), selalu pengelola kawasan, Arief menilai, penyiapan masyarakat di sekitar kawasan juga menjadi perhatian.

“Poin utama, Pak Presiden minta siapkan dulu masyarakatnya, saya diminta buat SOP bagaimana kelola homestay dan juga penyiapan UKM center,” katanya.

Menurut Arief, Pemerintah Daerah telah menyiapkan lahan seluas 15 hektar untuk pembangunan homestay di sekitar kawasan Mandalika. Ia merinci, satu hektar bisa terbangun sedikitnya 70 homestay dan diyakini bisa menjadi roda penggerak perekonomian masyarakat mengingat saat ini Lombok sudah menjadi destinasi utama wisatawan untuk berlibur.

Menpar menjelaskan, konsep pengembangan pariwisata yang berbasis masyarakat merupakan hal yang sedang digencarkan pemerintah. Arief mencontohkan kawasan Sanur di Bali yang sudah lebih dahulu berhasil mengembangkan model pengembangan pariwisata berbasis kemasyarakatan seperti ini.

“Mungkin (Sanur) bisa juga diadopsi di sini (Lombok),” katanya.

AYA

BACA JUGA: Pedagang Asongan akan Dipusat Di UKM Center Di Kawasan KEK Mandalika




Mahasiswa harus Bawa Rahmah Bagi Lingkungannya

Terkait wisata halal, agama  lain diharapkan juga membuat terobosan sesuai keyakinan masing-masing asalkan kemanfaatnnya dirasakan oleh semua masyarakat

MATARAM.lombokjournal.com — Sebagai agen perubahan masa depan

Gubernur NTB, Dr.TGH.M.Zainul Majdi berpesan,  mahasiswa harus membawa rahmah bagi alam semesta dan sesama manusia saat hadir di lingkungan sekitarnya.

“Mari membangun karakter yang baik untuk menjaga Bumi Pertiwi tetap tegak berdiri,” ujarnya. Bersikap Egoisme akan membuat hancur, katanya. Ibaratnya, lebih besar semangat menebang dan merusak lingkungan dari pada semangat menanam.

Gubernur NTB yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) menegaskan itu saat menjadi Pemateri dalam acara Seminar Nasional dengan Tema “Mengungkap Kearifan Lokal Indonesia Timur Melalui Pariwisata Halal Negeri Seribu Masjid” yang digelar Temu Ilmiah Mahasiswa Bidikmisi (TIMDiksi) Nasional 2017 di Aula Auditorium Abubakar Universitas Mataram, Kamis, (16/11).

Terkait dengan wisata halal, TGB mengatakan Indonesia termasuk lambat dalam pengembangan konsep wisata halal tersebut.

“Kita kalah dari Negara Malaysia dan Thailand yang ternyata lebih dahulu dalam pengembangan wisata halal, padahal mayoritas penduduk muslim terbesar ada di Idonesia. Itulah sebabnya NTB menjadi salah satu provinsi pertama yang mendeklarasikan konsep wisata halal di Indonesia”, katanya.

TGB menambahkan, Ruh dari Wisata Muslim Friendly adalah nilai-nilai islami, seperti sertifikasi halal tempat-tempat kuliner yang ada, tersedianya fasilitas-fasilitas penunjang yang ada di Hotel maupun destinasi wisata, seperti Al-Qur’an, tempat bersuci, arah kiblat dan Sujadah untuk sholat, dan untuk agama-agama lain juga tersedia.

Itulah sebabnya  manfaat dari konsep Wisata Muslim Friendly dapat dirasakan semua di NTB.. “Saya persilahkan agama-agama yang lain juga membuat terobosan sesuai dengan keyakinan masing-masing asalkan kemanfaatnnya dirasakan oleh semua masyarakat yang ada di NTB,” ujarmnya.

Mahasiswa sebagai calon-calon dari pemimpin masa depan, harus memiliki perspektif global dan nasional, bukan hanya perspektif kedaerahan atau lokal saja.

Bahkan harus mampu memasuki ruang-ruang penting dan mengambil bagian di dalamnya serta mampu menjadi agen-agen perubahan dalam mewujudkan masyarakat yang berkeadilan. “Adik-adik mahasiswa harus memahami dimana posisi saat ini berada dalam proses perubahan itu, apakah sebagai pelaku yang produktif, atau sebaliknya justru hanya pelaku konsumtif,” kata TGB

Gubernur yang juga Cucu Pahlawan Nasional Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid tersebut, berharap mahasiswa memahami dinamika yang sedang berjalan. Seperti sistem perpolitikan dan juga sistem perekonomian dunia yang sedang bergerak  sangat kencang.

Namun di antara kedua sistem itu, TGB  mengingatkan pentingnya menjaga  dan merawat sistem kebudayaan dan karakter bangsa dari pengaruh budaya asing yang  bertentangan.

Sebagai generasi yang hidup di era globalisasi, menurut TGB, hanya mahasiswa dengan kemampuan analisis itulah yang akan dapat bersaing dan menjadi bagian dari perkembangan aspek-apek tersebut

AYA/Hms




Wapres Yusuf Kalla dan Panglima TNI, Disambut Antusias Peserta Rakernas IV Partai Nasdem

Panglima TNI mengajak kader Partai Nasdem membantu TNI menjaga stabilitas politik

Panglima TNI Gatot Nurmantyo di tengah-tengah pengurus DPP Partai Nasdem

JAKARTA.lombokjournal.com – Wakil Presiden Yusuf Kalla dan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo, mendapat sambutan antusias dari sekitar 15 ribu kader Partai Nasdem, saat memberi pembekalan pada Rapat kerja Nasional (Rakernas)  IV, 15-17 Nopember, yang berlangsung di JI Expo kemayoran, jakarta Pusat, Kamis (16/11).

Yusuf Kalla memuji Partai Nasdem yang meski baru mengikuti Pemilu 2014 bisa menarik kepercayaan masyarakat. Kalau partai bekerja untuk rakyat, pasti mendapat kepercayaan rakyat, ungkapnya.

Peserta Raernas menyambut antusiasn Panglima TNI, Jendral Gatot Norman (Foto: Kaes/Lombok Journal0

“Partai Nasdem membuktikan tekadnya mendorong cita-cita kebangsaan, untuk mencapai kesejahteraan rakyat,” katanya.

Menurut Wapres, Rakernas IV yang diselenggarakan Partai Nasdem merupakan konsolidasi terbesar dibanding partai politik lainnya.

Sementara itu, Panglima TNI, Gatot Nurmantyo mendapat sambutan  besar dari peserta Rakernas, yang menyampaikan materi ‘Memahami ancaman, Menyadari Jati Diri, Mewujudkan Bangsa Indonesia menjadi Bangsa Pemenang’.

Gatot menyebut visi Partai Nasdem yang mengawal Pancasila dan mempertahankan persatuan bangsa, sangat sesuai dengan tugas yang diemban TNI. “Karena itu saya datang kesini,” kata Gatot.

Menurutnya, keberagaman suku, budaya dan agama yang ada Indonesia bisa rawan perpecahan. “Di Indonesia, tidak ada suku yang tidak punya senjata khas, dan tidak ada yang tidak punya tarian perang,” katanya.

Karena itu, Gatot mengaku datang ke Rakernas untuk memprovokasi kader Partai Nasdem agar  membantu TNI untuk membantu TNI mengawal Pancasila.

“Mari kita wujudkan stabilitas politik dan keamanan agar ekonomi indonesia dapat berkembang pesat,” kata Gatot yang sempat mendapat dorongan peserta agar maju menjadi Wapres dalam Pilpres 2019.

Rakernas IV Partai Nasdem yang diikuti sekitar 15.000 Pengurus dan Kader NasDem diseluruh Indonesia, selesai digelar di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (16/11). Mereka hadir untu menyatukan pikiran untuk menjadikan NasDem sebagai partai pemenang.

Resolusi Rakernas ke IV Partai NasDem :

  1. Mengusung kembali Presiden Joko Widodo sebagai Calon Presiden 2019-2014, sekaligus menjadi “Benteng Jokowi” (BeJo).
  2. Mempelopori politik berintegritas, anti korupsi, serta bahu membahu di antara seluruh lembaga dalam menjalankan supremasi hukum.
  3. Menyukseskan kebijakan pemerintah dalam pengentasan kemiskinan melalui program Reforma Agraria dan padat karya, baik di perkotaan maupun di pedesaan.
  4. Merestorasi koperasi sebagai fondasi ekonomi kerakyatan yang partisipatif.
  5. Mempelopori gerakan budaya sadar literasi bersama generasi milenial sebagai pemilik masa depan Republik dalam arus besar revolusi mental.

Selain kelima butir di atas, ada tambahan butir terkhir yang berbunyi; Restorasi dan Pemberdayaan Nelayan, Buruh dan Tani di Indonesia.

Dalam Rakernas IV yang puncaknya diisi acara apel siaga ABN (Akademi Bela Negara) dan Komisi Saksi Nasdem, Jum’at (17/11),

Sejumlah menteri kabinet kerja dan Ketua umum partai politik hadir dalam Rakernas yang berlangsung di JI-EXPO Kemayoran tersebut.

Selain mantan menteri Siswono Yudho Husodo yang ikut memberi pembekalan, juga hadir Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Jaksa Agung HM Prasetyo, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Mantan Menteri Perdagangan Rahmat Gobel.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Indonesia Eko Putro Sandjojo, Ketua Umum PPP M Romahurmuziy, Sekretaris Partai Golkar Idrus Marham, Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) sekaligus Ketua Umum PKPI Hendropriyono.

Ka-eS

BACA JUGA :




Karakter Anak Dibentuk Lingkungannya.

Para orangtua harus mampu berintrospeksi dan memperbaiki diri. Mengawasi apa yang anak-anak lihat dan lakukan

MATARAM.lombokjournal.com –  Karakter anak sebagian besar dibentuk lingkungannya. Karena lingkungan menjadi pendukung utama pembentukan karakter anak, orang tua harus memperhatikan dimana anak-anaknya menghabiskan sebagian besar waktunya untuk bersosialisasi.

Karenanya, pembelajaran menyeluruh di lingkungan, termasuk lingkungan sekolah, harus diupayakan baik dari guru, orang tua, maupun anak-anak sendiri. Pelaku bullying maupun korbannya harus diperhatikan. Dua-duanya menjadi pemicu awal lingkaran bullying yang meluas.

Hal itu jadi perhatian Ketua TP. PKK Prov. NTB Hj. Erica Zainul Majdi.  Istri Gubernur TGH M Zainul Majdi menerima kunjungan jajaran komite TK-SD Model Mataram,  yang didampingi pengurus Pokja II TP. PKK Provinsi NTBdi Pendopo Gubernur NTB, Kamis (16/11) pekan lalu.

Jajaran Komite TK-SD Model Mataram itu minta arahan terkait akan diadakannya seminar ‘Pencegahan Bullying dan Depresi pada Anak’. Seminar akan menghadirkan narasumber spesialis jiwa khusus anak-anak dan psikiater pemerhati anak. Peserta umum yang diharapkan hadir adalah para orang tua, guru-guru, termasuk instansi pemerintah.

Erica sangat mengapresiasi dan akan memberikan dukungan maksimal sesuai tugas dan fungsi yang PKK dalam membangun dan mewujudkan kesejahteraan keluarga.

Ia bersyukur ada orangtua yang membuat perkumpulan atau organisasi seperti komite ini, yang memiliki komitmen dan kepedulian terhadap anak-anak, khususnya terkait bullying dan depresi anak.

Dengan kuatnya jejaringn, TP. PKK dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan hingga jangkauan 10 rumah dengan 1 orang kader, akan berperan maksima. Isu-isu yang diangkat termasuk terkait bullying dan depresi anak, akan diperkuat.

Erica mengingatkan, anak itu peniru ulung. Para orangtua harus mampu berintrospeksi dan memperbaiki diri. Mengawasi apa yang anak-anak lihat dan lakukan. “Berinteraksi dengan siapa keseharian anak-anak kita di lingkungan sekolah maupun di luar rumah tempat bermain dan bersosialisasi.

Agar mencapai tujuan yang utuh, penyelenggara seminar memperhatikan siapa narasumbernya.

“Narasumber haruslah yang betul-betul kompeten Lebih sulit mendidik orangtua daripada mendidik anak. Narasumber harus mampu memotivasi dan mengetuk hati orangtua agar peduli agar anaknya tidak menjadi tukang bullying maupun dibullying,” tegas Hj. Erica.

Erica berharap, agar komite TK-SD model Mataram menjadi organisasi pertama yang menjadi contoh bagi para orangtua.  Sehingga menyatukan ikhtiar membentuk organisasi yang visi misinya peduli terhadap tumbuh kembang akhlaq serta kepribadian mulia bagi anak-anak.

Sebelumnya, Siti Nurrakhmah sebagai perwakilan dari komite TK-SD model Mataram mengenalkan, Komite TK – SD model Mataram diketuai Emil Siain, SH., MH , anggotanya terdiri para orangtua murid.

Dijelaskan, tema bullying dan depresi pada anak diangkat karena keprihatinan komite terhadap situasi yang berkembang saat ini. Anak-anak banyak mengalami bullying, sebaiknya juga pelaku bullying itu sendiri di lingkungan sekolah.

Seminar juga akan diisi dengan tes bakat dan minat anak-anak dari TK sampai Perguruan Tinggi.

AYA/Hms

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 




Rakernas IV Partai Nasdem Dibuka Presiden Jokowi

Membangun infrastruktur agar indonesia memenangkan persaingan

JAKARTA.lombokjournal.com    Presiden JokoWidodo  mengapresiasi  Partai Nasdem yang merespon perubahan-perubahan yang bergerak cepat.

“Saya menyampaikan selamat. Partai Nasdem jalannya cepat. Menentukan kepala daerah sangat cepat. Perubahan yang sangat cepat, termasuk harapan masyarakat yang sangat cepat, direspon sangat baik oleh Partai Nasdem,” katanya menjelang membuka Rakernas ke IV Partai Nasdem di JI Ekspo Jakarta, Rabu (15/11) .

Menurut jokowi, Partai Nasdem punya visi ke depan, melakukan gerakan perubahan  membangun bangsa dan negara. Indonesia adalah bangsa yang besar, penduduknya 250 juta, punya 17 ribu pulau, ratusan bahasa lokal. Tapi Indonesia sudah ditinggalkan tetangga-tengganya,

“Kita ketinggalan oleh Vietnam, singapur dan Malaysia. Kita ketinggalan etos kerja. produktivitas dan disiplin nasional, dan pola pikir,” kata presiden.

Karena itu, saat ini pemerintah gencar membangun infrastruktur. Menurut Jokowi, pembangunan infrastruktur itu untuk bersaing, sebagai modal bersaing. Kenapa dibangun jalan tol, dan infrastruktur lainnya, tujuannya untuk memenangkan persaingan atau kompetisi.

“Kalau mau cepat dalam hitungan ekonomi dan politik, lebih untung kala membangun di Jawa. Tapi saya membangun trans Papua. Harga bensin di Wamena, yang sebelumnya 60 ribu harus bisa sama dengan harga di Jawa. Apakah nunggu Papua lebih dulu tumbuh ekonomi baru membangun papua?” kata Jokowi.

Dikatakannya, membangun daerah yang tertinggal hitungannya bukan untung rugi, tapi yang penting menciptakan keadilan sosial. Kalau infrastruktur dibangun, pertumbuhan suatu daerah bisa cepat bisa juga tidak cepat.

“Membangun pos perbatasan juga menyangkut masalah keadilan sosial. Kita tidak mau kalah. Membangun pos perbatasan itu soal martabat dan harga diri sebagai bangsa. Dulu warga indonesia kalau mau selfi ke pos perbatasan negara tetangga. Sekarang sebaliknya, warga negara tetangg kita kalau mau selfi ke pos perbatasan kita,” kata Jokowi.

Presiden Joko Widodo membuka Rakernas IV yang merupakan konsolidasi terbesar Partai Nasdem, dengan peserta mencapai 15 ribu dari seluruh Indonesia. Pemukulan gong menandai dimulainya Rakernas yang berlangsung tanggal 15-17 Nopember di JI Ekspo jakarta.

“Bekerja untuk rakyat itu merupakan kampanye yang baik,” pesan  Jokowi.

Dalam Rakernas IV kali ini, Partai Nasdem mencalonkan Joko Widodo dalam pemilihan presiden tahun 2019. Partai Nasdem menyiapkan diri sebagai benteng untuk memenangkan penaqlonan kembali Joko Widodo.

Ka-es

BACA JUGA: Rakernas IV Partai Nasdem, Mendukung Joko Widodo Jadi presiden Tahun 2019




Infrastruktur Dukung Percepatan Pembangunan dan Tuntaskan Kemiskinan

Kalau infrastruktur handal, aktivitas ekonomi masyarakat diharapkan terus meningkat dan berkembang, yang akan menuntaskan kemiskinan.

Sekretaris Daerah NTB, H.Rosiady Sayuti, (Foto: Dok Humas NTB)

MATARAM.lombokjournal.com – Infrastruktur berperan penting sebagai salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus mempercepat pengembangan suatu wilayah. Percepatan pembangunan infrastruktur dan konektivitas wilayah, dijadikan program proritas pemerintah saat ini.

Sekretaris Daerah NTB, Ir.H.Rosiady Sayuti, M.Sc.PhD menyatakan itu saat membuka Sosialisasi Petunjuk Teknis dan Konsultasi Program Penyelenggaraan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Infrastruktur 2018, untuk Wilayah Timur di Hotel Lombok Raya di Mataram, Kamis (16/11) pekan lalu.

Kegiatan tersebut bertujuan memaduserasikan perencanaan pembangunan infrastruktur antara pusat dan daerah.

Hadir  Staf ahli menteri PUPR bidang keterpaduan pembangunan, Ir. Adang Saf Ahmad, CES mewakili Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR, Kepala Dinas PUPR di Wilayah Timur Indonesia dan stakeholder terkait lainnya.

Pak Ros sapaan akrab Sekretaris Daerah  itu berterima kasih pada Kementerian PUPR, karena NTB ditunjuk sebagai tuan rumah pertemuan sosialisasi  tersebut. Menurutnya, ini  merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah, yang memberikan dampak langsung bagi peningkatan pertumbuhan ekonomi di NTB.

“Bisa kita lihat dengan banyaknya peserta yang datang dari luar NTB, meningkatkan income mulai dari transportasi, hotel maupun  pusat oleh-oleh di daerah kami,” ujarnya.

Sekda menyinggung persentase kemiskinan di NTB sebesar 16,02 persen, yang masih di atas rata-rata nasional. “Menjadi tugas bersama mempercepat pembangunan, terutama infrastruktur dasar yang berkorelasi terhadap  kemiskinan,” katanya.

Peningkatan pembangunan infrastruktur wilayah dan infrastruktur strategis lainnya akan dapat membangkitkan usaha ekonomi produktif  masyarakat.  “Insyaallah dengan mulai dioperasionalisasikannya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, investasi telah bergerak secara signifikan,” tuturnya.

Beberapa Hotel sudah mulai beroperasi sejak diresmikan oleh Presiden. Penerbangan mulai ramai, Peningkatan kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara dapat mengurangi angka kemiskinan secara bertahap dan akhrnya akan tuntas.

Kepala Bagian Fasilitas Pendanaan infrastruktur Daerah, Ir. Riono Suprapto, MT melaporkan, sosialisasi ini merupakan tindak lanjut, setelah alokasi dana tahun 2018 ditetapkan pemerintah bersama DPR RI, awal 2017.

Sasaran sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman penyelenggaraan DAK tahun ini. Serta penajaman sasaran DAK serta menciptakan komunikasi untuk meningkatkan manajemen pelaksanaan kegiatan penyelenggaraan DAK infrastruktur tahun 2018.

Total alokasi DAK Infrastruktur wilayah timur tahun 2018 sebesar 11,5 triliun, dengan jumlah penerima 13 provinsi dan 198 kabupaten/kota.

AYA/Hms

 




Rakernas IV Partai Nasdem, Dukung Joko Widodo Jadi Presiden Tahun 2019

Presiden Jokowi memberi teladan tentang kepemimpinan yang kata-katanya sesuai dengan apa yang dilakukannya, atau dengan kata lain satu kata dengan perbuatan.

JAKARTA.lombokjournal.com – Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh menegaskan, partai yang dipimpinnya siap menghadapi Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden yang berlangsung serentak tahun 2019.

“Rakernas Partai Nasdem saat ini merupakan tanda kesiapan menghadapi Pemilu Legislatif dan Pemillu Presiden,” ujarnya dalam pidato politik menjelang pembukaan Rakernas (Rapat Kerja Nasional) IV Partai Nasdem yang berlangsung di JI Expo Jakarta, Rabu (15/11).

Dalam pidato politiknya, Surya Paloh, juga menegaskan Partai Nasdem mendukung total Presiden Joko Widodo dalam Pemilu Presiden 2019 mendatang. Penegasan itu mendapat sambutan meriah dari sekitar 15 ribu para kader Partai Nasdem yang datang dari seluruh Indonesia.

Menurutnya, Joko Widodo merupakan pemimpin yang mendahulukan kepentingan rakyat. Kepemimpinan Jokowi juga merupakan antitesis dari dari politik pencitraan selama ini.

Presiden Jokowi memberi teladan tentang kepemimpinan yang kata-katanya sesuai dengan apa yang dilakukannya, atau dengan kata lain satu kata dengan perbuatan.

Selain itu, Jokowi juga presiden yang mengusung mimpi dan cita-cita kerakyatan Bung Karno. Baru pada masa kepemimpinan Presiden Jokowi, harga BBM di jawa dan Papua bisa sama.

Selama Jokowi menjadi presiden, anak-anak di seluruh pelosok nusantara bisa menikmati kegembiraan bersama presidennya, kata Surya Paloh

“Presiden yang tidak pernah mengeluh dan tidak gampang capek,” tegasnya yang mendapat sambutan meriah dari peserta Rakernas.

Rakernas IV

Rakernas IV Partai Nasdem, yang berlangsung 15-17 Nopember, diselenggarakan berbarengan dengan perayaan ulang tahunnya yang ke 6, yang jatuh tanggal 11 Nopember 2017.

Dalam Rakernas kali ini diikuti sekitar 15 ribu peserta, baik pengurus provinsi hingga kecamatan, termasuk Komisi Saksi Partai Nasdem. Sebanyak 7100 pengurus DPC (kecamata) mengikuti rakernas tersebut.

Menurut Surya Paloh, penyelenggaraan Rakernas yang diikuti 100 persen fungsionaris partai dari tingkat provinsi hingga kecamatan se Indonesia itu, merupakan denyut nadi Partai Nasdem.

“Mereka sudah siap menghadapi pileg dan pilpres,” tegasnya.

Pada pilkada tahun 2018, kader-kader partai ini berperan menjadi aktor utama dalam 170 pilkada yang berlangsung di seluruh indonesia. Hingga kini partai ini konsisten menjadi partai pengusung yang ‘tanpa mahar’.

Partai Nasdem yang didirikan 11 Nopember 2016, sejak awal disiapkan sebagai rumah pergerakan, tempat berkumpulnya aktivis yang progresif. Nasdem mengusung gerakan politik perubahan restorasi Indonesia. Antitise

“Nasdem mengusung cita-cita kaum pergerakan, seperti cita-cita kaum pergerakan Sukarno, Hatta, Cokroaminoto, yang satu kata dan perbuatan. Apa cita-cita Nasdem sudah tercapai? Msdih jauh. Apalagi kalau cita-cita dari para proklamator,” katanya..

Meski cita-cita belum tercapai, namun ada kemenangan kecil yang sudah dipetiknya. “Saat ini Partai Nasdem mendapat kepercayaan besar dari rakyat,” kata Surya Paloh.

Meski Pemilu tahun 2014 Partai Nasdewm baru mendapat suara 7 persen, saat ini partai Nasdem berjuang merebut posisi tiga besardalam Pemilu Legislatif tahun 2019.

Dalam mengelola partai, Surya Palloh menerapkan managemen partai modern yang mempratikkan ilmu pengetahuan dan menumbuhkan politisi yang berintegritas. Dalam pemilu tahun 2014, Partai Nasdem merupakan satu-satunya peserta pemilu yang menolak dana saksi.

Ia menekankan, kader-kadernya ditekankan untuk berkompetisi mengedepankan keteladanan, bukan menyebar fitnah, misalnya membesar-besarkan pertemtangan kesukuan dan agama.

Jangan pernah cerai beraikan apa yg suda dipersatukan para bapak bangsa. Saya senagai pemimpin pergerakan, mengajak berjuang agar Indonesia harus baik dari mada ke masa. Kita harus mengimplementasikan arti yang benar tentang demokrasi,” kata Surya paloh.

Ka-eS

BACA JUGA : Rakernas IV Partai Nasdem, Dibuka Presiden Jokowi




Konversi Ke Syariah, Bank NTB Dinilai Sejalan Dengan Religiusitas NTB

Untuk menciptakan pemerataan diperlukan instrumen-instrumen ekonomi harus diciptak

MATARAM.lombokjournal.com — Konversi kegiatan usaha PT. Bank NTB ke syariah  dinilai sejalan kebijakan nasional, antara lain sesuai dengan nilai religiusitas, salah satu nilai dasar kita dan itulah merupakan nilai dasar masyarakat nusantara.

“Khusus di NTB, itu sejalan dengan nilai nilai dasar keislaman yang dimiliki masyarakatnya,” kata Gubernur NTB, TGH M Zainul Majid menyatakan hal itu, saat menjadi keynote speaker pada Gathering sosialisasi perubahan kegiatan usaha Bank NTB menjadi PT.Bank NTB Syariah, di Ball Room Islamic Center Nusa Tenggara Barat, Rabu (15/11).

Dikatakan, nilai dasar dimaksud menjadi dasar kesepahaman para pemegang saham, termasuk Gubernur dan Bupati/Walikota se-NTB yang bersepakat melakukan konversi  bank NTB dari konvensional ke syariah.

“Kesepakatan tersebut diambil, karena di dalamnya ada kemaslahatan yang tidak hanya jangka pendek dan menengah, tapi juga jangka panjang untuk NTB, dan insyaAllah untuk indonesia yang kita cintai,” kata gubernur yang akrab Tuan Guru bajang (TGB).

Gathering diikuti oleh para pemegang saham PT. Bank NTB, anggota DPRD Prov. NTB dan nasabah bank NTB di pulau Lombok.

TGB menyampaikan, konversi bank syariah ini disepakati para pemegang saham untuk memenuhi asas keadilan, kebersamaan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat. Seperti dirumuskan dalam asas dan tujuan yang termaktub dalam Undang-undang Nomor 21 tahun 2008 tentang perbankan syariah.

Para pemegang saham sepakat, menurut TGB, tantangan kita di Indonesia dan NTB sebagai bagian integral dari Indonesia untuk menciptakan pemerataan. “Untuk menciptakan pemerataan maka instrumen-instrumen ekonomi harus diciptakan. Untuk itulah perbankan syariah diletakkan menjadi dasar,” jelas TGB.

Konversi Bank NTB ke sistem syariah diletakkan sebagai upaya membangun diferensiasi bagi NTB. Diferensiasi yang dimaksudkan, yyakni NTB harus mempunyai satu pendekatan yang khas yang tercermin dalam kebijakan-kebijakan yang dirasakan oleh masyarakat, khusunya dalam sektor pembangunan ekonomi.

“NTB akan diingat karena kebijakannya yang khas. Salah satunya seperti bidang pariwisata yang khas dengan halal tourismnya, atau mouslim traveler, walaupun memang dengan berbagai upaya perbaikan di segala bidang termasuk dibidang infrastruktur bagi penunjang halal tourism,” ujarnya.

TGB  mengajak para nasabah dan masyarakat tetap membangun dan mendukung Bank NTB setelah konversi menuju sistem syariah.

Dikatakan, sistem syariah ini bisa dipertanggungjawabkan baik dari sisi konseptual maupun penerapannya, tuturnya.

“Mari kita bersama-sama membangun bank yang kita cintai ini. Saya minta setelah konversi nanti bapak-bapak dan ibu-ibu bisa lebih banyak lagi mendukung bank NTB, yaitu dengan tetap menginvestasikan dananya,” pungkasnya.

AYA

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 




Nilai Ekspor NTB Bulan Oktober Merosot

Nilai impor bulan Oktober 2017 mengalami peningkatan sebesar 20,73 persen

MATARAM.lombokjournal.com — Nilai ekspor Provinsi Nusa Tenggara Barat bulan Oktober 2017 mengalami penurunan sebesar 9,36 persen. Pada ekspor bulan September 2017 bernilai US$ 75.528.654, sedang bulan Oktober hanya sebesar US$  68.459.642.

Badan Pusat Statistik (BPS) NTB merilis nilai ekspor tersebut yang disampaikan Kepala BPS NTB Hj. Endang Tri Wahyuningsih,Rabu (15/11).

Dikatakannya, ekspor pada bulan Oktober 2017 yang terbesar ditujukan ke negara Korea Selatan sebesar 65,35 persen, Jepang sebesar 33,80 persen dan Taiwan sebesar 0,19 persen.

“Ekspor terbesar ditunjukan Negara di Asia, seperti Korea selatan,jepang dan Taiwan,” tegasnya

Jenis barang ekspor Provinsi NTB yang terbesar pada bulan Oktober 2017 adalah barang tambang/galian non migas senilai US$ 67.850.324 (99,11 persen); ikan dan udang senilai US$ 168.951 (0,25 persen) dan garam, belerang, kapur sebesar US$ 158.093 (0,23 persen).

Sedangkan  nilai impor bulan Oktober 2017 bernilai US$ 10.961.295. Nilai ini mengalami peningkatan sebesar 20,73 persen dibandingkan dengan bulan September 2017 yang sebesar US$ 9.079.266. Sebagian besar Impor berasal dari negara Australia (31,15%), Swedia (17,32%) dan Jepang (15,76%).

“Jenis barang impor dengan nilai terbesar adalah mesin-mesin/pesawat mekanik (34,47%), benda-benda dari besi dan baja (29%) dan karet dan barang dari karet (16,08%),” pungkasnya

AYA

 




Kepergok Mencuri HP, MS Diamankan Polisi

Pengunjung RSUD Tanjung kerap kehilangan HP, tas dan dompet

LOMBOK UTARA.lombokjournal.com —  Seorang pemuda berinisial MS (45) diamankan kepolisian Resort Lombok Utara, setelah dipergoki mencuri handphone (HP) di RSUD Tanjung, Rabu (15/11).

Kronologi kejadian itu berawal dari hilangnya handphone (HP) milik seorang pengunjung SI (18). Karena curiga melihat gelagat dari MS, keluarga korban dan beberapa warga yang berada di TKP akhirnya berinisiatif untuk menjebak pelaku.

“Dia mencuri HP milik seorang pengunjung. Pelaku berhasil diamankan sekitar pukul  01:30 wita, setelah dilakukan pengejaran,” papar Kasat Reskrim Polres Lotara, AKP.  Kadek Metria. Rabu.

Metria menambahkan, Informasi yang didapatkan pihaknya dari security dan staff, kasus kehilangan di RSUD Tanjung memang kerap terjadi. Para pelaku biasanya mencuri HP, dompet dan tas milik pengunjung.

“Barang buktinya sudah kita amankan. Korban, saksi dan pelaku juga sudah di BAP,” katanya lagi.

Salah seorang pengunjung, L. Muhammad Suminggah, berharap pihak rumah sakit meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengunjung.

“Keamanan harus juga menjadi perhatian  pihak rumah sakit. Bila perlu tambah lagi jumlah security yang siap ditugaskan jaga malam hari,” cetusnya.

 

DNU