Subuhunnuri Apresiasi Sikap Politik TGB Kampanyekan Zul-Rohmi

Sangat senang dengan strategi politik TGB, lebih-lebih TGB selalu memberikan pendidikan politik bagi masyarakat NTB

MATARAM.lombokjournal.com — Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) H.Subuhunnuri mengapresiasi langkah Dr.TGB.H.M Zainul Majdi, MA yang mengkampanyekan pasangan Dr.H.Zulkieflimansyah- Dr.Hj. Sitti Rohmi Djalilah.

Politisi muda yang karib disapa Bung Nuri itu menilai kehadiran Tuan Guru Bajang yang lama dinanti masyarakat sangat berdampak positif terhadap kemenangan Zul-Rohmi pada Pilgub NTB 2018.

Dikatakan, elektabilitas pasangan Cagub-Cawagub NTB nomor urut 3 itu langsung meningkat drastis begitu TGB “turun gunung” kampanye untuk Zul-Rohmi.

“Hasil pantauan tim Bung Nuri menunjukkan optimisme yang luar biasa untuk kemenangan Zul-Rohmi pada Pilgub NTB 2018,” ujar Subuhunnuri kepada wartawan di Mataram (15/5).

Sebagai salah satu pendukung Zul-Rohmi, pihaknya tidak tinggal diam dan terus bekerja keras ikut berkampanye. Bahkan, seluruh pasukan Subuhunnuri baik di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa sudah bergerak masif dan terorganisasi dengan baik.

Nuri juga sangat bangga dengan kerja keras seluruh tim Zul-Rohmi yang diusung PKS dan Partai Demokrat itu. Baginya, “TGB efek” sangat memengaruhi psikologi pemilih untuk mengambil sikap politiknya.

“Siapa yang tidak mengenal TGB.H.M Zainul Majdi. Beliau merupakan salah satu tokoh panutan masyarakat NTB yang namanya terus melambung di level nasional. Saya kira sangat wajar jika para pecinta TGB akan memilih apa yang diarahkan TGB pada Pilgub NTB ini,” tandasnya.

Pihaknya juga sangat senang dengan strategi politik TGB. Terlebih, TGB selalu memberikan pendidikan politik bagi masyarakat NTB.

Contohnya, TGB dinilai selalu berpesan untuk tidak melakukan kampanye hitam apalagi sampai merendahkan lawan politiknya.

Bung Nuri juga mengajak seluruh masyarakat NTB menjalankan amanah Gubernur NTB itu untuk memenangkan Zul-Rohmi pada Pilgub NTB 2018. “Iya, apa yang disampaikan TGB itu merupakan amanah yang harus ditindak lanjuti oleh para pecinta TGB,” paparnya.

Disinggung mengenai prosentase elektabilitas Zul-Rohmi terkini, Bung Nuri tidak spesifik memaparkannya secara gamblang. Hanya saja, dia optimistis Zul-Rohmi lah yang akan memenangkan pertarungan politik Pilgub NTB 2018 pada 27 Juni mendatang.

TGB H.M Zainul Majdi MA menggemparkan NTB begitu turun kampanye di Lombok Tengah dan Lombok Utara. Tidak sampai di situ, TGB pun hadir di dua titik di Lombok Timur pada Senin (15/05). Dia berkampanye di Lapangan Sakra dan Lapangan Montong Gading.

Kampanye tersebut dihadiri sejumlah politisi Partai Demokrat dan PKS. Tampak hadir di antaranya juga pasangan calon Bupati dan calon Wakil Bupati Lombok Timur H.M Syamsul Luthfi dan H.Najamuddin Moestofa.

Pada kesempatan itu, politisi gaek Partai Demokrat Dr.TGB.HM.Zainul Majdi, MA mengimbau masyarakat NTB khususnya di Kabupaten Lombok Timur tidak ragu mencoblos pasangan Zul-Rohmi di Pilgub NTB 2018.

Menurutnya cukup mudah untuk memilih pasangan Zul-Rohmi dan Fiddin untuk Pilbup Lotim.

“Jangan ragu untuk memilih Zul-Rohmi dan Fiddin. Ingat warna hijau ya, kalau pasangan Zul-Rohmi jilbab hijaunya, kalau pasangan Fiddin ingat sorban hijaunya,” papar TGB di hadapan ribuan masa di Lombok Timur.

Apa yang disampaikan Subuhunnuri memang bukan isapan jempol. Kehadiran TGB menjadi magnet politik tersendiri pada kegiatan itu.

Lagi-lagi TGB berpesan, agar masyarakat NTB selalu menjunjung tinggi nilai-nilai politik santun. Artinya, tidak merendahkan Paslon lainnya yang bertarung di Pilgub NTB.

AYA (*)




Pesona Khazanah Ramadhan 2018 Siap Digelar

Beragam acara menarik disiapkan, mulai dari pesta buku Islam, bedah buku, Lombok Travel Fair, lomba menyusun paket tour ramadhan, festival permainan santri, bazar ramadhan mulai H+5 hingga H-3, hingga festival seribu lampion pada malam takbiran

MATARAM.lombokjournal.com — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Dinas Pariwisata akan kembali menggelar ajang Pesona Khazanah Ramadhan (PKR) pada bulan suci Ramadhan.

Kepala Dinas Pariwisata NTB, Lalu Muhammad Faozal mengatakan, PKR 2018 telah resmi dilaunching di Kompleks Masjid Istiqlal, Jakarta, hari Jumat (11/05) oleh Gubernur NTB TGB Zainul Majdi dan Ketua MPR Zulkifli Hasan.

“Kegiatan-kegiatan yang kemarin dilaunching terdiri atas kegiatan yang berkaitan, lima event yang kita persiapkan mulai edukasi, budaya Islam, UMKM, event penguatan, branding halal kita,” ujar Faozal saat jumpa pers di Kantor Dinas Pariwisata NTB, Jalan Langko, Mataram, NTB, Selasa (15/05).

Faozal menyebutkan, pembukaan PKR 2018 akan dihelat pada Kamis (17/05) malam di halaman Kompleks Islamic Center NTB.

“Tahun lalu bisa mengisi okupansi yang lebih stabil dibanding tahun-tahun sebelumnya. Artinya perputaran ekonomi tidak hanya yang hadir di hotel, tapi pergerakan ekonomi masyarakat sekitar,” lanjutnya.

Beragam acara menarik disiapkan, mulai dari pesta buku Islam, bedah buku, Lombok Travel Fair, lomba menyusun paket tour ramadhan, festival permainan santri, bazar ramadhan mulai H+5 hingga H-3, hingga festival seribu lampion pada malam takbiran.

Sejumlah dai kondang juga akan mengisi tausiah, seperti Ustaz Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), dan Ustaz Hanan Attaki.

“Mudah-mudahan Ustaz Abdul Somad ada kepastian siang ini,” ungkap Faozal.

Faozal menilai PKR 2018 bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin berwisata di bulan puasa.

“Kita ingin puasa tidak kemudian (ramadhan) okupansi tidak baik, saya sudah bersurat ke hotel dan restoran segera pasang pernak-pernik ramadhan,” ucapnya.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) NTB Lalu Abdul Hadi Faesal mengatakan, para industri perhotelan di NTB, khususnya Lombok mendukung penuh event PKR. Menurutnya, ajang seperti ini akan membantu tingkat kunjungan dan okupansi di bulan ramadhan yang biasanya agak menurun.

“Ini budaya luar biasa dan mudah-mudahan jadi salah satu magnet bagi turis datang ke NTB,” ujar Hadi.

Pada Jumat (11/5), launching PKR 2018 ditandai dengan pemukulan bedug oleh Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB), Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Wakil Pemimpin Redaksi Republika Hasan Murtiaji, dan Ketua bidang takmir Masjid Istiqlal Buya Adnan Harahap.

Dalam sambutannya, TGB mengatakan, ajang PKR merupakan salah satu ikhtiar seluruh elemen di NTB dalam  memakmurkan dan menyiarkan ramadhan di NTB.

Pesona Khazanah Ramadhan pertama pada ramadhan tahun lalu mampu menarik cukup banyak pengunjung, tak hanya dari daerah-daerah lain, melainkan juga negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura,” kata TGB.

TGB berharap, para pengunjung dapat menikmati kekhasan suasana ramadhan di NTB. Tak berbeda seperti tahun lalu, PKR 2018 juga akan dipusatkan di Kompleks Islamic Center NTB.

Ia menjelaskan, PKR berasal dari ide sederhana merujuk pesan Rasulullah SAW yang mengingatkan bahwa ramadhan itu bulan yang penuh amal, untuk menghadirkan kontribusi, dan bekerja, bukan sebagai bulan bermalas-malasan.

“Ramadhan tidak sekadar menambah ibadah kepada Allah SWT, tetapi juga medium dalam memajukan dan memakmurkan dunia yang di dalam konsep Islam bahwa dunia adalah ini kendaraan menuju kepada akhirat yang diridhoi Allah SWT,” ucapnya.

Ketua MPR Zulkifli Hasan mengapresiasi pagelaran PKR 2018. Menurut Zulkifli, ajang seperti PKR perlu dilakukan agar syiar Islam terus terjaga, dan demi memajukan umat Islam dalam segala aspek kehidupan, baik dalam berniaga, berpolitik, pengetahuan, dan perekonomian maupun karakter sejati seorang muslim dapat terjaga.

“Saya kira perlu agar umat muslim di NTB dapat memancarkan sinar keIslaman ke seluruh tanah air, yaitu Islam yang wasathiyyah, Islam yang damai, Islam yang kaya, dan Islam yang cerdas,” ucap Zulkifli.

Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Muhammad Faozal mengatakan, ajang PKR 2018 menjadi salah satu upaya NTB dalam menjaga gairah kunjungan wisatawan yang hingga saat ini berjalan cukup baik.

“Biasanya ramadhan kerap dikaitkan dengan melesunya industri wisata, nah kita mencoba menghadirkan program yang bisa menarik minat wisatawan untuk datang ke NTB,” kata Faozal.

Faozal menambahkan, selama PKR, panitia juga menyelenggarakan bazar ramadhan yang tentunya melibatkan para UMKM di NTB.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pesona Khazanah Ramadhan, Indra Wisnu Wardhana mengatakan, Pesona Khazanah Ramadhan (PKR) saat ini telah menjadi kalender wisata tahunan bagi Dinas Pariwisata Provinsi NTB. Rangkaian kegiatan yang ada dalam PKR, diharapkan dapat menarik wisatawan baik mancanegara maupun nusantara untuk bertandang ke NTB.

‘’Event yang kami gelar semuanya dalam rangka memeriahkan bulan suci Ramadhan dan diharapkan berdampak bagi pariwisata halal di Bumi Seribu Masjid serta menggerakkan ekonomi daerah,’’ kata Indra.

Indra mengungkapkan, selama pelaksanaan shalat tarawih, Gubernur NTB telah mengundang tiga imam besar  yang merupakan qori tingkat dunia yang berasal dari Timur Tengah seperti Syeikh Izzat Rasyid (Mesir), Syeikh Ahmad Jalal Abdullah Yahya (Yordania)  dan Syeikh Mahmud Abdul Basith (Mesir).

‘’Ketiganya akan menjadi imam shalat tarawih masing-masing selama 10 hari. Bagi masyarakat yang selama ini hanya mendengarkan suara merdunya mereka saat melantukan ayat suci alquran lewat youtube, silakan datang ke Lombok,’’ ungkapnya.

Dalam rangkaian PKR bertema Perkuat Silaturahim untuk Persatuan Bangsa,  akan dimeriahkan sejumlah kegiatan seperti Pameran “Umrah Hajj Lombok Travel Fair”, Pesta Buku Islam, Tablig Akbar, Bedah Buku, nonton bareng dan aneka lomba Islami.

Untuk pameran “Umrah Hajj Lombok Travel Fair”,  merupakan pameran haji umrah terbesar di NTB. Sebanyak 27 stand pameran dari berbagai perusahaan travel haji umrah di Tanah Air akan memeriahkan acara ini yang berlangsung selama lima hari sejak tanggal 17 Mei 2018. Selama kegiatan berlangsung dari Koperasi Amphuri akan menyelenggarakan Talkshow “Solusi Umrah Nyaman Tanpa Tipu-tipu” yang menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten.

‘’Di sela pameran, panitia menyiapkan lomba Tahfidz, Marawish, Bedug, busana dan lain-lain,’’ jelasnya.

Buku Murah

Kemudian untuk pameran “Pesta Buku Islam” kali ini diikuti 30 – 40 penerbit buku atau naik dua kali lipat pesertanya dibandingkat tahun lalu. Dalam pameran buku yang berlangsung 17 Mei – 10 Juni 2018, pihak  Pustaka Abdi Bangsa (PAB) yang bermitra dengan panitia, membagi stand-stand pameran dalam lima kelompok yaitu buku murah, buku fiksi, buku agama, buku umum dan buku anak.

Buku-buku murah yang dijual selama pameran harganya berkisar Rp 5 ribu  – 30 ribu, sedang diluar buku murah, panitia pameran memberikan diskon sebesar 20 persen dengan standar harga Pulau Jawa.

“Hampir 50 persen dari jumlah penerbit yang ikut adalah penerbit buku anak ini sesuai dengan animo yang kita lihat tahun lalu. Kami juga menjual buku dari harga puluhan ribu sampai jutaan rupiah,’’ kata Indra.

Beberapa penerbit buku  yang sudah memastikan ikut adalah Mizan, Al Kautsar, Gema Insani, Ziguar, Zikra Hakim, Magfiroh, Pustaka Abdi Bangsa dan sebagainya. Sekitar tujuh penerbit Alquran juga akan ikut dalam Pesta Buku Islam. Untuk memudahkan pengunjung memilih buku, panitia sengaja menerapkan model stand display lantai yang sedang ngetrend sekarang ini.

Khusus untuk PAB, dalam pameran ini akan merilis sejumlah buku baru seperti Tere Liye (Pergi), Habiburrahman El Shirazy (Merindu Baginda Nabi), Asma Nadia (Cinta Dalam Nama 99Mu), Hanum Rais (I’m Sharahza) dan Helvy Tiana Rosa (Cinta Menggerakkan Segalanya). Dalam pameran tersebut juga akan diselenggarakan bedah buku yang menghadirkan para penulis.

‘’Kami juga akan menyelenggarakan nonton bareng film karya Helvy Tiana Rosa serta cerdas cermat 5 Pilar,’’ jelasnya.

AYA (*)




Pertamina Ajukan Penambahan Stok BBM 7,5 Persen

Tidak ada penjatahan masing-masing SPBU, semua tergantung jumlah permintaan yang diajukan

Sigit Wicaksono

MATARAM.lombokjurnal.com — Mengantisipasi terjadinya lonjakan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) selama puasa hingga lebaran, Pertamina melakukan penambahan stok. Penambahan stok tersebut diajukan sebesar 7,5 persen dibandingkan sebelumnya.

“Untuk di Lombok dan Bima,” ujar Sales Executive Retail NTB Pertamina Rayon Ampenan, Sigit Wicaksono,  Selasa (15/05),

Ia menuturkan, penambahan tersebut untuk stok di awal Juni mendatang. Sedangan pada Mei ini stok dinilainya masih mencukupi.

Sigit mengungkapkan, lonjakan penggunaan BBM biasanya terjadi pada awal Ramadan. Hal ini berdasarkan pengamatan dari tren tahun-tahun sebelumnya.

“Orang kan masih euphoria belanja dan jalan-jalan ngabuburit,” sambungnya.

Sementara menjelag Idul Fitri, penggunaan BBM cenderung menurun dan stagnan.  Berbeda dengan penggunaan Elpiji yang terus meningkat. Pada saat itu masyarakat cenderung lebih banyak beraktivitas di dalam rumah.

“Pada saat itu orang lebih banyak diam di rumah untuk persiapan lebaran,”  katanya.

Ia melanjutkan, dari 7,5 persen penambahan stok yang diajukan, masih didominasi oleh premium. Pertamax sendiri masih di bawah 5 persen yang diajukan.

Sementara Pertalite sendiri diakuinya cenderung stagnan. Meski begitu, hal terpentng saat ini yang digalakkan adalah tidak adanya kekosongan  stok di SPBU.

“Yang penting jangan sampai SPBU kosong,” akunya.

Terkait penyaluran pasokan, Sigit mengatakan tidak ada penjatahan masing-masing SPBU. Semua tergantung jumlah permintaan yang diajukan.

Namun saat ini yang justru tengah membutuhkan penyesuaian adalah saranan dan fasilitas SPBU. Ada beberapa fasilitas yang harus segera di upgrade.

“Selain itu ada juga penambahan di lokasi yang overload dari kapasitas mereka,” ungkapnya.

Ia menambahkan, beberapa lokasi yang overload lebih banyak di Kota Mataram. Sigit mengaku Pertamina memang fokus di Kota Mataram. Hal ini dikarenakan lebih banyak terjadi aktivitas setiap hari kecuali hari Minggu.

“Minggu itu kita isi lebih banyak agar Senin sudah banyak tertampung,” pungkasnya.

Sementara terkait penambahan SPBU, dalam waktu dekat ini Pertamina akan melakukan penambahan di KLU. Selain itu ada juga program BBM satu harga di NTB yang akan berlaku di empat titik.

“Stok kita selama Ramadan aman dan tercukupi,” tandasnya

AYA




TGB Ajak Pilih Zul-Rohmi Untuk NTB, dan Fiddin Untuk Lotim

TGB berpesan, agar kedua Paslon dan semua tim pendukung tidak melakukan fitnah terhadap paslon lain serta menjelekkan, menghina, atau menghujat

Massa pendukung Zul-Rohmi

lombokjournal.com —

LOMBOK TIMUR :    Kampanye akbar pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 3, DR Zulkieflimansyah dan DR Hj Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi),  serta Paslon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur, Syamsul Lutfi-H Najamuddin (Fiddin) di Lapangan Sakra Lombok Timur dan Lapangan Montong Gading Lombok Timur, Senin (14/05). dihadiri ribuan massa pendukung kedua Paslon

TGB  M Zainul Majdi yang dielu elukan masyarakat NTB hadir sebagai Juru Kampanye ke dua paslon.

Dalam orasi nya Gubernur dua priode yang akrab disapa TGB ini menceritakan tahun 2008 sejak bertarung di Pilkada NTB periode pertamanya banyak orang yang meremehkan seorang TGB,  karena disebut tidak punya pengalaman.

Paslon Cagub-Wacagub NTB, Zul-Rohmi

Paslon Bupati-Wabup Lotim

Namun Ia bersyukur Rakyat NTB memberikan kepercayaan pada orang Muda, begitu juga tahun 2013 kata dia banyak Fitnah yang mendera tapi sudah lalui.

“Akhirnya mari kita lanjutkan Ikhtiar dengan melanjutkan tradisi pemimpin muda di NTB hingga pembangunan bisa selalu membawa ide-ide baru.” ajaknya sambil menunjukkan tiga jari untuk Zul-Rohmi dan empat jari untuk Fiddin.

TGB juga berpesan agar kedua Paslon dan semua tim pendukung tidak melakukan fitnah terhadap paslon lain serta menjelekkan, menghina, atau menghujat.

“Jangan lakukan kampanye hitam, teruslah sosialisasikan program agar menyentuh hati masyarakat, ingat tanggal 27 Juni mendatang coblos nomor tiga untuk NTB Gemilang dan nomor empat untuk Lotim.” tegasnya diiringi takbir.

Sementara itu Dr Zul dalam orasinya mengatakan, dirinya dalam tiga bulan ini bersama Hj Sitti Rohmi hampir tiap hari menyapa warga desa , mendatangi dusun dan kampung untuk mendengarkan aspirasi rakyat.

“Alhamdulilah selama ini tidak permintaan yang aneh aneh dari masyarakat maupun kepala desa yang kami kunjungi,” ujar Dr Zul .

Menurut Dr Zul, rata rata masyarakat , kepala dusun maupun kepala desa yang dikunjungi hanya minta satu, bila terpilih jadi Gubernur NTB nanti kebiasaan menyapa dan mengunjungi warga desa dipolosok tetap dilanjutkan.

“Jangan sampai mengunjungi rakyat ini hanya saat musim kampanye, setelah itu hilang,” sambungnya.

Selanjutnya Cawagub No 3, Dr Hj Sitti Rohmi di depan ribuan massa Jilbab Ijo mengatakan, hampir sepuluh tahun kepemimpinan TGB di NTB telah banyak memberikan kemajuan yang dirasakan masyarakat. Hal ini karena NTB diberikan pemimpin yang baik, pemimpin yang Istiqomah seperti TGB ini .

“Maka tekad Zul Rohmi akan melanjutkan ikhtiar yang telah dilakukan oleh TGB agar semua rakyat NTB bertambah sejahtera hidupnya,” ujar Sitti Rohmi yang disambut yel yel Zul Rohmi Menang

Lebih jauh Sitti Rohmi menyitir pesan TGB, jabatan itu jalan dakwah. Jabatan itu jalan ibadah untuk kemaslahatan ummat.

“Sehingga ridho Alloh itu hal yang paling utama dalam meraih jabatan itu. Jika Zul Rohmi diridhoi Alloh memenangkan Pilkada ini , maka akan berbuat terbaik untuk masyarakat NTB,” pungkasnya.

Me




Gelar Harlah Ansor ke 84, Launching 100.000 Hektar Bibit Jagung

Ditekankan, agar  para toga, toma dan seluruh masyarakat untuk secara bersama-sama membangun ekonomi kerakyatan

lombokjournal.com —

BONDER, LOMBOK TENGAH :  Bertepatan dengan perayaan Hari Lahir (HARLAH) Gerakan Pemuda Ansor Ke 84 tahun yang dirangkai dengan Launching Penanaman dan penyerahan bibit jagung untuk 100.000 hektar di NTB,  bertempat di Ponpes Al-Mansyuriah Ta’limussyibian Bonder Praya Barat Lombok Tengah, Sabtu (12/05).

Ketua PW GP Ansor NTB H. Zamroni Aziz menyampaikan, pada momentum harlah Gerakan Pemuda Ansor yang ke 84 tahun ini dirangkaikan dengan penyerahan 100.000 hektar bibit jagung. Para perwakilan kelompok petani jagung hadir hanya ingin bershilaturrahmi dan bertemu secara langsung dengan Mentan RI yang diwakili Direktur , Ir H. Ali Jamil PHd.

Ini menjadi komitmen bersama dengan Gerakan Pemuda Ansor untuk para petani. Dan para pemuda Ansor ada dimana-mana seperti ada yang partai politik, birokrasi, anggota dewan dan lainnnya.

Dan kegiatan penyerahan bibit jagung ini diprakarsai oleh Gerakan Pemuda Ansor bekerjasama dengan Kementan RI, jadi wajar saja kalau Gerakan Pemuda Ansor melaksanakan kegiatan ini karena kami Pemuda Ansor punya investasi besar di negeri ini sehingga merangkul semua elemen masyarakat seperti para petani yang kita kumpulkan pasa saat ini.

Karena negeri ini berdiri sampai sekarang atas perjuangan Gerakan Pemuda Ansor dan tidak pernah berpikir mau jadi apa. Para pendiri NU dan Ansor mengatakan bahwa siapapun dia dan dari mana asalnya ketika mengatakan Hubbul Wathan Minal Iman maka kita Gerakan Pemuad Ansor harus merangkulnya.

Ketua PP GP Ansor Bidang Pertanian dan Kedaulatan Pangan H. Adhe Musa Said menyampaikan, para toga, toma dan seluruh masyarakat untuk secara bersama-sama membangun ekonomi kerakyatan.

Ini menjadi tanggung jawab bersama untuk mendaulatkan petani berdiri sendiri di atas kaki sendiri di tanah air Indonesia.

“Kita lahir di tanah air Indonesia, kita tumbuh makan minum dari tanah dan air Indonesia, kita akan mati dan kembali menyatu dengan tanah air Indonesia. Jadi kalau ada yang ingin mengkhianati Negeri ini maka silahkan angkat kaki dari tanah air Indonesia. Kami ingin semua solid baik dari NU, Ansor, Pemerintah, TNI/Polri dan seluruh elemen masyarakat karena ini langkah awal kita karena selanjutnya masih banyak tugas-tugas yang harus kita selsaikan secara bersama-sama,” kata Adhe Musa..

Dikatakannya, ia sudah menyampaikan kepada Direktur Kementan RI, sudah menanam jagung jangan hanya di NTB tapi harus juga dilaksanakan di daerah-daerah lainya. Kenapa di NTB ?

Menurutnya, hari ini masih sangat banyak lahan yang bisa dimanfaatkan para petani. Jadi petaninya sangat luar biasa, dan ini hanya perwakilan dari para petani yang dihadirkan disini. Kalau dihadirkan seluruh petani maka tidak mencukupi tempatnya.

Kalau petani ini sudah solid dan bersatu bersama NU dan Ansor dan masyarakat Insya’Allah negara ini akan menjadi Negara yang makmur. Dan negara ini akan sejahtera dan berdaya secara ekonomi.

“Semoga kita bangkit bersama membangun ekonomi yang merata, apalagi pak Gubernur NTB TGB H. Zainul Majdi hadir ditengah-tengah kita, ini sebagai bentuk dukungan dan suport dari Pemerintah Daerah untuk terus bersama-sama bersama Petani saatnya Daulat petani, Daulat NKRI harus di sebarkan ke seluruh pelosok Negeri, Petani Bangkit Indonesia Hebat, “ tegas Adhe Musa Said.

Sementara itu, Aam Haerul Amri, Wakil Ketua Umum PP Ansor  menyampaikan,  pentingnya kebijakan Pemerintah yang berpihak pada Petani untuk mengangkat derajat dan martabat Petani yang selama ini terpinggirkan,  dan dikatakan GP Ansor akan terus berdampingan dengan Petani untuk mengawal program ini sampai berhasil,

Dr. H. TGB Zainul Majdi, Gubernur NTB menyambut baik apa yang dilakukan oleh GP Ansor. Diharapkan, program ini akan berjalan dengan baik dan saatnya akan panen raya.

Pemeribrah NTB melalui Kepala Dinas bapak Khusnul akan membantu dan mendorong supaya program ini bisa berjalan drngan lancar, tolong pak Kepala Dinas Pertanian ini diseriusi agar program kerjasama GP ansor dengan Pemeritah sukses.

Ir. Ali Jamil. Direktur yang mewakili Menteri Pertanian menyampaikan sangat gembira Kementerian Pertanian bisa bekerjasama dengan GP Ansor. Selanjutnya ini menjadi tugas bersama mensukseskan program ini.

“Saya sampaikan kepada Kepala Dinas, tolong program ini dibantu semaksimal mungkin karena GP Ansor adalah organisasi yang perangkatnya sampai tingkat desa, dikoordinasikan dengan baik, hal ini bisa menjadi petcontohan dengan masih banyaknya lahan yang perlu digarap. Kita percaya GP Ansor mampu menjadi mitra kerja sama yang baik ke depanya,” kata Ali Jamil.

Sementara, Deputi Penindakan KPK RI Irjenpol Drs H. Firli MSi sangat bangga dengan GP Ansor yang menjadi penggerak dalam pemberdayaan Petani di NTB, ini adalah bukti bahwa Ansor menyatu dengan para Petani.

Diharapkannya, GP Ansor dan NU yang berdiri jauh sebelum Indonesia Merdeka terus mampu menjadi harmoni kerukunan dan kebersamasn dalam membangun Indonesia yang lebih baik.

“Ansor adalah organisasi yang sudah berjuang untuk memerdekakan Bangsa ini dan akan terus menfawal keutuhan NKRI,” tutup nya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Musytasar PB NU, TGH. LM. Turmudzi Badarudin, Direktur Kementan RI Ir. H. Jamil, PhD, Deputi Penindakan KPK RI Irjen Pol Firli, Wakil Ketua Umum PP Ansor H. Aam Haerul Amri, Ketua Bidang Pertanian, Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kedaulatan Pangan PP GP Ansor H. Hadi M Musa SaId atau yang sering dipanggil Adhe, Korwil PP GP Ansor Bali, NTB, NTT Zakaria R Puato, Gubernur NTB TGB. H. Zainul Majdi, Ketua Tanfidziah PW NU NTB Drs TGH. Ahmad Taqiudin Mansyur, Wakapolda NTB Kombes Pol Tajudin, Kabinda NTB H. Tarwo Kusnanto, Ketua PW Ansor NTB H. Zamroni Aziz bersama jajaran, para tuan guru, toga, toma dan ribuan perwakilan kelompok Tani dan Gapoktan Binaan GP Ansor dari masing-masing Kabupaten dan Kota se NTB.

Me




GP Ansor NTB Sematkan Anggota Luar Biasa Kepada Beberapa Tokoh.

Pemberian anggota luar biasa  ini sebagai penghargaan kepada para tokoh tersebut karena sudah  berbuat maksimal di bidangnya untuk bangsa, negara dan masyarakat

BONDER-LOMbOK TENGAH :  Disela-sela acara Launching penanaman 100 ribu Ha Jagung rangkaian Ultah GP Ansor ke 84 di ponpes Ta’limussibyan Bonder, Sabtu (12/5), GP Ansor  memberikan  keanggotaan luar biasa   kepada beberapa tokoh.

Tokoh-tokoh yang dimaksud, yakni  Menteri  Pertanian yang diwakili Direktur  Tanaman  Pangan  Ir.H.Jamil MP.PHd, Deputi Penindakan KPK RI, Irjen Pol.Drs.Firli,M.SI, Kapolda NTB di Wakili Wakapolda NTB, Kombes Pol.Drs.Tajudin dan Kabinda NTB,Tarwo Kusnarno,SE,MSI.

Di atas panggung, Wakil Ketua Umum PP GP Ansor, H Haerul Amri didampingi sejumlah pengurus GP Ansor, termasuk Ketua GP Ansor NTB Zamroni Aziz menyematkan dan memakaikan Jaket Kebesaran Ansor kepada tokoh tersebut .

Menurut Ketua GP Ansor NTB Zamroni Aziz, pemberian anggota luar biasa  ini sebagai penghargaan kepada para tokoh tersebut karena sudah  berbuat maksimal di bidangnya untuk bangsa, negara dan masyarakat.

“Bagi Ansor sudah selayaknya memberikan apresiasi sebagai anggota luar biasa di Harlah Ansor yang ke 84 ini,” tambahnya.

Acara Launching penanaman jagung 100 ribu Ha berlangsung meriah. Tercatat ribuan massa rakyat, kaum petani  dan jamaah NU memadati lokasi acara hingga usai.  Tampak sejumlah tokoh dan tamu undangan penting hadir, termasuk Gubernur NTB , TGH M Zainul Majdi atau yang akrab disapa TGB.

Dalam keterangannya, Direktur Pengembangan Pertanian Kementan RI, Ir. H. Ali Jamil menegaskan, NTB berpotensi sebagai lokasi proyek nasional itu. Apalagi, ke depan, pemerintah berupaya tidak lagi menginpor jagung dari luar negeri, tetapi berencana melakukan ekspor ke sejumlah negara.

“Produksi jagung di NTB selain untuk menjaga stabilitas kebutuhan nasional, juga dicanangkan agar jumlah jagung impor nasional di Indonesia menurun,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur NTB, TGH. Zainul Majdi atau TGB dalam sambutannya mengatakan, pemerintah harus mengawal ketat program ini. Termasuk dengan membeli hasil tani berupa jagung dari para petani dengan harga yang pantas.

Dia menghitung, jika pemerintah berani membeli jagung petani dengan harga Rp. 3.100 per kilogram, sementara jumlah hasil jagung petani NTB mencapai 800.000 ton, maka hasil yang akan didapat tidak kurang dari Rp. 2,4 Triliyun.

“Jadi bapak dari Kementerian Pertanian, jangan merasa tugas bapak itu selesai sampai kasih bibit saja, dan selesai sampai penyuluhan saja, tapi dampingilah para petani kita,” tegas TGB.

Di akhir acara , Deputi penindakan KPK, Irjen Pol,  Firli mengatakan dirinya hadir di acara ini semata- mata karena kecintaannya kepada Ansor/NU.  Dan datang dengan beaya sendiri tidak memakai fasilitas kantor.

Me




Debat Pilgub NTB, Mori Soroti Banyaknya Lulusan SMK dan Kuliah Yang Nganggur

Perlu ada pemetaan yang jelas baik dalam jumlah sekolah, siswa, dan guru serta lapangan pekerjaan

MATARAM.lombokjournal.com — Calon wakil gubernur NTB Mori Hanafi menyebutkan masih banyak generasi muda di NTB yang belum mendapatkan pekerjaan. Menurutnya, tidak hanya lulusan SMK yang banyak menganggur, melainkan pengangguran lulusan kuliah yang menurut dia mencapai angka 10 ribu orang setiap tahun.

Pernyataan mantan Wakil Ketua DPRD NTB ini, menjawab pertanyaan yang diajukan moderator dalam debat terbuka putaran pertama Pilgub NTB tentang strategi yang akan dilakukan dalam menguatkan peran pendidikan, terutama SMK.

“Yang bisa ditampung kita semua hanya seribu sampai 2 ribu, sisanya tidak punya pekerjaan, jadi persoalan ini tidak hanya di SMK, tapi adik adik yang lulus kuliah pun banyak yang menganggur, ini persoalan sosial di NTB,” ujarnya saat debat publik putaran bertajuk “Kesejahteraan Masyarakat dan Pelayanan Publik” di Hotel Lombok Raya, Mataram, NTB, Sabtu (12/5) malam.

Mengenai SMK, Mori menyoroti Pemprov NTB yang ia sebut kurang berpihak dengan wacana ingin mengurangi jumlah SMK.

“Padahal kita butuh, kalau perlu SMK yang dibanyakan ketimbang SMA,” ucap Mori.

Ia menilai perlu ada pemetaan yang jelas baik dalam jumlah sekolah, siswa, dan guru serta lapangan pekerjaan. Mori juga akan mendorong setiap SMK memiliki satu produk unggulan.

“Kita juga harus memastikan SMK kejuruan sesuai dengan lapangan pekerjaan yang kita butuhkan, kalau yang lebih banyak perbengkelan ya bengkel, salon ya salon, restoran ya restoran ini yang selama ini belum ada,” kata Mori menjelaskan.

Mori bersanding dengan Wali Kota Mataram Ahyar Abduh yang menjadi Cagub NTB dengan diusung Partai Gerindra, PAN, PPP, Hanura, PDIP, dan PBB.

AYA

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Suhaili Janjikan Pupuk bagi Tiap Desa di NTB

 

MATARAM — Sebagian besar masyarakat NTB menggantungkan hidup pada sektor pertanian. NTB sendiri dikenal sejak lama sebagai daerah lumbung padi. Namun, masih cukup banyak persoalan yang membelit para petani, baik dalam aspek kesejahteraan hingga ketersediaan faktor pupuk, benih, pestisida yang kerap kali menghambat produksi.

 

Calon Gubernur NTB nomor urut satu, Suhaili, berkomitmen akan memberikan fasilitasi kepada para petani di NTB untuk bisa berproduksi dengan lebih mudah dan murah serta mendapatkan bibit dan pupuk dengan lebih cepat dan berkualitas.

 

“Selama ini sungguh miris, (pertanian) masih menjadi permainan kadang-kadang distributor pupuk, ke depan kalau diberi amanah menjadi Gubernur NTB, bagaimana pupuk di tiap-tiap desa ada, ada Bumdes yang akan kelola dan jual pupuk,” ujar Suhaili saat menjawab pertanyaan dalam debat terbuka putaran pertama di Hotel Lombok Raya, Mataram, NTB, Sabtu (12/5) malam.

 

Selain itu, ia akan menyiapkan mesin pengolahan padi yang bisa membantu para petani agar tak lagi produksi padi kering giling, tapi kering panen sehingga akan mengurangi biaya produksi.

 

“Ini salah satu upaya kita, kegiatan pasca produksi juga sehingga padi-padi kita jangan dijual ke luar,” ungkapnya.




Debat, mengungkap Visi dan Misi Empat Paslon Pilgub NTB

Debat terbuka bukan untuk berdebat, saling hujat atau mengadu kehebatan, Bupati Lombok Tengah mengaku ingin mencari bekal apabila diberikan kesempatan memimpin NTB

MATARAM.lombokjournal.com — Empat pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB menghadiri debat terbuka putaran pertama bertajuk “Kesejahteraan Masyarakat dan Pelayanan Publik” di Hotel Lombok Raya, Mataram, NTB, Sabtu (12/5) malam.

Pada kesempatan pertama, para paslon diberikan waktu 90 detik untuk menyampaikan visi dan misi mereka untuk NTB.

Cagub NTB nomor urut satu, Suhaili, mengatakan, kehadirannya di debat terbuka bukan untuk berdebat, saling hujat atau mengadu kehebatan, Bupati Lombok Tengah itu mengaku ingin mencari bekal apabila diberikan kesempatan untuk menjadi Gubernur di NTB.

“Visi dan misi yang coba akan kami ikhtiarkan di bumi NTB adalah NTB sejahtera, yang mana situasi dan kondisi di mana warga sudah mampu memenuhi kebutuhan dasarnya, baik material maupun spiritual, meliputi pangan, sandangn, papan, pendidikan, kesehatan, bekerja, rekreasi,” kata Suhaili.

Ia tak sempat meneruskan penjelasan lantaran waktu yang diberikan sudah habis. Suhaili berpasangan dengan Wakil Gubernur NTB periode 2013-2018, Muhammad Amin dengan diusung Partai Golkar, Nasdem, dan PKB.

Cagub NTB nomor urut dua, Ahyar Abduh, menyuarakan slogannya yakni NTB untuk semua yang ia sandarkan kepada semangat dan komitmen seorang kepala daerah bagi warganga.

“Artinya gubernur dan wakil gubernur menjadi pelayanan bagi masyarakat,” kata Ahyar.

Ahyar yang didampingi Mori Hanafi –mantan Wakil Ketua DPRD NTB– menegaskan akan bekerja keras untuk memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat NTB, mulai dari petani, nelayan, buruh masyarakat kecil, para pemuda, perempuan, warga kota, dan warga desa. Bentuk komitmennya diwujudkan dengan menyiapkan kartu petani dan nelayan.

Janji-janji lain dari paslon yang diusung Partai Gerindra, PAN, PPP, Hanura, PDIP, dan PBB ini ialah akan mengalokasikan Rp 200 juta per tahun untuk setiap desa dan kelurahan. Ia menilai, NTB akan maju jika desa dsn kelurahan maju.

“Kami juga akan mengembangkan 100 desa wisata,” ungkap Ahyar yang juga kehabisan waktu menerangkan lebih lanjut soal program tersebut.

Sedangkan, Cagub nomor urut tiga, Zulkieflimansyah atau biasa disapa Dr Zul, mengungkapkan misinya maju di dalam kontestasi Pilgub NTB untuk mewujudkan NTB yang gemilang.

“NTB yang gemilang adalah NTB yang punya daya saing, sekaligus pada saat yang sama menjadi rumah besar yang nyaman, hangat, dan penuh kekeluargaan buat kita bersama,” ujar Dr Zul.

Cara mewujudkannya, kata dia, dengan memastikan bahwa NTB sangat ramah dan kondusif bagi hadirnya investasi dam komunitas bisnis. Baginya hal ini sangat penting karena tugas pemerintah adalah memfasilitasi dunia usaha. Poin kedua, ialah bagaimana pemerintah memiliki kebijakan yang ramah dalam mensejahterakan masyarakatnya sendiri.

Sama seperti dua Cagub sebelumnya, mantan Anggota DPR RI ini juga tak sempat meneruskan pernyataannya lantaran kehabisan waktu.

Dr Zul maju dengan usungan Partai Demokrat dan PKS bersama Cawagub Sitti Rohmi Djalilah yang merupakan kakak kandung dari Gubernur NTB 2008-2018 Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi.

Cagub nomor urut empat, Ali bin Dahlan atau Ali BD, mengawali perkataan dengan mengungkap misinya untuk maju bersama rakyat untuk membangun NTB yang beradab berkarakter dan berbudaya untuk menyongsong masyarakat NTB yang sejahtera.

“Kenapa mulai dari kata-kata beradab, karena kata itu mengandung nilai dan visi lebih dalam yang melahirkan warga NTB yang mengerti akan perbedaan dan mengerti masa depan,” kata Ali.

Dengan beradab, kata dia, akan lahir sebuah etos kerja yang akan membawa kemakmuran. Ia juga menekankan masyarakat NTB untuk bekerja keras, hidup hemat, dan mengerti akan masa depannya.

Ali BD yang berdampingan bersama Lalu Gede Sakti menjadi satu-satunya paslon yang maju melalui jalur perseorangan.

AYA




10 Lulusan Terbaik SMPN 1 Tanjung, Diberikan Reward

Pemberian reward merupakan inisiatif dari alumni yang kini sudah sukses di instansi pemerintah, swasta maupun di dunia usaha

LOMBOKUTARA.lombokjournal.com — Ada yang menarik dalam acara perpisahan atau pelepasan siswa-siswi kelas IX di SMPN 1 Tanjung, Lombok Utara, Sabtu (12/5).

Sejumlah alumni angkatan 1988 sekolah tersebut hadir sekaligus memberikan reward secara simbolis kepada siswa yang masuk dalam 10 besar nilai tertinggi kelulusan tahun ajaran 2017-2018.

Salah satu perwakilan alumni 1988 SMP N 1 Tanjung, Muji Bidawati, mengaku, pemberian reward kepada 10 besar bertujuan menyemangati para siswa untuk terus belajar dan berprestasi, tidak hanya di KLU, tapi juga di tingkat Provinsi dan nasional.

“Total hadiah yang kita berikan sebesar Rp. 8 juta lebih. Selain itu ada juga pemberian penghargaan kepada tiga orang guru favorit. Tapi jangan dilihat dari jumlahnya,” katanya, Sabtu (12/5).

Anggota DPRD KLU, Ardianto, yang juga bagian dari alumni 1988, mengatakan, pemberian reward merupakan inisiatif dari kawan-kawan alumni yang kini sudah sukses di instansi pemerintah, swasta maupun di dunia usaha.

“Kita ingin para siswa agar lebih giat untuk meraih cita-citanya dengan membawa nama besar SMPN 1 Tanjung,” harapnya.

Sementara, Kepala Sekolah SMPN 1 Tanjung, Johdi. S.Pd, berharap kelulusan tahun ini bisa mencapai 100 persen seperti halnya tahun-tahun seblumnya.

“Tidak hanya tingkat kelulusan, tapi nilai juga tidak kalah penting. Tahun lalu misalnya, SMPN 1 Tanjung meraih nilai tertinggi ujian nasional untuk empat mata pelajaran se-KLU,” paparnya.

Johdi juga menambahkan, tahun 2018 ini pihaknya mendapat bantuan fisik senilai Rp.1 Miliar lebih. Dan akan menjadikan SMPN 1 Tanjung sebagai sekolah termegah di KLU.

“SMPN 1 Tanjung akan menjadi sekolah model SPMI. atau sekolah bertarap nasional. RAB-nya sudah kita susun, anggarannya sekitar Rp. 5 milair, dan akan dianggarkan secara bertahap,” katanya lagi.

Di akhir sambutannya, Johdi juga berpesan kepada semua siswanya agar merayakan kelulusan dengan hal-hal yang positif.

“Rayakan dengan cara positif. Dan saya berharap kalian bisa melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi,” tutupnya.

Dalam acara yang dihadiri Ketua komite sekolah, perwakilan Dikpora KLU, Kapolsek Tanjung, dan wali murid itu, juga dimeriahkan oleh sejumlah pertunjukan seni yang dibawakan para siswa.

DNU




Djohan Sjamsu Kini Pimpin PKB Lombok Utara

PKB di bawah pimpinan Djohan Sjamsu tentu bertekat merebut suara sebanyak-banyaknya dalam pesta demokrasi pemilihan legislatif 2019 mendatang

LOMBOKUTARA.lombokjournal.com — Mantan Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) KLU. menggantikan Ali Syahbana, Dalam Musyawarah Cabang Luar Biasa PKB, di Gondang, Sabtu (12/05).

Dalam sambutannya, Ketua DPW PKB NTB. H. Lalu Hadrian Irfani mengatakan, ditunjuknya H. Djohan Sjamsu sebagai Ketua PKB KLU merupakan inisiatif pengurus dengan harapan dapat mendongkrak suara PKB di Lombok Utara ke depan.

“Pak Djohan Sjamsu adalah tokoh yang dinilai tepat untuk membesarkan PKB di KLU. Jadi bukan karena pak Ali tidak layak atau melanggar aturan partai,” pungkasnya.

Ke depan, sambung Hadrian, PKB di bawah pimpinan Djohan Sjamsu (sebelumnya memimpin Partai Demokrat KLU,red) tentu bertekat merebut suara sebanyak-banyaknya dalam pesta demokrasi pemilihan legislatif 2019 mendatang.

“Target ini cukup berasalan, mengingat pak Djohan pernah membawa Demokrat menjadi partai pemenang di KLU,” katanya lagi.

Dalam kesempatan yang sama, H. Djohan Sjamsu menegaskan, jika saat ini dirinya akan fokus membesarkan partai, guna bersiap menyambut Pileg dan kontestasi Pilkada 2021 mendatang.

“Saya pindah partai sebagai bagian dari pengabdian saya untuk daerah ini. Bersama teman-teman pengurus lainnya, tentu saya berikhtiar untuk memenangkan PKB,” cetusnya.

Saat ditanya posisi atau sikap PKB terhadap pemerintah di KLU, mantan politisi Demokrat ini menegaskan PKB akan tetap bersikap objektif.

“Jika pemerintahan ini berjalan baik, maka tentu akan kita dukung. Tapi jika sebaliknya, apabila kinerja pemerintah menyimpang, maka harus dikritisi,” gumamnya.

DNU