Golden Palace Beri Promo Bukber Dan Kamar Hotel di Bulan Ramadhan

Hanya dengan 75 ribu siapa saja sudah bisa makan di hotel

MATARAM.lobokjournal.com —  Memasuki Bulan Ramadhan Banyak Hotel Mice di kota Mataram memberikan  penawaran dan diskon, di antaranya menawarkan berbagai promosi.

Salah Satunya Hotel Di Mataram yakni Golden Palace Hotel Lombok memberikan  Promo Pada Bulan Puasa. Mulai dari kamar hingga buka bersama.

“Kita tawarkan Jika makan di hotel Itu tidak mahal.  Jadi pada bulan puasa ada promo, Yaitu bukber dengan harga 75 ribu kita bisa makan dengan makan lengkap. Dari hidangan makanan ringan hingga makanan berat,” tutur Ernanda Dewobroto, General Manager Golden Palace Hotel lombok, Kamis  (31/05) yang ditemui usai memberikan santunan kepada  anak yatim piatu.

Ernanda Juga menjelaskan, jika promo bukber tersebut dapat dinikmati siapa saja, Karena hanya dengan 75 ribu siapa saja sudah bisa makan di hotel. Dan jika ada yang memesan melalui website dari hotel maka nantinya akan diberikan potongan harga.

Jadi para tamu dapat memesan melalui situs web hotel tanpa harus datang ke tempat.Pihak hotel memberikan kemudahan bagi para tamunya di era global Ini.

Semua masyarakat dari kalangan bawah hingga atas dapat bukber di Hotel.

Tak hanya Itu, promo dari Golden Palace selama puasa. Tapi hunian kamar pun ada potong harga dengan Paket Hemat.

Kalau bulan puasa harga untuk kamarnya sekitar 550 Ribu, yang biasanya sekitar 750 ribu sampai 800 ribu saat puasa.

“Lebih hemat dari hari-hari dan bulan biasa,” terang Ernanda. “Kita berikan potongan hargajJika memesan melalui situs web, Karena sekarang ini pesan hotel gampang hanya lewat Hp saja sudah bisa.’ menambahkan.

AYA (*)




Golden Palace Hotel Lombok  Gelar Buka Bersama dan Beri Santunan

Santunan anak yatim diberikan langsung oleh Dirut Golden Palace  beserta jajaran direksi yang yang diberikan langsung kepada  panti asuhan dan anak- anak yatim piatu

MATARAM.lombokjournal.com — Golden Palace Hotel Lombok  tak mau ketinggalan dalam memanfaatkan bulan Ramadhan untuk berbagi ke sesama.

Salah satunya dengan menggelar kegiatan buka bersama sekaligus memberikan santunan berupa bingkisan dan sejumlah uang yang diberikan kepada dua Yayasan yang ada di kota Mataram  yakni Yayasan Al Adiyaat dan Yayasan As Syuhada’,kamis (31/05).

Acara ini dihadiri oleh jajaran direksi, staf  karyawan, serta 100 anak yatim dari kedua yayasan tersebut.

Ir. Teddy Sanyoto, MT., MBA. Selaku Direktur Utama Golden Palace Hotel Lombok mengatakan, pemberian santunan dan acara buka puasa bersama anak yatim, ini sudah rutin digelar setiap tahun. Kegiatan ini menjadi salah satu ajang silaturahmi dan CSR dari Golden Palace Hotel Lombok..

“Semoga niat baik kita melalui acara pada hari ini diridhoi oleh Tuhan Yang Maha Esa dan kedepannya bisa menebarkan kebaikan,” ungkapnya, saat memberikan sambutan.

Santunan anak yatim diberikan langsung oleh Dirut Golden Palace  beserta jajaran direksi yang yang diberikan langsung kepada  panti asuhan dan anak- anak yatim piatu.

“Santunan tersebut berupa  bingkisan dan sejumlah Uang,” terang Teddy

Kegiatan juga diisi dengan tausiah dari Ustadz H. Muhirda , yang memberikan siraman rohani dan menginspirasi menambah pengetahuan tentang ajaran agama Islam dan perbuatan-perbuatan yang positif selama bulan Ramadhan ini.

AYA (*)

 




Pemprov NTB Akan Bangun Rumah Sakit Mata

Anggaran yang diperkirakan dalam membangun rumah sakit tersebut sekitar Rp 27 milyar lebih

MATARAM.lombokjournal.com — Pemerintah Provinsi NTB akan membangun rumah sakit khusus untuk menangani penyakit yang berkaitan dengan mata.

Nantinya rumah sakit mata tersebut akan dibangunkan dilokasi eks RSUD Provinsi NTB akan mengantikan BKPM yang saat ini sudah lama berdiri di wilayah Cakranegara Kota Mataram.

Pemindahan tersebut agar lokasinya lebih luas dan lebih efisien dalam melakukan pelayanan terhadap masyarakat.

Menurut Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ( BPKAD ) NTB.H.Supran mengatakan bahwa saat ini rumah sakit dalam proses pembangunan.

“Rumah sakit mata dalam proses pembangunan,”ucapnya Kamis (31/05)

Menurutnya pengoperasian rumah sakit yang nantinya akan menjadi aset pemerintah provinsi NTB tersebut diharapkan sudah bisa beroperasi pada tahun 2019 mendatang.

Tahun 2018 ini mulai dibangun mudahan 2019 nanti sudah bisa dioperasikan,”ucarnya.

Selain itu pembangunan rumah sakit mata tersebut menggunakan anggaran dari  daerah (APBD) dan dana dari pusat (APBN).

Ada pun jumlah anggaran yang diperkirakan dalam membangun rumah sakit tersebut sekitar Rp 27 milyar lebih yang dialokasikan secara bertahap.

AYA




PLN Wilayah NTB Gelar Program PLN Mengajar

Program PLN Mengajar ini dilaksanakan oleh unit PLN secara nasional. Mengangkat tema ‘’Terangi Bangsa dengan Pendidikan’’,  merupakan bentuk kepedulian PLN di dunia pendidikan.

MATARAM.lombokjournal.com   – PT PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Barat kembali menggelar Program PLN Mengajar.  Kali ini program tersebut dilaksanakan di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 5 Mataram, Rabu (30/5).

General Manager PLN Wilayah NTB yang diwakili oleh Manajer Transmisi dan Distribusi, Jhonni Putra, serta Manajer SDM dan Umum, Deddy Hidayat hadir menjadi inspirator atau guru sehari di sekolah tersebut.

Tidak hanya di Provinsi NTB, Program PLN Mengajar ini dilaksanakan oleh unit PLN secara nasional. Mengangkat tema ‘’Terangi Bangsa dengan Pendidikan’’, program ini merupakan bentuk kepedulian PLN di dunia pendidikan.

“Kami ingin membantu peningkatan pendidikan dan partisipasi dalam mencerdaskan kehidupan berbangsa serta membutuhkan minat dan kepedulian masyarakat, khususnya di sektor ketenagalistrikan,”  terang Jhonni Putra.

Pada kesempatan ini, Jhonni berbagi pengetahuan mengenai proses produksi listrik, Contact Center PLN 123 dan pengetahuan kelistrikan lainnya sehingga diharapkan dapat membuat siswa memiliki wawasan, kontribusi, kepedulian tentang ketenagalistrikan.

Selain itu ia juga berbagi inspirasi pengalaman pada saat bekerja di PLN tentang bagaimana bekerja keras dalam melakukan pelayanan dan melistriki di nusantara dan motivasi mengenai kesuksesan dalam memperoleh prestasi disekolah serta hingga saat ini.

Kehadiran Tim Pengajar dari PLN di sekolah tersebut disambut penuh antusias oleh 100 siswa SMAN 5 Mataram. Dalam beberapa kesempatan bahkan beberapa siswa tidak segan menyampaikan pertanyaan mengenai kelistrikan.

Salah seorang siswa Kelas XI SMAN 5 Mataram, Hanif Kusuma menyampaikan rasa bahagianya karena dapat mengikuti Program PLN Mengajar. Menurutnya, melalui program ini dirinya dapat lebih memahami dunia kelistrikan secara langsung dari para praktisi.

“Tentunya kami sangat senang bisa dikunjungi oleh PLN. Selama ini kan kita tahunya listrik menyala, namun dengan kegiatan ini kami jadi tahu bagaimana proses produksi listrik hingga bisa kita gunakan,” ujar Hanif.

Sementara itu,Kepala Sekolah SMAN 5 Mataram, Drs. H. Arofiq, M.M. menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PLN yang telah menunjukan kepeduliannya kepada dunia pendidikan dan telah memilih SMAN 5 Mataram sebagai tempat Program PLN Mengajar.

“Kami sangat mengapresiasi program PLN ini. Ke depannya mungkin perlu terus dilaksanakan, terutama di sekolah-sekolah terpencil agar bisa mendorong peningkatan kualitas pendidikan,” pungkas Arofiq.

Dalam program ini, PLN juga menyerahkan bantuan pendidikan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan total bantuan senilai Rp 129.250.000,-. Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk perpustakaan digital, laptop, LCD dan layar proyektor serta peralatan sekolah.

Seperti diketahui Program PLN Mengajar merupakan program tahunan dari PLN. Tahun sebelumnya, PLN Wilayah NTB juga menggelar PLN Mengajar di SMKN 2 Mataram.

AYA (*)




SPEKTRA Kembali Gelar  Pameran di Atrium Mataram  Mall, Mataram

SPEKTRA menawarkan promo khusus berupa hadiah langsung untuk setiap transaksi dan cukup bayar Rp 0

MATARAM.lombokjournal.com — Setelah sebelumnya sukses di tahun 2017, roadshow SPEKTRA MERlAH telah mengunjungi lebih dari 10 kota di tanah air. Kini, SPEKTRA kembali menggelar pameran di Mataram, Nusa Tenggara Barat

Bertempat di Atrium Mataram  Mall ,Mataram SPEKTRA menawarkan promo khusus berupa hadiah langsung untuk setiap transaksi dan cukup bayar Rp 0.

Tidak hanya itu. SPEKTRA pun memberikan garansi bahwa pengunjung dapat langsung membawa pulang barang impian mereka dalam waktu tanpa perlu melalui proses survey dan memperoleh potongan sampai 3 kali angsuran.

i Mataram, pameran SPEKTRA Meriah akan digelar mulai tanggal 25 hingga 10 Juni 2018 dengan bekerjasama dengan Galaxy Elektronic,Graha Elektronic,Matrix Computer,Rocket Music,serta berbagai ATPM seperti Samsung, LG , Sharp, Olympic,Comforta dan Brand-brand lainnya yang disediakan  guna memenuhi kebutuhan barang elektronik dan furniture pengunjung.

Ardian Prastya,selaku Presiden direktur PT. astra multifinnce, mengatakan pameran ini sengaja digelar untuk membantu masyarakat mendapatkan barang elektronik serta perabotan rumah tangga impian mereka melalui proses yang lebih simple dan harga yang lebih murah.

“Kami melihat bahwa masyarakat indonesia memiliki kebutuhan yang sangat besar terhadap barang-barang seperti elektronik, gadget, serta perabotan rumah tangga. Maka dari itu, SPEKTRA hadir untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan tersebut. Pelanggan kami dapat langsung membawa pulang barang yang mereka butuhkan”. tuturnya, Kamis (31/5/2018).

Ardian menegaskan bahwa pameran seperti SPEKTRA Meriah ini akan sering diadakan guna membantu meningkatkan daya beli masyarakat di berbagai kota di lndonesia.

Selain pameran berbagai alat elektronik serta perabotan rumah tangga, SPEKTRA juga menyiapkan panggung hiburan bagi para pengunjung serta berbagai aktivitas menarik yang dapat menemani pengunjung dalam menghabiskan waktu akhir pekan bersama keluarga mereka.

“Berbagai hadiah dan grandprize menarik telah disiapkan dalam pameran tersebut. Tidak perlu harus bertransaksi cukup datang saja,” ujarnya.

AYA (*)




NTB Diatensi Baik Oleh Kapolri dan Panglima TNI

Kuatnya atensi dan perhatian pemerintah pusat di era kepemimpinan Jokowi ini merupakan penghargaan kepada warga NTB dan Pemerintah  Daerah NTB

Karman BM

MATARAM  :   Setelah sehari sebelumnya Waka Polri berkunjung  ke NTB, kini giliran  Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto  mengunjungi  NTB secara bersamaan dalam rangka mengadakan safari Ramadhan , Rabu-Kamis (30-31/05), harus dimaknai sebagai bentuk  atensi yang baik untuk  warga dan  pimpinan daerah di NTB.

Selain itu kunjungan  dua petinggi polri dan TNI merupakan dukungan  moral yang memiliki  point khusus untuk seluruh komponen warga NTB yang dipandang tetap  menjaga toleransi ,  persatuan dan kesatuan  mewujudkan perdamaian antar ummat.

NTB dengan beragam suku yakni Sasak , Samawa, Mbojo, Jawa, Bugis dll merupakan taman sari kebhinekaan yang tetap harmoni dengan  spirit kebangsaan dalam bingkai NKRI

Demikian siaran pers yg disampaikan oleh Direktur Eksekutif Al Mentra Institute, Karman BM kepada media , Kamis (31/05) menanggapi kunjungan petinggi polri dan TNI yg tidak biasa dan surprise tersebut.

Sebagai warga NTB , Karman merasakan aura yang berbeda  atas kehadiran dua petinggi negara yg melambangkan simbol kekuatan penjaga NKRI bisa ke NTB dalam merajut kebersamaan di momen ramadhan.

“Momentum ini akan menjadi catatan sejarah bagi warga NTB yg tak akan dilupakan di era kepemimpinan pemerintahan Jokowi ,” ungkapnya .

Menurutnya sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat , Gubernur NTB , Zainul Majdi beserta jajaran nya diakuinya telah banyak sumbangsihnya untuk merawat kemajemukan dan  keberagaman yang ada dalam budaya masyarakat NTB.

“Terlepas ada sisi kelemahan lainnya, TGB harus diakui sebagai salah satu Gubernur yang memiliki prestasi yang baik dalam memimpin,” imbuhnya .

Maka tak heran , lanjutnya , jika Presiden Jokowi sampai enam kali  mengunjungi NTB dalam berbagai even. Kuatnya atensi dan perhatian pemerintah pusat di era kepemimpinan Jokowi ini merupakan penghargaan kepada warga NTB dan Pemerintah  Daerah NTB yang satu padu memajukan pembangunan  daerah.

“Warga NTB dari Mataram sampai dengan Sape Bima tentu akan tetap mengenang perhatian presiden  Jokowi dan pasti tahu bagaimana membalas kebaikkan ini pada saat yang tepat,” tandasnya .

Sementara itu, kata Karman Kehadiran Kapolri dan Panglima TNI  dalam safari Ramadhan , dimata Gubernur NTB ,  TGB , tentu merupakan suprise yang tak ternilai harganya sekaligus sebagai bentuk apresiasi.

“Maka wajar jika TGB mewakili warga NTB  dan pimpinan daerah memberikan rasa hormat yang tinggi atas kunjungan Kapolri dan Panglima TNI ,” pungkasnya .

Me




Doktor Zul Jadi Imam Sholat Magrib di Masjid Agung Nurul Huda Sumbawa

Buka Puasa Bersama dengan ribuan Jamaah, Doktor Zul mengatakan Intensitas pertemuannya dengan masyarakat pada Bulan Ramadhan tidak berbeda dengan bulan-bulan lainnya

SUMBAWA BESAR ;  Bulan Ramadhan tidak menjadi halangan bagi Calon Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah SE., M.Sc terus menyambangi masyarakat.

Bahkan di bulan yang penuh berkah dan magfirah ini menjadi pemompa semangat tokoh kharismatik tersebut untuk terus menjalin dan mempererat ukhuwah.

Setelah menyambangi masyarakat KSB hingga ujung Sekongkang, Doktor Zul—sapaan akrabnya, kembali menyapa masyarakat di Kabupaten Sumbawa yang diawali dari Kecamatan Alas, Selasa (29/05) malam lalu mampir di beberapa kecamatan lainnya di wilayah barat Sumbawa.

Selanjutnya,  Rabu (30/05) pagi menemui tokoh masyarakat. Petang harinya, Calon Gubernur nomor urut 3 yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat ini didaulat menjadi Imam Sholat Magrib berjamaah sekaligus buka puasa bersama dengan seribuan jamaah di Masjid Agung Nurul Huda Sumbawa Besar.

Kehadiran pasangan Calon Wakil Gubernur Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah dari Paket Zul-Rohmi ini disambut antusias para jamaah.

Ditemui awak media  usai berbuka puasa, Doktor Zul mengatakan Intensitas pertemuannya dengan masyarakat pada Bulan Ramadhan ini tidak berbeda dengan bulan-bulan lainnya. Ia tidak akan pernah berhenti untuk bersilaturahim dengan masyarakat.

“Di bulan ramadhan ini seperti biasa saja, tidak ada yang berbeda. Saya menyapa dan bersilaturraim ke tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan lain-lain,” kata jebolan Kennedy School of Government, Harvard University (US) yang sampai sekarang tercatat sebagai Senior Research Fellow, Kennedy School of Government, Harvard University, USA.

Dijelaskannya, selain  menyandang bulan penuh hikmah, bulan suci Ramadan biasa disebut sebagai bulan silaturahmi. Pasalnya di bulan ini semangat menyambung persaudaraan biasa dilakukan khususnya oleh umat muslim.

Bulan Ramadan bukan hanya sebagai sarana meningkatkan ibadah secara vertikal, tetapi juga ibadah secara horizontal. Pada bulan ini, hati seseorang nampak begitu lapang, pemaaf, dan memiliki semangat persaudaraan yang tinggi.

“Tidak salah jika Ramadan adalah bulan silaturahmi, yaitu saat-saat kita sangat terbuka untuk menjalin hubungan sosial yang renggang, jauh, atau bahkan terputus,” ujarnya, seraya mengutip Hadist Rasulullah SAW yang diriwayatkan Bukhari—Muslim bahwa “barangsiapa yang ingin dipanjangkan usianya dan dibanyakkan rezekinya, hendaklah ia menyambungkan tali persaudaraan”.

Sementara di hari yang sama dan tempat berbeda, tepatnya di Taman Mangga Kota Sumbawa Besar, Tim Relawan Zul Rohmi dan Jilbab Hijau melakukan aksi sosial dengan membagi-bagikan takjil untuk berbuka puasa kepada para pengguna jalan dan masyarakat yang melintas. Kegiatan ini sudah seringkali dilakukan tim relawan baik secara individu maupun berkelompok.

Me




Konsep Cerdas SRD, Membangun Industri Kreatif Yang Topang Pemberdayaan Perempuan

Jilbab Ijo mendorong kaum muda NTB secara kreatif  memanfaatkan peluang usaha yang berbasiskan teknologi digital

MATARAM.lombokjournal.com —  Calon Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah (SRD) mengatakan, sektor ekonomi kreatif akan menjadi salah satu pendorong utama dalam pertumbuhan ekonomi NTB ke depan.

Menurutnya, pembangunan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang kini  tengah mednggeliat di sektor pariwisata sekaligus mengokohkan branding sebagai destinasi halal dunia, memunculkan banyak potensi dan peluang ikutan yang turut mendorong pembangunan sektor lainnya.

NTB adalah salah satu pusat wisata halal dunia yang memiliki keindahan alam yg luar biasa, kekayaan budaya yang sangat beragam,  ada suku bangsa Sasak, Samawa, Mbojo (Sasambo).

“NTB juga punya kekayaan akan produk-produk kerajinan seperti tenun yang beraneka ragam,  mutiara, gerabah, ukir,  dll. Kuliner kuliner tradisional juga beragam, ini yang akan menjadi modal yang sangat besar untuk tumbuh dan berkembangnya kembangnya industri kreatif kita ke depan,” kata SRD, Selasa (29/05) di Mataram.

SRD memaparkan, peran pemerintah sebagai fasilitator, mediator dan pendorong harus menggandeng pihak-pihak yang memiliki kompetensi dan kepedulian dengan industri kreatif. Misalnya dengan melibatkan sector perbankan, para pengusaha, para ahli, akademisi perguruan tinggi, media massa dan lain sebagainya.

“Dengan menggandeng para pihak ini, diharapkan agar masalah permodalan, kualitas produksi, hingga ke masalah pemasaran akan bisa tertangani dengan baik,” katanya.

Menopang Pemberdayaan Perempuan

Ia mengatakan, dengan mendorong pembangunan ekonomi kreatif di NTB maka upaya pemberdayaan perempuan juga akan ikut terbantu.

Sebab, sebagian besar pelaku industri kreatif di NTB ini adalah kaum perempuan.

“Peran perempuan sangatlah besar,  karena pelaku dari ekonomi kreatif ini sebagian besar wanita. Misalnya industri kuliner, kerajinan tenun, dan lain sebagainya,” katanya.

Menurut SRD, pemerintahan Zul-Rohmi ke depan akan menggandeng juga organisasi perempuan seperti IWAPI dan lainnya untuk turut memajukan industri kreatif di NTB.

“Sehingga nantinya, mulai dari sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan akan banyak melibatkan organisasi-organisasi wanita, majelis taklim, LSM  perempuan, akademisi perempuan dan lain sebagainya,” tukasnya.

Kaum Muda dan  Digital

Hal yang tak kalah penting, papar SRD, yang harus diperhatikan dalam memajukan industri kreatif adalah dengan mendorong masyarakat agar lebih melek teknologi dan dunia digital.

Seiring perkembangan ilmu dan teknologi yang berbasiskan digital, Cawagub NTB, Jilbab Ijo ini mendorong kaum muda NTB secara kreatif  memanfaatkan peluang usaha yang berbasiskan teknologi digital. Dengan begitu akan memotivasi  yang lain.

Menurut Rohmi, kemajuan IPTEK merupakan konsekwensi logis yang harus dihadapi seiring berkembangnya peradaban jaman. ” Temuan -temuan IPTEK yang berbasis digital tak bisa dihindari karena itu tools atau alat untuk memudahkan interaksi dan komunikasi,” ujar Rohmi

Bagi Rohmi, anak muda yang hebat dan cerdas itu  harus pandai memanfaatkan celah dan  peluang dibalik kemajuan inovasi tehnologi.

“Peluang usaha yg memanfaatkan teknologi berbasis digital masih terbuka lebar ,” tambahnya .

Untuk mendukung upaya itu, Zul-Rohmi akan memperluas keberadaan kampung media yang saat ini sudah ada, dan juga akan meningkatkan pelatihan-pelatihan yang terus menerus dan berkesinambungan.

Pasangan Dr Zulkieflimansyah dan Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi) merupakan pasangan Cagub dan Cawagub NTB dengan nomor urut 3, yang maju dalam kontestasi Pilkada NTB ini diusung Partai Demokrat dan PKS.

Zulkieflimansyah sebelumnya menjabat anggota DPR RI. Pria akrab disapa Doktor Zul ini juga merupakan pendiri Universitas Teknik Sumbawa (UTS) di pulau Sumbawa.

Sementara, Sitti Rohmi Djalilah (SRD) merupakan mantan Ketua DPRD Kabupaten Lombok Timur dan menjabat Rektor Universitas Hamzanwadi Lombok Timur.

Satu-satunya calon yang mewakili perempuan ini, juga merupakan kakak kandung Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) sekaligus cucu dari Pahlawan Nasional pendiri organisasi Nahdlathul Wathan (NW), Maulana Syaikh TGKH M Zainuddin Abdul Madjid.

Maju dalam kontestasi Pilgub NTB tahun ini, pasangan Zul-Rohmi mengangkat jargon lanjutkan ikhtiar TGB untuk NTB yang Gemilang

Me

 




Rayakan ULTAH, PT Paragon Adakan Aksi Sosial Di Ponpes Nurul Hakim, Lombok Barat

Selain acara bersih- bersih masjid,  Wardah kosmetik memberikan sumbangan sebesar Rp 10 juta

Saat penyerahan danasumbangan sebesar Rp 10 juta (Foto; AYA)

LOMBOK BARAT.lombokjournal.com — Rangkaian HUT PT Paragon, melalui brand kosmetik Wardah melakukan kegiatan sosial di Pondok Pesantren Nurul Hakim, Kediri Lombok Barat.

PT Paragon menggelar kegiatan bersih-bersih masjid sekaligus penyerahan bantuan perawatan masjid. Ini menjadi salah satu bentuk kepedulian PT Paragon selama Ramadan.

“Untuk kegiatan Ramadan ini ada banyak sekali seperti satu hati donasi untuk masjid,  Wardah Goes to Pesantren dan kegiatan  khusus beauty agent yaitu sharing is caring, ” ungkap Dhian Kartika dewi Selaku Bussines Development Wardah.

Dhian menuturkan, untuk program “satu hati berdonasi untuk masjid” dilakukan di 33 distribution Centre (DC) dengan 330 total masjid.  Ini dilakukan dalam rangka ulang Tahun PT. Paragon yang ke 33.

“Masjid Zakaria Salamah di Kabupaten Lombok Barat ini merupakan masjid keempat yang sudah dilakukan acara bersih- bersihnya” terang Dhian

Dhian menambahkan, selain acara bersih- bersih masjid, pihaknya melalui Wardah kosmetik memberikan sumbangan sebesar Rp 10 juta untuk perawatan dan untuk melengkapi fasilitas di masjid. Sumbangan tersebut diserahkan pada 330 masjid seluruh Indonesia selama Ramadan ini.

Pengurus   Masjid Zakaria Salamah pondok pesantren Nurul Hakim Kediri, Fernandi menyatakan sangat berterimakasih dengan adanya kegiatan dan sumbangan yang diberikan Wardah kosmetik kepada masjid.

Bantuan tersebut akan dipergunakan untuk perawatan dan fasilitas masjid.

“Saya selaku pengurus masjid sangat berterimakasih atas bantuan dan kerjasamanya,semoga kedepan kegiatan ini bisa berlanjut di tahun- tahun berikutnya,” aku  Fernandi.

AYA (*)




Zul-Rohmi Punya Cara Jaga Stabilitas Harga Komoditi Pertanian

Ketidakstabilan harga komoditi itu disebabkan lantaran belum hadirnya industri-industri pengolahan yang bisa menampung hasil produksi pertanian petani di NTB

MATARAM.lombokjournal.com — Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah dan Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi) memiliki cara tersendiri untuk menjaga stabilitas harga komoditi pertanian di NTB, terutama di sektor pertanian tanaman pangan.

Stabilitas harga komoditi Padi dan Jagung, juga akan bermuara pada peningkatkan kesejahteraan petani yang dapat diukur dengan indeks Nilai Tukar Petani (NTP) yang disusun BPS.

Seperti diketahui, selama ini harga komoditi sektor tanaman pangan khususnya padi dan jagung kerab tidak stabil. Jika musim panen harga menjadi anjlok sangat murah, dan berdampak pada pendapatan petani dan tingkat kesejahteraannya. Sementara jauh dari musim panen, harga meningkat tajam dan menyebabkan inflasi daerah.

Cagub NTB, Dr Zulkieflimansyah menilai, ketidakstabilan harga komoditi itu disebabkan lantaran belum hadirnya industri-industri pengolahan yang bisa menampung hasil produksi pertanian petani di NTB.

Menurut dia, pendekatan yang digunakan selama ini masih terkesan pendekatan snapshoot, yang hanya menyelesaikan masalah, ketika ketidakstabilan harga terjadi, tanpa mengatasi akar masalahnya, sehingga menjadi masalah klasik yang tiap tahun terjadi.

Misalnya, ketika harga anjlok maka petani diberi bantuan dan stimulan, sementara saat harga tinggi pemerintah melakukan operasi pasar untuk melindungi masyarakat kurang mampu.

Zul-Rohmi tidak menggunakan pendekatan yang snapshoot seperti itu, tapi pendekatan yang berkesinambungan dan menukik ke akar masalahnya. Banyak ketidakstabilan ini bukan hanya masalah pangan, tapi karena tidak hadirnya industri pengolahan,” kata Dr Zul, dalam siaran persnya, Senin (28/05) kepada Media.

Ia mengatakan, produksi gabah dan jagung di NTB selalu surplus, namun ketidakstabilan harga masih terjadi. Sebab, selama ini komoditi yang dijual keluar masih dalam bentuk mentah.

“Harga tidak stabil karena, baik yang diserap Bulog maupun yang kita kirim keluar, ke Bali Jakarta dan Surabaya dalam bentuk mentah. Tugas kami adalah bagaimana dorong agar industri pengolahan hadir, sehingga nilai tambah muncul. Kalau itu terjadi Insya Allah ketidakstabilan itu bisa dicegah, bahkan bisa jadi ekonomis produksi,” kata Dr Zul.

Zul mengakui, untuk menghadirkan industri pengolahan bukan persoalan sederhana dan membutuhkan komitmen juga waktu. Sebab, untuk menhadirkan investasi industri pengolahan, daerah juga harus memiliki sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni.

“Memang bukan masalah sederhana, karena ini tidak semudah kita membalik telapak tangan. Sehingga kita juga hadirkan infrastruktur non-fisik di Kampus-Kampus untuk menciptakan SDM yang kondusif tentang itu,” katanya.

Dr Zul menambahkan, kehadiran industri pengolahan dan penyiapan SDMyang memadai akan memperkuat posisi NTB yang selama ini merupakan lambang lumbung pangan nasional.

“NTB ini kan lambang lumbung pangan nasional, jadi jangan sampai petani kita ini miskin di tengah keberlimpahan kita. Kenapa kita tidak datang dengan pendekatan yang mendasar, hadirnya industri pengolahan itu akan menjadi nilai tambah,” tukasnya.

Peran  Perbankan

Selain kehadiran industri pengolahan, papar Zul, peran sector perbankan juga akan ditingkatkan untuk upaya stabilisasi harga komoditi pertanian dan juga untuk peningkatan kesejahteraan petani di NTB.

Selama ini, kredit perbankan yang dikucurkan sebagian besar masih didomonasi kredit konsumtif, dan juga akses petani untuk pinjaman modal masih sangat terbatas.

“Kami juga akan dorong peran perbankan di NTB, tapi dengan cara berpikir agak berbeda. Perbankan ini harus ada political will untuk dorong kredit modal usaha dan kredit ke hal yang produktif,” katanya.

Semangat program kerja yang akan dijalankan Zul-Rohmi ini, juga sempat disampaikan pasangan nomor urut 3 ini dalam debat kandidat Paslon Pilkada NTB beberapa waktu lalu.

Hal serupa juga disampaikan langsung oleh Dr Zul maupun Dr Hj Sitti Rohmi dalam setiap kali kampanye blusukan mereka ke para petani di Lombok dan Sumbawa.

Me