Zul-Rohmi Diprediksi Menangkan Pilkada NTB

Hasil terakhir Survei Pilgub NTB 2018 oleh Olat Maras Institut (OMI), menempatkan paslon nomor urut 3 Zul-Rohmi di posisi puncak

Syawaluddin

lombokjournal.com —

MATARAM  :   Pemilihan Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB 2018-2023 tinggal 14 hari lagi, berbagai upaya untuk meraih dukungan masyarakat telah dilakukan semua paslon. Blusukan ala kampanye yang diterapkan.

Syawaluddin tokoh penting yang menjabat Ketua Divisi Kampanye Zul-Rohmi, mengeluarkan pernyataan mengejutkan. Politisi PKS itu menyampaikan kemenangan Zul-Rohmi semakin jelas.

“Ini bukan ucapan ngawur. Ini berdasar,” katanya penuh keyakinan saat buka bersama, kemarin (12/06).

Syawal menyebut, keyakinan ini berdasarkan rilis data terbaru.  Hasil terakhir Survei Pilgub NTB 2018 oleh Olat Maras Institut (OMI), menempatkan paslon nomor urut 3 Zul-Rohmi di posisi puncak.

Urutannya, Zul-Rohmi 28 persen, menyusul Suhaili-Amin 21,6 persen,  Ahyar-Mori meraih 17,7 persen, dan Ali-Sakti 12,6 persen.

Survei ini menggunakan multistage random sampling, Margin of Error 2,6 persen, tingkat kepercayaan 95 persen dengan responden 1200 yang tersebar di seluruh kabupaten di NTB. Surveinya mulai 3- 12 Juni 2018.

“Zul-Rohmi akan menang pada Pilkada 27 Juni mendatang, dan saya harus mengatakan, kemenangan itu semakin nyata!,” tandasnya.

“Insya Allah, Zul-Rohmi menang! Mohon doa dan dukungan semua pihak, agar Pilkada kali ini berjalan dengan baik dan lancar,” sambungnya.

Menanggapi pertanyaan awak media tentang kesiapan Tim Zul-Rohmi dan semua perangkatnya termasuk persiapan saksi-saksi di masing-masing TPS Seluruh NTB, Syawal menyampaikan proses itu telah  diselesaikan, saksi-saksi, dan relawan TPS sudah terdata semua.

Kami percayakan seribu persen pada panitia penyelenggara, dalam hal ini KPU maupun Bawaslu. Kita pasti bisa berdemokrasi yang baik tanpa ada kecurangan-kecurangan yang bisa dilakukan oleh pihak manapun,” tukasnya.

Me (*)

 




Ini Kepedulian Sitti Rohmi Bagi Para PRT

Sitti Rohmi  mengimbau agar masyarakat yang mempekerjakan PRT bisa memahami hak-hak para PRT itu  sebagai pekerja

lombokjournal.com —

LOMBOK TIMUR  :  Beragam aktivitas sosial masyarakat menjelang hari raya Idul Fitri, memang menarik dicermati.

Mulai yang sibuk mengurusi persiapan mudik, hingga yang mulai memadati pusat-pusat perbelanjaan untuk baju baru dan persiapan menyambut hari kemenangan nanti.

Calon Wakil Gubernur NTB, Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah justru tertarik mengamati nasib para pembantu rumah tangga atau lebih formalnya Asisten Rumah Tangga (ART) menjelang lebaran ini.

Ya, sebuah profesi mulia yang selama ini masih dipandang sebagai pekerjaan kelas bawah dan rentan diekspoitasi tenaganya serta rentan pula tidak dipenuhi hak-haknya.

Padahal hampir secara umum, para PRT ini bekerja tak kenal batas waktu, dan menanggung segala beban kerja dan tetek bengek urusan rumah tangga.

Mulai dari mengurusi kebersihan rumah dan halaman, menjaga anak-anak majikan, menyiapkan hidangan makan, hingga mencuci baju plus seterika.

“Biasanya, saat menjelang lebaran, para pembantu rumah tangga akan minta libur pulang kampung beberapa hari. Nah di situlah kita baru merasakan beratnya pekerjaan yang menjadi tanggung jawab mereka selama ini, menjadi tanggung jawab assisten rumah tangga kita,” kata Calon Wakil Gubernur NTB, Dr Hj Siti Rohmi Djalilah, Senin (11/06).

Membicarakan nasib PRT menjelang lebaran, Rohmi yang merupakan satu-satunya wakil perempuan dalam Kontestasi Pilgub NTB ini, seakan mengajak kita semua untuk “memanusiakan” PRT.

Rohmi menyadari permasalahan PRT harus dilihat secara komprehensif , tidak dari satu sisi sudut pandang. Namun ia mengimbau agar masyarakat yang mempekerjakan PRT bisa memahami hak-hak para PRT itu  sebagai pekerja.

Imbauan-imbauan itu bisa dilakukan dengan cara-cara sosialisasi dan edukasi melalui kelompok-kelompok wanita, majlis taklim dan sebagainya.

“Sebab, umumnya yang bersentuhan langsung dengan urusan PRT adalah para ibu rumah tangga,” ungkapnya .

Bukan hanya itu, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat yang bekerja sebagai PRT juga perlu dilakukan, terutama terkait hak-hak mereka juga sebagai pekerja.

Perhatian kakak kandung Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) ini terhadap nasib wong cilik, terutama dari kaum perempuan memang sangat tinggi.

Sitti Rohmi  juga merupakan salah satu tokoh yang menganjurkan dihentikannya pengiriman tenaga kerja wanita (TKW) ke luar negeri.

Ia juga selalu aktif menyuarakan pemberdayaan perempuan, antara lain dengan peningkatan skill perempuan, agar bisa produktif menciptakan kerja di negeri sendiri.

“Memberi  gaji atau upah maupun jam kerja yang layak  bagi pembantu rumah tangga, juga bagian untuk mencegah perempuan bekerja di luar negeri sebagai pekerja unskill,”  kata Rohmi.

Me (*)




Fiddin Peduli Nasib Tenaga Kesehatan

Ada yang akan dilakukan untuk memperbaiki nasib tenaga kesehatan di Lotim, salah satunya meningkatkan postur pembiayaan dalam APBD untuk bidang kesehatan

lombokjournal.com —

LOMBOK TIMUR :  Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati No 4 H Syamsul Luthfi-H Najamuddin (Fiddin), menyoroti  status tenaga kesehatan di Lombok Timur yang belum jelas.  Banyak tenaga kesehatan dengan honor kecil dan status tidak jelas.

Luthfi mengatakan, tenaga kesehatan terdiri dari perawat, bidan dan tenaga kesehatan lainnya. Belum merasakan kesejahteraan.  Bahkan Surat Keputusan (SK) pun mereka tak punya.

“Ini kan warga kita juga, tak boleh diabaikan,” kata Syamsul Luthfi, Senin (11/06)

Menurutnya, yang lebih memprihatinkan, ada tenaga kesehatan yang sudah mengabdi belasan tahun, mengorbankan jiwa dan tenaga untuk warga Lotim.

“Agak timpang manakala ada yang baru masuk dapat SK. Nah, kenapa bisa begitu?” tanya Luthfi.

Fiddin jelas tak akan tinggal diam terhadap nasib tenaga kesehatan.  Pasalnya, peran para tenaga kesehatan ini vital. Utamanya yang berada di puskesmas.

“Kalau dikatakan karena di APBD kosong anggarannnya, jadi tidak berani memberi SK, tentu tidak tepat,” tandasnya.

Politisi Partai Demokrat Lombok Timur  ini menyebut, sesuai dengan perbincangan dengan para tenaga kesehatan yang belum memiliki SK honor yang diterima memang seadanya.  Ada yang berbulan-bulan tak menerima gaji.

“Karena statusnya pun diabaikan. Ini harus ditata dengan baik,” imbuhnya.

Kakak kandung Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi ini mengurai, ada dua hal yang akan dilakukan untuk memperbaiki nasib tenaga kesehatan di Lotim. Pertama, meningkatkan postur pembiayaan dalam APBD untuk bidang kesehatan.

“Di antaranya untuk mendukung pemberian gaji bagi tenaga kesehatan,” ujarnya.

Kedua, lanjut Luthfi, menjadikan Rumah Sakit Umum Daerah dan puskesmas menjadi badan layanan umum daerah (BLUD). Perubahan ini akan ikut memberi keuntungan bagi tenaga kesehatan.

“Karena nanti pendapatan dapat digunakan langsung. Belanja bisa lebih fleksibel,” imbuhnya.

Selain itu, ketika surplus pemasukan bisa digunakan tahun berikutnya, manakala defisit bisa dimintakan dari APBN. Dengan begitu, pengelolaan akan berjalan lebih profesional.

“Nanti semua akan dikembalikan juga untuk peningkatan fasilitas kesehatan (faskes),” tukasnya.

Me (*)

 




Zul -Khair Berkomitmen, Perhatikan Kesejahteraan Guru Ngaji Hingga Guru Tidak Tetap Yayasan

Zul-Khair akan  mengalokasikan anggaran yang berbasiskan kebutuhan dan kinerja agar tepat sasaran peruntukannya

lombokjournal.com —

LOMBOK BARAT :  Calon Wakil Bupati Lombok Barat No 1 TGH. Khudari Ibrahim, Minggu (10/06) menegaskan  komitmen  Zul-Khair  untuk meningkatkan kesejahteraan segenap perangkat penggerak masyarakat desa  di Lombok Barat

“Perangkat itu di antaranya guru ngaji, bidan desa, guru honorer, guru tidak tetap yayasan/guru tetap yayasan, tenaga kesehatan dan lain sebagainya,” Kata TGH Khudari

Komitmen tersebut, papar Khudari yang juga salah satu pengasuh pondok pesanteren Al-Islahudiny Kediri ini, disampaikan saat Safari Ramadhan di Lombok Barat.

Dalam dialog bersama warga desa di Kecamatan Narmada beberapa waktu lalu misalnya,  ada tokoh pemuda setempat, Abdurachman menanyakan komitmen pasangan Zul-Khair terhadap kesejahteraan guru ngaji.

Khususnya, para guru-guru di pondok pesantern terutama mereka yang mengabdi di wilayah desa-desa terpencil dan pedalaman di Lombok Barat

“Program Zul-Khair sangat bagus dan kami mengapresiasi itu. Tapi kira-kira ke depan Pak Khudori dan H. Izzul  bagaimana untuk honor guru ngaji dan para guru di honorer baik itu Guru Tidak Tetap /Guru Tetap Yayasan? Karena kami di desa sangat butuh guru ngaji dan guru di madrasah untuk anak-anak kecil,” kata Abdurachman disambut seruan takbir oleh masyarakat yang hadir.

Dengan lugas Khudari,  menjawab pertanyaan tokoh pemuda itu.  Zul-Khair memiliki kepedulian dan atensi khusus  untuk  kesejahteraan guru ngaji dan guru tidak tetap sudah menjadi atensi khususnya .

Khudari menekankan, Zul-Khair tak ingin sekadar bikin janji bombastis atau sekadar berjanji untuk gagah-gagahan.

“Kita bisa menggaji semua perangkat penggerak masyarakat  dengan memperhatikan struktur anggaran yang ada. Itu tidak bisa sendiri, tapi harus satu hati dengan DPRD Di Lombok Barat,” ungkapnya

Untuk menuju hal tersebut, lanjut  Khudari,  Zul-Khair akan  mengalokasikan anggaran yang berbasiskan kebutuhan dan kinerja agar tepat sasaran peruntukannya.

“Yang kedua, Zul Khair  akan melakukan sinkronisasi program dengan  pemerintah propinsi agar jangan sampai double anggaran,” imbuhnya .

Selanjutnya  Khudari menambahkan, Zul-Khair  akan memperjuangkan dan mengawal, agar  ada nomenklatur mata  anggarannya untuk kepentingan peningkatan kesejahteraan perangkat penggerak masyarakat desa

Ia menegaskan, Zul-Khair tidak ingin menjual mimpi dengan program yang muluk ke tengah masyarakat.

“Zul Khair tidak ingin berjanji  kampanye  kepada masyarakat bahwa program kami A, B, C, dan seterusnya. Tapi yang jelas Zul-Khair mengkampayekan program yang bisa dilaksanakan,” bebernya.

Sementara itu TGH Khudari Ibrahim maju mendampingi Calon Bupati Lombok Barat HM.Izzul Islam diusung gabungan partai PKB dan PDIP yang memiliki 9 kursi di parlemen Lombok Barat .

Me (*)




Alumni FKMM/FMN Selenggarakan Reuni dan Buka Puasa Bersama

Alumni FKMM/FMN berencana menjadikan agenda rutin sebagai upaya melakukan konsolidasi internal dan untuk menghindari mis persepsi  sesama aktivis

lombokjournal.com —

MATARAM  :  — Alumni Forum Komunikasi Mahasiswa Mataram ( FKMM) dan Forum Mahasiswa Nasional (FMN) dari berbagai  generasi dan angkatan, Sabtu (09/06) mengadakan reuni dan buka puasa bersama di Lesehan Dapoer Sasak Kawasan, Jl Udayana Mataram.

Menurut Budi Wawan dan Buyung, reuni dan buka puasa bersama diadakan untuk silaturahmi sekaligus mempererat tali persaudaraan sesama aktivis pergerakan.

“Saat ini alumni FKMM/FMN  banyak tersebar diberbagai profesi dan kehidupan lainnya,” kata Budi Wawan, politisi muda Partai Gerindra Lombok Timur dan Pengusaha Muda .

Buyung  juga menginginkan agar pertemuan semacam ini bisa rutin dilakukan minimal 6 bulan sekali agar tidak saling kehilangan kontak.

“Temu   alumni FKMM/FMN secara berkala  penting untuk menjaga spirit juang agar tidak pernah padam,” ungkapnya yang saat ini menjadi pengusaha sukses.

Wahidjan mengatakan, sebagai alumni dan pernah berjuang bersama  FKMM, dirinya tidak pernah melupakan kisah – kisah heroik  perjuangannya dalam melakukan advokasi bersama rakyat.

“Ada kenangan indah saat bersama FKMM ,” ungkap Wahidjan yang juga Mantan Ketua Presidium FKMM 1996/1998 .

Ketua DPC PDIP Lombok Tengah, Suhaimi mengungkapkan dirinya tidak pernah melupakan kisah perjuangannya sebagai aktivis pergerakan FKMM/FMN  meskipun telah menjadi politisi.

“Spirit juang  saat  aktivis itulah yang menjadi kekuatan bagi diri saya tetap melayani rakyat,” ujarnya .

Beberapa alumni aktivis FMN seperti Amri Nuryadi, DA Malik, Herman Saputra , Ismail , Saparwadi, Dagoel,  Hendro dan puluhan aktivis lainnya sepakat jika ajang kumpul alumni FKMM/FMN dapat dijadikan agenda rutin sebagai upaya melakukan konsolidasi internal dan untuk menghindari Miss Persepsi sebagai sesama aktivis.

“Saat ini alumni FKMM/FMN banyak yang jadi orang, hebat dan tetap menjaga semangat corp’s de esprite,” tutup Herman Saputra  yang berprofesi sebagai advokat muda.

Me

 




Dr Zul Minta Generasi Millenial Buat Peta Masa Depan

Saat ini tingginya sekolah tidak menjamin bisa punya uang lebih banyak karena zamannya berbeda

lombokjournal.com –

MATARAM :  Seminar Motivasi Nasional yang dilaksanakan oleh DPD Wirausaha Muda Nusantara NTB, Jumat (08/06), di Ballroom Hotel Grand Legi Mataram, menghadirkan Motivator Nasional Muda Safii Efendi.

Acara seminar yang pesertanya mencapai 1.050 oang itu berlangsung meriah. Selain dihadiri motivator nasional, kegiatan ini mengundang tokoh muda NTB yang juga Calon Gubernur NTB nomo3, yang bertindak sebagai Keynote Speaker, Dr H Zulkieflimansyah.

Ketua DPD Wimnus NTB,  Lalu Athar menyampaikan, sukses itu tidak mengenal waktu. Sukses itu tidak mengenal berapa lama dia bekerja, dan sukses itu milik siapa saja.

Athar kemudian membeberkan cerita sukses Ketua Umum Wimnus Safii Efendi dan Calon Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah.

Nurhandini Eka Dewi, MPH, Staf Ahli Bidang Sosial Kemasyarakatan yang mewakili Gubernur NTB, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada panitia Penyelenggara Seminar Motivasi Nasional yang bertemakan membangun kemandirian secara mental, keuangan dan wawasan.

“Bahwa di era millineal saat ini anak muda harus terus berpacu untuk mengembangkan jati dirinya dalam rangka menyambut persaingan bebas, kegiatan seminar motivasi ini tentu akan memberikan dampak positif bagi generasi Muda NTB, untuk berfikir kreatif menjadi wirausaha,” kata Eka.

Calon Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah merasa bahagia bisa hadir dan menjadi Keynote Speaker dalam seminar tersebut.

Menurutnya, waktu mudanya dulu tidak ada yang memberikan motivasi seperti sekarang. Waktu mudanya bagaimana agar anak muda NTB sekolah setinggi mungkin, tidak diajar untuk jadi orang kaya atau jadi wirausaha.

Tapi bagaimana sekolah setinggi mungkin di Universitas terkenal, untuk kemudian dapat pekerjaan bagus di Ibukota.

“Jalan itu yang saya tempuh waktu muda,” katanya.

Menurutnya, saat ini tingginya sekolah tidak menjamin bisa punya uang lebih banyak karena zamannya berbeda. Paradigma lama, salah satu adagium yang disepakati, kalau kita bukan anak orang kaya, kalau kita bukan anak pengusaha, kalau kita berada di negara berkembang, salah satu cara untuk memperoleh akses ekonomi adalah melalui dunia politik. Ini merupakan paradigma lama.

“Zaman sekarang dengan revolusi teknologi tidak membuat teori seperti tadi kekal adanya. Sehingga anak siapapun kita, apapun background kita, kalau opportunity itu ada, Insya Allah kita punya kesempatan yang sama untuk menjadi wirausaha yang sukses di masa yang akan datang. Apapun pilihan kita, mau jadi politisi, mau sekolah ke luar negeri, maka kita perlu punya peta jalan menuju masa depan,” ungkapnya.

“Nggak peduli peta itu benar atau salah, yang penting peta itu bisa memancing dan meng-incurred kita untuk bergerak, Insya Allah kita akan menemukan jawabannya sendiri,” tambahnya.

Dahulu ketika Zul kuliah, ia sudah membuat peta hidup masa depan seperti apa. Jelas dan lancar saja menggapainya.

“Sekarang buatlah peta jalan hidup Anda menuju masa depan. Tidak penting petanya benar atau salah, yang penting peta itu akan membuat kita bersemangat untuk menjalani sisa-sisa usia kita,” tutupnya.

Motivator muda yang meraih dua kali Rekor Muri,  dan penulis tujuh Buku Safii Efendi ini dalam penyampaiannya di hadapan peserta, generasi millenial akan menjawab semua tantangan kedepan.

“Syaratnya adalah merela harus berani merubah nasib dari sekarang,  dan berani mengambil keputusan untuk jadi orang sukses di masa muda. Dengan meninggalkan kegiatan-kegiatan yang tidak produktif,” katanya.

Me (*)




Dwi Tunggal JOKOWI-TGB Dideklarasikan Sekber Reklawan Jokowi

TGB dinilai sebagai akademisi yang cerdas, birokrat yang bersih dan tangguh serta sosok ulama yang menjadi pengayom banyak kelompok bahkan memiliki jiwa toleransi yang kuat antar kelompok dan agama

Para tokoh Sekber Relawan Jokowi NTB

lombokjournal.com —

MATARAM.lombokjournal.com —  Sekretariat Bersama Relawan Jokowi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang terdiri dari Projo NTB,  Seknas Jokowi NTB,  GK Jokowi NTB dan Kawan Jokowi NTB melakukan DeKLARASI CaPres/CawaPres Jokowi – TGB yang dirangkaikan dengan acara buka puasa bersama di Hotel Golden Palace Mataram, Sabtu (09/06)

Deklarasi berlangsung meriah karena dihadiri oleh ratusan simpatisan  dan 4 Pimpinan Sekber Relawan Jokowi NTB yakni  Ketua Kawan Jokowi NTB, Ir HL. Winengan , Ketua Projo NTB, Imam Sofian SH.MH, Ketua Seknas Jokowi NTB, Drg. Lalu Fatahillah, SKG.MM, CRMP, QRMO dan Ketua Galang Kemajuan (GK) Jokowi NTB , Dr Iwan Harsono.

Dalam orasi politiknya Ketua Kawan Jokowi NTB, Ir HL Winengan mengatakan paket  Capres- Cawapres  Jokowi TGB ini sebagai upaya untuk menggalang dukungan dan pemenangan Jokowi dalam Pilpres 2019 mendatang.

“Kami  bertekad  memenangkan Dwi Tunggal  Nasionalis Religius Jokowi – TGB dalam Pilpres 2019 demi kemajuan dan kejayaan NKRI ,” ungkap Winengan  sembari mengatakan  keduanya adalah kombinasi ideal sebagai pemimpin nasional ke depan.

Menurut Winengan yang juga Sekretaris PW NU NTB menambahkan,  Sekber Relawan Jokowi TGB  akan bergerak di wilayah NTB maupun di luar wilayah NTB, dan akan terus berikhtiar dan berjuang untuk memuluskan jalan politik JOKOWI-TGB di Pilpres 2019.

Ketua Projo NTB, Imam Sofian, SH.MH dalam pidato politiknya mengatakan   kami akan terus ikhtiarkan poros dwi tunggal Jokowi TGB.

“Kami yakin TGB sangat layak dampingi pak Jokowi karena TGB trerbukti sebagai leader yang tangguh dan bersih,  beliau pro rakyat dan terbukti dgn pesatnya pembangunan di ntb,” tambahnya .

Ketua Seknas Jokowi NTB , Lalu Fatahillah  menambahkan, Paket Jokowi-TGB   dinilai memiliki persamaan kemistri dan banyak kelebihan prestasi yang membuatnya layak maju di Pipres.

TGB punya prestasi yang sangat banyak saat memimpin NTB dalam dua periode.

“TGB adalah seorang leadership yang ulung dan tangguh sehingga ratusan prestasi dan piagam penghargaan di berikan pemerintah pusat  di era pemerintahan Jokowi,” ungkapnya .

Setelah para pimpinan Sekber  Jokowi NTB selesai menyampaikan  pidato politik nya, Ketua Gerakan Kemajuan (GK) NTB , Dr Iwan Harsono didaulat membacakan naskah Deklarasi Capres dan Cawapres Jokowi – TGB.

Isi deklarasi itu antara lain,  TGB sebagai  individu Islami tulen, seorang ulama dan hafidz Al-Quran yang memiliki citra kuat sebagai sosok yang nasionalis-religius. Sehingga secara personifikasi sangat tepat dukungan  ditujukan untuk TGB.

TGB dinilai sebagai akademisi yang cerdas, birokrat yang bersih dan tangguh serta sosok ulama yang menjadi pengayom banyak kelompok bahkan memiliki jiwa toleransi yang kuat antar kelompok dan agama.

“Kami dari Tim Relawan Jokowi di NTB merasa yakin TGB sangat tepat sebagai pendamping Pak Joko Widodo dalam kontestasi politik Pilpres 2019 mendatang. Apalagi konsep geopolitik gabungan Jawa-luar Jawa dan perspektif Nasionalis Religius dinilai layak dipertimbangkan dalam pengusungan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden 2019,” kata Iwan Harsono .

Ditambahkan oleh Iwan Harsono,  pertimbangan  faktual hasil survei nasional nama TGB  masuk sejumlah survei. Lembaga survei KedaiKOPI, yang menggelar survei pada 19-27 Maret 2018, menunjukkan elektabilitas TGB Zainul Majdi sebesar 6,2 persen dalam bursa cawapres.

Sedangkan survei Median pada 24 Maret-6 April 2018 menunjukkan elektabilitas TGB sebesar 2,5 persen dari total 1.200 responden yang ditanya mengenai pilihan cawapres.

“Alasan-alasan faktual inilah yang meyakinkan kami dengan sepenuh hati mendukung pasangan DWI TUNGGAL, Nasional Religius JOKOWI-TGB,” ungkapnya.

Me (*)




BPJS Kesehatan Sosialisasi JKN KIS Untuk Ratusan Jamaah Muslimat NU

Sosialisasi guna menjelaskan seputar kondisi dan konsep JKN dan pelayanan kesehatan kepada peserta

MATARAM.lombokjournal.com — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Mataram, menggelar sosialisasi pada ratusan jamaah PW Muslimat NU di Kota Mataram.

Sosialisasi tersebut terkait Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) pada 400 jamaah lanjut usia (lansia) Muslimat NU NTB.

Kegiatan tersebut bekerjasama dengan PW Muslimat NU NTB, DPD Pengajian Al-Hidayah, dan MT Raudatul Jannah. Melalui sinergi ini, Muslimat NU diharapkan dapat mendukung BPJS Kesehatan mencapai universal health coverage tahun 2019 mendatang.

Muslimat NU merupakan salah satu organisasi terbesar dalam bidang sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan.  Jaringan kepengurusannya pun sangat luas di Indonesia.

Dengan kondisi tersebut, diharapkan Muslimat NU memiliki kekuatan yang besar dalam mengajak masyarakat untuk menjadi akselerator dalam mencapai tujuan pemerintah. Baik di bidang ekonomi, pendidikan, sosial dan kesehatan.

Staf  Pemasaran BPJS Kesehatan Cabang Mataram, Cahaya Wulandini menjelaskan mengenai regulasi, pelayanan yang didapat serta status kartu peserta JKN KIS.

Cahaya mengatakan, pihaknya menggelar kegiatan sosialisasi guna menjelaskan seputar kondisi dan konsep JKN dan pelayanan kesehatan kepada peserta.

Harapannya dengan digelarnya kegiatan ini, peserta BPJS Kesehatan dapat memahami dan mendengar langsung serta dapat menyebarluaskan informasi ini kepada orang lain.

“Kita berlandaskan gotong royong yang berkeadilan,” ujarnya pada para lansia di Lingkungan Taman Baru Kelurahan Pagesangan Timur, Kota Mataram.

Dalam sosialisasi tersebut disampaikan bahwa tujuan pemerintah sesuai dengan visi dari BPJS Kesehatan yakni pada tahun 2019 semua masyarakat Indonesia sudah menjadi peserta JKN KIS 100 persen.

Sosialisasi ini bertujuan  untuk mengenalkan dan memberi pemahaman kepada masyrakat tentang manfaat dan pentingnya kesehatan serta hak-hak bagi pemegang kartu JKN-KIS maupun BPJS lainnya.

“Kita ingin memberi tahu, program JKN KIS adalah program pemerintah, ini tanggung jawab bersama semua stakeholder,” jelasnya.

Sosialisasi untuk jamaah muslimat NU dilakukan karena masih banyak warga masyarakat yang belum memahami manfaat dan pentingnya JKN-KIS.

Pihaknya juga ingin melakukan  pendekatan kepada masyrakat, terutama kepada masyarakat lansia yang masih banyak yang belum memahami betul akan pentingnya kartu JKN-KIS.

Ia menambahkan, sekarang BPJS semakin mudah diakses dengan hadirnya BPJS Mobile. Program ini membuat peserta bisa download  BPJS Kesehatan Mobile, bisa memeriksa status kartunya.

“serta bisa menghubungi  langsung call Center 1500400 bila ada masalah,” katanya.

Sementara itu, Ketua PW Muslimat NU NTB Hj Dewiyani menuturkan, kegiatan sosialisasi BPJS Kesehatan seiring dengan kegiatan Muslimat NU berbagi dengan kaum lansia dan anak-anak.

Ia berharap kegiatan sosialisasi tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya jamaah Muslimat NU NTB dapat menikmati manfaat JKN KIS BPJS Kesehatan.

AYA




Zul-Rohmi dan Fiddin Siapkan Posko untuk Para Pemudik Jelang Lebaran

Paslooin Zul-ohmi dan Fiddin Selasa depan akan menyiapkan posko mudik guna membantu para pemudik di kawasan Pelabuhan Kayangan dan Aikmel untuk titik singgah para pemudik

lombokjournal.com —

LOMBOK TIMUR — Musim mudik telah tiba. Banyak orang berduyun-duyun pulang ke kampung halaman jelang lebaran. Hal ini juga terjadi di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Banyak warga NTB yang pulang kampung untuk bisa berlebaran bersama keluarga tercinta. Peristiwa mudik menjadi momen yang istimewa bagi pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Zulkieflimansyah dan Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi).

Kedua pernah menempuh pendidikan di luar daerah, hingga luar negeri. Prosesi mudik tentu menyimpan banyak kenangan bagi Dr Zul dan Rohmi.

“Wah pokoknya dibela-belain banget harus mudik, kurang lengkap rasanya kalau lebaran tidak sama keluarga,” ujar Rohmi, Sabtu (09/06)  mengenang masa lalunya saat masih kuliah di Surabaya

Rohmi menilai, banyak pelajaran yang bisa diambil dari peristiwa mudik, mulai dari berinteraksi dengan banyak orang dengan tujuan yang sama, saling membantu selama perjalanan, hingga menemukan saudara baru di dalam perjalanan.

Kondisi ini yang membuat Rohmi memberikan atensi khusus kepada para pemudik pada lebaran kali ini. Rohmi mengatakan, prosesi mudik di NTB sendiri cukup unik, karena tidak hanya dilakukan para warga NTB yang berada di luar daerah atau luar negeri untuk kembali ke NTB saat lebaran, melainkan juga mudik dalam skala lokal.

Banyak warga NTB yang mudik lintas kabupaten/kota atau pulau, mengingat NTB terdiri dari dua pulau besar yakni Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

“Contohnya di Mataram, banyak masyarakatnya yang mudik ke kabupaten/kota lain di Pulau Lombok, bahkan ke Sumbawa, Dompu, dan Bima. Begitu juga sebaliknya yang dari Pulau Sumbawa ke Pulau Lombok,” lanjut Rohmi.

Rohmi mengimbau masyarakat yang mudik untuk memprioritaskan keselamatan selama perjalanan, terutama yang mudik menggunakan sepeda motor dengan membawa anak-anak.

“Kalau merasa lelah jangan dipaksakan, gunakan waktu sebentar untuk istirahat,” ucapnya.

Posko Mudik ZulRohmi – Fiddin

Sementara itu, Cawagub NTB No 3 Sitti Rohmi dan Cabup Lotim No 4 , Syamsul Luthfi berjanji,  Insya Allah  Zul Rohmi dan Fiddin Selasa depan akan menyiapkan posko mudik guna membantu para pemudik di kawasan Pelabuhan Kayangan dan Aikmel untuk titik singgah para pemudik.

Posko Mudik Zul-Rohmi dan Fiddin selain makanan untuk buka/sahur juga fasilitas Pijat Refleksi dan WiFi Gratis.

“Di posko itu, pemudik bisa meluangkan waktu sejenak untuk sekadar istirahat, dan akan disiapkan juga makanan dan minuman untuk berbuka puasa atau sahur,” kata Rohmi

Posko mudik, kata Syamsul Luthfi,  merupakan bentuk perhatian nyata oleh Zul-Rohmi dan Fiddin kepada para pemudik. Baik  Rohmi dan Syamsul Luthfi sendiri berniat akan menyambangi posko untuk berdialog dengan para pemudik dan mendengar seperti apa aspirasi mereka tentang NTB dan Lombok Timur ke depan.

Menurut Rohmi hal ini perlu dilakukan mengingat selama ini mereka berada di luar NTB dan mungkin belum mendapatkan informasi utuh tentang calon pemimpin daerahnya.

“Mereka (para pemudik) juga warga kita, jadi seyogyanya ya kita juga harus kenalkan diri kita kepada mereka,” ungkapnya.

Sitti Rohmi menambahkan, masukan dan saran dari para pemudik sangat berharga bagi dia dalam membangun NTB ke depan jika terpilih.

Pasalnya, para pemudik bisa memberikan gambaran tentang keunggulan dan kekurangan daerah tempat mereka bekerja atau menuntut ilmu yang bisa menjadi bahan dalam membangun NTB.

Me




Zul-Khair Janjikan Lapangan Kerja Bagi Pemuda

Generasi muda mendapat perhatian khusus pasangan callon Zul-Khair,  dan secara khusus dengan memberikan perhatian khusus yakni dengan meluaskan pembukaan lapangan kerja

lombokjournal.com –

LOMBOK BARAT  :   Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat No 1,  HM Izzul Islam – TGH Khudari Ibrahim (Zul-Khair), selama momentum Ramadhan  menggelar kampanye dialogis dan blusukan di beberapa kecamatan menemui konstituennya.

Didampingi  sejumlah tim koalisi parpol  pengusung, Zul-Khair  mendatangi kantong pemilih di desa-desa  Lombok Barat. Ini bagian dari upaya menyakinkan pemilihnya agar tidak berpindah pilihannya.

Dengan gaya yang merakyat , Zul-Khair dalam setiap kunjungannya selalu membaur dengan masyarakat desa. Hal ini agar Zul Khair ingin mengetahui lebih jauh aspirasi warga Lombok Barat .

Dalam berbagai  kesempatan, Calon Bupati Lombok Barat,  HM. Izzul Islam mengatakan,  jika terpilih menjadi Bupati Lombok Barat akan berusaha menyelesaikan pembangunan infrastruktur, peningkatan di bidang pendidikan dan kesehatan.

Ia akan  fokus dan menata management  pemerintahan Lombok barat lebih baik, khususnya  perbaikan ekonomi masyarakat dan pembukaan lapangan kerja bagi generasi muda.

“Pada pemerintahan saya nanti, Insya Allah, lima tahun ke depan dengan banyaknya generasi muda yang belum memiliki pekerjaan, maka kita akan membuka lapangan kerja seluas luasnya. Termasuk melatih generasi muda keahlian kerja, sehingga bisa buka lapangan kerja.  Selain itu juga diupayakan memberikan modal kerja, sehingga kita bisa membuka wirausahawan yang baru, sehingga angkatan kerja kita terus mengalami peningkatan,” kata Izzul Islam, Jumat (08/06) di Desa Sandik Lombok Barat .

Menurut Izzul, pembenahan management pengelolaan pemerintahan Lombok Barat ditekankan pada kompetensi pejabat Lobar yang memiliki kualitas dan kspasitas.

Hal ini agar pelayanan publik menjadi lancar dan mudah diakses.

“Prinsipnya , Zul Khair ingin nanti  pejabat lobar nantinya  profesional dan penuh tanggungjawab melayani masyarakat lobar,” bebernya .

Sementara itu untuk generasi muda Zul-Khair akan memberikan perhatian khusus yakni dengan membuka lapangan kerja.

“Untuk kaum muda yg memiliki bakat khusus dan ketrampilan , Zul Khair akan menyekolahkan untuk meningkatkan pengetahuannya,” tambah Izzul .

Sementara itu, Lalu Athari  tim Zul-Khair dari Partai Perindo  menyampaikan, jika terpilih Zul-Khair memimpin Kabupaten Lombok Barat akan memprioritaskan juga pengembangan sumberdaya manusia yang berkualitas.

“Hal itu diprioritaskan untuk meningkatkan skill  SDM masyarakat Lobar serta daya saing yang kuat .  Khusus untuk generasi muda Lombok barat akan ditingkatkan kecerdasannya ,” lanjutnya.

Kata Athar untuk program  pengembangan ekonomi berbasis desa, Zul Khair  berkomitmen melakukan pemberdayaan warga desa di Lombok melalui skema pelatihan dan fasilitasi bantuan usaha.

“Untuk itu  mari kita satukan langkah agar semua agar apa yang telah kita rencanakan dapat diwujudkan dengan cara memilih pasangan nomor urut satu,” ungkap Athar sambil mengacungkan satu jari di depan awak media .

Me (*)