H-3 Titik Rawan Pelanggaran Pemilu

Suhardi menilai setiap pihak memiliki kekuatan yang sama dalam mencegah terjadinya praktik politik uang

MATARAM.lombokjournal.com — Anggota Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Nusa Tenggara Barat (NTB) Suhardi menilai, H-3 merupakan titik rawan terjadinya tindak pidana pemilu (tipilu) lantaran kerap digunakan sebagai transaksi politik uang.

“H-3 itu itu titik rawan orang melakukan politik uang, kita bersama kepolisian patroli dan tidak segan-segan melakukan semacam OTT (operasi tangkap tangan) di lapangan nanti,” kata Suhardi.

Suhardi menyampaikan, personel Bawaslu NTB dan Bawaslu kabupaten/kota bersama aparat kepolisian akan menggelar patroli hingga hari pencoblosan untuk pengawasan adanya dugaan tipilu tersebut.

Suhardi menyampaikan, terdapat sebuah riset yang menyebutkan tingginya politik uang berbanding lurus dengan tingginya tingkat partisipasi memilih. Suhardi berpandangan tingginya partisipasi tersebut lebih tepat disebut mobilisasi karena adanya dorongan politik uang.

Suhardi menilai persoalan ini harus menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama, baik dari penyelenggara pemilu, tokoh agama, tokoh masyarakat, media, dan juga masyarakat.

“Harusnya PR kita hari ini kita mengubah mobilisasi jadi partisipasi. Ini koreksi bagi kita semua, tidak hanya penyelenggara,”

Suhardi menambahkan, mengubah pola pikir masyarakat untuk menolak politik uang membutuhkan kerja keras dan upaya bersama. Suhardi menilai setiap pihak memiliki kekuatan yang sama dalam mencegah terjadinya praktik politik uang.

“Para tokoh agama juga berperan besar menyadarkan masyarakat bahwa politik uang yanh mengandung unsur menyuap dan disuap itu dalam ajaran agama haram hukumnya,”

AYA




Bawaslu Imbau Caleg Tak Lakukan Pelanggaran

Para caleg pejawat tidak memanfaatkan masa reses untuk kepentingan politiknya dalam pemilu

MATARAM.lombokjournal.com — Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Nusa Tenggara Barat (NTB) meminta para calon legislatif (caleg) mematuhi peraturan pemilu dan tidak melakukan pelanggaran tindak pidana pemilu (tipilu).

“Imbauan kami kepada seluruh peserta (pileg), ini belum final karena semua (caleg) berpotensi dicoret, jangan coba-coba melakukan pelanggaran,” ujar anggota Bawaslu NTB, Suhardi

Suhardi menyampaikan, personel Bawaslu NTB dan Bawaslu kabupaten/kota bersama aparat kepolisian menggelar patroli hingga hari pencoblosan untuk pengawasan adanya dugaan tipilu.

“Hampir di semua kabupaten dan kota sudah ada beberapa temuan dan sedang dilakukan kajian dan pembahasan,” katanya

Suhardi menyampaikan seluruh peserta pemilu, baik calon pejawat maupun pendatang baru, wajib diawasi. Kata Suhardi, Bawaslu NTB sudah berulangkali memperingatkan para caleg pejawat untuk tidak menyalahgunakan posisinya sebagai anggota DPR RI maupun DPRD.

“Caleg DPR RI pun kami ‘tempel’ (awasi), karena pada beberapa kasus pengawasan ada diduga pelanggaran,” tegasnya.

Biasanya, kata Suhardi, dugaan pelanggaran dilakukan saat para caleg yang juga pejawat melakukan reses atau kunjungan kerja ke lapangan. Suhardi menjelaskan, sejatinya reses merupakan hak bagi para anggota dewan untuk menyerap aspirasi masyarakat. Dia meminta para caleg pejawat tidak memanfaatkan masa reses untuk kepentingan politiknya dalam pemilu.

“Ruang ini sangat rawan disalahgunakan. Reses tentu tidak ada masalah, yang menjadi apabila saat reses kemudian ada memberikan materi kepada warga yang datang dan kampanye untuk memilih dirinya,” katanya.

AYA




KPUD NTB Selalu Tindaklanjuti Laporan Bawaslu

Panjangnya proses kampanye memungkinkan adanya penambahan jumlah caleg yang dicoret lantaran melakukan pelanggaran pemilu

MATARAM.lombokjournal.com —  Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Nusa Tenggara Barat (NTB) Suhardi Soud mengatakan, KPUD NTB selalu menindaklanjuti hasil laporan yang dilakukan Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) NTB terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan calon legislatif (caleg).

Suhardi mengatakan para caleg yang telah terbukti melakukan tindak pidana pemilu (tipilu) dan telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah maka proses pencalegan akan dicoret sebagai peserta pileg 2019.

“Pencalonan bisa mengalami pembatalan apabila calon melakukan tindak pidana pemilu berdasarkan proses yang terjadi di Bawaslu,” ujar Suhardi saat rapat koordinasi pengelolaan dokumen pencalonan anggota DPR RI pada pemilu 2019 di Mataram, NTB, Sabtu (09/03).

Hingga saat ini, kata Suhardi, KPUD NTB telah mencoret masing-masing satu caleg di Kabupaten Bima, Lombok Tengah, Lombok Timur, dan Kota Mataram karena melakukan pelanggaran pemilu.

“Semua calon berpotensi dicoret selama melakukan pelanggaran tipilu atau pidana yang sudah berstatus inkrah dan juga berdasarkan keputusan Bawaslu,”

Untuk caleg di Kota Mataram, lanjut Suhardi, pencoretan dilakukan lantaran caleg tersebut dianggap melakukan pelanggaran administrasi lantaran masih menjabat sebagai pegawai BUMN.

Suhardi menilai, kebanyakan pelanggaran yang dilakukan peserta pemilu karena kerap melibatkan ASB dalam proses kampanye yang seharusnya tidak dilakukan.

Dikatakannya, panjangnya proses kampanye memungkinkan adanya penambahan jumlah caleg yang dicoret lantaran melakukan pelanggaran pemilu.

“Kampanye terakhir itu H-3, artinya ada potensi para caleg melakukan pelanggaran. Kalau ada pelanggaran dan masuk pelanggaran pidana pemilu lalu inkrah maka otomatis tercoret dia sebagai caleg,”

AYA




6 WNA Masuk DPT Di NTB

KPUD NTB juga mendapatkan informasi satu WNA asal Jepang bernama Utako Uematsu yang masuk dalam DPT di Kabupaten Sumbawa Barat

MATARAM.lombokjournal.com —  Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Nusa Tenggara Barat (NTB) menyebutkan ada enam warga negara asing (WNA) yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) di NTB untuk pemilihan umum (pemilu) 2019.

Sebelumnya, terdapat informasi adanya tujuh WNA yang masuk DPT di NTB, namun setelah dilakukan verifikasi faktual hanya lima WNA yang masuk DPT, sedangkan dua orang lainnya merupakan WNI.

Ketua KPUD NTB Suhardi Soud menjelaskan, lima WNA yang masuk DPT di NTB adalah Guillaume Andre Marcel asal Prancis (DPT Kabupaten Lombok Barat), Rex Cummins asal Australia (Lombok Barat), Hendrikus asal Belanda (Lombok Barat), Panagiotis Xydias dari Yunani (Dompu), dan Hiromi Kanno dari Jepang (Kota Mataram).

Sementara dua nama lain yakni M Ibrahim dan Mahyuni merupakan WNI yang secara sah masuk dalam DPT di Lombok Barat dan Mataram.

Ketua KPUD NTB Suhardi Soud mengatakan, adanya WNA yang masuk dalam DPT berdasarkan informasi KPU RI yang bersumber pada Kemendagri.

Selain lima WNA tersebut, KPUD NTB juga mendapatkan tambahan informasi adanya satu WNA asal Jepang bernama Utako Uematsu yang masuk dalam DPT di Kabupaten Sumbawa Barat.

Suhardi menegaskan, keenam WNA tersebut sudah dicoret dari DPT di NTB karena tidak memenuhi persyaratan sebagai pemilih lantaran berstatus kewarganegaraan asing.

“Jadi totalnya ada enam (WNA) dan kita pastikan mereka sudah dicoret karena tidak memenuhi syarat,” kata Suhardi.

AYA




Dinas Perindustrian NTB Serap Aspirasi Pelaku IKM

Saat ini selain dengan ISOF, perindustrian juga bekerja sama dengan Tokopedia dan Bukalapak yang merupakan suatu aplikasi yang memudahkan para IKM untuk memasarkan produk mereka.

MATARAM.lombokjournal.com —  Dinas Perindustrian Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali mengundang para pelaku industri Kecil menengah yang (IKM )bertempat di Kantor Dinas Perindustrian NTB.

Dalam acara ini dihadiri puluhan pelaku Usaha IKM di NTB sekaligus memamerkan hasil industri olahan mereka.

Kepala Perindustrian NTB Andi Pramaria menjelaskan tujuan dari kegiatan sebagai upaya  mengumpulkan para IKM untuk menyamakan presepsi antara IKM dan Dinas Perindustrian.

Selain itu tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan ini yakni untuk mendengar aspirasi para usaha IKM di ntb tentang apa saja yg dibutuhkan selama menjalankan usaha mereka.

“Kita kumpulkan Pelaku IKM ini supaya tujuan dan mau kita sama,karena kita dan IKM kadang keinginnnya gak sama, kita serap apa kemauan dan aspirasi para pelaku IKM,” ujarnya pada Sabtu (09/03).

Acara yang dihadiri langsung oleh Ketua TPKK sekaligus sebagai Ketua Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkiefkimansyah.

Dikatakannya, kegiatan yang diadakan oleh Dinas Perindustrian ini merupakan sebuah Langkah kongkrit untuk bertemu langsung dan menyerap aspirasi dari pelaku IKM yang ada di NTB.

Niken menekankan, jika kegiatan mengumpulkan IKM ini agar terus dilaksnakan oleh dinas perindustrian.

“Kalau bisa, agar para IKM yang ada dibina supaya bisa menghasilkan produk yang berdaya saing” ujarnya

Ke depan agar para IKM bisa lebih mandiri lagi dalam menegelola usahanya. Seperti diketahui, saat ini selain dengan ISOF, perindustrian juga bekerja sama dengan Tokopedia dan Bukalapak yang merupakan suatu aplikasi yang memudahkan para IKM untuk memasarkan produk mereka.

“Dengan bekerja sama dengan dua situs jual beli online ternama tersebut ,sebagai salah satu langkah strategis Dinas Perindustrian NTB memfasilitasi IKM dalam peningatan kapasitas serta promosi produk mereka,” pungkasnya

AYA

 




HBK hadiri Silaturahmi Tim Pemenangan Lalu Sudiwangse

HBK mengatakan dirinya mencalonkan sebagai caleg DPR RI No urut 1 dapil Lombok atas perintah langsung dari Prabowo Subianto

lombokjournal.com —

LOMBOK TENGAH ;    Ratusan Massa Rakyat hadiri acara silaturahmi Haji Bambang Kristiono ( HBK )  dengan Tim Pemenangan Lalu Sudiwangse, Caleg DPRD Lombok Tengah dapil 4 ( Praya Barat – Praya Barat Daya ) No Urut 1.

Tampak pula Emak – Emak juga tampak antusias berbaur dengan pemilih lainnya. Hadir pula Ketua DPC Gerindra Loteng , Lalu Pathul Bahri dan puluhan tokoh masyarakat.

Sebelum acara dimulai, diadakan prosesi penyambutan kedatangan HBK yakni salah satu tokoh masyarakat desa Kateng, Lalu Galang menyematkan kain tenun khas Sasak sembari mengucapkan bahwa HBK diangkat menjadi bagian  Keluarga Besar Desa Kateng.

Acara dibuka oleh Lalu Sudiwangse memberikan sambutannya mengatakan,  sebagai kader Gerindra ditempa untuk tetap disiplin menenangkan Prabowo Sandi. Selain itu Lalu Sudiwangse juga memperkenalkan Haji Bambang Kristiono, SE sebagai Caleg DPR RI No urut 1 dapil NTB 2/ Lombok .

Sudiwangse juga menyemangati peserta yg hadir pada 17 April mencoblos Partai Gerindra atau Calon yang diusung Partai Gerindra.

“Sebagai konstituen, nantinya berhak menuntut calon wakil rakyat dari Gerindra yang terpilih untuk memenuhi janji janjnya. Insya Alloh, Gerindra akan memiliki satu wakilnya dari dapil 4,” ujar Lalu Sudiwangse disambut tepuk tangan massa pengunjung, Minggu Sore ( 10/02)

Sementara untuk  HBK, lanjut Sudiwangse minta agar tim pemenangan mencoblos no urut 1 pada kertas suara warna kuning.

“Kalau HBK terpilih, tidak mungkin dana aspirasinya disalurkan diluar dapil Lombok. HBK pasti menyalurkan untuk pemilih Gerindra dapil Lombok,” ucapnya .

Ketua DPC Gerindra Lombok Tengah, Pathul Bahri  dalam orasi awalnya memberikan yel-yel dengan mengatakan dalam intonasi tinggi-tinggi Prabowo yang disambut seruan ‘presiden’ secara serempak. Saat meneriakkan HBK, massa menyambut dengan kata DPR RI .

Pathul mengutarakan sebagai pelayan partai, diamanahkan oleh HBK agar masyarakat Loteng menentukan pilihan dengan benar .

“Memilih pemimpin itu hukumnya wajib, bagaimana nanti kalau pemimpin itu tidak ada, mudah mudahan tidak salah pilih. Saya sendiri mendoakan agar Sudiwangse, HBK dan Prabowo menang. Dan pada akhirnya nanti agar di ridhoi Alloh,” tutup Pathul Bahri .

Selanjutnya dalam orasinya HBK mendoakan agar Pathul Bahri menjadi Bupati Lombok Tengah di Pemilihan Bupati ( Pilbup ) tahun 2020 mendatang .

HBK kemudian memperkenalkan diri dan termasuk posisinya di Gerindra. HBK juga mengatakan dirinya mencalonkan sebagai caleg DPR RI No urut 1 dapil Lombok atas perintah langsung dari Prabowo Subianto.

HBK juga menerangkan latar belakang awal perkenalannya dengan Prabowo 25 tahun yang lalu yakni saat baru pulang dari tugas belajar di luar negeri.

“Setelah itu saya menjadi sekretaris Prabowo selama 4 tahun saat beliau menjadi Danjen Kopassus, ” ucap HBK sembari mengatakan kisah – kisah nya saat bersama Prabowo.

HBK juga minta doa dan restu nya agar menjadi legislator yang mewakili dapil Lombok. Jika itu terjadi, maka masyarakat pulau Lombok akan memiliki wakil rakyat yang punya akses langsung dengan presiden RI jika Prabowo ditakdirkan memenangkan Pilpres 2019.

“Supaya apa yg saya rebut nanti di gedung parlemen bisa saya salurkan di masyarakat Lombok , maka Lalu Sudiwangse menjadi jembatannya dan saya minta agar Pak Sudiwangse disukseskan selain Pak Prabowo,” lanjut HBK .

Terakhir HBK menegaskan, dirinya bukan orang luar karena sekarang telah memiliki rumah dan tinggal di Lombok sejak 6 bulan lalu.

Me




Wagub NTB; Keluarga Support Terbaik Perempuan dalam Karir

Wagub minta, perempun jangan pernah merasa kecil dan berbeda, jangan minta untuk diperlakukan lebih atau istimewa. Jika kita sudah melakukan itu semua, tidak akan ada yang menghambat kita untuk mencapai apa yang kita mau

MATARAM.lombokjournal.com —  Posisi perempuan tidak berada di bawah, melainkan sejajar dengan laki-laki, hanya saja memiliki porsi yang berbeda.

Keluarga merupakan support terbaik dalam karir, karena perempuan harus membangun kesepahaman dan komunikasi yang jelas di dalam keluarganya.

“Posisi karir kita itu memang penting untuk keluarga, bukan dari sisi materinya tetapi eksistensinya, manfaatnya, itu sangat penting,” ujar Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat,  Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, M.Pd, saat membuka Acara Seminar Hari Perempuan Internasional, di Hotel Lombok Astoria (08/03).

Dalam Seminar dengan tema Balance For Better ini, Ummi Rohmi menyampaikan, perempuan harus menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab sebagai seorang ibu dan profesional di dunia kerja.

Perempuan juga akan mendapatkan hasil yang baik ketika bekerja, karena perempuan adalah sosok yang sabar, melihat sesuatu secara komperhensif, lebih detail dan tidak melakukan sesuatu dengan setengah-setengah.

Seorang engineers sendiri memiliki cara berpikir yang sistematis, jadi untuk mencapai goals harus melalui tahap-tahap yang jelas dan hal tersebut memiliki manfaat yang besar.

“Jadi mohon, jangan pernah merasa kecil dan berbeda, jangan minta untuk diperlakukan lebih atau istimewa. Jika kita sudah melakukan itu semua, tidak akan ada yang menghambat kita untuk mencapai apa yang kita mau,” pintanya.

Dalam sambutannya, Ummi Rohmi juga mengarahkan Society of Women Engineers untuk terus aktif dan berkarier, dalam arti sukses rumah tangga dan pekerjaan. Sehingga ketika semuanya seimbang, kita memiliki kepuasan lahir bathin.

“Perempuan harus mempersiapkan diri untuk bisa bersaing karena akan semakin banyak perempuan yang memiliki kompetensi, yang menempati posisi yang baik, yang sukses secara karier dan keluarganya,” ujarnya.

Kita juga harus bisa menyeimbangkan diri, tambah ummi rohmi.

“Keseimbangan itu letaknya pada prinsip. Kalau kita punya komitmen, kedisiplinan, kerja keras pasti kita akan bisa atur waktu,” pungkasnya.

Fera F. Salsabila, S.T., M.T selaku ketua Society of Women Engineers (SWE) menjelaskan,  SWE adalah organisasi terbesar di internasional yang memiliki jumlah anggota 37.000 engineers dari seluruh dunia.

Visi Society of Women NTB adalah menjadikan sumber kekuatan dan menguatkan wanita dalam bidang teknik dan teknologi. Misinya, mendorong wanita untuk saling mendukung dalam karier sebagai insinyur, memotivasi wanita untuk memaksimalkan potensi diri dalam bidang teknik dan teknologi, memperluas pengetahuan dan meningkatkan kapasitas wanita insinyur.

“Insinyur perempuan sangat penting dalam bidang teknik dan teknologi, seperti hasil penelitian yang di lakukan oleh The Guardian bahwa 51% populasi wanita di Inggris hanya 8% yang bekerja sebagai insinyur profesional di bidang teknik, ini juga terjadi di Indonesia,” tuturnya.

Fera berharap semoga setelah kegiatan ini diadakan, akan banyak insinyur perempuan yang bergabung dan bersama-sama berupaya meningkatkan jumlah insinyur perempuan khususnya di Provinsi NTB.

Agar dapat meningkatkan minat anak perempuan untuk terjun ke dunia keteknikan.

AYA

 




Gubernur Disambut Tari  Panjibrahme Masyarakat Hindu di Poto Tano

Gubernur menawarkan beasiswa Kuliah di UTS kepada 50 orang anak-anak Hindu hingga selesai

KSB.lombokjournal.com —  Gubernur NTB, Zulkieflimansyah ke Desa Kokarlian itu disambut meriah dan penuh kehangatan olrh umat Hindu di Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat.. Bahkan tarian khas tradisi umat Hindu, Panjibrahme menyambut kehadiran gubernur dan rombongan.

Dalam lawatannya ke KSB hari Jum’at (08/03), Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, didampingi Bupati Sumbawa Barat, Dr. H. W. Musyafirin dan sejumlah kepala OPD Provinsi NTB, menyempatkan diri menyapa umat Hindu di Kecamatan Poto Tano.

Gubernur menegaskan,  NTB ini harus diisi oleh orang-orang yang memiliki perasaan sama. Yaitu perasaan cinta dan kasih sayang tanpa melihat warna kulit, warna rambut, suku, agama dan adat istiadat.

“Untuk hidup tenang perlu mensyaratkan cinta pada sesama,” ungkap Gubernur Zul .

Dijelaskannya, kita boleh punya keyakinan yang berbeda, punya agama dan suku yang berbeda. Namun rasa cinta itu menjadi modal sosial untuk menghilangkan politik identitas.

Sehingga, NTB benar-benar nyaman untuk semua masyarakat. Serta menghilangkan perselisihan akibat hal-hal yang tidak penting.

Sebagai bentuk kecintaannya kepada masyarakat Hindu, Gubernur kemudian menawarkan beasiswa Kuliah di UTS hingga selesai.

“Kalau ada 50 orang anak-anak Hindu yang ingin Kuliah di UTS, saya kasih beasiswa kuliah hingga selesai,” ungkapnya disambut tepuk tangan senang umat Hindu yang hadir.

Sebelumnya, Pergurus adat Umat Hindu Kokarlian, I Wayan Murta menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas kehadiran Gubernur NTB di desanya.

Ia mengaku bangga dengan rasa mengayomi Gubernur kepada semua masyarakat NTB tanpa mengenal suku dan agama.

“Sangat terima kasih, karena hari ini adalah hari bersejarah bagi kami. Ini pertama kali orang nomor satu di NTB ini bisa hadir di Desa kami,” kata I Wayan Murta

Selama ini katanya, umat Hindu desa tersebut sangat puas dengan bantuan pemerintah, terutama membantu pembangunan kembali rumah yang rusak akibat gempa tahun lalu.

Ia juga melaporkan, umat Hindu di Desa Kokarlian berjumlah sekitar 300 KK. Mereka ini katanya hidup berdampingan dan damai dengan umat lain.

“Kami diperlukan sama, ” tutur Murta

AYA

 




HBK Kampanyekan Pertanian Lewat Pagelaran Wayang

Hasil pertaniannya telah menjadi penyangga bagi daerah-daerah lain khususnya untuk padi, bawang merah  jagung dan produk-produk holtikultura lainnya

lombokjournal.com —

MATARAM —  Gelaran nonton bareng Wayang Sasak Lalu Nasib bersama HBK, putaran ke III Minggu ini, Sabtu (9/3), jam 20.00 WITA di Lapangan Desa Saba, Janapria, Kab. Lombok Tengah.

Kali ini akan mengangkat Thema Kembali Nyawah selain kampanye Pemilu 2019 damai dan bermartabat.

Menurut Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra, Haji Bambang Kristiono atau yang akrab disapa HBK, pentas wayang kulit Sasak Lalu Nasib lebih mengedepankan tentang pertanian yang memberikan pesan dan spirit untuk kaum muda di desa agar kembali ke sawah.

“Pulau Lombok yang sebagian besar lahannya subur, pertanian masih menjadi Soko Guru untuk kemandirian pangan rakyat sekaligus menjadikan P. Lombok sebagai Lumbung Pangan Nasional,” kata HBK, Jumat (08/03).

Saat ini NTB, lanjut HBK hasil pertaniannya telah menjadi penyangga bagi daerah-daerah lain khususnya untuk padi, bawang merah  jagung dan produk-produk holtikultura lainnya.

“Ini tentu berkat kerja keras aparatur daerah maupun petani NTB untuk mempertahankan stok produksi pangan dan aneka holtikultura lainnya,” tambah HBK.

Guna mengapresiasi dan menggelorakan semangat Anak Muda Kembali Ke Sawah, ungkap HBK melalui pertunjukan pentas Wayang Sasak Lalu Nasib tentang pentingnya anak muda kembali ke sawah,  akan disampaikan melalui lakon dan dialog wayang agar pesannya mudah dipahami oleh masyarakat desa.

“Selain media hiburan dan silaturahmi, pentas wayang kulit di desa Saba-Janapria ini juga akan menyisipkan thema tentang Pemilu 2019 yang damai dan bermartabat. Masyarakat diajak untuk menggunakan hak pilihnya, anti Money Politik dan tidak Golput,” tukas HBK.

Dihubungi secara terpisah, Ki Dalang Lalu Nasib mengatakan, pentas Wayang Kulit di Desa Saba-Janapria akan ramai ditonton warga karena masyarakat di kawasan tersebut adalah para penggemar Wayang.

Sehingga pesan HBK tentang pertanian dan Pemilu damai dan bermartabat akan mudah dipahami secara utuh oleh warga desa tersebut.

“Saya sudah menyiapkan lakon Wayang yang lain dari pada yang sudah-sudah, agar pesan HBK tentang pertanian dan Pemilu 2019 mengena di hati penonton”, ungkap Lalu Nasib.

Me




Hari Raya Nyepi, Meningkatkan Okupansi Hotel di Lombok

Wisatawan mancanegara (wisman) dari Bali biasanya memilih Pantai Senggigi dan Gili Trawangan sebagai tujuannya selama Nyepi

MATARAM.lombokjournal.com — Masa liburan Nyepi, pada Kamis (07/03) meningkatkan tingkat kunjungan wisatawan dan okupansi kamar hotel di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ketua Asosiasi Hotel Mataram (AHM) Ernanda Dewobroto mengatakan periode liburan Nyepi memang kerap mendorong tingkat kunjungan wisatawan dan okupansi kamar hotel di Lombok.

Kata Ernanda, banyak wisatawan maupun masyarakat Bali yang tidak merayakan Nyepi memilih pindah ke Lombok sementara waktu.

“Kalau pas hari Nyepi, lumayan (okupansi) tapi masih lebih rendah dari tahun lalu,” katanya.

Ernanda menyebutkan rata-rata okupansi kamar hotel di Mataram saat Nyepi mencapai 50 persen atau sedikit lebih rendah dibanding periode yang sama pada tahun-tahun sebelumnya yang mencapai 60 persen.

“Lumayan masa rata-rata menginap yang berkisar dua hari sampai tiga hari,” kata Ernanda

Ernanda menyampaikan, rata-rata tamu yang menginap di hotel di Kota Mataram selama masa Nyepi merupakan masyarakat Bali yang tidak merayakan Nyepi. Sementara untuk wisatawan mancanegara (wisman) dari Bali biasanya memilih Pantai Senggigi dan Gili Trawangan sebagai tujuannya selama Nyepi.

“Kalau di Kota (Mataram) biasanya warga Bali yang tidak merayakan Nyepi, kalau turis asing dari Bali itu di Senggigi dan Gili Trawangan,” tutur Ernanda

Ernanda menambahkan, parade ogoh-ogoh yang digelar begitu meriah di Kota Mataram sehari sebelum Nyepi, menjadi daya tarik bagi wisatawan yang diharapkan bisa mendorong percepatan pemulihan sektor pariwisata Lombok pascagempa.

AYA