BPJS Kesehatan  Gelar e-Dabu Class Bagi Badan Usaha,  Mudahkan Mengurus  Administrasi

Peserta kegiatan e-Dabu Class mengatakan, pelatihan tersebut sangat baik karena menambah wawasan baru tentang bagaimana mengaplikasikan keberadaan aplikasi New e-Dabu secara optimal

lombokjournal.com —

JAMKESNEWS – BPJS Kesehatan Cabang Mataram menggelar e-Dabu Class bagi para badan usaha baru maupun yang sudah lama.

E-Dabu Class ini dilaksanakan seminggu 2 kali yang bertempat di Aula Kantor BPJS Kesehatan Cabang Mataram, pada Senin (25/03).

Kepala Bidang Perluasan Peserta dan Kepatuhan BPJS Kesehatan Cabang Mataram Lalu Suryatna mengatakan,  badan usaha kini wajib melalui aplikasi New e-Dabu atau email dalam hal pengurusan data pegawainya.

Lalu Suryatna menjelaskan, Seluruh HRD wajib melakukan pengelolaan data badan usahanya melalui aplikasi New e-Dabu dan email yang dikirimkan ke BPJS Kesehatan. Maksudnya, agar tidak ada kesalahan dalam penginputan data badan usaha.

“Kondisi saat ini banyak perusahaan yang mengajukan data melalui email, padahal bisa dilakukan di New e-Dabu. Akibatnya email menumpuk dan lebih lama diproses, ada juga pengajuan data melalui email yang menggunakan email pribadi dan tidak mencantumkan kode dan nama perusahaan,” jelas Suryatna.

Karena itu, para HRD yang datang dapat mengikuti ketentuan dan menjalankan tugasnya sebagaimana mestinya, agar ke depan tidak ada selisih data ataupun kesalahan data.

Suryatna juga mengatakan,  e-Dabu Class ini diharapkan dapat membantu para HRD untuk mempelajari lebih detail mengenai fitur New e-Dabu.

Dalam kesempatan ini, ia juga menyampaikan kemudahan yang ditawarkan aplikasi Mobile JKN, sebuah inovasi dari BPJS Kesehatan dalam mengikuti perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi yang semakin pesat.

Mobile JKN adalah aplikasi yang memudahkan semua peserta JKN-KIS dari sisi administrartif.

“Cukup banyak fitur yang bisa dimaksimalkan penggunaannya. Apabila hal ini disosialisasikan massif kepada pegawai perusahaan tentu akan meringankan pekerjaan dari HRD itu sendiri karena para pegawainya bisa melakukan perubahan data sendiri tanpa meminta kepada HRD,” kata Suryatna.

Reza, salah satu peserta kegiatan e-Dabu Class mengatakan, pelatihan tersebut sangat baik karena menambah wawasan baru tentang bagaimana mengaplikasikan keberadaan aplikasi New e-Dabu secara optimal.

“Lewat aplikasi New e-Dabu ini, pengurusan administrasi BPJS Kesehatan untuk karyawan jadi lebih mudah. Kita bisa mengerjakan sendiri dalam mengganti fasilitas kesehatan, menambahkan atau mengurangi peserta. Tidak hanya itu saja ternyata karyawan pun dapat mengakses data dirinya melalui aplikasi Mobile JKN jadi lebih mudah lagi,” ujar Reza.

ay/yn/jamkesnews

 

 




Di Meksiko, Tujuh Perempuan Terbunuh Tiap Hari

  Kekerasan terhadap perempuan tersebar luas

Ini pernyataan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa. Di Meksiko, bunuh diri di negara ini mecapai tingkat tertinggi di dunia. Tujuh wanita terbunuh setiap hari, menurut PBB.

Enam dari sepuluh wanita, termasuk anak di bawah umur, mengakun mereka telah menderita beberapa jenis kekerasan dalam hidup mereka.

Kampanye online berlangsungi kurang dari sebulan yang dilakukan oleh kolektif Persatuan Jurnais Meksiko, mengungkapkan  bahwa 73 persen wanita menghadapi beberapa jenis pelecehan di industri media.

Sekitar 63 persen mengatakan, pelecehan itu datang dari rekan kerja mereka.

Baru-baru ini, para korban kekerasan dalam rumah tangga diberi  peragkat untuk memperingatkan keadaan darurat sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk memerangi meningkatnya tingkat kekerasan.  Namun banyak yang mengatakan, harus lebiih banyak dari tu yang dilakukan pemerintah.

Momen # Me Too Mexico di Twitter akhir pekan ini bukan yang pertama.

Pada tahun 2018, aktris Meksiko Karla Souza mmuncul dengan berita pengakuannya, bagaimana seorang sutradara memperkosanya di awal karirnya.

Souza tidak mengungkapkan nama sutradara yang dimaksudnya, tetapi jaringan televisi Meksiko Televisa menuding ke pembuat film Gustavo Loza.

Loza telah membantah tuduhan itu, dengan mengatakan dalam sebuah pernyataan, aktris itu tidak memberikan “tuduhan langsung terhadap saya dalam salah satu wawancaranya”.

Gerakan # MeToo mendapatkan momentum pada Oktober 2017 setelah produser AS Harvey Weinstein dituduh oleh beberapa wanita melakukan pelecehan seksual dan pemerkosaan. Weinstein membantah tuduhan itu.

Jutaan perempuan di seluruh dunia berbagi kisah mereka sendiri tentang pelecehan, pelecehan, dan penyerangan.

Seorang wanita di dunia sastra Meksiko yang berbagi pengalaman tentang pelecehan seksual, telah berkembang menjadi kampanye online melawan pelecehan seksual , dan bentuk-bentuk serangan atau pelecehan lainnya di beberapa industri di negara ini.

Gerakan sosial dimulai pada pekan lalu setelah Ana Ge, seorang komentator politik,men- tweet bahwa “seorang pria yang kuat dalam lingkaran sastra” telah mengalahkan, memanipulasi dan menelantarkan lebih dari 10 wanita, pada beberapa kesempatan.

Tetapi karena “dia adalah penulis terkenal, tidak ada yang percaya wanita ini,” katanya.

Kos – SUMBER: BERITA AL JAZEERA




Nofian Hadi : Wisata Budaya, Alternatif Efektif Dorong Pemulihan Pariwisata Lombok

Upacara adat atau ritual yang dilakukan masyarakat adat Bayan di KLU yang bisa dikemas dalam bentuk paket wisata budaya, dan kelak  wisatawan bisa ikut langsung dan berbaur dengan masyarakat setempat mengikuti rangkaian acara adat

lombokjournall.com —

LOMBOK BARAT — Sektor pariwisata Lombok  Tengah menghadapi tantangan hebat pascagempa pada tahun lalu.

Sejumlah destinasi wisata di Lombok Barat (Lobar) dan Lombok Utara (KLU) belum benar-benar pulih, terlebih dengan kembalinya bencana gempa yang melanda Lombok pada Minggu (17/3).

Beberapa destinasi wisata andalan seperti kawasan Pantai Senggigi di Lombok Barat dan tiga gili serta kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) masih berjuang untuk kembali dikunjungi wisatawan.

Caleg DPRD NTB dari PKS Nomor Urut 11 Dapil Lombok Barat dan Lombok Utara Nofian menilai, bencana gempa memberikan banyak hikmah bagi masyarakat, termasuk juga dalam membuka potensi wisata yang ada di Lombok Barat dan Lombok Utara.

Nofian mengatakan, di tengah lesunya kunjungan wisatawan pada destinasi //mainstream//, perlu ada alternatif destinasi wisata yang aman, baru, dan memberikan pengalaman berbeda kepada wisatawan dari destinasi wisata yang sudah ada.

Nofian mengusulkan adanya segmentasi wisata budaya sebagai inovasi, mengingat Lobar dan KLU memiliki begitu banyak ragam budaya yang bisa dikemas dalam menarik minat wisatawan.

“Wisata Budaya para wisatawan tidak hanya diajak mendatangi situs-situs budaya, tapi juga dilibatkan dalam event-event budaya, misalnya saat ada upacara adat nyongkolan atau saat acara adat sunatan,” Kata Nofian , Senin ( 25/3 )

Ia mencontohkan upacara adat atau ritual yang dilakukan masyarakat adat Bayan di KLU yang bisa dikemas dalam bentuk paket wisata budaya. Nantinya, wisatawan bisa ikut langsung dan berbaur dengan masyarakat setempat mengikuti rangkaian acara adat.

Nofian menyampaikan, model wisata budaya harus dikemas dengan model filantropi karena  sebagai rintisan awal perlu semacam subsidi untuk menarik para wisatawan mancanegara mau melihat prosesi budaya tersebut .

“Perlu ada pra-kondisi dan persiapkan sosial yang matang untuk merintis model wisata yang tidak biasa ini. Sebagai langkah awal mungkin bisa dilakukan melalui jalur pertukaran pelajar, di mana mereka bisa diajak tinggal dan berbaur di tempat yang akan diadakan prosesi adat budaya,” paparnya

Nofian menilai, model rintisan paket wisata budaya ini jika dipublikasikan dan dinarasikan secara detail akan menarik minat wisatawan mancanegara lain.

Dengan model pengembangan wisata budaya, kata Nofian, akan terjadi akulturasi budaya antarwarga negara bangsa yang pada gilirannya akan memperkuat semangat kebersamaan dalam memahami kebudayaan masing-masing tanpa harus menghilangkan identitasnya.

“Selain menikmati eksotisme wisata itu sendiri. Wisatawan jg menjadi pelaku aktif. Paket wisata pengalaman atau experience tourism sedang menjadi trend dunia,” katanya

Model paket wisata budaya sendiri sudah lama dilakukan beberapa daerah di Indonesia seperti Bali dan Jogja. Kata Nofian, banyak wisatawan yang rela memperpanjang waktu kunjungan demi mengikuti wisata budaya.

Menurut Nofian, kehadiran wisata budaya akan menarik minat wisatawan yang ingin mengetahui lebih jauh tentang kekayaan adat dan budaya masyarakat Lombok.

AYA




Wagub NTB Buka Forum Konsultasi RKPD 2020

Rancangan RKPD  dapat berjalan dengan baik apabila terkontrol dan tetap dalam pengawasan serta tidak ada ego sektoral antar setiap OPD

MATARAM.lombokjournal.com — Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, memberikan arahan sekaligus membuka kegiatan Forum Konsultasi Publik Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2020, Senin (25/03) 2019.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Geopark Rinjani Kantor Bappeda Provinsi NTB ini mengangkat tema ”Pembangunan Manusia Untuk NTB Tangguh, Mantap, dan Lestari.”

Wakil Gubernur mengarahkan, untuk lebih meningkatkan sinergi antar semua dinas dan lembaga untuk bekerja keras, berkolaborasi serta bergotong royong dalam pembangunan.

“Masa depan NTB ini cerah, itu yang harus kita yakini, melihat dari progres pembangunan dan kondisi yang telah kita lakukan,” ucap Hj. Rohmi.

Hj. Rohmi yakin,  rancangan RKPD  dapat berjalan dengan baik apabila terkontrol dan tetap dalam pengawasan serta tidak ada ego sektoral antar setiap OPD.

“Tidak ada orang yang bisa bekerja sendiri, semuanya harus terkoneksi dan terkoordinasi,” tegas Wagub.

“Keberadaan kita semua disini tentunya akan sangat bermanfaat untuk berdiskusi bersama-sama dengan kerendahan hati dan positive thinking demi menuju NTB Gemilang yang merupakan cita-cita kita bersama,”  tutupnya.

Kepala Bappeda, Ir. Ridwan Syah, M.Sc, MM, MTP dalam laporannya menyampaikan 5 buah RKPD yang menjadi prioritas pembangunan di Provinsi NTB.

5 susunan RKPD tersebut antara lain;

  1. Mitigasi bencana, pemerataan infrastruktur dan konektifitas wilayah
  2. Pembangunan manusia, ketahanan keluarga dan penanggulangan kemiskinan.
  3. Investasi nilai tambah ekonomi dan kesempatan kerja.
  4. Pelestarian lingkungan hidup, ketahanan pangan dan energi, dan
  5. Transformasi birokrasi dan penanganan masalah sosial darurat.

“RKPD tahun 2020 ini sesungguhnya adalah bagian dari mewujudkan visi dan misi tahun 2018-2023 yaitu membangun Nusa Tenggara Barat yang gemilang,” jelas Ridwan.

 

Turut hadir dalam kegiatan ini, sejumlah kepala OPD lingkup Provinsi NTB, pimpinan instansi dan lembaga terkait, tokoh masyarakat, tokoh agama serta mitra pembangunan NTB Gemilang.

AYA/San

SUMBER; HUMPROT SETDA NTB)

 




Wagub Bertemu Direktur Qatar Foundation, Bahas Beasiswa Untuk Para Santri

Diharapkan momentum ini direspon dengan baik oleh Ponpes-ponpes yang ada di NTB

MATARAM.lombokjournal.com —  Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menerima Audiensi Direktur Qatar Foundation Ms. Suhair Taufiq Salah dan Ms. Sahar J. Bakrie, terkait investasi dalam bidang pendidikan, di ruang kerjanya, Senin, (25/03) 2019.

Qatar Foundation yang telah bekerjasama dengan 200 lebih Universitas di dunia akan melakukan penjajakan kerjasama dengan Pemerintah Provinsi NTB, khususnya Ponpes-ponpes yang ada di NTB untuk diberikan beasiswa Diploma kepada siswa lulusan SMA/MA,

Syaratnya,  menguasai bahasa Arab dan bahasa Inggris. Selain beasiswa full, mahasiswa yang lulus juga akan diberikan pekerjaan.

Wagub menyambut baik penjajakan kerja sama dengan Qatar Foundation tersebut, dan berharap momentum ini direspon dengan baik oleh Ponpes-ponpes yang ada di NTB.

Pemerintah Provinsi melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga akan segera menindak lanjuti dengan berkoordinasi untuk menyelesaikan regulasi-regulasi yang dibutuhkan untuk membangun kerjasama tersebut.

“Saya rasa ini sangat bagus dan profesional, dengan melihat secara langsung gambaran terkait rekrutmen calon penerima beasiswa di NTB,” ujarnya.

AYA

 




Wilayah Zona Integritas Bebas Korupsi  Dicanangkan di Kantor Imigrasi Mataram

Ke depan seluruh instansi pemerintah  yang bergerak di bidang p melayani masyarakat baik itu pemberian dokumen harus memiliki  sertifikaat WBK dan WBBM

MATARAM.lombokjournal.com — _Kantor imigrasi kelas I Mataram menggelar

Deklarasi pencanangan zona integritas Menuju  Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK) dan / Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di lingkup kerja lembaga layanan masyarakat dan lembaga hukum, digelar di Kantor Imigrasi Mataram, Senin (25/03).

Lembaga yang ikut gelar deklarasi  WBK dan WBBM yakni Kejaksaan Tinggi Mataram, Polres Mataram, Pengadilan Negeri Mataram serta Kodim Mataram serta Ombudsman Perwakilan NTB.

Tujuan melibatkan unsur terkait dalam kegiatan ini,  untuk bersama sama komitmen dalam mengkampanyekan zona wilayah bebas dari korupsi.

“Tujuan dari deklarasi pencanngan adalah salah satu syarat menuju integritas, kantor Imigrasi kelas I Mataram adalah  salah satu UPT yang didominasikan menjadi satger yang mendapatkn WBK dan WBBM tahun 2019,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Mataram, Kurniadie .

Ia menyatakan, sebenarnya WBK dan WBBM ini bukan hanya milik satger yg ditunjuk atau yang didominasikan.

Ke depan seluruh instansi pemerintah  yang bergerak di bidang p melayani masyarakat baik itu pemberian dokumen harus memiliki  sertifikaat WBK dan WBBM. Ke depan,  masyarakat harus mendpatkan pelayan yang lebih baik dan prima dari instansi Pemerintah.

“Memang deklasrasi adalah salah satu syarat administrative,’ jelas Kurniadie.

Untuk menuju WBK dan WBBM, namun yang diutamakan adalah bagaimana merubah mainset dari para ASN untuk merubah prilkau atau tingkah laku yang selama ini memberikan pelayann yang kurang maksimal kepada masyarakat.

“Jadi memang kegiatan ini bisa dibilang seremonial namun yang lebih utama  adalah bagaimana merubah prilaku tugas pemerintah/ASN itu,” terangnya.

Kurniadie berharap kedepan yang pasti peran serta seluruh masyarakat tekait kinerja kantor Imigrasi kelas I Mataram, sehingga tujuan utama dari nominasi ini bukan hanya dari segi fasilitatif namun juga pola kerja para petugas itu sendiri.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI di NTB , Adhar Hakim menjelaskan,  pelayanan di imigrasi merupakan pelayanan masal.

“Tadi sudah saya sampaikan bahwa pelayanan  publik di Imigrasi ini  merupakan pelayanaN masal , pelayanan adminiatrasi,  zona integritas menjadi kewajiban  ini  harus dilihat sebagai peletakan dasar fundamental menjaga kepercayaan publik agar proses-proses pelayan publik di imigrasi ini menjadi lebih bagus.” katanya

Bayangkan  setiap hari yang datang ke imigrasi ini ratusan dari berbagai segmen masyarakat, kalau tidak sisitem ini dibangun kita bisa bayangkan  akana sangat berpotensi mal administrasi mulai dari pungli,tidak patuh dan lain sebagainya.

“Jadi dengan adanya Penandatangan ini merupakan momentum  imigrasi atau kegiatan pemetintah yng melayani di bidang pelayanan untuk membulatkan tekat memperbaiki pelayanan,” pungkas Adhar.

AYA

 




Zaman Berubah, Mahasiswa Diajak Gagas Program Yang Langsung  Bermanfaat Bagi Masyarakat

Persoalan sumpah, banjir,  kekurangan air di musim kemarau, itu semua membutuhkan kontribusi kongkrit dari para mahasiswa

MATARAM.lombokjournal.com — jajaran mahasiswa,yang aktif di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)  di NTB diajak menggagas program yang bermanfaat dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Gubernur NTB, Dr.  H. Zulkieflimansyah menyampaikan ajakan itu saat silaturrahmi BEM Raya dengan tema “Meningkatkan Integritas BEM NTB Raya untuk NTB Gemilang,” di Aula IKIP Mataram, Senin (25/03) 2019.

Mahasiswa diajak tak lagi berkutat pada wacana,  orasi serta pidato seperti aktivis aktivis terdahulu.

“Dunia saat ini sudah berubah,” kata Gubernur Doktor Zul  seperti dalam siaran pers yang disampaikan Biri Humas dan Protokol Setda Pemprov NTB, Senin (25/03) 2019.

Dulu mahasiswa merupakan satu-satunya elemen elit masyarakat yang menjadi sandaran. Saat itu mahasiswa merupakan kelompok kecil masyarakat yang memiliki pengetahuan dan wawasan  luas.

Ketika masyarakat memiliki keluhan atau isi hati, maka kepada  mahasiswalah mereka menyampaikan, lalu kemudian mahasiswa menyampaikannya kepada pemerintah atau penguasa.

Namun  zaman sudah berganti, saat ini membutuhkan gagasan gagasan besar untuk masyarakat. Misalnya saja, persoalan sumpah, banjir,  kekurangan air di musim kemarau, itu semua membutuhkan kontribusi kongkrit dari para mahasiswa.

“NTB Gemilang adalah NTB baru,  dimana kita memberi ruang kepada siapa saja, apa pun suku,  agama,  warna kulit, bentuk mata dan warna rambut,  kalau dia punya capacity, punya kemampuan, maka dia bisa menjadi pemain di daerah ini,” tegas Gubernur.

Karena itu, Doktor Zul menyambut baik kegiatan silaturrahmi BEM Raya sebagai wadah untuk mendiskusikan hal-hal produktif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Dengan wadah itu,  para mahasiswa terus meningkatkan kapasitas diri,  termasuk bahasa asing.

“Kenapa kita mengirim banyak anak muda NTB ke luar negeri, bukan untuk gagah-gagahan, tapi untuk fast trip, menggesa ketertinggalan daerah kita dari daerah-daerah lain,” kata Gubernur Zul

Sebelumnya, Rektor IKIP Mataram, Prof.  Drs. Kusno DEA,  Ph. D menyampaikan harapannya, agar kegiatan ini akan memberikan banyak inspirasi bagi BEM di seluruh NTB.

Sehingga, kontribusi positifnya adalah dapat ikut terlibat membagun NTB yang lebih baik.

“Mari kita bergandengan tangan ke depan, berbuat untuk semua, baik bagi lembaga maupun masyarakat,” katanya

AYA/Syf/hms ntb




UNBK Dimulai, Diikuti 72 Ribu Lebih Siswa SMA Dan SMK

Soal ujian di daerah terdampak gempa juga diberi keringanan dengan tingkat kesukaran soal yang tidak terlalu Rumit

MATARAM.lombokjournal.com —  Ujian Nasional berbasis Komuter (UNBK) mulai dilaksanakan pada Maret hingga April mendatang.

Jumlah siswa  yang mengikuti UNBK untuk  SMA sebanyak 23.234, SMK 20.531,MA 19.870  jadi totalnya ada 72.635 orang siswa untuk 2019.

Hal ini dismoaikan Kepala Dinas pendidikan dn kebudayaan (Dikbud) NTB H. Muhammad Suruji. Dikatakannya, seluruh Sekolah di NTB baik  swasta maupun negeri menggunakan UNBK tanpa terkecuali kabupaten yang terkena musibah gempa bebrapa wktu lalu.

“Seluruhnya menggunakan UNBK, di KLU  dan Lombok Timur yang tekena gempa bebraoa waktu lalu juga menggunakan uNBK,” ujarnya

Dikataknnya, jika UNBK di KLU dan Lombok tumur diatasi dengan cara menggabungkan komputer yang masih bisa dipakai dengan satu sekolah yang lain.

“Bersama sama digunakan, karenAsebenarnya  untuk UNBK tidak mesti semua sekolah memiliki komputer yang cukup untuk yang jumlah siswa siswinya  banyak. Tetapi bisa mengabung artinya di satu tempat bisa bebrapa sekolah melaksankn itu,” terangnya

Terkait Untuk kondisi bangunan tidak layak digunakan di KLU suruji mensiasati dengan menggabungkan tempat ujian, tentunya dengan waktu yang berbeda.

“Gabung ke sekolah lain ada  juga skolah swasta yang tidak punya fasilitas  bukan karena faktor Fisik yang tdak layak tapi juga ada sekolah yang mungkin jumlah  siswanya sedikit.kalau yang ikut ujian Minimal kan 20  orng siswa,” kata Suruji.

Kalau di KLU secara  fisik ujiannya menggunakan bangunan yang sudah dibuat saat ini,  dan komputerisasinya sudah banyak di suport oleh dikbud sebelum ujian jadi UNBK se NTB dilakskan  100 persen  Sekolah negeri maupun swasta .

Selain maslah tempat oelksanaan UNBK, untuk soal ujian di daerah terdampak gempa juga di beri keringanan dengan tinggat kesukaran sil yang tidak terlalu Rumit.

“Soalnya  kita diberikan oleh kementrian itu langsung,dengan tingkat kesukaran yang berbeda, lebih rendah dalam kondisi Normal tanpa ada bencana jadi soal yg sekarang secar umum lebih gampang tingkat kesukaran lebih rendah dibandingkan tahun lalu,” tegasnya

Karena  perbedaan perlakun di daerah bencana  sudah disepakati dan disupervisi dari pusat,  kalau yang tidak terkena bencana soalnya normal,

“Termasuk KLU diberikan soal yang berbeda, beda dengan Mataram karena sekolahnya baik  SMA dan SMK  lebih siap,” jela Suruji.

Perbedaan perlakuan itu sudah standar dilakukan, karena dimana ada bencana yang tentunya mengganggu proses  belajar mengajar terlebih dalam waktu yang lama.

“Karena tidak mungkin kita meminta kondisi dan  kwalitas yang sama  untuk konsisi yang berbeda, itu memng standar di berlakukan kalau ada bencana sepanjang dalam tahun pelajatan pasti akan ada perlakun Khusus,” kata Suruji.

AYA




Wagub Hj Rohmi Pantau Hari Pertama UNBK

ngatasi jika terjadi hal-hal yang tak diinginkan pihk sekolah sudah menyiapkan Jenset serta beberapa komputer atau laptop

MATARAM.lombokjournal.com — -Wakil Gubernur NTB Hj. sitti Rohmi Djalillah memantau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMK 6 Mataram.

Di hari pertama pelaksanaan UNBK ini, Wagub  sempat memantau  langsung suasana ujian di sekolah tersebut, untuk memastikan pelaksanaan UNBK berjalan lancar termasuk dari segi kelengkapan fasilitas pendukung.

Seperti diketahui, hari ini sampai dengan tanggal 25 maret 2019, seluruh SMK di Indonesia secara serentak melaksanakan UNBK. Termasuk juga sekolah Menengah kejuruan (SMK) di Provinsi NTB.

Dari hasil pantauAnnya, Hj Rohmi menilai pelaksanaan UNBK sudah cukup bagus, serta menghimbau agar koneksi tidak terganggu saat pelaksanan agar tidak mrngganggu konsentrasi siswa.

“Hasil pantauan bagus, yang saya perlu ingatkan tadi koneksi aja, terutama kan yang namanya online jangan sampai mengnggu konsentrasi siswa yang mengerjakan ujian,” tegasnya

Wagub menjelaskan, selain koneksi listrik juga harus disiapkan dengan sebaik-baiknya

“Listrik harus siap jenset, kita gak tau PLN nanti tiba-tiba mati, walaupun Pemprov sudah   koordinasi dengan PLN, semuanya kita sudah persiapkan agar pada saat pelaksaan tidak mengganggu,” harap Wagub.

Sementara itu, Kepala SMK 6 Mataram, Ridha Rosalina SE,menyatakan,  jika jumlah siswa yang mengikuti UNBK sebanyak 89 orang terdiri dari tiga sesion.

Untuk mengatasi jika terjadi hal-hal yang tak diinginkan pihk sekolah sudah menyiapkan Jenset serta beberapa komputer atau laptop .

“Jadi kami di sini menyiapkan cadangan peserta yang satu ruangn kan 30  orang ,kita siapkan komputer atau laptop ada 35 jika ada yang ngadat jangan smpai terganggu atau dirrugikan,” tutur Ridha

SelAin menyiapkan komputer, laptop dan jenset, pihak sekolah sebelum menjelng UNBK, sudah melakukan simulasi  ujian dengan menggunakan komputer yang tujuannyA untuk mengetahui jika ada atau tidaknya gangguan server.

“Alhmdulilah pada saat pelaksanaan tidak ada kendala, karena pihaknya juga  bersurat ke PLN untuk permakluman ada UNBK,” katanya.

AYA

 

 




Romantisme Hubungan Pemerintah Provinsi NTB Dengan Polandia

Pemerintah Provinsi berencana akan mengirimkan Mahasiswa ke Kota Torun, dengan bekerjasama dengan 3HK (Institute of Sustainable Development EU-Asean) dalam mempromosikan budaya melalui duta pendidikan

Marcin Schmidt dan Gubernur Zul

MATARAM.lombokjournal.com —  Kerja sama internasional bukan hanya menjadi kewenangan Pemerintah Pusat saja.

Masing-masing provinsi, bahkan kota, di Indonesia diberikan keleluasaan untuk menjalin hubungan dan kerja sama yang lebih intensif dengan provinsi maupun kota-kota di negara mana pun itu.

Kerja sama tersebut dimungkinkan, selama tidak menyentuh ranah politik yang menjadi kewenangan eksklusif Pemerintah Pusat. Jalinan kerja sama tersebut dibingkai dalam suatu kesepakatan bersama.

Meski, tentunya kesepakatan kerja sama tetap harus dikoordinasikan dan dikonsultasikan dengan Pemerintah Pusat, dalam hal ini adalah Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Luar Negeri.

Pemerintah Provinsi NTB sendiri terus menjalin komunikasi dan aktif dalam membina kerja sama dengan negeri Putih Merah tersebut.

Seperti yang terjadi pada hari ini, Minggu (24/03) 2019, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah menemui para delegasi dari Polandia di Katamaran Hotel guna menjajaki berbagai peluang kerjasama terbaru.

Welcome to Lombok, so happy you can visit our here,” sambut Gubernur Zul pada para Delegasi Polandia, dalam siaran pers yang disampaikan Biro Humas Dan Protokol Setda Provinsi NTB, Minggu (24/03) .

Diketahui, bentuk Peluang kerjasama yang akan segera dilakukan adalah penandatanganan LOI (Letter of Intent) antara Pemerintah Provinsi NTB dengan Pemerintah (daerah) Torun, Polandia sebagai bentuk follow up dari kunjungan ke Polandia sebelumnya.

Dari LOI tersebut, terdapat peluang kerjasama dalam bidang pendidikan, pariwisata, dan ekonomi – bisnis.

Dalam bidang pendidikan, Pemerintah Provinsi berencana akan mengirimkan Mahasiswa ke Kota Torun, dengan bekerjasama dengan 3HK (Institute of Sustainable Development EU-Asean) dalam mempromosikan budaya melalui duta pendidikan.

Pemerintah Torun juga berniat memulai kerjasama pariwisata dengan mengirim jurnalis dari Polandia untuk melihat keindahan NTB dan membantu mempromosikan di Polandia.

Dalam bidang ekonomi dan bisnis, peluang kerjasama diharapkan akan mampu mendatangkan investasi dari Polandia ke NTB.

“Penandatanganan LOI adalah awal untuk memulai kerja sama dalam berbagai bidang. Kami berharap selain melanjutkan kerjasama dalam bidang pendidikan, ekonomi dan bisnis bisa dimulai. Kami juga berharap melalui promosi wisata di Polandia akan mendatangkan investasi di Lombok dan Sumbawa dari pengusaha – penguasa di Polandia” ujar Sylwwia Tubielewicz, Director of the International Cooperation Department Kujawy Pomorze.

Senada, Marcin Schmidt, President of the Board 3HK juga menyatakan dukungan dan sangat mengapresiasiaksi nyata yang dilakukan Pemerintah Provinsi NTB.

“Pemprov NTB melalui program – program nya sangat fokus pada Sustainable Development Goals. Kami siap membantu, terlebih lagi dengan semangat dan visi misi Pak Gubernur yang sangat aktif dan secara holistik memikirkan perkembangan NTB dalam berbagai bidang ” katanya.

Terpantau, turut mendampingi Gubernur pada kegiatan ini, Kepala BKD Drs. H. Fathurrahman, M. Si, Kepala Biro Kerja Sama Ahmad Nur Aulia, S. STP, Karo Humas Protokol, Najamuddin Amy, S. SOS, MM, serta Tim Beasiswa NTB.

AYA/Hms

(FJR/HUMPROT SETDA NTB)