Di Narmada, Ratusan Rumah Tahan Gempa Sudah Ditempati  warga

Meski pemerintah telah memberikan anggaran 50 juta untuk pembangunan rumah rusak berat,  namun masyarakat masih harus mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk menyelesaikan pembangunan rumah mereka

LOMBOK BARAT.lombokjournal.com  —  Ratusan Warga Masyarakat korban gempa yang tinggal di desa Batu Kantar, Kecamatan Narmada, Lombok Barat, akhirnya sudah menempati rumah mereka masing-masing.

“Dengan telah ditempatinya rumah yang bersumber dari dana pemerintah tersebut, masyarakat pun kini sudah tidak tinggal lagi di tenda pengungsian,” ujar Teguh M Abduh  sebagai Tim dari Kementrian PUPR .

Jenis Rumah Risa Inilah rumah tahan gempa yang sudah selesai dibangun rumah tahan gempa jenis RISA ini merupakan jenis rumah yang paling banyak diminati oleh warga di Desa Batu Kantar, Narmada Lombok Barat.

Ia menyatakan, di Desa Batukantar  jumlah rumah yang rusak berat sebanyak 114 dan rusak ringan serta rusak sedang sebanyak 179.

Dari 114 Rumah yag rusak berat di desa ini sebanyak 59  unit rumah sudah dihuni oleh warga setempat, sementara 43 rumah dalam proses finishing serta 12 rumah dalam proses pembangunan.

Pembangunan rumah rusak berat yang berada di Desa Batu Kantar Lombok Barat ini proses pembangunan nya dinilai paling cepat jika dibandingkan dengan wilayah lain

Sebab pembangunan rumah di desa ini tak terlepas dari semangat gotong royong masyarakat yang tinggi, untuk segera memiliki rumah dan tentunya tidak tinggal lagi di bawah tenda pengungsian.

Abduh menjelaskan, meski pemerintah telah memberikan anggaran 50 juta untuk pembangunan rumah rusak berat,  namun masyarakat masih harus mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk menyelesaikan pembangunan rumah mereka masing-masing

“Dengan telah selesai dibangun nya rumah  tahan gempa di Desa Batu Kantar ini diharapkan ke depannya akan lebih banyak lagi rumah tahan gempa yang selesai dibangun di daerah lain di NTB sehingga masyarakat pun tidak lagi tinggal di tenda tenda pengungsian,” jelasnya.

AYA




HBK Minta Maaf Kepada Para Tokoh NTB

Diharapkan jika Prabowo terpilih jadi Presiden maka kehidupan tatanan sosial kemasyarakatan akan lebih sejuk dan damai jauh dari prasangka

Prabowo, HBK dan Ridwan Hidayat

lombokjournal.com —

LOMBOK BARAT  ;   Sejumlah tokoh masyarakat yang ada di NTB memberikan dukungan kepada Calon Presiden Prabowo Subianto. Mereka hadir di kediaman H Bambang Kristiono (HBK) di kawasan Senggigi untuk memberikan dukungan dan mendoakan prabowo kemarin sore (26/3)

Meskipun, Prabowo yang sejatinya dijadwalkan bertemu dengan mereka untuk silaturahmi tak bisa datang karena terkendala waktu.

“Beliau sejak awal telah merencanakan datang kemari (ke rumah HBK di Senggigi). Namun sejak turun dari Bandara, lautan manusia sudah menunggu dan menyerbunya memberikan dukungan,” ujar H Bambang Kristiono.

Akibatnya, jadwal Prabowo yang harusnya tiba di Senggigi sekitar pukul 15.00 Wita tertunda. Sehingga ia memutuskan terlebih dulu menemui ratusan ribu pendukungnya yang sudah berkumpul di Lapangan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela Kota Mataram untuk melakukan kampanye terbuka. Jadwal menuju Senggigi direncanakan setelah bertolak dari Lapangan Karang Pule.

Tapi di sana HBK menuturkan Prabowo juga tidak bisa keluar lapangan sesuai jadwal. Karena massa yang membludak, jalanan macet. Sehingga waktu yang mepet membuat Prabowo harus segera kembali ke bandara.

“Beliau menitip salam lewat saya kepada tokoh masyarakat, ulama dan tuan guru yang telah hadir mendukung beliau di sini. Dan saya mohon maaf yang sedalam-dalamnya atas hal ini ” lanjut HBK sapaan Bambang Kristiono.

Sejumlah tokoh agama sebenarnya sudah hadir di kediaman HBK untuk bersilaturahmi dengan Prabowo. Mereka diantaranya  TGH Tafaul Amri dari Ponpes Darus Shifa Lombok Timur.

Ada juga TGH Fathul Aziz pimpinan Ponpes Al-Aziziyah Kapek Gunungsari, Wakil Bupati Lombok tengah H Pathul Bahri serta beberapa tokoh lainnya.

Para tokoh tersebut mengungkapkan harapannya ke depan agar Indonesia lebih damai dan saling lebih mencintai. Mereka mengharapkan pemimpin yang menyejukkan dan negara dan mengangkat harkat martabat Negara ini.

“Kami ingin tatanan hukum dijalankan demi tegaknya keadilan di NKRI tanpa pandang bulu,” ujar TGH Tafaul Amri.

Sementara Sekjen Majelis Adat Sasak (MAS)  Lalu Prima Wira Putra mengatakan perjuangan MAS adalah memberikan penguatan kepada  kearifan lokal. Untuk itu strategi pembangunan perlu mengedepankan nilai-nilai kultur budaya. “Penguatan pada kramat adat, termasuk peningkatan kapasitas building dan hak hak ulayat masyarakat adat” kata Lalu Prima Wira Putra.

Terpisah, mantan Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Kyai Zulkifly Muhadli  mengharapkan tentang perubahan. Ia meminta jika Prabowo diamanahkan menjadi Presiden bisa memperhatikan seluruh wilayah Indonesia. Termasuk diantaranya Kabupaten KSB.

Sedangkan TGH Mustahik dari Ponpes Al Mustapha Mataram berharap jika Prabowo terpilih jadi Presiden maka kehidupan tatanan sosial kemasyarakatan akan lebih sejuk dan damai jauh dari prasangka.

Me




BPJS Kesehatan Cabang Mataram Adakan Utilisasi Review, Upaya Tingkatkan Pelayanan

Melalui komunikasi intensif, diharapkan dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatan RSUD Kota Mataram dapat menjalankan fungsinya dengan optimal sesuai dengan regulasi yang ditetapkan

MATARAM.lombokjournal.com —

JAMKESNEWS  ;     BPJS Kesehatan Cabang Mataram mengadakan Pertemuan Utilisasi Review kepada Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjut,  salah satunya yaitu Rumah Sakit Umum Daerah Kota Mataram di Aula Kantor BPJS Kesehatan Cabang Mataram, Selasa (26/03).

Acara yang dihadiri oleh Kepala Bagian Humas RSUD Kota Mataram, Kepala Seksi Pelayanan Medik RSUD Kota Mataram, beserta jajaran manajemen rumah sakit ini dilakukan untuk mengevaluasi layanan kesehatan di rumah sakit tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Rujukan BPJS Kesehatan Cabang Mataram R. Kristandono Dwicahyo menyampaikan sosialisasi terkait pelayanan peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Seperti pelayanan kesehatan yang dijamin dan tidak dijamin oleh BPJS Kesehatan berdasarkan Permenkes Nomor 82 Tahun 2018. Tak hanya itu, ia juga memaparkan alur pelayanan kesehatan bagi peserta JKN-KIS dan evaluasi terkait pelaksanaan sistem rujukan online.

  1. Kristandono Dwicahyo menjelaskan, diharapkannya melalui pemaparan yang disampaikan, pemahaman seluruh petugas rumah sakit mengenai sistem rujukan online dapat lebih maksimal.

Selain itu, kami juga mengharapkan rumah sakit dapat memaksimalkan upaya kendali mutu kendali biaya yang menjadi salah satu kunci penting dalam keberhasilan pelaksanaan Program JKN-KIS ini.

“Acara serupa juga akan dilaksanakan di seluruh Fasilitas Kesehatan Tingkat Rujukan se-Wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Mataram, dengan harapan untuk kepuasan peserta JKN-KIS pada pelayanan di rumah sakit terus meningkat,” tutup Kristandono.

Kepala Seksi Pelayanan Medik RSUD Kota Mataram Ita Patriani turut menyatukan pemahaman satu sama lain dalam hal memberikan pelayanan kepada peserta JKN-KIS.

Melalui komunikasi yang intensif, diharapkan dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatan, RSUD Kota Mataram dapat menjalankan fungsinya dengan optimal sesuai dengan regulasi yang ditetapkan pemerintah.

“Dengan adanya persamaan persepsi terkait pelayanan, diharapkan sinergisitas Program JKN-KIS dapat berjalan dengan baik dan semestinya. Karena pada akhirnya, komunikasi yang baik antar instansi menjadi suatu pokok jembatan untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk pasien JKN-KIS,” ungkap Ita

Ita menambahkan, utilisasi review perlu dilakukan karena untuk memantau kinerja fasilitas kesehatan, termasuk rumah sakit. Dengan adanya utilisasi review, diharapkan mampu berdampak terhadap upaya peningkatan pelayanan yang akan diberikan kepada peserta JKN-KIS.

ay/yn/JAMKESNEWS

 

 




Sering Menahan Buang Air Kecil, Ada Resikonya

Oleh Adinda Rudystina

Anda harus membuang air kecil sesering yang diperlukan untuk menghindari penumpukan urin

Kebutuhan untuk buang air kecil benar-benar merupakan suatu hal yang alami. Itulah sebabnya kita perlu melakukannya dengan frekuensi tertentu, sehingga tubuh kita dapat menghilangkan semua sisa dan limbah produk yang tidak diperlukan.

Kebiasaan menahan kencing dapat menyebabkan konsekuensi yang serius. Retensi urin dapat menghasilkan infeksi saluran kemih yang berat. Hal itu terjadi karena kuman hadir dalam urin yang telah berada terlalu lama di kandung kemih.

Seiring berjalannya waktu, infeksi ini dapat menyebar ke ginjal dan menyebabkan kondisi yang lebih serius. Mau tahu apa saja akibat menahan buang air kecil? Mari kita lihat jawabannya di bawah ini.

Akibat menahan kencing (buang air kecil) ;

  1. Infeksi saluran kencing (urinary tract infection)

 Infeksi saluran kecing adalah efek samping yang umum dari menahan kencing terlalu lama. Hal ini disebabkan oleh koleksi bakteri di sekitar pembukaan uretra Anda (tabung yang membawa urin dari dalam kandung kemih ke luar) cenderung masuk ke dalamnya ketika Anda tidak buang air kecil cukup sering.

Menurut Dr. Anthony Komaroff dari Harvard Medical School, ISK merupakan hal yang umum akibat menahan kencing terlalu lama, karena buang air kecil membantu Anda untuk membuang bakteri, jika Anda menahannya, maka bakteri berkesempatan untuk berkembang biak.

  1. Kandung kemih yang sangat sensitive

Sensitivitas kandung kemih seseorang berbeda-beda, dipengaruhi juga oleh apa yang kita makan atau minum, tetapi menahan kencing dapat membuat kandung kemih Anda jauh lebih sensitif.

Ini karena kandung kemih Anda membentang menyesuaikan peningkatan jumlah urin di dalamnya. Oleh karena itu, sensor menjadi terlalu aktif dan membuat Anda merasa kencing lebih sering dari biasanya.

Kebetulan, ini juga merupakan tanda umum dari infeksi saluran kencing. Jika Anda mengalami gejala ini, hubungilah dokter.

  1. Pembengkakan kandung kemih

 Rata-rata kendung kemih dapat menyimpan hingga 15 ons cairan. Jika Anda meminum delapan gelas air sehari, jumlah cairan yang Anda konsumsi sekitar 64 ons, atau rata-rata kandung kemih dapat menyimpan hingga sekitar seperempat air yang Anda minum setiap hari.

Sehingga, meskipun Anda minum banyak air untuk menjaga jumlah cairan tubuh dan ginjal Anda dalam kondisi yang baik, namun hal itu tidak akan berdampak baik bagi kesehatan jika Anda juga tidak membuangnya secara teratur.

Salah satu alasan utama mengapa Anda disarankan untuk minum cukup cairan adalah bahwa itu penting untuk membantu membersihkan ginjal Anda, dan itu dapat terjadi jika Anda memasukkan dan mengeluarkan cairan dari tubuh dengan seimbang.

  1. Batu ginjal

Orang-orang yang rentan terhadap pengembangan batu ginjal dan yang menahan kencing mereka untuk alasan apapun, harus membayarnya dengan konsekuensi batu ginjal dan bahkan lebih buruk.

Batu ginjal merupakan “batu” kecil yang terbentuk dalam ginjal dari kelebihan natrium dan kalsium, dan jika endapan mineral ini tidak dikeluarkan secara teratur melalui urin, maka mereka akan membentuk batu. Ketika Anda ingin mengeluarkannya melalui saluran kemih, Anda akan merasakan sakit yang luar biasa.

  1. Interstitial cystitis (IC)

 Kondisi ini disebabkan oleh infeksi bakteri yang menyebabkan peradangan kandung kemih. Gejala dari IC termasuk rasa sakit di panggul dan beser (dengan melibatkan buang air kecil lebih dari enam puluh kali dalam satu hari. Meskipun tidak ada obat untuk IC, namun ada sejumlah perawatan untuk membantu Anda meringankan rasa sakitnya.

  1. Gagal ginjal

Kondisi medis ini disebabkan ketika ginjal gagal untuk menyaring racun dan limbah dari darah dan mungkin merupakan hasil dari infeksi yang disebabkan oleh menahan kencing Anda. Gejala gagal ginjal termasuk memar, feses berdarah, dan perubahan suasana hati.

Gagal ginjal memerlukan perhatian medis, sehingga dokter dapat mengeluarkan racun untuk mengembalikan fungsi ginjal. Dialisis atau bahkan transplantasi akan diperlukan jika infeksi parah.

BACA JUGA ; Menahan Buang Air Besar Bikin Keringat Dingin?

 Apa yang harus dilakukan untuk mencegahnya?

Karena saraf mengirim sinyal ke otak saat kandung kemih penuh, penting bagi Anda untuk memperhatikan tanda-tanda peringatan bahwa kandung kemih siap untuk mengeluarkan urin. Sebuah perasaan kembung atau penuh pada kandung kemih akan menunjukkan saat-saat yang tepat untuk buang air kecil. Untuk memastikan kandung kemih tetap sehat,

Anda harus membuang air kecil sesering yang diperlukan untuk menghindari penumpukan urin. Selain itu, Anda disarankan untuk tidak minum berlebihan sebelum pergi ke tempat yang tidak menyediakan toilet.

Sumber ; Hello SEHAT

 




Menahan Buang Air Besar Bikin Keringat Dingin?

Oleh Adelia Marista Safitri

Atas alasan apa pun, menahan buang air besar sangat tidak dianjurkan. Terlebih jika Anda terus menunda-nunda buang air besar hingga berjam-jam

Kadang-kadang, seseorang harus menahan menahan buang air besar karena kondisi tertentu. Misalnya saat sedang ujian, rapat dengan klien penting, di tengah kemacetan, atau bepergian jauh yang tidak memungkinkan seseorang tu  pergi ke toilet saat itu juga.

Tak cuma bikin gelisah, biasanya keringat dingin mulai mengalir di sekujur tubuh saat menahan BAB. Kenapa menahan buang air besar bisa bikin keringat dingin, ya? Yuk, cari tahu lewat ulasan berikut ini

Anda mungkin juga pernah terpaksa harus menahan buang air besar pada saat-saat tertentu. Misalnya saat sedang naik kereta, ujian di kelas, atau rapat dengan rekan sekantor.

Mau tidak mau, Anda tidak mungkin izin pergi ke toilet karena kondisinya tidak memungkinkan. Alhasil, tubuh Anda malah jadi menggigil dan muncul keringat dingin secara tiba-tiba. Kenapa begitu, ya?

Penjelasannya begini. Ketika kotoran alias feses sudah mulai menumpuk di usus besar, tubuh akan mengirimkan sinyal yang memberitahukan bahwa Anda harus segera pergi ke toilet. Namun, Anda terpaksa mengencangkan bukaan anus supaya kotoran tidak keluar pada saat itu.

Seorang dokter spesialis penyakit saluran cerna, Anish Sheth, MD, mengungkap kepada Reader’s Digest bahwa saat menahan buang air besar, gerakan usus besar merangsang saraf vagus untuk berkontraksi. Saraf vagus adalah saraf kranial panjang yang membentang dari organ-organ perut, termasuk organ-organ di saluran pencernaan.

Ibarat mendorong mobil, Anda memaksa saraf dan otot tubuh untuk mengeluarkan tenaga ekstra supaya mobil bisa bergerak maju. Begitu juga saat Anda menahan buang air besar, saraf vagus akan berkontraksi supaya feses tidak keluar dalam beberapa waktu.

Lama-kelamaan, saraf yang aktif tadi juga akan merangsang keluarnya keringat dan membuat tubuh jadi menggigil. Bukan cuma itu, tekanan darah dan detak jantung Anda juga ikut menurun.

Bisa bikin sakit perut

Atas alasan apa pun, menahan buang air besar sangat tidak dianjurkan. Terlebih jika Anda terus menunda-nunda buang air besar hingga berjam-jam.

Bukan cuma membuat tidak nyaman, kelamaan menahan buang air besar bisa membahayakan kesehatan. Dalam beberapa jam pertama, perut akan terasa seperti tertekan saat Anda menahan buang air besar. Rasanya mirip seperti saat Anda mengalami perut kembung atau kram perut.

Lama-kelamaan, perut Anda justru terasa kosong dan tidak lagi muncul hasrat ingin buang air besar. Namun tunggu dulu. Ini bukan berarti feses tadi lantas hilang begitu saja, lho. Justru, Anda baru saja terkena sembelit.

Semakin lama Anda menahannya feses akan semakin keras dan menumpuk di dalam usus besar. Timbunan feses ini akan menekan saluran pencernaan dan membuat perut Anda tampak lebih buncit.

Begitu sampai di kamar mandi, Anda pun harus ngeden alias mengejan lebih keras untuk mendorong feses keluar. Hati-hati, hal ini bisa memicu robekan kecil pada anus atau istilah medisnya disebut dengan fisura ani. Ini bisa mengakibatkan Anda mengalami BAB berdarah.

BACA JUGA; Sering Menahan Buang Air Kecil, Ada Resikonya

Itulah kenapa, sebisa mungkin hindari menahan buang air besar terlalu lama. Ada baiknya, segeralah pergi ke kamar mandi ketika muncul hasrat ingin buang air besar.

Kalaupun harus menahan buang air besar, jangan sampai dibiarkan terlalu lama. Begitu pekerjaan atau urusan Anda selesai, segeralah buang air besar untuk mencegah sembelit.

Sumber ; Hello SEHAT

 




Prabowo: Biar Saya Dihina Asal Demi Rakyat

Saat mobil Prabowo datang, ribuan pendukung mendekati mobil sembari mengulurkan tangannya untuk bersalaman. Tanpa dikomando mereka berteriak ‘Prabowo presiden’

Seorang Inaq hampiri Prabowo

lombokjournal.com —

MATARAM – Calon Presiden Prabowo Subianto menggelar kampanye nasional di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa (26/03) 2019, di Lapangan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela.

Di haadapan ratusan ribu  pendukungnya, capres nomor urut 02  yang tumpah ruah di sepanjang jalan dan lokasi kampanye  mengungkapkan,  banyak sekali hujatan dan fitnah yang menimpa dirinya selama mencalonkan diri menjadi presiden.

Namun kata Prabowo, dia tetap fokus memperjuangkan nasib rakyat.

“Asal saya membela rakyat saya. Biar saya sakit, saya dihina, difitnah, dicaci maki, biar saya membela rakyat saya,” ungkapnya, Selasa ( 26/03)

Prabowo mengungkapkan, banyak rakyat yang saat ini masih melarat dan jadi pengangguran. Dia berjanji akan mengubah itu semua saat terpilih menjadi presiden.

“Rakyat Indonesia tidak bisa dibohongi lagi,” tegas Prabowo.

Dalam kampanye terbuka tersebut, beberapa tokoh nasional dan tokoh NTB hadir mendampingi Prabowo. Fahri Hamzah dan Ketua Badan Pengawasan dan Disiplin Partai Gerindra, Bambang Kristiono (HBK)  juga turut hadir mendampingi Prabowo.

Ratusan ribu pendukung dan relawan antusias memadati jalanan dan lapangan. Mereka menanti kehadiran Prabowo sejak siang.

Saat mobil Prabowo datang, ribuan pendukung mendekati mobil sembari mengulurkan tangannya untuk bersalaman. Tanpa dikomando mereka berteriak ‘Prabowo presiden’.

Mobil yang berjalan cukup pelan dimanfaatkan warga untuk bersalaman dengan Prabowo. Melalui atap mobil yang terbuka, Prabowo menyapa para simpatisan.

Dalam orasinya, Prabowo mengucapkan terimakasih atas antusias warga Lombok yang menyambutnya.

Prabowo menyinggung pemerintah yang terkesan tidak peduli nasib rakyat.

“Saya tidak mau berurusan dengan mereka karena tidak peduli dengan nasib rakyat, nasib bangsa Indonesia. Rakyat Indonesia tidak bisa dibohongi lagi,” tegasnya.

Me




Umi Rohmi Ajak Masyarakat NTB Pelihara Keberagaman

Segala iktiar yang dilakukan di NTB tidak bisa hanya dilakukan oleh satu atau dua orang saja. Ia mengajak semua elemen bersatu, saling menguatkan dan saling mengisi satu sama lainnya

Wagub dan Pengurus Permabudhi

MATARAM.lombokjournal.com — Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Daerah Persatuan Umat Buddha Indonesia (PERMABUDHI) Provinsi Nusa Tenggara Barat, masa bhakti 2019-2023, dihadiri Wakil  Gubernur  Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, di Hotel Lombok Plaza Mataram, Selasa, (26/03).

Umi Rohmi, sapaan akrab Wagub, saat itu bersama  Dirjen Bimas Buddha Kementerian Agama RI Caliadi, SH., MH dan Forkompinda Povinsi NTB.

Wagub Hj Rohmi menyampaikan selamat kepada segenap pengurus Permabudhi Provinsi NTB yang baru saja dilantik oleh ketua umum Permabudh,i Arief Harsono.

Masyarakat Indonesia, khususnya di NTB,  diajak  memaknai  perbedaan sebagai sebuah anugerah dari tuhan untuk bangsa Indonesia yang indah dan besar.

Umi Rohmi juga mengajak masyarakat NTB senantiasa menjaga, merawat dan memelihara perbedaan yang ada di NTB.

“Betapa indahnya Indonesia ini, dengan keberagaman Suku, Ras, Agama dan Adat-istiadat, namun hidup harmoni berdampingan,” ujarnya.

Diharapkan perbedaan-perbedaan itu  tidak boleh membuat kita terpecah-belah. Perbedaan merupakan suatu keniscayaan, merupakan takdir sang pencipta.

Menurut Umi Rohmi, perbedaan Agama, Suku, Bangsa dan Ras itu, untuk kita bersatu dan bergandeng tangan membangun bangsa Indonesia yang indah dan besar.

“Mari kita sama-sama memajukan daerah dan Indonesia. Inilah Indonesia yang kaya dengan keragaman, kekayaan ini harus kita jaga dan ini merupakan tanggung jawab kita semua,” tandasnya.

Disadarinya, segala iktiar yang dilakukan di NTB ini, tidak bisa hanya dilakukan oleh satu atau dua orang saja. Ia mengajak semua elemen bersatu, saling menguatkan dan saling mengisi satu sama lainnya.

Keberadaan Permabudhi Provinsi NTB akan memperkuat ikhtiar mewujudkan NTB kuat dan tangguh, membawa dampak positif dalam membangun toleransi, menyatukan gerak langkah bersama.

“Mewujudkan NTB Gemilang di masa yang akan datang,” tegas Wagub.

AYA

 




Hj Niken;  Saatnya Jadikan Perempuan Penggerak Perdamaian

Ketika perempuan diberi peran, mereka bisa memberikan kemampuan dan kapasitasnya untuk menjaga kondisi sosial di daerah masing-masing

MATARAM.lombokjournal.com –  Mulai saat ini bisa mulai ditingkatkan peran perempuan dalam penggerak perdamaian di daerah masing-masing

Dengan jumlah kaum perempuan yang lebih dominan dari kaum laki-laki, perempuan memiliki perananan besar dalam penggerak perdamaian,

Ketua TP. PKK NTB, Hj Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah mengungkapkan itu, saat menjadi Keynote Speaker pada acara Perempuan Penggerak Perdamaian (Peran) di Hotel Aston, Selasa (26/03).

Hj. Niken mengaku bahagia, menyambut gembira dan berterimakasih karena NTB telah dijadikan tuan rumah atas terselenggaranya acara ini.

“Sudah saatnya menggerakkan perempuan untuk menjadi inisiator penggerak perdamaian di lingkungan kita, di keluarga lah manusia dibentuk, disini peran perempuan sangat penting, dan lebih menekankan pola asuh dalam kehidupan keluarga,” ungkapnya.

Hj. Niken juga menekankan,  perempuan harus memiliki prinsip dan nilai kebaikan. Dan perempuan harus memiliki akhlak yang baik (akhlak yang mulia).

Sebab prinsip yang baik dan akhlak yang baik tidak cukup jika tidak diiringi dengan kemampuan berbicara, agar ide dan argumen dapat tersampaikan dengan baik pula.

Hj Niken berharap kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi pelatihan saja. Tapi jadi cikal bakal bahwa di NTB perempuan bisa berperan dalam menggerakkan perdamaian,  serta menguatkan keluarga agar memiliki peran dan toleransi yang baik.

Sebelumnya, Direktur Nusa Tenggara Center, Suprapto M. Adi, juga menambahkan, ketika perempuan diberi peran, mereka bisa memberikan kemampuan dan kapasitasnya untuk menjaga kondisi sosial di daerah masing-masing.

Seperti Perdana Menteri New Zealand, Jacinda Ardern, yang mampu menunjukkan kepada dunia akan rasa simpatinya terhadap kejadian yang menimpa warga Muslim New Zealand.

Dengan sigap dalam waktu sigap Ia mampu meyakinkan seluruh masyarakat dunia, radikal, teroris dan kekerasan adalah musuh dunia.

Suprapto meyakini apa yang diperoleh peserta hari ini dapat menjadi modal luar biasa bermanfaat untuk menciptakan perdamaian di NTB.

Dan perempuan-perempuan di komunitas masing-masing bisa menjadi virus yang positif, dikembangkan dan ditularkan kepada masyarakat lainnya.

“Para perempuan NTB siap jadi penggerak perdamaian,”,tegas Hj Niken.

Windi/Humas Protokol Setda NTB




Wagub Buka Rakerda BKKBN NTB tahun 2019

Rakerda program KKBPK Tahun 2019 merupakan upaya meningkatkan dukungan Kementerian /Lembaga, Pemerintah Daerah dan Mitra Kerja dalam mewujudkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui Program KKBPK yang terintergrasi

Wagub Hj Rohmi

SENGGIGI.lombokjournal.com —  Wakil Gubernur NTB. Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M. Pd membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) tahun 2019.

Rapat Rutin Tahunan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi NTB kali ini diselenggarakan selama dua hari (25-26/03) di Aruna Hotel Senggigi, Kabupaten Lombok Barat.

Wagub mengingatkan kembali tentang visi dan misi mewujudkan NTB sehat dan cerdas.

“Visi NTB Gemilang, salah satu misinya adalah mewujudkan NTB sehat dan cerdas. BKKBN sangat strategis dalam membantu dan mewujudkan misi tersebut,” ujar Wagub

Wagub mengajak peserta yang hadir untuk mulai merubah mindset dan mengedepankan pembangunan keluarga.

“Jika kita berpikir secara holistik, pembangunan keluarga sangatlah penting. Sepengetahuan saya, BKKBN Provinsi NTB memiliki sinergi yang sangat baik. Sinergi dengan seluruh stakeholders inilah yang menjadi poin penting agar menjadi satu kekuatan besar,” jelas Wagub

“Membangun SDM tidak seperti membangun infrastruktur, yang akan langsung terlihat hasilnya. Membangun SDM membutuhkan konsistensi, dan tekad yang berkelanjutan, harus konsisten,” tegasnya.

Wagub juga berpesan agar konsistensi koordinasi dan sinergitas yang di bangun untuk senantiasa dijaga dan ditingkatkan.

Konsistensi itu harus dijaga dengan sungguh-sungguh. Ibu-ibu dalam organisasi juga memiliki peran yang luar biasa.

“Tidak mungkin birokrasi menjalankan perannya sendiri, stakeholders lain juga harus ikut bergotong royong, tentunya dengan perannya masing-masing. Harapan nya, sinergitas itu lebih tajam lagi,” harap Wagub

Juga disinggungnya soal revitalisasi Posyandu yang sedang gencar dicanangkan Pemerintah.

“Kita harus melihat permasalahan mulai dari hulu, sehingga hasilnya akan kelihatan. Untuk itulah Pemprov sedang mendorong posyandu  yang ada di NTB betul-betul berdaya. Inilah  Peran BKKN untuk bersinergi dengan dinas kesehatan dan stakeholders lainnya dalam upaya mewujudkan posyandu kita menjadi garda terdepan dalam mewujudkannya NTB yang sehat dan cerdas” tutup Wagub

Kegiatan Rakerda sudah dimulai sejak Senin (25/03) kemarin dengan Pra Rakerda yang diikuti sebanyak 185 peserta, sedangkan hari ini, peserta diperkirakan hadir sebanyak 329 peserta.

“Peserta terdiri dari perwakilan mitra kerja Kabupaten /kota sebanyak 55 peserta, mitra kerja Provinsi sebanyak 89 peserta dan  peserta yang sudah mengikuti Pra Rakerda sejak kemarin sebanyak 185 peserta,” ungkap Plh. Kepala perwakilan BKKBN Provinsi NTB, Drs. Sama’an, M.Si saat ditemui Humas Protokol Prov. NTB.

Rakerda program KKBPK Tahun 2019 ini sebagai upaya meningkatkan dukungan Kementerian /Lembaga, Pemerintah Daerah dan Mitra Kerja dalam mewujudkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui Program KKBPK yang terintergrasi.

Dengan tema “Meningkatkan Sinergitas Impelementasi Program Kerja Pusat dan Daerah dalam mewujudkan Penduduk tumbuh seimbang dan keluarga berkualitas” tutupnya

Fajar/Biro Humas dan Protokol Prov NTB




BPJS Kesehatan Upayakan Seluruh Penduduk Peroleh Jaminan Kesehatam Tanpa Diskriminasi

Kepada warga yang merupakan peserta PBI untuk segera melapor di Kantor BPJS Kesehatan, bila ada keluarga yang merupakan peserta PBI namun telah meninggal

lombokjournal —

JAMKESNEWS  – BPJS Kesehatan terus menerus berupaya agar seluruh penduduk Indonesia memperoleh jaminan kesehatan yang berkualitas tanpa diskriminasi.

Salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan melakukan Spot Check Kartu Indonesia Sehat (KIS) di Kabupaten Lombok Barat, Senin (25/03).

Spot Check dilakukan untuk memastikan,  kartu JKN-KIS dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) telah terdistribusi secara tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak mendapatkan,.

Serta memastikan, identitas pada kartu peserta JKN-KIS seperti nama, tempat tanggal lahir, alamat, serta NIK telah sesuai dengan data yang tertera pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan juga Kartu Kelurga (KK).

“Kami juga memberikan edukasi kepada warga mengenai Program JKN-KIS agar mereka menjadi lebih paham alur pelayanan kesehatan di Puskesmas atau Rumah Sakit (RS),” ujar Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Lombok Barat, I Wayan Matika Arsa Wibawa.

Mastika juga mengatakan bahwa spot check mendapatkan respon postif dari masyarakat, mereka dengan senang hati menerima kunjungan dari BPJS Kesehatan.

Serta tak segan untuk bertanya seputaran Program JKN-KIS, bahkan ada warga yang belum terdaftar dan ingin segera mendaftarakan diri menjadi peserta JKN-KIS.

“Warga sangat antusias ketika diberikan edukasi tentang Program JKN-KIS, bahkan ada beberapa dari warga yang mau mendaftarkan diri dan keluarganya saat itu juga,” ujar Mastika saat melaksanakan spot check.

Salah satu peserta JKN-KIS yang dikunjungi, Sahnan menceritakan bagaimana dirinya sangat merasa terbantu berkat hadirnya Program JKN-KIS. Dan berharap Program JKN-KIS terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang terbantu.

“Saya sangat senang karena mendapat kunjungan dari BPJS Kesehatan, saya merasa sangat terbantu berkat hadirnya program JKN-KIS, selama menggunakan kartu JKN-KIS ketika berobat saya tidak pernah mengeluarkan biaya sedikitpun,” ujar Sahnan.

Mengakhiri spot check, Mastika meminta kepada warga yang merupakan peserta PBI untuk segera melapor di Kantor BPJS Kesehatan, bila ada keluarga yang merupakan peserta PBI namun telah meninggal.

Atau telah memiliki pekerjaan tetap agar hak kepesertaan dapat dialihkan kepada masyarakat lain yang membutuhkan.

Bagi peserta yang memiliki kartu JKN-KIS namun belum memiliki NIK, kesalahan penulisan pada identitas diri, diharapkan juga segara dilaporkan di kantor BPJS Kesehatan untuk segera diperbaiki.

ay/yn/JAMKESNEWS