Kuasa Hukum Najmul Akhyar ; Ada Delik Diduga Terdapat Pelanggaran UU ITE

Postingan “Jangan Terlalu Lebay Bupati” membuat publik tergiring sehingga memunculkan opini tidak benar dan tidak objektif

TANJUNG.lombokjournal.com — Kuasa hukum Dr. H. Najmul Akhyar bupati Lombok Utara, angkat bicara terkait laporan dugaan ujaran kebencian yang dilakukan Tarfi’in, pemilik akun Facebook atas nama Restu Adam EF.

Pasalnya, kuasa hukum menilai ada delik yang diduga terdapat pelanggaran UU ITE yang dilakukan pemilik akun Restu Adam EF, Sabtu (30/03).

Melalui kuasa hukum Law Office, Dr. Ainuddin,SH.,MH dan Patner nya, Dr. H. Najmul Akhyar mengklarifikasi objek persoalan yang di viral kan Tarfiin (Pemilik Akun Restu Adam EF) dengan kata “Labay”.

Kemudian memunculkan komentar negatif public,  bahkan menyerang pribadi serta lembaganya berupa hinaan, sumpah serapah, merendahkan martabat hingga pengancaman.

Dikatakan Ainddin, objek persoalan yang persoalan itu merupakan penyebab timbulnya komentar yang menyerang pribadi hingga pengancaman dan cacian.

“Sebagai warga negara juga Najmul hanya meminta perlindungan hukum kepada kami atas unggahan itu. Sehingga kami yang diberikan kuasa menjalankan ketentuan langkah hukum sesuai prosedurnya,” tegasnya.

Menurutnya, opini yang dikembangkan oleh pemilik akun Restu Adam EF terlalu berlebihan hingga memunculkan reaksi dari warganet dengan tagar #save Adam.

Padahal, pemilik akun Restu Adam dalam kontek penggilan Keplosian itu untuk dimintai keterangan terkait motivasi memposting di akunnya.

“Hanya dimintai keterangan karena dua kali dipanggil tidak pernah dipenuhi oleh Tarfiin (Pemilik akun Restu Adam EF). Kami ingin menetralisir dan meluruskan berita-berita opini dengan data yang lengkap dan komprehensif tidak setengah-setengah, sehingga masyarakat tidak tergiring opini yang menuai konflik dan memecah belah,” jelasnya.

Yang parah sekali, menurut Ainudin, postingan “Jangan Terlalu Lebay Bupati” membuat publik tergiring sehingga memunculkan opini tidak benar dan tidak objektif.

Itu jelas menyimpang dari aspek kontek yuridis dan sosiologis. Seolah pemerintahan Najmul menggunakan kewenangan menindas masyarakatnya, anti kritik, mengintimidasi rakyatnya, menuver politik hingga opini seolah Najmul ingin memenjarakan rakyatnya.

“Saya katakan itu tidak benar. Najmul dalam kontek lapornanya hanya ingin mendapat perlindungan hukum serta perwujudan haknya selaku warga negara,”katanya.

Ainuddin menambahkan, ragam tanggapan warganet menimbulkan cacian serta makian bahkan hinaan itu, si pemilik akun Restu Adam EF tidak memprotek berbagai komentar hinaan, ancaman bahkan cacian itu dan melakukan pembiaran.

“Yang jelas, bagi kami ada delik sehingga kami memprosesnya. Per tanggal 9 November 2018 kami diberikan kuasa untuk melayangkan laporan ke Polda NTB. Dengan data-data bukti bahwa ada unsur pelanggaran UU ITE disini,” paparnya.

“Kami akan jalan terus, selama tidak ada niat baik dari pemilik akun Restu Adam EF untuk meminta maaf terkait postingannya itu,”tandasnya.(*)

AYA




Zohri Terus Mengukir Prestasi

Atlit Indonesia masih diperhitungkan di tingkat Asia

MATARAM.lombokjournal.com – siapa yang tak ingat prestasi yang dicapai Lalu Mohammad Zohri, pelari asal Pemenang, Kabupaten Lombok Utara.

Sprinter kebanggan masyarakat NTB dan Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, keembali mengukir prestasi. Ia berhasil meraih medali emas pada ajang 1st Malaysia Open Grand Prix yang berlangsung di Bukit Jalil, Kuala Lumpur.

Zohri turun di nomor lari 100 meter dan berhasil mencatatkan waktu 10,20 detik

Ternyata bukan hanya Lalu Muhammad Zohri yang sukses mengharumkan Indonesia di Malaysia. Tapi satu lagi atlet NTB yaitu, Sapwaturrahman juga menyabet medali emas di kejuaraan atletik bergengsi dunia di Malaysia, Grand Prix Malaysia Open, hari Sabtu (30/03) malam.

Prestasi yang diukkir atlit asala NTB itu sekaligs membuktikan, Indonesia sangat diperhtungkan di cabang olahraga atletik.

Rr




Guru PAUD Asal Sumbawa Studi Banding Ke Malaysia

Sebagian besar para guru itu menyampaikan suka citanya,  baru kali ini mereka mendapat kesempatan melakukan studi banding ke luar negeri

MATARAM.lombokjournal.om — Sebanyak 26 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) asal Kabupaten Sumbawa Barat akan melakukan studi banding ke Malaysia.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah didampingi istri, Hj. Niken Saptarini Widiyawati melepas guru-guru tersebut, di Pendopo Gubernur, Sabtu (30/03) malam.

Guru-guru yang akan mengikuti berbagai kegiatan selama lima hari itu, diharapkan menjadi Duta masyarakat dan Pemerintah Provinsi NTB. Selain menimba ilmu untuk meningkatkan kapasitas diri, mereka dapat menceritakan hal-hal baik tentang NTB.

Gubernur Zul sangat mengapresiasi semangat belajar yang ditunjukkan oleh para guru PAUD yang berasal dari berbagai daerah di Pulau Sumbawa itu.

“Meski sebagai guru PAUD, mereka perlu pengetahuan apa yang berkembang d luar, sehingga banyak hal positif yang bisa diserap,” kata Gubernur Zul .

Hj Niken Saptarini yang mendampingi Gubernur Zul, tampak banyak berdialog dengan para guru tersebut.  Sebagian besar para guru itu menyampaikan suka citanya. Mereka mengaku,  baru kali ini mereka mendapat kesempatan melakukan studi banding ke luar negeri.

Gubernur Zul mengaku, keempatan yang sama juga aka diiberikan pra guru PAUD dari berbagai daerah lainnya di NTB.

Rr




59 Pejabat Pemprov NTB Dilantik Gubernur  Zul

Pergantian dan pengisian jabatan membutuhkan waktu yang lama. Sebab,  untuk menggantikan pejabat yang dirotasi ke posisi lain membutuhkan kajian

Gubernur  H. Zulkieflimansyah

MATARAM.lombokjournal.com —  Sebanyak5 pejabat Tinggi Pratama,  31 Pejabat Administrator dan 23  Pejabat Pengawas dilantik Gubernur  Dr. H. Zulkieflimansyah,  Jum’at (29/03) malam di Gedung Sangkareang, Kantor Gubernur NTB.

Salah satu pejabat Tinggi Pratama dari 59 pejabat Lingkup Pemerintah Provinsi NTB yang dilantik Gubernur Doktor Zul adalah Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Setda Provinsi NTB,  Najamuddin,  S. Sos., M. M.

Pelantikan yang diawali pengambilan sumpah Jabatan itu,  Gubernur menjelaskan, sebenarnya belum akan melakukan rotasi dan pengisian jabatan hingga selesai Pemilu, 17 April 2019 mendatang.

Namun, berdasarkan diskusi dan masukan,  ada tugas dan kerja besar yang mendesak dilakukan,  maka pelantikan tersebut harus segara dilaksanakan.

“Selamat kepada pejabat yang menempati posisi yang baru. Semoga amanah in dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” ucap Doktor Zul.

Dijelaskannya,, kalau pada pelantikan sebelumnya, pejabat yang dilantik sebagian besarnya berasal dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Kali ini yang kita akomodasi adalah yang dari Bappenda. Kalau ada dinas lain yang masih kosong dan belum terisi saat ini,  pada kesempatan lain akan diberikan prioritas sebagaimana Bappenda pada hari ini,” ungkapnya.

Pergantian dan pengisian jabatan membutuhkan waktu yang lama. Sebab,  untuk menggantikan pejabat yang dirotasi ke posisi lain membutuhkan kajian.

Sehingga, penempatan posisi yang ada, benar-benar sesuai dengan kapasitas dan kemampuan seseorang, alias tidak sembarangan.

“Semoga dengan RPJMD yang baru, target yang baru, saya kira akan ada dinamika. Mudah-mudahan NTB Gemilang bisa direalisasikan dengan SDM-SDM di NTB ini yang luar biasa,” harap Gubernur di hadapan pejabat yang dilantik dan kepala OPD yang menyaksikan pelantikan tersebut.

Selain Kepala Biro Humas Protokol, Pejabat Tinggi Pertama yang dilantik Gubernur antara lain, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Ir. Wedha Magma Ardi, MT, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang.

Sedangkan Kepala Dinas PUPR yang dilantik adalah Ir. H.  Azhar,  MM. Selanjutnya, Sadimi,  ST.,  MT menduduki Jabatan sebagai Kepala Biro Bina Administrasi Pengendalian Pembangunan dan Layanan Pengadaan Barang dan Jasa.

Staf Ahli Bidang Ekonomi,  Keuangan, Infrastruktur dan Pembangunan ditempati Chairul Mahsul, SH., MH yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Ekonomi dan Pembangunan.

AYA

Biro Humas dan Protokol NTB

 




H Irzani Batik Ijo  Dorong Penguatan Branding Wisata Halal .

Berdasarkan perkiraan Global Muslim Travel Index (GMTI), nilai transaksi wisata Muslim bisa mencapai 220 miliar dolar AS pada 2020

lombokjournal.com —

MATARAM ;  – Calon anggota DPD RI daerah pemilihan (dapil) Nusa Tenggara Barat (NTB) nomor urut 30 H. Irzani mendorong penguatan  branding wisata halal untuk sektor pariwisata Lombok.

Bagi Irzani yang akrab disapa Batik Ijo, sektor pariwisata Lombok sudah sangat identik dengan branding  wisata halal.

Branding wisata halal, kata Batik Ijo , nama Lombok dikenal wisatawan dan mendunia. Hal ini tentu memberikan kenyamanan psikologis berwisata, khususnya bagi wisatawan Muslim

“Kita sudah punya branding wisata halal yang tidak hanya menjadi andalan sektor pariwisata Lombok dan NTB, melainkan juga Indonesia,” Kata Irzani, Jumat (29/03)

Batik Ijo menjelaskan, diskursus wisata halal bukan hal baru dan bahkan sudah dipraktikkan oleh negara-negara dengan penduduk Muslim minoritas, mulai dari negara-negara Eropa dan juga Asia.

Untuk itu, Lombok termasuk beruntung bisa sejajar dan bersaing dengan negara lain yang sudah lebih dulu mempopulerkan wisata halal.

Irzani menambahkan, banyak negara yang sudah lebih dahulu, maupun yang sedang mempersiapkan  berbagai fasilitas pendukung, meliputi hotel, kuliner, dan tempat ibadah, untuk mengakomodir wisatawan Muslim.

Lombok, kata Batik Ijo , jangan lengah dan harus terus melalukan penguatan fasilitas pendukung guna menunjang wisata halal.

“Dari sektor wisata halal, kita bisa juga melibatkan sisi lain seperti kekayaan budaya dan kesenian yang akan menambah minat wisatawan,” tambah Irzani

Irzani menyebutkan, wisata halal memiliki potensi besar seiring tumbuhnya nilai transaksi pasar wisata Muslim. Berdasarkan perkiraan Global Muslim Travel Index (GMTI), nilai transaksi wisata Muslim bisa mencapai 220 miliar dolar AS pada 2020.

“Jadi sembari melalukan percepatan pemulihan pariwisata, jangan lupa juga untuk  menguatkan branding wisata halal kita, sayang sudah populer jika tidak dikembangkan,  karena pertumbuhan market wisata halal di Lombok  menunjukkan trend tumbuh  pesat   ” tukas Irzani yang juga Sekretaris Umum PWNW NTB .

Me




Nofian Hadi : Senaru Perlu Segera Dipulihkan Dari Trauma  Wisatawan

Aksi cepat tanggap dan pelayanan terbaik sudah cukup maksimal dilakukan pemda dalam menangani wisatawan Malaysia yang menjadi korban

lombokjournal.com —

LOMBOK UTARA ;  Dampak gempa masih terasa bagi sektor pariwisata di Lombok Barat dan Lombok Utara.

Sejumlah destinasi di Lombok Barat seperti kawasan Pantai Senggigi dan destinasi wisata di Lombok Utara seperti tiga gili dan Senaru belum pulih sepenuhnya.

Kondisi ini menjadi perhatian Lalu Nofian Hadi ,  Caleg DPRD NTB dari PKS Nomor Urut 11 Dapil Lombok Barat dan Lombok Utara,

Menurut Nofian, pemerintah daerah –Pemprov NTB, Pemkab Lombok Barat, dan Lombok Utara–, pelaku industri wisata, dan masyarakat harus bekerja lebih keras guna memulihkan sektor pariwisata.

Nofian mengambil contoh kawasan Senaru yang selama ini dikenal sebagai salah satu pintu masuk jalur pendakian Gunung Rinjani. Dampak gempa yang melanda Lombok pada tahun lalu membuat kunjungan wisatawan di Senaru menurun drastis. Hal ini tak lepas dari ditutupnya jalur pendakian Gunung Rinjani.

“Senaru harus menjadi perhatian bersama agar bisa kembali pulih karena mengalami tantangan yang begitu besar, khususnya trauma psikologis wisatawan  ” Kata Nofian, Jumat ( 29/03) .

Kata Nofian, citra pariwisata Senaru semakin anjlok lantaran insiden meninggalnya dua wisatawan Malaysia dan satu pramuwisata lokal akibat tertimpa longsoran di kawasan air terjun Tiu Kelep saat gempa melanda Lombok pada Ahad (17/03).

Menurut Nofian Hadi , kejadian tersebut memberikan pelajaran besar bagi pemerintah daerah untuk memetakan dan mitigasi bencana di destinasi wisata. Hadian menilai, pemda bisa memberikan petunjuk objek wisata mana saja yang aman dan tidak aman untuk dikunjungi saat ini.

“Pemda bisa memberikan petunjuk dan informasi tentang gambaran kondisi destinasi wisata kita yang aman untuk dikunjungi,” ungkapnya

Selain itu, Nofian  berharap pemda mengadakan kegiatan pariwisata di Senaru untuk mendorong geliat pariwisata di wilayah tersebut dan mengirimkan pesan bahwa Senaru aman untuk dikunjungi.

“Tidak perlu saling menyalahkan, kasihan masyarakat Senaru yang menggantungkan hidupnya dari pariwisata. Mari sama-sama kita buat event pariwisata di sana agar dunia luar tahu Senaru aman dan nyaman dikunjungi kembali,” paparnya

Nofian  memandang kejadian kemarin memberikan momentum NTB mengenalkan Senaru kepada wisatawan, khususnya wisatawan Malaysia.

Nofian  menilai, aksi cepat tanggap dan pelayanan terbaik sudah cukup maksimal dilakukan pemda dalam menangani wisatawan Malaysia yang menjadi korban.

Hal ini, kata Novian, juga mendapat apresiasi dari pemerintah Malaysia.

“Bahkan dalam beberapa pemberitaan saya baca, Pemerintah Malaysia sangat apresiasi sikap Pemerintah Indonesia, dan Pemda di NTB pada khususnya terkait penanganan kepada warga mereka,” tukas Nofian .

Me




DI Era Industrialisasi Digital, Masih Banyak Desa Belum Dijangkau Jaringan internet

Dengan sistem pelaksanaan Ujian Nasional berbasis komputer atau jaringan internet, wilayah-wilayah yang masih berada pada area blank spot seperti di Moyo Sumbawa, sangat kesulitan dalam melaksanakan UN

MATARAM.lombokjournal.com — Memasuki era industrialisasi digital atau yang disebut dengan era industrialisasi 4.0, ternyata di Provinsi NTB masih banyak desa yang belum dapat dijangkau oleh jaringan telekomunikasi baik internet maupun telepon atau yang diistilahkan dengan Blank Spot.

Jumlahnya bahkan mencapai angka 195 Desa. Paling banyak area blank spot ini berada di Pulau Sumbawa. Dan sama sekali yang tidak dijumpai area blank spot ini adalah di Kota Mataram.

Sekretaris Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi NTB, I Gede Putu Aryadi, mengatakan area blank spot adalah area yang belum mendapatkan sinyal internet dan handphone.

“Di Provinsi NTB, masih ada sekitar 195 desa yang masih terkategori sebagai daerah blank spot. Jumlah ini berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Aksessibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Kominfo RI berdasarkan hasil survey mereka yang dilakukan dari tahun 2017 hingga tahun 2018 didampingi oleh Diskominfotik NTB,” jelasnya

Menurut Aryadi, berdasarkan target secara Nasional, area-area yang masih teridentifikasi sebagai area blank spot ini akan diupayakan bisa dikonektivitaskan dengan jaringan telekomunikasi dan informasi hingga tahun 2020.

“Karena ini merupakan program Nasional, maka kita sangat berharap, Pemerintah Pusat dapat segera menuntaskannya dan bisa mengkoneksikan jaringan telekomunikasi dan informasi pada area-area yang masih berada pada area blank spot agar daerah-daerah yang masih berada pada area blank spot ini dapat bergerak maju sejajar dengan daerah lainnya,” harapnya.

BACA JUGA  ;  Rakor Disdag, Persiapan Hadapi Implementasi dustri 4,0.D

Kesulitan akses internet dan telekomunikasi ini, lanjutnya, sangat berdampak pada sektor kehidupan masyarakat yang sangat vital, terutama pada aspek pendidikan.

Menurutnya, dengan sistem pelaksanaan Ujian Nasional berbasis komputer atau jaringan internet, wilayah-wilayah yang masih berada pada area blank spot seperti di Moyo Sumbawa, sangat kesulitan dalam melaksanakan UN.

“Dan mau tidak mau mereka harus swadaya dengan bekerjasama dengan Telkomsel untuk melaksanakan UN berbasis jaringan telekomunikasi ini,” tegasnya.

AYA




Harga Bawang Putih Impor Naik Hingga Rp 30 Ribu

Kenaikan ini biasa terjadi menjelang puasa, kendati permintaan bumbu dapur dan bahan pokok lainnya cukup banyak permintaan

MATARAM.lombokjounar.com  —   Harga bawang putih ex impor di sejumlah pasar di kota Mataram mengalami kenaikan mencapai Rp 30 ribu per kilogramnya.

Kenaikan ini sudah terjadi sejak dua hari lalu, sebelumnya harga untuk perkilo bawang hanya berkisaran di Rp 25-26 ribu.

“Kalau dari pedagang infonya yang menaikan harga dari pengepulnya sendiri, kalau dari pengepul itu harganya mereka beli Rp 28 ribu perkilo,” kata Kepala Pasar Induk Mandalika H Ismail  , Jumat  (29/3).

Menurutnya sejumlah pedagang di mengeluhkan kenaikan harga bawang putih ex impor saat ini, mengingat kenaikan ini membuat para pembeli menurun. Bahkan sebelum terjadi kenaikan kondisinya masih stabil.

“Dengan adanya kenaikan ini tentunya para pedagang harus memberi tahukan kepada pembeli, kalau harganya lagi naik,” ungkapnya

Dikatakannya, setiap harinya bawang putih ex impor yang masuk ke pasar mandalika mencapai sekitar 4-5 ton. Selain itu nantinya akan di salurkan kebeberapa pasar seperti pasar kebon roek, pagesangan dan pasar lainnya.

Sementara itu dari pedagang mengaku jika bawang putih ex impor tengah naik, kenaikannya terjadi sejak satu hari lalu.

Hal ini membuat mereka terpaksa menaikan harganya, kendati dari pengempul juga mengalami kenaikan. Salah satunya seperti di alami Zahra pedagang bawang di pasar di Kebon Roek.

“Satu kilo sekarang Rp 29-30 ribu bawang putih impor, kalau yang lokal lebih mahal lagi, sudah naik lagi sekerang,” kata Zahra.

Diakuinya, kenaikan ini penyebabnya dari pengepul sudah menaikan harganya, sehingga ia juga ikut menaikkan harganya. Kenaikan ini biasa terjadi menjelang puasa, kendati permintaan bumbu dapur dan bahan pokok lainnya cukup banyak permintaan.

Tak hanya itu saja, dipastikannya nanti semua kebutuhan akan ikut naik.

“Biasanya kalau sudah mau mulai masuk puasa, rata-rata semua harga naik. Karena biasanya banyak permintaan dari pembeli,” ujarnya.

Senada dengan Ulfa yang juga pedagang bawang mengatakan, baru 2 hari ini mengalami kenaikan harga bawang putih ex impor. Dirasanya kenaikan ini tidak biasanya mengalami kenaikan setinggi sekarang.

Di mana hanya Rp 2000-3000  saja, bahkan kisaran harganya berada di Rp 20-23 ribu perkilonya.

“Sebelumnya itu harganya sekitar Rp 22 ribuan, tetapi kalau sekarang bisa sampai Rp 30 ribu, kalau naik begini pembelinya sepi,” tuturnya.

AYA




Rakor Dinas Perdagangan, Persiapan Hadapi Implementasi Industri 4,0.D

Revolusi industri 4.0 ini membuat individu harus mengelola perubahan untuk menciptakan kesempatan dan tidak tertinggal dengan para pesaing di tingkat global

Hj Putu Selly Andayani

MATARAM.lombokjournal.com —  Rapat koordinasi  (Rakor ) penyelarasan program sektor perdagangn di era industri 4.0. dilakukan Dinas Perdagangan NTB  untuk peta jalan pemerintah menuju ekonomi digital.

Karena teknologi sudah berkembang pesat dan diharapkan mampu mendukung perekonomian.

Kepala Dinas perdagangan Provinsi NTB, Hj Putu Selly Andayani mengatakan,  kordinasi terhadap pemerintah pusat dengan pemerintah kabupaten/kota mengenai persiapan roadmap menghadapi implementasi industri 4.0. D

Hal itu  sesuai dengan permendag 96 tahun 2017 dijelaskan harus berbuat apa setiap kabupaten/kota.

“Kordinasi terhadap pemerintah pusat dengan pemerintah kabupaten/kota, karena mereka kewenangnya untuk pembangunan fisik,” kata Hj Putu Selly Andayani, Kamis  (28/03).

Selly menjelaskan, sedangkan tugas dari provinsi seperti memberikan sosialisasi konsumen cerdas atau memberikan pelatihan kepada kepala-kepala pasar,  bagaimana cara mengelola pasar, agar pasar sesuai dengan harapan yang melalui industri 4.0.

Maksudnya seperti pasar, di mana harus bersih dan   mempunyai nilai tambah pasar.

“Industri 4.0 itu kan masuk dalam internet of things, bagimana semua berbasis internet jadi nanti pasar-pasar ini bisa berjualan secara online,” ungkapnya.

Sementara itu dari Sekertaris Daerah (SEKDA) provinsi NTB H Rosiady Sayuti mengatakan mengenai industri 4.0 merupakan bagaimana semua berbasis pada internet.

Mengingat di era saat ini semua berbasis digital, kendati hal tersebut juga perlu di terapkan di setiap pasar-pasar di NTB.

“Era online sekarang ini, tugas kita sekarang ini bagaimana membina antisiapasi pedagang ini tersaingi oleh online,” ujarnya.

BACA JUGA ; Di Era Industrialisasi Digital,Masih Banyak Desa Belum Terjangkau Intewrnet

Dikatakannya revolusi industri 4.0 ini membuat individu harus mengelola perubahan untuk menciptakan kesempatan dan tidak tertinggal dengan para pesaing di tingkat global. Hal Ini tidak lain salah satu faktor tersaingnya dengan industri.

“Maka dari itu kita mendorong mereka untuk membangun industri berbasis internet,” jelasnya

AYA




Gubernur Zul Ingin JSIT Jadi Model Sekolah Islam Terpadu Internasional Di Indonesia

Keberadaan JSIT harus mampu menghadirkan guru matematik sains dan teknologi dengan berpenampilan menarik, artikulasinya memukau, sehingga semua anak NTB pandai agama, pandai hadist tapi juga pandai matematika sains dan teknologi

MATARAM.lombokjournal.com – Gubernur NTB, DR Zulkieflimasyah menginginkan,  Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) yang ada di NTB, menjadi salah satu model sekolah islam terpadu yang bertarap internasional di Indonesia.

Harapan Gubermur  NTB itu disampaikan saat mejadi keynot speaker pada acara parenting akbar JSIT (Jaringan Sekolah Islam terpadu) Indonesia, di Ball Room Islamic Center NTB, Kamis, (28/03).

Menghadapi kemajuan pembangunan di NTB, khususnya dengan terpilihnya NTB sebagai tuan rumah penyelenggaraan event internasional MotoGP di Kawasan Mandalika Lombok pada tahun 2021 mendatang, akan berdampak besar terhadap masuknya investor-investor besar dan hebat dari luar negeri.

Kemajuan ini tentu akan sejalan dengan kebutuhan akan pendidikan yang hebat dan tentunya bertarap internasional.

Gubernur menekankan, ke depan tenaga pendidik di Sekolah Islam Terpadu yang ada, dalam proses pendidikan kepada siswa, tidak hanya ditekan untuk pandai menghafal Qur’an, pandai belajar agama, tapi juga harus unggul dan tidak boleh lemah dalam pelajaran matematika sains dan teknologi.

“Salah satu kelemahan dunia Islam, terutama Sekolah Islam di Jakarta dan termasuk di NTB ini, adalah kita pandai menghafal Qur’an, kita pandai belajar agama, tapi biasanya lemah dalam pelajaran matematika sains dan teknologi,”,katanya.

Doktor Zul berharap, ke depan JSIT harus mampu memiliki guru-guru yang mampu menberitakan kepada anak-anak didik kita tentang keagungan Allah SWT, tapi juga mampu menceritakan bagaiman maha besarnya Allah SWT, dengan cerita-cerita indah di dunia Matematika sains dan teknologi.

“Saya menginginkan anak-anak Nusa Tenggara Barat mampu menghafal Qur’an, mampu menghafal Hadist Nabi Muhammad SAW, tapi juga harus mampu menjadi Dokter yang baik, mampu menjadi Bankers, mampu menjadi ekonom, insinyur dan profesi-profesi lainnya”, harapnya.

Bagaimana ke depan membangun strategi untuk membangkitkan rasa cinta kepada anak terhadap sains dan teknologi. Dengan menghadirkan tenaga pendidikan yang baik dan handal.

“Hampir semua tempat di dunia ini alergi dengan Matematika, namun karena gurunya yang baik kita jadi senang memperlajarinya”, ujarnya.

Keberadaan JSIT harus mampu merubah hal itu, dengan menghadirkan guru matematik sains dan teknologi dengan berpenampilan menarik, artikulasinya memukau, sehingga semua anak NTB pandai agama, pandai hadist tapi juga pandai matematika sains dan teknologi.

Menurutnya dalam menunjang hal tersebut, JSIT di Lombok, harus secara berkala dan reguler mengupgrade kemampuan guru-gurunya. Tidak saja dengan ilmu-ilmu agama tapi juga guru-guru berhak menikmati indahnya kehidupan duniawi. Dengan mengirim guru-guru study banding ketempat lain yang lebih indah.

“Dalam waktu dekat saya juga akan mengirim 25 guru PAUD dari Kecamatan Seteluk, Sumbawa Barat, untuk melakukan studi banding terkait pendidikan Anak Usia Dini di Negara Malaysia”, ungkapnya.

Gubernur juga menyerahkan secara simbolis Kunci 25 Rumah guru dan rehab 8 sekolah terdampak gempa yang telah selesai dibangun dan direhab dengan bantuan Jaringan Sekolah Islam Terpadu di Indonesia.

“Mudah-mudahan aksi nyata JSIT ini bahwa keinginan merubah dunia sudah dimulai dengan merubah diri kita sendiri, bermetamorfosis menjadi satu komunitas menjelma menjadi satu gerakan membangun pendidikan sekolah islam terpadu di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Mawardi / Biro Humas dan Protokol Setda NTB