Gubernur; Siapa pun Terpilih Jadi Pemimpin Indonesia, Itu Keputusan Terbaik

Masyarakat NTB sudah matang menjalankan demokrasi menyambut pemilihan umum

MATARAM.lombokjournal.com —  Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah. Menggunakan jaket hitam dengan variasi coklat bertuliskan Harley Davidson, tiba di TPS 8 Desa Bajur sekitar jam 9 pagi, Rabu  (17/04).

Gubernur Zul dating ke TPS Berboncengan dengan Isteri Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah.

Hari Rabu (17/04) merupakan momen penting bagi masyarakat Indonesia, karena meeka berpesta demokrasi. Mereka datang ke Tempat Pemilihan Suara  (TPS) untuk memilih Presiden, Wakil Presiden serta wakil mereka di lembaga legislatif.

Serentak, masyarakat akan menyoblos tidak kurang dari 5 kertas suara. Tidak terkecuali, Gubernur yang akrab disapa Doktor Zul besama istei Hj Niken..

“Masyarakat sudah cukup matang dalam berdemokrasi menyambut pemilihan umum inI,” kata Gubernur Zul kepada wartawan yang mencegatnya.

Setelah menunaikan kewajiban konstitusionalnya di TPS, Gubenur Zul beserta rombongan meninjau TPS 10 di Jalan H. Naim Geguntur Jempong dan TPS 24 di depan Kantor PJR Polda NTB di Jalan Majapahit Ampenan.

“Hampir semua tempat yang kami kelilingi, kebetulan kita pakai motor jadi gampang ke kampung-kampung, semuanya berjalan lancar. Memang karena histeria luar biasa di media massa jadi partisipasinya luar biasa, antusiasme masyarakat,” kata gubernur di hadapan awak media.

Menyoal proses perhitungan yang dinilai rawan, Gubernur mengatakan masyarakat kita sudah dewasa.

“Memang kita kadang-kadang lebih seram membayangkan. Apa-apa bakalan susah. Tapi setelah dapat surat suaranya, ternyata gampang aja,” ujar gubernur.

Menurut Gubernur Zul, siapa pun yang akan menjadi pemimpin Indonesia itulah keputusan yang terbaik.

“Dua-duanya baik. Dua-duanya adalah yang terbaik dari Indonesia. Siapapun yang terpilih, itulah keputusan yang terbaik dan sudah ditakdirkan oleh Allah Subhanahuwata’ala,” pesannya.

Hari itu gubernur didampingi Danrem 162/WB Kolonel CZI Ahmad Rizal Ramdhani, Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi NTB Hj. Baiq Eva Nurcahyaningsih, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi NTB Dr. H. Ashari.

 Iwo/Hms Prov NTB

 




Gubernur Zulkieflikamsyah Nyoblos Di TPS Desa Bajur 

Menurut Gubernur Zul, masyarakat sudah cukup matang dalam berdemokrasi menyambut pemilihan umum ini

 

MATARAM.lombokjounal —  Gubernur Zulkieflimansyah yang akrab disapa Doktor Zul, berboncengan dengan Isteri Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah tiba di TPS 8 Desa Bajur sekitar jam 9 pagi.

Hari ini, Rabu (17/4),Gubernur Zul bersama isteri menunaikan kewajiban konstitusional sebagai warga Negara untuk melakukan pencoblosan dalam Pemilu Serentak tahun ini.

Demikian, masyarakat Indonesia hari ini berpesta demokrasi. Mereka datang ke tempat Pemilihan Suara (TPS) masing-masing untuk memilih Presiden, Wakil Presiden serta wakil mereka di lembaga legislatif.

Serentak, masyarakat akan menyoblos tidak kurang dari 5 kertas suara. Tidak terkecuali Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah yang menggunakan jaket hitam dengan variasi coklat bertuliskan Harley Davidson, hari ini pagi-pagi bergegas ke TPS bersama istri.

Setelah nyoblos, Doktor Zul beserta rombongan meninjau TPS 10 di Jalan H. Naim Geguntur Jempong dan TPS 24 di depan Kantor PJR Polda NTB di Jalan Majapahit Ampenan.

Menurut Gubernur Zul, masyarakat sudah cukup matang dalam berdemokrasi menyambut pemilihan umum ini.

“Hampir semua tempat yang kami kelilingi, kebetulan kita pakai motor jadi gampang ke kampung-kampung, semuanya berjalan lancar. Memang karena histeria luar biasa di media massa jadi partisipasinya luar biasa, antusiasme masyarakat,” terang Gubernur Zul di hadapan wartawan.

Rr/ Hms NTB




Gubernur Zul Minta Seluruh Kepala OPD Bahas Dan Susun Roadmap Industrialisasi di NTB

Konsep industrialisasi adalah sebuah proses besar yang merubah suatu kondisi dalam waktu tertentu, dari sistem tradisional/konvensional menjadi sistem yang lebih modern

 

MATARAM.lombokjournal.com —  Gubernur NTB, DR. H. Zulkieflimansyah minta Kepala Biro dan seluruh Kepala OPD bersama-sama berdiskusi dan menyusun Roadmap Industrialisasi NTB, di Aula Bappeda Provinsi NTB, Selasa (16/04).

Rapat Gubernur Zul bersama seluruh Kepala Biro dan Kepala OPD itu berlangsung dari

siang dan berakhir hingga kira-kira pukul 9 malam.

Mengawali pemaparannya, Gubernur Zulkieflimansyah mengatakan, hingga saat ini NTB masih berkutat pada masalah mendasar pembangunan, seperti persoalan pengangguran dan kemiskinan.

Nusa Tenggara Barat tidak mempunyai alternatif strategi lain, selain mencari terobosan untuk menanggulangi masalah pengangguran dan kemiskinan.

Dan salah satu strategi tersebut adalah daya saing industri, tegas Doktor Zul.

“Industrialisasi akan menghadirkan lapangan kerja baru yang diharapkan dapat mengikis kemiskinan,” ujarnya.

Tiga faktor yang menunjukkan sebuah daerah dikatakan memiliki daya saing adalah, jika daerah itu mempunyai kemampuan memproduksi barang atau jasa yang sesuai dengan standart internasional.

“Minimal produk-produk NTB punya daya saing jika disandingkan dengan produk-produk nasional. Kedua, adanya riil income (pendapatan yang nyata) untuk masyarakat. Ketiga, adalah jika masyarakat mudah mencari pekerjaan di derahnya sendiri,” lanjut gubernur.

Selain itu, juga ditekankan, hal penting yang juga harus diperhatikan dalam menciptakan daya saing adalah, perusahaan yang hadir di suatu daerah harus mendapatkan keuntungan dan tumbuh.

“Industrialisasi itu sebenarnya adalah sebuah proses besar dalam mencari dan mengembangkan tekhnologi, sehingga nilai tambah dari tekhnologi itu bisa tercapai,” ujarnya.

Di akhir pemaparannya, Gubernur Zul menekankan, konsep industrialisasi adalah sebuah proses besar yang merubah suatu kondisi dalam waktu tertentu, dari sistem tradisional/konvensional menjadi sistem yang lebih modern.

“Kita harus mampu meng-update cara pandang, apa yang akan dijual dari tahun ke tahun itu harus ada perubahan menyesuaikan kemajuan yang terjadi. Amati, tiru dan duplikasi,” katanya.

Mendukung iklim industrialisasi

Sejalan dengan Gubernur, Wagub NTB Hj. Rohmi Djalilah mengatakan, konsep yang disampaikan gubernur adalah konsep besar, yang harus mampu kita jalankan.

“Kita harus mampu merencanakan tahun per tahun dari program kerja kita. Semua Kepala OPD harus benar-benar responsif terhadap berbagai hal yang terjadi dalam mendukung iklim industrialisasi di NTB.”

Untuk mengembangkan industrialisasi, kita harus berangkat dari keadaan riil di daerah kita, lanjut Hj. Rohmi.

“Perencanaan dan pengembangan harus diawali dengan potensi yang ada di daerah ini. Kuncinya adalah koordinasi, komunikasi dan kerjasama seluruh stakeholder di daerah ini. Mindset kita harus beralih sebagai yang melayani,” tutup Hj. Rohmi.

Pada kesempatan tersebut, masing – masing Dinas juga diberikan kesempatan untuk memaparkan konsep dan perencanaan serta sumbangsingnya dalam industrialisasi di NTB

Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB misalnya, memiliki Strategi peningkatan kualitas dan kuantitas pertanian dan perkebunan dalam mendukung industrialisasi.

Dan lebih dari itu, Dinas Pertanian dan Perkebunan ingin mendorong industri pengolahan hasil dengan konsep petani go digital dan penguatan pertanian berbasis korporasi dan kawasan.

Selanjutnya Dinas Peternakan, memaparkan perencanaan untuk membentuk Industrialisasi kampung unggas berbasis ayam petelur.

Selanjutnya, Dinas Kelautan dan Perikanan mendukung industrialisasi dengan membuat pengolahan ikan higienis, membangun sarana prasarana, pelatihan dan pendampingan dan temu bisnis produk higienis.

Dinas Kelautan juga ingin membuat industrialisasi Garam rakyat dengan menyusun masterplan dan road map kawasan ekonomi garam (2020-2024).

Hj. Sally Andayani, selaku Kadis Perdagangan pada paparannya menyampaikan ingin meluaskan ekspor ke pasar prospektif dengan  mengintensifkan promosi, akses informasi kepada dunia usaha.

Selain itu juga pada pengembangan produk, pemberdayaan kelembagaan ekspor, penguatan kerjasama ekspor, hingga peningkatan kapasitas pelaku usaha dalam memasuki pasar global.

Terakhir, Dinas Perindustrian menyampaikan data Pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang Provinsi NTB triwulan IV tahun 2018 naik sebesar 3.45 persen dari tahun lalu.

Begitu pula dengan pertumbuhan produksi industri manufaktur mikro dan kecil triwulan IV. 17 56 persen.

Istri Gubernur NTB, yang juga merupakan Ketua TP-PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah mengapresiasi seluruh upaya pejabat pemerintah provinsi NTB yang dengan tekun dan serius bersama-sama menyusun roadmap industrialisasi NTB.

“Perjalanan panjang dimulai dengan langkah pertama, alhamdulillah hari ini kita sudah mencoba mengawali industrialisasi di NTB.” ujar Hj. Niken memotivasi.

Langkah awal memang paling sulit, tapi insyaallah kita pasti bisa, tegasnya.

AYA

(Sumber; Humas Pemprov NTB)

 




Tawaran Beasiswa 1000 Mahasiswa Dari RRT

Wagub Hj Rohmi dan KonJen RRT, Gou Haodong

MATARAM.lombokjournal.com —  Tawaran beasiiswa bagi mahasiswa NTB mulai berdatangan.

Salah satunya, tawaran itu berasal dari beberapa universitas di Negara Republik Rakyat Tiongkok (RRT), yang menawarkan beasiswa bagi para mahasiswa NTB.

Tawaran yang  jumlahnya mencapai hingga seribu orang itu, menawarkan program S1 dan S3.

Konsulat Jenderal RRT, Gou Haodong,menyampaikan awaran itu saat bertemu Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah di Ruang Kerja Gubernur, Selasa (16/04) 2019.

Gubernur DR Zulkieflimansyahmenyambut baik tawaran tersebut. Bahkan, gubernur merasa gembira dengan tawaran yang mencapai seribu orang tersebut.

Apalagi, program unggulan yang dicanangkan oleh dirinya bersama Wakil Gubernur adalah mengirimkan seribu mahasiswa untuk belajar ke luar negeri.

Rr/Hms NTB




Bulan April, BPJS Cabang Mataram Bayar Klaim Rp 89,5 Milyar

Program JKN-KIS yang dikelola BPJS Kesehatan selain memberikan jaminan layanan kesehatan yang berkualitas, juga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan industri kesehatan dan penciptaan lapangan kerja

MATARAM.lombokjournal.com —  Kepala BPJS Kantor Cabang Mataram, dr Muhammad mengatakan, sepanjang bulan April pihaknya sudah total melakukan pembayaran sebesar Rp 89.548.693.020.

“Total pembayaran sebesar itu meliputi untuk kapitasi bagi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun klaim yang diajukan rumah sakit,” jelas Muhammad Ali kepada wartawan, Selasa (16/04).

Khusus di wilayah kerja Kantor Cabang Mataram terdapat 62 FKTP dan 13 FKRTL yang telah dibayarkan dana kapitasi dan tagihan klaimnya oleh BPJS Kesehatan setempat.

Dikatakan Ali, dengan dibayarnya hutang klaim jatuh tempo oleh BPJS Kesehatan di tiap cabang kepada fasilitas kesehatan, diharapkan pihak fasilitas kesehatan juga bisa melakukan kewajibannya sesuai dengan yang tertuang dalam regulasi.

Ali berharap pihak RS dapat kian optimal dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada para pasien JKN-KIS.

Pelayanan terbaik tanpa diskiminasi

Ali menegaskan komitmen BPJS Kesehatan untuk selalu memberi pelayanan terbaik, yakni selalu melakukan koordinasi dengan fasilitas kesehatan.

Koordinasi dimaksudkan agar pihak fasilitas kesehatan  yang melayani peserta JKN-KIS selalu memberi pelayanan terbaik tanpa diskriminasi.

Hal itu sesuai hak dan kewajiban sebagaimana yang diatur dalam regulasi yang ditetapkan pemerintah.

“Dengan demikian diharapkan masyarakat semakin yakin, program ini akan terus berlangsung, rumah sakit menjadi lebih tenang dan tenaga kesehatan merasa nyaman,” ucap Ali.

Ali juga menginformasikan, Program JKN-KIS yang dikelola BPJS Kesehatan selain memberikan jaminan layanan kesehatan yang berkualitas, juga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan industri kesehatan dan penciptaan lapangan kerja.

Ia mengatakan, apabila terdapat kekurangan, hendaknya dapat diperbaiki bersama-sama.

Menurutnya, jangan sampai ada diskriminasi pelayanan yang bersifat kasuistis, lalu digeneralisir, sementara sangat banyak peserta JKN-KIS yang terlayani dengan baik.

BACA JUGA ; BPJS Kesehatan Bayar Klaim Rumah Sakit  11 Triliun

“Ke depannya, Insya Allah pemerintah akan terus menjaga sustainabilitas Program JKN-KIS ini dan pelayanan kepada masyarakat akan terus diperbaiki. Kami berterima kasih kepada penyedia layanan (provider) sekaligus mohonmaaf serta apresiasi atas kerja sama, pengertian dan kesabarannya selama ini,” jelas  Ali.

Rr

 




BPJS Kesehatan Bayar Klaim Rumah Sakit  11 Triliun

Urutan pembayarannya disesuaikan dengan catatan di tiap Kantor Cabang. Rumah sakit yang lebih dulu mengajukan berkas secara lengkap, tentu transaksi pembayaran klaimnya akan diproses terlebih dulu

MATARAM,lombokjournal.com — BPJS Kesehatan telah membayar hutang klaim jatuh tempo kepada rumah sakit,  menggelontorkan dana sebesar Rp 11 triliun.

Bukan hanya itu yang dibayar, BPJS Kesehatan juga melakukan pembayaran sebesar Rp 1,1 triliun dalam bentuk dana kapitasi kepada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), misalnya Puskesmas.

Penegasan itu disampaikan oleh Kepala BPJS Kesehatsan Cabang Mataram, dr Muhammad Ali kepada wartawan di Aula BPJS Kesehatan Cabang Mataram, Selasa  (16/04) 2019.

Dijelaskannya, tagihan klaim rumah sakit yang lolos verifikasi dan sudah jatuh tempo, akan dibayar BPJS Kesehatan dengan mekanisme first in first out.

Urutan pembayarannya disesuaikan dengan catatan di tiap Kantor Cabang. Rumah sakit yang lebih dulu mengajukan berkas secara lengkap, tentu transaksi pembayaran klaimnya akan diproses terlebih dulu.

“Upaya menuntaskan pembayaran fasilitas kesehatan ini dapat terwujud karena ada dukungan penuh dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Kesehatan,” kata Muhammad Ali.

Tiap tanggal 15

Dalam pertemuan dengan wartawan di Aula BPJS Kesehatan Mataram, Muhammad Ali menjelaskan, tiap tanggal 15 merupakan tanggal pembayaran kapitasi untuk FKTP.

Karena itu, ada kemungkinan pembayaran non kapitasi dan tagihan rumah sakit dibayarkan BPJS Kesehatan pada hari berikutnya.

Hal ini merupakan mekanisme pembayaran yang rutin dilakukan setiap bulan oleh BPJS Kesehatan.

Ali mengatakan, biasanya mitra perbankan BPJS Kesehatan  menjalankan transaksi untuk pembayaran kapitasi ini dulu. Namun bisa pastikan, kewajiban pembayaran ke fasilitas kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku dapat dilakukan paling lambat hari ini.

BACA JUGA ; Bulan April, BPJS Cabang Mataram Bayar Klaim Rp 89,5 Milyar

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan seluruh kantor cabang, sehingga masing-masing kantor cabang bisa memantau dan memastikan fasilitas kesehatan di wilayah kerjanya telah dibayar sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegas Ali.

Rr




Empat Kebiasaan Buruk Ini, Menyebabkan Kerusakan Ginjal

Saat buang air kecil, tubuh mengeluarkan racun. Jadi saat sering menahan buang air kecil maka bisa berbahaya bagi ginjal

lombokjournal.com –

JAKARTA ;   Ginjal berfungsi menyaring darah dan mengeluarkan sisanya dalam bentuk urin. Jika ginjal mengalami kerusakan fungsi, seseorang harus menjalani cuci darah atau hemodialisis sepanjang hidupnya.

Kerusakan ginjal umumnya terjadi karena gaya hidup. Kadang-kadang, ada kebiasaan buruk yang dapat merusak ginjal, tanpa kita sadari dilakukan setiap hari. Berikut empat di antaranya.

Mengonsumsi makanan olahan terlalu sering

Makanan olahan memang tidak terlalu sehat untuk tubuh. Saat terbiasa mengonsumsi makanan olahan rupanya bisa menyebabkan kerusakan pada ginjal karena mengandung banyak fosfor dan natrium.

Kurang minum air putih

Air putih sangatlah penting bagi tubuh. Saat kekurangan asupan air maka tubuh bisa dehidrasi dan membuat pikiran tidak bisa konsen hingga lemas. Selain itu dengan banyak minum air putih rupanya juga bisa baik bagi ginjal karena bisa membuang racun dari tubuh. Dehidrasi memang berbahaya bagi tubuh karena juga bisa menimbulkan batu ginjal dan merusak ginjal. Disarankan setiap hari meminum rata-rata 8 gelas sehari, tapi tergantung pada aktivitas masing-masing orang.

Mengonsumsi garam terlalu banyak

Makanan yang mengandung banyak garam memang bisa meningkatkan tekanan darah. Kebiasaan mengonsumsi makanan yang tinggi garam ini juga bisa membahayakan ginjal karena ginjal harus bekerja keras untuk mengeluarkan garam yang berlebih.

Sering menahan buang air kecil

Kebiasaan yang satu ini juga harus kalian hentikan. Saat buang air kecil, tubuh mengeluarkan racun. Jadi saat sering menahan buang air kecil maka bisa berbahaya bagi ginjal dan menyebabkan batu ginjal.

Baca: Tak Hanya Jantung dan Ginjal, Hipertensi Juga Ancam Organ Seks

SUMBER ; TEMPO.CO,

 




AMUK NTB Akan Lengkapi Berkas Ke Komisi Yudisial

Selain ke KY, AMUK NTB melaporkan indikasi kecurangan dalam persidangan di Komisi Pemberatasan Korupsi, Mahkamah Agung dan Pengadilan Tinggi NTB hingga presiden

lombokjournal.com —

MATARAM ;    Setelah resmi melaporkan hakim Pengadilan Negeri Mataram ke Komisi Yudisial (KY), Aliansi Masyarakat untuk Keadilan (AMUK) Nusa Tenggara Barat (NTB) kini menyiapkan berkas lanjutan untuk diajukan ke KY.

Koordinator AMUK NTB, Abdul Majid, mengatakan laporan telah masuk ke KY. Minggu besok, dia akan menghadap untuk memenuhi berkas tambahan.

“Insyaallah Minggu ke Jakarta. Senin besok kita lengkapi laporan ke KY. Sekarang kita masih lengkapi data permintaan,” ujarnya, Senin (15/04)

Laporan yang akan dilengkapi meliputi kronologis perkara, putusan Pengadilan Negeri Mataram, surat kuasa dan hal lainnya yang disengketakan.

“Kita penuhi semuanya dan kita akan serahkan ke KY. Yang jelas kita sangat kooperatif memenuhi permintaan KY,” tanda Abdul Majid.

Selain ke KY, AMUK NTB melaporkan indikasi kecurangan dalam persidangan di Komisi Pemberatasan Korupsi, Mahkamah Agung dan Pengadilan Tinggi NTB hingga presiden.

Abdul Majid memaparkan, kronologis perkara yang dimaksud di mana seorang penggugat yang berprofesi sebagai pengusaha menggugat enam orang yang dituduhkan memasukkan 84 batang kayu jati pada gudang milik penggugat tanpa seizin penggugat sendiri.

“Pengusaha itu yang menjadi penggugat, menggugat enam warga lantaran memasukan kayu jati ke dalam gudang penggugat tanpa izin. Menurut penggugat dia merasa dirugikan,” ujar Majid.

Namun, Majid mengungkapkan, dalam pantauan persidangan, AMUK NTB menemukan kejanggalan. Kejanggalan pertama saat penggugat menghadirkan dua saksi di persidangan.

Para saksi tersebut memberikan kesaksian yang pada intinya menjelaskan orang tua tergugat 1 hingga 5 tidak mengenal tergugat 6. Saksi juga tidak mengetahui bahwa tergugat enam telah memerintahkan kelima tergugat lainnya untuk menaruh kayu dalam gudang penggugat.

“Bahkan saksi juga tidak melihat dan mengetahui kapan 84 batang kayu ditaruh dalam gudang milik penggugat,” ungkapnya.

Kejanggalan lain saat penggugat  membawa enam bukti surat, di mana tidak ada satu pun bukti surat yang membuktikan para tergugat menaruh batang kayu dan yang membuktikan tergugat 6 memerintahkan tergugat lainnya menaruh batang kayu ke gudang milik penggugat.

Namun anehnya, majelis hakim mengesampingkan fakta di persidangan. Justru pihak penggugat dimenangkan, meskipun banyak kesaksian dan barang bukti yang dihadirkan penggugat justru dimentahkan dari fakta di persidangan.

Sebelumnya, AMUK NTB juga menggelar aksi di Pengadilan Negeri Mataram menuntut hakim memutuskan perkara dengan adil.

Me




Gubernur Zulkieflimansyah Bicara Revolusi Industri 4.0

 Kriteria untuk sukses di Era revolusi industri 4.0 saat ini  yang paling mendasar adalah mahasiswa harus “wanen (bahasa sasak)” yang berarti harus pemberani

Gubernu Zulkieflimansyah

MATARAM.lombokjournal.com —  Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah saat membuka kuliah umum oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) RI, Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D, Ak, di Auditorium Abubakar, Universitas Mataram, Senin (15/4), memotivasi mahasiswa, harus mampu memgikuti perkembangan teknologi dan memanfaatkannya untuk menuju kesuksesan.

Gubernur mengatakan, revolusi industri 4.0 dengan kemajuan teknologi digital, telah menyebabkan dunia saat ini mengalami perubahan luar biasa, artificial intelligence dengan kemajuan teknologi digital yang luar biasa.

“Kemajuan Indonesia tergantung dari mahasiswa sebagai penggerak membangun ekonomi indonesia yang lebih baik,” kata Gubernur Zul.

Dalam menghadapi revolusi industri 4.0 yang begitu pesat tersebut, gubernur menyarankan kepada seluruh mahasiswa di NTB, agar dalam berkuliah jangan datang ke Kampus hanya untuk belajar saja. Akan tetapi mahasiswa juga harus pandai dalam bergaul

“Jadikan kampus mengenal diri jati diri lebih dalam”, ujarnya

Kuliah umum yang diikuti ratusan mahasiswa yang berasal dari seluruh Universitas di NTB dan selurih civitas akademika Universitas Mataram itu, mengangkat tema “Peran mahasiswa dalam menghadapi era revolusi industri 4.0”.

Doktor Zul menekankan mahasiswa juga harus lebih banyak aktif dalam berorganisasi. Menjadi aktivis, namun harus jadi aktivis sejati, yang sejalan dengan kemampuan akademis yang juga harus lebih baik.

Mahasiswa Harus ‘Wanen’

Dalam kuliah umum yang disampaikan, Menristekdikti RI, memaparkan kriteria untuk sukses di Era revolusi industri 4.0 saat ini. Hal yang paling mendasar adalah Mahasiswa harus “wanen (bahasa sasak)” yang berarti harus pemberani.

Menurutnya, sikap pemberani saja juga tidak memiliki arti, kalau tidak dibarengi dengan sikap kejujuran, disiplin, mudah bergaul, dukungan pendamping, bekerja keras, mencintai pada pekerjaannya, mempunyai kepemimpinan yang baik, kepribadian yang kompetitif, hidup serba teratur dan punya kemampuan menjual ide yang dimiliki atau kreatif.

“Sepuluh faktor inilah penentu kesuksesan di masa depan”, ungkapnya.

Usai memberikan kuliah umum, Menristekdikti juga memberikan penghargaan kepada lima mahasiswa dengan prestasi akademik terbaik, berupa satu buah Laptop untuk masing-masing Mahasiswa.

Hadir dalam kesempatan tesebut Rektor Univetsitas Mataram, Anggota Komisi VII DPR RI H. Kurtubi dan seluruh jajaran civitas akademika Unram.

AYA/Humas Prov NTB




Politeknik di Bima Dan KLU Segera Di-Negeri-kan

Upaya me-Negeri-kan ini dilaksanakan di daerah-daerah yang memang belum mampu tersentuh oleh pendidikan secara maksimal

LOMBOK UTARA.lombokjournal.com —  Gubernur NTB, DR Zulkieflimansyah mengatakan, ia akan berusaha semaksimal mungkin mempercepat Politeknik di Kabupaten Bima dan Kabupaten Lombok Utara untuk di-Negeri-kan.

Hal itu dikatakan Gubernur. H. Zulkieflimansyah saat mendampingi Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Prof. H. M. Nasir meninjau lokasi kampus Politeknik di Pemenang Kabupaten Lombok Utara (KLU)  yang akan segera dijadikan Politeknik Negeri, senin (15/04) 2019.

“Saya beserta jajaran akan berusaha supaya penegrian politeknik kita ini cepat diproses agar kita bisa mengembangkan SDM (red,sumber daya manusia) dengan maksimal di politeknik ini,” ungkap gubernur NTB.

Menristekdikti, M. Nasir mengatakan,  politeknik adalah salah satu wadah yang sekarang ini harus diutamakan dalam mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya di NTB.

iini dibuktikan dengan diterjunkannya Tim Visitasi dari Memenristekdikti, seminggu setelah bertemu dengan Gubernur NTB dan Bupati KLU.

“Sudah saatnya pengembangan SDM, termasuk di dalamnya ada pada universitas utamanya politeknik, penegrian ini adalah salah satu upaya kami dalam mengembangkan SDM menjadi lebih baik, dengan penegrian sebuah universitas maka pemerintah pusat dapat menggelontorkan dana untuk universitas tersebut dalam hal ini kemenristekdikti,” ungkapnya.

Upaya me-Negeri-kan ini dilaksanakan di daerah-daerah yang memang belum mampu tersentuh oleh pendidikan secara maksimal.

“Kemenristekdikti akan terus mengupayakan pengembangan SDM tidak hanya di pulau Jawa saja, sehingga menjadi java centris, namun pengembangan SDM dari tinggkat awal hingga tingkat universitas akan dikembangkan secara merata utamanya diwilayah yang terdepan, terluar dan tertinggal di Indonesia ini,” tambah M. Nasir.

Nasir berharap penegrian politeknik ini dapat berjalan dengan cepat dan lancar agar masyarakat NTB utamanya para mahasiswa bisa mengembangkan kemampuannya di universitas negri yang memiliki sarana dan prasarana yang memadai.

Dalam acara tersebut, hadir juga anggota DPR RI komisi VII Dr. H. Kurtubi, Rektor Universitas Mataram Prof. H. Lalu Husni, dan Bupati KLU Najmul Ahyar.

AYA/Humas Prov NTB