Gubernur NTB menyampaikan pesan dalam peringatan Isra’ Miraj, agar masyarakat menjaga wajah daerah tetap baik
MATARAM.LombokJournal.com ~ Masyarakat diajak menjaga kondusifitas lingkungan tempat tinggal masing masing agar event internasional terselenggara dengan baik.
Pesan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimansyah itu disampaikan H Sahnan, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Provinsi NTB, dalam perayaan Isra’ Mi’raj 1444 Hijriyah di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center, Mataram, Jumat (17/02/23).
Selain mensukseskan event internasional, masyarakat juga diminta mendukung program pemerintah seperti stunting, industrialisasi, zero waste dan lainnya, agar kesejahteraan atau kegemilangan tercapai.
“Kita ingin menjaga wajah daerah kita dengan baik”, ucapnya
Sementara itu, salah satu uraian hikmah yang disampaikan Habib Hasan bin Zein Alaydrus adalah perintah shalat yang diterima langsung Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa Isra’ Mi’raj.
“Shalat menjadi kekuatan ummat Muhammad karena terkandung rukun Islam,”, kata Habib.
Dalam shalat terdapat manifestasi rukun Islam seperti puasa karena makan minum selama shalat dapat membatalkannya.
Begitu pula dengan zakat waktu dan haji karena shalat menghadap ka’bah seperti ibadah haji.
Ia mengingatkan pula agar setiap Muslim bersikap lemah lembut pada sesama Muslim.
Hadir pula dalam perayaan, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, para Kepala OPD dan masyarakat.***
Silaturahim, Hangatkan Hubungan Pemimpin dan Masyarakat
Sambil silaturahim di lingkungan perumahan Bumi Kodya Asri, Gubernur Bang Zul menyempatkan meninjau longsor di sempadan sungai
MATARAM.LombokJournal.com ~ Berkunjung memenuhi undangan masyarakat, cara Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimansyah menghangatkan relasi antara pemimpin dan masyarakat agar tak berjarak.
Di Mesjid Wali Songo, lingkungan Perumahan Bumi Kodya Asri, Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Bang Zul panggilan akrab Gubernur menjadi imam sholat subuh, memberikan tausyiah dalam kegiatan Sholat Subuh Berjamaah.
Sekaligus perayaan Isra’ Mi’raj 1444 H dan meninjau langsung persoalan yang dihadapi masyarakat, seperti longsor sempadan sungai Jangkuk di lokasi tersebut.
“Curah hujan memang sangat tinggi dan longsor serta banjir terjadi dimana mana,” ujar Bang Zul di Perumahan Kodya Asri, Sabtu (18/02/23).
Ia minta masyarakat tetap waspada dan berhati hati menghadapi cuaca buruk.
Mendampingi Gubernur, hadir pula Asisten I dan III, para Kepala Biro Setprov NTB serta Baznas NTB. ***
NTB dan Notthingham University Jalin Kerjasama
Wadub NTB Ummi Rohmi sangat senang kesempatan kerjasama dengan Nottingham University, mendukung tujuan mulia Net Zero Emission 2050. MATARAM.LombokJournal.com ~ Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB menandatangani kehendak atau Letter of Intent (LoI) dengan Universitas Nottingham terkait kerjasama di bidang lingkungan dan pendidikan, Kamis (16/02/23) di kampus Notthingham University di Notthingham City UK.
Wakil Gubernur NTB Siti Rohmi Djalilah menandatangani kerjasama tersebut bersama Tim Notthingham University, David Ouchterlonie Global Enggagament Director, Prof. Patrick Wheeler, Prof Meryem Duygun, Dr Nicole Yang, Prof. Dr. Bagus Muljadi.
Rombongan NTB terdiri dari Kepala Bappeda Iswandi, Julmansyah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kepala Bidang Persampahan Firmansyah, Eka Suryani dari Bappeda NTB.
Wakil Gubernur NTB Ummi Rohmi sangat senang dan berterima kasih atas undangan dan kesempatan kerjasama dengan Nottingham University. Tujuan kerjasama untuk mendukung net zero emission 2050.
“NTB memiliki banyak potensi dari beragam energi baru terbarukan, pemanfaatan dari potensi EBT ini dapat membantu untuk mengurangi emisi gas rumah kaca,” jelas Wagub.
Target Net Zero Emission (NZE) diharapkan dapat tercapai 2050, strategi yang dilakukan adalah kolaborasi multi pihak untuk mensinergikan sumber daya yang ada untuk bekerjasama.
Wagub juga berharap agar Nottingham University dengan keahlian, riset dan sumber daya yang ada untuk mendukung NTB mencapai NZE 2050 di NTB.
Dalam acara penandatangan kehendak atau Letter of Intent (LoI) tersebut hadir secara online oleh Mr. Summer Xia British Council Indonesia Director.
British Council Indonesia sangat mendukung inisiasi kerjasama antara NTB dan Nottingham University, dan siap mengambil peran aktif untuk menjembatani kegiatan kerjasama ini.
Mr. Summer Xia juga menekankan,kerjasama ini bisa mendorong transfer pengetahuan dari hasil riset terkait perubahan iklim dan bertukar ide untuk mencapai net zero emisssion.
BACA JUGA: Menparekraf RI Apresiasi Sanding Data Lahan Mandalika
Banyak potensi yang dapat dikembangkan terkait pendidikan, manajemen pengelolaan sampah, infrastruktur hijau.
Sangat berharap agar kolaborasi ini dapat memberikan hasil nyata yang mendukung pembangunan rendah karbon.
Sementara itu, Pihak Notthingham University yang diwakili David Ouchterlonie Global Enggagament Director mengatakan, sangat senang bisa bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi NTB secara langsung.
Banyak potensi keahlian dari para peneliti di Nottingham University yang dapat dioptimalkan untuk mendukung NTB mencapai NZE 2050. Dukungan untuk NZE 2050 menjadi prioritas dengan membangun sinergi dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan yang menjadi kekuatan dari Nottingham University.
BACA JUGA: Kolaborasi Danone Indonesia, Soal Sampah Hingga Stunting
Lebih lanjut David mengatakan, kegiatan penandatanganan naskah LoI menjadi momentum yang baik untuk integrasi lintas keilmuan untuk NZE 2050 di NTB.
Kesamaan visi target ambisi NZE 2050 dari Pemerintah Provinsi NTB dan Nottingham University menjadi pengikat yang kuat untuk keberhasilan pelaksanaan kerjasama untuk mendukung pengurangan emisi.
Sangat berharap kerjasama ini dapat memberikan manfaat yang besar untuk masyarakat NTB dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan. ***
Peluncuran Cash Management System Bank Syariah NTB
Peluncuran Cash Management System (CMS) Bank Syariah NTB, dilanjutkan penandatanganan kerjasama penggunaan aplikasi bersama seluruh kabupaten/kota se NTB
MATARAM.LombokJournal.com ~Migrasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) diharapkan makin efisien dengan aplikasi Cash Management System (CMS) yang diluncurkan Bank NTB Syariah.
“Digitalisasi pemerintahan sebenarnya sudah mapan dan dilakukan bertahun tahun. Dengan aplikasi CMS ini makin meningkatkan efisiensi terutama akuntabilitas pengelolaan kas keuangan daerah makin efisien dan aman,” ujar Asisten III Setprov NTB, Ahmad Wirawan di Hotel Santika, Jumat (17/02/23).
Dalam peluncuran CMS dan penandatanganan kerjasama penggunaan aplikasi bersama seluruh kabupaten/ kota se NTB, Wirawan mewakili Gubernur NTB menambahkan, selain efisiensi waktu, aplikasi ini juga menghindari human error.
Kelebihan lainnya, dengan CMS dapat secara realtime mengetahui kas dan mengoptimalkan penggunaan kas oleh Pemerintah Daerah.
Sementara itu, perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan NTB, Sidi Purnomo mengatakan, sistem informasi keuangan Pemerintah Daerah yang terkoneksi dengan bank daerah melalui sistem ini akan memperbaiki kinerja dan akuntabilitas.
“Saat ini sudah ada 268 pemerintah daerah dan 28 bank yang menggunakan sistem ini untuk pengelolaan dokumen SP2D mereka,” jelas Purnomo.
Hadir dalam peluncuran dan penandatanganan CMS tersebut seluruh Bupati/ Walikota se NTB, BPKP, pimpinan Bank NTB Syariah dan para Kepala BPKAD. ***
Penghargaan Kepatuhan Pelayanan Publik untuk NTB
Pemprov NTB di bawah kepemimpinan Gubernur Zulkieflimansyah dan Wagub Sitti Rohmi raih penghargaan kinerja pelayanan publik
MATARAM.LombokJournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB, menerima penghargaan Predikat Kepatuhan Tingkat Tinggi Pelayanan Publik (Opini Pengawasan Penyelenggaraan Pelayanan Publik) dari Ombudsman RI, diberikan langsung oleh Anggota Ombudsman RI, Dadan S Suharmawijaya.
Hal ini diberikan kepada Pemerintah Provinsi NTB di bawah kepemimpinan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, dan Wakil Gubernur Hj. Sitti Rohmi Djalilah, atas kinerja dalam pelayanan publik pada Ajang Tribunlombok.com Awards 2023, bertempat di Hotel Lombok Raya, Mataram (16/02/23).
Selain itu terdapat tiga Pemerintah Daerah di antaranya Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, dan Kota Bima.***
Pemerkosaan Siswi Dilakukan Kepala Madrasah di Toraja
KemenPPPA melaluiTim Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129 terus mengawal proses hukum kasus pemerkosaan yang dilakukan Kepala Madrasah itu
LombokJournal.com ~ Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menyesalkan kasus pemerkosaan yang dilakukan Kepala Madrasah di Toraja (42) kepada anak muridnya yang berusia 15 tahun.
Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA, Nahar menegaskan pendidik seharusnya memberikan bimbingan dan perlindungan kepada anak muridnya. Jika peran itu disalah gunakan, maka pelakunya harus diberikan hukuman yang seberat-beratnya.
“Kami menyayangkan terjadinya kasus pemerkosaan yang dilakukan Kepala Madrasah di Toraja kepada korban anak yang berstatus sebagai murid di madrasah tersebut,” kata Nahar melalui siaran pers KemenPPPA, Selasa (14/02/23).
Dikatakan, KemenPPPA melalui Tim Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129 pada Layanan Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus, akan terus berkoordinasi dengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) dan aparat penegak hukum (APH) setempat.
Untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku sehingga korban dan keluarganya mendapatkan keadilan.
Nahar menyampaikan, berdasarkan hasil koordinasi dengan P2TP2A Kabupaten Tana Toraja, korban telah mendapatkan pendampingan.
Selain itu P2TP2A Kabupaten Tana Toraja juga melakukan pendampingan ke Unit PPA Polres Tana Toraja dalam pemrosesan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan pelaksanaan visum serta pendampingan untuk memastikan kondisi kejiwaan korban.
Saat ini tersangka telah diamankan dan berada pada tahap penyidikan.
Jika terbukti melakukan pemerkosaan, Nahar mendorong pemberatan hukuman pidana penjara 1/3 (sepertiga) dari ancaman pidana pokok karena pelakunya adalah seorang pendidik.
Dengan demikian, sesuai Pasal 81 Ayat (1), (2), dan (3) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2016 Perubahan Kedua Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak pelakunya dapat dikenai sanksi pidana 20 tahun penjara.
Berdasarkan koordinasi yang dilakukan Tim SAPA 129, kasus tersebut terungkap pasca ayah korban mencari keberadaan anaknya yang belum pulang dari sekolah.
Salah satu saksi yang sempat diberi tahu oleh pelaku kemudian menunjukkan keberadaan korban yang berada di dalam ruang kantor sekolah.
Keesokan harinya, korban menceritakan tindak pemerkosaan yang dialaminya dan ayah korban melaporkan kasus tersebut ke Polsek setempat.
“Kami mengapresiasi gerak cepat dari pihak kepolisian dalam melaksanakan proses hukum bagi tersangka. Kami juga mengapresi peran orang tua korban yang sudah berani melaporkan kasus sehingga pelaku dapat diproses secara hukum dan kejadian tersebut tidak akan terulang,” ungkap Nahar.
Nahar mendorong kepada orang tua untuk dapat melakukan pengawasan terhadap situasi lingkungan pendidikan tempat anak bersekolah.
Selain itu, diharapkan orang tua dapat menjalin komunikasi yang baik dengan anak, agar anak bisa membuka diri dan berani bercerita apabila mengalami kejadian tidak menyenangkan.
Nahar juga menyampaikan agar masyarakat yang mengalami atau mengetahui segala bentuk kasus kekerasan segera melapor ke pihak berwajib atau melalui SAPA 129 KemenPPPA pada hotline 129 atau WhatsApp 08111-129-129.
Dengan berani melapor, maka akan dapat mencegah berulangnya kasus sejenis terjadi kembali.***
Api Porprov XI NTB Dikirab Dari Kota Bima
Sampai di Dompu, api Porprov XI NTB diterima langsung Wakil Bupati Dompu, H. Sahrul Farsan bersama Sekda dan jajarannya, yang berharap menjadi juara umum
SUMBAWA.LombokJournal.com ~ Kirab Pataka Api Porprov XI NTB tahun 2023 dilepas dari Kantor Walikota oleh Wali Kota Bima yang diwakili Staf Ahli Bidang Politik dan Hukum Setda Kota Bima H. Alwi Yasin, Kamis (16/2/23).
Ia berharap, kirab api Porprov NTB yang diarak dari Kota Bima ini bisa mengorbankan semangat dan melahirkan atlet-atlet berprestasi gemilang, yang mengharumkan nama NTB di ajang nasional bahkan internasional.
Dikawal Polres Bima Kota, Diskominfotik, Dishub dan KONI NTB melakukan hal yang sama di Kantor Bupati Bima diterima Asisten 2 Setdakab Bima, Ir Syaifudin dan para pejabat lingkup Pemkab Bima.
Secara khusus di Kabupaten Dompu, api Porprov XI NTB diterima langsung Wakil Bupati Dompu, H. Sahrul Farsan bersama Sekda dan jajarannya.
Wabup Dompu menargetkan atlit dari Kabupaten Dompu bisa meraih juara umum pada Porprov XI NTB.
“Hal ini wajar mengingat Dompu mengirimkan atlitnya hingga 409 atlit dari 237 Cabor yang dipertandingkan. Untuk itu kami mengharapkan kepada masyarakat Dompu agar memberikan doa kepada para atlit Dompu bisa meraih juara umum,” katanya.
Demikian juga saat penerimaan api Porprov di Kantor Bupati Sumbawa, Wakil Bupati Sumbawa Hj. Dewi Novianty, S.Pd, M.Pd menaegetkan kontingen Porprov NTB asal Sumbawa bisa meraih tiga besar.
Pernyataan optimis ini diyakini Wabup, karena arlit dari Kabupaten bermoto “Sabalong Sama Lewa” ini cukup diperhitungkan dalam even olahraga NTB. Bahkan prestasinya mengharumkan NTB di tingkat nasional dan internasional.
Di Kabupaten Sumbawa Barat kirab Api Porprov NTB yang ke XI diterima Asisten I Setdakab KSB Drs H Mulyadi, M. Si di halaman depan Graha Fitrah Pusat Pemerintahan KSB.
Mulyadi berharap atlit KSB bisa memberikan kontribusi terbaiknya bagi harumnya nama daerah di ajang Porprov XI NTB 2023 ini.
Wakil Ketua KONI NTB Hj. Husnani Diaty Nurdin menjeaskan, dengan dikirabkannya api Porprov NTB 2023 dari wilayah tertimur Prov NTB dan menyinggahi 10 Kabupaten/Kota se NTB, dimaksudkan untuk menggelorakan dan membangkitkan semangat olahraga bagi masyarakat NTB.
Dan memacu bakat-bakat olahraga generasi NTB yang diperhitungkan di tingkat nasional, bahkan bisa mengharumkan NTB di tingkat internasional. Seperti L Moh Zuhri sebagai pelari tercepat dunia dan Fadlin yang pernah menjadi jawara di tingkat Asia.
“Sungguh bangga dan kita beri apresiasi kepada atlit asal NTB yang kaya akan prestasinya,’ ujarnya.
Selanjurnya kirab api Porprov XI NTB Jumat, (17/2) akan melintasi lima kabupaten/kota se Pulau Lombok. ***
Menparekraf RI Apresiasi Sanding Data Lahan Mandalika
Menparekraf mengatakan Permasalahan lahan Mandalika sudah mulai dilakukan terobosan oleh Gubernur NTB
MATARAM.LombokJournal.com ~Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi Sanding Data Lahan Mandalika yang difasilitasi Gubernur NTB, Zulkieflimansyah.
“Permasalahan lahan sudah mulai dilakukan terobosan oleh Gubernur NTB yang mendorong bagaimana menyandingkan data-data ini, sehingga akan hadir keadilan dan semua mendapatkan haknya masing-masing,” tutur Sandiaga Uno.
Menparekraf mengatakan itu saat memberikan pemaparan dalam acara Talkshow Nasional Tribun Network, dengan tema “Setelah Sirkuit Mandalika, Ada Apa Lagi Di NTB 2023” di Hotel Lombok Raya, Kamis (16/02/23).
Disampaikan, pariwisata Mandalika akan terus digencar degan menerapkan Adaptasi, Inovasi dan Kolaborasi, dibarengi dengan Gerak Cepat (GERCEP), Gerak Bersama (GEBER) dan Garap Semua Potensi Online (GASPOL).
“Target 2024 kita akan menciptakan 4,4 juta lapangan pekerjaan,” tegas Sandi.
Sementara itu, Bang Zul mengatakan, industrialisasi menjadi langkah Pemprov NTB dalam mensejahterakan masyarakatnya.
Pemprov NTB mendorong agar masyarakat mau mengolah bahan bakumenjadi komoditi yang nilai jualnya lebih tinggi. Hal tersebut juga diperkuat dengan adanya regulasi Pergub Nomor 43 Tahun 2020 terkait Bela dan Beli Produk Lokal.
“Industrialisasi hanya bisa dilakukan dengan afirmasi bangga menggunakan produk lokal,” tegas Bang Zul. ***
KONI KLU Kirim 263 Atlet Berlaga di Porprov XI NTB
Di ajang Porprov XI NTB, diharapkan KONI KLU bertekad peroleh medali melebih Porprov sebelumnya KLU.LombokJournal.com~ Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) KLU telah melaksanakan training centre dan latihan tanding oleh masing-masing Cabor.
Persiapan matang dilakukan sebelum pelaksanaan Porprov XI NTB, yang berlangsung tanggal 18-26 Februari 2023.
Hal itu dijelaskan Ketua KONI KLU, H. Burhan M. Nur, SH, di Tanjung melalui rilis yang diterima media, Rabu (15/02/23).
“Menghadapi Porprov XI NTB, KONI KLU menerjunkan kontingen 263 atlet bersama official dari 20 Cabang Olahraga (Cabor) yang diikuti.,” jelas Burhan.
Cabor tersebut adalah Bulutangkis, Bola Basket, Catur, Drumband, Karate, Panjat Tebing, Sepak Bola, Futsal, Pencak Silat, Tenis Lapangan, Atletik, Bola Voli, Muaythai, Senam, Taekwondo, Tenis Meja, e-Sport, Petanque, Selancar Ombak, dan Tarung Drajat.
Dari seluruh Cabor kontingen KLU yang mengikuti Porprov, diestimasi beberapa Cabor yang diharapkan dapat meraih medali, di antaranya Cabor Atletik, Cabor Tenis Meja, Cabor Pencak Silat, Cabor Karate, Cabor Taekwondo, Cabor Petanque, Cabor Selancar Ombak, Cabor Tarung Drajat, Cabor Tenis Lapangan dan sebagainya.
“Kendati, ada beberapa mata lomba dari Cabor lainnya yang diperkirakan pula dapat meraih medali, sehingga diharapkan dapat menyamai peraihan medali pada Porprov X sebelumnya, bahkan diharapkan bisa melampauinya,” ujarnya
Pada Porprov X NTB tahun 2018, Kontingen KLU meraih 9 Medali Emas, 8 Medali Perak dan 14 Medali Perunggu.
Kegiatan Pertemuan Official KONI KLU dengan Official Cabor, pada tanggal 16 Februari 2023 di Sekretariat KONI KLU.
Kegiatan Penerimaan dan Penyerahan Kirab Obor dari Kabupaten Lombok Barat ke Kabupaten Lombok Utara dan dari Kabupaten Lombok Utara ke Kota Mataram, diselenggarakan pada tanggal 17 Februari 2023 di Halaman Kantor Bupati Lombok Utara.
Kegiatan Pelepasan KontingenKLU pada Porprov XI NTB, tanggal 18 Februari 2023 di Halaman Kantor Bupati Lombok Utara.
Ketua KONI KLU, Burhan M. Nur berharap, di ajang Porprov XI NTB 2023, Kontingen KLU dapat meningkatkan prestasi terbaik. ***
OPD Pemprov NTB Diminta Lengkapi Data Sektoral
Dalam Focus Group Discussion (FGD ) dalam Angka 2023, Kadis Kominfotik NTB berharap seluruh OPD memahami pentingnya melengkapi data sektoral
MATARAM.LombokJournal.com ~Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) melalui Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik, Najamuddin Amy mengajak seluruh OPD segera melengkapi data sektoral yang diminta.
Hal itu disampaikan saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD ) Publikasi Provinsi NTB Dalam Angka 2023 di Hotel Prime Park & Convention Lombok, Kamis (16/02/23).
“Kami harap seluruh OPD segera menyelesaikan data-data sektoral yang diminta agar segera di benahi, di telusuri, di lengkapi, dengan begitu kita akan cepat berkontribusi untuk melahirkan buku data dalam angka yang akan di terbitkan secara resmi oleh Badan Pusat Statistik Provinsi NTB,” ungkap Najamuddin.
Sebagaimana diketahui, data merupakan hal yang sangat penting untuk mengetahui perkembangan suatu daerah. Data sangat penting untuk di mengerti dan dikuasai jika ingin menguasai suatu perubahan.
“BPS sungguh sangat luar biasa memberikan kontribusi yang patut kita apresiasi bersama. Kontribusi nyata yang kita lihat, misalnya adalah setiap selesai nasional dan internasional event dilaksanakan mulai dari WSBK pertama hingga MXGP Samota, selalu ada hasil yang diberikan sehingga rasa kepercayaan diri di NTB ini sudah on the track, kemudian disampaikan hal-hal yang baik bagi masyarakat kita”, tambahnya.
Hingga saat ini melalui data, NTB memiliki 9 internasional event yang masuk ke dalam karisma event Nusantara dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, ini adalah jumlah yang paling banyak dari beberapa daerah di Indonesia.
Kepala BPS Provinsi NTB, Drs. Wahyudin, MM juga menjelaskan bahwa peran data sektoral sangat penting dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah.
Beberapa contoh rilis data BPS yang bisa digunakan untuk bahan penyusunan perencanaan pembangunan dengan didukung data sektoral yang relevan.
Misalnya Hasil Long Form Sensus Penduduk (SP) 2020. Untuk Indikator Fertilas, Total Fertility Rate (TFR) Provinsi NTB Hasil Long Form SP2020 menurun dalam lima dekade terakhir. Sensus penduduk 1971 mencatat angka TFR sebesar 6.66 yang berarti seorang perempuan melahirkan 6-7 anak selama masa reproduksinya.
Sementara Long Form SP2020 mencatat TFR sebesar 2.43, yang berarti hanya sekitar 2-3 anak yang dilahirkan perempuan selama reproduksinya.
Sedangkan untuk indikator Mortalitas, Infant Mortality Rate (IMR) menyebutkan Angka Kematian Bayi (AKB) menurun signifikan dari 48 per 1000 kelahiran hidup dari sensus penduduk 2010 menjadi 24.64 per 1000 kelahiran hidup pada Long Form SP2020. Perbaikan sarana dan pra sarana kesehatan serta meningkatnya kualitas hidup perempuan di NTB membuat anak yang baru lahir semakin mampu bertahan hidup.