Rakor Perhubungan  “Membangun Konektivitas Maritim”

Pada rakor Perhubungan, Wagub menegaskan pentingnya konektivitas yang bagus, karena di NTB terdapat proyek strategis nasional

MATARAM.LombokJournal.com ~ Perhubungan pada konteks pembangunan di NTB menjadi hal yang vital dan penting, dalam menciptakan konektivitas pelayanan kepada masyarakat.

Pada Rakor Perhubungan, Wagub NTB berharap Perhubungan pintar bekerja sama dengan banyak pihak

Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah, menyampaikan itu pada Rapat  Koordinasi (Rakor) Perhubungan bertajuk “Membangun Konektivitas Maritim” di Lombok Astoria Hotel (23/02/23).

Terlebih 10 Kabupaten/Kota di NTB terdapat program proyek strategis Nasional.

“Ada Sirkuit MotoGP, Super Destinasi Prioritas, termasuk pariwisata di masing-masing Kabupaten/Kota punya unggulan-unggulan pariwisata dengan ciri khasnya dan proyek strategis lainnya,” jelas Umi Rohmi sapaan akrab Wagub.

Menurutnya, untuk menopang itu semua harus memiliki konektivitas yang bagus dan mantap ke depan. 

Sehingga perhubungan ini harus pintar bekerjasama dengan stakeholder dan berbagai pihak lainnya.

“Koordinasi dan kerjasama ini harus ditingkatkan terus menerus dan dibangun untuk menciptakan pelayanan konektivitas yang sebaik-baiknya kepada masyarakat di NTB,” tuturnya.

Turut  mendampingi Wagub, Asisten ll Setda NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi, Kepala Dinas Perhubungan NTB, H. Lalu Faozal, hadir pula dalam Rakor tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota se-NTB, Kepala ASDP Lembar dan Kayangan, serta tamu undangan lainnya.***

 

 




Rakerwil LLDIKTI Wilayah VIII Bali-NTB 

Menjadi nara sumber Rakerwil LLDIKTI, Wagub NTB apresiasi LLDIKTI Wilayah VIII, yang membuat perguruan tinggi swasta makin maju 

SENGGIGI.LombokJournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah apresiasi Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VIII Bali-NTB, atas usahanya selama ini dalam melayani masyarakat untuk bisa menghasilkan SDM yang unggul.

Hal itu disampaikan pada saat menjadi narasumber pada Rakerwil Wilayah VIII (Bali-NTB), di Hotel Aruna Senggigi Lombok Barat, pada Kamis (23/02/23).

BACA JUGA: Penyerahan SK Perhutanan Sosial dan TK TORA Secara Virtual

Wagub NTB apresiasi LLDIKTI Wilayah VIII Bali-NTB. atas upayanya menghasilkan SDM unggul

“Atas nama pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat saya mengapresiasi Wilayah VIII atas apa yang sudah dilakukan selama ini hingga semua perguruan tinggi swasta yang ada di Bali NTB ini terus menerus saling support, berlomba-lomba jadi semakin maju melayani masyarakat untuk bisa menghasilkan SDM yang unggul,” ungkap Wagub NTB.

Perkembangan perguruan tinggi swasta di Bali NTB semakin hari semakin menggembirakan. 

Dari bencana gempa hingga covid tetap bisa survive dalam kondisi bencana yang yang sulit. Namun dengan persatuan dan kesatuan hingga saat ini pertumbuhan ekonomi di kuartal terakhir 2022 juga sudah di atas 7 perse.

“Itu tentunya juga tidak terlepas dari kontribusi seluruh perguruan tinggi swasta yang ada di NTB yang terus-menerus bekerja untuk menghasilkan SDM SDM terbaik,” lanjutnya.

BACA JUGA: Pertandingan Cabor Tinju Porprov NTB XI Meriah

Dalam kesempatan itu Ummi Rohmi sapaan akrab Wagub NTB memaparkan program-program unggulan, hingga berbagai inovasi yang ada di NTB dengan harapan bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Provinsi berharap kerjasama yang lebih baik lagi ke depan dengan semua perguruan tinggi yang ada di NTB untuk bagaimana juga MBKM bisa semakin maju terimplementasi dengan sebaik-baiknya di Nusa Tenggara Barat,” katanya.

Wagub berharap momentum Rakerwil ini, menjadi semangat baru dalam mewujudkan SDM Unggul di masa mendatang.

BACA JUGA: Potensi Kerja sama Pemprov NTB dan Pemerintah Inggris

Rektor UNU NTB, Dr Baiq Mulianah, M.Pd juga berharap dengan kebijakan-kebijakan pemerintah hingga praktek baik dapat terus  membantu terkait dengan bagaimana mengoptimalisasikan dan memaksimalkan implementasi MBKM. ***




Jelang WSBK 2023, Pemprov NTB Gelar Operasi Katarak Gratis

Bakti sosial jelang WSBK itu sangat bermanfaat bagi warga di lingkar Mandalika

LOTENG.LombokJournal.com ~ Menyambut balap bergengsi World Superbike (WSBK) 2023, Pemerintah Provinsi NTB bekerja sama dengan Pemda Lombok Tengah akan menggelar Operasi Katarak gratis kepada masyarakat.  

WSBK 2023 diselenggarakan di Pertamina Mandalika International Sirkuit di NTB, 1-3 Maret 2023 mendatang, tinggal menghitung hari. 

BACA JUGA: Penyerahan SK Perhutanan dan SK TORA Secara Virtual

Gubernur NTB Zulkieflimansyah melalui Direktur Rumah Sakit Mandalika Provinsi NTB, dr. Oxy Tjahjo Wahjuni, Sp.EM menyebut kegiatan ini merupakan bakti sosial yang sangat bermanfaat bagi  warga NTB, khususnya di lingkar Mandalika.

“Insyaallah kegiatan ini akan terselenggara berkat kolaborasi dan sinergi Pemprov NTB dengan Pemda Lombok Tengah dan the Fred Hollows Foundation. Termasuk di dalamnya kolaborasi RS Mata dan RS Mandalika Provinsi NTB tentunya,” jelas Direktur RS Mandalika tersebut, di Lombok Tengah, Kamis (23/02/23).

Oxy menjelaskan, pasien penderita katarak yang akan mengikuti kegiatan tersebut tidak akan dipungut biaya atau gratis.

“Pasien telah” discreening” dan sebelumnya juga telah dilakukan sosialisasi, layak apa tidak untuk dioperasi,” terang Direktur Rs Mandalika yang juga merupakan spesialis emergensi tersebut.

BACA JUGA: Launching WSBK 2023, Penonton Luar NTB akan Bertambah 

Kegiatan bakti sosial operasi katarak gratis tersebut akan diselenggarakan pada tanggal 25-26 Februari 2023 bertempat di Rs Mandalika dengan kuota 100 pasien penderita katarak.***

 

 

 




Rachmat Hidayat Apresiasi Atlet Porprov dari Kota Mataram

 Putri Sopir Angkot Boyong Lima Medali Emas Cabor Menembak di Porprov, Rachmat Hidayat Beri Apresiasi dan Hadiah Uang Pembinaan

MATARAM.LombokJournal.com ~ Penghargaan dan apresiasi pada atlet berprestasi dari Kota Mataram dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB XI, Rachmat Hidayat memberi hadiah uang pembinaan. 

Anggota DPR RI dari PDI Perjuangan itu mengapresiasi anak-anak yang berjuang mengharumkan nama daerahnya, dalam Porprov yang berlangsung hingga 26 Februari mendatang. 

“Apresiasi ini adalah ekspresi rasa syukur. Anak-anak kita yang telah berjuang mengharumkan nama daerah, layak mendapat ucapan terima kasih yang pantas,” kata Rachmat.

BACA JUGA: Rachmat Hidayat Bantu Kursi Roda Pensiunan Dinas Kehutanan

Rachmat Hidayat mengapresiasi atlet Kota Mataram yang berprestasi

Anggota Komisi VIII DPR RI ini, Rabu (22/02/23) pagi memang langsung bergegas menuju salah satu hotel berbintang di tengah kota yang menjadi home base atlet Porprov Kota Mataram.

Rachmat menemui langsung Rifka Afriliana, atlet Kota Mataram yang telah mempersembahkan lima medali emas dan satu perunggu dari Cabor Menembak. Kedatangan Rachmat didampingi Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Mataram, Nyayu Ernawati, Tenaga Ahli DPR RI, Hakam Ali Niazi dan  sejumlah pengurus PDIP kota Mataram lainnya. 

Rifka, mempersembahkan lima medali emas dari nomor 50 M Rifle 3 Position Beregu, 10 M Air Rifle Women Standard, 50 M Prone Women Team, 10 M Air Rifle Mixed Team Standard, dan 50 M Prone Women. 

Sementara satu medali perunggu dipersembahkan dari nomor 50M Rifle 3 Position Perorangan.

Tentu tak cuma Rifka. Prestasi atlet menembak Kota Mataram pada Porprov 2023 ini memang menjadi buah bibir. Dari 36 medali emas yang diperebutkan, sebanyak 35 medali emas, diborong oleh atlet-atlet menembak Kota Mataram. 

Hingga tadi malam, Kota Mataram pun masih berada pada posisi teratas klasemen perolehan medali dengan 80 emas, 59 perak, dan 39 perunggu. 

Sementara di posisi kedua, Lombok Barat terpaut jauh dengan 20 emas, 16 perak, dan 24 perunggu.

Rachmat mengatakan, Rifka adalah inspirasi bagi anak-anak muda tak cuma di Kota Mataram, namun juga anak-anak muda di Bumi Gora. 

Pada usia belia, sudah bergelimang prestasi dan telah memberi kebanggaan yang luar biasa bagi daerahnya.

BACA JUGA: Penyerahan SK Perhutanan Sosial dan SK TORA Secara Virtual  

Terlebih, untuk Rifka, atlet yang berasal dari keluarga sederhana. Ayah Rifka, Ahmad Rifai, seorang sopir angkot. Ibunya, seorang ibu rumah tangga biasa yang menambah penghasilan keluarga dengan berjualan krupuk.

Saat Rachmat tiba, sang ibunda ikut mendampingi sang buah hati menyongsong kedatangan Ketua DPD PDI Perjuangan NTB tersebut. 

Rachmat menyalami Rifka dengan hangat dan menyampaikan ucapan selamat. Diperhatikannya satu per satu lima medali emas dan satu medali perunggu yang telah dipersembahkan Rifka. 

Rachmat kemudian menyerahkan buket bunga dan hadiah uang pembinaan untuk Rifka.

“Pada ananda Rifka dan seluruh atlet-atlet Bumi Gora, kita menyematkan harapan-harapan kita tentang masa depan,” imbuh Rachmat.

Menjadi atlet berprestasi bukanlah hal yang mudah. Sebab, mereka harus secara sadar untuk berkorban. Mulai dari berkorban waktu hingga berkorban biaya. 

Mereka harus menyisihkan waktu untuk menempa diri dalam latihan setiap hari. 

Bahkan mungkin harus rela ditepikan teman sebaya, lantaran tidak memiliki banyak waktu bermain dengan mereka karena mementingkan latihan.

BACA JUGA: Cabor Renang Porprov NTB Tak Ada Kesalahan atau Excellent

Bagi Rachmat, para atlet terbiasa berusaha dua kali lipat lebih keras dibanding orang lain. Karena itu, mereka layak mendapat apresiasi lebih atas seluruh dedikasinya bagi kebanggaan daerah.

Keluarga yang tidak bergelimang materi bukan menjadi penghalang untuknya berprestasi. Bahkan demi bisa ikut tanding dalam sebuah kejuaraan nasional, Rifka memilih menggadaikan sepeda motor miliknya semata untuk tidak memberatkan ekonomi keluarga. Dengan seluruh kerja keras dan doa dari orang-orang yang dicintainya, dari dara 20 tahun itu kemudian lahir prestasi-prestasi yang gemilang. 

Di tingkat nasional, Rifka tecatat sudah mengantongi dua medali perak kejuaraan nasional.

Atas semua pencapaiannya, Rifka tak hendak berpuas diri. Alumnus SMK 2 Mataram ini masih memiliki segudang impian untuk memberi kebanggaan daerah dengan prestasi-prestasi gemilang. 

Hal yang disasadarinya baru akan bisa mewujud hanya dengan kerja keras sebagai sebuah ikhtiar dan disertai doa pada Sang Pencipta.

Rachmat kemudian menanyakan cita-cita Rifka. Rupanya bungsu dari tiga bersaudara itu ingin menjadi Polwan. Rachmat menebalkan keyakinan pada diri Rifka, dengan prestasi olahraga menembak yang dimilikinya, jalan untuknya akan terbuka lebar. 

Rachmat juga memiliki keinginan untuk memperkenalkan Rifka kepada Kapolda NTB Irjen Pol Djoko Poerwanto secara langsung. 

Manakala kesempatan itu tiba, Rachmat ingin orang tua Rifka mengizinkan hal tersebut dan mereka bisa turut mendampinginya.

Perjumpaan Rachmat dengan Rifka kemudian ditutup dengan foto bersama. Dara asal Ampenan tersebut mencium tangan Rachmat dengan takzim dan pamit untuk kembali bersama para atlet Poprov Kota Mataram lainnya. 

BACA JUGA: Perempuan Punya Kompetensi Soft dan Hard Skill

Tapi rupanya, kejutan lain datang untuk Rachmat. Dia mendapati laporan, Rifka terlahir dari keluarga besar yang begitu mencintai PDI Perjuangan.***

 




Pembuatan Film Pendek tentang Stunting dari SMAN 1 Mataram

Pembuatan film pendek tentang stunting mendapat apresiasi, dan akan dijadikan edukasi dan sosialisasi di kalangan remaja

MATARAM.LombokJournal.com ~ Film  pendek tentang stunting oleh SMA Negeri 1 Mataram, menjadi bagian dari edukasi penanganan stunting di Indonesia khususnya di Provinsi NTB.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah saat menerima audiensi tim dari SMAN 1 Mataram, di ruang kerja Wagub, pada rabu (22/02/23).

BACA JUGA: Penyerahan SK Perhutanan Sosial dan SK TORA Secara Virtual

Pembuatan film pendek stunting, kata Wagub, akan dijadikan edukasi di kalangan remaja

“Edukasi tentang lingkungan dan stunting adalah edukasi dahsyat yang membutuhkan konsistensi tinggi,” jelas Ummi Rohmi memberi apresiasi. 

Lingkungan merupakan salah satu faktor penting dalam penangan kasus stunting, pengelolaan lingkungan yang baik akan melahirkan ekosistem yang sehat. 

“Mindset anak harus di rubah, harus dipahami antara kesehatan dan lingkungan adalah suatu lingkaran yang saling mempengaruhi. Alam kita luar biasa, maka kita harus bisa mengatur, memelihara, dan mengelola lingkungan dengan baik,” katanya.

Wagub berharap ketika mindset anak baik tentang lingkungan, maka secara otomatis kualitas masyarakat dan daerah akan ter-upgrade

Ia pun berharap dengan pembuatan film ini dapat dijadikan edukasi dan sosialisasi dikalangan masyarakat terutama remaja.

Guru Bahasa Indonesia SMAN 1 Mataram, I Gusti Ayu Adi Dauti Antari menjelaskan, stunting disebabkan oleh tiga faktor, yaitu pernikahan dini, sanitasi, dan nutrisi.

BACA JUGA: Cegah Pernikahan Anak, Siswa Harus Fokus Belajar

Maka melalui kreativitas dalam pembuatan naskah film berbasis digital edukasi ini, diharapkan mampu memberikan edukasi kepada anak-anak, apalagi yang terlibat langsung dalam pembuatan film ini. ***

 

 




Penyerahan SK Perhutanan Sosial dan SK TORA Secara Virtual

Menghadiri penyerahan SK Perhutanan Sosial, Wagub NTB berharap tanah itu dimanfaatkan untuk kesejahteraan bersama

MATARAM.LombokJournal.com ~ Masyarakat dan Pemerintah itu saling mendukung, dan penyerahan SK perhutanan sosial ini ekonomi masyarakat tumbuh, dan lingkungan juga terjaga.

Wakil Gubernur Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengatakan itu saat penyerahan Surat Keputusan Perhutanan Sosial dan Surat Keputusan Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA) secara virtual, Rabu (22/02/23).

BACA JUGA: Optimis Sektor Industri Bisa Semakin Baik

Wagub NTB hadiri penyerahan SK Perhutanan Sosial dan SK TORA secara virtual

“Jadi kita berharap semua SK ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. entah itu untuk menanam tanaman yang produktif, atau dimanfaatkan sebagai tempat wisata, yang penting tanah itu produktif aman dan lestari,” tutur Ummi Rohmi.

SK Perhutanan Sosial yang diserah terimakan berjumlah 514 SK untuk 59,000 KK dan seluas lahan 321,000 H. . 

Kemudian juga diserahkan 19 SK hutan adat seluas 77,000H dan 46 SK TORA.

Diharapkan agar semua dimanfaatkan untuk kesejahteraan bersama, harus produktif, karena tujuan diberikan agar semua lahan yang dimiliki bisa produktif dan jangan di telantarkan. 

Lahan pun bisa dimanfaatkan untuk menanam apasaja seperti kopi, karet, alpukat, durian dan lain sebagainya juga bisa sebagai destinasi wisata yang produktif. 

Sementara itu, Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo menyampaikan pesan senada, agar semua dimanfaatkan untuk kesejahteraan bersama. 

Tanah itu harus produktif karena tujuan diberikan agar semua lahan yang dimiliki bisa produktif dan jangan di telantarkan. 

Lahan pun bisa dimanfaatkan untuk menanam apa saja seperti kopi, karet, alpukat, durian dan lain sebagainya juga bisa sebagai destinasi wisata yang produktif.

BACA JUGA: Sanding Data Lahan Mandalika Alami Hambatan 

SK Perhutanan Sosial yang diserah terimakan berjumlah 514 SK untuk 59,000 KK dan seluas lahan 321,000 H . Kemudian juga diserahkan 19SK hutan adat seluas 77,000 H dan 46 SK TORA.***

 

 




Cabor Futsal Porprov NTB X, Ini Hasil Klasemen Sementara 

Untuk masing-masing grup, tempat teratas klasemen sementara Cabor Futsal dipimpin Kota Bima (grup A), Kabupaten Bima (grup B), dan Kabupaten Lombok Utara (grup C) 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Tim Futsal kabupaten Lombok Barat berhasil mengalahkan Tim Futsal Kabupaten Bima 1-0, sedangkan tim Futsal Loteng dikalahkan Lotim dengan skor 0-2.

BACA JUGA: Pertandingan Cabor Tinju di Porprov NTB XI Meriah

Tim Kota Bima Cabor Futsal optimis dapat membawa pulang medali emas

Pertandingan yang berlangsung di GOR Tripat Gerung, Rabu (22/02/23) merupakan laga grup A yang berlangsung meriah dan dipadati suporter kedua tim. 

Hasil ini menambah poin kedua tim pemenang dalam klasemen sementara perebutan medali Porprov XI 2023,.yang telah dikumpulkan kedua tim di hari ketiga sebelumnya masing masing tiga poin. 

Sedangkan Kota Bima teratas di Grup A dengan poin 6. Di grup B posisi teratas Kabupaten Bima dan grup C dipimpin tim Futsal KLU. Ini untuk klasemen per tanggal 21 Februari.

BACA JUGA: Sanding Data Lahan Mandalika Alami Hambatan

Tim Futsal Kota Bima langsung menargetkan emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB tahun ini. Meskipun pada ajang yang sama sebelumnya tidak mendapatkan medali. Namun Ketua Tim Futsal Kota Bima, Iman Suryo Wibowo mengatakan timnya optimis dapat membawa pulang medali emas.***

 

 




Pertandingan Cabor Tinju di Porprov NTB XI Meriah

Pertandingan tinju di Porprov NTB XI, ditandai meriahnya para penonton Porprov NTB XI menonton petinju berlaga di ring 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Cabang olahraga (Cabor)  Tinju yang digelar di Gelanggang Pemuda Mataram, Selasa (21/02/23) dipenuhi penonton. 

BACA JUGA: Cabor Renang Porprov NTB XI Tak Ada Kesalahan atau Excellent 

“Cabang olahraga Tinju memang paling diminati dan dinanti karena bisa menyaksikan secara langsung pertarungan para atlit di atas ring,” ujar Mori Hanafi.

Ketua KONI NTB itu membuka pertandingan Cabor Tinju mulai tadi malam pukul 19.00 Wita. 

Mori menambahkan, saat ini terdapat penambahan 14 nomor pertandingan dari sebelumnya yang cuma sembilan nomor. 

Hal ini memperbesar peluang perolehan medali dari Cabor Tinju untuk NTB di level nasional. Pada PON Papua lalu, Cabor Tinju mendapatkan dua emas dua perak dan tiga perunggu. 

Sedangkan dalam Porprov kali ini sebanyak delapan kelas akan dipertandingkan, yaitu kelas 46-48 Kg, kelas 48-51 Kg, kelas 51-54 Kg, kelas 54-57 Kg, kelas 57-60 Kg, kelas 60-63,5 Kg, kelas 67-71 Kg dan kelas 71-79 Kg.

BACA JUGA: Optimis Sektor Industri Semakin Baik

Adanya penambahan 14 nomor pertandingan dari sebelumnya sembilan nomor,  memperbesar peluang perolehan medali dari Cabor Tinju untuk NTB di level nasional.***

 

 

 




Perempuan Punya Kompetensi Soft dan Hard Skill 

Kaum perempuan Kota Bima yang beekerja di perusahaan memiliki potensi yang tak kalah dengan para pekerja laki-laki, karena itu harus diberdayakan

MATARAM,LombokJournal.com ~ Pengusaha muda sukses Kota Bima, Iman Suryo Wibowo, membuka jalan bagi perempuan-perempuan Kota Bima kian berdaya. 

Iman memberi kesempatan berkarir dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya untuk mereka. 

Banyak di antara para pekerja perempuan itu, kini menjadi penopang ekonomi keluarga.

BACA JUGA: Banyak Perusahaan dan Mapan di Usia Muda, Ini Profilnya

Iman bersama karyawan perempuan yang diberi posisi kunci di perusahaannya

Di bawah bendera Ulet Jaya, sebuah holding company yang menggawangi lebih dari 20 unit bisnis di Kota Bima, Iman kini memiliki sedikitnya 300 karyawan. 

Sejumlah pekerja perempuan saat ini memegang posisi kunci dalam beberapa lini bisnis yang dimiliki Iman.

“Seluruh pencapaian PT Ulet Jaya hingga saat ini, adalah juga karena dedikasi dan kontribusi besar yang diberikan karyawan-karyawan kami yang perempuan,” kata Iman, dalam keterangan tertulis hari ini, Rabu (22/02/23).

Pengusaha muda kelahiran 1986 ini mengemukakan, kaum perempuan Kota Bima juga memiliki potensi yang tak kalah dengan para pekerja laki-laki. Baik dari sisi pendidikan, maupun dari sisi keterampilan. Hanya lantaran akses yang masih terbataslah menyebabkan tidak banyak pekerja perempuan yang akhirnya terlihat menonjol.

Karena itu, Iman membuka seluas-luasnya akses dan kesempatan bagi para kaum perempuan Kota Bima untuk bisa berkarir pada unit-unit bisnis yang dimilikinya. 

Bahkan, sejumlah posisi-posisi tertentu, secara khusus disiapkan Iman untuk ditempati oleh kaum perempuan.

“Sejauh ini, kompetensi soft dan hard skill yang dimiliki karyawan kami yang perempuan tidak kalah dengan karyawan kami yang laki-laki,” imbuh Iman.

Dia menegaskan, PT Ulet Jaya, didirikan memang untuk memberi kemanfaatan yang besar bagi masyarakat di Kota Bima. 

Karena itu, dalam upaya untuk mencapai tujuan tersebut, Iman membangun kultur di perusahaan dengan tidak membeda-bedakan karyawan laki-laki dan perempuan. 

Memang kata dia, dalam aplikasinya, ada sejumlah pekerjaan yang lebih cocok ditangani laki-laki. Namun, tidak kalah banyak pula posisi dan karir yang juga lebih cocok bagi karyawan perempuan.

BACA JUGA: Angkat Marwah Kota Bima Melalui Olahraga

Sebagai pengusaha yang terlahir dari keluarga yang tidak mampu, Iman tahu persis bagaimana kebanggaan dan kebahagiaan hadir pada sebuah keluarga manakala ada di antara anggota keluarga tersebut memiliki pekerjaan yang mapan sehingga bisa berkontribusi menopang ekonomi keluarga. 

Itu sebabnya, di Ulet Jaya dan seluruh unit bisnis di bawahnya, Iman memberlakukan karyawannya tak ubahnya sebagai keluarga pula.

Iman mengatakan, hal tersebut tak lepas dari didikan orang tuanya. Imam mengaku, sedari kecil, ayahnya telah menanamkan kultur dan mindset entrepreneurship. 

Kultur tersebut, antara lain kerja keras, ulet, kerja cerdas dan tuntas, berani mengambil risiko dengan tiada henti menekankan, bahwa di balik risiko ada kesuksesan yang menunggu.

Pun begitu tentang mindset. Iman diajarkan tentang tanggung jawab. Pantang pulang sebelum masalah diselesaikan. 

Diajarkan cekatan, diajarkan tentang pentingnya etos kerja. Tidak lupa salat dan ibadah dan terus berikhtiar dan mensyukuri apa yang didapat hari ini, dan besok berusaha lebih giat lagi.

Iman bahkan menuturkan, saat ayahnya masih hidup dan dirinya menjadi manajer di Ulet Jaya, ayah tiga putra ini tak ubahnya seperti karyawan pada umumnya. 

Bukan petantang petenteng. Iman bekerja dan mendapat gaji seperti karyawan pada umumnya. 

Selain itu, Iman setiap satu kali dalam sepekan, diharuskan untuk menginap di mess para pekerja. Hidup membaur bersama mereka. Mengetahui problem harian yang mereka hadapi. 

Menjadi orang pertama yang mengetahui dan membantu para pekerja ketika mereka sedang sakit.

Semua itu kata Iman, dilakukan ayahnya, agar jika memimpin perusahaan, Iman sudah tahu apa yang akan dilakukan pada saat hendak mengambil keputusan.

Tahu cara terbaik ketika hendak memberi perintah kepada karyawan.

Seluruh hal tersebut pun, hingga kini masih dipraktikkan Iman. Tentu ada modifikasi sejumlah hal. 

Mengingat perkembangan zaman yang sedemikian pesat, mengharuskan sejumlah hal diupdate dan dilakukan dengan cara yang berbeda namun memiliki tujuan yang sama.

Itulah sebabnya, menjadi prioritas bagi Iman kini untuk selalu memastikan seluruh pekerjanya benar-benar bisa bekerja dengan suasana yang nyaman. Sehingga menjadikan mereka tetap produktif. 

Bahkan kini, dua orang karyawannya, masih merupakan generasi pertama Ulet Jaya, yang bahu membahu bersama ayahandanya membangun usaha.

Buat Iman, jika mereka kini masih nyaman bekerja di Ulet Jaya, bukan semata karena mereka karyawan yang loyal belaka. 

Namun, karena kultur kerja yang nyaman. Dan mereka tahu, bahwa Ulet Jaya dipimpin oleh orang yang tepat, dan mampu menjadikan Ulet Jaya kian berkembang pesat.

Selain bekerja secara formal sebagai karyawan, Iman juga memberdayakan perempuan-perempuan ibu rumah tangga di Kota Bima. Iman kebetulan saat ini memiliki usaha kacang mete yang berorientasi ekspor. 

BACA JUGA: Optimis Sektor Industri Bisa Semakin Baik

Kacang mete tersebut dibeli dari para petani di Kota Bima. Sebelum dikirim untuk ekspor, kacang mete tersebut terlebih dahulu diolah dengan langkah pertama dijemur dan dikupas. Untuk proses pengupasannya tersebut, Iman memberdayakan ibu-ibu rumah tangga di Kota Bima.

“Kami tentu senang jika dengan cara ini, cukup dari rumah masing-masing, ibu-ibu rumah tangga masih bisa produktif dan mendapatkan penghasilan sehingga memberi nilai tambah untuk ekonomi keluarganya,” kata Iman.

Dia mengucapkan rasa syukur kepada Sang Pencipta, jika Ulet Jaya dan seluruh unit usahanya, masih bisa terus berkontribusi menyejahterakan ekonomi bagi banyak keluarga.***

 

 

 




Cabor Renang Porprov NTB Tak Ada Kesalahan atau Excellent

Secara keseluruhan Cabor Renang dalam lomba di Porprov tidak terdapat kesalahan atau excellent

LOBAR.LombokJournal.com ~ Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI NTB, H. Hari Gunawan mengatakan Cabang Olahraga (Cabor) Renang pada Porprov XI NTB tahun ini mendapat nilai Excellent. 

Hal ini dikarenakan Cabor Renang yang telah diadakan dari awal hingga final tidak memiliki kesalahan, baik itu dari peserta, pelatih, wasit dan lokasi perlombaan.

BACA JUGA: Cabor E-Sport Porprov NTB Mulai Dilombakan

Cabor Renang dinilai tidak terdapat kesalahan

“Merasa bangga secara keselurahan cabor renang di pertandingan di Porprov dalam nilai ecellent nyaris sempurna, tidak ada mis,” tuturnya saat menutup perhelatan Porprov pada Cabor Renang, Selasa (21/02/23).

Salah satu atlet memperoleh medali emas dari Kabupaten Lombok Barat kategori 50 M Gaya Punggung Induvidu Putra, Haris Raynor mengaku puas dengan capaian yang diraih dan berterima kasih atas terselenggaranya Porprov NTB yang begitu lancar.

“Terima kasih kepada Pemprov NTB dan semoga fasilitas Cabor Renang bisa lebih banyak lagi untuk generasi selanjutnya,” tutur Haris.

Kota Mataram meraih 15 medali emas, 13 medali perak, 13 medali perunggu, Kabupaten Lombok Barat meraih 5 medali emas, 6 medali perak, 5 medali perunggu, Kabupaten Lombok Timur meraih 4 medali emas, 4 medali perak, 6 medali perunggu, Kabupaten Lombok Tengah meraih 3 medali emas, 4 medali perak, 1 medali perunggu, Kota Bima meraih 1 medali perunggu, Kabupaten Dompu meraih 1 medali perunggu. ***

BACA JUGA: Drumband Putri Lombok Utara Langsung Raih Emas