Sudah Ditutup Pendaftaran Calon Sekda NTB

“Hasil pansel  selanjutnya disampaikan kepada gubernur pada 19 oktober 2019 ”

MATARAM.lombokjournal.com — Panitia Seleksi (Pansel) jabatan Pimpinan Tinggi Madya Sekda NTB secara resmi menutup pendaftaran Calon Sekda, Jum’at (04/10) 2019 Lalu.

“Dari tujuh pelamar yang mendaftar secara online hanya lima orang yang dinyatakan melengkapi berkas persyaratan, sementara dua orang pelamar dinyatakan gugur karena tidak melengkapi berkas persyaratan,”ujar Kepala BKD, Fathurahman, Senin (07/10) 2019.

Dari tujuh pelamar yang sudah mendaftar, ungkap Fathurrahman, hanya lima orang yang  melengkapi berkas persyaratan sampai batas waktu yang telah ditetapkan

Mereka adalah H. iswandi (yang sekarang sebagai Plt sekda), Hj. Baiq Eva Nurcahyaningsih (Asisten I Pemerintahan dan Kesra), H. Husnul Fauzi yang sekarang menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian NTB,  H. Ridwansyah (Asisten II Ekonomi dan Pembangunan), dan H.L. Gita Ariadi ( Kepala DPMPTSP).

Sedangkan dua pelamar yang tidak melengkapi berkas adalah H. Akhmad Helmi Hidayatullah dan Ibnu Salim, karena tidak melengkapi berkas persyaratan .

Menurut Fathurahman, setelah masa pendaftaran ditutup 4 Oktober lalu, selanjutnya akan dilakukan seleksi administrasi pada 7 Oktober, dan pengumuman hasil seleksi administrasi tanggal  8 Oktober.

Kemudian 8-9 Oktober dilakukan uji kesehatan kejiwaan dan bebas narkoba bagi pendaftar yang telah lulus seleksi administrasi.

Sedangkan untuk tes kompetensi manajerial psikologi  dijadwalkan pada 14 Oktober 2019.

“Setelah itu penulisan makalah dilaksanakan pada 15 Oktober, presentasi dan wawancara pada 16-17 oktober penelusuran rekam jejak dilakukan sejak 8 – 17 Oktober, dan penetapan hasil seleksi pada 18 Oktober. Selanjutnya hasil pansel tersebut selanjutnya disampaikan kepada gubernur pada 19 oktober 2019 mendatang,” terang Fathurahman.

AYA




Soliditas Antara TNI dan Polri Dalam Acara ‘Panggung Prajurit’

“Kehadiran seluruh Prajurit TNI dan Polri bersama masyarakat NTB malam ini dapat merasakan bagaimana TNI di NTB telah mengabdikan diri kepada masyarakat”

Gubernur Zulkieflimansyah

MATARAM.lombokjournal.com – Banyak pejabat yang memiliki pangkat tinggi dan gelar yang banyak, namun salah satu kekurangannya yakni ketidakmampuan manusia untuk mencari sahabat sejati.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah.,M.Sc mengatakan itu saat menghadiri acara Panggung Prajurit yang diinisiasi oleh Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) di Taman Sangkareang Mataram, Minggu (06/10) 2019.

Malam ini, kita menjadi saksi bahwa Polda Nusa Tenggara Barat dalam rangka merayakan hari jadi TNI ke 74, mungkin tidak bisa memberikan uang yang banyak, Kapolda mungkin tidak bisa memberikan harta yang melimpah, tapi Alhamdulillah dari tutur katanya, dari pancaran wajahnya, Kapolda NTB malam ini memberikan ketulusan persaudaraannya buat TNI dan kita semua,” ungkap Gubernur.

Acara ini membuktikan sinergi antara TNI dan Polri sangat erat dan soliditas antara keduanya masih sangat tinggi.

Dikatakan gubernur, NTB adalah provinsi yang mencita-citakan NTB yang Gemilang. NTB Gemilang mensyaratkan menjadi daerah yang aman bagi orang yang berkunjung ke provinsi ini.

NTB yang gemilang pada saat yang sama mensyaratkan kebahagiaan warganya.

“TNI Polri di tempat ini belum terlihat memiliki harta yang melimpah, namun mereka siap menawarkan persaudaraan yang sejati untuk kita semua. Selamat menikmati panggung prajurit, mudah-mudahan kita tetap solid demi NTB Gemilang di masa yang akan datang,” katanya.

Kapolda NTB Irjen. Pol. Drs. Nana Sudjana, MM menjelaskan, acara Panggung Prajurit diselenggarakannya sebagai apresiasi dan kebanggaan kepada prajurit dan juga sebagai bentuk sinergi dan soliditas TNI Polri dan Pemda beserta segenap komponen masyarakat NTB.

Dengan harapan, Kamtibmas di wilayah tetap terjaga sehingga proses pembangunan terus berjalan menuju NTB yang gemilang.

“Kehadiran seluruh Prajurit TNI dan Polri bersama masyarakat NTB malam ini dapat merasakan bagaimana TNI di NTB telah mengabdikan diri kepada masyarakat, bangsa dan negara, seperti yang kita ketahui bersama bahwa saat gempa menimpa NTB tahu lalu, TNI hadir dan tampil mulai tanggap darurat sampai dengan tahap rehab rekon seperti sekarang ini,” ungkap Jenderal Bintang Dua ini.

Danrem 162/WB, Kolonel Czi. Ahmad Rizal Ramdhani memberikan penghormatan kepada Kapolda NTB atas inisiasinya menggelar panggung Prajurit beserta jajaran, sembari langsung memimpin penghormatan kepada Kapolda NTB yang sedang duduk bersama Forkopimda NTB.

 

“Kepada seluruh jajaran TNI di NTB lakukan yang terbaik untuk bersinergi dengan Polda dan jajaran,” tegasnya.

Sejak masuk sebagai Kapolda NTB, sudah banyak Irjen Pol Nana Sudjana memberikan masukan kepada Korem, terutama menjelang Pileg dan Pilpres karena NTB dianggap rawan secara nasional, namun ternyata NTB daerah teraman secara nasional.

AYA/HmsNTB




Gubernur : Lulus Kuliah Harus Berani Ukir Masa Depan Sendiri

lombokjournal.com —

SUMBAWA BARAT  ;    Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc memberi motivasi kepada wisudawan/wisudawati agar tetap berani mengukir masa depannya setelah selesai melaksanakan studinya.

Hal itu disampaikan Gubernur saat menghadiri acara wisuda mahasiswa Universitas Cordova di Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, Minggu (06/10) 2019.

Gubernur mengutip sebuah cerita motivasi, tentang keberanian seorang yang mengukir cerita hidupnya walaupun dikelilingi oleh berbagai masalah yang berbahaya.

“Para wisudawan dan wisudawati Universitas Cordova harus memiliki keberanian, dan Alhamdulillah keberanian tersebut sudah terlihat dari kehadiran para wisudawan dan wisudawati saat ini,” kata gubernur.

Ia mengungkapkan, perjuangan panjang para wisudawan dan wisudawati, akhirnya berbuah manis pada hari ini. Satu kutipan sederhana yang sering dikatakan orang yaitu perjalanan panjang, memang selalu harus dimulai, dengan langkah pertama.

”Alhamdulillah dengan langkah pertama dan keberanian yang luar biasa, akhirnya semua dapat diwisuda pada hari ini. Kita harus memiliki keberanian menulis cerita dan kesimpulan hidup kita sendiri, karena jika tidak, kesimpulan hidup kita akan ditulis oleh orang lain,” terangnya.

Gubernur Bang Zul menuturkan, ia yakin Universitas Cordova dapat menjadi universitas yang luar biasa dan dapat bersaing dengan universitas-universitas lainnya.

“Adik-adik harus meyakini betul dunia kita sudah dunia berbeda, tidak lagi melihat kampus di mana, tapi pada kemampuan adik-adik untuk menciptakan peluang dan menulis cerita hidupnya sendiri,” tutup Bang Zul.

Rektor Universitas Cordova, Dr. KH. Zulkifli Muhadli, MM., mengungkapkan rasa terimakasihnya atas kedatangan Gubernur NTB pada acara wisuda tahun 2019 ini.

“Terimakasih kami ucapkan atas kedatangannya pak Gubernur. Ini adalah bukti perhatiannya terhadap pendidikan di NTB ini,” terangnya.

Turut hadir dalam acara ini, Bupati Kabupaten Sumbawa Barat, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Barat, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Barat dan Kasub Bag. TU dan BMN LLDIKTI Wilayah VIII Dra. Putu Anggraeni Sri Adnyani.

AYA/HmsNTB




50 Warga Asal Bima Dipulangkan Dari Wamena

Proses pemulangan pengungsi asal NTB ini juga merupakan peran penting dari Yonif 751 Sentani

MATARAM.lombokjournal.com — Pagi ini,  Minggu (06/10) 2019 Pukul 07.45 Rombongan Pengungsi asal NTB tujuan Bima dipulangkan,  menggunakan pesawat komersil Lion JT 795.

Rombongan besar pada pemulangan Pengungsi ke NTB kali ini berjumlah 50 orang, seluruhnya berasal dari Kabupaten Bima.

Proses pemulangan para pengungsi ini terbilang lancar karena perhatian yang begitu besar dari Pemerintah Kabupaten Bima, Pemerintah Provinsi NTB, dan seluruh  elemen masyarakat Bima di Jayapura.

Dan yang tidak kalah perannya ketika proses mengurus tiket, boarding pass, bagasi, hingga memastikan pengungsi masuk pesawat dengan barang bawaannya adalah para petugas di Bandara, yaitu Iksan, Yusman, dan Iwan.

Mereka adalah putra-putra NTB yang ditugaskan oleh kesatuannya di Bandara Sentani. Alhamdulillah mereka hadir dan bertugas untuk NTB walaupun tidak di Wilayah NTB.

Karena disaat yang sama dengan penerbangan yang sama, ada rombongan Pengungsi dari provinsi lain, sekitar 20 orang yang ketinggalan Pesawat hanya karena kelalaian saat check in, padahal sudah lebih awal berada di Bandara.

Kemudahan dan kelancaran proses pemulangan pengungsi asal NTB ini juga merupakan peran penting dari Yonif 751 Sentani, yang mengerahkan sejumlah armada pengangkutan Pengungsi dari Posko ke Bandara.

Begitu pula peran personil Yonif 751, Muhammad Nur dan Muhammad Sidik, putra-putra NTB yang memiliki jiwa-jiwa sosial, penuh kerelaan dalam mengurus Pengungsi,  mengkoordinasikan dan mengkomunikasikan dengan Tim dari Dinas Sosial Provinsi NTB dan dari Dinas Sosial Kabupaten Bima.

AYA/HmsNTB

 




Wagub Minta Masyarakat Pilah Sampah Mulai dari Rumah

Kota Mataram ditunjuk sebagai kota ke tiga untuk melakukan gerakan nasional pilah sampah

MATARAM.lombokjournal.com – Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd mengikuti agenda Gerakan Nasional Pilah Sampah dari Rumah yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI di Monumen Bumi Gora Jalan Udayana Mataram, Minggu (06/10)) 2019.

Wakil Gubernur didampingi Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) NTB dan sejumlah Kepala OPD baik lingkup Setda NTB dan Pemerintah Kota Mataram, melakukan kegiatan bersih-bersih (clean up) di sepanjang jalan Udayana.

Tidak ketinggalan juga ormas, pelajar serta masyarakat umum ikut melakukan kegiatan clean up.

Dikatakan wagub, Provinsi NTB merupakan tempat indah yang selalu dikunjungi oleh wisatawan. Ia mengajak masyarakat untuk pandai dalam menjaga kebersihan lingkungan, termasuk dalam hal memilah sampah yang dimulai dari rumah.

Wagub mengatakan, kunci keberhasilan program NTB Zero Waste adalah kesungguhan, tekad dan kesadaran dari masyarakat dalam hal menjaga kebersihan.

“Tempat kita ini indah, tapi kalau kita lengah keindahan itu akan sirna, akan hilang, di antaranya adalah kalau kita tidak peduli dengan sampah,” tegas Ummi Rohmi sapaan akrabnya.

Ummi Rohmi menyinggung terkait kebersihan laut dan sungai yang ada di NTB dari sampah plastik. Ini mengakibatkan manusia terpapar mikroplastik dari ikan yang dikonsumsi.

Menurutnya, kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab dan kebutuhan seluruh masyarakat.

“Kebutuhan kita untuk NTB ini agar tetap indah, semakin asri dan lestari, itu kebutuhan kita semua,” sambungnya.

Ummi Rohmi berharap anak-anak muda NTB dapat menjadi pionir dan garda terdepan dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia minta masyarakat pandai dalam mengelola sampah agar menjadi sumber daya dan hal yang bermanfaat.

“Kita tunjukan pada Indonesia, bahwa NTB ini bisa pilah sampah dari rumah, kelola sampah dengan baik, mengubah sampah yang dulunya musibah menjadi sumber daya,” pungkas Wagub.

Dirjen PSLB3 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Rossa Vivien Ratnawati mengungkapkan, Kota Mataram ditunjuk sebagai kota ke tiga untuk melakukan gerakan nasional pilah sampah.

Vivien menyampaikan, tiap harinya, per orang dapat menghasilkan sampah sekitar 0,7 kg. Jadi, dalam satu tahun sampah di Indonesia terdapat sekitar 65,8 juta ton.

NTB yang merupakan daerah wisata diharapkan agar terus dapat menjaga kebersihan daerahnya.

“Kenapa kami memilih NTB?  Karena kami melihat bapak Gubernur dan ibu Wagub sudah luar biasa gerakannya. Tapi mereka tidak akan bisa bekerja jika masyarakatnya tidak memiliki kesadaran dalam menjaga kebersihan,” ungkapnya.

BACA JUGA ; Peringati Hari Kesehatan Lingkungan, Wagub Ajak Sukseskan Zero Waste

Vivien pun mengajak seluruh  masyarakat untuk terus bekerja sama dan bersinergi dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Ia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat NTB khususnya Kota Mataram yang antusias dalam gerakan nasional pilah sampah.

AYA/HmsNTB

 




Peringati Hari Kesehatan Lingkungan, Wagub Ajak Sukseskan Zero Waste

Pemkot Mataram akan menetapkan regulasi untuk mendukung program Zero Waste, bila masyarakat tidak memilah sampah sendiri, Bank Sampah atau TPA tidak akan menerimanya

MATARAM.lombokjournal.co — Mewujudkan lingkungan bebas sampah tidak bisa dilakukan apabila Pemprov NTB bekerja sendiri. Seluruh masyarakat diharapkan ikut serta dengan dimulai dari memilah sampah dari rumah masing-masing.

Ajakan itu kebali disampaikan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah di tengah  acara Inspiratif Expo untuk  memperingati Hari Kesehatan Lingkungan Sedunia di Car Free Day Jalan Udayana, Mataram Minggu (06/10) 2019.

Acara ini bertema ‘Antisipasi perubahan iklim dalam mendukung program Zero Waste  menuju masyarakat NTB sehat’ ini untuk mengkampanyekan ajakan menjaga lingkungan dimulai dengan memilah sampah dari diri sendiri.

Dengan memilah sampah antara sampah organik dan non organik dari rumah, sangat membantu pekerjaan Bank Sampah. Di Bank Sampah, sampah yang terkumpul akan dikelola menjadi sumber daya yang memiliki nilai ekonomi.

“Apabila kita pandai dalam memanfaatkam sampah, mulai dari memilah, mendaur ulang, ataupun mengolahnya, itu menjadi suatu yang sangat berguna dalam kehidupan kita. Tidak hanya untuk membantu bumi dalam mengatasi sampah, tapi juga dapat menghasilkan barang yang bernilai ekonomis,” ungkap Wagub saat memberikan sambutan.

Umi Rohmi juga mengatakan,   tahun 2020 mendatang Pemkot Mataram akan menetapkan regulasi untuk mendukung program Zero Waste.

BACA JUGA ; Wagub Minta Pilah Sampah Mulai Dari Rumah

Salah satu ketentuannya yaitu apabila masyarakat tidak memilah sampah sendiri, maka Bank Sampah ataupun TPA tidak akan menerimanya.

“Karena itulah, 2 hingga 3 bulan ke depan ini kita maksimalkan kepada seluruh masyarakat Kota Mataram untuk mengkampanyekan pemilahan sampah,” katanya.

AYA




Tingkatkan Kapasitas CPM KLU, Perkumpulan Panca Karsa Launching Crisis Center

Perlu adanya kolaborasi pendampingan dan pengembangan kapasitas personal tenaga kerja migran

TANJUNG.lombokjournal.com — Launching Crisis Center Desa Rempek, Kecamatan Gangga, KLU digelar oleh Perkumpulan Panca Karsa (PPK), di Lesehan Sasak Narmada, Sabtu (05/10) 2019.

PPK merupakan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang bergerak dalam pendampingan dan peningkatan kapasitas tenaga migran bekerja sama dengan AWO Internasional Jerman.

Crisis center dimaksudkan untuk memastikan perlindungan calon pekerja migran (CPM) pra keberangkatan dan pasca kembali dari negara tujuan.

Hal ini penting guna memastikan mereka mendapatkan hak-haknya selaku warga negara. Mewujudkan tujuan itu, perlu adanya kolaborasi pendampingan dan pengembangan kapasitas personal tenaga kerja migran.

Launching Crisis Center dibuka Bupati Lombok Utara, yang diwakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan Setda KLU Kawit Sasmita, SH,

Hadir dalam acara tersebut, Kepala OPD, Camat Lingkup Pemda KLU, Pemdes, Kelompok Peduli Migran dari 5 desa binaan PPK, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Keberadaan Crisis Center di 5 (lima) desa sasaran program, dapat tersosialisasikan kepada stakeholder baik di tingkat kabupaten, kecamatan dan tingkat desa.

Selain itu, diharapkan dapat terjalin kolaborasi dan koordinasi antar stakeholder bidang ketenagakerjaan luar negeri dan PPK sebagai pemrakarsa program di KLU.

Bupati Lombok Utara melalui Asisten I Setda KLU Kawit Sasmita, SH menyampaikan partisipasi pekerja migran beserta kompleksitas problematikanya bagi pekerja migran asal Lombok Utara memang cukup besar.

Pergi ke luar negeri dengan tujuan meningkatkan ekonomi keluarga. Namun, pihaknya mengakui memang dari sekian banyak pekerja migran yang pergi di antaranya ada yang menghadapi berbagai permasalahan.

Apalagi melihat tren yang mulai berubah, dulu tenaga kerja migran banyak yang bekerja sebagai asisten rumah tangga, tapi sekarang menuntut mereka harus punya keahlian khusus untuk bisa bekerja di luar negeri.

Kenyataan ini menuntut Pemda KLU dan stakeholder terkait meningkatkan kualitas tenaga kerja yang hendak berangkat perlu memiliki keahlian khusus.

 

“Keberadaan Crisis Center ini nanti akan membantu para calon pekerja migran. Harus memfasilitasi mereka dengan sebaik-baiknya. Supaya tidak ada lagi tenaga migran ini yang kita tidak tahu keberadaannya seperti masalah tenaga migran beberapa tahun yang lalu. Ini yang menjadi harapan kami,” kata Bupati Najmul.

Kadis Tenaga Kerja PMPTSP KLU melalui Kasi Penempatan Rahadianto kepada awak media menegaskan, apa yang dikatakan Asisten Pemerintahan tersebut hingga saat ini diakuinya memang belum diteliti sampai ke lapangan.

Pihaknya mengklaim bahwa secara kasat mata berkurangnya jumlah tenaga kerja keluar negeri lantaran tersedianya pekerjaan di dalam daerah.

Ditanya terkait jumlah warga KLU yang masih bekerja di luar negeri, Rahadianto menambahkan, meski pihaknya belum mengetahui secara pasti, tetapi diperkirakan sekitar 100 orang untuk tahun 2019. S

Di tahun-tahun sebelumnya jumlahnya mencapai hampir 1.000 orang.

“Perkiraan kami tahun ini ada sekitar 100 orang. Pada tahun lalu hampir 1000 orang. Ini kan penurunan yang drastis,” kata Rahadianto.

Ketua PPK NTB Zahratun, SH di hadapan hadirin menjelaskan,  secara faktual Crisis Center telah terbentuk di empat desa di KLU, yaitu di Desa Sambik Bangkol, Tegal Maja, Medana dan Desa Rempek.

“Sebenarnya Crisis Center ini sudah terbentuk di empat desa. Di Desa Rempek baru bisa terbentuk tahun ini, sehingga kami perlu mensosialisasikan apa yang sudah ada di desa yang menjadi program kami,” terang Zahratun.

Merunut sejarahnya, Perkumpulan Panca Karsa telah terbentuk sejak tahun 1988 yang diinisiasi oleh pekerja sosial. Sejak itu pula ia sudah terjun bekerja di PPK tetapi di daerah lain. Menurutnya, suatu kebanggaan tersendiri bagi pendiri karena pada akhirnya Panca Karsa bisa terbentuk di Kabupaten Lombok Utara.

“Program paling utama dari lembaga kami adalah meningkatkan kapasitas mantan pekerja migran dan keluarga, meningkatkan kesejahteraan mereka dan memastikan adanya perlindungan pekerja migran dari sebelum pergi dan setelah mereka pulang,” bebernya.

sta/humaspro




Ajak LSM Diajak Berkontribusi Peningkatan Kapasitas Masyarakat

Pemerintah daerah dan dunia usaha harus terlibat  ke dalam usaha meningkatkan kapasitas masyarakat dan LSM

Gubernur Zulkieflimansyah

PRAYA.lombokjournal.com —  Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) diajak mendorong peningkatan kapasitas masyarakat di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) khususnya dan NTB pada umumnya.

Keberhasilan pembangunan tidak hanya dilihat dalam angka, namun sejauhmana kapasitas masyarakatnya ditingkatkan.

“Warga kita tidak harus jadi penonton di tengah pesatnya kemajuan dunia usaha dan investasi,” kata Gubernur Zulkieflimansyah, saat membuka diskusi terfokus tentang tantangan KEK ke depan, di Hotel D-Max, Praya Barat, Loteng, Sabtu (5/10/2019).

Gubernur berbicara di hadapan sekitar 130 LSM NTB dan Loteng yang hadir. Inisiasi FGD ini dilaksanakan, oleh LSM Aliansi Rakyat Menggugat (ALRM) NTB.

Dikatakannya, pembangunan butuh proses yang panjang dan upaya yang besar.

Dan itu bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab banyak pihak. Langkah yang dilakukan LSM ALRM dan NGO lainnya, menurut Zulkieflimansyah adalah bagian dari meningkatkan kapasitas tadi.

“Ide dan gagasan itu harus dikanalisasi. Ke depan, pemimpin di kabupaten itu harus membuka semua kanalisasi itu. Tidak terlibat dengan kepentingan sempit. Nanti tak bisa terbuka. Maka syarat pemimpin itu harus pintar dan ada kerendahan hati untuk mau melayani,” katanya.

Dengan kehadiran pemerintah dalam mendukung kanalisasi serta ide atau ruang diskusi seperti tadi, setidaknya dunia usaha akan terketuk.

Ia meminta kepada pemerintah daerah dan dunia usaha untuk terlibat  ke dalam usaha meningkatkan kapasitas masyarakat dan LSM.

“Jangan LSM menentang-nentang pengusaha, tapi ajak terlibat memikirkan ide dan gagasan lebih besar untuk kepentingan kapasitas masyarakat. Jadi ke depan dunia usaha  harus mendukung,” ujarnya.

Wakil Bupati Loteng, Lalu Fathul Bahri menegaskan LSM  itu sangat penting jadi filter, penyaring.

Keberadaan KEK di Loteng luar biasa memberi dampak. Ini menurutnya, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Rp35 Miliar  tujuh tahun terakhir menjadi Rp215 Miliar lebih.

Dengan adanya KEK, Pemkab Loteng memproyeksikan akan tumbuh setidaknya 5000 kamar hotel. Di setiap satu kamar, ada Rp 100 ribu untuk daerah. Ada minimal dua petugas room service per kamar.

 

” Anda bayangkan itu baru satu sektor saja. Belum sektor lain, seperti jasa, perdagangan, telur, sayur mayur dan jutaan ton beras dan daging,” kata Fathul lagi.

Wakil Bupati menyampaikan rasa terimakasih kepada Gubernur NTB karena sinergitas dan lobinya dengan pusat, Loteng mendapat alokasi anggaran Rp1,3 Trilliun untuk perluasan jalan dan jembatan menuju KEK.

“Ada masalah pembebasan lahan di Loteng yang menyangkut KEK. Dengan bantuan LSM dan pak Gubernur, diharapkan akan ada solusi. Banyak masukan dan demonstrasi, menjadi ciri pemerintahan yang maju,” demikian Fathul.

Ketua LSM ALRM NTB, Lalu Hizi, memberikan pernyataan terbuka kepada pers dan seluruh NGO untuk mengubah pola atau paradigma pergerakan.

Jika dulu, pergerakan sifatnya keras menghujat hanya untuk menyalurkan kepentingan, sekarang tidak lagi.

“Kita ubah pergerakan dengan peningkatan kapasitas dan adu ide, gagasan dan pemanfaatan peluang untuk membantu pemerintah dan dunia usaha. Kita harus terlibat di dalamnya,” ujar Lalu Hizi.

Ia pun menyoroti, beberapa NGO yang kurang memahami membaca data atau infografis mengenai data terbaru angka kunjungan wisata NTB.

“Hati hati kita membaca data atau infografis. Angka kunjungan wisata kita justru naik, bergerak cepat dengan adanya direct flight Asutralia dan Malaysia. Angka itu turun karena sempat terjun bebas akibat bencana gempa. Kita harus sadar, dengan pola dan inovasi pemerintah soal direct flight tadi, selisih penurunan angka itu bisa dipersempit, bahkan menggembirakan,” demikian, Lalu Hizi.

AYA/HmsNTB




Universitas Hamzanwadi Gelar Konferensi, Fokuskan Teknologi Dan Pendidikan

“Dengan adanya Internasional Conference  yang kita utamakan yaitu semangat penelitian. Agar kita bisa menghasilkan penelitian yang berkualitas”

MATARAM.lombokjournal.com — Universitas Hamzanwadi menggelar  konferensi international ke-V bertajuk “International Conference on Technology and Education (HICTE) 2019” di Mataram, Sabtu (05/10) 2019.

“Kegiatan ini merupakan agenda tahunan Universitas Hamzanwadi sebagai ajang bertemunya para peneliti dari berbagai negara dengan berbagai latar belakang keilmuan,” terang Dr. M. Khalqi selaku Humas Universitas Hamzanwadi.

Tahun ini, HICTE mengangkat tema “Advancing Education & Research Capacity with Technology and Computer Science Based through Local_Global Synergy in the Industrial 4.0“.

Rektor Universitas Hamzanwadi Dr. Ir. Hj Sitti Rohmi Djalillah mengatakan Internasional Conference pada tahun ini memfokuskan pada  Teknologi dan Pendidikan.

“Seperti kita ketahui sekarang ini di era Four Point Zero ini teknologi menjadi garda terdepan. Tinggal kita manfaatkan teknologi itu dengan baik, jika kita bisa manfaatkan akan menjadi baik dan jika tidak kita habis,” terang Wagub NTB ini.

Konferensi tahun ini diadakan oleh fakultas teknik. Setiap tahun bergiliran dan temanya berbeda-beda.

“Dengan adanya Internasional Conference  yang kita utamakan yaitu semangat penelitian. Agar kita bisa menghasilkan penelitian yang berkualitas. Internasional Conference di adakan tidak asal-asalan tapi Conference ini buat bermutu untuk menghasikan penelitian-penelitian yang bisa di aplikasikan di Nusa Tenggara Barat ini,” sambung Umi rohmi.

Ia menegaskan berbicara tentang Technologi dan Education sangat erat hubungannya, NTB Gemilang tidak bisa di capai tanpa teknologi.

Tetapi tidak itu saja, berbicara tentang Pendidikan, Kesehatan  tidak bisa juga tanpa teknologi dan semua kehidupan kita didunia ini tidak bisa berjalan tanpa teknologi.

“Dari Conference ini kita harapkan  akan lahir penelitian-penelitian untuk NTB dan Indonesia, sehingga bisa diaplikasikan di masyarakat sebagai wujud dari peran tridharma perguruan tinggi,” katanya.

Dalam kesempatan itu hadir sebagai pembicara utama yakni :

  1. Prof. Zainal Arifin Hasibuan, MLS., Ph.D dari Indonesia
  2. Assoc. Prof. Ts. Dr Wan Mohd Khairul Wan Mohamed Zin dari Malaysia
  3. Dr. Trudy Sweeney dari Australia
  4. Dr. Meechooke Chodoun dari . Thailand
  5. Dr. L. SIVARAMA KRISHNA dari India

 

Hampir 350 peneliti hadir dalam acara tersebut dan lebih dari 200 hasil penelitian yang akan dipresentasikan oleh para peserta.

AYA




Penekanan Panglima TNI Pada Perngatan HUT TNI ke 74 Tahun 2019

Pembangunan kekuatan TNI, lanjutnya, telah dibentuk beberapa organisasi baru pada kurun waktu 2018 – 2019

Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han

MATARAM.lombokjournal.com – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP. menegaskan, TNI sebagai alat negara memiliki tugas yang tidak terlepas dari perubahan lingkungan strategis yang berkembang dinamis, dan semakin kompleks dengan menciptakan dimensi dan metode peperangan baru.

Amanat Panglima itu dibacakan Inspektur Upacara Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han. dalam Peringatan HUT TNI ke 74 tahun 2019  di halaman Kantor Gubernur NTB jalan Penjanggik Mataram Sabtu (5/10).

Peringatan HUT TNI ke 74 berlangsung sederhana, khidmat dan meriah diikuti seluruh personel TNI di Provinsi NTB  baik darat , laut dan udara, personel Polri serta PNS, serta jajaran TNI.

Menghadapi kompleksitas ancaman di atas, diperlukan Postur TNI ideal yang dibangun sesuai kebijakan pertahanan Negara,  dan disusun dengan memperhatikan kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan yang meliputi pembangunan kekuatan, pembinaan kemampuan dan gelar kekuatan TNI.

Dalam amanatnya Panglima TNI juga menekankan, pembangunan kekuatan TNI, lanjutnya, telah dibentuk beberapa organisasi baru pada kurun waktu 2018 – 2019. Yakni pembentukan Divisi Infanteri-3/ Kostrad, Koarmada III, Koopsau III dan Pasmar-3 Korps Marinir pada tanggal 11 Mei 2018, pembentukan Satuan TNI Terintegrasi (STT) Natuna pada tanggal 18 Desember 2018 sebagai pangkalan aju bagi unsur-unsur TNI yang beroperasi di wilayah utara Indonesia.

Selain itu, pembentukan Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI pada tanggal 30 Juli 2019 untuk menyelenggarakan operasi khusus guna menyelamatkan kepentingan nasional di dalam maupun di luar wilayah NKRI.

TNI juga membentuk Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I, II dan III pada tanggal 27 September 2019 untuk 8 menyelenggarakan kampanye militer, operasi gabungan dan operasi lainnya dalam rangka melaksanakan tugas pokok TNI.

Beberapa penekanan Panglima TNI sebagai pedoman bagi seluruh Prajurit dan PNS TNI yakni Pertama, perkokoh iman dan takwa kita kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta luaskan hati untuk terus beribadah, karena hanya kepada-Nya lah kita berserah diri.

Kedua, tingkatkan soliditas TNI, pegang teguh nilai-nilai Keprajuritan serta kemanunggalan TNI dengan rakyat agar kita selalu menjadi pemersatu dan perekat bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.

Ketiga, tingkatkan kewaspadaan dan profesionalitas serta kualitas sumber daya manusia dalam menghadapi berbagai macam tantangan tugas yang kian kompleks.

Keempat, sikapi berbagai kemajuan dengan bijak, jadilah agen perubahan yang positif, dan Kelima, jalanilah setiap tugas secara ikhlas, karena tugas kita adalah semata-mata untuk kepentingan bangsa dan negara tercinta ini.

Usai menggelar upacara peringatan HUT TNI, acara dilanjutkan dengan pembagian hadiah oleh para stake holder NTB kepada para pemenang lomba media dalam pemberitaan tentang TNI di wilayah Provinsi NTB baik online, cetak maupun elektronik.

Lomba terbaik aplikator/Pokmas/fasilitator/, lomba OPD yang bekerjasama dengan TNI, lomba desa/lurah/kecamatan dan Kabupaten/Kota terbaik, lomba Babinsa/Koramil/Kodim dan lomba Babinkamtibmas/Polsek dan Polres terbaik.

Acara dilanjutkan dengan drama kolosal dengan menampilkan para Babinsa dalam proses penanganan bencana alam gempa bumi mulai mitigasi, penanganan tanggap darurat, tahap pemulihan hingga proses rehab rekons pasca bencana.

Peringatan HUT TNI ke 74 mengangkat tema “TNI Profesional Kebanggaan Rakyat” dihadiri Gubernur NTB diwakili, Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Nana Sudjana, Kabinda NTB H. Tarwo Soetarwo, Danlanal Mataram Kolonel Laut (P) Dados Raino, Danlanal ZAM Rembiga Kolonel Nav Budi Handoyo, M.Tr(Han), Dandim 1606/Lobar Kolonel Czi Efrijon Kroll, S.IP., Kasrem 162/WB Letkol Inf Endarwan Yansori, para pejabat TNI di NTB baik darat, laut dan udara, Forkopimda NTB.

Juga hadir, Forkopimda Kabupaten/Kota se Pulau Lombok, para Purnawirawan, ibu-ibu Dharma Pertiwi, tokoh agama, tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

AYA