Tak Mampu Bayar Iuran, Asiah Dibantu Jadi Peserta PBI

Asiah sangat berharap BPJS Kesehatan selalu ada untuk masyarakat, karena ia yakin setiap orang sangat membutuhkan program seperti ini khususnya untuk orang-orang seperti dirinya

lombokjournal.com —

JAMKESNEWS   ;    Hidup di usia senja dan sebatang kara bukanlah perkara yang mudah. Selain kemampuan fisik yang telah menurun seiring bertambahnya umur, kondisi kesehatan pun harus dijaga agar tidak mudah terkena penyakit.

Begitu halnya yang dirasakan Asiah (66). Dalam kunjungannya ke Kantor BPJS Kesehatan, Senin (11/11/2019), ia pun mencurahkan keluh kesahnya sejak menunggak iuran JKN-KIS.

Asiah mengatakan tujuan dirinya datang ke kantor BPJS Kesehatan untuk melakukan perubahan kepesertaan dari yang semula segmen peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), menjadi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD yang dijamin Pemerintah Daerah.

Asiah mengaku, sedikit pun ia tidak ada niatan untuk menunggak iuran JKN-KIS ini, karena tahu suatu hari ini pasti butuh program ini.

“Betapa susahnya jika kartu JKN-KIS ini tidak dapat digunakan, apalagi saya sudah tua dan bisa sakit sewaktu-waktu tanpa diduga. Padahal kartu tidak aktif karena saya yang tidak mampu bayar iuran. Buat makan saja pas-pasan,” jelas Asiah.

Kepada tim Jamkesnews Asiah menceritakan, asal mula menunggak iuran sejak 2 bulan yang lalu. Dahulu iurannya dibayarkan oleh anaknya, dan tepat 2 bulan yang lalu anak Asiah meninggal dunia sehingga iurannya pun tidak ada yang membayar.

Asiah juga mengapreasiasi pelayanan yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan terhadap semua peserta yang datang, termasuk dirinya.

“Meskipun saya menunggak, saya tetap dilayani dengan baik oleh petugas BPJS Kesehatan. Bahkan saya dibantu dicarikan solusi untuk pelunasan iuran yang menunggak ini, sampai akhirnya saya bisa dialihkan ke segmen PBI APBD,” jelas Asiah terharu.

Di akhir perbincangan bersama tim Jamkesnews, Asiah sangat berharap BPJS Kesehatan selalu ada untuk masyarakat, karena ia yakin setiap orang sangat membutuhkan program seperti ini khususnya untuk orang-orang seperti dirinya.

“Jika bukan JKN-KIS yang menolong saya ketika sakit, siapa lagi yang akan menolong, mengingat saya sudah sebatang kara di dunia ini,” ungkap Asiah.

hf/kn/jamkesnews

Narasumber : Asiah




Hari Pahlawan 2019, Bupati Najmul Ziarah Dan Tabur Bunga Di Makam Siradip Arti

“Beliau adalah sosok pahlawan bagi kita. Pahlawan pemekaran KLU. Pioner sekaligus lokomotor yang menggerakkan terbentuknya KLU”

GANGGA.lombokjournal.com —  Memperingati Hari Pahlawan Nasional ke-74 tahun 2019, Bupati Lombok Utara, H Najmul Akhyar, SH, MH dan unsur Forkopimda Kabupaten Lombok Utara (KLU) menggelar ziarah dan tabur bunga di makam salah seorang pencetus Pemekaran KLU H. Siradip Arti, BA di Dusun Telaga Maluku Desa Rempek, Minggu (9/11) 2019.

Bupati Najmul Akhyar dalam sambutannya mengatakan, ziarah makam disertai tabur bunga itu diadakan guna mengenang almarhum H. Siradip Arti, BA atas kiprah baktinya dalam mengemban amanah yang dipercayakan oleh negara.

Walaupun almarhum H. Siradip belum digolongkan menjadi pahlawan nasional, tapi bagi seluruh lapisan masyarakat Lombok Utara, ia merupakan sosok pahlawan yang layak dikenang sepanjang masa.

Pasalnya, H.M. Siradip termasuk di antara para tokoh penggerak pemekaran KLU.

“Beliau adalah sosok pahlawan bagi kita. Pahlawan pemekaran KLU. Pioner sekaligus lokomotor yang menggerakkan terbentuknya KLU,” kenang mantan Wakil ketua KPKLB ini.

Najmul juga menceritakan jejak kiprah pengabdian yang pernah dikhidmati H.M. Siradip Arti, BA semasa hidupnya, baik di lembaga eksekutif maupun legislatif.

Mulai dari Camat, anggota DPRD dan masih banyak lagi amanah yang diberikan oleh negara. Sekjen APKASI ini juga mengenang ketika almarhum menjadi Ketua DPRD Lombok Barat.

Waktu itu bupati menjadi anggota DPRD dari daerah pemilihan yang sama.

“Beliau adalah sosok pribadi sekaligus orang tua yang sangat bijak. Beliau selalu menyelesaikan persoalan dengan bijak dan banyak memberi nasehat-nasehat. Saya masih ingat pesan beliau kepada saya, Najmul baik-baik caranya, siapa lagi yang akan memimpin Lombok Utara selain kalian. Ketika amanah ini diberikan kepada saya, maka itu adalah berkat doa dari beliau,” kenang haru Ketua PD NW KLU ini.

Bupati Najmul mengajak para peziarah mendoakan tokoh pemekaran KLU itu,  mudah-mudahan Allah memberikan rahmat kepada almarhum dan keluarganya. Karena almarhum adalah orang yang awanun atau orang pertama di Lombok Utara yang memegang banyak amanah di pemerintahan.

Sehingga ia bukan hanya tokoh Lombok Utara tapi juga tokoh Lombok Barat dan NTB pada umumnya.

“Beliau kita tempatkan sebagai panutan kita semua. Beliau patut kita contoh. Semoga Allah SWT mengampuni segala kesalahan dan dosa-dosa orang tua kita,” ucapnya mengakhiri wejangan.

Penyelenggara ziarah makam, Kepala Dinas Sosial PPA KLU, Drs. M. Faisol, M.Si mengucapkan syukur yang mendalam, lantaran sehari sebelum puncak peringatan hari pahlawan 10 Nopember 2019, para pemangku amanah pembangunan KLU bersama masyarakat bisa berziarah ke makam tokoh terbentuknya daerah otonomi terbungsu di NTB tersebut.

“Acara ini merupakan rangkaian dari pelaksanaan memperingati hari pahlawan nasional tahun 2019,” tutur Faisol.

Mantan Camat Pemenang ini juga melaporkan undangan acara ziarah makam dan tabur bunga itu meliputi seluruh kepala OPD ,TNI dan Polri seraya mengharapkan semua perkhidmatan. Dan pengorbanan almarhum menjadi asbab amal ibadah yang bersangkutan untuk KLU.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan do’a dan tabur bunga oleh Bupati diikuti pihak keluarga dan para undangan.

sta/humaspro




Makna Hari Pahlawan, Momentum Bangkit Dengan Cara Masa Kini

“Jangan menjadi generasi lemah, jadilah generasi tahan banting, kuat  menapaki setiap langkah perjuangan”

MATARAM.lombokjournalcom — Masyarakat dan generasi muda NTB diajak memaknai Hari Pahlawan sebagai spirit untuk bangkit berjuang membangun daerah dengan cara masa kini, yakni dengan cara kreatif dan semangat inovatif

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah yang akrab disapa Ummi Rohmi itu mengatakan, perjuangan para pahlawan dulu dengan komitmen memerdekakan bangsa dari kolonial penjajah kini telah usai.

Kini kita memegang estafet perjuangan dengan cara kita sendiri.

“Jangan sampai hari bersejarah ini tidak dimanfaatkan sebagai momentum berkreasi serta berinovasi dengan cara kita masing masing,  dalam membangun daerah,bangsa dan negara,” kata Ummi Rohmi usai upacara tabur bunga di Kompleks Makam Pahlawan RI Tgkh. M. Zainuddin Abdul Madjid, Pancor, Lombok Timur,  Minggu (10/11) 2019.

Salah satu cara memaknai hari pahlawan, maka kita bisa meneladani  Pahlawan Nasional Tgkh. M. Zainuddin Abdul Madjid.

Yaitu sepanjang usianya mendedikasikan diri bagi agama nusa dan bangsa melalui pendidikan. Dan banyak lagi contoh-contoh baik dari pahlawan nasional yang perlu kita teladani.

“Ingat apa yang dilakukan pahlawan Tgkh. M. Zainuddin Abdul Madjid, semasa hidupnya sangat gigih dalam membangun agama dan bangsa melalui madrasah-madrasah yang didirikannya,” ungkap Ummi Rohmi.

Sosok kegigihan Maulanasyaikh harus dijiwai dan menjadi pedoman oleh siap apun.

“Jangan menjadi generasi lemah, jadilah generasi yang tahan banting, kuat dalam menapaki setiap langkah perjuangan ,” ungkap ummi rohmi.

Serangkaian peringatan hari pahlawan ke 74 tahun 2019 ini, Pemerintah Provinsi NTB menggelar upacara peringatan di sejumlah tempat.

Di  antaranya di Taman Makam Pahlawan Mataram di Majeluk, Pelabuhan Lembar dan Tabur Bunga di Laut serta Upacara Bendera di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB di Mataram.

Gubernur NTB Dr.H. Zulkieflimansyah menyerahkan bingkisan kepada 64 orang veteran pejuang sebagai wujud apresiasi dan penghargaan atas jasa-jasa perjuangan dan pengabdiannya yang cukup besar bagi kemajuan daerah, nusa dan bangsa.

Kemudian dilanjutkan ziarah makam ke Makam Pahlawan RI Tgkh. M. Zainuddin Abdul Madjid di Pancor, Lombok Timur, dipimpin Wakil Gubernur Dr.Ir.Hj.Siti Rohmi Djalilah.

Turut hadir dalam acara tersebut Mantan Gubernur NTB dua periode, DR. TGB. M.Zainul Majdi, Bupati Lombok Timur H. Sukiman Azmy,unsur TNI – Polri, Kepala Organisasi Perangkat Daerah lingkup Pemprov NTB serta santri dan santriwati dilingkungan Yayasan pendidikan Nahdlatul Wathan pancor.

AYA/HmsNTB

 




Untuk Semarakkan Peringatan Maulid, Pemprov Undang Masyarakat Hadir Di Islamic Center

Sebagai warga yang hidup di daerah religius, warga NTB, perlu terus menerus memperkuat refleksi terhadap hal-hal baik yang telah dibawa dan dibangun oleh Nabi Muhammad

MATARAM.lombokjournal.com — Pemerintah Provinsi NTB akan menggelar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW pada Selasa, tanggal 12 November 2019 atau bertepatan dengan tanggal 15 Rabiul Awal 1441 Hijriyah.

Najamuddin Amy, S.Sos, MM

Kepala Biro Humas dan Protokol NTB, Najamuddin Amy, S.Sos, MM, menyampaikan unndangan terbuka itu, Minggu (10/11) 2019.

Najam, sapaan akrab Kepala Biro Humas NTB ini mengungkapkan, acara tersebut Insyaallah akan dihadiri langsung Gubernur NTB, Wakil Gubernur NTB, beserta jajaran Kepala OPD dan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Provinsi NTB.

“Saat ini Gubernur NTB, juga sudah mulai mengisi undangan dari masyarakat NTB di Desa-desa untuk Maulid. Walaupun agenda beliau cukup padat, Alhamdulillah beliau selalu berkesempatan menghadiri hajatan, sebagai wujud komitmen untuk selalu dekat dengan masyarakat,” ungkap Najam.

Selain ASN, untuk memeriahkan acara tersebut Najamuddin mengatakan, Pemerintah Provinsi mengundang masyarakat NTB, khususnya di Kota Mataram untuk hadir di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center.

Diharapkan yang diundang mengajak serta keluarga mulai pukul 19.30 Wita hingga selesai. Selain itu Masyarakat juga bisa sekaligus menikmati Lighting Masjid IC bersama keluarga, sekaligus sholat isyak berjamaah di IC sebelum acara dimulai.

Pengisi tausyiah Maulid Nabi, panitia Perayaan Hari Besar Islam (PHBI) Provinsi NTB telah mengundang TGH. Hasanain Djuwaini, Lc, M.Hum, Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Haramain, Narmada.

Peringatan Maulid ini diharapkan menjadi momentum secara mendalam merenungkan makna kelahiran dan kehidupan Nabi Muhammad S.A.W.

Sebagai warga yang hidup di daerah religius, warga NTB, perlu terus menerus memperkuat refleksi terhadap hal-hal baik yang telah dibawa dan dibangun oleh Nabi Muhammad.

Najam berharap warga NTB dari berbagai kalangan bisa hadir menyemarakkan peringatan ini.

“Kita mengundang semua, berharap semua warga NTB dari berbagai daerah bisa ikut dan bergembira merayakan maulid di Islamic Center nanti. Mari bergembira dalam Bulan Maulud ini, dengan meningkatkan ukhuwah islamiyah dan ukhuah insaniah. Saling menghormati dan saling menjaga sesama warga NTB untuk keutuhan NKRI,” pungkasnya.

AYA/HmsNTB

 




Gubernur Akan Terus Menyapa Masyarakat Di Desa Dan Dusun

Sebenarnya warga masyarakat di seluruh NTB merindukan kehadiran sosok pemimpin yang turun langsung menyapa mereka

lombokjournalcom —

SELONG  ;  Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menghadiri perayaan Maulid Nabi di Masjid Al- Ansori Desa Gelanggang Dusun Gelanggang Buwuh Kecamatan Sakra, Lombok Timur, Minggu (10/11) 2019.

Dalam acara yang penuh kesederhanaan itu, Gubernur Zul menyampaikan rasa syukurnya karena di tengah agendanya yang padat, beliau berkesempatan bertemu dengan warga dusun Gelanggang Buwuh.

“Masa-masa ini ada banyak sekali acara serupa (perayaan maulid) di banyak desa, jadi walaupun hadir sebentar, kami berusaha untuk menyapa semua masyarakat yang ada di desa dusun NTB,” ujar Gubernur Zul.

Menurutnya, menghadiri acara di desa-desa merupakan kewajiban sekaligus menjawab keinginan dan harapan masyarakat desa, karena sebenarnya warga masyarakat di seluruh NTB merindukan kehadiran sosok pemimpin yang turun langsung menyapa mereka.

“Rata-rata permintaan Kades, tokoh agama, tokoh masyarakat permintaannya hanya satu, mudahan kebiasaan untuk menyapa masyarakat mendatangi desa dan dusun tetap dilanjutkan, tidak hanya saat butuh saja (saat kampanye),” ungkapnya disambut riuh tawa jemaah yang hadir.

Riuh warga/jemaah Masjid Al Ansori semakin menggema, tatkala Gubernur Zul menyampaikan, Insya Allah pihaknya akan membantu pembangunan Masjid dengan dana Rp 100 juta.

“Insya Allah, kami bantu Rp100juta, dan mohon maaf kami tidak bisa berlama-lama disini karena ada agenda berikutnya, semoga pertemuan ini menjadi pembuka silaturahim kita di masa-masa mendatang,” kata gubernur.

Sebelumnya, Kepala Desa Gelanggang, Sugianto menyampaikan, masyarakatnya tidak menduga bahwa gubernur bisa hadir di Desa mereka.

Selain mengucapkan  terimakasih dan kebanggaan atas nama Desa Gelanggang, Sugianto  mengucap selamat datang dan memohon maaf jika ada penyambutan kami yang kurang berkenan di hati gubernur.

“Mudahan apa yang menjadi program bapak nantinya bisa bermanfaat untuk masyarakat kita di NTB dan khususnya masyarakat di Gelanggang Buwuh ini,” kata Sugianto.

AYA/HmsNTB




Dialog Hari Pahlawan, Bunda Niken: Ibu adalah Pahlawan

Pendidikan perempuan adalah salah satu hal terpenting dalam hidup. Bukan hanya untuk berkarir namun juga untuk bekal mendidik masa depan anak-anak

lombokjournal.com —

MATARAM   ;    Ibu adalah pahlawan bagi semua orang, sebab peran ibu sangat penting sehingga pantas dianggap sebagai pahlawan.

Hj Niken dan Hj PUtu Sely Andayani

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Provinsi Nusa Tenggara Barat (TP-PKK NTB), Hj. Niken Saptarini Widyawati yang akrab disapa Bunda Niken, mengatakan itu saat membuka acara dialog memperingati Hari Pahlawan dengan tema “Pahlawan Perempuan Punya Peran” di Mataram, Minggu (10/11) 2019.

Didampingi oleh Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB, Hj. Putu Selly Andayani, Ketua PKK ini mempertegas, tentang apa itu pahlawan.

“Pahlawan adalah orang yang berjasa, orang yang bermanfaat dan memiliki kontribusi bagi bangsa dan negara. Paling relevan dari pahlawan adalah ibu kita. Semua orang lahir dari rahim ibunya, yang sejak kehamilannya hingga kita besar merawat kita sampai berhasil seperti sekarang,” terang Ketua PKK ini.

Menjadi pahlawan tidak harus berperang, semua orang bisa menjadi pahlawan, salah satunya melalui pendidikan.

Pendidikan adalah sebuah sarana untuk menuju kesuksesan, dan pendidikan awal dari seseorang adalah ibu.

Bunda Niken mengatakan, pendidikan perempuan adalah salah satu hal terpenting dalam hidup. Bukan hanya untuk berkarir namun juga untuk bekal mendidik masa depan anak-anak.

Bunda Niken menceritakan perjuangannya dalam membangun sarana pendidikan untuk meningkatkan sumberdaya manusia.

“Saya banyak bergerak di bidang pendidikan, orientasi saya lebih kepada anak-anak, jadi saya membangun TK atau PAUD sekarang, saya ketua yayasannya, kepala sekolahnya dan juga gurunya. Saya dan teman-teman yang mempunyai misi yang sama mengembangkan yayasan pendidikan tersebut,” tuturnya.

Ia berpesan, untuk mengembangkan niat baik dalam hal kemanusiaan, butuh kerjasama untuk mencapai tujuan yang baik. Disarankan, mahasiswa dan mahasiswi yang ikut dalam acara tersebut untuk terus aktif melaksanakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat.

Ketua Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Islam Dompu (IKAPMI) mengapresiasi penyampaian Bunda Niken yang menginspirasi.

Ia mengatakan,  tujuan dari kegiatan ini untuk memperkuat nilai-nilai karakter pada pemuda khususnya bagi perempuan, acara ini juga sebagai ajang saling sharing antara perempuan pemimpin-pemimpin hebat dengan perempuan lainnya. B

Berkaitan dengan hari pahlawan, acara ini juga untuk menguatkan nilai-nilai kepahlawanan dalam diri pemuda khususnya perempuan.

AYA/HmsNTB




Prediksi Bambang Mei, Petahana Banyak Tumbang Di Pilkada 2020

“Ini faktor alamiah saja, rakyat ingin melihat pemimpin baru yang lebih baik dari era sebelumnya”

lombokjournal.com —

MATARAM    ;    Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto, Minggu (10/11), memprediksi sebagian besar  petahana Pilkada serentak 2020 di tujuh kabupaten/kota di NTB akan tumbang.

Sebagian lagi tidak bisa maju karena sudah dua kali menjabat yakni Walikota Mataram, Bupati Lombok Tengah dan Bupati Dompu.

Petahana Bupati dan Wakil Bupati di KSB dinilai masih terlalu kuat dan digdaya untuk dikalahkan dalam pilkada 2020, karena kepemimpinannya yang merakyat dan dicintai mayoritas masyarakat KSB.

Fenomena akan  bertumbangannya  petahana di Pilkada 2020 tanda-tandanya sudah mulai nampak dari berbagai opini ataupun permasalahan yang muncul di ruang publik.

“Ini sinyelemen awal  atau warning bahwa kepemimpinan para petahana di berbagai kabupaten/kota di NTB yang  muncul berbagai permasalahan, tidak lagi kokoh atau mulai rapuh secara politik,” kata Bambang.

Fenomena lain, kata lelaki yangg akrab disapa Didu, yakni makin banyaknya bermunculan calon penantang petahana yang memiliki kapasitas dan performance yang baik untuk memimpin.

Munculnya figur-figur baru ini  harus dimaknai sebagai antitesa terhadap kepemimpinan petahana.

“Di kota Mataram misalnya gelora perubahan yang berembus makin menguat menginginkan kepemimpinan yang baru di Pilkada 2020,” tambahnya .

Maka tidak heran, gelaran Pilkada Kota Mataram akan menjadi ajang pertarungan prestise dan gengsi politik  antara petahana melawan rivalnya yang rata-rata pendatang baru.

“Pilkada Kota Mataram 2020 akan berlangsung sengit dan ketat karena figur penantang petahana tidak bisa dipandang remeh. Apalagi gaung perubahan mulai menggema dimana-mana,” ucapnya .

Didu menambahkan, kehendak perubahan yang digelorakan masyarakat di berbagai wilayah di NTB haruslah diterjemahkan sebagai keinginan rakyat ada perbaikan di semua sektor kehidupan.

“Ini faktor alamiah saja, rakyat ingin melihat pemimpin baru yang lebih baik dari era sebelumnya,” kata mantan Eksekutif Daerah Walhi NTB ini.

Mesin Partai

Dari perspektif partai politik, Pilkada serentak 2020 merupakan ajang pembuktian marwah dan legitimasi kekuatan mesin politik partai dalam mengagregasi dukungan pemilih.

 

Didu mengulas Partai Politik dalam Pilkada serentak 2020 akan lebih banyak menampilkan figur dari kadernya sebagai bagian kaderisasi kepemimpinan. Ini penting bagian dari penjejangan karier politik di masing-masing parpol.

“Kalaupun nanti yang diusung bukan kadernya,  tentu ada pertimbangan lain taktis dan strategis untuk memenangkannya,” tambahnya.

Agenda politik lainnya untuk menyongsong dan pemantapan Pilgub 2023 agar tidak mengulangi Kesalahan Pilgub 2018, calon pengusung dari parpol besar bertumbangan di tangan Zul-Rohmi yang hanya diusung Demokrat dan PKS.

“Berkaca pada Pileg 2019, maka kecendrungan  konstruksi dan koalisi politik yang terjadi dalam Pilkada 2020 , koalisi Parpol peraih suara terbanyak diprediksi akan memenangkan semua Pilkada serentak 2020,” kata Didu.

Me




Hari Pahlawan, Gubernur Beri Bingkisan Kepada Veteran Dan Serahkan Bantuan Rehab Rumah

Menjadi pahlawan masa kini dapat dilakukan oleh siapa pun warga negara Indonesia

MATARAM.lombokjournal.com – Penyerahkan bingisan kepada para Veteran pada peringatan Hari Pahlawan 10 November 2019, dilakukan usai Upacara di Halaman Bumi Gora, Kantor Gubernur NTB, Minggu (10/11) 2019.

Selain menyerahan bingkisan kepada veteran, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah bersama Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah didampingi Pj. Sekda NTB, Dr. H. Iswandi,  juga menyerahkan bantuan rehabilitasi sosial rumah tidak layak huni (RS-RTH), dari Kementerian Sosial RI untuk 630 unit rumah fakir miskin di 5 Kabupaten di NTB, dengan nilai Rp 15 juta untuk masing-masing rumah.

Kelima Kabupaten penerima bantua yaitu Kabupaten Bima 190 unit rumah, dengan total bantuan Rp 2.850.000.000. Kabupaten Sumbawa 150 Unit, total bantuan Rp 2.250.000.000, Kabupaten Sumbawa Barat 100 unit, total bantuan Rp 1.500.000.000, Kabupaten Lombok Timur 150 unit, total bantuan Rp 2.250.000.000 dan Kabupaten Lombok Barat 40 unit, total bantuan Rp 600.000.000.

Dalam kesempatan itu Gubernur Zul juga melepas tim Pekan Olah Raga Nasional Korpri NTB sebanyak 50 orang.

Wakil Gubernur NTB selaku Inspektur Upacara membacakan sambutan tertulis Menteri Sosial RI, mengajak masyarakat untuk lebih menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawan. Seperti ungkapan salah seorang The Founding Fathers, Bung Karno yang menyatakan bahwa “Hanya bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya dapat menjadi bangsa yang besar,”

Peringatan Hari Pahlawan diharapkan menjadi momentum dalam membangkitkan semangat berinovasi bagi anak – anak bangsa untuk menjadi pahlawan masa kini.

Sesuai tema peringatan hari pahlawan “Menjadi Pahlawan Masa Kini”.

Melalui sambutan Mensos, Wagub menegaskan, menjadi pahlawan masa kini dapat dilakukan oleh siapa pun warga negara Indonesia.

Dalam bentuk aksi – aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI, seperti tolong menolong sesama yang terkena musibah. Tidak melakukan provokasi yang dapat menggangu ketertiban umum, tidak menyebarkan berita hoaks, tidak melakukan perbuatan anarkis atau merugikan orang lain dan sebagainya.

Wagub mengajak agar Peringatan Hari Pahlawan menjadi motivasi untuk meningkatkan kesadaran lebih mencintai tanah air dan menjaganya sampai akhir hayat.

Ia mengingatkan, jangan biarkan keutuhan NKRI yang telah dibangun para pendahulu negeri dengan tetesan darah dan air mata, menjadi sia-sia. Jangan biarkan tangan-tangan jahil atau pihak yang tidak bertanggungjawab merusak persatuan dan kesatuan bangsa. Jangan biarkan negeri kita terkoyak, tercerai berai, terprovokasi untuk saling menghasut dan berkonflik satu sama lain.

“Mari kita maknai hari pahlawan hari pahlawan ini dengan wujud nyata, bekerja dan bekerja membangun negeri menuju Indonesia maju,” kata wagub.

AYA/HmsNTB




Diharapkan Muncul Inovasi Teknologi Medis di NTB

Kegiatan konferensi bukan hanya gagah-gagahan atau untuk mengadu kecerdasan, namun menjadi forum untuk duduk dan belajar bersama dengan orang-orang hebat

MATARAM.lombokjournal.com —  The 3rd Biennial Asia Pasific Research Conference, untuk membahas kolaborasi riset inovasi medis dengan negara-negara di Asia Pasifik, berlangsung di Hotel Lombok Raya, Kota Mataram, Sabtu (09/11/2019) pagi.

Konferensi internasional ini menghadirkan sejumlah narasumber dan peserta. Mereka berasal tidak hanya dari Indonesia, namun juga dari negara-negara di Asia Pasifik, salah satunya adalah Philipina.

Narasumber yang hadir diantaranya dari Philipina Prof.Dr.Jose Jurrel Nuevo, dari Malaysia Prof.Dr. Moch. Nazil Salleh, dari Indonesia Dr. Azwar Miftah dan serta Alfisaharin, M.Si sebagai moderator internasional.

Gubernur Zulkiefimansyah

Pada acara yang digelar Politeknik Medica Farma Husada itu, Gubernur NTB, Dr. H. Zukieflimansyah menaruh harapan agar NTB memiliki inovasi teknologi di bidang medis.

Sebab, perkembangan dunia ke depan akan semakin kompetitif, termasuk di dunia kesehatan dan medis.

Gubernur Zul menyinggung perkembangan dunia saat ini, masyarakat tengah berada pada pusaran persaingan ekonomi.

Maka, salah satu pendorong meningkatnya perekonomian adalah dengan industrialisasi.

Industrialisasi itu kata Gubernur, harus didukung oleh pelayanan yang baik dan memenuhi standar-standar pasar dunia. Maka suatu negara atau daerah harus memiliki produk yang mampu ditawarkan kepada pasar-pasar internasional.

“Semua ini membutuhkan inovasi teknologi,” kata orang nomor satu di NTB ini di hadapan Direktur Politkenik Medica Farma Husada, Dr. (Cand) Syamsuriansyah Sadakah, dan ratusan peserta yang hadir.

Untuk mendukung inovasi itu lanjutnya adalah dengan senantiasa meningkatkan kapasitas sumber daya manusia. Hal  itu hanya bisa dilakukan dengan proses belajar yang panjang.

“Untungnya, kegiatan ini merupakan forum yang tepat untuk saling belajar, bertukar dan menyebarkan gagasan dan informasi,” ungkapnya.

Gubernur Zul berharap, kegiatan konferensi bukan hanya gagah-gagahan atau untuk mengadu kecerdasan. Namun, menjadi forum untuk duduk dan belajar bersama dengan orang-orang hebat.

AYA/HmsNTB

 




Hj. Niken Ajak Pelaku UMKM Perluas Pangsa Pasar

“Kita harus melihat, seluruh Indonesia adalah pasar kita, maka dari itu, kehadiran kita semua di acara ini tentunya untuk belajar, belajar banyak hal tentang strategi pemasaran dan lain-lain”

LOBAR.lombokjournal.com —  UMKM berperan besar atas keberhasillan Provinsi NTB menempati urutan ke-4 tertinggi pertumbuhan ekonomi di Indonesia dengan capaian angka 6,26 persen pada triwulan III tahun 2019.

Hj Niken

Ketua Dekranasda Provinsi NTB,  Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, SE, M.Sc mengungkapkan itu saatmembuka acara Lombok Womenpreneur Club (LWC) Vol. 2, yang terselenggara di Hotel Sheraton Senggigi, Sabtu (9/11/2019) pagi.

“Kemajuan itu, tentulah berkat kerja keras dari segala pihak, termasuk UMKM. Semangat untuk kita NTB, kita memiliki pertumbuhan ekonomi yang baik, dan tentu saja semua ini ada peran besar dari UMKM di dalamnya,” ungkap bunda Niken, sapaan akrabnya.

UMKM merupakan bagian terpenting dari pertumbuhan ekonomi di NTB. Dengan adanya usaha baru,  akan menyerap tenaga kerja dan kontribusinya dinilai sangat luar biasa.

Bunda Niken memaparkan, tidak hanya menargetkan pasar di NTB, akan tetapi perlu juga melebarkan sayap hingga ke pasar Indonesia.

“Kita harus melihat bahwa seluruh Indonesia adalah pasar kita, maka dari itu, kehadiran kita semua di acara ini tentunya untuk belajar, belajar banyak hal tentang strategi pemasaran dan lain-lain,” tuturnya.

Melihat perkembangan yang cukup cepat saat ini, maka sangat perlu untuk memiliki cara-cara baru dalam memasarkan produk.

“Bersama-sama kita saling menguatkan. Maka dengan bersama-sama, semua terasa lebih mudah. Bersama-sama dengan orang baik, bersama-sama dengan orang yang berpikir positif, Insya Allah sukses akan kita dapatkan,” katanya.

Founder LWC, Indah Purwanti menyampaikan, dalam waktu enam bulan terakhir member LWC telah mencapai 227 orang yang tersebar di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

“LWC memiliki berbagai kelas online seperti, pemahaman tentang instagram, public speaking, pengolahan keuangan dan lainnya, dalam meningkatkan kualitas produk dan strategi marketing dari mamber,” ungkap Indah.

Indah juga menyampaikan, Lombok Womenpreneur Club Vol. 2, di isi oleh tiga narasumber hebat, yakni Nilamsari Owner dan CEO dari Kebab Babarafi, Danu Sofwan CEO dari Radja Cendol dan Maya Cado  Founder the Nature Lombok.

AYA/HmsNTB