Pendaftaran CPNS Diperpanjang

Untuk formasi CPNS hampir seluruh formasi telah terisi pelamar

MATARAM.lombokjournal.com — Kepala Badan Kepegawaian  Daerah NTB, Fathurrahman menyebut masa pendaftaran CPNS diperpanjang hingga tanggal 28 November 2019.

Perpanjangan masa pendaftaran CPNS tersebut karena sistim situs resmi pendaftaran CPNS kerap mengalami gangguan.

“Diperpanjangnya masa pendaftaran CPNS lingkup Pemprov NTB karenan situs resmi pendaftaran CPNS kerap mengalami gangguan,” ujarnya,  Selasa (26/11) 2019.

Menurut Fathurahman, jika pendaftaran CPNS yang semula ditutup pada tanggal 25 November kemarin diperpanjang, hingga tanggal 28 november 2019  pukul 00:00 wita khusus untuk pendaftaran CPNS lingkup pemprov NTB.

Menurut Fathurahman, sampai tanggal 26 November 2019  ini jumlah pelamar CPNS  lingkup Pemprov NTB mencapai 7.420 orang pelamar dengan kondisi memenuhi syarat sebanyak  5.157, dan tidak mrmenuhi syarat (TMSs) 565 sedangkan yang belum terferivikasi sebanyak 1.698.

Ditegaskan Fathurrahman, untuk formasi CPNS yang dilamar hampir seluruh formasi telah terisi pelamar.

Meski dirinya tidak menampik, ada beberapa formasi yang masih sepi peminat seperti dokter spesialis dan guru seni budaya.

AYA




Selain Giat Pelajari Al-Qur’an, Santri Didorong Giat Belajar Matematika

Kemampuan menguasai Al-Qur’an harus dapat dikombinasikan dengan penguasaan terhadap ilmu berhitung. Karena ilmu matematika juga merupakan dasar sukses untuk ilmu yang lainnya

LOTENG.lombokjournal.com —  Pembangunan Ponpes di NTB ke depan, jangan berkonsentrasi pada fisik saja, misalnya dengan membangun gedung yang megah.

Tapi pembangunan yang berorientasi peningkatan sumberdaya, menjadi hal yang utama yang harus diperhatikan.

Menurut Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, dalam upaya meningkatkan SDM para santri, selain fokus dalam mempelajari dan menghafal Al-Qur’an, santri diminta harus belajar ilmu matematika.

Gubernur Zullkieflimansyah yang akrab disapa Bang Zul mengatakan itu saat menghadiri Kajian Umum dan Silaturrahmi di Pondok Pesantren Al-Qur’an Ibnu Masykur Halimatussa’diyah, Puyung, Kabupaten Lombok Tengah, Senin (25/11) 2019.

Acara ini dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW Sebagai bekal membangun pribadi yang unggul”.

Bang Zul mengajak segenap keluarga besar Ponpes Ibnu Masykur, meneladani Akhlak Rasulullah SAW di dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, kemampuan menguasai Al-Qur’an harus dapat dikombinasikan dengan penguasaan terhadap ilmu berhitung. Karena ilmu matematika juga merupakan dasar sukses untuk ilmu yang lainnya.

“Santri bisa jadi dokter, bisa jadi ahli hukum, dan ahli pertanian dengan menguasai ilmu matematika,” ungkapnya.

Untuk itu, ia meminta Ponpes dapat menghadirkan guru matematika yang andal dan bagus. Sehingga akan menjadi motivasi bagi para santri untuk senang belajar ilmu yang terbilang sulit itu.

“Hadirkan guru yang menarik dan punya teknik mengajar yang baik, sehingga ilmu matematika gampang dipahami dan tidak menakutkan,” ujarnya.

Bang Zul meminta manjemen Pondok Pesantren harus bisa menentramkan murid, guru, masyarakat dan peningkatan kualitas pendidikannya.

Ponpes juga diminta untuk lebih peduli dan memberikan perhatian kepada kondisi sosial masyarakat lingkungan sekitarnya.

Ia mengingatkan, jangan sampai ada Pondok besar dan megah, namun masih ada orang miskin dan anak yatim tidak bisa sekolah di sekitarnya.

“Jangan sampai anak yatim tidak bisa sekolah karena biaya. Makmurkan pondok dengan menghibur anak yatim di sekitar kita. Agar senantiasa mendapat keberkahan dari Allah SWT,” kata gubernur.

AYA/HmsNTB




Gubernur Zul Minta Pengurus KTNA Bekerja Dan Jembatani Aspirasi Petani Dan Nelayan

KTNA akan menjadi jembatan dalam menyampaikan aspirasi petani dan nelayan kepada pemerintah dengan pola penyelesaian rembuk anggota KTNA dan rembuk wilayah

LOBAR.lombokjournal.com  —  Keberadaan Ketua dan pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi NTB tidak hanya sekedar dilantik, namun untuk bekerja dan sebagi wadah untuk menjembatani aspirasi petani dan nelayan di NTB.

Penegasan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah itu disampaikan saat melantik pengurus KTNA masa bhakti 2019-2024 dan pengukuhan anggota KTNA NTB, di Kantor BPTP Narmada, Lombok Barat, Senin (25/11)  2019.

Dikatakannya, KTNA harus mampu memberikan solusi bagi permasalahan petani dan nelayan serta mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan.

Keberadaan KTNA harus mampu mencari solusi untuk memajukan pertanian dan perikanan.

Menghadirkan industrialisasi pertanian dan perikanan di NTB menjadi jawaban dari solusi itu. Dengan mengubah pola dari penghasil bahan mentah menjadi pengolah. Seperti industri pengolahan pakan ikan, yang dipamerkan dalam acara tersebut.

Gubernur memberikan apresiasi terhadap industrialisasi pakan ikan itu, karena sesungguhnya itulah konsep industri yang ingin dikembangkan di NTB.

Dengan industrialisasi, hasil pertanian dan perikanan di NTB, selain memberikan nilai tambah bagi pemasukan daerah, juga akan mampu meningkatkan margin penghasilan petani dan nelayan di NTB.

KTNA diharapkan membangun komunikasi dengan pemerintah dan pihak-pihak terkait agar segala kesulitan yang dihadapi dapat segera dibantu mengatasinya.

“Tidak mungkin pertanian dan perikanan kita sejahtera tanpa hadirnya industrialisasi,” ujarnya.

Senada dengan Gubernur, Ketua KTNA  NTB, Drs. Haerul Warisin mengatakan, hadirnya KTNA NTB sebagai wadah musyawarah dalam menampung aspirasi dan menyelesaikan maslah petani dan nelayan di NTB.

KTNA akan menjadi jembatan dalam menyampaikan aspirasi petani dan nelayan kepada pemerintah dengan pola penyelesaian rembuk anggota KTNA dan rembuk wilayah.

“Keberadaan KTNA NTB agar bisa memecahkan masalah yang dihadapi petani, khususnya sektor pertanian dan perikanan kita,” harapnya.

AYA/HmsNTB

 




Anak Muda Diminta Sibuk Dengan Usaha Produktif

Program bisnis dan pendampingan selama ini diharapkan, agar UMKM yang ada di NTB menjadi UMKM yang mandiri dan berdayasaing

MATARAM.lombokjournal.com — Anak muda NTB agar selalu disibukkan dengan usaha-usaha produktif. Salah satunya dengan menjadi pengusaha yang menggagas dan menciptakan wirausahawan baru.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menginginkan itu saat Launching Lembaga Cipta Daya Wirausaha, di Pendopo Gubernur NTB, Senin (25/11) 2019.

“Gubernur tidak akan sukses, Bupati tidak akan sukses, Walikota tidak akan sukses, jika anak mudanya lebih tertarik pada politik ketimbang jadi pengusaha,” kata Gubernur Zul,

Pada kegiatan ber tema “Mewujudkan Program 1000 Wirausaha menuju NTB Gemilang” itu, Gubernur yang akrab disapa Bang Zul itu menegaskan, penggerak pertumbuhan ekonomi suatu daerah adalah dunia usaha.

Karena itu ditehaskan, investasi itu penting  dihadirkan untuk membangun daerah.

Bang Zul juga menegaskan, pengangguran dan kemiskinan bisa diturunkan bila banyak anak muda NTB yang jadi pengusaha.

Karena itu, kahadiran Lembaga Cipta Daya Wirausaha diharapkan dapat mempercepat terwujudnya 1000 pengusaha baru di NTB.

Selain itu, lembaga ini juga diharapkan mampu bekerjasama dengan lembaga atau dinas terkait untuk menyukseskan seluruh program pemerintah daerah.

Termasuk mengatasi masalah dan memperlancar sumbatan komunikasi dari para anak muda NTB yang ingin menjadi pengusaha.

“Lembaga ini seperti LPP di program beasiswa ke luar negeri. Tugasnya memperlancar sumbatan komunikasi dan membantu anak-anak muda NTB yang mau jadi pebisnis untuk dilatih dan difasilitasi,” jelas Bang Zul.

Bang Zul juga sempat menyinggung sebagian masyarakat yang merasa pesimis dengan program 1000 pengusaha baru ini. Termasuk program beasiswa ke luar negeri. Namun, Ia menegaskan di mana ada kemauan, di situ ada jalan.

Where there is a will, there is a way,” ungkapnya.

Ketua Lembaga Cipta Daya Wirausaha, Muhammad Jhon Fitriadi, ST menjelaskan, kehadiran lembaga tersebut untuk membantu pemerintah Provinsi NTB menyukseskan program penciptaan 1000 wirausahawan baru.

“Sebagai lembaga yang baru, kami butuh arahan dan bimbingan Gubernur dan stakehokder, sehingga 1000 wirausaha baru bisa tercapai,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan aktivitas yang telah dilakukannya selama ini berupa program bisnis dan pendampingan. Sehingga, diharapkan UMKM yang ada di NTB menjadi UMKM yang mandiri dan berdayasaing.

“Semoga kami bisa bekontribusi program Gubernur untuk mencetak 1000 pengusaha baru,” ungkapnya

Hadir pada kegiatan itu Anggota DPR RI Dapil Lombok,  Suryadi Jaya Purnama, Dirut Bank NTB Syari’ah, Kadis Koperasi dan UMKM, Kadis Perdagangan, Kadis Perindustrian, Kepala OJK,  Ketua MUI NTB, Kadis Pariwisata serta Ketua Asosiasi, Pelaku UMKM se-NTB.

AYA/HmsNTB




Pilkada Mataram; Sambil Santap Bebalung, Om Rachmat dan Bang Zul Sepakati Pasangan ‘Selly-Manan’

Hj Putu Selly Andayani yang kini menjabat Kepala Dinas Perdagangan NTB, juga pernah menjabat sebagai PLT Walikota Mataram yang debutnya patut diperhitungkan

lombokjournal.com —

MATARAM  ;   Setelah jamuan makan malam, Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah, Ketua Tim Pemenangan PKS dalam Pilkada Serentak 2020 di NTB terlibat pembicaraan santai bersama Om Rachmat, sapaan akrab Ketua PDIP NTB.

Hj PutuSelly Andayani – TGH Abdul Manan

Pembicaraan santai tapi serius itu berlangsung di kediaman Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi NTB, H Rachmat Hidayat di  Panji Masyarakat 15, Kawasan Panji Tilar ,Ampenan, Minggu (24/11) 2019.

Pembicaraan sambil santap malam dihadiri Sekretaris DPD PDI-P NTB, Lalu Budi Suryata, Kepala Dinas Perdagangan NTB yang juga istri tercinta Om Rachmat, Hj Putu Selly Andayani, dan Direktur M16 Bambang Mei Finarwanto.

Pertemuan silaturahim awalnya membahas isu-isu pembangunan di NTB. Om Rachmat yang juga politisi kawakan nasional asal NTB banyak memberi masukan dan saran kepada Bang Zul, Gubernur NTB.

Sebaliknya, Bang Zul mengapresiasi masukan itu, dan menegaskan keseriusannnya dalam membangun NTB.

“Saya menjadi Gubernur NTB tentu tidak membawa cek kosong. Saya benar-benar serius membangun NTB, tidak ada terbersit mau main-main,” kata Bang Zul dengan senyum khasnya.

Bang Zul juga sempat menyinggung soal sampah, yang Minggu siang sempat viral setelah ia mempostingnya di media sosial.

Menurutnya, itu bagian dari kepedulian seorang gubernur, sekaligus menggugah masyarakat dan semua pihak untuk bersama-sama serius menangani masalah sampah di NTB.

Om Rachmat pun menanggapi hal tersebut dengan kesan yang positif. Terutama  yang berhubungan erat dengan perubahan perilaku masyarakat, maka pimpinan harus memberi contoh.

“Ya itu bagus dan positif, memang kadang kala pemimpin harus memberi contoh, memberi teladan. Apalagi untuk program Zero Waste yang memang harus semua pihak berpartisipasi aktif,” ujar Om Rachmat.

Politik Santap Bebalung

Pembicaraan sambil menyantap hidangan makan malam berlangsung selama dua jam. Memasuki satu jam kedua, obrolan sambil menikmati Bebalung khas Lombok semakin menghangat.

Pilkada Kota Mataram jadi isu sentralnya. Pembicaraan keduanya diperkirakan akan mengubah peta dan konstelasi politik menjelang Pilkada Kota Mataram,

Kali ini Bang Zul menempatkan diri sebagai Ketua Tim Pemenangan PKS untuk Pilkada Serentak di NTB 2020.

Dalam pembicaraan mencuat rencana koalisi PDIP dan PKS. Muncul juga pasangan Hj Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan, yang saat ini menjabat Ketua MUI Kota Mataram.

Membahas paket Selly-Manan, baik Om Rachmat maupun Bang Zul tampak sangat serius.

“Saya setuju kalau bu Selly berpasangan dengan Ketua MUI Mataram (TGH Abdul Manan), tinggal kapan kita sepakati deklarasikan. Semakin cepat lebih baik,” ujar Bang Zul.

Meskipun dari NU, Bang Zul menilai H Abdul Manan memiliki kapasitas dan kriteria yang diinginkan PKS. Track Record-nya bagus dan kinerjanya baik.

Pasangan Selly-Manan nampaknya pasangan fix yang akan diusung koalisi PDIP dan PKS untuk Pilkada Kota Mataram.

Namun untuk deklarasi, Om Racmat meminta waktu untuk mempersiapkan segala sesuatunya.

“Kita akan deklarasi Insya Allah tanggal 1 Januari 2020,” katanya memastikan.

Sementara itu, Direktur M16 Bambang Mei Finarwanto membenarkan pertemuan Rachmat Hidayat dan Dr Zul membahas paket Selly-Hanan.

“Nampaknya memang paket Selly-Hanan ini akan diusung PDIP dan PKS. Kita lihat saja beberapa waktu ke depan,” katanya.

Pria humble yang akrab disapa Didu ini pun menceritakan ihwal santap malam Bebalung berbuah deal politik itu.

Menurutnya, M16 diundang khusus oleh Rachmat Hidayat dalam silaturahmi dengan Gubernur Zul.

Didu menilai pembicaraan dalam santap malam itu sangat mencair dan santai. Namun menghasilkan keputusan-keputusan yang strategis.

“M16 sangat mengapresiasi ini ya. Karena pembicaraan terbuka dan tidak ada ditutupi, dan publik juga boleh tahu,” tukasnya.

Ia memaparkan, dengan keterbukaan seperti ini akan muncul pola Pilkada yang “Fair Play” sejak awal. Sehingga bakal calon lainnya yang mendaftar dan berharap mendapat dukungan dari PDIP dan PKS bisa memahami bahwa peluang mereka kecil.

Hal ini juga akan meminimalisir praktek mahar-mahar politik yang kerap kali disoroti publik terkait Partai Politik tertentu.

“Jadi tidak ada bakal calon yang hanya diberi angin segar, tidak ada yang merasa digantung dan dipermainkan mahar politik,” tegasnya.

Figur Selly merupakan salah satu Srikandi NTB. Istri Ketua DPD PDIP NTB ini merupakan sosok Birokrat yang andal dengan segudang prestasi.

Hj Putu Selly Andayani yang kini menjabat Kepala Dinas Perdagangan NTB, juga pernah menjabat sebagai PLT Walikota Mataram yang debutnya patut diperhitungkan.

Me




Bupati Najmul Akhyar Buka Turnamen Bola Volly LSN Cup 1

Bupati Najmul selalu menyampaikan kepada kawan-kawan pengusaha di Kabupaten Lombok Utara dan mengajak membangun sumber daya Lombok Utara

TANJUNG.lombokjournal.com —  Turnamen Bola Volly Lesehan Sasak Narmada (LSN) Cup 1 tahun 2019 dibuka Bupati Lombok Utara H. Najmul Akhyar bertempat di lapangan Volly Tioq Tata Tunaq Tanjung, Minggu (24/11) 2019.

“Serpen” pertama oleh Bupati Najmul Akhyar

Pembukaan turnamen diikuti 15 tim baik dari KLU maupun luar KLU itu dihadiri Kepala OPD, Camat, unsur TNI dan Polri serta tamu undangan lainnya.

Bupati Lombok Utara di hadapan para peserta turnamen mengatakan, semua unsur masyarakat yang hadir untuk menyaksikan pembukaan turnamen bola volley.

Apresisi disampaikan pada  seluruh peserta yang mengikuti turnamen, disamping memberi penghargaan kepada Lesehan Sasak Narmada selaku penyelenggara turnamen.

“Saya membayangkan jika semua perusahaan yang ada di KLU ini memeiliki kreativitas untuk menyelenggarakan even-even seperti ini, maka alangkah ramainya Lombok Utara dengan kegiatan-kegiatan olahraga. Mudah-mudahan ini akan diikuti oleh para pengusaha lainnya,” kata Sekjen APKASI ini.

Bupati Najmul mengungkapkan, pihaknya  selalu menyampaikan kepada kawan-kawan pengusaha di Kabupaten Lombok Utara dan mengajak membangun sumber daya Lombok Utara.

“Ini salah satu caranya adalah menyelenggarakan kegiatan-kegiatan olahraga seperti ini,” ajak Najmul dalam sambutannya.

Pada kesempatan pembukaan turnamen volly tersebut, peraih penghargaan Kepala Daerah Inovatif 2019 ini mengharapkan ada perusahan seperti bank, perhotelan dan sebagainya yang mengikuti langkah Lesehan Sasak Narmada.

Sehingga even-even lainnya dapat terselenggara meski tidak menggunakan APBD tetapi dengan mekanisme kontribusi dari pihak lain.

“Pesan saya junjung tinggi sportifitas karena itulah kekhasan dari olahraga,” pesan bupati. .

Ketua Panitia penyelenggara yang juga Asisten Ekonomi dan APP Setda KLU, Ir. Hermanto dalam laporannya menyampaikan, salah satu olahraga yang paling digemari oleh masyarakat adalah bola volly.

Terbukti beberapa kali dilaksanakan even turnamen di KLU animo masyarakat untuk menonton pertandingan luar biasa antusias.

Karena itu, Lesahan Sasak Narmada Cup salah satu pihak yang peduli terhadap pembinaaan olahraga bola volly di KLU, dengan menyelenggrakan turnamen yang tidak hanya diikuti oleh peserta dari Lombok Utara saja tetapi peserta dari Lombok Barat dan Lombok Tengah.

“Mudah-mudahan dengan acara ini kita akan mendapatkan bibit-bibit muda di KLU pada even yang lebih tinggi lagi, dan melatih mental pemain-pemain kita,” harap mantan Kadis DKPP KLU tersebut.

Turnamen bola volly LSN Cup dibuka ditandai dengan “serpen” pertama oleh Bupati Najmul Akhyar  pada pertandingan perdana antara Sasak Narmada A melawan Grader Lobar.

sta/humaspro




Bupati Najmul Akhyar Lepas Peserta Jalan Sehat Gebyar PKB 2019

Kegiatan jalan sehat menyediakan hadiah utama 2 tiket umroh, sepeda motor, kulkas, sepeda dan lain-lain

TANJUNG.lombokjournal.com — Jalan sehat menyemarakkan gebyar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahun 2019 digelar Bappenda Provinsi NTB di Lapangan Tioq Tata Tunaq Tanjung dilepas Bupati Lombok Utara Dr.H.Najmul Akhyar, SH, MH, Minggu (24/11) 2019

Hadir pada kegiatan gebyar tersebut Plt. Sekda Provinsi NTB Dr. Ir. H.Iswandi, M.Si, Sekda KLU Drs. H.Suardi, MH, dan para Kepala OPD Provinsi NTB dan KLU.

Bupati Najmul Akhyar dalam sambutan kegiatan jalan sehat itu menyampaikan terima kasih kepada masyarakat KLU yang sudah taat pajak.

Khusus untuk pembayaran pajak bermotor, Lombok Utara paling agresif di Provinsi NTB dengan target paling cepat tercapai hanya dalam waktu 10 bulan dari satu tahun.

Sementara volume pengambilan kendaraan bermotor di KLU mengalami peningkatan meskipun setelah diterpa bencana gempa 2018.

Sekda NTB, H.Iswandi menyampaikan, perlunya semua lapisan masyarakat meningkatkan kesadaran dalam membayar kewajiban pajak setiap tahun.

“Kita harus meningkatkan kesadaran membayar pajak. Dengan kita membayar pajak berarti kita membangun KLU dan  NTB,” tutupnya.

Kegiatan jalan sehat tersebut menyediakan hadiah utama 2 tiket umroh, sepada motor, kulkas, sepeda dan lain-lain.

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan pemberian hadiah umroh oleh Bupati kepada salah satu pemenang undian.

den/humaspro




Main Medsos Bukan Tidak Percaya Birokrasi, Gubernur : “Lewat Medsos, Lebih Simple & Efektif”

Main Medsos bukan karena tidak percaya birokrasi atau apa, tapi Medsos memang mampu menjangkau kita secara langsung, real time tanpa birokrasi yang lambat dan bertele-tele

MATARAM.lombokjournal.com —  Postingan Gubernur NTB, Dr. H.Zulkieflimansyah pada akun facebook terkait tumpukan sampah yang menggunung di  Jalan  Gajahmada Pagesangan Kota Mataram, dekat kampus UIN, (Minggu, 24/11-2019), langsung direspon cepat pihak Dinas Kebersihan dan Lingkungan hidup Pemerintah Kota Mataram.

Respon Cepat Dinas Kebersihan Mataram

Bahkan dalam hitungan jam saja, petugas dari Dinas Kebersihan Kota Mataram langsung terjun ke lapangan,  membersihkan sampah di Jalan Gajah Mada sebagaimana termuat dalam akun media sosial orang nomor satu di Bumi gora itu.

Terkait respon cepat Pemerintah Kota Mataram, Bang Zul sapaan akrab gubernur ekonom tersebut, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Walikota Mataram dan seluruh jajarannya.

“Terima kasih Dinas Kebersihan Kota Mataram yang langsung terjun ke lapangan membersihkan sampah di Jalan Gajah Mada,” tulis Bang Zul di akun facebooknya.

Ditegaskan, postingannya lewat media sosial bukan latah. Atau bahkan mungkin ada yang menafsirkan sebagai pencitraan atau apa.

“Tidak seperti itu, tapi  karena itu nyata dan langsung sampai ke kami, tanpa birokrasi yang bertele-tele dan lelet,” tegasnya.

Bang Zul, hanya ingin simple dan praktis saja.

“Karena sibuk, kita sering lupa menyampaikan ke pihak yang berwenang berbagai masalah di lapangan dan di sekitar kita. Dan mungkin merasa yang lain akan melakukannya, akhirnya berlarut dan terbengkalai,” ungkapnya

Padahal Medsos menyediakan sarana yang murah meriah dan mampu menjangkau banyak kalangan sekaligus dan solutif.

“Medsos sangat efektif memangkas jalur birokrasi, yang terkadang ribet dan berbelit-belit. Lama banget,” tuturnya.

Bang Zul mengakui hal yang sama terjadi di lingkungan Pemerintah  Provinsi NTB.

“Saya kaget karena pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap kerusakan-kerusakan hutan di NTB. Lengkap dengan gambar-gambar kerusakan hutan yang disampaikan oleh masyarakat di media sosial,” ungkap gubernur.

Rupanya pemerintah pusat, juga mengikuti dan mencermati laporan dan postingan masyarakat yang di unggah di medsos. Karenanya laporan dan unggahan di medsos sangat efektif dan segera direspon  dan cermati, imbuhnya.

“Jadi kalau kami merespon cepat lewat medsos bukan karena latah, atau pencitraan tapi karena itu nyata dan langsung sampai ke kami, tanpa birokrasi yg bertele-tele dan lelet,” tegasnya.

Menurut Gubernur Zul, pemimpin di segala lapisan harus mulai menyadari bahwa zamannya sudah berubah.

Main Medsos bukan karena tidak percaya birokrasi atau apa, tapi Medsos memang mampu menjangkau kita secara langsung, real time tanpa birokrasi yang lambat dan bertele-tele, Ungkap Gubernur Zul

Gubernur meyakini bahwa Postingannya tentang sampah di Jalan Gajah Mada Mataram pagi ini,  Pak Wali Kota dan jajarannya pasti nggak tahu.

“Bukan karena nggak ada yang lapor, tapi laporannya entah nyasar ke mana-mana,” tulis gubernur dalam akun facebooknya.

Ayo bermedsos dengan baik dan bijak, karena medsos efektif memangkas birokrasi kita yg lambat dan bertele-tele, ajaknya.

“Sekali lagi terima kasih teman-teman Dinas Kebersihan Kota Mataram. We love you full,” kata Bang Zul.

AYA/HmsNTB




Kesadaran Bayar Pajak Masyarakat NTB, Terus Meningkat

Walaupun KLU pernah di guncang gempa bumi dasyat tahun lalu. Namun, volume pembelian kendaraan bermotor terus meningkat

TANJUNG.lombokjournal.com – Kesadaran masyarakat NTB dalam menunaikan kewajiban membayar pajak, dinilai Kepala Bappenda NTB, Dr.Ir H. Iswandi terus meningkat.

Pak Is memgambil undian

Hal ini dibuktikan dengan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2019 yang bersumber dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mengalami peningkatan sebesar 14 persen atau sebesar Rp 314,01 miliyar lebih, jika dibandingkan tahun 2018 lalu.

Begitu juga dengan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) sebesar Rp 299.28 miliyar lebih atau mencapai 78,55 persen, meningkat 13,06 persen dibandingkan tahun 2018 yang hanya 75,43 persen atau sekitar Rp 264.72 miliyar lebih.

“Pencapaian tahun ini lebih maju dari tahun kemarin. Padahal kita sedang recovery pasca gempa tahun lalu. Ini menunjukan kita masih punya semangat dan motivasi untuk cepat bangkit. Dan ini terbukti di KLU yang meraih progres yang baik,” ujarnya.

Menurutnya, hal tersebut sangat membanggakan karena NTB masih dalam tahap pemulihan pasca bencana Gempa Bumi 2018.

“Salah satu contoh di Lombok Utara ini. Progresnya sangat bagus. Masyarakatnya sadar pajak, meski kita tahu daerah ini terdampak paling parah saat gempa tahun lalu, namun raihan pajak kendaraan bermotor  mencapai Rp60 Miliar lebih, hingga November 2019 ini,” ungkap Iswandi.

Bupati KLU, Dr. H. Najmul Akhyar SH mengatakan, masyarakat Kabupaten Lombok Utara merupakan masyarakat yang paling agresif untuk membayar pajak di NTB.

Hal itu dibuktikan kesadaran masyarakat membayar pajak semakin meningkat.

“Hanya perlu waktu sepuluh bulan untuk mencapai target yang ditetapkan selama satu tahun,” ungkapnya.

Dijelaskannya, pencapaian itu tentu didasarkan pada kesadaran masyarakat membayar pajak mulai tinggi. Mereka sadar bahwa membayar pajak merupakan  kontribusi besar untuk memajukan daerahnya.

Selain itu, kata Najmur, walaupun KLU pernah di guncang gempa bumi dasyat tahun lalu. Namun, volume pembelian kendaraan bermotor terus meningkat “Mudah-mudahan yang rajin bayar pajak akan mendapatkan hadiah umroh,” harap Bupati KLU itu.

Bupati Najmul yang didampingi Sekda NTB mengambil kupon undian yang disaksikan oleh ribuan masyarakat yang memadati lapangan Tanjung. Kali ini, hadiah utamanya yaitu umroh gratis bagi masyarakat yang beruntung.

Kemudian undian untuk hadiah sepeda, motor dan beberapa hadiah menarik lainya.

Dirlantas Polda NTB, diwakili Kanit Regident Ditlantas Polda NTB, Kompol Nurhadi Ismanto SIK mengapresiasi kegiatan Gebyar Pajak 2019 yang berlangsung meriah di Lombok Utara.

“Kegiatan ini akan terus dilaksanakan setiap tahun. Ini juga sebagai bentuk apresiasi kepada wajib pajak yang selalu taat membayar pajak tepat waktu,” katanya.

Acara Gebyar Pajak 2019 di Lombok Utara dibuka dengan kegiatan Jalan Sehat, Senam Zumba masal, dan pembagian doorprize.

BACA JUGA  ;   Meriah Gebyar Pajak Kendaraan 2019, Bayar Pajak Bisa Pakai Sampah

Dalam kegiatan ini, H. Iswandi juga meresmikan secara simbolik Kantor dan Penandatanganan Prasasti untuk Kantor UPTB UPPD dan SAMSAT Tanjung-Lombok Utara, Kantor SAMSAT Selong Lombok Timur, DRIVE THRU Sengkol Lombok Tengah, Kantor UPTB UPPD Bima.

Juga dilaksanakan Penyerahan Sertifikat ISo Launching SAMSAT ONLINE NASIONAL, Launching E Wisma NTB, dan Launching Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor Menggunakan Sampah Plastik.

AYA/ HmsNTB




Meriah Gebyar Pajak Kendaraan 2019, Bayar Pajak Bisa Pakai Sampah

Gebyar Pajak selain bertujuan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, juga memberi pemahaman bahwa membayar pajak itu mudah dan pelayanannya cepat

TANJUNG.lombokjournal.com — Ratusan masyarakat antusias mengikuti Gebyar Pajak Kendaraan Bermotor 2019 yang digelar Bappenda Provinsi NTB, di lapangan Supersemar, Tanjung, Lombok Utara, Minggu (24/11) 2019.

Event yang diselenggarakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak kendaraan bermotor ini, diisi dengan berbagai kegiatan menarik.

Mulai dari jalan sehat sambil pungut sampah hingga puluhan hadiah doorprize yang menarik pun ikut meramaikan.

Di antaranya, Hadiah Utama berupa Umroh gratis, sejumlah sepeda motor, sepeda gunung, HP dan puluhan alat elektronik yang menarik masyarakat, khususnya para wajib pajak untuk mengikuti rangkaian kegiatan Gebyar pajak dari awal sampai akhir.

Penjabat Sekda Provinsi NTB yang juga Kepala Bappenda NTB, Dr. Ir.H Iswandi, M.Si menjelaskan, Gebyar Pajak merupakan event  tahunan yang digelar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak.

“Tahun ini lokasi di Lombok Utara, setiap tahun lokasi digilir. Karena kita ingin memotivasi masyarakat di tiap daerah dan terus berupaya meningkatkan kesadaran membayar pajak,” terangnya.

Menurut Pak Is saaan akrab Sekda NTB itu, Gebyar Pajak selain bertujuan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, juga memberi pemahaman bahwa membayar pajak itu mudah dan pelayanannya cepat.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Gebyar Pajak kali ini sekaligus mensosialisasikan inovasi Bappenda NTB dalam mendukung program Zero Waste (bebas sampah), guna mewujudkan NTB Asri dan lestasi.

Juga melibatkan BPS NTB untuk mensosialisasikan sensus penduduk tahun 2020 yang menggunakan pola yang berbeda dengan sensus-sensus pendududuk sebelumnya.

Ditegaskan Sekda,  mulai saat ini dan seterusnya masyarakat sudah bisa membayar pajak kendaraan bermotor dengan sampah plastik.

BACA JUGA  ;   Kesadaran Bayar Pajak Masyarakat NTB, Terus Meningkat

“Satu unit mobil Samsat khusus pelayanan pajak dengan sampah juga kita sediakan di lokasi kegiatan ini. Jadi untuk mendukung Zero Waste, kita inisiasi program bayar pajak dengan sampah plastik,” ujarnya.

Dengan program itu, ia berharap masyarakat akan termotivasi untuk mulai memilah sampah dari rumah.

AYA/HmsNTB