Finalis Putri Indonesia Diminta Tunjukkan Kualitas Perempuan NTB

Selain tradisi dan potensi-potensi lain yang ada di NTB, para finalis juga diminta harus paham tentang program-progam unggulan yang tengah dijalankan pemerintah provinsi NTB

MATARAM.lombokjournal.com  —  Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M. Pd, hadir pada acara ramah tamah dengan para Finalis Putri Indonesia Nusa Tenggara Barat 2020, di Pendopo Wagub, Kamis (05/12/2019).

Ummi Rohmi

Bagi Ummi Rohmi, seorang putri pasti memiliki kecintaan pada daerah dan bangsanya, orang tentunya akan melihat perwakilan yang maju nantinya adalah gambaran masyarakat NTB.

Terlebih, para finalis ini adalah perempuan terpilih, maka harus mampu menunjukkan kualitasnya sebagai perempuan, kata Wagub.

“Kami harap adik-adik dapat memahami betul NTB dan jangan sampai kalah dengan provinsi lain, baik dari sisi kemampuan dan kepintaran. Sehingga kita bisa buktikan pada Indonesia, NTB punya stok wanita-wanita hebat yang berada terdepan dalam mengawal pembangunan NTB ke depan,” ungkap Wagub.

Selain tradisi dan potensi-potensi lain yang ada di NTB, para finalis juga diminta harus paham tentang program-progam unggulan yang tengah dijalankan pemerintah provinsi NTB.

Salah satunya terkait penanganan sampah, dalam hal ini program Zero Waste.

“Saya harap Putri Indonesia juga tahu program unggulan Provinsi NTB, selain pariwisata, kita sedang berjuang dibanyak bidang, salah satunya pengelolaan sampah, karena bagaimanapun indahnya NTB jika tidak menjaga kebersihan maka semua tidak ada artinya,” tegasnya.

Terakhir, Ummi Rohmi berharap, para finalis nantinya dapat memberikan kontribusi positif dan kebermanfaatan bagi NTB.

Sehingga ada value yang melekat dan bisa dirasakan bersama.

“Saya rasa peran putri Indonesia Insyallah akan bisa memberi kontribusi pembangunan bagi NTB, tunjukkan pada Indonesia bahwa perempuan NTB itu hebat, dan apapun kegiatan yang dilaksanakan, harapan kami di NTB valuenya bisa kita rasakan bersama,” kata Wagub.

AYA/HmsNTB




Bupati Najmul Hadiri Konsultasi Publik Kawasan Strategis Pariwisata Pulau Lombok

“Melalui forum konsultasi publik ini, kami mengusulkan perbaikan jalan pusuk dan jalan lingkar dari arah Prawira ke timur sekitar 13 km. Ini menjadi salah satu jalan pariwisata kita”

SENGGIGI.lombokjounal.com —  Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH, MH menghadiri acara Konsultasi Publik Pelaksanaan Kegiatan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Pulau Lombok yang diselenggarakan oleh Kementerian PUPR RI di Aruna Senggigi Resort & Convention, Kamis (05/12/2019).

Koordinator Tim Pemantauan dan Evaluasi Proyek Strategis Nasional Kementerian PUPR Ir. Taufik Widjoyono, M.Sc dalam sambutannya di hadapan peserta konsultasi publik dan hadirin yang hadir menyampaikan terima kasih yang tulus kepada Bupati Lombok Utara.

Menurutnya, pemerintah pusatlah yang harus mendukung program pemerintah daerah guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Disampaikan Taufik, regulasi dan aturan program terkait dengan pariwisata memang sangat penting, begitu juga dengan infrastruktur jalan.

Adapun upaya-upaya yang dilakukan oleh Bupati Lombok Utara sudah cukup lama ditempuh dimafhumi pihaknya.

“Kami dari pemerintah sangat mendukung itu dan perlu diperhatikan sejauh mana pelayanan publik yang bisa dijangkau oleh masyarakat,” tuturnya.

Dilanjutkannya, jalan memang sangat perlu apalagi dalam konteks mendukung pariwisata, sehingga pihaknya akan mempelajari secara detailis seraya memohon agar upaya yang dilakukan pemerintah dapat dipahami oleh Pemda KLU, lantaran proses yang sama juga dilakukan di Kute Lombok Tengah.

Berbicara infrastruktur jalan bukan hanya jalan nasional, tetapi juga jalan kabupaten dan provinsi sehingga harus dipikirkan dengan matang mengenai infrastruktur yang terpadu.

Di samping itu, harus dipikirkan pula proses pengelolaan sampah dan saluran sanitasi yang ada di tiga Gili (Trawangan, Meno dan Air).

Andalan pariwisata nasional

Bupati Lombok Utara H. Najmul Akhyar mengatakan, kegiatan tersebut termasuk sudah lama dinantikan pemerintah daerah Lombok Utara yang diharapkan menjadi sebuah realita.

“Insya Allah dana kita sudah siap, tinggal kita sampaikan program-program yang sudah kita laksanakan,” kata orang nomor wahid di bumi Tioq Tata Tunaq ini.

Diceritakan Najmul, pihaknya sudah beberapa kali bersurat ke Kementerian Pariwisata dalam rangka meminta intervensi pemerintah pusat untuk menangani destinasi wisata khususnya di tiga gili, disamping juga Senaru dan tempat lain yang ada di KLU.

Menurutnya, sebagai kawasan andalan pariwisata nasional tentu pihaknya merasa bersyukur. Diharapkan dengan cara-cara tersebut percepatan dapat terlaksana dan tentu hal itu menjadi perubahan besar untuk pariwisata di KLU.

“Bagi kami dunia pariwisata ini sangat penting untuk kesejahteraan masyarakat kami. Harapan kami mari kita sama-sama mendukung apa yang diprogramkan pemerintah pusat. Salah satu persoalan kita selama ini adalah jalan. Kami minta jalan pusuk menjadi jalan nasional karena butuh pengembangan,” tandasnya.

“Melalui forum konsultasi publik ini, kami mengusulkan perbaikan jalan pusuk dan jalan lingkar dari arah Prawira ke timur sekitar 13 km. Ini menjadi salah satu jalan pariwisata kita,” terang bupati.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan pemaparan Master Plan Lombok sebagai salah satu destinasi pariwisata nasional berdasarkan PP nomor 50 tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan 2010-2025.

Menetapkan 50 Daerah Pariwisata Nasional (DPN) dan 88 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Pulau Lombok termasuk dalam DPN Lombok – Gili Tramena dengan 3 KSPN di dalamnya, yaitu KSPN Pantai Selatan Lombok, KSPN Gili Tramena, dan KSPN Rinjani.

sta/humaspro




Penyegaran Pejabat KLU Kembali Bergulir

“Saya ingin menyampaikan bahwa apa yang bapak ibu terima ini merupakan amanah yang menurut kami bapak-bapak dan ibu tepat pada posisi ini. Saya berharap apa yang sudah menjadi harapan kami mudah-mudahan tidak disia-siakan”

TANJUNG.lombokjournal.com —  Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH, MH melantik dan mengambil sumpah pejabat tinggi pratama, administrator dan pengawas lingkup Pemda KLU di aula Sekda KLU, Kamis (05/12/2019).

Saat pelantikan dan pengambilan sumpah itu, Bupati Najmul  didampingi Sekretaris Daerah Drs. H. Suardi, MH, Asisten III Ir. H. Melta, Kepala BKDPSDM, H. Muhammad Najib, S.Pd, M.Pd

Pelantikan dan pengambil sumpah jabatan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Lombok Utara Nomor 462/281/BKD-PSDM/2019 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan PNS dari dan dalam jabatan pimpinan tinggi pratama, jabatan administator dan jabatan pengawas di lingkungan Pemda KLU.

Pejabat yang dilantik di antaranya Evi Winarni, SP,  M.Si  menempati posisi baru sebagai Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Setda KLU, Wartawan, S.Sos dipromosikan menjadi Kasat Pol PP dan Damkar.

  1. H. Lalu Bahrudin dari Sekdis Kesehatan ke Kadis Kesehatan, dr. H. Abdul Kadir mengganti posis dr. H. Lalu Bahrudin sebagai Sekdis Kesehatan serta Syafruddin, S.EI, M.Si yang dipercaya sebagai Sekretaris Badan pada BPBD KLU.

Di hadapan para pejabat yang baru dilantik Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH, MH mengatakan perencanaan pelantikan tersebut sudah cukup lama lantaran pihaknya mempertimbangkan dengan sebaik-baiknya.

“Saya ingin menyampaikan bahwa apa yang bapak ibu terima ini merupakan amanah yang menurut kami bapak-bapak dan ibu tepat pada posisi ini. Saya berharap apa yang sudah menjadi harapan kami mudah-mudahan tidak disia-siakan,” harap bupati.

Dengan posisi yang ada itu, menurut Najmul, merupakan amanah yang berat tetapi amanah yang berat tersebut terasa ringan apabila dilakukan dengan ikhlas dan sungguh-sungguh. Lantaran, tingkat kesulitan itu beratnya melaksanakan amanah yang dipangku.

“Harapan saya pegang amanah ini dengan sebaik-baiknya,” pesan Najmul.

“Kalau ada persoalan sampaikan, hargai atasan anda dan jangan meremehkan bawahan serta yang paling utama tanggung jawab kita kepada Allah SWT,” tutup Sekjen Apkasi itu.

Rangkaian acara ditutup dengan doa dan diakhiri ucapan selamat kepada pejabat yang baru dilantik oleh bupati diikuti hadirin.

sta/humaspro




Menkes RI Puji Layanan RSUD NTB, Mendukung  Jadi Pusat Layanan Medical Tourism

Saya sudah lihat tadi fasilitas di RSUD Provinsi NTB ini, semua lengkap dan bisa memberi pelayanan yang baik untuk medical tourism”

MATARAM.lombokjournal.com – Menteri Kesehatan RI, Letjen TNI Dr. dr. Terawan Agus Putranto, SpRad tak hanya memuji inovasi layanan, kebersihan dan keasrian RSUD Provinsi NTB yang dinilainya sangat luar biasa, Namun sekaigus menyatakan dukungan dan support sepenuhnya untuk pengembangan sebagai pusat layanan medical tourism.

Melihat ruang bermain anak

Hal itu dikatakan dr Terawan usai melakukan kunjungan keliling di berbagai unit layanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB di Dasan Cermen Mataram, Kamis (5/12-2019).

Mulai dari ruang bermain anak, ruang bersalin, ruang radioterapi dan sekaligus melihat langsung puluhan pasien yang sedang menjalani perawatan. Menkes RI itu menegaskan, sudah terbukti bahwa di NTB, rumah sakitnya sudah bagus.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Kesehatan RI yang didampingi Direktur RUD Provinsi NTB, dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM, Kepala Dinas Kesehatan NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi, Direktur Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma, Dr. Evi Kustini Somawijaya, para dokter spesialis dan beberapa pejabat lingkup pemerintah Provinsi NTB.

“Dengan mengedepankan Inovasi jasa layanan kesehatan unggulan yang didukung dengan berbagai alat kesehatan yang canggih, RSUD NTB ke depan akan menjadi central rujukan kesehatan skala nasional maupun internasional,” ujarnya.

Karena itu, sudah layak dikembangkan sebagai pusat layanan kesehatan untuk medical tourism.

“Saya sudah lihat tadi fasilitas di RSUD Provinsi NTB ini, semua lengkap dan bisa memberi pelayanan yang baik untuk medical tourism,” tegas Menkes.

Dengan dukungan peralatan dan SDM yang memadai tersebut, Menkes Terawan tetap mendorong agar layanan kesehatan terus ditingkatkan.

“Masyarakat harus dilayani dengan sepenuh hati. Bekerja dengan ikhlas, dibarengi ketulusan hati untuk melayani. Semua pekerjaan harus dilandasi dengan doa dan penuh rasa syukur,” harap Menkes.

Direktur RSUD Provinsi NTB, dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM mengatakan, menerapkan layanan yang terbaik merupakan ikhtiar bersama, baik pemerintah maupun masyarakat.

Menyediakan alat-alat canggih untuk mendukung segala layanan kesehatan merupakan keharusan yang diwujudkan oleh RSUD NTB.

“Semua itu, untuk memberikan pelayanan yang terbaik buat masyarakat,” katanya.

Dr. Hamzi menjelaskan, komitmen Pemerintah Provinsi NTB untuk meningkatkan layanan di bidang kesehatan menjadi ikhtiar bersama.

Apalagi mendapatkan support dari Kementerian Kesehatan. Dukungan itu, tentu mengutamakan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

AYA




Benih Bawang Sembalun Diduga Untuk Pengadaan di Sumut, Dioplos

“Kami juga mencurigai adanya “Persekongkolan Jahat” antara BPSB NTB dengan para Pengusaha tersebut karna diduga menggunakan label dan sertifikat benih secara resmi”

lombokjournal.com —

JAKARTA   —  Koordinator Forum Pemuda Peduli Petani Indonesia (FPPPI) M. Fadly  mengindikasikan, adanya temuan sejumlah 30 Ton (Kurang Lebih) benih bawang putih yang diduga busuk (rusak) pada Pengadaan bawang putih tahun 2019 di Provinsi Sumatera Utara yang berjumlah 170 Ton (Kurang lebih) pada Tahun ini 2019.

Diduga pensuplai benih bawang putih ini adalah penangkar lokal dari Sembalun Lombok NTB. Penangkar lokal ini diduga pemain bawang putih tahun 2017 lalu yakni salah satu perusahaan swasta Nasional berinisial (PT. Pi)

Diduga pelakunya adalah Pensiunan Pertanian (UPT) Kecamatan Sembalun, sedangkan pemilik Sertifikat Label adalah salah satu UD yang ada disembalun dengan inisial (UD. AG).

Dari informasi yang dihimpun pihak FPPPI bahwa bawang tersebut diduga di OPLOS bekerjasama dengan pengusaha luar daerah, dimana mereka ini adalah bagian dari sindikat “mafia” diduga perusak program pemerintah tentang swasembada bawang putih.

“Kami juga mencurigai adanya “Persekongkolan Jahat” antara BPSB NTB dengan para Pengusaha tersebut karna diduga menggunakan label dan sertifikat benih secara resmi,” ujar Fadly.

“Kecurigaan kami benih bawang putih yang dikirim ke Provinsi Sumatera Utara yang rusak itu adalah sisa bawang putih tahun 2018 di sembalun yang berjumlah 100 ton, yang dimiliki oleh pemilik label saat ini, dan untuk itu, untuk memenuhi kebutuhan pesanan di Provinsi Sumatera Utara, barang tersebut diduga di OPLOS di wilayah sumatera utara,” sambungnya.

Ia menyayangkan perbuatan ini akan merusak citra bawang putih jenis Sangga Sembalun yang terkenal hebat, yang kesohor diseluruh penjuru tanah air.

“Untuk itu kami meminta BPSB Provinsi NTB untuk mencabut Izin penangkar benih yang dimiliki oknum pemilik label tersebut dan meminta Kementrian Pertanian untuk tidak mendiamkan persoalan ini serta meminta Bareskrim POLRI mengusut tuntas pengadaan bawang putih di sumatera utara tahun 2019,” pungkas Fadly.

AYA (*)




Pilkada Kota Mataram, KPU Perkenalkan SILON Untuk Bakal Calon Perseorangan

“Sesuai mandat yang masuk ke KPU Kota Mataram baru satu bakal calon yang sudah memiliki pasangan dan satu lagi belum ada pasangan”

MATARAM.lombokjournal.com  —  Sistem informasih pencalonan (Silon) diperkenalkan Komisi Pemilihan  Umum (KPU)  Kota Mataram kepada Bakal Calon perseorangan yang berencana maju dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Mataram 2020.

Tata cara dan prosedur penyerahan dukungan serta tata cara penggunaan sistem informasi  pencalonan (Silon), menurut  Ketua KPU Kota Mataram, Husni Abid memang saat ini tengah disosialisasikan bagi bakal pasangan calon perseorangan Pemilihan Walikota dan Wakil Kota Mataram tahun 2020.

Selain itu, pihak KPU Mataram juga mensosialisasikan tahapan dalam Pilkada Kota Mataram.

“Ini baru dalam bentuk perkenalkan tahapan dan tata pencalonan serta perkenalkan silon kepada bakal calon perseorangan,” ucapnya, Kamis (05/12/2019) pagi.

Menurutnya, berdasarkan  undangan terbuka lewat media dan medsos baru dua tim  bakal calon perseorangan yang menyerahkan mandat dan mengikuti sosialisasi.

“Sesuai mandat yang masuk ke KPU Kota Mataram baru satu bakal calon yang sudah memiliki pasangan dan satu lagi belum ada pasangan,” terangnya.

Dua tim pasangan bakal calon yang mengikuti sosialisasi tahapan, tata cara dan prosedur penyerahan dukungan serta silon yaitu dari bakal pasangan calon Dianul Hayezi,SE dan  H.Badrun Nadianto serta bakal calon Ir.Lalu Makmur Said.

Perlu diketahui pula, bakal calon perseorangan yang akan maju dalam pilkada di Kota Mataram harus menyerahkan syarat dukungan menimal sebesar 24.922 E KTP yang tersebar menimal di empat kecamatan.

Berdasarkan tahapan bahwa penyerahan berkas tersebut dilakukan selama lima hari yaitu dimulai tanggal 19-23 Februari 2020.

AYA




NTB Segera Launching Medical Tourism, Rumah Sakit Pemerintah Dan Swasta Sudah Siap-siap

RSUD NTB menawarkan produk unggulannya berupa Pengobatan Radioterapi. Layanan radioterapi itu didukung peralatan canggih dengan kapasitas layanan bisa mencapai 80 pasien sehari

MATARAM.lombokjournal.com — NTB memiliki potensi cukup besar sebagai pusat medical Tourism di Indonesia. Dengan mengandalkan inovasi jasa layanan kesehatan unggulan,  RSUD NTB menjadi satu-satunya rumah sakit daerah di Indonesia yang masuk dalam e-katalog kesehatan.

Bersama rumah sakit lainnya di NTB, disamping memiliki fasilitas lengkap dan menawarkan inovasi produk jasa unggulan, juga didukung  pesona NTB yang memikat serta keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika sebagai destinasi super prioritas nasional.

Apalagi di tahun 2021 nanti balap motor paling bergengsi didunia, MotoGP akan digelar di Mandalika.

“Ini menjadi peluang bagi NTB untuk mengembangkan inovasi jasa layanan di bidang kesehatan yang terpadu dan terintegrasi dengan pariwisata, Yakni Medical Tourism,” ungkap Direktur RUD Provinsi NTB, dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM.

Hal itu diugkapkan Lalu Hamzi Fikri saat memimpin rapat persiapan lounching medical Tourism  oleh Gubernur NTB, Dr.H.Zulkieflimansyah yang dijadwalkan dilaksanakan tanggal 14 Desember 2019, serta akan didukung dan dihadiri Menteri Kesehatan RI, dr. Terawan.

Menangkap peluang itu, dr.Fikri mengungkapkan, pihaknya bersama rumah sakit pemerintah dan rumah sakit swasta yang ada di NTB, sudah menyiapkan diri.

Salah satunya melalui inovasi produk jasa layanan unggulan yang memikat pengunjung atau masyarakat dari berbagai belahan dunia untuk berobat ke NTB.

Dan di sela-sela pengobatannya itu, mereka juga disediakan pilihan paket-paket kunjungan rekreasi yang dapat menambah semangat dan memotivasi untuk cepat pulih, sehat dan bahagia.

Menurutnya, RSUD NTB sendiri menawarkan produk unggulannya berupa Pengobatan Radioterapi. Layanan radioterapi itu didukung peralatan canggih dengan kapasitas layanan bisa mencapai 80 pasien sehari.

Bahkan CT Scan Simulator milik RSUD NTB tersebut  merupakan yang pertama kalinya di Indonesia. Selain itu, Pesawat sinar radioterapinya pun merupakan pesawat versi yang paling baru, ujar Miq Fikri sapaan akrabnya.

Tidak itu saja, rumah sakit lainnya di Lombok tidak mau kalah.  Seperti Rumah Sakit Harapan Keluarga menawarkan produk jasa layanan unggulan berupa “treatment cuci darah”.

Demikian juga RS Risa Centra Medica dengan Baby SPA, dan produk kesehatan lainnya. Seluruhnya akan berkolaborasi dengan RSUD NTB sebagai fasilitator dalam program NTB Medical Tourism yang siap dipromosikan ke seluruh dunia, terangnya.

Untuk itu, pihaknya bersama seluruh jajaran di RSUD NTB serta RSUD Kota Mataram dan beberapa rumah sakit swasta lainnya di Mataram berkolaborasi dan bersinergi dengan Dinas Pariwisata, Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia ASITA, dan seluruh instansi pemerintah terkait bersiap-siap untuk melakukan launching Medical Tourism di NTB.

“Untuk produk Medical Tourism kami sudah siap 100 persen. Karena itu kami harus berani mengambil langkah besar untuk melaunchingnya 14 Desember mendatang,”  tegas Lalu Hamzi Fikri.

Ia minta dukungan Kepada Kepala Dinas Kominfotik NTB, Gde Aryadi dan seluruh Awak Media yang hadir untuk mempublikasikannya secara luas.

Tak hanya kesiapan produk medisnya saja, produk wisata yang ditawarkan juga telah siap dipasarkan. Dr. Hamzi menuturkan rapat dan koordinasi telah dilakukan sebelumnya bersama para pelaku usaha wisata yang tergabung dalam ASITA.

Para guide medis pun akan dipersiapkan secara khusus untuk mendampingi para pasien Medical Tourism ini.

Dengan dibukanya Medical Tourism di NTB ini diharapkan NTB tak lagi hanya dikenal sebagai Destinasi Wisata Halal Terbaik di dunia. Tetapi juga mampu mengahadirkan warna baru di dunia medis nusantara.

“Launching ini akan menjadi langkah awal kita. Kalau kita menunggu 100% siap seluruhnya, pasti tidak akan siap. Kita mengharapkan dukungan dari berbagai pihak,” harapnya.

AYA




Gubernur Hadiri Silaturahmi Dengan Pengurus NU NTB

NU diniai terbukti memberikan kontribusi strategis bagi bangsa ini, mulai awal kemerdekaan, masa pembangunan, hingga sekarang

MATARAM.lombokjournal.com  –  NU diminta terus mengawal dan mengawasi jalannya pembangunan yang dilakukan Pemerintah ProvINSI (Pemprov) NTB, sehingga pelaksanaan program pembangunaan dapat berjalan lancar.

Meninjau pembangunan Sekretariat PWNU NTB

[ermintaan utuk mengawal jaannya pembangunan di NTB ITU disampaikan Gubernur NTB , Dr. H. Zulkieflimansyah, saat melakukan silaturrahim dengan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama NTB, di Sekretariat PWNU NTB, Rabu (04/12/2019).

Menjalin silaturrahim ITU penting karena proses perjalanan pemerintahan di NTB tidak hanya membutuhkan pemikiran-pemikiran strategis, genuine, dan rasional semata, tapi juga membutuhkan pendekatan religius dan keumatan.

“Kami ingin menyambung hati, pikiran, dan program-program. Silaturrahim ini akan menjadi bagian partnership antara Pemprov dengan elemen-elemen strategis di NTB,” kata Gubernur Zul yang akrab dipanggil Bang Zul.

Bang Zul menambahkan, NU berperan strategis bagi pembangunan NTB, karena memiliki jaringan pondok pesantren, pengasuh, dan santri yang sangat kuat.

Dengan memperbanyak silaturrahim tersebut akan berdampak positif bagi kemajuan NTB, bangsa dan negara, bahkan dunia.

Bang Zul optimis, sebab NU terbukti memberikan kontribusi strategis bagi bangsa ini, mulai awal kemerdekaan, masa pembangunan, hingga sekarang.

“NU tetap akan menjadi salah satu tumpuan, bagaimana membangun kehidupan yang damai, dan menghadirkan Islam rahmatan lil alamin,” ujarnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Baiq Mulianah, M.Pd.I (Rektor UNU NTB), TGH. Zaidi Abdad beserta Pengurus Wilayah PWNU NTB.

AYA/HmsNTB

 




Penghargaan Regional Leader Enterpreneur Awards 2019 Untuk Gubernur Zul

“Penghargaan bukan hanya untuk dikumpulkan berapa banyak penghargaan yang didapat. Namun, apa dampaknya pada masyarakat”

lombokjournal.com —

JAKARTA   :   Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah kembali meraih penghargaan Regional Leader Enterpreneur Awards 2019.

Ummi Rohmi (kanan) bersama Ridwan Kamil

Awards tersebut diserahkan Dirjen Bina Pembangunan Daerah, Kementerian Dalam Negeri, Suhajar Diantoro dan diterima Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, mewakili Gubernur, di Ballroom Ritz Carlton Hotel, Jakarta, Rabu (04/12/2019).

Penghargaan  diberikan Yayasan Philip Cotler Center for ASEAN, penyelenggara event berskala regional yang bernama Innovation Network for Asia bersama International Council for Small Bussines Indonesia.

Regional Leader Enterpreneur Awards merupakan penghargaan yang diberikan kepada Kepala Daerah yang telah melakukan berbagai terobosan kreatif, inovasi dan enterpreneurial pada berbagai aspek di daerahnya masing-masing.

Meliputi aspek eksternal, seperti kesehatan, pendidikan dan kemiskinan. Sedangkan aspek internal meliputi pariwisata, perdagangan dan investasi.

Founder Yayasan Philip Cotler Center for ASEAN, Hermawan Kertajaya mengatakan penghargaan tersebut tidak hanya menyangkut kepemimpinan.

Namun yang lebih penting adalah inovasi serta gagasan gagasan baru dalam kepemimpinan itu sendiri.

“Penghargaan bukan hanya untuk dikumpulkan berapa banyak penghargaan yang didapat. Namun, apa dampaknya pada masyarakat,” ungkapnya saat menyampaikan sambutan.

Ia juga mengatakan kunci keberhasilan kepemimpinan itu ada tiga yaitu, leadership, inovation dan marketing.

Wakil Gubernur menyampaikan rasa syukur atas penghargaan Gubernur NTB itu.

Wagub yang akrab disapa Umi Rohmi juga itu menegaskan,  perkembangan dunia saat ini tidak bisa disambut dengan biasa-biasa saja. Namun perlu inovasi, kepemimpinan dan marketing yang kuat.

“Yang paling penting adalah leadership, marketing dan inovasi. Tiga hal ini  harus betul-betul menjadi acuan kita di zaman industri 4.0 ini,” tegasnya.

Selain kepada Gubernur NTB,  Regional Leader Enterpreneur Awards diberikan kepada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah dan sejumlah bupati/walikota se-Indonesia.

AYAHmaNTB




Pembagunan Infrastruktur Dan Transportasi Kawasan Mandalika Didukung Komisi V DPR RI

Bang Zul sangat mengapresiasi langkah pemerintah pusat yang memberikan perhatian serius terhadap Mandalika

LOTENG.lombokjornal.com – Perkembangan pembagunan infrastruktur dan transportasi di kawasan Mandalika ditinjau  Komisi V DPR RI menggelar Kunjungan Kerja Spesifik, di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Rabu (04/12/2019).

Dalam kunjungan kerja yang dipimpin Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Hj. Nurhayati itu, mitra kerja Komisi V  DPR RI turut bersamai kunjungan tersebut. Di antaranya, BUMN, Angkasa Pura, BMKG, Basarnas, Kementerian Perhubungan, serta Kementerian PUPR.

rombongan Komisi V DPR RI setelah melakukan peninjauan, lalu menuju ke D’Max Hotel Praya, Kabupaten Lombok Tengah untuk mendengarkan paparan terkait program dan perencanan pembangunan infrastruktur serta transportasi dari pihak-pihak terkait.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menyambut hangat kunjungan tersebut, dan berharap kunjungan ini dapat berkesan dan memberikan manfaat positif bagi NTB.

“Mudah-mudahan di NTB semua bisa selesai, sehingga tujuan tugas spesifik bisa kita penuhi,” ucap Bang Zul.

Bang Zul mengutarakan rasa syukurnya terhadap cepat dan lancarnya pemulihan pasca bencana yang sempat mengganggu pariwisata di NTB.

Namun di saat bersamaan, Bang Zul turut menyayangkan melonjaknya harga tiket penerbangan menuju Lombok.

“Alhamdulillah, recovery-nya cepat. Tapi di tengah kecepatan recovery pariwisata itu, tiba-tiba harga tiket pesawat sangat mahal,” ungkapnya.

Menurut Bang Zul, Penerbangan menjadi faktor yang sangat penting dalam pariwisata. Ia kemudian mencontohkan penerbangan Perth-Lombok yang diresmikan beberapa waktu lalu mampu meningkatkan jumlah wisatawan yang datang secara signifikan.

“Pariwisata ini sangat tergantung pada penerbangan, jadi tidak ada gunanya kami mempunyai destinasi secara luar biasa, tapi orang susah kesana,” sambung Bang Zul.

Bang Zul juga sangat mengapresiasi langkah pemerintah pusat yang memberikan perhatian serius terhadap Mandalika. Terakhir, Ia berharap segala persiapan dan fasilitas dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu.

“Kami atas nama pemerintah daerah, berterima kasih atas kunjungan teman-teman semua, mudah-mudahan sering-seringlah datang ke NTB ini,” kata Bang Zul.

Ingin mengetahui permasalahan

Hj. Nurhayati, Wakil Ketua Komisi V DPR RI yang memimpin kunjungan kali ini menyampaikan,  kunjungan Koisi V Selain melihat langsung pembangunan infrastruktur dan transportasi penunjang di kawasan Mandalika, juga untuk mengetahui permasalahan yang menonjol dari pembangunan infrastruktur tersebut.

“Kami harapkan selesai tepat waktu, karena ada perhelatan besar disini ya, MotoGP yang tahun 2021 di bulan September,” kata Nurhayati.

Perkembangan rekonstruksi dan rehabilitasi pasca bencana di Lombok pun turut masuk menjadi agenda kunjungan. Nurhayati menilai progres pembangunan infrastruktur di NTB sudah sangat baik.

Nurhayati berharap, pembangunan di bidang infrastruktur dan transportasi dapat mempercepat bergeraknya sektor ekonomi dan sektor lainnya, agar berdampak terhadap peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Anggota Komisi V DPR RI, Ir. Eddy Santana Putra, M.T menganggap proyek dan rencana infrastruktur di NTB sangat menarik. Penataan jalan dan kemudahan akses transportasi diharapkan dapat dipersiapkan dengan baik.

“Sangat menarik dan perlu kita dukung, malah saya dukungannya tidak hanya di Mandalika, satu pulau ini kita bangun,” tutur Eddy.

AYA/HmsNTB