Lombok FC U-16 Training Camp Dua Pekan di Barcelona

 Luar Biasa! CEO Lombok FC, Rannya Agustyra Kristiono boyong skuad Lombok FC U-16 untuk training dua pekan di Barcelona, Spanyol

MATARAM.LombokJournal.com ~ Presiden/CEO Lombok Football Club (Lombok FC), Rannya Agustyra Kristiono, bikin gebrakan. 

Klub sepakbola profesional yang didirikan anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/Pulau Lombok, H. Bambang Kristiono, SE (HBK) ini, bakal memboyong pemain Lombok FC U-16 untuk training camp di Salou, Barcelona, Spanyol.

BACA JUGA: Bang Zul Ngobrol Literasi Keuangan di Bima

Memboyong 23 skuad Lombok FC u-16 untuk trining camp di Spanyol

“Kami akan mengirim 23 pemain Lombok FC U-16 untuk Training Camp di Salou, Barcelona. Ini adalah kesempatan luar biasa bagi skuad muda Lombok FC untuk menggembleng dan mengasah kemampuan teknik dan taktik mereka,” kata Rannya.

Persiapan Training Camp tersebut langsung dipimpin Rannya. 

Begitu tiba di Bandara Soekarno Hatta, setelah terbang selama 16 jam dari London ke Jakarta via Dubai, Uni Emirat Arab, Rannya langsung menggelar pertemuan di Senshu Japanese Rest, Fairmont Hotel Senayan, Jakarta, Senin (03/04/23).

Pertemuan tersebut diikuti Farry J. Francis sebagai principal Training Camp ini, kemudian Zuchli Imran Putra, selaku Head Coach Lombok FC U-16, dan juga Chairman Lombok FC H. Bambang Kristiono atau HBK.

“Training Camp ini kami rencanakan berlangsung selama dua pekan. Menjadi tekad dan komitmen manajemen Lombok FC, untuk memastikan skuad muda kami dapat digembleng di tempat yang tepat dengan fasilitas sepakbola terbaik,” imbuh Rannya penuh semangat.

Salou adalah kota resort di Barcelona yang dikenal sebagai surga sepak bola bagi pemain-pemain muda. 

BACA JUGA: Bang Zul Ajak Warga Dompu Jangan Rusak Hutan

Di wilayah ini terdapat Complex Esportiu Futbol Salou, yang merupakan kompleks pelatihan sepak bola terbesar di Eropa. Di dalamnya ada 11 lapangan dengan dua di antaranya menggunakan rumput alami. 

Lalu enam lapangan menggunakan rumput sintetis, dua lapangan menggunakan rumput hibrida, satu lapangan serbaguna.

Banyak tim top menggunakan kompleks ini sebagai markas mereka untuk kamp pelatihan tim mereka sebelum berkompetisi pada sebuah Liga.

Di antaranya, Tim Nasional Inggris U-17. Sementara dari Indonesia, Timnas U-19, pernah menggelar Training Center di tempat ini.

Rannya menjelaskan, skuad muda Lombok FC akan berangkat pada 20 Mei 2023 dan kembali pada 2 Juni 2023. Selanjutnya, sepulang ke Tanah Air, Lombok FC U-16 akan langsung mengikuti kompetisi Nusantara Cup atau Prabowo Subianto Cup. 

Kompetisi tingkat nasional ini, akan mulai bergulir pada akhir Juni 2023.

Sejumlah rencana luar biasa pun telah disiapkan Rannya untuk skuad muda Lombok FC ini. Bila tim Lombok FC berhasil masuk sebagai tim dua besar di kompetisi Nusantara Cup, maka tim penyelenggara Nusantara Cup cq Bapak Prabowo Subianto, akan mengirim mereka untuk berlatih di Akademi Sepakbola di Qatar selama satu tahun.

Demi memastikan seluruh pemain mendapat pelayanan terbaik, Rannya akan bertindak langsung sebagai Manajer Tim ke Barcelona. 

Dara yang kini tinggal merampungkan studinya di Brunel University, London, Inggris ini, akan didampingi Asisten Manajer Tim yakni Serena Cosgrova Franscies.

Serena adalah generasi millenial seumuran Rannya, dan merupakan jebolan dari Birmingham University, Inggris. 

Saat ini, Serena juga menjabat sebagai CEO dari PS. Bintang Timur, klub sepakbola profesional dari Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Selain itu, Serena merupakan putri Farry J. Franscis, politisi Partai Gerindra yang saat ini menjabat sebagai Komisaris Utama PT. ASABRI (Persero).

Selanjutnya, Rannya pun memberi update informasi terkini terkait Lombok FC. 

Saat ini, kata Rannya, Lombok FC sedang fokus berbenah meningkatkan kualitas infrastruktur yang dimiliki klub. 

Selain itu, pihaknya juga telah menunjuk anggota manajemen dan tim pelatih baru, serta memanggil pemain-pemain dari Lombok yang saat ini sedang memperkuat tim-tim yang berlaga di Liga 2, kompetisi yang satu tingkat berada di bawah liga sepakbola kasta tertinggi di tanah air.

BACA JUGA: Sekda NTB Buka Pesona Khazanah Ramadhan 

Talenta Sepakbola Muda Lombok

Sementara itu, Galang Sultan Ridwana, adalah salah satu talenta muda sepakbola terbaik di Pulau Lombok, dipastikan akan bergabung dalam Tim Lombok FC U-16 yang akan dikirim Training Camp ke Barcelona.

Galang merupakan pemain yang berposisi sebagai striker dengan tinggi badan 175 centimeter. Dia mulai membesut perhatian para pemandu bakat Lombok FC saat membela Perselobar U-15 di Piala Soeratin, kompetisi usia dini yang digelar PSSI di NTB. 

Perselobar tampil sebagai juara, dan Galang memberi kontribusi besar atas gol-gol yang terlahir dari kakinya.

Chairman Lombok FC, H. Bambang Kristiono menegaskan, selain memiliki tim senior, Lombok FC memilih fokus pada pengembangan pemain usia muda.

Karena meyakini pengembangan pemain usia dini adalah cara terbaik untuk menghasilkan sepakbola berkualitas.

“Karena itu, Lombok FC tak akan pernah ragu untuk mengerahkan sumber daya dan semua resources yang dimilikinya untuk pengembangan talenta-talenta muda ini,” kata Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini.

Dengan mengirim skuad muda Lombok FC ke Training Camp di Barcelona, HBK berkeyakinan, hal tersebut akan memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi pengembangan pemain muda Lombok FC, tentang bagaimana ekosistem dan pengembangan sepakbola di Eropa yang saat ini menjadi kiblat industri sepakbola dunia.

BACA JUGA: Lombok FC Beri Beasiswa untuk Empat Pemain

“Inilah ikhtiar nyata kami untuk bisa melahirkan para pemain hebat dari Lombok FC. Training Center di Barcelona ini tidak hanya akan mengasah kemampuan skill bakat-bakat muda kami dalam bermain sepakbola, tapi juga membentuk karakter dan mental mereka menjadi para pemain hebat,” tandas HBK. ***

 

 




Bang Zul Ngobrol Literasi Keuangan di Bima 

Gubernur NTB yang biasa disapa Bang Zul ngobrol literasi keuangan bersama aparatur desa dan masyarakat di Bima

BIMA.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah melakukan Ngobrol Literasi Keuangan bersama para aparatur desa, kelompok masyarakat dan pemuda di Bima.

Kegiatan itu berlangsung dalam Safari Ramadhan ‘Ngeraos Sekolah’ bersama otoritas jasa keuangan (OJK) dan IJK di SMA Negeri 1 Woha, Senin (03/04/23). 

BACA JUGA: Bang Zul Ajak Warga Dompu Jangan Merusak Hutan 

Bang Zul mengatakan, literasi keuangan perlu agar masyarakat bisa mengelola uang

Gubernur NTB yang biasa disapa Bang Zul itu mengatakan, literasi keuangan sangat penting bagi masyarakat, agar faham tentang pengelolaan keuangan. 

Karenanya, Bang Zul meminta OJK untuk membimbing masyarakat tentang literasi keuangan.

“Salah satu tugas paling penting OJK itu adalah memberikan edukasi kepada masyarakat tentang literasi keuangan, maka dari itu, OJK kami minta datang ke kepala desa organisasi pemuda, untuk memberikan edukasi terkait literasi keuangan,” ungkapnya.

Bang Zul menjelaskan, minimnya pengetahuan tentang literasi keuangan ini, memiliki pengaruh besar terhadap kondisi perekonomian masyarakat.

BACA JUGA: MXGP 2023, Bang Zul Temui Nirwan Bakrie dan Dirut Lion Group

“Jarang yang memanfaatkan pasar uang, pasar modal, Reksadana dan lain-lain,” tuturnya.

Ia meminta para peserta yang hadir, untuk serius mengikuti kegiatan peningkatan literasi keuangan ini. Agar dapat diterapkan dalam kehidupan, sehingga bisa mengelola keuangan dengan benar.

Jika literasi keuangan sudah dikuasai, maka masyarakat tidak harus bekerja keras, melainkan harta atau aset yang telah diperoleh dapat juga mendatangkan penghasilan.

Didampingi itu, Bang Zul berpesan khusus kepada para siswa-siswi di SMA Negeri 1 Woha, agar tetap konsentrasi mengenyam pendidikan. Hingga lanjut ke jenjang yang lebih tinggi, guna mencapai masa depan yang cerah.

BACA JUGA: Gubernur NTB Bahas MXGP 2023 Bersama Wamen BUMN

“Untuk siswa-siswi terus tingkatkan prestasi, perbanyak prestasi kelompok, jangan lupa terus sekolah lanjutkan ke perguruan tinggi, bila perlu ke luar negeri,” pesannya.***

 




Bang Zul Ajak Warga Dompu Jangan Rusak Hutan

Gubernur NTB yang akrab disapa Bang Zul, akan menidak tegas para oknum yang sengaja merusak hutan

DOMPU.LombokJourna.com ~  Masyarakat didorong bersama-sama menjaga kelestarian hutan di sekitar wilayah masing-masing.

Mengigat Intensitas pembalakan liar atau illegal logging di NTB masih tinggi.

BACA JUGA: Gubernur NTB, Zulkieflimansyah Sapa Warga Desa di Kabupaten Bima

Bang Zul ingatkan jangan merusak hutan

Hal itu disampaikan Gubernur NTB, Zukieflimansyah saat Safari Ramadhan di Desa Tanju Kabupaten Dompu, Senin (0/04/23).

“Saya minta tolong kepada masyarakat, jaga hutan kita, agar tetap hijau,” kata Bang Zul panggilan akrab Gubernur.  

Bang Zul mengatakan, ia  tidak segan-segan menindak tegas para oknum yang dengan sengaja merusak hutan. Terlebih kalau yang bersangkutan dari kalangan aparatur Pemerintah Provinsi.

“Yang bermain-main dengan illegal logging ini, langsung dipecat. Kasih tau kita, kalau dari ASN Provinsi, kasih tau namanya siapa, kita langsung pecat,” tegasnya.

BACA JUGA: NTB Masuk Dua Kategori 10 Besar Anugerah Tinarbuka

Bang Zul juga menyinggug, Safari Ramadhan dilaksanakan karena kebijakan Pemerintah Pusat melarang buka bersama, yang sering terkesan bermewah-mewahan. Terlebih mewaspadai terulangnya pandemi Covid-19.

“Kami ganti kegiatan tersebut dengan mengadakan Bazar Ramadhan, hal ini untuk meringankan beban masyarakat selama bulan Ramadhan ini,” ungkapnya.

BACA JUGA: Sekda NTB Buka Pesona Khazanah Ramadhan

Acara bazar serupai dapat dilaksanakan di waktu-waktu lain, sehingga dampak positifnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat. ***.

 

 




Pemprov NTB akan Kembangkan Industrialisasi Tenun di Oi Fo’o

Potensi tenun yang besar di Oi Fo’o, Kota Bima, Pemprov NTB mendukung pengembangan tenun di Oi Fo’o

BIMA.LombokJournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB melalui OPD terkait akan membantu pengembangan industrialisasi di Oi Fo’o, dengan begitu Oi Fo’o dapat dikenal dengan tenun khasnya.

Hal tersebut dikatakan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah saat menyapa masyarakat di Kelurahan Oi Fo’o Kota Bima, Minggu (02/04/23) untuk bersilaturahmi dan berdiskusi.

BACA JUGA: Cerita Wastra NTB Siap Bertarung di Nasional

Diskusi yang dihadiri mayoritas ibu-ibu yang mengenakan kain tenun khas Bima. Oi Fo’o yang terkenal dengan potensi tenunnya, diminta untuk mengembangkan Industri tenun, melihat potensinya yang besar.

“Industrialisasi itu adalah upaya kita mengembangkan perekonomian masyarakat, jadi industrialisasi ini membuat tenun yang harganya 250 bisa jadi 1 juta,” tuturnya.

Industrialisasi merupakan proses peningkatan nilai tambah suatu produk mentah yang diolah menjadi berbagai macam produk jadi.

BACA JUGA: Penenun NTB Wajib Mengikuti Tren Fashion

Sama halnya dengan kain tenun ini, dapat dibuat menjadi sarung, celana, baju, dan lainnya sehingga meningkatkan nilai jual dari tenun tersebut.

“Kedepannya, Oi Foo harus menjual barang yang sudah dijahit, agar harganya lebih tinggi,” ungkapnya.

Bang Zul berharap industrialisasi di Oi Fo’o ini berjalan dengan baik sehingga perekonomian masyarakat meningkat.

BACA JUGA: Industri di Masa Depan Tergantung Peran Milenial

Di akhir acara Gubernur memborong tenun kerajinan masyarakat, yang disambut meriah oleh masyarakat Oi Fo’o.***

 

 




Kursi Roda Elektrik untuk Pensiunan PNS Difabel di Lotim 

Kai ini pensiuan PNS difabel di Lombok Timur mendapat bantuan kursi roda elektrik dari Rachmat Hidayat

LOTIM.LombokJournal.com ~ Kursi roda elektrik disalurkan Rachmat Hidayat untuk pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) difabel di Dusun Mekar Baru di Desa Sikur, Kecamatan Sikur, Lombok Timur, Sabtu (02/04/23).

BACA JUGA: Sekda NTB Buka Pesona Khazanah Ramadhan

Rachmat Hidayat serahkan bantuan kursi roda elektrik ke Budi Cahyono

Di Dusun Mekar Baru, anggota Komisi VIII DPR RI dari PDI Perjuangan NTB itu membesuk Budi Cahyono, pensiunan auditor di Inspektorat Kota Mataram, yang kini tidak bisa berjalan lagi.

Rachmat membawa bantuan kursi roda elektrik untuk aparatur sipil negara yang purna tugas tahun 2017. Dan ia menyerahkan langsung kepada salah satu tokoh yang sangat dihormati oleh masyarakat Desa Sikur itu.

Ia tegaskan, bantuan kursi roda ini adalah murni aksi kemanusiaan. Tidak ada kaitannya sama sekali dengan politik.

BACA JUGA : NTB Masuk Dua Kategori 10 Besar Anugerah Tinarbuka

“Hanya dengan keihklasan dan tanpa mengharapkan pamrih apa pun, aksi kemanusiaan ini akan menjadi bermakna untuk kita semua,” kata Rachmat.

Rachmat menghubungi Kementerian Sosial dan meminta dikirimkan kursi roda elektrik sebagai bagian dari program aspirasinya sebagai Anggota Komisi VIII DPR RI.

Itu dilakukan saat Rachmat  mendapat informasi tentang kondisi kesehatan Budi Cahyono. Kursi roda elektrik pun dikirim Kemensos ke Mataram.

“Dengan kursi roda elektrik ini, Budi Cahyono kini bisa lebih mandiri dalam beraktivitas, lebih-lebih dalam beribadah,” ujar Rachmat.

Ia mengaku, bantuan itu wujud penghormatan atas seluruh dedikasi, jasa, dan pengabdian yang diberikan untuk pembangunan daerah.

“Bantuan ini tak akan pernah sebanding dengan dedikasi dan pengabdian yang sudah beliau berikan untuk daerahnya,” ucap Rachmat.

BACA JUGA: Gubernur Zulkieflimansyah Sapa Warga Desa di Kabupaten Bima

Di antara keluarga Budi Cahyono yag enyambut kedatangan Ketua DPD PDI Perjuangan NTB ini, antara lain H Murjoko dan Prof Yusuf Akhyar Sutaryono, Guru Besar Fakultas Peternakan Universitas Mataram. 

Ada pula istri Budi Cahyono, Sri Ningsun beserta anak-anaknya.

Budi Cahyono merupakan Aparatur Sipil Negara dari kaum difabel. Semenjak usia dua tahun, pria kelahiran 1957 tersebut  menderita polio. Kaki kirinya tidak bisa berjalan. Sehingga dalam beraktivitas sehari-hari, termasuk selama berdinas sebagai pegawai negeri selama 34 tahun, Budi Cahyono harus menggunakan tongkat.

Kekurangan yang dideritanya tersebut, tak menjadi penghalang Budi Cahyono untuk berdikari. Rachmat yang mengenal Budi Cahyono semenjak kecil tahu persis, bagaimana gigihnya Budi Cahyono menempuh pendidikan. 

Tak sekalipun Budi Cahyono minder dengan kondisi fisiknya yang kekurangan.

Budi Cahyono tak pernah mengeluh, ikhlas menerima kondisinya. Rachmat melihat Budi Cahyono memiiki semangat melebihi yang memiliki fisik normal. 

Sehingga, Budi Cahyono pun mampu menamatkan pendidikan sarjana di Fakultas Hukum Universitas Mataram.

Selepas menamatkan studinya di perguruan tinggi negeri terbesar, Budi Cahyono kemudian berkarir di pemerintahan. Pengangkatannya sebagai PNS diawali dengan penempatan di Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional.

 Seiring dengan berlakunya Otonomi Daerah, Budi Cahyono kemudian berpindah status kepegawaian dari pegawai pusat menjadi pegawai daerah dengan penempatan di Inspektorat Kota Mataram.

Selama 34 tahun berdinas, Budi Cahyono purna tugas tahun 2017 sebagai auditor dalam usia 60 tahun. Seiring usia, pria yang aktif berkecimpug pada organisasi Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia tersebut enam bulan lalu diserang stroke.Itu membuatnya tidak bisa berjalan.

Rachmat  menghampiri dan menyalami Budi Cahyono dengan hangat. Ia menyilahkan tim dari Sentra Paramita Mataram, unit kerja milik Kementerian Sosial di NTB, membawa masuk kursi roda elektrik untuk Budi Cahyono. 

Kustadi, perwakilan Tim Sentra Paramita Mataram kemudian menjelaskan bagaimana kursi roda elektrik tersebut dioperasikan. Tubuh Budi Cahyono pun diangkat dan didudukkan di atas kursi roda elektrik yang harganya mencapai Rp 27 juta tiap unitnya tersebut.

Budi Cahyono kemudian mempraktikkan langsung pengoperasiannya. Hanya butuh sebentar baginya untuk kemudian mengakrabi berbagai fitur canggih yang memudahkan pengguna mengoperasikan secara mandiri kursi roda tersebut. 

Budi Cahyono pun kini leluasa keluar masuk rumah hingga ke kamar, tanpa harus mendapat bantuan dari orang lain. Ia megaku sangat bersyukur.

Ssebelumnya ia menggunakan kursi roda manual. Dengan kursi roda elektrik itu akan mengantarnya untuk menunaikan ibadah salat berjamaah lima waktu, salat Jumat, dan juga salat tarawih selama bulan Ramadhan di masjid yang berjarak 300 meter dari rumahnya.

Mewakili keluarga, Prof Yusuf Akhyar Sutaryono, menyampaikan ucapan terima kasih dan memberi apresiasi atas perhatian yang sudah diberikan Rachmat kepada saudara sepupunya Budi Cahyono.

“Kami sungguh terharu. Beliau Pak Rachmat, tidak pernah lupa pada kami dan keluarga. Kursi roda elektrik ini akan sangat membantu sekali bagi saudara kami,” ucap Yusuf Akhyar.

rof Oyon, begitu dirinya karib disapa, mengungkapkan bahwa Budi Cahyono adalah penyandang disabilitas yang sangat mandiri.

BACA JUGA: Operasi Pasar untuk Stabilisasi Harga Selama Ramadhan

Diceritakan, sewaktu masih kanak-kanak, dengan kondisi fisik yang terbatas, Budi Cahyono bisa ikut bermain bola bersama teman-teman sebaya mereka.

“Doa kami dan seluruh keluarga agar Allah memberi balasan terbaik untuk seluruh perhatian dan bantuan yang telah diberikan Pak Rachmat kepada kami dan seluruh masyarakat NTB,” kata Prof Oyon.***

 

 

 




Wagub NTB Serahkan LKPD 2022 ke BPK RI Perwakilan NTB

Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) NTB Tahun Anggaran 2022, diserahkan Wagub NTB pada BPK-RIPerwakilan NTB

MATARAM.LombokJournal.com ~ Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Hj Sitti Rohmi Djalillah menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi NTB Tahun Anggaran 2022, kepada Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan NTB,  Jumat (01/04/23). 

BACA JUGA: Sekda NTB Buka Pesona Khazanah Ramadhan

Kata Wagub NTB, LKPD NTB 2022 merupakan akuntabilitas kepada masyarakat

“LKPD tahun anggaran 2022 ini merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban satuan kerja terhadap pengelolaan keuangan yang bersifat efisien, efektif, transparan, dan akuntabilitas Pemerintah Provinsi NTB kepada masyarakat,” jelas Wagub. 

Sementara itu, Kepala BPK Perwakilan Provinsi NTB Ade Iwan Ruswana mengaptesiasi penyerahan LKPD Provinsi NTB. Sebelumnya, Kabupaten Lombok Barat, Lombok Timur dan Kabupaten Sumbawa Barat telah menyerahkan LKPD. 

Ia mengatakan, dalam pemeriksaan yang akan dilakukan ada beberapa aspek yang menjadi perhatian.

BACA JUGA: NTB Masuk 10 Besar Dua Kategori Anugerah Tianarbuka

Di antaranya adalah opini atas kewajaran penyajian laporan keuangan sesuai dengan standar pemeriksaan keuangan negara dengan melihat empat kriteria. 

“Dengan Penyerahan LKPD 2022 diharapkan bisa mempermudah BPK dalam memeriksa rencana keuangan masing-masing daerah agar tepat sasaran bagi pembangunan dan pemerintahan suatu daerah,” jelasnya. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Zulkieflimansyah Sapa Warga Desa Kabupaten Bima 

Turut hadir mendampingi Wagub dalam penyerahan tersebut, Inspektur Inspektorat Provinsi NTB, Ibnu Salim, S.H., M.Si dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi NTB, Drs. Samsul Rizal, MM. ***

 




NTB Masuk Dua Kategori 10 Besar Anugerah Tinarbuka

Provinsi NTB yang masuk dalam 10 Besar kompetisi Anugerah Tinarbuka akan diseleksi menjadi 5 besar

MATARAM.LombokJournal.com ~ Dalam Anugerah Tinarbuka Provinsi NTB masuk 10 besar dua kategori, yakni kategori Penyelenggara Pemilu dan kategori Kepala/Direktur/Pimpinan SKPD

Dalam kategori Penyelenggara Pemilu diwakili Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) NTB dan kategori Kepala/Direktur/Pimpinan SKPD, yang diwakili dr. Hj. Wiwin Nurhasida, selaku Kepala Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma Provinsi NTB. 

BACA JUGA: Sekda NTB Buka Pesona Khazanah Ramadhan

Ketua Komisi Informasi (KI) Provinsi NTB, Sansuri menjelaskan, Anugerah Tinarbuka merupakan kompetisi penilaian monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik oleh Komisi Informasi.

Dilaksanakan untuk memperingati Hari Keterbukaan Informasi Publik Nasional 2023.

“KI Pusat mengadakan penghargaan keterbukaan informasi publik bagi badan publik terbaik hasil Monev 2022,” jelasnya. 

NTB masuk kedalam 10 besar, nanti akan diseleksi kembali menjadi 5 besar. 

BACA JUGA: Safari Ramadhan Gubernur NTB di 10 Kabupaten/Kota se NTB

Adanya  Penghargaan Tinarbuka akan menjadi barometer keterbukaan informasi, kualitas keterbukaan informasi dimasing-masing provinsi.

“InsyaAllah, kita berharap kedua kategori bisa masuk ke 5 besar, disini kita lihat Bawaslu berada diposisi 2, semoga bisa mendapatkan posisi 5 besar,” tuturnya. ***

 




Sekda NTB Buka Pesona Khazanah Ramadhan 

Saat membuka acara  Pesona Khazanah Ramadhan, Sekda NTB juga berbagi produk lokal NTB Mall

MATARAM.LombokJournal.com ~ Pesona Khazanah Ramadhan 2023 tidak saja untuk mengisi bulan Ramadhan dengan kegiatan positif, juga sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

Sekda NTB berharap acara pesona Ramadhan menggerakkan ekonomi masyarakat

Sekretaris Daerah (Sekda) Nusa Tenggara Barat, Lalu Gita Ariadi mengatakan itu saat membuka Pesona Khazanah Ramadhan 2023 di komplek Islamic Center Masjid Hubbul Wathan, Mataram, Sabtu (01/04/23). 

BACA JUGA: Operasi Pasar untuk Stabilisasi Harga Selama Ramadhan

Saat itu Miq Gite panggilan akrab Sekda juga berbagi produk lokal NTB Mall dengan masyarakat. 

Dikatakan Miq Gite, Pesona Khazanah Ramadhan 2023 adalah bentuk sukacita menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, dengan produk lokal dan harga terjangkau bagi masyarakat. 

“Jadi tidak saja mengisi Ramadhan dengan kegiatan positif namun menggerakkan ekonomi masyarakat”, ujarnya.

BACA JUGA: Gubernur NTB, Zulkieflimansyah Sapa Warga Desa di Kab. Bima 

Dalam Pesona Ramadhan, selain gelar lomba dan bazaar makanan, deretan produk lokal seperti busana Muslim dan UMKM, diharapkan menjadi pilihan masyarakat untuk berbelanja. 

Selain itu, pasar murah yang digelar dapat membantu masyarakat memperoleh produk dengan harga terjangkau selama Ramadhan sampai Idul Fitri. 

Hal ini penting seperti dikatakan Sekda, untuk menjaga pertumbuhan ekonomi NTB yang sudah sangat baik sekaligus mengendalikan inflasi akibat tingginya harga harga barang konsumsi dengan produk lokal. 

Beberapa kegiatan seperti Atraksi Budaya Islami, Moeslim Fashion Industry, Tausiah Akbar, dan kompetisi yang didukung pihak swasta diselenggarakan pada 26 Maret–16 April. 

BACA JUGA: Pungli di Pantai Pink Kawasan Sekaroh Dibantah

“Kami berharap kolaborasi dengan seluruh stakeholder terkait, PKR dapat terlaksana dengan sukses, sehingga mampu mendorong masyarakat mengembangkan ekonomi kreatif,“ ujar Kepala Dinas Pariwisata NTB, Jamaludin Malady. ***

 

 




Gubernur NTB, Zulkieflimansyah Sapa Warga Desa di Kab Bima

Gubernur NTB, Bang Zul berpesan agar masyarakat menjadi pemilih cerdas dalam Pileg 2023 

KabupataenBima.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkiefliemansyah mengunjungi Desa Cenggu Belo, Desa Dena Madapangga,dan Desa Kalampa Woha Kabupaten Bima dalam agenda Safari Ramadfhan, Sabtu (01/03/23).

BACA JUGA: Gubernur NTB Bahas MXGP 2023 Bersama Wamen BUMN

Gubernur NTB saat mengunjungi Kabupaten Bima

Bang Zul sapaan Gubernur didampingi Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri dan jajaran Pemprov NTBNTB disambut hangat masyarakat setempat. 

Dalam kesempatan tersebut, Bang Zul berpesan kepada masyarakat untuk menjadi pemilih yang cerdas pada Pemilihan Legislatif (Pileg) yang akan datang. 

Setiap desa atau kelompok desa disarankan Bang Zul memiliki wakil legislatif yang bisa dipilih saat pemilihan nanti. 

BACA JUGA: Operasi Pasar untuk Stabilisasi Harga Selama Ramadhan

Bang Zul juga berpesan agar masyarakat diminta untuk tidak melihat darimana partai caleg berasal, tapi lebih pada integritas dan kualitas personalnya.

“Saya sarankan agar setiap desa atau kelompok desa punya wakil yang dipilih dengan kesepakatan bersama tanpa melihat darimana partai dia berasal, tapi lebih pada integritas dan kualitas personalnya,” pesan Bang Zul.

Para Kepala Desa berkumpul di Desa Kelampa Woha. 

Gubernur NTB dan jajaran Pemprov NTB sendiri diagendakan kunker dan silaturahim ke 10 Kabupaten/Kota se NTB. 

BACA JUGA: MXGP 2023, Bang Zul Temui Nirwan Bakrie dan Dirut Lion Group 

Kunker itu dirangkai dengan meninjau pelaksanaan pasar murah dan penyerahan paket bantuan Ramadhan kepada warga penerima bantuan.***

 

 




Semangat Berbagi dan Gotong Royong DPC PDIP Lotim

Sambut Ramadhan, DPC PDIP Lotim hidupkan semangat gotong royong dengan berbagi lampu penerangan jalan 

LOTIM.LombokJournal.com ~ Sambut bulan Ramadan, Warga Lingkungan Bat Menange Dusun Padak Selatan, Desa Pijot Kecamat Keruak Lombok Timur, bersuka cita. Jalan kampung menuju masjid tidak gelap gulita lagi. 

Pasalnya DPC PDI Perjuangan Lombok Timur menyumbang sejumlah lampu neon untuk penerangan jalan menuju Masjid, agar Jamaah Sholat Taraweh bisa menjalankan ibadah dengan khusyuk. 

Sumbangan lampu neon penerangan jalan oleh PDIP Lombok Timur di Kampung Bat Menange diserahkan beberapa hari sebelum pelaksanaan Ibadah Puasa oleh Wakil Ketua II DPC PDIP Lombok Timur, Ahmad Amrullah. 

BACA JUGA: Safari Ramadhan Gubernur NTB di 10 Kabupaten/Kota se NTB

Sumbangan lampu penerangan jalan untuk menghidupkan semangat gotong royong

“Melalui sumbangan Lampu Neon ini,  DPC PDIP Lombok Timur berharap warga kampung Bat Menange bisa menjalankan ibadah sholat taraweh tidak lagi dalam suasana gelap gulita menuju masjid,” kata Ahmad Amrullah menyerahkan unit lampu neon, akhir pekan kemarin. 

Ahmad Amrullah menyadari meskipun nilainya tidak seberapa, sumbangan Lampu Neon untuk Penerangan Jalan haruslah dimaknai masih kuatnya budaya berbagi dan gotong royong, di kalangan warga desa untuk kebaikkan bersama.

“Setidaknya sejumlah warga bat menange yang dipasangi lampu neon menyumbang juga untuk aliran listrik agar lampu neon ini menyala di malam hari,” ujarnya. 

Lelaki ganteng yang akrab disapa Amrul ini menambahkan,  PDIP Lombok Timur tidak ada motif politik apa pun di balik sumbangan lampu neon ini. 

Selain hanya berbagi kebahagiaan di bulan Ramadhan yang penuh maghfirah ini. 

“Ke depan kegiatan donasi kecil-kecilan dan simple seperti ini akan dimasivkan oleh PDIP Lombok Timur, untuk memperkuat budaya berbagi kehidupan sekaligus menanamkan semangat gotong royong ,” tambah Amrul. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Bahas MXGP 2023 Bersama Wamen BUMN

Ahmad Amrullah menambahkan, sesuai pesan dan arahan Ketua DPD PDIP NTB, H Rachmat Hidayat agar kader dan fungsionaris PDIP yang sejati tidak pelit berbagi untuk kepentingan rakyat banyak. 

Hal ini agar kehadiran Partai bisa dirasakan rakyat dalam duka dan suka untuk hal sekecil apapun. 

“Ketua DPD PDIP NTB, H Rachmat Hidayat jangan pernah pelit dan kikir sama rakyat miskin yang membutuhkan pertolongan. PDIP itu partainya wong cilik. Jangan pernah berhitung untuk hal-hal yang kecil. Tertawa dan menangislah bersama rakyat dimanapun berada,” tandas Amrullah menirukan pesan Rachmat Hidayat. 

Terpisah, Rusdan warga Bat Menange mengucapkan terima kasih atas sumbangan sejumlah lampu neon penerangan jalan oleh DPC PDIP Lombok Timur. 

Warga juga berharap kedepan PDIP Lombok Timur bisa melakukan kegiatan bersama warga Dusun Bat menange untuk membangun kebersamaan yang produktif. 

“Warga dusun bat menange berharap PDIP Lombok Timur tidak hilang setelah ini. Kami ingin diberi pencerahan lewat kegiatan-kegiatan yang membangun keswadayaan dan gotong royong,” tutur Rusdan.  

Ambulance PDIP NTB untuk layanan kemanusiaan 

Sementara itu Ahmad Amrullah menginformasikan untuk wilayah Lombok, khususnya di Lombok Timur telah tersedia unit Ambulance PDIP NTB untuk layanan kemanusiaan tanpa dipungut beaya apapun. Ambulance Kemanusiaan PDIP NTB akan beroperasi 24 jam dalam seminggu tidak ada hari libur. 

Selain itu Ambulance Kemanusiaan PDIP NTB dilengkapi dengan tenaga paramedis dan obat-obatan yang dalam waktu dekat akan melakukan bakti sosial layanan kesehatan gratis dipelosok desa. 

“Siapapun warga Lombok Timur yang membutuhkan layanan darurat bisa telp dan Wa saya ataupun mendatangi kantor DPC PDIP Lombok Timur,” ujar Amrullah sembari  Ambulance PDIP untuk layanan kemanusiaan kedepan akan ditambah unitnya. 

BACA JUGA: Operasi Pasar untuk Stabilisasi Harga Selama Ramadhan

Amrullah menambahkan untuk bakti sosial layanan kesehatan di desa , Ambulance PDIP NTB akan bergerak secepatnya agar masyarakat lombok bisa merasakan manfaatnya secara langsung dimusim pancaroba

“Saat ini Tim Aksij Kemanusiaan Rachmat Hidayat dari Lombok Timur sedang membuat schedule dan trip lokasi bakti sosial layanan kesehatan,” tukas Amrullah. (*)