Gelar Teknologi Tepat Guna Nusantara XXV di NTB

Acara gelar Teknologi Tepat Guna Nusantara XXV wujud nyata dari semangat kolaborasi untuk kemajuan bersama

MATARAM.LombokJournal.com ~ Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Hassanudin, menghadiri acara Kick Off Gelar Teknologi Tepat Guna Nusantara XXV. Acara ini juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Koperasi Nasional ke-77 dan Spektakuler Hari Pajak 2024, Minggu (14/07/24). 

BACA JUGA : Tinjau Bendungan Pandan Duri, Pj Gubernur Serap Aspirasi Masyarakat

Acara kick off gelar Teknologi Tepat Guna Nusantara eujud kolaborasi untuk kemajuan bersama merupakan wujud nyata dari semangat kolaborasi untuk kemajuan bersama

Acara berlangsung meriah dengan kehadiran berbagai kalangan, termasuk pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Dalam sambutannya, Pj Gubernur Hassanudin menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan acara yang menggabungkan tiga momentum penting tersebut.

“Acara ini merupakan wujud nyata dari semangat kolaborasi untuk kemajuan bersama. Dengan memanfaatkan teknologi tepat guna, memperkuat koperasi, dan meningkatkan kesadaran pajak, kita bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik,” ujar Pj Gubernur Mayjen Hassanudin.

Ia menjadi salah satu narasumber dalam acara Kick Off Gelar Teknologi Tepat Guna di Halaman Kantor Diskominfotik NTB. Dalam kesempatan tersebut, Pj Gubernur menekankan pentingnya inovasi teknologi tepat guna dalam mendukung pembangunan daerah.

Sebagai tuan rumah, Pj Gubernur mengajak masyarakat NTB untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai wadah berbagi informasi dan berkompetisi secara sehat dengan daerah lain. 

BACA JUGA : Seruan Pj Gubernur NTB, Pemuda Harus Jauhi Narkoba dan Judi Online 

“Mari kita berkolaborasi, bertukar informasi, dan berkompetisi yang sehat. Banyak hal yang bisa kita manfaatkan dari teman-teman yang datang dari berbagai daerah,” ungkapnya.

Dalam rangkaian Hari Koperasi Nasional ke-77, Hassanudin juga menyoroti peran koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan yang harus terus diperkuat dalam membangun ekonomi yang lebih inklusif dan berkeadilan.

“Koperasi adalah guru perekonomian kita. Dengan memperkuat koperasi, kita tidak hanya meningkatkan kesejahteraan anggota, tetapi juga menciptakan ekonomi yang berkeadilan,” jelasnya.

Spektakuler Hari Pajak 2024 turut memeriahkan acara dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam membayar pajak. Pajak yang dikumpulkan akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan berbagai fasilitas lainnya.

“Mari kita tingkatkan kesadaran pajak demi masa depan yang lebih baik,” ajak Hassanudin.

Acara Kick Off Gelar Teknologi Tepat Guna Nusantara XXV, Hari Koperasi Nasional ke-77, dan Spektakuler Hari Pajak 2024 diisi dengan berbagai kegiatan seperti senam bersama, pawai Hari Pajak, talkshow teknologi tepat guna bersama TVRI, serta penampilan talenta-talenta dari SMA/SMK Kota Mataram. Acara ini ditutup dengan penampilan band lokal, dan para peserta tampak antusias mengikuti berbagai kegiatan yang diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

BACA JUGA : Olahraga Squash Diharapkan bisa Merakyat di NTB

Pj Gubernur Hassanudin menutup sambutan acara itu dengan pesan semangat untuk terus bekerja keras dan berinovasi

“Mari kita tetap semangat membangun masa depan. Dengan kerja keras, inovasi, dan kolaborasi, kita yakin NTB akan semakin maju dan sejahtera,” katanya. ***

 

 

 




Pelatihan ASN Pemprov NTB untuk Penyuluh Antikorupsi

Melalui pelatihan ASN menjadi penyuluh antikorupsi penting untuk sosialisasi tentang korupsi dan pencegahannya khususnya di lingkungan ASN 

Mataram, LombokJournal.com Aparat Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memegang peran penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Untuk itu, peningkatan kualitas integritas ASN melalui komitmen bersama dan budaya antikorupsi sangat penting.

BACA JUGA : Sky Lancing, Destinasi Paralayang Internasional di Lombok Tengah 

Pernyataan ini disampaikan oleh Inspektur Inspektorat Provinsi NTB, H Ibnu Salim, dalam pembukaan pelatihan penyuluh antikorupsi di lingkungan ASN Pemprov NTB, di gedung Badan Pemberdayaan Sumberdaya Manusia (BPSDM) Mataram, Senin (08/07/24).

Ibnu Salim menekankan pentingnya sosialisasi tentang korupsi dan pencegahannya yang diatur mulai dari UU No 12 Tahun 2011 tentang pembentukan peraturan hingga ke peraturan Gubernur tentang pencegahan korupsi.

 “Pelatihan penyuluh antikorupsi ini diharapkan dapat bersertifikasi nasional dan membangun budaya antikorupsi di tempat kerja masing-masing,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pendidikan dan Pelatihan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Dian Novianti, mengungkapkan bahwa berdasarkan survey transparansi KPK, skor pencegahan korupsi di NTB mencapai 81 persen, sementara skor integritas sebesar 69,29 persen yang masuk kategori rentan. 

BACA JUGA : Shell Eco Marathon Diharapkan Berdampak Positif

“Salah satu upaya peningkatan tersebut adalah dengan meningkatkan sosialisasi melalui agen penyuluh antikorupsi,” kata Dian.

Pelatihan ASN penyuluh antikoripsi ini diikuti oleh 62 peserta, yang terdiri dari 50 orang pelopor, 12 orang dari unsur pengalaman, 15 orang dari organisasi perangkat daerah seperti Inspektorat, Bappenda, dan lainnya, serta tiga peserta dari luar daerah.

NTB telah memiliki 18 ASN penyuluh antikorupsi bersertifikat nasional dari 3000 penyuluh di seluruh Indonesia. 

BACA JUGA : Optimis, NTB akan Raih Hasil Maksimal di PON Aceh 2024 

Diharapkan, jumlah ASN penyuluh antikorupsi bersertifikat nasional akan meningkat setelah seleksi dan pelatihan selama lima hari di Mataram. jm

 




Gamelan bagi Warga Lombok di Johor, Malaysia

Silaturahmi sekaligus penyerahan gamelan berlangsung dengan penuh kehangatan, sebagai penguatan akar budaya dan tradisi Lombok

MATARAM.LombokJournal.com ~ Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) menggelar acara silaturahmi dengan komunitas warga Lombok di Johor, Malaysia. 

BACA JUGA : Misi Dagang NTB Bertemu Perkumpulan Pengusaha Johor Bahru

Bunda Lale menandatangani penyerahan gamelan bagi warga Lombok di Malaysia

Dalam acara tersebut, Pemprov NTB menyerahkan satu set alat musik gamelan sebagai bentuk dukungan untuk melestarikan budaya Lombok di luar negeri.

Rombongan Pemprov NTB dipimpin oleh Wakil Ketua Dekranasda NTB, Ir. Hj. Lale Prayatni Gita Ariadi, bersama dengan beberapa kepala dinas, disambut hangat oleh masyarakat Lombok di Johor. 

Acara silaturahmi sekaligus penyerahan gamelan berlangsung dengan penuh kehangatan, memperingati akar budaya dan tradisi Lombok.

Dalam sambutannya, Bunda Lale menekankan pentingnya pelestarian budaya Lombok di diaspora. Ia menyampaikan bahwa gamelan sasak yang diserahkan memiliki nilai simbolis yang tinggi dan diharapkan dapat mempererat hubungan antar sesama warga Lombok di Johor.

BACA JUGA : PKBI NTB dan Unichef Indonesia Diapresiasi Dikes NTB

Bunda Lale juga berencana untuk memperkenalkan seni Rebana kepada masyarakat Sumbawa di Johor Bahru, Malaysia. Dia berharap bahwa gamelan tersebut tidak hanya akan menjadi penghibur, tetapi juga akan digunakan untuk memelihara kesenian dan tradisi Lombok di Johor.

Selain seremoni penyerahan gamelan, Bunda Lale juga mengadakan dialog dengan warga Lombok untuk mendengarkan aspirasi dan isu-isu yang mereka hadapi di luar negeri. Diskusi berlangsung hangat dan interaktif, dengan banyak masukan yang disampaikan oleh masyarakat.

Bunda Lale juga menitipkan harapannya kepada Pemerintah Johor Bahru untuk melindungi dan memberikan rasa aman kepada masyarakat Lombok yang tinggal di sana, sambil menegaskan bahwa Pemprov NTB akan selalu mendukung warganya di manapun mereka berada.

Ketua Perhimpunan Masyarakat warga NTB di Johor Malaysia, Baiq Mustika, mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi NTB. Dia juga membagikan sejarah perhimpunan mereka dan mengapresiasi perhatian yang diberikan untuk komunitas mereka di luar negeri.

BACA JUGA : Mendagri Mengapresiasi Konerja Miq Gita dan Bunda Lale

Dengan penyerahan gamelan ini, diharapkan bahwa budaya Lombok akan semakin dikenal dan dilestarikan di Johor, serta memperkuat rasa kebersamaan dan identitas budaya bagi warga Lombok di Malaysia.***

 




Mendagri Apresiasi Kinerja Miq Gite dan Bunda Lale 

Saat menyampaikan sambutan pelantikan Pj Gubernur NTB yang baru, Mendagri mengungkapkan Lalu Gita Ariadi  mendapatkan penghargaan dari Presiden Joko Widodo

JAKARTA.LombokJournal.com ~ Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian  memberikan apresiasi atas kerja keras yang telah diemban PJ Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi (periode  19 September 2023 – 24 Juni 2024), 

Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si di Provinsi NTB dinilai telah mengukir berbagai prestasi, salah satunya menerima penghargaan Tim TPID terbaik. 

BACA JUGA : Pelantikan May (Purn) Hassanudin Menjadi Pj Gubernur NTB 

“Bapak turun dalam keadaan mendapatkan prestasi langsung di Istana Negara dan mendapatkan penghargaan secara langsung dari bapak Presiden Joko Widodo,” tuturnya saat memberikan sambutan pada saat pelantikan, Jakarta, Senin (24/06/24).

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada PJ Ketua TP-PKK NTB, Hj. Lale Prayatni Gita Ariadi atas kinerja yang telah dilakukan selama menjabat sebagai Ketua TP-PKK dan Posyandu.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Bu Lale , selama bekerja sebagai TP PKK Provinsi dan juga posyandu, harapan kami kepada para pejabat yang baru dapat menyesuaikan diri,” ungkapnya.

BACA JUGA : PKL Punya Posisi Tawar yang Kuat dan PIlgub NTB 2024

Pj Gubernur NTB pada hari ini resmi dijabat oleh  Mayjen (Purn) Hassanudin dan  Pj Gubernur NTB

Pj Gubernur NTB yang baru Mayjen (Purn) Hassanudin sebelumnya menjabat sebagai Pj Gubernur Sumut. Hassanudin adalah purnawirawan TNI Angkatan Darat dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal (Purn) dan mantan Wakil Inspektur Angkatan Darat.

BACA JUGA : Komitmen NTB Menjadi Provinsi ‘Smart and Green Productivity’

Selain itu dalam kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pelantikan Penjabat Ketua TP – PKK Serta Pengukuhan Penjabat Ketua Pembina Posyandu. ***

 

 




Open House Digelar Pemprov NTB pada 1 Syawal 1445 Hijriyah

Pemprov NTB menggelar open house untuk berbagi kebahagiaan dan mempererat hubungan dengan berbagai lapisan masyarakat 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Sebagai bagian dari perayaan Idulfitri dan upaya untuk mempererat hubungan antar warga, Pemerintah Provinsi NTB mengadakan rangkaian acara yang dimulai dengan Open House pada hari 1 Syawal 1445 Hijriyah.

BACA JUGA : Industri Kreatif Berkembang, NTB Jadi Tuan Rumah Event Nasional BBI

Dr. Najamuddin Amy, MM., Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi NTB, menjelaskan bahwa Pj Gubernur NTB menjadi tuan rumah acara yang berlangsung di Pendopo Gubernur NTB, bertujuan untuk memfasilitasi silaturahmi dan rekonsiliasi antara berbagai elemen masyarakat.

“Setelah sebulan menjalani ibadah puasa Ramadan, Open House kami adakan sebagai wadah untuk berbagi kebahagiaan dan mempererat hubungan antara tokoh masyarakat dan berbagai lapisan masyarakat,” ujarnya, Selasa (09/04/24).

BACA JUGA : Mudik Ceria Gratis 2024, Mudahkan Pemudik Rayakan Lebaran

Acara tersebut akan berlangsung dari pukul 09.00 pagi hingga petang pukul 18.00 Wita. Ini menjadi momen bagi pimpinan Pemprov NTB untuk berinteraksi dengan berbagai komponen masyarakat dalam suasana yang penuh kegembiraan dan semangat halalbihalal.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Najamuddin Amy juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri, sambil berharap agar semua dapat terus meningkatkan kualitas diri.

Selain Open House, perayaan Sholat Idulfitri Pemprov NTB dipusatkan di Masjid Raya Hubbul Wathan Islamic Centre NTB. Sholat dipimpin oleh Masyaikh Ma’had Darul Quran Wal Hadits Pancor Lotim TGH. Sami’in Hadi, Lc., MA., dengan khutbah oleh Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah NTB Dr. TGH. Falahuddin, M.Ag.

BACA JUGA : Mengajar untuk Memotivasi, Pengajaran KMHDI di Sumbawa

Dengan merayakan Idulfitri bersama, diharapkan semua dapat kembali kepada fitrahnya yang sejati. Aamiin. dyd/njm

 




Pemprov NTB Safari Ramadhan yang Ketiga di Loteng

Kegiatan Safari Ramadhan yang dilakukan Pemprov NTB tujuannya untuk mempererat silaturahmi antara Pemerintah bersama masyarakat  di bulan suci

MATARAM.LombokJournal.com ~ Penjabat (Pj) Sekda melakukan peninjauan Operasi Pasar Murah di pinggir jalan masuk Masjid Miftahul Jannah Leneng, Lombok Tengah, mengawali  kegiatan Safari Ramadhan 1445 H  Pemprov NTB yang ketiga kalinya, dengan mengunjungi masyarakat Kelurahan Leneng, Lombok Tengah, Rabu, (27/03/24).

Pj Sekda mewakili Pemprov NTB mwlakukan Safari Ramadhan di Leneng, Loteng
Pj Sekda, Ibnu Salim

Operasi pasar murah ini diselenggarakan oleh Pemprov NTB melalui Disperindag, menawarkan berbagai kebutuhan pangan seperti beras dan minyak goreng dengan harga terjangkau, bertujuan guna mengatasi inflasi daerah. Respons positif pun diberikan oleh masyarakat.

Pj Sekda NTB, Ibnu Salim yang mewakili Pj Gubernur NTB meminta maaf atas ketidakhadiran Pj Gubernur, H. Gita Ariadi  pada kegiatan Safari Ramadhan ini. 

BACA JUGA : Safari Ramadhan Hari Kedua Pj Gubernur di Kota Mataram

“Ini adalah kunjungan ketiga ayas nama Pemprov NTB, dalam Safari Ramadhan untuk mempererat silaturahmi di bulan suci ini. Kegiatan ini juga menyertakan gerak operasi pasar murah untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan menjelang Idul Fitri,” ungkap Abah Ibnu.

Ibnu menambahkan bahwa menjaga stabilitas harga barang pokok adalah tugas pemerintah daerah, sejalan dengan kebijakan nasional untuk mengendalikan inflasi, mengurangi kemiskinan, dan mendukung perekonomian masyarakat melalui penguatan UMKM dengan mempromosikan produk lokal.

Dalam pertemuan dengan jamaah dan Sekda Lombok Tengah yang mewakili Bupati, Abah Ibnu menyampaikan rasa syukur atas datangnya bulan suci Ramadhan yang mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Selain kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama, rangkaian Safari Ramadhan kali ini mencakup Shalat Magrib dan Isya berjamaah. 

BACA JUGA : Pengajian Ramadhan, Dakwah Kultural di Kalangan Milenial

Acara ini juga disertai dengan pemberian bantuan fisabilillah kepada takmir masjid, pengurus masjid, santunan untuk anak yatim, serta tokoh masyarakat setempat. Ican/her

 




Hak Angket Masih Berjalan: Antara Harapan dan Tantangan

Capres nomor urut 3, pertama kali menggulirkan  Wacana penggunaan hak angket muncul dalam konteks mengusut dugaan kecurangan Pemilu 2024     

LombokJournal.com ~ Sebagai lembaga negara yang bertanggung jawab dalam menyalurkan aspirasi rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memiliki sejumlah hak istimewa, yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 Tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD Pasal 79. 

Hak-hak ini, seperti hak angket, hak interpelasi, dan hak menyatakan pendapat, menjadi instrumen penting dalam mengawasi pemerintah.

BACA JUGA : Peristiwa Anomali Sirekap, Ada Parta Mengalami Kenaikan Tidak Wajar

Di kalangan DPR RI masih terbelah pandangan terkait Hak Angket

Hak angket salah satu hak istimewa DPR, memberikan kewenangan untuk melakukan penyelidikan terhadap pelaksanaan undang-undang dan/atau kebijakan pemerintah yang dianggap bertentangan dengan peraturan perundang-undangan. 

Mekanisme pengajuannya diatur oleh pasal 177 UU Nomor 27 Tahun 2009, membutuhkan dukungan 25 anggota parlemen dan lebih dari satu fraksi.

Wacana penggunaan hak angket muncul dalam konteks mengusut dugaan kecurangan Pemilu 2024. Kubu pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, memimpin inisiatif ini. Namun, respons terhadap wacana ini terbelah di kalangan anggota DPR.

Ganjar mendorong pengusungan salah satu hak istimewa ini oleh partai politik pengusungnya, PDI-P dan PPP, sebagai respons terhadap dugaan kecurangan yang dianggapnya sudah terbuka. Anies Baswedan, capres nomor urut 1, dan partai pengusungnya juga menyatakan kesiapan untuk menggunakan hak angket.

BACA JUGA : Peningkatan Suara PSI, Pengamat : Ada Potensi Manipulasi

Pada rapat paripurna DPR, Selasa (05/03/2024), anggota DPR dari Fraksi PDI-P, PKB, dan PKS mengadvokasi penggunaan hak ini. Namun, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyoroti adanya mekanisme khusus untuk mengajukannya, yang tidak direspon saat itu.

Meskipun demikian, terdapat pandangan lain terkait wacana ini. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman, menyatakan skeptisisme terhadap terwujudnya inisiatif ini. Menurutnya, mayoritas anggota DPR cenderung menghormati hasil Pemilu 2024 dan memandangnya sebagai proses yang sudah selesai.

Pemikiran di kalangan legislator terbelah, dengan beberapa mendukungnya untuk mengatasi dugaan kecurangan, sementara yang lain lebih fokus pada penyelesaian rancangan undang-undang yang tertunda. Habiburokhman menekankan perlunya memaksimalkan fungsi pengawasan DPR terkait Pemilu 2024 tanpa harus menggunakan hak angket.

Dalam konteks ini, muncul pertanyaan mengenai apakah usulan ini akan tetap bergulir atau menghadapi kendala dalam pengajuannya. 

BACA JUGA : Kota Bima Tuan Rumah Gelar Teknologi Tepat Guna tingkat Provinsi

Meski ada dorongan dari sejumlah pihak, terutama dari kubu Ganjar Pranowo-Mahfud MD dan Anies Baswedan, tantangan dan perbedaan pandangan di kalangan DPR menjadi faktor yang mungkin mempengaruhi kelanjutan wacana hak angket ini.***

(Dari berbagai sumber)

 




Koperasi PKK Cahaya Abadi Adakan Rapat Anggota Tahunan (RAT)

Dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) koperasi PKK Cahaya Abadi, Bunda Lale mendorong agar punya usaha lain selain simpan pinjam

MATARAM.LombokJournal.com ~ Dalam upaya meningkatkan kualitas dan kelangsungan Koperasi PKK Cahaya Abadi Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Penjabat (Pj) Ketua TP PKK NTB, Hj Lale Prayatni Gita Ariadi, turut serta dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang digelar di Mataram pada Senin (26/02/24).

BACA JUGA : MotoGP dan ARRC 2024, Peluncuran Tiket di Jakarta

Bunda Lale berharap koperasi PKK berinovasi
Bunda Lale

Dalam sambutannya, Bunda Lale sapaan akrabnya, tidak hanya berfokus pada aspek simpan pinjam, melainkan mengajak koperasi untuk menjelma menjadi entitas modern dengan diversifikasi usaha yang lebih luas.

“Harus lebih dari sekadar tempat simpan pinjam. Kami berharap agar PKK Cahaya Abadi dapat berkembang dengan membuka usaha pendukung lainnya,” ungkap Bunda Lale.

BACA JUGA : Bunda Lale Ajak Masyarakat Jalani Hidup Sehat

Menyadari tantangan yang dihadapi oleh banyak koperasi yang terpaku pada model simpan pinjam, Bunda Lale memberikan peringatan akan ketidakberlanjutan model tersebut. Beliau menggarisbawahi pentingnya adanya usaha pendukung, untuk menghindari stagnasi perekonomian.

“Koperasi yang hanya mengandalkan simpan pinjam memiliki risiko tinggi untuk kegagalan jangka panjang. Koperasi harus mampu berkembang melalui diversifikasi usaha, ini akan membawa banyak keuntungan,” pesan Bunda Lale kepada para anggota koperasi.

Tidak hanya itu, Bunda Lale juga mengajak seluruh anggota Koperasi PKK Cahaya Abadi NTB untuk menjaga semangat dan terus berinovasi guna menjadikan koperasi sebagai contoh yang inspiratif bagi koperasi lainnya.

BACA JUGA : Perdagangan dan Peranannya dalam Pembangunan Ekonomi

“Dengan semangat dan inovasi, saya yakin Koperasi PKK Cahaya Abadi bisa menjadi lebih maju dan modern. Ini bukan hanya untuk kebaikan kita, tetapi juga untuk memberikan contoh positif kepada lainnya,” tutupnya dengan penuh optimisme. novita/opik

 




Perdagangan dan Peranannya dalam Pembangunan Ekonomi

Dalam konteks perdagangan, terdapat peran penting dari dua entitas utama, yaitu produsen dan konsumen

MATARAM.LombokJournal.com ~ Perdagangan merupakan salah satu cara umum mencari keuntungan. Merupakan kegiatan yang melibatkan transaksi barang dan/atau jasa, baik di dalam negeri maupun lintas batas negara. 

Badan Pusat Statistik menjelaskan, perdagangan bertujuan untuk pengalihan hak atas barang dan/atau jasa dengan imbalan atau kompensasi.

BACA JUGA : Pelabuhan Laut Kota Bima Ditinjau Pj Gubernur NTB

Dalam perdagangan, terdapat peran penting dari dua entitas utama, yaitu produsen dan konsumen
Perdagangan di pasar

Di Indonesia, regulasi perdagangan diatur oleh Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014, yang menekankan pentingnya peran perdagangan dalam pembangunan ekonomi.

 Namun, dalam perkembangannya, pengertian perdagangan perlu disesuaikan untuk menghadapi tantangan pembangunan nasional.

UU tersebut mencatat peran perdagangan sebagai elemen kunci dalam meningkatkan pembangunan ekonomi. 

Namun, untuk memenuhi kebutuhan dan tantangan yang ada, diperlukan kebijakan politik ekonomi yang mendukung dan mengembangkan ekonomi rakyat. Termasuk koperasi serta usaha mikro, kecil, dan menengah sebagai pilar utama pembangunan ekonomi nasional.

BACA JUGA : Rakor di Bima, Pj Gubernur NTB Dukung Lawan Destruktive Fishing

Dalam konteks perdagangan, terdapat peran penting dari dua entitas utama, yaitu produsen dan konsumen. Produsen mencakup pihak yang membuat atau menyediakan barang untuk diperdagangkan, sedangkan konsumen adalah pihak yang membeli barang atau jasa dari produsen.

Perdagangan merupakan konsep ekonomi dasar yang melibatkan pembelian dan penjualan barang dan jasa. Ini melibatkan kompensasi yang dibayarkan oleh pembeli kepada penjual atau pertukaran barang atau jasa antar pihak.

Dalam skala internasional, perdagangan memungkinkan negara-negara untuk memperluas pasar dan memperoleh barang dan jasa yang mungkin belum tersedia. 

BACA JUGA : Aset Pemprov NTB Dihibahkan untuk Tugas Pemerintahan

Hal ini menciptakan persaingan yang lebih besar di pasar global, menghasilkan harga yang lebih kompetitif dan produk yang lebih terjangkau bagi konsumen.

Pentingnya perdagangan juga terlihat dalam pasar keuangan, di mana perdagangan merujuk pada pembelian dan penjualan sekuritas. Seperti saham di bursa efek, yang memainkan peran vital dalam aktivitas ekonomi global.***

 




Pemilu 2024, Pj Gubernur NTB Salurkan Hak Pilih di TPS 12 Karang Taruna, Mataram

Dalam Pemilu 2024 dilakukan pemilihan serentak Presiden RI, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten Kota se-Indonesia 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Penjabat (Pj)Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi beserta Istri Ir. Hj. Lale Prayatni menyalurkan hak pilihnya pada Pemilu 2024 dengan melakukan pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 12 Jalan Pejanggik Nomor 28 Lingkungan Karang Taruna, Kota Mataram, Rabu (14/02/24). 

BACA JUGA : Pj Gubernur NTB Pantau Pelaksanaan Pemilu 2024

Pj Gubernur NTB menyalurkan suaranya untuk Pemilu 2024
Lalu Gite Ariadi

Hj. Lale Prayatni

Miq Gite sapaan akrab Pj Gubernur mengajak masyarakat mengikuti pencoblosan dan turut serta menjadi bagian dalam menjaga suasana yang kondusif, sehingga pesta demokrasi atau Pemilu 2024 berjalan dengan aman, damai dan sukses. 

Pada Pemilu 2024 kali ini dilakukan pemilihan Presiden RI, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten Kota se-Indonesia secara serentak. 

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nusa Tenggara Barat (NTB) telah menetapkan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 sebanyak 3.918.291 pemilih.

BACA JUGA : Awas Curah Hujan Tinggi! Pemprov NTB Sigap Koordinasi Kabupaten/Kota se NTB

Angka tersebut tersebar di 16.243 Tempat Pemungutan Suara (TPS) se-NTB. 

Lombok Timur masih menjadi kabupaten dengan jumlah pemilih terbanyak mencapai 985.385 orang. Sedangkan, Sumbawa Barat menjadi daerah dengan pemilih paling sedikit yaitu hanya 102.422 pemilih.

BACA JUGA : Pemilu Dalam Negara Demokrasi

Dari 3.918.291 pemilih itu sebanyak 1.916.798 merupakan laki-laki dan 2.001.493 perempuan. Berikut ini jumlah pemilih di berbagai daerah di NTB. Rinciannya;

  1. Lombok Barat 517.819 pemilih.
  2. Lombok Tengah 772.406 pemilih.
  3. Lombok Timur 985.385 pemilih.
  4. Lombok Utara 183.391 pemilih.
  5. Kota Mataram 315.549 pemilih
  6. Sumbawa Barat 102.422 pemilih.
  7. Sumbawa 367.967 pemilih.
  8. Bima 376.525 pemilih.
  9. Kota Bima 112.347 pemilih.
  10. Dompu 184.460 pemilih.jm