September 2020, Ekspor dan Impor NTB Menurun

MATARAM.lombokjournal.com

Badan Pusat statistik (BPS) Provinsi NTB merilis Nilai Ekspor Provinsi Nusa Tenggara Barat bulan September 2020 sebesar US$ 41.531.287, mengalami penurunan sebesar 27,02 persen jika dibandingkan dengan ekspor bulan Agustus 2020 yang bernilai US$ 56.911.177.

“Ekspor bulan September 2020 yang terbesar ditujukan  ke China sebesar 95,14 persen, Australia sebesar 2,82 persen kemudian disusul India yaitu sebesar 1,13 persen,” ujar Kepala BPS NTB, Suntono, Senin (02/11/20).

Menurutnya, jenis barang ekspor Provinsi NTB yang terbesar pada bulan September 2020 adalah Barang Galian/ Tambang Non Migas sebesar US$ 39.144.397 (94,25 persen), Perhiasan/Permata sebesar US$ 1.186.477 (2,86 persen), Buah-buahan sebesar US$ 467.841 (1,13 persen), Garam, Belerang, Kapur senilai US$ 236.670 (0,57 persen) serta Ikan dan Udang sebesar US$ 217.871 (0,52 persen).

“Nilai impor pada bulan September 2020 sebesar US$ 7.402.017. Ini berarti impor mengalami penurunan 34,12 persen dibandingkan dengan impor bulan Agustus 2020 sebesar US$ 11.236.195. Sebagian besar Impor berasal dari negara Amerika Serikat (38,65 persen), Jepang (27,63 persen), Cina (8,69 persen), dan Singapura (8,69 persen),”terangnya.

Jenis barang impor dengan nilai terbesar adalah Karet dan Barang dari Karet (40,23 persen), Mesin-mesin/Pesawat Mekanik  (39,34 persen), Kendaraan dan Bagiannya  (7,39 persen), Bahan Peledak (4,27 persen).

Aya




MUI NTB Serukan Boikot Produk Prancis  

MATARAM.lombokjournal.com

Majelis Ulama Indonesia (MUI) NTB, serta MUI Pusat mengecam keras pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang beberapa waktu lalu terkait karikatur Nabi Muhammad SAW.

Menurut Ketua MUI NTB, Saiful Muslim, pernyataan yang dinilai melukai perasaan Seluruh umat muslim yang ada di dunia ini harus diberikan sanksi tegas dengan Seruan boikot produk Prancis seperti yang dilakukan di beberapa Negara.

“Menghina Nabi Muhammad bagi umat Islam harus dikecam. Sebagai umat Islam wajib membelanya ini merupakan hinaan bagi manusia yang di agungkan Tuhan,” ujar Saiful, Senin (02/11/20).

Dikatakan Saiful Musli, pernyataan yang disampaikaneh Presiden prancis dinilai merugikan hubungannya dengan Negara Lain.

“Ini kan memancing kemarahan umat yang lain, jadinya dia merusak komunikasi yang sudah bagus dengan negara lain,” katanya.

Menurutnya, dengan mengajak masyarakat untuk memboikot produk Prancis dinilai sebagai bentuk perlawanan terhadap sikap Presiden Macron yang melecehkan Islam dan Rasulullah.

“Termasuk upaya boikot produk Prancis. Seruan itu satu komando dari MUI Pusat, kalau bisa gak usah di beli produknya” ujarnya.

Pidato kontroversi Macron bermula pasca insiden pemenggalan seorang guru di Prancis oleh muridnya akibat menunjukkan karikatur Nabi Muhammad dari majalah Charlie Hebdo

Presiden Macron kemudian memberikan pernyataan kontroversi, yang dinilai mendukung penerbit karikatur Nabi Muhammad di majalah, yng menyebut kRIKtur tersebut sebagai bentuk kebebasan berekspresi.

Marcon juga mengeluarkan pernyataan, menyebutkan Islam saat ini adalah agama yang tengah mengalami krisis.

Serangan juga terjadi di Nice,, Prancis belum lama saat terjadi insiden pemenggalan guru. Tiga orang dikabarkan tewas dalam aksi tersebut.

Prancis juga telah mengumumkan keadaan darurat akibat aksi teror tersebut. Mereka melakukan pengamanan level tinggi pada kota-kota di sana.

Aya

 




DPRD NTB Sahkan Dua Raperda

Diharapkan seluruh regulasi yang dibahas dan dihasilkan dalam forum sidang rapat di masa pandemi Covid-19 tersebut, bisa berfungsi secara efektif, mengatur jalannya pembangunan ke arah kemajuan menuju NTB Gemilang

MATARAM.lombokjournal.com

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah didampingi Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Aryadi, MSi, menghadiri Rapat Paripurna keempat masa persidangan III tahun 2020 di Ruang Rapat Gedung DPRD, Senin (02/11/20).

Wagub Hj Sitti Rohmi

Rapat Paripurna tersebut, penyampaian laporan pansus-pansus terhadap 3 (tiga) buah Raperda prakarsa Gubernur NTB, persetujuan DPRD provinsi NTB terhadap 3 (tiga) buah Raperda prakarsa Gubernur NTB.

Serta Pendapat akhir Gubernur NTB sebagai sambutan terhadap 3 (tiga) buah Raperda.

Dalam Rapat Paripurna tersebut, telah disetujui dua buah Raperda, yaitu Raperda tentang penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman dan Raperda tentang penyelenggaraan kearsipan.

Tentang Raperda tentang rencana tata ruang wilayah provinsi NTB tahun  2020-2040, DPRD NTB meminta perpanjangan waktu untuk pembahasan lebih lanjut. Akan terus dilakukan penyempurnaan dan pendampingan oleh pihak pemerintah, hingga dapat diberikan persetujuan pada masa persidangan selanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Wagub NTB menyampaikan, terima kasihnya atas persetujuan terhadap Raperda tentang penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman serta Raperda tentang penyelenggaraan kearsipan.

Menurut Umi Rohmi, dengan bertambahnya Raperda-Raperda yang telah disetujui akan menambah jumlah produk hukum daerah sebagai acuan dan pedoman dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan di NTB.

“Tujuannya tentu saja adalah untuk memberikan pelayanan,perlindungan dan pemberdayaan terbaik kepada masyarakat, dalam mendorong percepatan pembangunan daerah,” ungkapnya.

Wagub berharap agar seluruh regulasi yang dibahas dan dihasilkan dalam forum sidang rapat di masa pandemi Covid-19 tersebut, bisa berfungsi secara efektif, mengatur jalannya pembangunan ke arah kemajuan menuju NTB Gemilang.

Wagub juga menghaturkan terima kasih kepada Pansus di DPRD NTB atas kontribusi pemikiran dan komitmen dalam proses pembahasan, hingga proses penyempurnaan ketiga Raperda tersebut.

“Akhirnya, sekali lagi melalui kesempatan yang baik secara tulis dan ikhlas, saya menyampaikan terimakasih dan penghargaan kepada pimpinan dan segenap anggota dewan, khususnya kepada pansus terhadap kontribusi pemikiran, ide dan gagasannya. Demikian juga kepada para pimpinan dan pejabat birokrasi perangkat daerah yang juga telah membantu penyempurnaan ketiga buah Raperda ini,” kata Wagub.

Hadir dalam rapat paripurna tersebut, asisten bidang perekonomian dan pembangunan setda provinsi NTB,kepala Biro Hukum, Kepala Biro AP-LPBJP, serta kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTB.

Rr/HmsNTB

 




ASN Langgar Netralitas, Gubernur Tindaklanjuti Rekomendasi KASN

Gubernur selalu mengingatkan masyarakat, agar jangan sampai terpecah belah atau tali silaturahim terputus lantaran Pilkada

MATARAM.lombokjournal.com

Surat dari Kementerian Dalam Negeri terkait permintaan agar Kepala Daerah menindaklanjuti rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), soal ASN yang melanggar netralitas di Pilkada 2020, Gubernur NTB Dr. H Zulkieflimansyah telah menindaklanjuti semua rekomendasi KASN tersebut.

Sejumlah ASN yang melanggar netralitas Pilkada 2020 diberikan sanksi berupa pernyataan terbuka dan penundaan gaji berkala.

“ASN Pemprov NTB yang direkomendasikan oleh KASN yang melanggar netralitas dalam Pilkada 2020 telah ditindak lanjuti semuanya, dan jenis sanksi yang berikan berupa pernyataan terbuka dan penundaan gaji berkala. Gubernur sudah tegas soal itu,” kata Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi NTB, Najamuddin Amy, S.Sos, MM, Senin (02/11/20).

Yang perlu diluruskan kata Najamuddin, munculnya surat dari Kemendagri ini bukan pelanggaran Pilkada, apalagi dilakukan oleh Kepala Daerah.

“Namun ini adalah teguran administratif terkait ASN yang dinilai tak netral di dalam Pilkada.  Dimana kepala daerah, salah satunya Gubernur NTB selaku pejabat pembina kepegawaian (PPK) diminta oleh Kemendagri untuk memberikan sanksi kepada ASN. Dan itu sudah dilakukan,” tegas Bang Najam.

Ia mengatakan, dalam setiap kesempatan menemui masyarakat hingga ke pelosok-pelosok kampung, Gubernur justru selalu mengingatkan masyarakat, agar jangan sampai terpecah belah atau tali silaturahim terputus lantaran Pilkada.

Perbedaan pilihan di masa Pilkada sangatlah wajar, karena bagian dari demokrasi.

“Gubernur dalam setiap kunjungan rutin menyampaikan pesan-pesan yang sejuk. Jadi tidak ada sedikitpun menyinggung salah satu paslon. Ini bagian dari menguatkan komitmen masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas di masa pilkada agar tetap adem,” tambahnya.

Dalam surat yang ditandatangani oleh Inspektur Jenderal Kemendagri, Tumpak Haposan Simanjuntak, atas nama Mendagri Tito Karnavian tersebut, tidak hanya Gubernur NTB yang diminta untuk menindaklanjuti rekomendasi KASN, namun total ada 67 kepala daerah, baik itu gubernur maupun bupati/walikota.

“ Ini untuk meluruskan potensi mispersepsi  publik bahwa ini bukan pelanggaran pilkada oleh Gubernur, tapi teguran administratif terkait ASN,” tutupnya.

Rr/HmsNTB




Pokdarwis Diminta Berkontribusi untuk Kemajuan Desa Wisata

Pokdarwis NTB akan segera melakukan Musyawarah Daerah (Musda) dengan Pokdarwis yang ada di kabupaten/kota se-NTB

MATARAM.lombokjournal.com

Tidak diragukan lagi, sektor pariwisata merupakan daya pikat utama di Provinsi NTB.

Budaya serta keindahan alam NTB menjadi magnet, bukan hanya di dalam negeri, namun hingga ke seluruh dunia. Oleh karenanya, pariwisata menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi NTB.

Berbagai ikhtiar dan sinergi dengan berbagai kalangan terus dibangun guna semakin melejitkan pariwisata di NTB.

Salah satunya dengan dibentuknya organisasi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam dunia pariwisata.

Komite Pokdarwis NTB yang baru saja dibentuk pada bulan Agustus telah melakukan berbagai kegiatan untuk meningkatkan sinergi dengan pemerintah untuk mempercepat akselerasi pariwisata NTB.

Bahkan, dalam waktu dekat Pokdarwis NTB akan segera melakukan Musyawarah Daerah (Musda) dengan Pokdarwis yang ada di kabupaten/kota se-NTB.

Hal itu diungkapkan Ketua Komite Pokdarwis NTB saat bersilaturahmi dengan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah bertempat di Ruang Kerja Wagub, Senin (02/11/20).

Turut pula mendampingi Wagub dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, H. L. Moh. Faozal, S. Sos., M. Si.

Wagub kemudian mengapresiasi semangat Pokdarwis NTB yang bertekad kuat memajukan pariwisata di NTB. Umi Rohmi sapaan akrabnya, kemudian mengarahkan agar Komite Pokdarwis terus menjalin sinergi dan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota.

“Ini tidak bisa hanya dipikirkan oleh satu orang saja, harus bersinergi karena ini multisektor,” ucapnya.

Umi Rohmi kemudian mengungkapkan jika program unggulan 99 Desa Wisata yang saat ini digaungkan Pemprov merupakan bentuk keterlibatan masyarakat dalam memajukan desanya.

Ia percaya setiap desa memiliki potensi yang apabila dimanfaatkan sebaik mungkin akan berbuah manis bagi masyarakat desa itu sendiri.

“Program Desa Wisata yang kita maksudkan ini sebenarnya untuk memancing desa-desa ini agar berbenah, karena kita percaya setiap desa itu punya potensi,” jelas Umi Rohmi.

Desa Wisata diibaratkan sebagai rumah besar, dimana di dalamnya terdapat banyak aspek yang dapat dikembangkan. Untuk itu, kesuksesan Desa Wisata diharapkan dapat memberikan efek berganda bagi masyarakat. Umi Rohmi optimis, pariwisata NTB akan semakin eksis apabila didukung penuh oleh seluruh pihak dan elemen masyarakat NTB.

“Kalau anak mudanya semangat, pemerintah desanya semangat, Pokdarwisnya semangat, maka pasti desanya juga akan maju,” tegasnya.

Ketua Komite Pokdarwis NTB, Yogi Birul Walid Sugandi menerangkan jika terbentuknya Komite Pokdarwis NTB yakni sebagai mitra strategis Pemprov untuk mempercepat rangkaian kegiatan desa-desa wisata.

Ia pun mengungkapkan dalam waktu dekat Komite Pokdarwis NTB akan segera menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda). Rangkaian kegiatan juga telah dilakukan menuju Musda tersebut.

“Salah satunya adalah Road Show Lombok-Sumbawa dan bertemu dengan Pokdarwis, membuat FGD, serta menghasilkan diskusi-diskusi yang serius dan hangat untuk akselerasi percepatan pariwisata,” aku Yogi.

Kedepannya, Yogi berharap pariwisata di NTB dapat semakin terintegrasi dengan baik. Begitu juga dari sisi kelembagaan, yang disebutnya butuh perhatian serius dari seluruh pihak.

“Kelembagaan dalam arti di sini pengelola masing-masing kawasan itu betul-betul bagus kapasitasnya dan terintegrasi, harapan kita itu disana,” pungkasnya.

Rr/HmsNTB.

 

 

 




Ini Perhatian Selly-Manan untuk Olahraga Bulu Tangkis di Kota Mataram

Penyediaan fasilitas olahraga untuk bulu tangkis dan olahraga lainnya di Kota Mataram harus dioptimalkan


lombokjourna;.com  —

MATARAM :      Seperti tahun-tahun sebelumnya, memeriahkan Maulid Nabi kali ini, warga Babakan, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram kembali menggelar event Maulid Open Tournament Badminton ke 6.

Tournament  secara resmi dibuka oleh Ketua Fraksi PDIP DPRD kota Mataram, Nyayu Ernawati,  Minggu(01/11/20) malam, di lapangan bulu tangkis setempat. Diikuti 34 pasangan ganda putra perwakilan dari Babakan Kebon, Babakan Barat Selatan, Babakan Barat Utara, Babakan Timur Selatan, dan Babakn Sayo.

Nyayu Ernawati,

Ketua Panitia, Ahmad Juaini mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang digelar secara swadaya setiap kali perayaan Maulid Nabi.

Tahun ini merupakan tahun ke-enam event ini dilaksanakan.

“Kita punya Babakan Badminton Club, dan event tournament ini digelar untuk mencari bibit atlit bulu tangkis,” kata Juaini yang juga merupakan mantan atlit Bulu Tangkis yang kini aktif sebagai pelatih.

Menurut dia, animo masyarakat terutama generasi muda Babakan sangat tinggi pada olahraga bulu tangkis. Sayangnya, kurang fasilitas dan pembinaan.

Di Babakan, hanya ada satu lapangan bulu tangkis, dari hibah seorang warga sejak 20 tahun lalu.

“Kegiatan ini digelar sebagai ajang pencarian bibit atlit di Babakan,” ujarnya sembari mengatakan kegiatan turnamen direncanakan berlangsung selama 16 hari ke depan.

Sementara itu dalam pidato sambutan membuka Turnamen Maulid Cup , Nyayu Ernawati mengatakan, secara umum, bakat dan bibit atlet olahraga badminton atau bulu tangkis sebenarnya cukup banyak di Kota Mataram.

Namun fasilitas publik untuk cabor olah raga satu ini masih sangat minim tersedia di ibukota NTB ini.

“Kita punya bibit-bibit atlet yang bagus-bagus untuk bulu tangkis, hanya saja belum tersedia banyak fasilitas untuk mereka,” kata Nyayu Ernawati.

Ia mengapresiasi warga Babakan yang secara swadaya mengadakan kegiatan tersebut.

Menurutnya, sebagai anggota dewan, pihaknya selalu siap membantu dan memfasilitasi kegiatan olah raga badminton di Babakan agar maju dan berprestasi.

“Event Maulid Open Tournament Babakan Cup ini harus dijadikan tempat untuk mencari talenta baru pemain badminton yang handal yang bisa mengharumkan nama Kota Mataram,” ujar Nyayu Ernawati.

Usai memberikan memberikan sambutan, Nyayu Ernawati di daulat oleh peserta untuk melakukan Long Service sebagai tanda dimulainya Turnamen Maulid Cup.

SALAM akan Perbanyak Fasilitas Olah Raga

Secara terpisah, Calon Walikota Mataram, Hj Putu Selly Andayani mengatakan, masalah fasilitas olahraga ini menjadi perhatian khusus pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Mataram Nomor Urut 2, Hj Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan (SALAM).

“Ini yang akan SALAM lakukan ke depan, memperbanyak sarana dan fasilitas olahraga untuk badminton di Kota Mataram,” kata Hj Putu Selly Andayani, Senin  (2/11), di  Mataram.

SALAM mengapresiasi setiap prakarsa dan inisiatif dari warga Kota Mataram yang secara swadaya dan gotong royong membangkitkan budaya sportifitas melalui pertandingan olah raga di setiap lingkungan.

Menurut Selly, kurangnya fasilitas gedung olahraga dan lapangan bulu tangkis untuk latihan membuat para anak-anak, remaja, dan bibit atlet bulu tangkis di Kota Mataram terpaksa memanfaatkan fasilitas apa adanya.

“Kita lihat di Mataram kan, untuk lapangan fustsal banyak tersedia baik yang disediakan Pemda maupun yang dikelola swasta. Sementara bulu tangkis masih terbatas. Ini yang akan kita dorong ke depan,” tuturnya.

Optimalisasi Sarana Olah Raga

Ia mengatakan, penyediaan fasilitas olahraga untuk bulu tangkis dan olahraga lainnya di Kota Mataram harus dioptimalkan. Agar ke depan makin banyak pretasi yang bisa diukir generasi muda Kota Mataram di bidang olahraga.

Selly menekankan, olahraga menjadi bagian penting dari gaya hidup sehat masyarakat perkotaan termasuk di Mataram. Sehingga hal ini perlu terus didorong.

Sebab, selain menyehatkan, kebiasaan berolahraga juga menumbuhkan jiwa dan semangat sportivitas bagi generasi muda.

“Seperti lomba bulu tangkis ini. Boleh mereka berkompetisi, berlomba menjadi yang terbaik. Tetapi  setelah pertandingan usai,  mereka tetap sportif,  tetap berteman dan saling mensuport bakat masing-masing,” ujarnya.

Selly mengatakan, untuk memperbanyak fasilitas olahraga di Kota Mataram bukan hal yang tidak mungkin. Sepanjang ada goodwill dari pemerintah dan ada sinergitas dengan semua pihak termasuk masyarakat, tentu ini akan mudah diwujudkan.

“Prinsipnya SALAM ingin semua cabang olah raga di Mataram bisa maju dan berprestasi agar ada kebanggaan sebagai warga kota Mataram. Untuk itu SALAM akan memberikan fasilitas maupun reward/ penghargaan kepada setiap atlet yang berprestasi tanpa pengecualian,” tukas mantan Penjabat Walikota Mataram 2015 silam .

Me




Partai Gerindra Akan Tindak Tegas Kader Yang Tak Mengindahkan Keputusan Partai

Kader yang tidak loyal atau mbalelo akan diberikan tindakan yang sangat tegas

lombokjounal.com —

JAKARTA :     Berita tentang adanya sejumlah kader Partai Gerindra yang loncat gerbong mendukung pasangan lain di Pilkada KLU langsung disikapi Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra, H. Bambang Kristiono, SE (HBK).

HBK menegaskan, dirinya tidak mempermasalahkan kepada siapapun, untuk menentukan pilihan politiknya di luar keputusan politik yang telah diambil Partai Gerindra.

Haji Bambang Kristiono (HBK)

“Tapi sebaiknya, jangan mengklaim atau mengaku-ngaku dirinya sebagai kader Partai Gerindra, apabila kemudian tidak bisa loyal dengan keputusan akhir yang telah diambil Partai Gerindra,” tegas HBK, Senin  (02/11/10).

Sebelumnya ramai diberitakan gerbong dan keluarga besar Wakil Bupati KLU, H Sarifudin mendeklarasikan dukungannya untuk pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wabup KLU, Najmul Akhyar–Suardi (NADI) dengan Nomor Urut-2.

Pernyataan dukungan disampaikan di rumah kediaman orang tua Sarifudin di Dusun Lokokrangan, Desa Kayangan, Kecamatan Kayangan, Jumat (30/10).

Terkait hal tersebut HBK menegaskan, setiap orang memiliki hak yang dijamin oleh Undang-undang untuk menentukan pilihan politiknya secara bebas.

“Partai Gerindra memberikan kebebasan kepada siapapun untuk menentukan pilihan politiknya di Pilkada KLU 2020 ini, sesuai dengan hati nuraninya masing-masing dan itu dijamin oleh Undang-Undang. Jadi adalah hal yang biasa, wajar, dan sah-sah saja apabila kemudian antara satu orang dengan yang lainnya berbeda dalam pilihan politik,” tandasnya

Namun demikian, HBK kembali menegaskan, Partai Gerindra dengan segala kelebihan dan kekurangannya telah mengambil keputusan final untuk mengusung dan mendukung pasangan Djohan Syamsu-Danny K. Febrianto atau yang dikenal dengan pasangan Joda Akbar di Pilkada KLU 2020.

“Jadi, saya berharap tidak ada lagilah orang atau kelompok orang yang mengaku-ngaku dirinya sebagai kader Partai Gerindra, tapi sikap dan perilakunya tidak mencerminkan jadi diri sebagai kader Partai Gerindra”, katanya.

Menurutnya, sebagai Partai politik yang terbuka, dinamis, dan modern, Partai Gerindra memahami betul bahwa keputusan apapun yang telah diambil pastinya tidak akan memuaskan semua kader yang ada, tapi AD/ART Partai telah mengatur kewajiban dan larangan yang harus dipatuhi oleh segenap kader Partai.

AD/ART Partai telah dengan sangat jelas mengatur bahwa kader yang tidak loyal atau mbalelo akan diberikan tindakan yang sangat tegas.

Ia mengibaratkan, Pilkada ini adalah salah satu ujian dari pada komitmen dan kesetiaan seorang kader Partai dalam memperjuangkan kepentingan, agenda-agenda, dan kehormatan Partainya.

“Saya pastikan kepada mereka yang tidak segaris dengan kebijakan Partai akan menghadapi sanksi yang sangat berat, mulai dari teguran keras sampai dengan pemecatan,” sambung HBK.

HBK menekankan, bagi kader Partai yang tidak loyal, melawan dan tidak lagi sejalan dengan keputusan Partai, maka tanpa ada keraguan sedikitpun, Partai akan melakukan tindakan yang tegas.

Bisa berupa peringatan keras, atau pemecatan dari keanggotaan Partai.

“Untuk membesarkan Partai ini, kita butuh kader2 yang loyal serta memiliki integritas yang tinggi. Dan kepada mereka2 yang tidak sanggup untuk menjaga dan mempertahankan komitmen dirinya dengan perjuangan Partai, maka kami persilahkan untuk mengundurkan diri bahkan keluar dari keanggotaan Partai, sederhana saja tapi nggak usah lagi membawa-bawa nama Partai Gerindra,” pungkas HBK.

Me




UPDATE Covid-19: Hari Minggu, 01 Nopember 2020, Bertambah 2 (Dua) Pasien Positif Covid-19, Pasien Sembuh 9 (Sembilan) Orang, Kasus Kematian 1 (Satu) Orang

Disiplin penerapan protokol kesehatan (Prokes) masih menjadi kunci utama kita untuk mencegah penularan Covid-19

MATARAM.lombokjournal.com –

Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram dan Laboratorium TCM RSUD Kota Bima mengkonfirmasi, ada tambahan 2 (dua) pasien positif Covid-19.

Lalu Gita Aryadi

Dalam siaran pers hari Minggu (01/11/20), Ketua Pelaksana Harian Gugus  Tugas NTB, Drs. HL Gita Ariadi, M.Si menjelaskan, telah diperiksa sampel negatif, tidak ada sampel positif ulangan, dan 2 (dua) sampel kasus baru positif Covid-19, pasien sembuh 9 (sembian) orang, kasus kematian 1 (satu) orang.

Dijelaskan, adanya tambahan 2 (dua) kasus baru terkonfirmasi positif, 9 (sembilan) tambahan sembuh baru, dan 1 (satu) kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari Minggu ini (01/11/20) sebanyak 3.992 orang, dengan perincian 3.277 orang sudah sembuh, 222 meninggal dunia, serta 493 orang masih positif.

“Petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif,” kata Lalu Gita Aryadi.

TAMBAHAN 2 (DUA) PASIEN POSITIF COVID-19, PASIEN SEMBUH 9 (SEMBILAN) ORANG, KASUS KEMATIAN 1 (SATU) ORANG

Kasus baru positif tersebut, yaitu :

  1. Pasien nomor 3991, an. ZMM, laki-laki, usia 7 tahun, penduduk Desa Hu’u, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu. Pasien pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Siloam Mataram;
  2. Pasien nomor 3992, an. RI, perempuan, usia 60 tahun, penduduk Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19.Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Siloam Mataram.

Hari Minggu ini terdapat penambahan 9 (sembilan) orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19, yaitu :

  1. Pasien nomor 2761, an. FA, laki-laki, usia 27 tahun, penduduk Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram;
  2. Pasien nomor 3709, an. H, perempuan, usia 50 tahun, penduduk Desa Aikmel Barat, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur;
  3. Pasien nomor 3711, an. HH, laki-laki, usia 34 tahun, penduduk Desa Aikmel Barat, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur;
  4. Pasien nomor 3718, an. S, perempuan, usia 55 tahun, penduduk Desa Gapuk, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur;
  5. Pasien nomor 3728, an. HW, perempuan, usia 41 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram;
  6. Pasien nomor 3769, an. GPO, perempuan, usia 21 tahun, penduduk Kelurahan Selong, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur;
  7. Pasien nomor 3794, an. T, laki-laki, usia 54 tahun, penduduk Kelurahan Bali Satu, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu;
  8. Pasien nomor 3821, an. EHS, laki-laki, usia 35 tahun, penduduk Kelurahan Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram;
  9. Pasien nomor 3887, an. LH, laki-laki, usia 51 tahun, penduduk Desa Labuhan Sumbawa, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa.

Hari Minggu ini juga terdapat penambahan 1 (satu) kasus kematian baru, yaitu pasien nomor 3970, an. RMN, perempuan, usia 39 tahun, penduduk Kelurahan Santi, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima. Pasien memiliki penyakit komorbid dan dilakukan tatalaksana Covid-19.

Lalu Gita Aryadi, Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas NTB menghimbau masyarakat agar tidak mengabaikan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas sosial dan ekonomi.

“Meski saat ini grafik kasus terpapar Covid-19 di NTB terus melandai, namun masyarakat tidak boleh lengah. Sebab disiplin penerapan protokol kesehatan (Prokes) masih menjadi kunci utama kita untuk mencegah penularan Covid-19,” katanya.

Protokol kesehatan tersebut, mulai dari penggunaan masker, rajin cuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer, menjaga jarak atau  menghindari kerumunan dan membudayakan pola hidup bersih dan sehat, haruslah dapat dijadikan tatanan hidup baru bagi seluruh masyarakat NTB.

Menurutya, dengan cara demikian, Insya Allah kita bisa tetap aman dan produktif di tengah pandemi Covid-19 ini.

Rr/Aya

Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id

Layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 0818 0211 8119.




Gubernur Hadiri Ground Breaking Pabrik Pengolahan Limbah di Banyumulek

LOBAR.lombokjournal.com —

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah hadir pada  ground breaking pabrik pengolahan limbah, di Banyumulek Lombok Barat, Minggu (01/11/20) pagi.

Dikatakan,ihtiar menghadirka investasi terus dilakukan di tengah situasi pandemi Covid-19. Upaya ini tidak mudah, dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan dlam berinvestasi di Nusa Tenggara Barat, Investor mulai merealisasikan investasinya di tempat kita.

“Kita butuh investasi karena kita butuh untuk membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat kita dan Insya Allah investasi-investasi lainnya segera akan bergulir di Provinsi NTB yang kita cintai ini,” jelas Gubernur Zul. .

Dengan adanya pabrik pengolahan limbah itu akan mensukseskan program Zero Waste akan lebih terukur, temasuk program industrialisasi, ramah investasi segera terwujud..

Lebih lanjut Gub.NTB mengajak masyarakat berperan aktif memujudkan NTB menjadi aman dan nyaman untuk investasi, dan menyiapkan diri agar tak semata jadi penonton.

“Setelah ini kita akan segera memulai Pabrik Pakan Ternak untuk membantu Pertanian, Peternakan dan Perikanan kita,” kata Gubernu optimis.

Rr/HmsNTB




Konvoi Mobile RodaTiga Srikandi  SALAM  Keliling Mataram Kampanyekan Pilkada Sehat dan Bagi-bagi Masker Gratis

Selain masker gratis tim juga memberikan APK berupa stiker dan leaflet yang berisi 9 langkah menuju Mataram Berkah dan Cemerlang

lombokjournal.com —

MATARAM :      Tim  Srikandi SALAM,  pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Mataram Nomor Urut 2,  Hj Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan,  melakukan kegiatan unik dan kreatif di Kota Mataram, terutama untuk mendukung Pilkada Sehat.

Kali ini, Minggu (01/11/20) pagi , Tim Mobile Roda Tiga Srikandi SALAM melakukan konvoi berkeliling Kota Mataram, sambil mensosialisasikan protokol kesehatan dan membagikan masker gratis untuk masyarakat.

Beberapa tim terbagi dalam konvoi, masing-masing menggunakan 5 unit kendaraan Viar roda tiga. Mereka berkeliling terutama di lokasi keramaian seperti pasar dan tempat rekreasi umum di Kota Mataram.

Di pasar Kebon Roek, Ampenan, puluhan pedagang dan kusir cidomo nampak antusias ketika tim mobile roda tiga SALAM melintas.

“Kami berterimakasih, dapat Masker dan Stiker dari SALAM,” kata Amaq Kus (52), kusir cidomo di pasar Kebon Roek.

Menurut dia, untuk masyarakat berpenghasilan pas-pasan seperti kusir cidomo, membeli masker adalah hal yang sulit. Penghasilan harian mereka kadang-kadang hanya cukup untuk keperluan dapur dan kebutuhan anak-anak.

“Bukan tidak mau pakai masker, tapi kalau beli harganya mahal. Makanya kita senang kalau ada yang memberikan gratis seperti dari SALAM ini,” tutur seorang ibu pedagang bakulan pasar.

Selain di pasar Kebon Roek, suasana yang sama juga nampak di Pantai Ampenan, pasar Sweta,  pasar Cemara, pasar Cakra,  pasar Bertais hingga Mataram dan Sekarbela  yang dilintasi tim mobile roda tiga SALAM.

Tim Ambulance GuDek yang dipimpin Imam Budi Gunawan dan kawan kawan melakukan pembagian masker dan kampanye pilkada sehat di pasar Dasan Agung dan kawasan taman udayana.

Setelah itu mereka berkeliling ke kampung-kampung perkotaan yang terkesan luput dari perhatian melakukan sosialisasi protokol kesehatan.

Aura keceriaan dan suasana bahagia juga mengiringi perjalanan konvoi tim mobile  Srikandi SALAM ini.  Flashmob dari kendaraan dan lagu-lagu bersemangat yang diputar membuat suasana meriah sepanjang perjalanan.

Meski demikian kegiatan dilakukan dengan tetap menjaga jarak dan tiap relawan tetap mengenakan Masker dan Face Shield sesuai aturan protokol kesehatan.

Juru bicara Mobile roda tiga Srikandi  SALAM, Nyayu Ernawati menjelaskan, kegiatan ini dilakukan untuk mendukung pelaksanaan Pilkada Sehat di Kota Mataram.

“Pilkada Sehat tentunya mengacu pada aturan protokol. Di lapangan kita lihat banyak masyarakat belum menggunakan masker. Bukan mereka tidak tertib, tetapi memang ada sebagain masyarakat yang kesulitan mendapatkan masker. Karena itu SALAM terus menerus turun untuk mengkampanyekan gerakan bermasker untuk Pilkada Sehat di Kota Mataram,” kata Nyayu yang didampingi Nunike F.N , Maureen Wenas, Hj Nurjanah, Hj Endang, Ki Agus Krisna , Henny Sulistina, Dewi Siregar, Donna Adrian

Nyayu yang juga Sekretaris DPC PDIP Kota Mataram menjelaskan, selain masker gratis tim juga memberikan APK berupa stiker dan leaflet yang berisi 9 langkah menuju Mataram Berkah dan Cemerlang.

Diakui oleh Nyayu, elektabilitas pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Mataram Nomor Urut 2, Hj Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan (SALAM) tercatat terus meningkat, terutama pasca Debat Publik Pilkada Kota Mataram yang digelar Kamis (29/10) lalu.

Menurutnya, tim pemenangan maupun relawan SALAM juga banyak mendapatkan feed back positif dari masyarakat Kota Mataram paska Debat Publik.

Baik secara individu maupun komunitas kelompok banyak memberikan dukungan untuk program SALAM yang dinilai implementatif dan kontektual dengan realita sosial masyarakat kota Mataram.

Masyarakat menilai SALAM merupakan pasangan yang terus turun lapangan dan memberikan kegiatan nyata berkaitan dengan gagasan mereka. Tidak banyak mengumbar janji, tetapi langsung action di lapangan.

“Ya alhamdulillah, visi misi dan gagasan Selly-Manan untuk Mataram Berkah dan Cemerlang dinilai realistis dan implementatif. Trend elektabilitas SALAM juga terus bergerak naik pasca Debat Publik,” tukas Nyayu.

Me