Layanan online PANDAWA, Banyak Urusan Dengan BPJS Kesehatan Selesai dari Rumah  

Sekarang semua urusan dengan BPJS Kesehatan bisa dilakukan melalui whatsapp dari rumah

MATARAM.lombokjournal.com  –

Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA) merupakan inovasi dalam pelayanan online yang diluncurkan BPJS Kesehatan, salah satu tujuannya merupakan upaya penncegahan penularan Covid-19.

Seperti diketahui, sejauh ini BPJS Kesehatan mengurangi pelayanan tatap muka mengingat pandemi Covid-19 yang belum reda. Jadi dengan meluncurkan kanal PANDAWA berarti BPJS Kesehatan turut berkontribusi dalam pencegahan penularan Covid-19.

Sebelummnya sudah ada kanal pelayanan online antara lain Mobile JKN, Care Center 1500400, Chat Assistant JKN (CHIKA), Voice Interactive JKN (VIKA) yang memudahkan peserta JKN-KIS dalam mengurus kepesertaan tanpa tatap muka.

Inovasi tersebut menambah kanal layanan online, karena itu dengan diuncurkannnya PANDAWA sudah seharusya dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat luas. Karena dengan menguragi tatap muka, setidakya meminimalkan atau memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Hal itu juga mempermudah urusan administrasi terkait BPJS Kesehatan, yang sebelumnya mengharuskan peserta program JKN-KIS mendatangi kantor cabang. Sekarang semua urusan dengan BPJS Kesehatan bisa dilakukan dari rumah.

Maksudnya tentu untuk mendukung upaya Pemerintah dalam disiplin penegakkan protokol kesehatan guna pencegahan penularan Covid-19.

Seperti Roni Sugondo (62), peserta JKN-KIS segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) kelas tiga,  mengaku banyak terbantu dan memanfaatkan PANDAWA.

“Sebelumnya saya berterima kasih pada BPJS Kesehatan, karena dengan dengan inovasi  layanan online dari BPJS Kesehtaan, telah menjamin akses pelayanan kesehatan tanpa saya mendatangi pelayanan di kantor cabang,” kata Roni.

Bagi pensiunan karyawan perusahaan swasta itu, pelayanan berbasis Whatsapp ini bisa dimaksimalkan untuk meningkatkan kepuasan peserta. Cukup dengan kita mengirimkan pesan singkat melalui WhatsApp, lalu mengikuti alur pelayanan yang ditetapkan, sebagai peserta akan memperoleh layanan sesuai kebutuhannya.

Melalui PANDAWA peserta JKN-KIS dapat mengakses layanan berupa pendaftaran peserta JKN-KIS baru, menambah anggota keluarga, daftar bayi baru lahir, ubah jenis kepesertaan, ubah data identitas, ubah data golongan dan gaji.

Selain itu juga bisa mengubah Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), melakukan penonaktifan peserta meninggal, perbaikan data ganda, serta pengaktifan kembali JKN-KIS.

Peserta JKN-KIS dapat mengetahui informasi lebih lanjut mengenai PANDAWA Kantor Cabang BPJS Kesehatan untuk wilayah kabupaten atau kota sesuai domisili, salah satuya melalui media sosial BPJS Kesehatan, seperti twitter (@BPJSKesehatanRI), Instagram (@bpjskesehatan_ri), Facebook Messenger BPJS Kesehatan, atau melalui Telegram ke (https://t.me/BPJSKes_bot).

ma/vo

 




Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Tolak Rencana Kedatangan Rizieq Shihab ke NTB

Masyarakat antar umat beragama di NTB telah damai dan tidak memerlukan MRS karena panutan Fron Pembela Islam itu mengancam keutuhan NKRI

MATARAM.lombokjournal.com

Rencana kedatangan Muhammad Riziq Shihab (MRS) ke NTB ditolak sekitar 60-an aktivis Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Masyarakat (Ampera), dengan demo di Simpang Lima Lingkar Selatan (SLLS) Mataram, tadi pagi Rabu, (02/12/20) sekitar pukul 10.00 Wita.

Aksi usai hujan yang berlangsung sekitar satu jam dengan Proges Covid 19 ini mengelilingi tuga SLLS menarik perhatian para pengendara karena berada di tempat strategis.

Korlap aksi, Kusnadi Unying menyatakan, beberapa poin penolakan MRS dan revolusi ahlak. Menurutnya penolakan ini karena didasarkan selama ini masyarakat NTB hidup harmoni dan jangan sampai terpecah belah.

‘’Penyambutan MRS oleh para pendukungnya tidak menerapkan protokol kesehatan dan ini sangat bertentangan dengan usaha pemerintah dalam mencegah Covid 19,’’ katanya.

Para aktivis bergantian berorasi antara lain menyebutkan MRS mengusung konsep revolusi akhlak yang bertujuan menyebarkan kebencian di masyarakat dan memicu konflik disetiap kegiatan.

‘’Oleh sebab itu, kami menolak kedatangan Muhammad Rizieq Shihab alias MRS di bumi seribu masjid ini karena kita sudah hidup rukun dan aman,’’ ungkapnya.

Alasan lain dikemukakan menolak MRS bukan berarti benci habib dan ulama. ‘

’Namun kami sangat menolak jika ada pihak yang berusaha menghancurkan persatuan, kami tetap sangat mencintai habib dan ulama yang menyejukkan,’’ tandasnya.

Tujuan aksi damai ini menurut Korlap adalah menolak segala bentuk provokasi.  ‘

’Kita sudah hidup damai antar umat beragama dan tidak perlu diadu domba dan dipecah belah,’’ urainya.

Apalagi NTB memiliki ulama-ulama yang kompatibel dan tentu sangat menyejukkan dan meningkatkan persatuan masyarakat NTB. Oleh sebab itu, menolak dengan keras rencana kedatangan MRS ke NTB.

‘’Kami pemuda NTB menghadang kapanpun MRS datang ke NTB karena merupakan ulama yang tidak jelas dan hanya bisa memprovokasi masyarakat,’’ ujarnya.

Aksi yang dikawal oleh aparat Polresta Mataram ini terlihat santun dan lancar. Aktivis Ampera juga menyatakan di NTB telah hidup damai dan rukun sejak dahulu sehingga buat apa lagi MRS datang ke NTB jika hanya memecah belah masyarakat.

Masyarakat antar umat beragama di NTB telah damai dan tidak memerlukan MRS karena panutan Fron Pembela Islam itu mengancam keutuhan NKRI.

Demo in juga merupakan perjuangan kita hari ini untuk 5-10 tahun kedepan yaitu menjaga keutuhan bangsa dan negara dari pihak-pihak yang ingin memecah belah kita terutama menghina Pancasila. ‘’Kita berjuang agar anak cucu kita tetap bersatu sampai kapanpun,’’ tandasnya.

Aya (*)

 

 




Plt Bupati Silaturahmi Bersama Para Tokoh KLU

Tidak ada kabupaten semudah terbentuknya Lombok Utara dan tidak ada pula kabupaten yang semurah terbentuknya KLU

TANJUNG.lombokjournal.com

Plt Bupati Lombok Utara H. Sarifudin SH MH, mengadakan silaturahmi dengan tokoh-tokoh Kabupaten Lombok Utara (KLU).

Para tokoh yang hadir terdiri dari Drs H Alwi, H Djekat DW SSos, Jasman Hadi, M Nasahar SAg, H. Burhan M Nur SH, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan sejumlah tokoh KLU lainnya, di Aula Bupati, Senin (30/11/20).

Dalam acara silaturahmi itu tampak hadir ,  Pj Sekda KLU Drs H Raden Nurjati, para asisten dan sejumlah Kepala OPD lingkup Pemda KLU.

Plt Bupati, H. Sarifudin dalam sambutannya menyampaikan,  acara silaturahmi merupakan suatu acara untuk memupuk suasana kekeluargaan sesama warga bumi Tioq Tata Tunaq. Acaranya pun dikemas dengan sederhana.

“Semoga dengn izin Allah, nantinya kita merajut kembali hubungan yang mungkin puluhan tahun kita lakukan. Orang-orang yang hadir pada hari ini adalah tokoh-tokoh yang memiliki kompetensi dan daya pikir kuat dalam membangun KLU,” terangnya.

Ia menyampaikan penghormatan kepada seluruh tokoh yang hadir. Harapannya kegiatan itu memiliki makna melalui diskusi yang dilakukan.

Silaturrahmi diharapkan memiliki nilai sinergi persaudaraan merajut pembangunan KLU.

“Dalam kurun waktu lima tahun ke depan, siapapun pemimpin kita mari kita pegang teguh persatuan dan kekeluargaan untuk pembangunan kabupaten kita, agar berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Dikatakannya, jika diingat kembali bagaimana KLU dibentuk dengan kekompakan bersama. Tujuannya untuk mengembangkan daerah agar menjadi masyarakat yang berpikir maju.

Diharapkan napak tilas sejarah itu mendorong KLU sejajar deng kemajuan kabupaten-kabupaten lain di NTB, baik dari sisi sumber daya manusia dan sumber daya alamnya untuk bisa bersaing.

“Walupun saya sudah tidak lagi berada di lingkup pemerintahan, tapi tidak mengurangi keinginan saya untuk selalu berbuat dan memikirkan bagaimana perkembangan kabupaten ini ke depan,” tegas Wabup Lombok Utara itu.

Dikatakannya, kurang dari sembilan hari lagi KLU menentukan siapa pemimpin daerah melalui pesta demokrasi pilkada. Semua pihak diajak memberi contoh yang baik di masyarakat, dengan menghindari konflik.

Ia yakin semua warga bersama-sama ingin KLU lebih baik. Namun, hal yang tidak kalah pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan, sebab KLU masih kuat dengan kulturnya, solidaritas yang tinggi serta toleransi.

“Kami mohon dukungan kepada tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh perempuan untuk kita sama-sama menjaga keamanan KLU,” pintanya pada tokoh yang hadir.

Pemimpin mensejahterakan rakyatnya

Tokoh masyarakat dan mantan birokrat KLU, Drs H Alwi mewakili tokoh lainnya bersosialisasi dengan lagu rekamannya sendiri. Ia mengingatkan, lagunya itu bisa dijadikan contoh, lantaran terbentuknya KLU bukan dari generasi kami atau generasi kita.

“Tapi dari berpuluh-puluh tahun lalu yang ada di dalam sejarah cita-cita Lombok Utara, lama terpendam jauh sebelum itu, betapa luar biasanya leluhur kita. Mereka mampu menyandingkan Lombok Utara yang sudah jadi kabupaten sementara kita belum terbentuk,” tuturnya di hadapan para tokoh.

“Pada masa generasi kami, kami yakin betul apapun kata orang, apapun kendala yang kita hadapi Lombok Utara pasti akan jadi kabupaten,” ungkap Alwi .

Bertamsil, sesungguhnya KLU sudah dipersiapkan oleh yang bikin pulau. Oleh karena itu, khusus Lombok Utara, Allah pagar dengan pagar yang tidak bisa digeser oleh apapun dan dengan kekuatan apapun.

“Mulai dari puncak Rinjani. Gunung itu bersambung terus tanpa putusnya sampai ke gunung Klui perbatasan kita dengan Lombok Barat. Di ujung timur perbatasan dengan Lombok Timur. Allah SWT ciptakan kali yang airnya tidak sama dengan kali-kali lainnya yaitu kali putih,” urai mantan Asisten I Setda Lobar itu.

“Siapapun pemimpin KLU jika tidak menyejahterakan masyarakat, maka dia akan ‘tulah manuh’ (kualat, red). Mesti mensejahterakan,” tegasnya optimis.

Dijelaskannya, sekadar perbandingan saja, tidak ada kabupaten semudah terbentuknya Lombok Utara dan tidak ada pula kabupaten yang semurah terbentuknya KLU.

Urun rembuq dan bernostalgia

Menanggapi hasil diskusi dengan para tokoh, Plt Bupati Sarifudin menyampaikan acara silaturrahmi, diinisiasi oleh Bagian Humas dan Protokol dan Bagian Umum Setda KLU dengan tujuan bagaimana tokoh-tokoh yang selama ini bisa bertemu, urun rembuq dan bernostalgia.

Mungkin sebelumnya sibuk dengan kegiatan masing-masing, sehingga momen tersebut dijadikan wadah silaturahmi bersama para tokoh dengan Pemda KLU.

Estimasi undangan silaturrahmi itu, sebenarnya 100 orang lebih yang ingin diundang pihaknya. Tetapi sesuai protokol Covid-19, sehingga mengharuskan undangan dibatasi, sebab tidak boleh mengundang lebih dari 50 orang.

Dijelaskan pula, ada dua forum formal penyampaian aspirasi masyarakat KLU kepada Pemerintah Daerah yaitu Gendu Rasa Siu Ate Sopoq Angen dan Musrenbang. Kedua forum itu biasanya dihadiri oleh utusan-utusan masyarakat. Hasilnya kemudian dituangkan dalam usulan Pemerintah Daerah.

Plt bupati menyimpulkan poin-poin urun rembuq silaturrahmi bersama para tokoh KLU itu menjadi tiga hal penting.

Pertama, terkait anggaran yang tertuang pada rencana aksi program, baik program fisik maupun nonfisik. Kedua, tentang tata ruang wilayah yang belum diselesaikan sampai saat ini. Kemudian yang ketiga, pemimpin KLU mendatang.

“Kedua calon ini adalah putra-putra terbaik Lombok Utara yang akan mampu membawa KLU lebih baik kedepan,” pungkasnya.

Acara silaturrahmi berlangsung khidmat, diskusi diselingi pula dengan tembang-tembang kenangan serta ditutup dengan ramah tamah.

api




Plt. Bupati Lombok Utara Jadi Irup Apel HUT KORPRI dan PGRI 2020

ASN harus menciptakan suasana kondusif menjelang pencoblosan Pilbup yang dilaksanakan pada 9 Desember 2020

TANJUNG.lombokjournal.com

Upacara HUT PGRl ke-75 dan KORPRI ke-49 2020 dirangkai dengan upacara paripurna bulanan lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU), digelar di halaman Kantor Bupati Lombok Utara, Senin (30/11/20).

Plt Bupati H. Sarifudin, SH, MH bertindak sebagai inspektur upacara.  Dalam upacara itu, yang menjadi Pemimpin Upacara, Abdul Rais, sedangkan perwira upacara Evi Winarni, MSi.

Membacakan amanat upacara, H. Sarifudin menyampaikan selamat ulang tahun untuk seluruh anggota KORPRI dan anggota PGRI yang berkhidmat di antero bumi Tioq Tata Tunaq.

Selaku penasehat daerah KORPRI, ia mengapresiasi secara khusus anggota KORPRI dan anggota PGRI yang bertugas di pelosok-pelosok desa dan wilayah terisolir.

“Mereka abdi negara yang bertugas penuh dedikasi, mendidik dan mengajar tanpa mengeluh dan mengenal lelah. Kehadiran mereka memastikan pemerintah hadir di seluruh penjuru Lombok Utara. Terima kasih atas perkhidmatan yang saudara-saudara berikan pada masyarakat, bangsa dan negara,” tutur Sarifudin.

Dikatakannya, saat ini dunia Ssedamg berubah cepat, sangat berbeda dengan empat puluh tahun silam.

Pasalnya, revolusi industri jilid ke-4 telah mendisrupsi segala lini kehidupan, bukan hanya cara berkomunikasi tetapi juga cara mengelola pemerintahan, cara mendidik dan mengajar di lembaga pendidikan.

Perubahan tersebut menghendaki cara-cara baru maupun terobosan-terobosan baru.

“Kecepatan, kreativitas dan inovasi adalah kunci. Kita harus optimis untuk menatap masa depan. Kita harus percaya diri menghadapi tantangan. Kita harus yakin dapat menjadi salah satu daerah yang maju ke depan. Kuncinya adalah kita mau bersatu. Persatuan dan kesatuan adalah pengikat kita menuju KLU maju,” terangnya.

Ia berpesan, anggota KORPRI dan anggota PGRI di seluruh wilayah KLU menjadi garda terdepan merajut persatuan, menjaga tali persaudaraan sebagai satu saudara sesama warga KLU sesuai tema HUT KORPRI 2020, yaitu KORPRI berkontribusi melayani dan mempersatukan bangsa.

“Pada masa pandemi ini kita dituntut untuk melakukan adaptasi pada keseluruhan aspek kehidupan, mempercepat akselerasi penguasaan teknologi untuk guru dan siswa, menguatkan kerja sama antara guru dan orang tua. Memastikan peran guru tidak bisa digantikan oleh teknologi secanggih apapun. Ini selaras tema HUT PGRI ke-75 tahun ini: bangkitkan semangat, wujudkan merdeka belajar,” kata Sarifudin yang juga Wabup KLU ini.

Sarifudin menyampaikan, data saat ini alhamdulillah kasus konfirmasi positif Covid-19 di KLU sudah tidak ada lagi atau nol kasus selama beberapa hari.

“KLU adalah salah satu daerah dengan angka kematian yang cukup rendah, sebaliknya angka kesembuhanya tinggi..” katanya.

Pada momen upacara itu, disampaikan pula capaian prestasi yang diraih oleh pemerintah daerah selama tahun 2020.

Pada tanggal 27 Februari 2020, Pemerintah KLU menerima penghargaan dari Sindo Media dan Koran Sindo kategori Inovasi Rehabilitasi Penanganan Bencana Gempa. Di akhir tahun ini, tepatnya 26 November 2020, Pemda KLU meraih dua penghargaan dari Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2020 yaitu Bupati Terpopuler di Media Digital 2020 dan Pemerintah Kabupaten Terpopuler di Media Digital 2020 kategori Pemerintah Kabupaten di Indonesia.

Di hari yang sama, KONI KLU memberi penghargaan atau bonus kepada atlet berprestasi pada cabor peraih juara. Meskipun, di tengah keterbatasan anggaran KONI akibat pandemi Covid-19.

Plt Bupati mengimbau ASN terkait pelaksanaan Pilbup mendatang. Menurutnya, netralitas ASN itu penting ditegakkan. ASN/PNS dilarang mengikuti segala kegiatan suksesi Pilbup dalam berbagai bentuknya.

Sebaliknya, ASN harus menciptakan suasana kondusif menjelang pencoblosan Pilbup yang dilaksanakan pada 9 Desember 2020.

“Suksesnya Pilbup 2020 adalah sukses kita bersama. Mari kita jaga momen yang baik ini. Pemda KLU mengucapkan terima kasih yang tulus kepada anggota KORPRI dan PGRI, utamanya pegawai kontrak dan guru honorer,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu pula, Wabup mengajak anggota KORPRI dan anggota PGRI untuk mengambil jalan perubahan seiring dinamika zaman dan cepat beradaptasi dengan perubahan yang terjadi.

“Saya imbau saudara-saudara untuk terus bergerak mencari terobosan, melakukan inovasi dalam bekerja, mendidik dan mengajar. Kecepatan melayani menjadi kunci reformasi birokrasi dan perubahan dunia pendidikan kita ke depan,” katanya.

Hadir dalam apel memperingati ulang tahun KORPRI dan PGRI di antaranya Wakil Ketua I DPRD KLU H. Burhan M. Nur SH, para anggota Forkopimda KLU, Pj. Sekda, Asisten, Kepala OPD, para ASN dan para guru di antero KLU,

sid




SALAM Bongkar Strategi Mengatur Mataram dalam Debat Putaran III

Saat para calon bertanya kepada SALAM, dengan lugas Selly dan TGH Manan menjawab dengan gagasan dan ide-ide cemerlang

lombokjournal.com —

MATARAM;     Debat Putaran III Pilkada Kota Mataram digelar KPUD Kota Mataram, Senin (30/11/20) malam.

Debat terakhir tersebut merupakan momen terakhir para calon mengadu gagasan membangun Kota Mataram sebelum pelaksanaan Pilkada pada 9 Desember 2020 mendatang.

Calon Walikota dan Calon Walikota Mataram Nomor Urut 2, Hj Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan (SALAM), tampil prima dengan gagasan segar di malam ini.

Segmen pertama debat adalah pertanyaan yang dilontarkan oleh moderator kepada masing-masing calon. Moderator memberikan pertanyaan kepada Selly Andayani, bagaimana keseriusan TGH Abdul Manan maju menjadi calon Wakil Walikota Mataram.

Selly dengan terstruktur menjawab pasangan SALAM lahir karena banyaknya masalah-masalah yang ada di Kota Mataram. Seperti APBD ganda, ketimpangan sosial dan ekonomi dan masih banyak lagi.

“Waktu itu ada persoalan hukum APBD ganda. Banyak masalah di Kota Mataram, sehingga saya memutuskan untuk maju, karena menyelesaikan itu tidak bisa enam bulan. Sehingga saya mengajak TGH Manan untuk maju. Karena beliau nasionalis sekaligus religius,” kata Selly.

Hal senada diungkapkan TGH Manan, ia mendampingi Selly karena melihat sosok Selly yang banyak pengalaman sebagai seorang birokrat dapat mampu menuntaskan permasalahan kota.

“Komunikasi beliau di provinsi sampai pusat sangat bagus. Insyaallah pasangan SALAM mampu memenangkan Pilkada Kota Mataram

Memasuki segmen kedua yaitu penajaman visi-misi, Selly-Manan diberikan pertanyaan oleh moderator. Pertanyaan yang bersumber dari lima guru besar sebagai dewan pakar tersebut, menanyakan soal ketahanan nasional. Apa yang akan dilakukan SALAM dalam mewujudkan ketahanan nasional.

“Ketahanan nasional tertera dalam visi misi kami. Kita ingin nanti bagaimana perwujudan nasionalis dan religius menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan,” ujar Selly Andayani menjawab.

“Aparatur di Mataram perlu dimaksimalkan lagi. Heterogen Mataram luar biasa, konflik komunal pernah terjadi, sehingga kami ingin kemandirian ekonomi dan fisikal ditingkatkan, baik UMKM dan lainnya agar tidak ada gap di tengah masyarakat,” sambungnya.

Selly mengatakan kemandirian ekonomi adalah hal utama. Untuk mewujudkan itu SALAM mengeluarkan visi-misi 9 langkah untuk Mataram berkah dan cemerlang.

Segmen ketiga adalah segmen debat Paslon. Selly Andayani memberikan pertanyaan terhadap masing-masing Paslon bagaimana strategi untuk mengantisipasi konflik komunal di Mataram. Mengingat Mataram merupakan kota heterogen, sehingga bibit konflik bisa saja terjadi.

Bahkan saat para calon bertanya kepada SALAM, dengan lugas Selly dan TGH Manan menjawab dengan gagasan dan ide-ide cemerlang.

Pentingnya Ketahanan Keluarga

Soal maraknya pertemuan narkoba, Selly berencana akan membentuk Kampung Bersinar atau Bersih dari Narkoba. Pada kampung tersebut akan diberikan sosialisasi dan pembimbingan kepada anak muda agar jauh dari narkoba.

“Untuk pengguna, kita terus dorong melakukan rehabilitasi. Untuk pelaku kita minta hukum harus tegas,” tandasnya.

Selain itu, Selly juga menyoroti ketahanan keluarga di Mataram. Meningkatnya angka perceraian membuat banyak anak tidak terurus dan terjun ke dunia gelap narkoba. Sehingga mencegah narkoba, Selly mengutamakan membangun ketahanan keluarga dengan meningkatkan perekonomian mereka.

“Kita bentuk kampung buah, kampung sayur untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, sehingga ketahanan keluarga mereka kuat, jadi tidak ada anak terlantar dan terjerumus dalam narkoba,” imbuhnya.

Pada segmen keempat, moderator memberikan pilihan huruf pada para calon. Huruf tersebut merupakan urutan video-video tentang kondisi Mataram yang akan menjadi pertanyaan. Paket SALAM diberikan pertanyaan bagaimana mewujudkan iklim pendidikan tinggi lebih bersinergi.

Selly mengatakan, Kota Mataram juga merupakan kota pendidikan. Namun banyak mahasiswa selepas kuliah justru menganggur. Sehingga dia berupaya maksimal untuk membuka lowongan kerja.

Selly juga akan membangun kerjasama dengan semua kampus di Mataram untuk sama-sama membangun kota.

“Tugas Walikota cari uang, karena kita punya visi-misi kesejahteraan sosial. Kami ingin lansia diperhatikan jadi ada program Rantang SALAM. Kami ingin menempatkan lansia di tempat yang layak,” katanya.

“Saya keliling dari Ampenan dan Bertais tidak ada perhatian sama lansia. Saya ingin rusunawa untuk mereka para lansia agar merasa dihormati,” ujarnya.

Selly memaparkan kondisi riil Kota Mataram saat ini dari 2 juta langkah SALAM yang selama ini sudah dilakukannya.

Diakhir debat dalam segmen clossing statenent , Selly mengatakan  paket SALAM bukan tidak berani mencantumkan logo partai karena SALAM sendiri merupakan kader partai yang merupakan representasi  partai. “Sehingga tidak perlu pakai mahal  dan tidak perlu tersandera karena pasangan Salam ingin mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa ,” imbuhnya

Kemudian Selly membacakan sebuah puisi yang merupakan kiriman dari relawan yang judulnya :

SALAM Dua Jari .

Muntuk Mataram yang terbukti.

Salam Dua Jari …. Selly Manan tidak menebar janji. Untuk mataram begitu dan begini. Tapi hadir untuk sebuah bukti.

Salam dua jari…

Tanggal 9 Desember sebentar lagi. Mari kita komitmen dengan diri mewujudkan ikrar janji

Tak bergeming dengan janji janji

 

Me

 




Gubernur Undang WIKA Berinvestasi di NTB

Gubernur memandang bahwa WIKA adalah mitra yang tepat dan strategis

JAKARTA.lombokjournal.com

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah mengudang PT. WIJAYA KARYA (Persero) Tbk. [WIKA] untuk berinvestasi di NTB di sejumlah sektor mulai dari Industri manufaktur,  komoditi, cold storage produk-produk perikanan, dan otomotif.

“Beberapa sektor di atas itu adalah potensi dan atau opportunity yang bisa dioptimalkan bersama,” kata Bang  Zul, sapaan akrabnya.

Tawaran itu disampaikan, saat Gubernur melaksanakan kunjungan kerja ke Jakarta dan menyempatkan diri mampir ke WIKA di Kantor Pusat Perseroan, wilayah Cawang, Jakarta Timur, Selasa (01/12/20).

Gubernur yang didampingi Asisten Ekonomi dan Kadis PU tersebut diterima oleh Direktur Utama Perseroan, Agung Budi Waskito beserta jajaran Manajemen.

Agung Budi Waskito mengatakan, rekam jejak Perseroan tidak pernah bisa lepas dari  NTB.  Sejumlah proyek bendungan, jalur lintas Sumbawa pada dekade 1980-an, hotel, hingga kini sirkuit untuk MotoGP Mandalika menjadi bukti eratnya hubungan itu.

“Selamat datang di rumah kami, WIKA Tower. Suatu kebanggaan dapat menerima kunjungan Pemprov NTB yang kami yakini banyak membawa kemanfaatan dan opportunity kerja sama strategis dengan WIKA ke depan,” ujar Agung Budi Waskito.

WIKA mitra striategis

Tawaran yang disampaikan Gubernur ke WIKA itu bukan tanpa dasar. Dengan mempertimbangkan keunggulan portofolio, pengalaman yang panjang, dan success story yang dimiliki WIKA pada keberhasilan realisasi proyek strategis nasional dan pengembangan industri ramah lingkungan berbasis solar cell, termasuk motor listrik, Gubernur memandang bahwa WIKA adalah mitra yang tepat dan strategis.

“Spirit ini bisa menukil kemajuan NTB dan Indonesia Timur,” kata Gubernur.

Karenanya Gubernur berharap WIKA bisa hadir di NTB.

“WIKA akan menjadi lebih dari sekedar agent of change,” tambah Bang Zul.

Gubernur mengakui, saat ini Provinsi NTB seringkali menjadi pemberitaan di berbagi media dalam negeri dan mancanegara.

Salah satunya karena dipilihnya Sirkuit Mandalika sebagai salah satu tuan rumah pada kalender series MotoGP pada tahun 2021, sehingga ini menjadi daya tarik yang banyak diperbincangkan masyarakat.

Rr/HmsNTB




UPDATE Covid-19: Hari Selasa, 01 Desember 2020, Bertambah 22 Pasien Positif Covid-19, Pasien Sembuh 21 Orang, Kasus Kematian 1 (Satu) Orang

Adanya tambahan kasus terkonfirmasi positif baru menandakan Covid-19 nyata dan masih harus diwaspadai

MATARAM.lombokjournal.com –

Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR RS Dr. R. Soedjono Selong, Laboratorium PCR Prodia, Laboratorium TCM RSUD Bima, Laboratorium TCM RSUD Praya dan Laboratorium TCM RS H.L Manambai Abdulkadir Sumbawa mengkonfirmasi, ada tambahan 22 pasien positif Covid-19.

Lalu Gita Aryadi

Dalam siaran pers hari Selasa (01/12/20), Ketua Pelaksana Harian Gugus  Tugas NTB, Drs. HL Gita Aryadi, M.Si menjelaskan, telah diperiksa sebanyak 279 sampel dengan hasil 250 sampel negatif, 7 (tujuh) sampel positif ulangan, dan 22 sampel kasus baru positif Covid-19, pasien sembuh 21 orang, kasus kematian 1 (satu) orang.

Dijelaskan, adanya tambahan 22 kasus baru terkonfirmasi positif, 21 tambahan sembuh baru, dan 1 (satu) kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari Selasa (01/12/20) sebanyak4.792 orang, dengan perincian 3.944 orang sudah sembuh, 255 meninggal dunia, serta 593 orang masih positif.

“Petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif,” kata Lalu Gita Aryadi.

TAMBAHAN 22 KASUS BARU POSITIF,  21 PASIEN SEMBUH, KEMATIAN BARU 1 (SATU) ORANG

Kasus baru positif tersebut, yaitu :

  1. Pasiennomor 4771, an. AYP, laki-laki, usia 3 bulan, penduduk Kelurahan Cakranegara Utara, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 4536. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Universitas Mataram;
  2. Pasien nomor 4772, an. A, laki-laki, usia 60 tahun, penduduk Desa Madaprama, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dompu;
  3. Pasien nomor 4773, an. A, laki-laki, usia 55 tahun, pendudukDesa Baka Jaya, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Pasien meninggal;
  4. Pasien nomor 4774, an. W, perempuan, usia 29 tahun, penduduk Desa Sepit, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur. Riwayatkontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dr. R. Soedjono Selong;
  5. Pasien nomor 4775, an. S, laki-laki, usia 45 tahun, penduduk Desa Mujur, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Praya;
  6. Pasien nomor 4776, an. AMR, laki-laki, usia 19 tahun, penduduk Kelurahan Brang Bara, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 4608. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit 1 Sumbawa;
  7. Pasien nomor 4777, an. MFR, laki-laki, usia 8 tahun, penduduk Kelurahan Brang Bara, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 4608. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit 1 Sumbawa;
  8. Pasien nomor 4778, an. S, laki-laki, usia 41 tahun, penduduk Kelurahan Brang Bara, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 4608. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit 1 Sumbawa;
  9. Pasien nomor 4779, an. SW, perempuan, usia 40 tahun, penduduk Kelurahan Brang Bara, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 4608. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit 1 Sumbawa;
  10. Pasien nomor 4780, an. H, perempuan, usia 53 tahun, penduduk Desa Karang Dima, Kecamatan Labuhan Badas, KabupatenSumbawa. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 4604. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Sumbawa;
  11. Pasien nomor 4781, an. SK, perempuan, usia 8 tahun, penduduk Desa Karang Dima, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 4604. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Sumbawa;
  12. Pasien nomor 4782, an. DK, laki-laki, usia 39 tahun, penduduk Desa Karang Dima, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 4604. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Sumbawa;
  13. Pasien nomor 4783, an. WAK, laki-laki, usia 26 tahun, penduduk Desa Karang Dima, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 4604. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Sumbawa;
  14. Pasien nomor 4784, an. CM, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Desa Uma Beringin, Kecamatan Unter Iwes, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD H.L Manambai Abdulkadir Sumbawa dan Puskesmas Unter Iwes;
  15. Pasien nomor 4785, an. RA, laki-laki, usia 15 tahun, penduduk Desa Karang Dima, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 4604. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Sumbawa;
  16. Pasien nomor 4786, an. SA, perempuan, usia 59 tahun, penduduk Kelurahan Pekat, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD H.L. Manambai Abdulkadir Sumbawa;
  17. Pasien nomor 4787, an. AWD, laki-laki, usia 68 tahun, penduduk Kelurahan Brang Bara, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Sumbawa;
  18. Pasien nomor 4788, an. SBB, laki-laki, usia 24 tahun, penduduk Kelurahan Jatibaru, Kecamatan Asakota, Kota Bima. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 4137 dan 4139. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima dan Puskesmas Jatibaru;
  19. Pasien nomor 4789, an. AY, laki-laki, usia 44 tahun, penduduk Kelurahan Dara, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 4137 dan 4139. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima dan Puskesmas Paruga;
  20. Pasien nomor 4790, an. MH, laki-laki, usia 46 tahun, penduduk Kelurahan Monggonao, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 4137 dan 4139. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima dan Puskesmas Mpunda;
  21. Pasien nomor 4791, an. S, perempuan, usia 56 tahun, penduduk Kelurahan Paruga, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 4741. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima dan Puskesmas Paruga;
  22. Pasien nomor 4792, an. M, laki-laki, usia 47 tahun, penduduk Kelurahan Bugis, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Harapan Keluarga Mataram.

Hari Selasa terdapat 21 tambahan orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19, yaitu:

  1. Pasien nomor 3719, an. IY, laki-laki, usia 12 tahun, penduduk Desa Talabiu, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima;
  2. Pasien nomor 3763, an. EN, perempuan, usia 42 tahun, penduduk Kelurahan Sarae, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima;
  3. Pasien nomor 3990, an. G, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Desa Tente, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima;
  4. Pasien nomor 4137, an. HP, laki-laki, usia 34 tahun, penduduk Kelurahan Dara, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima;
  5. Pasien nomor 4175, an. RR, perempuan, usia 32 tahun, penduduk Kelurahan Paruga, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima;
  6. Pasien nomor 4552, an. KA, perempuan, usia 21 tahun, penduduk Kelurahan Uma Sima, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa;
  7. Pasien nomor 4553, an. F, laki-laki, usia 16 tahun, penduduk Kelurahan Uma Sima, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa;
  8. Pasien nomor 4554, an. I, perempuan, usia 49 tahun, penduduk Kelurahan Uma Sima, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa;
  9. Pasiennomor 4556, an. H, laki-laki, usia 21 tahun, penduduk Kelurahan Buin Baru, Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa;
  10. Pasien nomor 4587, an. UH, perempuan, usia 18 tahun, penduduk Desa Sekongkang Atas, Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat;
  11. Pasien nomor 4597, an. AAM, laki-laki, usia 67 tahun, penduduk Kelurahan Arab Kenangan, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat;
  12. Pasien nomor 4650, an. SI, perempuan, usia 27 tahun, penduduk Desa Labuhan Lombok, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur;
  13. Pasien nomor 4674, an. K, laki-laki, usia 39 tahun, penduduk Kelurahan Telaga Bertong, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat;
  14. Pasien nomor 4672, an. NK, perempuan, usia 32 tahun, penduduk Desa Manemeng, Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat;
  15. Pasien nomor 4675, an. IA, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Kelurahan Sampir, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat;
  16. Pasien nomor 4676, an. EA, laki-laki, usia 33 tahun, penduduk Kelurahan Telaga Bertong, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat;
  17. Pasiennomor 4677, an. G, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Kelurahan Kuang, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat;
  18. Pasien nomor 4678, an. Z, laki-laki, usia 63 tahun, penduduk Kelurahan Kuang, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat;
  19. Pasien nomor 4679, an. M, perempuan, usia 29 tahun, penduduk Desa Loka, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat;
  20. Pasien nomor 4680, an. DA, perempuan, usia 38 tahun, penduduk Kelurahan Dalam, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat;
  21. Pasien nomor 4695, an. AZ, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Kelurahan Bugis, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa

Hari Selasa ini juga terdapat penambahan 1 (satu) kasus kematian baru, yaitu pasien nomor 4773, an. A, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Desa Baka Jaya, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. Pasien dilakukan tatalaksana Covid-19

Lalu Gita Aryadi menghimbau, seluruh masyarakat agar senantiasa tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan dalam seluruh aktifitas sosialdan ekonomi, terutama di tempat-tempat keramaian seperti mall, pasar tradisional dan pusat-pusat perbelanjaan serta diberbagai tempat diselenggarakannya kegiatan-kegiatan sosial.

Ditegaskan, adanya tambahan kasus terkonfirmasi positif baru menandakan Covid-19 nyata dan masih harus diwaspadai.

“Karenanya, hal terpenting bagi kita untuk dapat beradaptasi dengan tatanan baru kehidupan saat ini adalah dengan taat dan disiplin menerapkan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19, agar kita semua dapat tetap beraktifitas, produktif, sehat dan aman di tengah pandemi,” kata Lalu Gita Aryadi.

Rr/Aya

Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id

Layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran PandemiCovid-19 NTB di nomor 0818 0211 8119.




Partai NasDem Kota Mataram Optimis, Pasangan HARUM Menang Pilkada

Tidak ada tren negatif yang merugikan paket HARUM dalam pilkada ini

MATARAM.lombokjournal.com

Ketua DPD Partai NasDem Kota Mataram, Lalu Fatahillah Prawiranega menyebutkan hasil akhir berupa kemenangan paket HARUM Tinggal menunggu waktu tanggal 9 DESEMBER 2020, dan ia memastikan  kemenangan mutlak pasangan yang.

“Melihat beberapa variabel survey bahwa kementapan Pemilih sudah diangka 35 persen, hal ini sudah tergambar dari hasil survey Indikator terakhir.” ungkap Fatahillah, bersama Wasekjen DPP Partai Nasdem Bidang Pemenang Pemilu Jakfar Sidiq yang berkunjung ke Kota Mataram, Senin (30/11/20).

Fatahillah juga menegaskan, tidak ada tren negatif yang merugikan paket harum dalam pilkada ini.

Wasekjen DPP Partai Nasdem,  Jakfar Sidiq, juga menegaskan hal sama bahwa Paket H Mohan Roliskana dan Paket TGH Mujiburahman sudah dari awal diprediksi meraih kemenangan.

Hal itu terlihat dari dua kali survey yang dilakukan DPP Partai Nasdem. Kerja kerja politik yang dilakukan H Mohan Roliskana dan TGH Mujiburahman bersama Ketua DPD Partai Nasdem Kota Mataram dan jajarannya,  Ibarat Orkestra dimana semua saling mengisi, saling berharmoni dalam pemenangan Pilkada.

” Hal ini yang kami harapkan Partai Pengusung saling bersinergis kerja keras dan berjuang tiada henti dalam pemenangan Pilkada. Maka saya harapkan, metode seperti ini dipakai oleh seluruh DPD se NTB yang melaksanakan pilkada, bahwa kemenangan itu adalah kemenangan bersama.” ujar Jakfar

Hal tersebut juga disampaikan oleh Sekertaris DPP Bidang Ideologi , keanggotaan dan Kaderisasi Partai Nasdem, Dedi Rahmanta.

“Kami berharap sinergisitas NasDem-Golkar ini tetap bersama hingga tuntas. Tidak ada gesekan yang prinsip melainkan sama-sama berdiri tegak dalam membangun Kota Mataram,” kata Dedi.

Sebagai Sekertaris DPP, bangga melihat DPD kota Mataram dipimpin oleh anak mudah dan kader Inti dari partai NasDem.

Komitmen yang kuat dalam menggerakkan struktur kepartaian, pembagian tugas sesuai kompetensi, serta strategi menempatkan Nasdem dalam posisi strategis di dalam koalisi bersama Golkar dan PPP  harus mendapat apresiasi .

Dua partai lainnya merupakan partai senior dapat berbagi peran bersama partai NasDem, hal ini merupakan kepiawaain Ketua DPD beserta jajaran.

“Saya berharap Nasdem 2024 tidak satu kursi lagi di Mataram setelah dikomandoi lalu Fatahillah. Hari ini saya beri mandat anak muda ini untuk mencapai 6 kursi di 2024. Jika berhasil DPP akan Mengajukan Lalu Fatahillah sebagai Calon walikota atau bakal Calon Walikota di 2025, anak muda ini punya potensi jika berhasil memimpin partainya sesuai target DPP.” ungkap Dedi.

Tak hanya itu, Lalu Fatahillah juga menjadi harapan dari Ketua DPW Partai NasDem, H. M. Amin selaku Ketua DPW Partai NasDem Nusa Tenggara Barat.

Amin berharap besar, Nasdem kota Mataram bisa tampikan Ketua DPD Partai Nasdem sebagai  walikota ke depan dengan kepiawaannya mengelola organisasi. Dia mantan birokrat, dia pengusaha, hari ini dia ketua partai, tidak ada salahnya NasDem mengusulkan adinda lalu Fatahillah ini dalam kontestasi ke depan dalam pilkada kota Mataram, tentunya dengan memenuhi target memenangkan Paket HARUM dan meraih 6 kursi dalam target DPP, sangat dinamis ke depan jika hari ini kita bersama bisa dalam surat suara yang sama.” tegas H. M. Amin, yang juga Wakil Gubernur NTB  pariode 2013-2018.

Aya (*)




Fatahillah Resmi Jadi Ketua HIPMI Lombok Tengah

Para pengusaha muda di Lombok Tengah diajak tetap optimis, menjalin aksi dan kolaborasi dengan berbaga fihak

LOTENG.lombokjournal.com

Lalu Fatahillah Prawira resmi menjadi Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Lombok Tengah Periode 2020-2023.

Ia terpilih sebagai ketua HIPMI dalam Musyawarah Cabang (Muscab) HIPMI yang ke-14 Kabupaten Lombok Tengah yang berlangsung di Hotel D-Max, Jalan Bypass BIL Praya, Jum’at (27/11/20).

Ketua HIPMI Lombok Tengah tepilih menyatakan komitmennya untuk membantu para pengusaha kecil dan menengah khususnya dari kalangan muda, untuk tetap produktif walaupun dalam krisis Covid-19.

“Bagi kita pengusaha muda, krisis Covid-19 ini tidak menjadi masalah, sebaliknya justru krisis ini bisa membuka peluang lain untuk menjalankan bisnis from home,” ungkap Fatahillah.

Dikatakan, dengan semangat yang sama, para pengusaha muda yang rata-rata bergerak di sektor UMKM akan mampu survive dan menjadi penyelamat ekonomi Indonesia seperti tahun 1997-1998.

Lalu Fatahillah menambahkan, terutama saat ini Kabupaten Lombok Tengah masuk dalam 5 Destinasi Prioritas Nasional Pemerintah Republik Indonesia, yang secara otomatis membutuhkan progresifitas para pengusaha muda untuk ikut terlibat dalam mensukseskan program tersebut.

“Kolaborasi dengan berbagai stakeholder sangat dibutuhkan, sinergitas antara ragam komunitas sangat penting untuk mendukung KEK Mandalika dan Moto GP yang sudah masuk dalam program priotas nasional” katanya.

Ia mengajak para pengusaha muda di Lombok Tengah untuk tetap optimis, menjalin aksi dan kolaborasi dengan berbaga fihak. Dan mengembangkan diri di HIPMI Lombok Tengah.

Sementara itu, pengurus BPD HIPMI Nusa Tenggara Barat (NTB) yang juga sebagai caretaker BPC HIPMI Lombok Tengah, Sudirman menyatakan sangat optimis organisasi ini akan menjadi spirit baru para pengusaha muda di Lombok Tengah dengan terpilihnya Lalu Fatahillah Prawira Negara.

“Dengan segudang pengalaman baik di organisasi maupun di berbagai perusahaan yang ia pimpin, saya yakin HIPMI Loteng akan semakin maju dibawah kepemimpinan Lalu Fatahillah,” ungkap Sudirman.

Ia berharap, Lalu Fatahillah akan membawa HIPMI Lombok Tengah menjadi terdepan apalagi Lombok Tengah akan menjadi pusat pergerakan bisnis sebab menjadi pintu masuk dunia internasional. Sehingga peran para pengusaha sangat dibutuhkan.

Aya (*)




Grand Finalis NTB Gemilang Ambassador,  Diminta Wagub Gaungkan Program Unggulan

Grand Finalis NTB Gemilang Ambassador 2020 menggaungkan protokol kesehatan kepada keluarga, kerabat dan masyarakat di masa pandemi Covid-19

MATARAM.lombokjournal.com

10 Grand Finalis NTB Gemilang Ambassador 2020 beraudensi dengan Wakil Gubernur NTB Dr Hj. Sitti Rohmi Djalilah bertempat di Ruang Kerja Wagub yang didampingi oleh Kepala Biro Humas dan Protokol, Selasa (0 1/12/20).

Wagub menyambut hangat 10 Grand Finalis NTB Gemilang Ambassador 2020 dan menyampaikan,  program Pemprov NTB harus digaungkan oleh para finalis tersebut.

Informasi yang harus disampaikan kepada masyarakat NTB, antara lain program NTB Zero Waste, NTB Hijau, Desa Wisata, Rrevitalisasi Posyandu dan lain sebagainya.

“NTB ini ibarat surga yang sangat luar biasa indahnya. Dan keindahan ini jika tidak kita sayangi, tidak dirawat dan dipelihara pasti akan hancur. Jadi kita semua harus memelihara karunia Allah ini dengan menjaga lingkungan seperti menjaga sampah dan mengupayakan bagaimana sampah ini bisa dikelola dengan baik dan bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat, baik menjadi pupuk atau barang lain yang memiliki daya jual,” tutur Wagub.

Ummi Rohmi juga menyampaikan harapannya,  agar Revitalisasi Posyandu bisa menjadi pusat edukasi, tidak hanya sekedar melayani  ibu anak saja. Tapi  sebagai pusat edukasi untuk seluruh masyarakat, baik remaja, lansia, dan masyarakat umum.

Ditekankan Wagub, agar para Grand Finalis NTB Gemilang Ambassador 2020 menggaungkan protokol kesehatan kepada keluarga, kerabat dan masyarakat di masa pandemi Covid-19.

“Masih banyak Program NTB Gemilang yang harus dipahami dan semua ini bisa dilakukan dengan melibatkan kalian para anak muda, karena anak muda memiliki peran yang sangat besar dalam mensukseskan semua ini dan yang bisa mengkomunikasikan kepada anak muda ya anak muda itu sendiri,” pesan Wagub.

Rr/HmsNTB